Pedlak UPP Ruminansia 2015

download Pedlak UPP Ruminansia 2015

of 46

  • date post

    16-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    20
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Pedoman Umum Kementerian Pertanian Direktoran Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan

Transcript of Pedlak UPP Ruminansia 2015

  • KATA PENGANTAR

    Pemerintah telah mengupayakan beberapa program terobosan yang mengarah kepada ketahanan pakan lokal, agar efisiensi biaya pakan kedepan dapat semakin meningkat dan pada akhirnya harapan untuk mandiri dengan menggunakan bahan baku pakan lokal dapat tercapai.

    Optimalisasi pemanfaatan bahan pakan substitusi merupakan salah satu alternatif untuk penyediaan bahan pakan yang berasal dari hasil samping industri hasil pertanian atau agroindustri yang selama ini belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan pakan, tetapi dari kandungan nutrisinya masih memadai untuk diolah menjadi pakan.

    Salah satu fasilitasi pemerintah dalam upaya pengembangan ketersediaan pakan lokal, adalah melalui pengembangan Unit Pengolah Pakan (UPP) Ruminansia. Untuk itu, diperlukan pedoman pelaksanaanterkait dengan pengembangan Unit Pengolah Pakan (UPP) Ruminansia,agar pelaksanaan di lapangan sesuai dengan yang direncanakan.

    Pedoman pelaksanaan ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi petugas dinas peternakan, penyuluh, kelompok peternak dan pihak terkait dalam upaya pengembangan Unit Pengolah Pakan (UPP) Ruminansia pada tingkat kelompok.

    Jakarta, Desember 2014

    DIREKTUR JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN

    Ir. Syukur Iwantoro, MS, MBA

    Pedoman Pelaksanaan Unit Pengolah Pakan Ruminansias 2015 i

  • DAFTAR ISI

    Kata Pengantar ..................................................................... iDaftar Isi ............................................................................... iiDaftar Lampiran .................................................................... iii

    I. PENDAHULUAN ............................................................. 1A. Latar Belakang ........................................................ 1B. Tujuan ...................................................................... 2C. Sasaran ................................................................... 3D. Keluaran .................................................................. 3E. Pengertian ............................................................... 3

    II. PELAKSANAAN TAHUN 2015 ........................................ 5A. Prinsip pelaksanaan ................................................ 5B. Pelaksana ................................................................ 5C. Lokasi ...................................................................... 11D. Pemanfaatan Dana .................................................. 12E. Tahapan Pelaksanaan ............................................. 13

    III. INDIKATOR KINERJA ..................................................... 15A. Aspek Teknis ........................................................... 15B. Aspek Usaha .......................................................... 15C. Aspek Kelembagaan ............................................... 15

    IV. PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN ........ 16

    V. PENDAMPINGAN DAN PEMANTAUAN ......................... 18

    VI. PELAPORAN .................................................................. 18

    VII. PENUTUP ....................................................................... 19

    LAMPIRAN ............................................................................. 21

    Pedoman Pelaksanaan Unit Pengolah Pakan Ruminansias 2015 iiiii

  • DAFTAR LAMPIRAN

    Lampiran Hal

    1 Daftar Lokasi Kegiatan Pengembangan Unit Pengolah Pakan Ruminansia Tahun 2015 ...................................... 23

    2 Laporan Triwulan Pengembangan Unit Pengolah Pakan Ruminansia tingkat provinsi/ kabupaten/ kota TA. 2015 ................................................................. 24

    3 Pengembangan Unit Pengolah pakan Ruminansia ........ 27

    4. Peralatan Pengolah Pakan ............................................. 37

    Pedoman Pelaksanaan Unit Pengolah Pakan Ruminansias 2015 iviii

  • PEDOMAN PELAKSANAANPENGEMBANGAN UNIT PENGOLAH PAKAN RUMINANSIA

    TAHUN 2015

    I. PENDAHULUANA. Latar Belakang

    Pakan merupakan salah satu sarana produksi yang penting dan sangat strategis, tidak saja karena kecukupan dan mutunya yang secara langsung berkorelasi dengan performance ternak, tetapi juga karena biaya pakan merupakan komponen terbesar dalam usaha budidaya ternak sehingga efisiensi penggunaan pakan harus mendapatkan perhatian.

    Pada umumnya tingkat pemberian pakan sangat tergantung kepada kondisi sosial ekonomi para peternak, motivasi dan tujuan beternak. Pada peternakan rakyat, usaha budidaya pada umumnya hanya sebagai usaha sambilan atau tabungan. Dalam kondisi yang demikian, biasanya para peternak tidak mengalokasikan biaya khusus untuk pakan. Pakan dicari sendiri dari sumber seadanya, sehingga produktivitas ternak di tingkat peternak pada umumnya masih rendah.

    Kebutuhan pakan ternak ruminansia, khususnya pakan konsentrat sebagian besar dipenuhi dari produksi pabrik pakan skala menengah dan sebagian lagi dipenuhi oleh pabrik pakan skala kecil (PPSK).

    Memproduksi pakan bukan hanya dilihat dari segi kualitas yang harus baik, tetapi juga dari segi ekonomisnya, murah dan mudah terjangkau oleh peternak, karena dengan kecenderungan biaya pakan yang semakin meningkat, sudah dapat dipastikan usaha budidaya

    Pedoman Pelaksanaan Unit Pengolah Pakan Ruminansias 2015 1

  • ternak juga akan terkendala bahkan dapat mengancam kelangsungan usaha.

    Mengingat pentingnya peranan pakan dalam usaha budidaya ternak, serta tingginya potensi dan keragaman bahan pakan yang tersedia di lapangan, maka para peternak dan kelompok peternak diharapkan dapat membuat pakan sesuai kebutuhan ternak dengan mengoptimalkan bahan pakan lokal yang tersedia, sehinga dapat menghasilkan pakan yang berkualitas dengan harga terjangkau dan tersedia sepanjang tahun. Pada akhirnya dapat meningkatkan populasi, produksi dan produktivitas ternak serta dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para peternak.

    Pemerintah sejak tahun 2008 telah mengupayakan beberapa program terobosan yang mengarah kepada ketahanan pakan lokal, agar efisiensi biaya pakan ditingkat kelompok dapat tercapai. Salah satu fasilitasi pemerintah pada tahun 2015 dalam upaya pengembangan ketersediaan pakan lokal adalah melanjutkan kegiatan pengembangan unit pengolah pakan ruminansia.

    B. Tujuan

    Tujuan dari pengembangan unit pengolah pakan ruminansia adalah :

    1. Menyediakan fasilitasi pengolahan pakan dalam memenuhi kebutuhan pakan di kelompok ternak.

    2. Meningkatkan penggunaan teknologi pengolahan pakan dengan memanfaatkan bahan pakan lokal.

    Pedoman Pelaksanaan Unit Pengolah Pakan Ruminansias 2015 2

  • C. Sasaran

    Sasaran dari pengembangan unit pengolah pakan ruminansia adalah :

    1. Tersedianya fasilitas pengolahan pakan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak ruminansia di 25 kelompok.

    2. Termanfaatkannya bahan pakan lokal di 25 lokasi kelompok.

    D. Keluaran

    Keluaran kegiatan pengembangan unit pengolah pakan ruminansia adalah :

    1. Tumbuhnya kelompok unit pengolah pakan ruminansia di 25 lokasi.

    2. Berproduksinya unit pengolah pakan ruminansia dan dengan pemanfaatan bahan pakan lokal.

    3. Tersedianya pakan ternak di wilayah usaha kelompok.

    E. Pengertian

    1. Pakan adalah bahan makanan tunggal atau campuran baik yang diolah maupun tidak diolah yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi dan berkembang biak.

    2. Bahan pakan adalah bahan hasil pertanian, perikanan, peternakan, atau bahan lainnya yang layak dipergunakan sebagai pakan baik yang telah diolah maupun yang belum diolah.

    3. Pakan olahan adalah pakan yang telah mengalami proses fisik, kimia, atau biologi baik yang tunggal maupun campuran seperti silase, dan ransum jadi.

    Pedoman Pelaksanaan Unit Pengolah Pakan Ruminansias 2015 3

  • 4. Formula pakan adalah susunan tentang jenis dan proporsi setiap bahan pakan yang digunakan dalam pembuatan pakan dengan mempertimbangkan kebutuhan nutrisi dan kandungan zat makanan.

    5. Konsentrat adalah pakan yang kaya akan sumber protein dan/atau sumber energi serta dapat mengandung pelengkap pakan dan atau imbuhan pakan.

    6. Pelengkap pakan (feed supplement) adalah zat yang secara alami sudah terkandung dalam pakan, tetapi jumlahnya perlu ditingkatkan dengan menambahkannya dalam pakan seperti : asam amino, vitamin dan lain sebagainya.

    7. Pembuatan pakan adalah kegiatan mencampur dan mengolah berbagai bahan pakan untuk dijadikan sebagai pakan ternak.

    8. Peralatan pengolah pakan adalah peralatan yang dioperasikan dengan motor penggerak maupun tanpa motor penggerak untuk kegiatan pembuatan pakan.

    9. Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah standar yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan berlaku secara nasional.

    10. Peternak adalah perorangan warga Negara Indonesia atau korporasi yang melakukan usaha peternakan.

    11. Kelompok peternak adalah kumpulan para peternak, yang dibentuk atas dasar kebutuhan bersama yang mempunyai struktur organisasi dengan uraian tugas personalia yang jelas dan berada dalam 1 (satu) hamparan.

    Pedoman Pelaksanaan Unit Pengolah Pakan Ruminansias 2015 4

  • II. PELAKSANAAN TAHUN 2015A. Prinsip pelaksanaan

    1. Pengembangan Unit Pengolah Pakan (UPP) adalah :

    Pembangunan tempat pengolahan dan/atau gudang pakan serta pengadaan sarana peralatan pengolah pakan, agar kelompok peternak dan kelompok sekitar dapat mengusahakan kemandirian pakan ternaknya dengan memanfaatkan bahan pakan lokal.

    2. Pelaksanaan pengadaan agroinput (bangunan dan peralatan) dilakukan oleh satuan kerja (satker) daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) dan akan diserahkan kepada kelompok.

    3. Kelompok menerima dan memanfaatkan agroinput yang telah diadakan.

    4. Untuk mempermuda