Mineral makro

of 13 /13
Mineral Makro Disusun Oleh: Asep Ikhsan Malik 143020350 Agum Nuraditya 143020356 Asep Anwar 143020370 Raj’ba Rohmatullah 143020371 Luthfi Hermawan 143020 Rizky Dinda H. 1430203

Transcript of Mineral makro

Page 1: Mineral makro

Mineral MakroDisusun Oleh:

Asep Ikhsan Malik 143020350

Agum Nuraditya 143020356

Asep Anwar 143020370

Raj’ba Rohmatullah 143020371

Luthfi Hermawan 143020

Rizky Dinda H. 1430203

Page 2: Mineral makro

Mineral

Mineral merupakan bagian dari tubuh dan memegang peranan penting dalam pemeliharaan fungsi tubuh, baik pada tingkat sel, jaringan, organ maupun fungsi tubuh secara keseluruhan.

Mineral makro adalah mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah lebih dari 100 mg/hari yang jumlahnya relatif tinggi (>0,05% dari berat badan). Mineral makro terdiri dari mineral Natrium, Klorida, Kalium, Kalsium, Fosfor, Sulfur dan Magnesium.

Page 3: Mineral makro

Fungsi Mineral Makro

– Pemeliharan jaringan dan fungsi tubuh

– Berperan dlm metabolisme

– Berperan pd keseimbangan asam-basa cairan tubuh

– Berperan pd keseimbangan in-ion tubuh

– Pemeliharaan kepekaan otot dan syaraf

Page 4: Mineral makro

Sumber

Sumber mineral yang paling baik adalah makanan hewani, kecuali Magneisum yang lebih banyak terdapat didalam makanan nabati. Hewan memperoleh mineral dari tumbuh-tumbuhan dan menumpuknya didalam jaringan tubuhnya, disamping itu mineral berasal dari makanan hewani mempunyai ketersediaan biologi lebih tinggi daripada yang berasal makanan nabati. Makanan hewani lebih sedikit bahan pengikat mineral daripada makanan nabati.

Page 5: Mineral makro

Faktor Yang Mempengaruhi Absorpsi– Interaksi mineral dg mineral : misal kelebihan konsumsi kalsium akan

menghambat penyerapan zat besi, kelebihan konsumsi seng akan menghambat penyerapan tembaga

– Interaksi vitamin dg mineral : vit C meningkatkan penyerapan zat besi, vit D meningkatkan penyerapan kalsium

– Interaksi serat dg mineral : asam fitat menghambat penyerapan zat besi, konsumsi serat > 35 mg/hari menghambat penyerapan Ca, Fe, Zn dan Mg.

Page 6: Mineral makro

Natrium (Na)Kation utama dalam cairan ekstraseluler. 35-40% ada dlm kerangka tubuh.

Terdapat banyak pada saluran cerna, cairan empedu, cairan pankreas. Sumber : garam dapur, MSG, makanan kaleng (makanan yang diawetkan dengan garam)

Absorpsi & metabolisme:

– Dalam usus halus, masuk ke aliran darah dibawa ke ginjal

– Disaring dan dikembalikan ke aliran darah

– Kelebihan Na dikeluarkan melalui urin dengan bantuan hormon aldosteron yang dikeluarkan oleh kelenjar adrenalin

Page 7: Mineral makro

Fungsi :

– Menjaga tekanan osmosis darah

– Menjaga keseimbangan asam basa

– Berperan dlm absorpsi glukosa

– Berperan menjaga tansmisi saraf dan otot

– Kebutuhan : 500 mg/hari, dg batasan paling tinggi 6 g/hari

– Kekurangan : kejang, apatis dan kehilangan nafsu makan

– Kelebihan : keracunan, oedema, hipertensi

Page 8: Mineral makro

Klorida (Cl)Klor merupakan anion utama cairan ekstraseluler. Klor merupakan 0,15% berat

badan. Konsentrasi klor tertinggi adalah cairan serebrospinal ( otak dan sumsum tualng belakang), lambung dan pangkreas. Bila bereaksi dengan natrium atau hidrogen, klor akan membentuk ion klor yang bermuatan negatif (Cl-). Sumber, bersama dengan natrium dalam garam dapur, sayuran dan buah-buahan. Kebutuhan, 750 mg/hari.

Absorpsi & ekskresi : dilakukan di usus halus bersamaan dg natrium, dan eksresi melalui urin.

– Fungsi : dilakukan memeliharan keseimbangan cairan elektrolit

– menjaga keseimbangan asam-basa

– terutama kondisi asam lambung

Page 9: Mineral makro

Kalium (K)

Kalium merupakan ion yang bermuatan positif, kalium terdapat didalam sel. Sebanyak 95% kalium tubuh berada didalam cairan intraseluler. Sumber kalium terdapat dalam makanan segar atau mentah, terutama buah dan kacang-kacangan.

– Absorpsi dan ekskresi: Dalam usus halus, 80-90% dieksresi melalui dan sisanya melalui feses, keringat, cairan lambung.

– Fungsi: sebagai katalisator, pertumbuhan sel.

– Kebutuhan: 2000 mg

– Kekurangan: lemah, lesu, nafsu makan menurun, konstipasi, jantung berdetak keras dan kemampuan memompa darah berkurang, mengigau, melumpuhkan.

– Kelebihan: hiperkalemia akut yg dapat menyebkan gagal jantung, hal ini terjadi jika konsumsi kalium melebihi 12,0 g/m yang berakibat kematian, gangguan fungsi ginjal.

Page 10: Mineral makro

Kalsium (Ca)Paling banyak terdapat dalam tubuh yaitu 1,5-2% dari BB orang dewasa (sktr 1 kg), 99% terdapat pada jaringan

keras: tulang dan gigi sisanya tersebar dalam cairan ekstraseluler dan intraseluler. Kalsium memegang peranan penting dalam mengatur fungsi sel, seperti untuk transmisi syaraf, kontaksi otot, pembentukan tulang dan gigi, penggumpalan darah dan menjaga permeabilitas membran sel, kalsium mengatur pekerjaan hormon-hormon dan faktor pertumbuhan. Sumber : susu non fat, susu dan hasil olahnya, ikan yg dimakan dg tulangnya, serealia, kacang-kacangan. Kebutuhan, bayi: 300-400 mg/hari, anak : 500 mg/hari, remaja : 600-700 mg/hari, dewasa : 500-800 mg/hari, hamil & menyusui : + 400 mg/hari.

– Absorpsi & ekskresi :

– Terjadi di usus halus bagian atas

– 30-50% dapat diabsorpsi dengan kemampuan lebih tinggi pada usia pertumbuhan dan menurun saat usia tua, serta eksresi melalui feses, urin dan keringat

– Kekurangan : Gangguan pertumbuhan, tulang kurang kuat atau bengkok, pada orang dewasa tulang rapuh dan mudah patah (osteoporosis), osteomalasia, ricketsia.

– Kelebihan : Batu ginjal dan gangguan ginjal, konstipasi

Page 11: Mineral makro

FosforMerupakan mineral kedua terbanyak dalam tubuh: 1% dari BB 85% terdapat dalam bentuk

kalsium fosfat dalam tulang dan gigi yang bersifat tidak larut, sisanya terdapat dalam sel tubuh, otot, cairan tubuh ekstraseluler. Fosfor memegang peranan penting dalam reaksi yang berkaitan dengan penyimpanan atau pelepasan energi dalam bentuk ATP. Sumber: makanan hewani, kacang-kacangan dan serealia, teri. Kebutuhan : bayi : 200-250 mg/hari, anak : 250-400 mg/hr

– Absorpsi & metabolisme:

– Diabsorpsi sebagai fosfor bebas dalam usus halus yg dibebaskan oleh enzim alkalin fosfatase dengan bantuan vitamin D

– Dalam darah terdapat sebagai fosfolipida

Fungsi : kalsifikasi tulang dan gigi, mengatur pengalihan energi, membantu absorpsi dan transportasi, zat gizi, yi/ mengangkut zat gizi kealiran darah (proses fosforilasi), membantu fungsi vit dan mineral melalui fosforilasi, mengatur keseimbangan asam basa.

Akibat kekurangan : Kekurangan belum diketahui.Akibat kelebihan : Dapat menarik kalsium dari tubuh dan diekskresi sehingga menimbulkan kejang.

Page 12: Mineral makro

Magnesium (Mg)Terbanyak kedua dalam cairan intraseluler setelah natrium. Didalam

merupakan bagian klorofil daun. 60% terdapat pada tulang dan gigi 26% terdapat diotot dan jaringan lunak, sisanya dalam cairan tubuh. Fungsi: Membantu proses metabolisme, melemaskan syaraf, menahan kalsium dalam email gigi sehingga kerusakan gigi dapat dicegah. Sumber: serealia, kacang-kacangan, sayuran hija, daging, susu. Kebutuhan 250 -280 mg/hari.

– Absorpsi: dalam usus halus, jika konsumsi kalsium rendah maka penyerapan Mg meningkat.

– Kelebihan: belum diketahui

– Kekurangan: lemah, bingung, kejang, halusinasi, gagal jantung

Page 13: Mineral makro

SulfurSumber: Semua sumber protein. AKG orang dewasa: dicukupi oleh asam amino esensial yang mengandung sulfur.Fungsi : Sulfur berasal dari makanan terikat pada asam amino yang mengandung sulfur yang diperlukan untuk sintesis zat-zat penting. Berperan dalam reaksi oksidasi-reduksi. Bagian dari tiamin, biotin dan hormon insulin; membantu detoksifikasi.

Akibat kekurangan : Belum diketahui, bisa terjadi akibat kekurangan protein.Akibat kelebihan : Terjadi bila konsumsi asam amino mengndung sulfur berlebihan pada hewan; menghambat pertumbuhan.