Materi Multimedia(Perakitan Komputer,Sistem Operasi,Jaringan)

download Materi Multimedia(Perakitan Komputer,Sistem Operasi,Jaringan)

of 57

  • date post

    26-May-2015
  • Category

    Education

  • view

    4.907
  • download

    5

Embed Size (px)

description

Materi Perakitan Komputer,Sistem Operasi, dan Jaringan

Transcript of Materi Multimedia(Perakitan Komputer,Sistem Operasi,Jaringan)

  • 1. PRESENTASI MATERI MULTIMEDIA XE1 BIDANG STUDY T I SMK NEGERI 1 KEBUMEN 2014

2. 1. PERAKITAN KOMPUTER 3. Langkah Langkah Merakit Komputer 2. Memasang Heatsink 1. Memasang Processor 3. Memasang RAM/Memory 6. Memasang Kabel Motherboard 4. Memasang Motherboard 5. Memasang Power Supply 10. Pemeriksaan Hasil 9. Tahap terakhir 8. Memasang Card Adapter 7. Memasang Drive 4. 1. Memasang Processor ke Motherboard Cara memasang processor ke motherboard yaitu : Kita tentukan dulu posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan tanda titik atau lekukan. Angkat tuas pengunci socket ke atas supaya terbuka Sesuaikan posisi kaki processor dengan lubang socket, kalau sudah lalu tekan processor ke dalam socket sampai rapat. Kunci kembali dengan tuas pengunci. 5. Gambar Memasang Processor ke Motherboard 6. 2. Memasang Heatsink Letakkan heatsink di atas processor,beri penahan. Hubungkan konektor power pada kipas ke mainboard 7. 3. Memasang RAM / Memori Cara memasang Ram / memori yaitu : Buka tuas penguncinya. Sesuaikan posisi lekukan RAM dengan slot. Tekan dan pasang kembali tuas pengunci RAM / memori. 8. 5. Memasang Power Supply Cara memasangnya yaitu : Letakkan power supply pada tempatnya yang ada dibelakang casing, lalu kunci dengan sekrup. Pasang konektor power dari power supply ke motherboard berikut kabel-kabelnya. 9. 4. Memasang Motherboard Posisikan motherboard dengan mengacu pada lubang-lubang sekrup yang adapada casing. Kencangkan dengan menggunakan sekrup. 10. 6. Memasang Kabel Motherboard dan Casing Pasang kabel konektor IDE primary dan secondary pada motherboard. Untuk motherboard non ATX, pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekrup pengunci plat tertutup lubang port lalu masukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali. Hubungkan kabel konektor mouse dan keyboard pada motherboard. Hubungan kabel konektor yang lainnya seperti LED, speaker internal dan port yang tersedia di casing komputer. 11. Gambar Kabel Motherboard 12. 7. Memasang Drive Caranya yaitu : Masukkan drive dari depan casing. Atur settingan jumper (sebagai master atau slave) pada drive, lalu pasang sekrup agar drive tidak lepas. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primer yang dipakai lebih dulu) Apabila kabel IDE terhubung pada 2 (dua) drive, setting jumpernya yaitu drive pertama disetting sebagai master dan satunya lagi sebagai slave. Dan konektor IDE sekunder pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. Sambungkan kabel power dari satu daya pada masing- masing drive 13. Gambar Memasang Drive 14. 8. Memasang Card Adapter Cara pemasangannya yaitu : Masukkan Card Adapter pada slot yang tersedia di motherboard Lalu tekan sampai konektor benar-benar masuk, kemudian beri sekrup sebagai penahan card. 15. 9. Tahap terakhir perakitan komputer Jika semua langkah-langkah perakitan komputer sudah selesai, kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Posisikan penutup casing sesuai lubang- lubangnya. Pasang sekrup. 16. 10. Pemeriksaan Hasil Perakitan Komputer Setelah komputer selesai dirakit, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu : Nyalakan komputer Program Fost dari Bios akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yang sudah dipasang pada komputer. Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence. Jika sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer akan meload system operasi dengan urutan pencarian yang disesuaikan dengan settingan boot sequence pada Bios. Masukkan CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian. 17. 2. SISTEM OPERASI 18. SISTEM OPERASI Sistem Operasi (Operating System) OS, merupakan perangkat lunak (software) sistem yang bertugas melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar dari suatu sistem Komputer. Manajemen ini termasuk menjalakan software aplikasi seperti program-program pengolah kata, pemutar multimedia, dan sebagainya. 19. SISTEM OPERASI TEXT GUI 20. SistemOperasi Berbasis Text Pada sistem operasi berbasis teks (Character User Interface), perintah- perintah diberikan dengan cara mengetik kata perintah secara langsung melalui keyboard, diikuti Enter untuk mengeksekusi perintah itu. 21. Pada awal perkambanagan personal computer (PC) system operasi berbasis teks inilah yang banyak di gunakan. Sistem ini berjalan den gan menggunakan promt standar yakni huruf yang menunjukkan drive aktif. Sistem Opersi ini tidak dapat berjalan sebelum memekai (user) memasukkan system opersi DOS (Disk Operating System) 22. Contoh Perangkat SistemOperasi Berbasis Text IBM DOS 1.x MS-DOS DR DOS FreeDOS GEM/3 (Graphical Environment Manager) KA9Q Novell DOS OpenDOS 23. Karakteristik: Tampilannya sederhana Proses ekskusi perintah lebih cepat Membutuhkan spesifikasi sumberdaya hardware yang tidak terlalu tinggi Konsumsi alokasi memori dan media penyimpanan relatif kecil 24. Contoh tampilan layar sistem operasi 25. Pembagian perintah dalam DOS: A. Internal Command : Yaitu perintah-perintah yang dapat dijalankan langsung dari prompt hanya dengan file command.com (bersama IO.SYS dan MSDOS.SYS tentunya). a). DIR, berfungsi untuk melihat isi atau nama file dalam suatu disket atau hard disk. Contohnya: C:DIR b). CLS, berfungsi untuk menghapus semua tampilan di layar Contohnya: C:CLS enter 26. c) Membuka DOS i. Start All Program Accessories- Commant Promt. ii. Windows Run CMD Enter d) Berpindah Direktori Tulis direktori yang akan dibuka contoh: D: lalu, Enter. e)Membuat Direktori i. MD(Make Direktori) MD Nama Direktori Contoh: MD DOS 27. ii. Mkdir(Make Direktori) Mkdir Nama Direktori f)Mengganti Nama Direktori REN(Rename) cara:REN nama dir lama nama dir baru. g)Kembali ke dir sebelumnya CD 28. h)Menggandakan Direktori i. Dalam satu folder Copy nama file lama nama file baru. ii. Ke lain folder Copy folder sumber nama file folder tujuan. 29. i)Memindah Direktori MOVE Move dir asal dir tujuan j)Membuat File i. Copy con nama file.ex ii. Copy con nama file enter f6 k) Mengakhiri membuat file Enter f6 enter. 30. l)Menghapus file Del nama file. m) Menghapus folder RD(remove direktori) n)Mengformat format o)Keluar dari Commant Prompt Exit 31. B. External Command : yaitu perintah-perintah yang memerlukan file perintah eksternal untuk menjalankannya. Khusus DOS yang bootingnya menggunakan disket, maka sebelum menulis perintah eksternal disketnya harus dimasukkan ke diskdrive komputer. Jika bootingnya lewat OS windows, perintah ini bisa langsung diketik, karena file-file perintah eksternal ini sudah ada dalam komputer (windows). 32. Beberapa Perintah Eksternal Dalam DOS: DELTREE Menghapus direktori tanpa mengosongkan dulu isinya XCOPY Meng-copy direktori termasuk isi subdirektorinya EDIT Merupakan text-editor yang disediakan oleh DOS FORMAT memformat drive yang dimaksud FDISK Mengkonfigurasi partisi sebuah hard disk 33. CHKDSK Memeriksa kondisi hard disk CD.. Untuk berpindah direktori MD atau MKDIR Membuat direktori atau subdirektori FORMAT memformat drive yang dimaksud LABEL Membuat, mengubah atau menghapsu nama disk (volume label) 34. SistemOperasi Berbasis GUI GUI atau singkatan dari Graphical User Interface yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat keras komputer serta memudahkan dalam mengoperasikan sebuah sistem operasi (user friendly). GUI adalah sarana penghubug antara si pengguna ( User ) dengan apa yang digunakannya. 35. Karakteristik: Sistem operasi berbasis grafis: Tampilan lebih kompleks dan menarik Proses eksekusi perintah relatif lebih lambat Membutuhkan spesifikasi sumberdaya hardware yang tinggi. Konsumsi alokasi memori dan media penyimpanan besar. 36. Contoh tampilan layar sistem operasi berbasis grafis: 37. System Tools 1. Disk Defragmenter berfungsi untuk menyusun, merapikan dan menata file yang ada di dalam Harddisk. Cara: Klik start. Kemudian Pilih Accessories. Pilih System Tools. Klik Disk Defragmenter. 38. Pilih salah satu yang akan anda defrag. Klik Analyze. Kemudian klik Defragment. Tunggu hingga proses defrag selesai. 39. 2.Disk Clean Up Adalah utilitas perawatan komputer dimasukkan dalam Ms. Windows yang dirancang untuk membebaskan ruang disk di komputer hard drive. Fungsinya untuk membersihkan file-file yang sudah tidak terpakai lagi. 40. Cara: Klik Start Kemudian Klik Accessories > System Tools > Disk CleanUp. Bila sudah, Akan muncul sebuah jendela kecil dan pilih salah satu Drive yang akan anda bersihkan. Klik OK. Tunggu hingga proses selesai. 41. Setelah proses selesai kemudian centang kotak yang akan Anda bersihkan. Biasanya kalau saya mencentang semua. Jangan klik Cancel nanti mengulang dari awal lagi. Klik OK saja untuk melanjutkan. Klik YES dan tunggu prosesnya hingga selesai. Jika telah selesai, Aplikasinya akan hilang sendiri. Selesai. 42. 3. System Restore Adalah utility untuk mengembalikan konfigurasi sistem komputer ke bentuk konfigurasi yang telah berlaku sebelumnya. Fungsinya sebagai program backup windows, agar bila terjadi masalah yang tidak diinginkan sistem bisa kembali normal. 43. 3. JARINGAN KOMPUTER 44. JARINGAN KOMPUTER Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel. 45. TUJUAN JARINGAN KOMPUTER: 1.Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien: Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan mema