KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI SUMATRA

download KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI SUMATRA

of 49

  • date post

    18-May-2015
  • Category

    Education

  • view

    30.520
  • download

    17

Embed Size (px)

description

tugas sejarah, KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI SUMATRA

Transcript of KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI SUMATRA

  • 1. TUGAS SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI SUMATRA OLEH : KELOMPOK 4 ; -LEONARDO MANURUNG -NUGRAHA M. -MUFID M. -ANGGUN MELATI PUTRI -NOFIA AFIFAH PUTRI -NUR HALIMAH PUTRI -SYIFA NISRINA

2. KERAJAAN PERLAK A. LETAK GEOGRAFIS Kerajaan Perlak terletak di wilayah perlak, Aceh Timur, NAD. Wilayah berada di pesisir timur dan sebelah utara Pulau Sumatera. B. LATAR BELAKANG BERDIRINYA (Tahun 840 M) Sebelum Kerajaan Perlak berdiri, diwilayah Perlak telah berdiri suatu pemerintahan Budha (keturunan Maharaja Pho Hela). Pada tahun 800 M para pedagang islam datang yang tujuannya adalah untuk berdagang dan mengabarkan islam. Selanjutnya nahkoda khalifah menikahkan anak buah kepercayaannya Ali bin Muhammad kepada adik pemimpin pemerintahan Perlak yang menghasilkan seorang anak Abdul Aziz Syah yang kelak menjadi raja kerajaan Perlak tahun 840 M. Diperkuat dengan berita Marcopolo 1293 M 3. C. SILSILAH RAJA KERAJAAN 1. Dinasti Saiyid Maulana - Alaidin Saiyid Maulana Abdul Aziz (840-864 M) = sebagai pendiri Kerajaan Perlak dan Dinasti Saiyid Maulana sekaligus raja pertama Kerajaan Perlak. - Alaidin Saiyid Maulana Abdul Rahim Syah (864-888 M) - Alaidin Saiyid Maulana Abbas Syah (888-913 M) = masuknya aliran Sunni dan terjadi perang saudara antara kaum Syiah dan Sunni menyebabkan kekosongan pemerintahan. Tahun 915 M, kelompok Sunni yang memenangkan perang. - Alaidin Saiyid Maulana Ali Mughayat Syah (915-918 M) = terjadi perang saudara kembali antara Syiah dan Sunni dimenangkan oleh kelompok Sunni. Dinasti ini diganti dengan Dinasti Makdum Johan. 4. 2. Dinasti Makdum Johan (Keturunan dari Meurah Perlak Asli/Syahir Wuwi) - Makdum Alaidin Malik Abdul Kadir Syah Johan Berdaulat (918-922 M/306-310 H) - Makdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (922-946 M/310-334 H) - Makdum Alaidin Abdul Malik Syah Johan Berdaulat (946- 973 M/334-361 H) = terjadi pemberontakan oleh golongan Syiah dan diakhiri dengan perdamaian sehingga Perlak dibagi 2 yaitu: a) Perlak Pesisir (Syiah) dipimpin oleh Alaidin Saiyid Maulana Mahmud Syah (976-988 M) b) Perlak Pedalaman (Sunni) dipimpin oleh Makdum Alaidin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat (976-1012 M). 5. Tahun 988 M, Kerajaan Perlak mendapat serangan dari Kerajaan Sriwijaya. Terjadi perang dan menyatulah Kerajaan Perlak menjadi satu Kerajaan yang utuh. Makdum Alaidin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat menjadi raja Perlak ke- 8. Kemudian diperintah berturut-turut oleh: Makdum Alaidin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat (1012- 1059 M) Makdum Alaidin Malik Mansur Syah Johan Berdaulat (1059- 1078 M) Makdum Alaidin Malik Abdullah Syah Johan Berdaulat (1078- 1108 M) Makdum Alaidin Malik Ahmada Syah Johan Berdaulat (1108- 1134 M/501-527 H) Makdum Alaidin Malik Mahmud Syah II Johan Berdaulat (1134- 1158 M) 6. Makdum Alaidin Malik Usman Syah Johan Berdaulat (1158-1170 M) Makdum Alaidin Malik Muhammad Syah Johan Berdaulat (1170-1196 M/565-592 H) Makdum Alaidin Abdul Jalil Syah Johan Berdaulat (1196-1225 M) Makdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (1225-1263 M/622-662 H) Makdum Alaidin Malik Abdul Aziz Syah Johan Berdaulat (1263-1292 M) = raja terakhir Kerajaan Perlak 7. D. RAJA PADA MASA KEJAYAAN DAN SEBAB Alaidin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah adalah raja pada masa kejayaan kerajaan Perlak karena pada masa pemerintahannya kesejahteraan masyarakat meningkat serta perdagangan yang maju dan didukung dengan pertanian yang subur. E. RAJA PADA MASA KEMUNDURAN DAN SEBAB Makdum Alaidin Malik Abdul Aziz Syah Johan Berdaulat adalah raja terakhir Kerajaan Perlak dan raja pada masa kemunduran. Penyebabnya adalah karena manikahnya Putri Ganggang dengan Sultan Muhammad Malik Al-Taher dari Kerajaan Samudra Pasai, kerajaan ini melebur ke Kerajaan Samudra Pasai. 8. F. POLEKSOSBUD - Politik : kerajaan ini memiliki 2 dinasti yaitu dinasti : Saiyid maulana dan Makdum johan, dan sempat terjadi perpecahan sehingga ada, a) kerajaan perlak pesisir b) kerajaan perlak pedalaman tapi akhirnya kembali bersatu pada tahun 988M karna mendapat serangan dari sriwijaya,dan keruntuhannya pada raja Makdum Alaidin Malik Abdul Aziz Syah Johan Berdaulat,karena menikahi putri sultan keraajaan samudra pasai sehinggga bergabung dengan samudra pasai 9. - sosial ekonomi : kerajaan perlak memiliki letak stategis. Kapal-kapal perniagaaan yang milintasi selat malaka hampir dipastikan singgah atau bahkan melakukan perdagangan diperlak Budaya : masyarakat telah menganal buday perdaganagn dan budayab budaya islam 10. KERAJAAN SAMUDRA PASAI A. LETAK GEOGRAFIS Kerajaan ini merupakan kerajaan pertama di Indonesia yang menganut agama islam. Terletak di pantai timur Pulau Sumatera bagian utara berdekatan dengan jalur pelayaran perdagangan internasional yaitu Selat Malaka, tepatnya di sekitar Lhokseumawe sekarang menjadi NAD. Pusat pemerintahan di kota Pasai. 11. B. LATAR BELAKANG BERDIRINYA Kerajaan ini diperkirakan berdiri sekitar abad ke 13 M yang merupakan hasil dari proses islamisasi di sekitar Pantai Sumatera oleh pedagang dari Arab,Persia,dan India mulai abad 7 M. Selain proses islamisasi faktor pendukung lainnya adalah kemunduran kerajaan Sriwijaya. Pendiri kerajaan adalah Nazimuddin al-Kamil, seorang laksamana dari Mesir yang meletakkan dasar-dasar pemerintahan Kerajaan Samudra Pasai dengan berlandaskan hukum ajaran Islam. Kerajaan ini mengalami perkembangan yang pesat, walau secara politis berada dibawah kekuasaan Majapahit. Dalam kitab Sejarah Melayu dan Hikayat Raja- Raja Pasai diceritakan bahwa Sultan Malik as-Saleh sebelumnya hanya seorang kepala Gampong Samudra bernama Marah Suli. Setelah menganut islam berganti nama menjadi Malik as-Saleh. 12. C. SILSILAH RAJA KERAJAAN 1. Sultan Malik as-Saleh (1297 M/696 H) = raja pertama dan sudah ada hubungan dengan Cina. Dapat diketahui dari sejarah Dinasti Yuan mengabarkan bahwa Samudra Pasai telah mengirim 2 utusan ke Cina yaitu Sulaeman dan Samsudin. 2. Sultan Muhammad Malik al-Zahir (1297-1326 M) = diperkenalkan mata koin emas di Samudra Pasai yang menandakan telah kerajaan ini menjadi kawasan perdagangan yang ramai. 3. Sultan Mahmud Malik al-Zahir (1346-1383 M) = terjalin hubungan dengan Timur Tengah yang sangat intensif. 4. Sultan Zainal Abidin Malik al-Zahir (1383-1404 M) 5. Sultanah Nahrisyah (1405-1412 M) 6. Abu Zaid Malik al-Zahir (1412 M) 7. Mahmud Malik al-Zahir (1513-1524 M) =Samudra Pasai mengalami kemajuan dan mengadakan hubungan persahabatan dengan Kerajaan Malaka. 13. D. RAJA PADA MASA KEJAYAAN DAN SEBAB . Sultan Mahmud Malik al-Zahir karna,terjalin hubungan dengan Timur Tengah yang sangat intensif. E. RAJA PADA MASA KEMUNDURAN DAN SEBAB Sultan Malik al-Zahir, karena bukan pemimpin yang caakap sehingga menyebabkan kerajaan mengalami kemunduran dan kehancuran 14. Faktor-faktor Kerajaan ini mengalami kemunduran : a) Kerajaan Majapahit berambisi menyatukan Nusantara yaitu tahun 1339 M patih Majapahit Gajah Mada menyerang Kerajaan Samudra Pasai tetapi belum berhasil b) Berdirinya bandar Malaka yang letaknya strategis c) Setelah Sultan Malik al-Zahir meninggal, tidak ada pengganti yang cakap dan terkenal sehingga peran penyebaran agama Islam diambil alih oleh Kerajaan Aceh 15. POLEKSOSBUD Kehidupan Politik Malik as-Saleh Setelah berhasil mengalahkan Dinasti Fatimah di Mesir (menganut aliran Syiah), Dinasti Mamaluk (menganut aliran Syafii) ingin merebut Samudera Pasai agar dapat menguasai pasaran lada di wilayah timur.Maka Dinasti Mamaluk mengirim Syekh Ismail yang bersekutu dengan Marah Silu (keturunan Marah Pasai).Mereka berhasil merebut Kerajaan Samudera Pasai, dan Marah Silu diangkat sebagai rajanya dengan gelar Sultan Malikul Saleh (Malik Al Saleh). Pada masa pemerintahannya, kerajaan Samudra Pasai sudah menjalin hubungan dengan Cina.Hal ini dapat diketahui dari sejarah Dinasti Yuan yang mengabarkan bahwa Samudra pasai telah mengirimkan dua utusannya ke Cina yaitu Sulaeman dan Samsudin.Salah satu penyebab kejayaan samudra pasai saat itu yaitu menikahnya Sultan Muhammad Malik at-Thahir dengan putrid Ganggang, putri dari kerajaan Perlak.Hal ini menyebabkan kerajaan Perlak melebur ke dalam kerajaan Samudra Pasai, sehingga Samudra Pasai menjadi pusat perdagangan di Selat Malaka. 16. Setelah Sultan Malikul Saleh wafat, tahta kerajaan beralih pada putranya yang bergelar Sultan Malikul Thahir (Malik Al-Thahir).Pada masa pemerintahannya, hubungan Samudra Pasai dengan Timur Tengah terjalin sangat intensif. Para ulama dari Persi dan Ishafan(Iran) berdatangan ke Samudra Pasai. Pada masa kekuasaannya terjadi peristiwa penting di Kerajaan Samudera Pasai saat putra Sultan Malikul Saleh yang bernama Abdullah memisahkan diri ke daerah Aru (Barumun) dan bergelar Sultan Malikul Mansyur.Dia kembali ke aliran yang semula yaitu Syiah. Abu Zaid Malik Zahir Pada masa pemerintahannya, Abu Zaid Malik Zahir pernah mengirim utusannya ke Cina. Sultan Mahmud al Zahir Pada masa pemerintahannya Samudra Pasai mengalami kemunduran.Hal ini disebabkan berdirinya Kerajaan Malaka, menyebabkan Kerajaan Samudra Pasai semakin memudar.Pada tahun 1522, Samudra pasai dikuasai oleh kerajaan Malaka.Keberadaan Samudra Pasai sebagai kerajaan maritim digantikan oleh Kerajaan Aceh yang berdiri kemudian. 17. Kehidupan Ekonomi Karena letak geografisnya yang strategis, ini mendukung kreativitas mayarakat untuk terjun langsung ke dunia maritim. Samudera pasai juga mempersiapkan bandar bandar yang digunakan untuk : a. Menambah perbekalan untuk pelayaran selanjutnya b. Mengurus soal soal atau masalah masalah perkapalan c. Mengumpulkan barang barang dagangan yang akan dikirim ke luar negeri d. Menyimpan barang barang dagangan sebelum diantar ke beberapa daerah di Indonesia Tahun 1350 M merupakan masa puncak kebesaran kerajaan Majapahit, masa itu juga merupakan masa kebesaran Kerajaan Samudera Pasai.Kerajaan Samudera Pasai juga berhubungan langsung dengan Kerajaan Cina sebagai siasat untuk