Kondisi awal

28
PERBAIKAN TANAH DENGAN HVDM (HIGH VACUUM DENSIVICATION METHOD) Danau Selatan, gading Serpong PT. SOILTECH INDONESIA

description

PERBAIKAN TANAH DENGAN HVDM (HIGH VACUUM DENSIVICATION METHOD) Danau Selatan, gading Serpong PT. SOILTECH INDONESIA. Kondisi awal. Terdapat 2 lokasi danau yang tersambung. Direncanakan danau selatan akan di urug dan pada perbatasan danau akan dipasang tanggul. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of Kondisi awal

Page 1: Kondisi awal

PERBAIKAN TANAH DENGAN HVDM (HIGH VACUUM

DENSIVICATION METHOD)

Danau Selatan, gading Serpong

PT. SOILTECH INDONESIA

Page 2: Kondisi awal

Kondisi awal• Terdapat 2 lokasi danau yang

tersambung. Direncanakan danau selatan akan di urug dan pada perbatasan danau akan dipasang tanggul.

Page 3: Kondisi awal

• Kondisi tanah di dasar danau selatan terdiri dari campuran lempung – lanau dan pasir. Secara umum permeabilitas tanah dasar cukup baik sehingga dapat digunakan metode HVDM untuk perbaikan tanah.

Page 4: Kondisi awal

Prinsip perbaikan tanah dengan Prinsip perbaikan tanah dengan metode HVDM (High Vacuum metode HVDM (High Vacuum

Densification Method)Densification Method)HVDM merupakan teknologi yang menggabungkan sistem vakum dengan kompaksi dinamis. Metode ini memiliki kriteria sebagai berikut :

1. Sistem vakum khusus diaplikasikan guna menurunkan kadar air tanah sehingga mendekati kadar air optimum untuk pemadatan.

2. Saat kadar air tanah sudah mendekati kadar air optimum, dilakukan kompaksi dinamis dengan perhitungan yang matang untuk memadatkan tanah mendekati kepadatan maksimumnya.

3. Disipasi udara dan air pori akibat kompaksi dinamis tersebut dipercepat dengan adanya tekanan vakum dalam tanah.

4. Dilakukan disain secara detil (per area kerja) berdasarkan variasi permeabilitas tanah, kadar air tanah, tingkat vakum dan udara serta air yang dihisap.

Page 5: Kondisi awal

Tanah yang akan diperbaiki

Lapisan dasar

1. Kondisi awal

Muka air tanah

Page 6: Kondisi awal

Lapisan dasar

2. Instalasi pipa vakum, tipikal: 3 x 3.5 m, tergantung permeabilitas tanah

Page 7: Kondisi awal

3. Instalasi pipa horisontal dan penyambungan ke pompa vakum

Ke pompa vakum

Lapisan dasar

Page 8: Kondisi awal

3 a. Tampak atas grid pipa horisontal dan vertikal

Page 9: Kondisi awal

4. Proses awal vakum : menurunkan muka air tanah

Tidak jenuh

Jenuh air

Lapisan dasar

Page 10: Kondisi awal

5. Distribusi tekanan negatif

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

Lapisan dasar

Page 11: Kondisi awal

5. Kompaksi dinamis. Tinggi jatuh (H) tergantung dari jenis dan parameter tanah.

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

H

Lapisan dasar

Page 12: Kondisi awal

5. Kompaksi dinamis yang menghasilkan tekanan air pori ekses positif

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + +

Lapisan dasar

Page 13: Kondisi awal

6. Udara dan air pori lebih cepat keluar dari dalam tanah pasca pemadatan

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + +

Lapisan dasar

Page 14: Kondisi awal

6. Udara dan air pori pasca pemadatan sudah dikurangi.

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

---------

Lapisan dasar

Page 15: Kondisi awal

7. Vakum berhenti. Lapisan atas yang padat sudah terbentuk sehingga meningkatkan data dukung tanah dan mengurangi penurunan pasca konstruksi Level asli Level selesai

Lapisan dasar

Page 16: Kondisi awal

Pengaturan pipa vakum

Page 17: Kondisi awal

Sistem pompa vakumSistem pompa vakum

Page 18: Kondisi awal

Alat kompaksi dinamisAlat kompaksi dinamis

Page 19: Kondisi awal

USULAN TAHAPAN PEKERJAAN PENGURUGAN DAN HVDM

Danau Selatan Gading Serpong

Page 20: Kondisi awal
Page 21: Kondisi awal

Tahapan Pekerjaan Pelaksanaan HVDM

1. Pengeringan air danau Selatan dan Utara (by owner).2. Pemasangan sheetpile pada daerah perbatasan antara danau Selatan dan Utara

(by owner).3. Pengurugan tanah setebal 0.5 – 1 m untuk platform kerja di Danau Selatan (by

owner). Urugan dibatasi pada bagian dasar danau.4. Saat urugan sudah menyelesaikan separuh dasar danau, pemasangan pipa vakum

untuk HVDM bisa dimulai (by Soiltech Indonesia).5. Selanjutnya dilakukan vakum dan kompaksi dinamis (by Soiltech Indonesia)

sambil menunggu separuh area dasar danau selesai diurug (by owner).6. Sesudah seluruh area dasar danau diurug, diharapkan separuh area danau yang

pertama di HVDM sudah selesai. Selanjutnya dapat dimulai pengurugan dan perbaikan tanah pada level yang lebih tinggi (by owner). Untuk detail dapat dilihat pada lampiran.

7. Perlu disampaikan bahwa lamanya perbaikan tanah mempunyai hubungan yang sangat erat dengan ketersediaan lahan.

Page 22: Kondisi awal

Tahap 1 : Pengurugan separuh area dasar danau (hijau)

Page 23: Kondisi awal

Tahap 2 : Pengurugan separuh area dasar danau kedua (hijau) dan pelaksanaan HDM pada area yang sudah diurug sebelumnya (jingga)

Page 24: Kondisi awal

Tahap 3 : Pengurugan separuh area ring danau (hijau) dan pelaksanaan HDM pada area dasar danau yang sudah diurug sebelumnya (jingga). Area biru adalah area yang sudah selesai di perbaiki.

Page 25: Kondisi awal

Tahap 4 : Pengurugan separuh area ring danau (hijau) dan pelaksanaan HDM pada area ring danau yang sudah diurug sebelumnya (jingga). Area biru adalah area yang sudah selesai di perbaiki.

Page 26: Kondisi awal

Tahap 5 : Pengurugan sisa area ring danau (hijau) dan pelaksanaan HDM pada area ring danau yang sudah diurug sebelumnya (jingga). Area biru adalah area yang sudah selesai di perbaiki.

Page 27: Kondisi awal

Tahap 5 : Perbaikan tanah pada area sisanya.

Page 28: Kondisi awal

Tahap 6 : Selesai.