LAPORAN ANAK PRAKERIN

download LAPORAN ANAK PRAKERIN

of 48

  • date post

    03-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    223
  • download

    0

Embed Size (px)

description

laporan praktek

Transcript of LAPORAN ANAK PRAKERIN

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam era globalisasi saat ini, perkembangan teknologi yang semakin pesat mengakibatkan persaingan dan perkembangan di dunia telekomunikasi bertambah ketat. Salah satu perusahaan yang berkembang di dunia telekomunikasi yaitu PT. TELKOM INDONESIA.

Dalam dunia bisnis seperti sekarang ini koneksi internet sangatlah penting, terlebih LAN untuk aplikasi perkantoran yang harus bisa diakses oleh setiap atau beberapa karyawan untuk kepentingan otomasi perkantoran. Berbicara Local Area Network, Jaringan ini sangat penting dalam sebuah perusahaan seperti perbankan, Dealer motor, dan perusahaan yang memiliki banyak departeman dan unit kerja. Dengan adanya LAN maka semua aktivitas perkantoran bisa dicatat dalam sebuah server.

Koneksi LAN bisa terjadi kalau sebuah kantor atau perusahaan berada pada 1 lokasi, lalu bagaimana kalau senadainya sebuah kantor memiliki kantor cabang yang tersebar sampai ke kecamatan misalnya. Sekarang ini sangat banyak provider menawarkan jasa jaringan untuk koneksi ke cabang, antara lain yaitu VPN IP (Virtual Private Network Internet Protocol ).

Terkait dengan hal itu Penulis memilih PT TELKOM sebagai tempat pelaksanaan Praktek Kerja Industri. Sehingga Penulis dapat memperoleh wawasan dan pengetahuan tentang jaringan sesuai dengan program studi penulis Teknik Komputer Jaringan yang sangat erat kaitannya dengan teknologi. Dan oleh pihak PT TELKOM KANDATEL SUMBAR Penulis ditempatkan di DIVA (Customer Premises Equitpment) pada bagian CA (Corporate Access) dan MDF yang beroperasi di Padang Centrum.

CA dan MDF merupakan bagian dari unit kerja yang salah satu kegiatan rutinitasnya adalah menangani gangguan speedy dan jaringan telepon pelanggan yang terjadi setiap harinya bersama dengan regu PGSP yang berada di OSP-1 dan OSP-2 dan petugas sentral, oleh sebab itu Penulis memilih judul jaringan vpn ip(Virtual Private Network Internet Protocol).

1.2 Tujuan Praktek Kerja Industri (Prakerin)

Tujuan dari Praktek Kerja Indusrti (PRAKERIN) adalah, untuk Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dibidang teknologi dan kejuruan melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan di dunia kerja / industri.

Dengan adanya Praktek kerja Industri ini, siswa juga dapat mengaplikasikan dan mengembangkan ilmu yang diperoleh di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK), serta membina dan melatih siswa agar disiplin dalam bekerja, baik disiplin waktu, maupun dalam mendisiplinkan diri sendiri terhadap segala peraturan yang harus ditaati dalam dunia kerja. Agar apa yang diperoleh saat PRAKERIN dapat dipergunakan dalam dunia kerja nyata.

Pada dasarnya tujuan dari pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan adalah terbagi atas 2 bagian yaitu sebagai berikut:

a) Tujuan Praktek Kerja Industri secara umum

Secara umum pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa di bidang teknologi atau kejuruan melalui keterlibatan mereka secara langsung dalam berbagai kegiatan di dunia usaha/industri.

b) Tujuan Praktek Kerja Lapangan secara khusus

Secara khusus dengan melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri maka diharapkan siswa dapat:

1) Memperoleh pengalaman dan perluasan pandangan terhadap ilmu-ilmu di tempat

Praktek kerja indusrti yang belum dikenal oleh siswa.

2) Mendorong siswa supaya dapat menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri dan lingkungan.

Memperdalam kemampuan dalam dunia kerja dilapangan untuk dapat membekali siswa dengan ilmu yang didapat dari kegiatan ini.

3) Melatih diri dalam kedisiplinan kerja dengan aturanaturan yang ditetapkan dalam suatu perusahaan.

4) Berusaha untuk mengatasi masalah yang terjadi di lapangan kerja.

5) Memberikan masukan-masukan yang berarti bagi perusahaan, jika dimungkinkan.

6) Berusaha untuk mempelajari pengetahuan yang baru untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan mengembangkan wawasan berfikir tentang keteknikan.

1.3 Manfaat Praktek Kerja Industri

Dengan adanya tujuan di atas akan mengacu pada pembentukan siswa yang berwawasan pengetahuan dan keterampilan yang luas di bidang teknologi. Dengan bidang keahlian yang dikuasai oleh Jurusan Teknik Komupter Jaringan SMKN 1 MATUR diharapkan menjadi tenaga profesional dibidangnya. Dan dengan adanya Praktek Kerja Industri ini akan membentuk siswa yang aktif dan terampil untuk ke dunia kerja nantinya.

1.4 Batasan Masalah

Mengingat keterbatasan kemampuan penulis dan waktu pelaksanaan PKL, maka di buat batasan masalah sebagai berikut:

1. Deskripsi Layanan VPN IP (Virtual Private Network Internet Protocol) di PT. TELKOM.

2. Komponen-komponen pada layanan VPN IP di PT. TELKOM.

3. Bagaimana konfigurasi jaringan VPN IP di PT. TELKOM.

BAB II

TINJAUAN PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Singkat PT.Telkom Kandatel Padang

PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. TELKOM (yang selanjutnya disebut juga Perseroan atau Perusahaan) menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi.

Sejalan dengan visi TELKOM untuk menjadi perusahaan InfoComm terkemuka di kawasan regional serta mewujudkan TELKOM Goal 3010 maka berbagai upaya telah dilakukan TELKOM untuk tetap unggul dan leading pada seluruh produk dan layanan.

Hasil upaya tersebut tercermin dari market share produk dan layanan yang unggul di antara para pemain telekomunikasi. Selama tahun 2006 TELKOM telah menerima beberapa penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri, di antaranya The Best Value Creator, The Best of Performance Excellence Achievement, Asias Best Companies 2006 Award dari Majalah Finance Asia.

Dengan pencapaian dan pengakuan yang diperoleh TELKOM, penguasaan pasar untuk setiap portofolio bisnisnya, kuatnya kinerja keuangan, serta potensi pertumbuhannya di masa mendatang, saat ini TELKOM menjadi model korporasi terbaik Indonesia.

Pada awalnya PT. TELKOM bernama Post-En Telegraftdless Post-En Telegraftdless yang didirikan oleh perusahaan swasta Hindia Belanda pada tahun 1884. Pada tahun 1906, perusahaan ini diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda dan tepat 1927 ditetapkan sebagai perusahaan Negara berbentuk jawatan dengan nama Post Telegrafen Telefoondients atau disebut PTT Dients.

Melalui Perpu No.204 Th 1961, perusahaan ini dilebur menjadi satu dalam suatu perusahaan Negara Post dan Telekomunukasi di Sumatera. Pemerintah memisah perusahaan Negara Post dan Telekomunikasi menjadi 2 perusahaan milik Negara, yaitu PN Post dan Giro, dan PN Telekomunukasi.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 29 tahun 1965 maka berdirilah Perusahan Pos dan Giro (PN Pos dan Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi) diatur dalam peraturan pemerintah No. 30 tahun 1965. Bentuk ini pun dikembangkan menjadi Perusahaan Umum (PERUM) Telekomunikasi melalui Peraturan Pemerintah No. 36 tahun 1974. Dalam peraturan tersebut dinyatakan pula Perusahaan Umum Telekomunikasi dalam negeri maupun luar negeri. Tentang hubungan telekomunikasi luar negeri pada saat itu juga diselenggarakan oleh PT. Indonesian Satellite Corporation (Indosat) yang masih berstatus perusahaan asing, yakni dari American Cable & Radio Corporation. American Cable & Radio Corporation adalah suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan Peraturan Perundangan Negara bagian Delaware, Amerika Serikat .

Pada tahun 1980, bisnis telekomunikasi Internasional dipindahkan dari Perumtel ke Indosat. Tahun1991, Pemerintah mengubah Perumtel dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Negara dengan layanan untuk masyarakat umum sebagai tujuan utama perusahaan, yaitu Persero. Perusahaan Negara mempunyai keterbatasan kewajiban untuk tujuan komersial, yang kemudian berubah nama menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Telekomunikasi Indonesia atau PT. TELKOM pada tahun 1995.

Daerah Bisnis TELKOM terbagi menjadi 12 unit operasi regional, yang dikenal dengan nama Witel, dimana semua dikontrol oleh kantor pusat TELKOM di Bandung, Jawa barat. Tiap Witel mempunyai struktur manajemen sendiri yang bertanggung jawab untuk segala aspek bisnis TELKOM dalam wilayah mereka, dari penyediaan jasa telepon hingga kegiatan manajemen dan pengamanan, meskipun mereka bukan merupakan perusahaan berorientasi keuntungan yang terpisah.

Sebagai bagian dari Restrukturisasi, kegiatan bisnis perusahaan terbagi kedalam 3 area utama, yaitu :

1. Primary Businesses (Bisnis Utama)

Bisnis Utama perusahaan adalah menyediakan jasa sambungan lokal dan sambungan lokal jarak jauh. Bisnis yang berhubungan termasuk jasa seluler bergerak, saluran sewa, telex, penyewaan satelit transponder, VSAT dan berbagai jasa tambahan lainnya.

2. Related Businesses (Bisnis Sampingan)

Bisnis sampingan merupakan bisnis yang tidak dioperasikan langsung oleh TELKOM, tapi melalui kerja sama joint venture dimana TELKOM mempunyai keuntungan langsung dan tidak langsung.

3. Jasa Pendukung Bisnis atau overhead perusahaan.

Sebagai bagian dari restrukturisasi, TELKOM menghilangkan struktur Witel dan membuat delapan Divisi Operasi pada tanggal 1 Juli 1995, termasuk tujuh Divisi Regional (Divre) dimana penyedia jasa telepon tidak berdasarkan wilayahnya dan divisi jasa jaringan dimana menyediakan jasa sambungan lokal jarak jauh melalui operasi secara nasional infrastruktur jaringan transmisi.

Fungsi tiap divisi adalah terpisah, tim be