Makalah Pengaruh Pencemaran Air Laut Ter

download Makalah Pengaruh Pencemaran Air Laut Ter

of 26

  • date post

    29-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    12
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Makalah Pengaruh Pencemaran Air Laut Ter

MAKALAH FENOMENA FISIK DAN HUBUNGANNYA DENGAN MANUSIA SECARA BERKELOMPOK PENGARUH PENCEMARAN AIR LAUT TERHADAP KAUM NELAYAN DAN LINGKUNGAN SEKITAR PANTAI

Untuk Memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester Gasal 2014 Mata KuliahKonsep Dasar IPS SDyang dibimbing oleh Bapak Toha Mashudi

Disusun oleh:Yohananda Eka Putri (140151603915)

UNIVERSITAS NEGERI MALANGFAKULTAS ILMU PENDIDIKANJURUSAN KEPENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DAN PRASEKOLAHPROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAROktober 2014

Daftar IsiKata Pengantar.. iDaftar Isi.iiiBAB I PENDAHULUAN..11.1 Latar Belakang 11.2 Rumusan Masalah11.3 Tujuan Penulisan..21.4 Manfaat Penulisan2BAB II KAJIAN PUSTAKA.32.1 Hakikat Laut.32.1.1 Jenis-Jenis Laut..32.1.1.1 Berdasarkan Cara Terjadinya.32.1.1.2 Menurut Letaknya..42.1.1.3 Berdasarkan Kedalamannya..42.2 Pengertian Pencemaran.52.2.1 Macam-Macam Pencemaran.62.2.2 Parameter Pencemaran...92.3 Pengertian Nelayan.10BAB III PEMBAHASAN123.1 Pengertian Air, Laut, Nelayan, dan Pencemaran Air123.1.1 Definisi Air...123.1.2 Definisi Laut.123.1.3 Definisi Nelayan...133.1.4 Definisi Pencemaran Air..133.2 Sumber dan Penyebab Pencemaran Air Laut.143.2.1 Sumber Pencemaran Airn Laut143.2.2 Penyebab Pencemaran Air Laut...143.3 Dampak Pencemaran Air Laut terhadap Makhluk Hidup, Lingkungan, dan Khususnya Nelayan143.3.1 Dampak Pencemaran Air Laut Terhadap Makhluk Hidup..153.3.2 Dampak Pencemaran Air Laut Terhadap Lingkungan163.3.3 Dampak Pencemaran Air Laut Terhadap Nelayan...173.4 Pencegahan dan Penanggulangan Pencemaran Air Laut173.4.1 Pencegahan Pencemaran Air Laut173.4.2 Penanggulangan Pencemaran Air Laut.18BAB IV PENUTUPAN194.1 Simpulan.194.2 Saran-Saran19DAFTAR RUJUKAN...20

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kita semua rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita masih diberikan kesehatan sampai hari ini dan telah memberi kami penujuk sehingga makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini berisikan tentang pengertian laut, pencemaran laut, dan dampaknya terhadap penghuni sekitar laut terlebih kepada nelayan.Dengan terselesaikannya makalah ini, kami sebagai penyusun tentunya mengharapkan agar kelak makalah ini dapat bermanfaat dikemudian hari sebagai sumber rujukan, sarana belajar, atau sumber belajar mahasiswa terutama dalam matakuliah Konsep Dasar IPS SD.Tak lupa kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada:1. Allah SWT yang telah memberikan kami kesehatan sehingga kami dapat mengerjakan makalah ini dan dapat terselesaikan tepat pada waktunya.2. Bapak Toha Mashudi yang telah dengan sabar membimbing kami dalam mata kuliah Konsep Dasar IPS SD.3. Ibu bapak ibu guru yang telah memberikan ilmunya kepada kami sebagai bekal mengahadapi kehidupan dan masa depan.4. Dan tak lupa orang tua kami yang senantiasa menunggu dan berdoa dirumah untuk kesuksesan putra-putrinya.Akhir kata, kami sebagai penyusun mengharapkan kritik dan saran dalam rangka menujunjukkan kebenaran demi kesempurnaan makalah selanjutnya.

Malang, Oktober 2014

PenyusunBAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangAir merupakan komponen yang terpenting bagi kehidupan manusia. Tubuh manusia tersusun dari jutaan sel dan hamper keseluruhan sel tersebut mengandung senyawa air (H2O). Menurut penelitian, hamper 67% tubuh manusia terdiri dari air. Selain sebagai kebutuhan pokok manuusia, air juga bermannfaat dimanapun tempatnya. Di sungai air bermanfaat untuk pengairan di daerah pertanian, di laut air bermanfaat untuk tempat hidup hewan dan tumbuhan air serta sebagai sumber mata pencaharian bagi yang mencari nafkah dari lautan, misalnya nelayan, petani rumput laut, dan lain sebagainya.Secara perlahan-lahan, namun pasti, pemanfaatan sumber daya alam laut di Indonesia terus berkembang, terutama untuk memenuhi kebutuhan akan pangan (khususnya sebagai sumber protein hewani), energi, bahan baku, serta perluasan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan Negara.Dewasa ini sumberdaya alam dan lingkungan telah menjadi barang langka akibat tingkat ekstraksi yang berlebihan over-exploitation dan kurang memperhatikan aspek keberlanjutan. Kegagalan pengelolaan SDA dan lingkungan hidup ditengarai akibat adanya tiga kegagalan dasar dari komponen perangkat dan pelaku pengelolaan.Maraknya pencemaran air laut menjadikan ekosistem laut rusak dan banyak kerugian bagi sebagian besar orang yang mencari penghasilan dari laut, selain itu akan terjadi ketidakseimbangan dalam rantai makanan di daerah laut.1.2 Rumusan MasalahMakalah ini ditulis dengan rumusan masalah sebagai berikut:1. Apa definisi air, laut, nelayan, dan pencemaran air?2. Apa yang menjadi sumber dan bahan pencemaran air laut?3. Apa saja dampak dari pencemaran air laut bagi makhluk hidup, lingkungan, dan khususnya bagi nelayan?4. Bagaimana pencegahan dan penanggulangan dari pencemaran air laut?1.3 Tujuan PenulisanPenulisan makalah ini bertujuan untuk:1. Memahami tentang definisi dari air, laut, nelayan, dan pencemaran air2. Mengetahui yang menjadi sumber dari pencemaran air laut.3. Memahami dampak dari pencemaran air laut bagi makhluk hidup, lingkungan, dan khususnya bagi nelayan.4. Mengetahui pencegahan dan penanggulangan dan pencegahan dari pencemaran air laut..1.4 Manfaat PenulisanPenulisan makalah ini bermanfaat sebagai:1. Untuk memenuhi tugas Ujian Tengah Semester Gasal mata kuliah Konsep Dasar IPS SD2. Sebagai referensi tentang pencemaran laut.3. Sebagai pencerahan bagi pembaca tentang pencemaran air laut, dampak, pencegahannya.

BAB IIKAJIAN PUSTAKA2.1 Hakikat LautLaut adalah bagian muka bumi yang tertutup air dan mempunyai salinitas yang cukup tinggi. Ilmu yang mempelajari tentang laut disebut oseanografi. Laut yang sangat luas dan terletak di antara benua disebut samudra. Contoh laut samudra, misalnya Samudra Pasifik, Samudra Hindia, Samudra Atlantik, dll. Laut adalah perairan yang terletak di antara pulau-pulau (bagian muka bumi yang tertutup air dan punya kadar garam tinggi), misalnya Laut Tengah, Laut Kaspia, Laut Jawa, dll. Sedangkan, laut yang relatif melewati dua pulau yang sangat dekat disebut selat, contohnya selat Malaka. Ada juga bagian laut yang menjorok ke daratan disebut teluk, misalnya Teluk Benggala dan Teluk Jakarta. Terdapat juga laut sengaja digali atau dikeruk untuk menghubungkan daratan dan lautan untuk pelayaran disebut terusan.2.1.1 Jenis-jenis laut dapat dibagi dalam beberapa jenis, yaitu:a) Brdasarkan cara terjadinyab) Menurut letaknyac) Menurut kedalamannya 2.1.1.1 Berdasarkan cara terjadinya, laut dibagi menjadi:1. Laut Transgresi: laut transgesi adalah laut yang terjadi karena genangan air laut terhadap daratan akibat kenaikan permukaan air laut 60-70 m pada zaman berakhirnya zaman es, Hal ini mengakibatkan daerah dataran rendah Indonesia Barat dan Timur yang semula darat berubah menjadi laut dangkal. Contoh: Laut Jawa. Selat Karimata, Laut Cina Selatan. dan Laut Arafuru.2. Laut Ingresi: laut ingresi adalah laut dalam karena dasar taut mengalami gerakan menurun/turunnya tanah di dasar taut. Contoh: Laut Banda. Laut Flores, Laut Sulawesi, dan Laut Maluku.3. Laut Regresi: laut regresi adalah laut yang menyempit terjadi pada zaman es. Karena terjadi penurunan muka air laut akibat temperatur di muka bumi pada umumnya turun 4-5 derajat celcius.2.1.1.2 Jenis-jenis laut menurut letaknya dibagi menjadi:1. Laut Tepi: laut tepi adalah laut yang letaknya di tepi benua seakan-akan terpisah oleh deretan pulau atau jazirah. Contoh: Laut Cina Selatan, dipisahkan oleh Kepulauan Indonesia dan Kepulauan Filipina.2. Laut Pertengahan: laut pertangahan adatah laut yang terletak di antara benua-benua. Contoh: Laut Tengah, antara benua Asia-Eropa Afrika.3. Laut Pedalaman: laut pedalaman adalah laut yang terletak di tengah-tengah benua atau dikeliling daratan. Contoh: Laut Kaspia, Laut Hitam dan Laut Mati.2.1.1.3 Jenis-jenis laut berdasarkan kedalamannya dibagi menjadi beberapa zona, yaitu: 1 Zona litoral: zona litoral adalah laut yang terletak antara garis pasang dan garis surut.2 Zona neritis: zona neritis adalah laut yang terletak pada kedalaman 0-200 meter. Ciri pada zona ini adalah sinar matahari masih bisa tembus. kedalaman < 200 meter. dan merupakan zona paling subur bagi ikan.3 Zona batial: zona batial adalah laut yang terletak pada kedalaman 200-2.000 meter. secara geologis merupakan batas antara daratan dengan perairan. Ciri zona ini adalah kedalaman 200-2.000 m dan sinar matahari tidak bisa masuk.4 Zona abisal: Zona abisal adalah laut yang tertetak pada kedalaman atau isobath 1.000-6.000 m.5 Zona palung: Zona palung adalah laut yang terletak pada kedalaman atau isobath > 6000 m. Contoh: Palung Jawa. Palung Weber, Palung Sulawesi, dan Palung Mindanau. 2.2 Pengertian PencemaranPencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Definisi ini sesuai dengan pengertian pencemaran pada (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982.Sedangkan bahan pencemar disebut dengan polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup, hal ini dapat terjadi jika terdapat pada kondisi :1. jumlahnya melebihi jumlah normal2. berada pada waktu yang tidak tepat3. berada pada tempat yang tidak tepatSifat polutan adalah :1. Merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zatlingkungan tidak merusak lagi2. Merusak dalam jangka waktu lama.Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. Akan tetapidalam jangka waktu yang lama, Pb dapat terakumulasi dalam tubuhsampai tingkat yang merusak.

2.2.1 Macam-Macam Pencemarana) Menurut tempat terjadinyaMenurut tempat terjadinya, pencemaran dapat digolongkan menjadi tiga,