Kreatinin Darah Meningkat Jika Fungsi Ginjal Menurun

download Kreatinin Darah Meningkat Jika Fungsi Ginjal Menurun

of 30

  • date post

    19-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    109
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Kreatinin Darah Meningkat Jika Fungsi Ginjal Menurun

Kreatinin darah meningkat jika fungsi ginjal menurun. Oleh karena itu kreatinin dianggap lebih sensitif dan merupakan indikator khusus pada penyakit ginjal dibandingkan uji dengan kadar nitrogen urea darah (BUN). Sedikit peningkatan kadar BUN dapat menandakan terjadinya hipovolemia (kekurangan volume cairan); namun kadar kreatinin sebesar 2,5 mg/dl dapat menjadi indikasi kerusakan ginjal. Kreatinin serum sangat berguna untuk mengevaluasi fungsi glomerulus. Keadaan yang berhubungan dengan peningkatan kadar kreatinin adalah : gagal ginjal akut dan kronis, nekrosis tubular akut, glomerulonefritis, nefropati diabetik, pielonefritis, eklampsia, preeklampsia, hipertensi esensial, dehidrasi, penurunan aliran darah ke ginjal (syok berkepanjangan, gagal jantung kongestif), rhabdomiolisis, lupus nefritis, kanker (usus, kandung kemih, testis, uterus, prostat), leukemia, penyakit Hodgkin, diet tinggi protein (mis. daging sapi [kadar tinggi], unggas, dan ikan [efek minimal]).

Penyakit Jantung Bawaan merupakan jenis penyakit yang cukup banyak diderita. Menurut hasil penelitian, 10 dari 1000 bayi yang dilahirkan kemungkinan memiliki penyakit jantung bawaan. Adapun jenis kelainan pada penyakit jantung bawaan sangat bervariasi, ada yang hanya menyebabkan gangguan ringan pada fungsi jantung tetapi ada juga kelainan yang cukup fatal hingga mengganggu fungsi kerja jantung dalam mendistribusikan darah ke seluruh tubuh. Pada umumnya kelainan Jantung bawaan dapat dideteksi sejak lahir, namun tak jarang gejalanya baru muncul setelah bayi berumur beberapa minggu atau beberapa bulan. Gejala Penyakit Jantung Bawaan: Ujung-ujung kuku, lidah, bibir berwarna biru. Hemoglobin (Hb) tinggu (lebih dari 20). Normalnya 14.

1.

Hemoglobin = Hemoglobin atau sering disingkat (Hb) adalah suatu protein heme dan globin yang bertugas mengikat oksigen ke seluruh tubuh. Angka normal untuk Hemoglobin ini adalah sebagai berikut - Wanita : 12,3 - 15,3 g/dL - Pria : 14 - 17,5 g/dL - Anak : 11,5 15,5 g/dL Bila Hb anda di bawah itu, kemungkinan anda menderita anemia atau mengalami perdarahan yang cukup hebat. Bagaimana bila kadar Hb nya jauh di atas nilai normal? Apakah itu baik? Ternyata tidak juga, kadar Hb yang sangat tinggi bisa jadi merupakan tanda kelainan jantung ataupun paru. 2. Eritrosit - Eritrosit merupakan sel darah merah, Eritrosit ini berperan dalam membawa nutrisi dan oksigenasi ke seluruh jaringan tubuh. Angka normal untuk Eritrosit ini adalah - Wanita : 4,1 5,1 106 /uL - Laki-laki : 4,5 - 5,9 106 /uL - Anak : 4,0- 5,2 106 /uL Angka yang terlalu rendah menandakan adanya kelainan produksi eritrosit atau peningkatan penghancuran eritrosit yang bisa dipicu berbagai penyakit seperti Thalasemia, Malaria. 3. Leukosit - Leukosit adalah darah putih, alias sel darah yang berperan dalam sistem pertahanan tubuh kita. Sel darah putih yang meningkat menunjukkan terjadinya proses infeksi dalam tubuh. Sel darah

putih yang terlalu rendah bisa jadi menandakan lemahnya sistem pertahanan tubuh. Angka acuan Leukosit ini - 4,0 - 11,3 4. Trombosit - Trombosit merupakan keping darah atau platelet, Trombosit ini berperan dalam pembekuan darah dan regenerasi jaringan yang rusak. Angka acuan trombosit ini adalah 150.000 sampai 450.000 Trombosit yang terlalu rendah dapat menyebabkan darah keluar dari pembuluh darah, trombosit yang terlalu tinggi meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung. 5. Hematokrit - Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan yang penting pada pasien yang dicurigai menderita demam berdarah. Angka normal Hematokrit adalah - Wanita : 35 -47 % - Laki-laki : 40- 52% - Balita : 35-40% Angka yang tinggi pada penderita DB menunjukkan adanya kebocoran plasma darah dan berpotensi terjadi shock. 6. Kolesterol Total - Kolesterol total terdiri dari HDL, LDL, VLDL, dan Trigliserid, Angka acuan untuk kolesterol total adalah 50-200. Angka Kolesterol total yang tinggi disebut hiperlipidemi. Hiperlipidemi ini meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan Diabetes Melitus. 7. HDL - HDL adalah singkatan dari High Density Lipid. HDL ini sering disebut sebagai Kolesterol baik. Angka acuan HDL ini adalah 34- 87 Kadar HDL di bawah 34 akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. 8. LDL - LDL dikenal sebagai Kolesterol Jahat, kebalikan dengan HDL, angka LDL yang tinggi justru meningkatkan risiko stroke, PJK, dan Diabetes Melitus. - Angka Normal untuk LDL ini adalah 79- 180 9. Trigliserid - Trigliserid merupakan asam lemak yang dibutuhkan tubuh dan dapat diubah menjadi energy dan juga berperan dalam transport lemak. - Angka acuan untuk trigliserid ini adalah < 150 Kadar Trigliserid yang tinggi dapat memicu arteroskelrosis

Laju endap darah atau LED itu tanda ada infeksi/radang, selain ada unsur-unsur dalam darah yang meningkat. Normal di bawah 15, tergantung cara apa yang dipakai. Pemeriksaan ini tidak spesifik menunjuk suatu penyakit, hanya penunjang dalam menegakkan suatu penyakit, atau follow up, atau apakah penyakit yang diterapi sudah membaik.