Oleh Fajrin Sidiq dan Wira Wisnu Wardani cekaman panas terhadap performa ayam broiler umur 4-8...

Oleh Fajrin Sidiq dan Wira Wisnu Wardani cekaman panas terhadap performa ayam broiler umur 4-8 minggu ... MDA di darah juga meningkat. ... cekaman panas dapat digambarkan dari profil
Oleh Fajrin Sidiq dan Wira Wisnu Wardani cekaman panas terhadap performa ayam broiler umur 4-8 minggu ... MDA di darah juga meningkat. ... cekaman panas dapat digambarkan dari profil
Oleh Fajrin Sidiq dan Wira Wisnu Wardani cekaman panas terhadap performa ayam broiler umur 4-8 minggu ... MDA di darah juga meningkat. ... cekaman panas dapat digambarkan dari profil
Oleh Fajrin Sidiq dan Wira Wisnu Wardani cekaman panas terhadap performa ayam broiler umur 4-8 minggu ... MDA di darah juga meningkat. ... cekaman panas dapat digambarkan dari profil
download Oleh Fajrin Sidiq dan Wira Wisnu Wardani cekaman panas terhadap performa ayam broiler umur 4-8 minggu ... MDA di darah juga meningkat. ... cekaman panas dapat digambarkan dari profil

of 4

  • date post

    05-May-2018
  • Category

    Documents

  • view

    225
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Oleh Fajrin Sidiq dan Wira Wisnu Wardani cekaman panas terhadap performa ayam broiler umur 4-8...

  • add Science

    ISU 2 |JUNI 2014

    Strategi Menghadapi Cekaman Panas pada Industri Unggas Modern

    Oleh Fajrin Sidiq dan Wira Wisnu Wardani

    |1

    Temperatur harian di daerah tropis selama pemeliharaan ayam broiler telah diamati oleh Wardani (2012) dimana temperatur harian lingkungan yang diamati berkisar 27oC 30oC dan tidak fluktuatif. Temperatur yang diperlukan broiler cenderung menurun seiring pertambahan umur broiler (Ross, 2006). Situasi tersebut menyebabkan ayam broiler mengalami kondisi panas yang lebih tinggi dari batas panas yang mampu ditolerir. BMKG (2013) melaporkan bahwa perubahan iklim menyebabkan peningakatan suhu lingkungan sekitar 0.022oC per tahun. Hal tersebut kurang baik untuk ternak karena di masa mendatang ternak akan

    kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan panas, terutama ternak yang sensitif dengan cekaman panas.

    Cekaman panas merupakan salah satu penyebab kerugian ekonomi. Cekaman panas terjadi ketika akumulasi metabolisme panas dan panas lingkungan melebihi kemampuan ayam untuk melepaskan panas (Benton et al., 2005). Ayam yang terkena cekaman panas akan berkurang selera makannya dan berpengaruh pada defisiensi nutrisi. Hal tersebut akan berimbas pada turunnya produksi dan performa. Temperatur lingkungan yang tinggi memiliki dampak yang paling signifikan pada performa unggas komersil. Ketika ayam dihadapkan dengan perlakuan panas dan kelembaban yang tinggi, kombinasi keduanya akan memberikan dampak yang kritis (Defra, 2005). Pada situasi tersebut banyak masalah terjadi. Beberapa kajian menunjukkan dampak cekaman panas terhadap konsumsi pakan unggas. Umumnya konsumsi pada ayam akan turun untuk menjaga suhu tubuhnya (lihat Tabel 1). Konsumsi air akan meningkat jika suhu lingkungan panas, yang akan menyebabkan kotoran dan litter menjadi lebih basah. Meningkatnya hiperventilasi atau panting (terengah-engah) diakibatkan temperatur oleh lingkungan yang tinggi. Pelepasan panas melalui evaporasi memungkinkan ayam broiler untuk menurunkan panas tubuhnya. Meskipun demikian, panting memerlukan aktivitas otot yang lebih tinggi dan hal tersebut menyebabkan meningkatnya kebutuhan energi dimana hal ini berhubungan dengan cekaman panas.

    Table 1. Pengaruh cekaman panas terhadap performa ayam broiler umur 4-8 minggu

    Sumber: Al-fataftah and Abu-Dieyeh (2007)

    Parameter

    Perlakuan stress pada temperatur yang berbeda

    Temperatur variabel-natural

    (24-28oC)

    Temperatur Konstan (252oC)

    Temperatur Konstan (302oC)

    Temperatur Konstan (352oC)

    Bobot beban hidup 2531.0b22 2587.3a13 2288.3c29 1838.0d63

    Pertambahan bobot badan 1701.0b34 1829.3a34 1499.5c34 1025.0d34

    Total feed intake 4158.4a90 3988.7a90 3642.6b90 3004.5c90

    FCR 2.44b0.04 2.17c0.04 2.45b0.04 2.95a0.04

    Figure 1. Average Temperature (oC) Environmental temperature ( ) and Ross Recommendation ( )

    Tem

    pera

    ture

    (Co )

    DaysSource: Wardani (2012)

  • Trouw Add Science | June 2014

    Mortalitas (angka kematian) akibat ayam yang tidak tahan terhadap cekaman panas akan terjadi sangat cepat ketika suhu dan kelembaban sangat tinggi, terutama pada ayam yang lebih berat.

    Cekaman panas menyebabkan beberapa perubahan fisiologi dan metabolis pada ayam broiler seperti meningkatnya suhu tubuh, panting dan respiratori alkalosis (Deyhim dan Teeter, 1991). Seperti yang diketahui bahwa cekaman panas dapat menyebabkan resporatori alkalosis. Selain itu kualitas kerabang juga dipengaruhi oleh cekaman panas karena reabsorpsi kabronat. Tabel 2 menunjukkan pengaruh cekaman panas terhadap kualitas telur bebek, beberapa parameter seperti kekuatan kerabang telur, ketebalan kerabang, haugh unit dan kadar Malondialdehyde (MDA) di dalam kuning telur signifikan berbeda dibandingkan dengan kontrol. Penurunan di

    semua parameter performa ayam merupakan dampak yang umum akibat perlakuan suhu dan kelembaban yang tinggi. Cekaman panas yang parah menstimulasi kapasitas oksidasi metabolis dan kerusakan oksidatif pada otot rangka broiler. Mahmoud dan Edens (2003) melaporkan bahwa ayam broiler yang terpapar panas menyebabkan kenaikan aktivitas glutathione peroxidase karena lapisan lemak dari sel membran merupakan target biologis yang umum dari oksigen yang reaktif.

    Mujahid et al. (2006) melaporkan bahwa cekaman panas menyebabkan naiknya tingkat reactive oxygen species (ROS) di mitokondria. Pada taraf ROA yang menyebabkan terganggunya keseimbangan antara aktivitas oksidasi dan antioksidan yang menyebabkan peroksidasi lemak, kerusakan oksidatif dari protein dan DNA (Lin et al., 2006) dan molekul biologis (Ando et al., 1997). Selama cekaman panas glutathione peroksidase meningkat secara signifikan. MDA di darah juga meningkat. Hal tersebut menunjukkan bahwa cekaman panas menyebabkan stres oksidatif. Peroksidasi lemak dari ayam yang mengalami cekaman panas dapat digambarkan dari profil MDA-nya, hasil pemecahan sekunder dari peroksidasi lemak. Sehingga, tingkat MDA dari ayam yang terkena cekaman panas selaras dengan pola dari aktivtias glutathione peroksidase.

    Lingkungan yang baik untuk ternak

    Sediakanlah tempat yang sejuk, bersih dan air yang bersih

    yang mencukupi. Air harus tersedia sepanjang waktu dan berada di lokasi yang mudah dicapai oleh ternak. Kandang dengan ventilasi yang baik dapat membantu ternak mengurangi dampak dari cekaman panas. Memberikan pakan pada waktu yang paling sejuk. Unggas menghasilkan panas selama proses pencernaan, dan ketika panas dikombinasikan dengan tingginya temperatur tubuh yang terjadi pada siang hari yang panas, resiko cekaman panas akan lebih tinggi. Hindarkan kepadatan dan kurangi jumlah ayam dalam satu kandang, karena dengan mengurangi jumlah ayam dalam satu kandang akan menurunkan panas tubuh yang dihasilkan.

    Dietary Electrolyte Balance (DEB)Fungsi utama dari elektrolit adalah mempertahankan ion tubuh dan keseimbangan cairan. Selain itu kebutuhan untuk ion yang berpengaruh terhadap keseimbangan

    cairan tubuh tak dapat disamakan pada masing-masing individu. Sudah banyak diketahui bahwa nutrisi dan lingkungan berpengaruh terhadap keseimbangan asam dan basa. Sehingga, mempertahankan keseimbangan asam - basa menjadi penting untuk memperbaiki performa broiler dibawah temperatur tinggi dan mencegah dampak berbahaya dari respiratori alkalosis dari cekaman panas (Ahmad dan Sarwar, 2006).

    Vitamin memiliki kemampuan untuk menjaga sel dari kerusakan oksidatif. Vitamin yang paling sering digunakan untuk menanggulangi cekaman panas adalah vitamin C sebagai antioksidan ketika suhu dan kelembaban tinggi. Secara alamiah, ayam dapat menghasilkan vitamin C, namun pada kondisi cekaman panas, hal tersebut hampir tidak mungkin untuk memproduksi vitamin C yang cukup untuk regulasi tubuh. Sehingga, vitamin C perlu untuk ditambahkan dalam pakan untuk memenuhi kebutuhan ayam selama kondisi panas yang tinggi. Vitamin E juga melidungi jaringan dari kerusakan oksidatif. Hubungan antara vitamin A dan E telah diketahui dimana vitamin E memilihi dampak penting pada penggunaan dan mungkin penyerapan vitamin A. Sahin et al. (2002) melaporkan bahwa vitamin E dan A dapat menurunkan konsentrasi MDA di serum dan hati. Trouw Nutrition mengembangkan vitamin larut air yang dapat digunakan untuk menanggulangi masalah cekaman panas.

    |2

    Paramater N Kontrol Cekaman panas

    Indeks bentuk telur 12 1.35a0.24 1.37a0.15

    Kekuatan kerabang telur 12 4.79a0.31 4.24b0.27

    Ketebalan kerabang telur(mm) 12 0.38a0.02 0.32b0.03

    Berat albumen (mm) 12 6.52a0.45 5.74a0.33

    Warna kuning telur 12 5.62a0.14 4.88a0.33b

    Haugh unit 12 77.52a2.58 73.81b3.49

    MDA in yolk (nmol/ml) 12 0.57a0.03 2.22b0.29

    Table 2. Pengaruh cekaman panas pada kualitas telur bebek

    Sumber: Ma et al. (2014)

  • Trouw Add Science | June 2014

    DisclaimerThis information should not be distributed to other parties than yourself without prior written approval of the author. Furthermore no legal or other rights can be obtained from this information. The content has been verified independently and is only intended for information purposes. The receiver is responsible for his own verification of this information using independent sources. The author of this document can not be held liable for any damage or loss arising directly or indirectly out of the use of information supplied.

    TROUW ADD SCIENCE brought to you by:

    MasterLab Asia and PT. Trouw Nutrition Indonesia MM 2100 Industrial Town Jl. Selayar Blok A 3-2

    Cikarang Barat Bekasi, 17845 IndonesiaPhone: +62 21 89983325 Fax: +62 21 8998 3326

    www.trouwnutrition.co.id www.nutreco.com

    TAS001- ASPAC/NL/040614

    Kesimpulan Cekaman panas atau Heat Stress banyak terjadi di

    daerah tropis akibat suhu dan kelembaban yang tinggi diatas suhu yang diperlukan untuk tumbuh kembang unggas terutama ayam. Disisi lain suhu rata-rata terus meningkat setiap tahunnya sehingga banyak muncul kasus cekaman panas pada ayam.

    Salah satu penyebab kerugian ekonomi adalah cekaman panas karena berimbas negatif pada bobot badan, pertambahan bobot badan, total konsumsi pakan, konversi pakan dan tingkat mortalitas yang semakin tinggi.

    Selain performa dan produksi yang kurang baik, berbagai kendala metabolis seperti alkalosis dan tingkat Malondialdehyde (MDA) yang tinggi yang menandakan peroksidasi lipid akibat cekaman panas.

    Menyediakan lingkungan yang nyaman untuk ayam dengan mengendalikan populasi, memberikan air bersih dan segar, ventilasi kandang yang baik merupakan lingkungan yang baik untuk ayam dalam stress panas. Selain itu, memperhatikan keseimbangan elektrolit (DEB) dapat memperbaiki kondisi ayam yang terkena cekaman panas.

    Vitamin larut air (Farm-o-San) merupakan supplement yang baik untuk diberikan kepada ayam yang terkena cekaman panas kar