Makalah Kelompok 9 Perkembangan Astronomi Modern

download Makalah Kelompok 9 Perkembangan Astronomi Modern

of 26

  • date post

    20-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    280
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Makalah Kelompok 9 Perkembangan Astronomi Modern

Kata PengantarPuji syukur atas ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia-Nya, penyusun dapat menyelesaikan makalah Sejarah Fisika yang berjudul Perkembangan Astrinomi Modern dengan tepat waktu .Kerangka materi yang tersaji dalam makalah ini disusun berdasarkan buku-buku referensi, serta website yang berkaitan dengan mata kuliah Perkembangan Astronomi Modern. Adapun materi yang disajikan dalam makalah ini secara ringkas adalah Hakekat Asronomi, Sejarah Perkembangan Astronomi Modern, Kontribusi Ilmuwan Muslim dalam Bidang Astronomi, Perkembangan Astronomi pada Zaman Modern dan Perkembangan Astronomi di IndonesiaAkhirnya, penyusun menyadari kalau makalah ini masih banyak memiliki kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran dan kritik dari pembaca sebagai referensi untuk perbaikan dalam penulisan makalah berikutnya. Akhir kata, penyusun berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca.

Inderalaya, April 2012

Penyusun

Daftar IsiKata Pengantar...................................................................................................1Daftar Isi2 Bab 1 Pendahuluan1.1 Latar Belakang..31.2 Tujuan Penulisan Makalah41.3 Rumusan Makalah.4Bab 2 Pembahasan2.1 Hakikat Astronomi 2.1.1 Pengertian dasar astronomi5 2.1.2 Cabang-cabang ilmu astronomi.62.2 Sejarah Perkembangan Astronomi Modern.82.3 Kontribusi Ilmuwan Muslim dalam Bidang Astronomi..142.4 Perkembangan Astronomi pada Zaman Modern.192.5 Perkembangan ilmu Astronomi di Indonesia..19Bab 3 Penutup3.1 Kesimpulan.233.2 Kritik dan Saran..24Daftar Pustaka..25

Bab 1 Pendahuluan1.1 Latar BelakangSebagai salah satu ilmu pengetahuan tertua dalam peradaban manusia, Astronomi kerap dijuluki sebagai 'ratu sains'. Astronomi memang menempati posisi yang terbilang istimewa dalam kehidupan manusia. Sejak dulu, manusia begitu terkagum-kagum ketika memandang kerlip bintang dan pesona benda-benda langit yang begitu luar biasa. Fenomena langit sangatlah menarik rasa ingin tahu manusia. Sebuah bukti adalah adanya sejarah para ilmuan yang mencoba untuk mengamati dan mempelajari fenomena alam tersebutAwalnya, manusia menganggap fenomena langit sebagai sesuatu yang magis. Seiring berputarnya waktu dan zaman, manusia pun memanfaatkan keteraturan benda-benda yang mereka amati di angkasa untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti penanggalan. Dengan mengamati langit, manusia pun bisa menentukan waktu utuk pesta, upacara keagamaan, waktu untuk mulai menabur benih dan panen. Berbeda dengan zaman sekarang, perkembangan astronomi pada zaman sekarang begitu pesat seiring dengan temuan temuan terbaru seperti penemuan akan adanya sebuah kehidupan di planet mars karena didalamnya terdapat air, pnemuan planet-planet baru dan pengobservasian fenomena-fenomena alam dengan alat-alat canggih.Mengkaji ilmu astronomi adalah hal yang sangat menarik, sehingga menjadikan perkembangan ilmu astronomi tetap berjalan dan selalu berkembang. Oleh karena itu kami mencoba mengkaji bagaimana perjalanan atau sejarah perkembangan ilmu astronomi modern

1.2 Tujuan Penulisan Makalah1. Mahasiswa dapat memahami hakikat dari astronomi mulai dari pengertian dasar astronomi dan cabang-cabang ilmu astronomi2. Mahasiswa dapat mengkaji dan memahami sejarah perkembangan astronomi modern3. Mahasiswa dapat mengetahui kontribusi ilmuwan muslim dalam bidang astronomi4. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami perkembangan astronomi pada zaman modern dan perkembangan astronomi di Indonesia

1.3 Rumusan MasalahBerdasarkan uraian pada latar belakang, maka permasalahan pokok yang menjadi fokus dalam makalah ini antara lain :1. A. Jelaskan pengertian dasar dari astronomi ?B. Sebutkan dan jelaskan cabang-cabang ilmu astronomi ? 2. Jelaskan bagaimana sejarah perkembangan astronomi modern ? 3. Sebutkan dan jelaskan beberapa ahli astronomi Islam dan kontribusi yang telah disumbangkan bagi perkembangan ilmu astronomi ? 4.Jelaskan bagaimana perkembangan astronomi pada zaman modern? 5. Jelaskan bagaimana perkembangan astronomi di Indonesia ?

.

Bab 2 PembahasanA. Hakekat Astronomi

1. Pengertian Dasar Astronomi Astronomi, yang secara etimologi berarti "ilmu bintang" (dari Yunani: , + ), adalah ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar Bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi), juga proses yang melibatkan mereka. Selama sebagian abad ke-20, astronomi dianggap terpilah menjadi astrometri, mekanika langit, dan astrofisika. Status tinggi sekarang yang dimiliki astrofisika bisa tercermin dalam nama jurusan universitas dan institut yang dilibatkan di penelitian astronomis: yang paling tua adalah tanpa kecuali bagian 'Astronomi' dan institut, yang paling baru cenderung memasukkan astrofisika di nama mereka, kadang-kadang mengeluarkan kata astronomi, untuk menekankan sifat penelitiannya. Selanjutnya, penelitian astrofisika, secara khususnya astrofisika teoretis, bisa dilakukan oleh orang yang berlatar belakang ilmu fisika atau matematika daripada astronomi.Secara umum baik "astronomi" maupun "astrofisika" boleh digunakan untuk menyebut ilmu yang sama. Apabila hendak merujuk ke definisi-definisi kamus yang baku, "astronomi" bermakna "penelitian benda-benda langit dan materi di luar atmosfer Bumi serta sifat-sifat fisika dan kimia benda-benda dan materi tersebut"sedang "astrofisika" adalah cabang dari astronomi yang berurusan dengan "tingkah laku, sifat-sifat fisika, serta proses-proses dinamis dari benda-benda dan fenomena-fenomena langit".Dalam kasus-kasus tertentu, misalnya pada pembukaan buku The Physical Universe oleh Frank Shu, "astronomi" boleh dipergunakan untuk sisi kualitatif dari ilmu ini, sedang "astrofisika" untuk sisi lainnya yang lebih berorientasi fisika. Namun demikian, penelitian-penelitian astronomi modern kebanyakan berurusan dengan topik-topik yang berkenaan dengan fisika, sehingga bisa saja kita mengatakan bahwa astronomi modern adalah astrofisika. Banyak badan-badan penelitian yang, dalam memutuskan menggunakan istilah yang mana, hanya bergantung dari apakah secara sejarah mereka berafiliasi dengan departemen-departemen fisika atau tidak. Astronom-astronom profesional sendiri banyak yang memiliki gelar di bidang fisika. Untuk ilustrasi lebih lanjut, salah satu jurnal ilmiah terkemuka pada cabang ilmu ini bernama Astronomy and Astrophysics (Astronomi dan Astrofisika).Astronomi adalah salah satu di antara sedikit ilmu pengetahuan di mana amatir masih memainkan peran aktif, khususnya dalam hal penemuan dan pengamatan fenomena sementara. Astronomi jangan dikelirukan dengan astrologi, ilmu semu yang mengasumsikan bahwa takdir manusia dapat dikaitkan dengan letak benda-benda astronomis di langit. Meskipun memiliki asal-muasal yang sama, kedua bidang ini sangat berbeda; astronom menggunakan metode ilmiah, sedangkan astrolog tidak.

2. Cabang-Cabang Ilmu AstronomiPada abad ke-20, astronomi profesional terbagi menjadi dua cabang: astronomi observasional dan astronomi teoretis. Yang pertama melibatkan pengumpulan data dari pengamatan atas benda-benda langit, yang kemudian akan dianalisis menggunakan prinsip-prinsip dasar fisika. Yang kedua terpusat pada upaya pengembangan model-model komputer/analitis guna menjelaskan sifat-sifat benda-benda langit serta fenomena-fenomena alam lainnya. Adapun kedua cabang ini bersifat komplementer astronomi teoretis berusaha untuk menerangkan hasil-hasil pengamatan astronomi observasional, dan astronomi observasional kemudian akan mencoba untuk membuktikan kesimpulan yang dibuat oleh astronomi teoretis.Bidang yang dipelajari juga dikategorikan menjadi dua cara yang berbeda: dengan 'subyek', biasanya menurut daerah angkasa (misalnya Astronomi Galaksi) atau 'masalah' (seperti pembentukan bintang atau kosmologi); atau dari cara yang dipergunakan untuk mendapatkan informasi (pada hakekatnya, daerah di mana spektrum elektromagnetik dipakai). Pembagian pertama bisa diterapkan kepada baik pengamat maupun teoretikus, tetapi pembagian kedua ini hanya berlaku bagi pengamat (dengan tak sempurna), selama teoretikus mencoba menggunakan informasi yang ada, di semua panjang gelombang, dan pengamat sering mengamati di lebih dari satu daerah spektrumBerdasarkan pada subyek atau masalah, ada beberapa pengklarifikasian dalam ilmu astronomi sebagai berikut : Astrometri: cabang ilmu Astronomi yang mempelajari hubungan geometris benda-benda angkasa, meliputi: kedudukan benda-benda angkasa, jarak benda angkasa yang satu dengan yang lain, ukuran benda angkasa, rotasi dan revolusinya.. Mendefinisikan sistem koordinat yang dipakai dan kinematika dari benda-benda di galaksi kita. Kosmologi: penelitian alam semesta sebagai seluruh dan evolusinya. Fisika galaksi: penelitian struktur dan bagian galaksi kita dan galaksi lain. Astronomi ekstragalaksi: penelitian benda (sebagian besar galaksi) di luar galaksi kita. Pembentukan galaksi dan evolusi: penelitian pembentukan galaksi, dan evolusi mereka. Ilmu planet: penelitian planet dan tata surya. Fisika bintang: penelitian struktur bintang. Evolusi bintang: penelitian evolusi bintang dari pembentukan mereka sampai akhir mereka sebagai bintang sisa. Pembentukan bintang: penelitian kondisi dan proses yang menyebabkan pembentukan bintang di dalam awan gas, dan proses pembentukan itu sendiri.

B. Sejarah Perkembangan Astronomi ModernAwal perkembangan ilmu astronomi modern dimulai oleh Purbach (1423-1461) di universitas Wina serta lebih khusus lagi oleh muridnya Yohanes muller (1436-1476). Johanes Muller pergi ke Italia khusus untuk belajar karya asli Ptolemeus tentang astronomi bersama temannya Walther (1430-1504).Walther adalah seorang yang kaya, ia memiliki observatorium pribadi, serta mesin percetakan pribadi. Muller bersama Walther membuat penanggalan berdasarkan benda-benda langit yang bany