Ikatan Kimia.ppt

download Ikatan Kimia.ppt

of 33

  • date post

    30-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    470
  • download

    74

Embed Size (px)

description

Ikatan Kimia

Transcript of Ikatan Kimia.ppt

  • IKATAN KIMIANAMA : A. Ardianti SulastriKelas : ANim : 60400114015

  • Konsep Ikatan KimiaElekronegativitaIkatan IonikStruktur Molekul Terisolasi :Sifat Ikatan Kimia KovalenIkatan KovalenIkatan Non KovalenMuatan FormalBentuk Molekul : Teori VseprTata Nama Anorganik dan Bilangan Oksidasi

  • 3.1. ELEKTRONEGATIVITASMerupakan sifat berkala (periodik) yang penting.Elektronegativitas ialah besarnya daya menarik elektron ke dalam suatu atom dalam penggabungan kimiaLOGAM

    _ mudah menyerahkan e-NON-LOGAM

    - mudah menerima e-- membentuk kation - membentuk anion

    - elektropositif - elektronegatif

  • Nilai Elektronegativitas(fluorin: elektronegativitas = 4)

  • IKATANIONIKpengalihan elektron antaratomIKATANpemindahan muatan secara parsialIKATANKOVALENpenggunaan elektron bersama antaratomSelisih elektronegativitas besar e- berpindah IKATAN IONIKSelisih elektronegativitas kecil e- digunakan bersama IKATAN KOVALENIKATAN IONIKIKATAN KOVALEN POLARIKATAN KOVALEN

  • +

    3.2. IKATAN IONIK

    ELEKTRONVALENSIKULITATOMINTIATOMELEKTRONTERASUnsur golongan utama (kecuali He):e- val. atom netral = no. golonganModel titik-elektron Lewis1. Elektron valensi digambarkan dengan titik.2. Elektron teras tidak digambarkan.3. Empat titik pertama ditulis satu per satu di keempat sisilambang unsur.4. Titik-titik berikutnya dipasangkan pada yang sudah ada.

  • 3.2.1 Pembentukan Senyawa Ionik BinerAtom Anion/kation agar stabil (memenuhi aturan oktet): e- val. = pada gas mulia (8e-; 2e- untuk He)Cl + e-xClContoh:Na Na+ + e-(tanda x semata-mata untuk membedakan dari mana elektron itu berasal)kehilangan 1 elektron valensimemperoleh 1 elektron valensiNa +ClNaClpenggabungan membentuk senyawa ionik (garam)(tidak oktet)Ca2+ + 2 Brkation anion(oktet) (oktet)CaBr2senyawaionikContoh lain: Ca + 2 Bratom netral

  • Ciri-ciri senyawa ionik:1. Padatan pada suhu kamar.2. Titik leleh dan titik didih tinggiMisal: NaCl titik leleh = 801oC dantitik didih = 1413oC.3. Senyawa ionik padat umumnya kurang baik menghantarlistrik, tetapi lelehannya menghantar dengan baik.Komposisi kimia dinyatakan sebagai rumus empirisbukan rumus molekul.

  • 3.3. STRUKTUR MOLEKUL TERISOLASI:SIFAT IKATAN KIMIA KOVALENStruktur molekul yang stabil ditentukan oleh susunan 3Datom-atom dalam molekul itu:* Panjang ikatan ukuran molekul(jarak antarinti atom dalam ikatan tertentu)* Sudut ikatan bentuk molekul(orientasi relatif dua ikatan yang berdekatan)Vibrasi molekul panjang & sudut ikatan berubah-ubah nilai rerata diukur dengan spektroskopi & difraksi sinar-X

  • 3.3.1 Panjang dan Energi IkatanaEnergi (disosiasi) ikatan (Ed)= energi yang harus diserap untuk memecah 1 mol ikatan tertentu.1 golongan: Z ukuran atom panjang ikatan energi ikatan

    Contoh: Panjang ikatan F2 < Cl2 < Br2 < I2; ClF < ClBrEnergi ikatan HF > HCl > HBr > HI

    MolekulReratapanjang ikatan- 10( = 10 m)aEnergi ikatan- 1(kJ mol )MolekulReratapanjang ikatan- 10( = 10 m)Energi ikatan- 1(kJ mol )N21,100942HF0,926565O21,211495HCl1,284429F21,417155HBr1,424363Cl21,991240HI1,620295Br22,286190ClF1,632252I22,669148BrCl2,139216

  • Anomali energi ikatan:F2 Br2 > I2 kuatnya tolak-menolak antaratom Fyang sangat elektronegatifN2 >> O2 >> F2 faktor orde ikatanPanjang ikatan dari sepasang atom tertentu hanya berubahsedikit dari satu molekul ke molekul lain, sedangkan energiikatan tidak begitu terulangkan (+10%)Contoh:

    IkatanMolekulPanjang ikatan()OHH2O0,958H2O20,960HCOOH0,95CH3OH0,956

  • 3.3.2 Orde IkatanOrde ikatan Panjang ikatan Energi ikatan

    Orde ikatan rangkap juga adapada ikatan antaratom selain Cdan antaratom taksejenis:

    IkatanMolekulOrde ikatanPanjang ikatan()Energi ikatan- 1(kJ mol )CCetana(H3CCH3)11,536345C=Cetilena(H2C=CH2)21,337612CCasetilena(HCCH)31,204809CC & C=Cselang-selingbenzena(C6H6)1(antara & =)1,37505

    CO1,43CH1,10C=O1,20NH1,01NN1,45OH0,96N=N1,25CN1,47NN1,10CN1,16

  • 3.4. IKATAN KOVALENContoh:Atom-atom yang identik dapat memperoleh konfigurasi e-yang stabil dengan cara penggunaan bersama elektron.Cl + ClCl ClelektrontakberpasanganelektronnonikatanelektronberpasanganatauClClH + HHHatau H H4 Cl +CClClClC Cl

  • CONTOH LAINPembentukan etilena, C2H4, dari karbon (Golongan IV)dan hidrogen.2 C + 4 HH

    HC CH

    HatauH

    HH

    HC C

    etilena3.4.1 Ikatan Kovalen GandaJika 2 atau 3 pasang e- digunakan bersama, terbentuk ikatankovalen ganda dua atau tiga, misalnya2 O +CO C Oatau O C ON +NNN atau N N

  • 3.5 IKATAN KOVALEN POLARJika dua atom berbeda terikat secara kovalen, elektron ikatantidak digunakan sama rata, tetapi condong ke atom yanglebih elektronegatif.ClH +H Cl+ H Cl atau H Cl(2,2) (3,0)molekul polarContoh:( = muatan parsial)

    Selisih elektronegativitas dwikutub semakin kuat ikatan semakin polar

    > 1,7 ikatan ionik01,7 ikatan kovalen polar0 ikatan kovalen

  • Ikatan kovalen koordinasi:salah satu atom memberikan dua elektron sekaligus kepadaatom lainnya dalam membentuk ikatan kovalen.Contoh:HHH N +H+HHH N xx H+H

    H NH+Hikatan kovalen koordinasi

    Tanda panah kadang-kadang digunakan untukmenyatakan pasangan elektron yang disumbangkan

  • 3.6 MUATAN FORMAL

    H2SO4 dua struktur Lewis yang memenuhi :O

    H O S O H

    O

    (1) 4 ikatan S-OO

    H O S O H

    O

    (2) 2 ikatan S-O2 ikatan S=O

    Eksperimen:Ada 2 jenis ikatan antara S dan O pada H2SO4 157 pm(SO) & 142 pm (S=O) Struktur (2) yang realistis

  • Struktur (1)HOkiriOkananOatasObawahS= 1 0 (2) = 0= 6 4 (4) = 0= 6 4 (4) = 0= 6 6 (2) = 1= 6 6 (2) = 1= 6 0 (8) = +2Struktur (2)HOkiriOkananOatasObawahS= 1 0 (2) = 0= 6 4 (4) = 0= 6 4 (4) = 0= 6 4 (4) = 0= 6 4 (4) = 0= 6 0 (12) = 0Muatan bersih= 0Muatan bersih=0Struktur (1) memiliki 3 atom bermuatan energi sangat tinggi (tidak stabil)Alat bantu untuk memilih: Muatan formalMF = e- valensi e- nonikatan e- ikatan

  • 3.7 BENTUK MOLEKUL: TEORI VSEPRtot = 0H2O H O Htpt 0Molekul dengan > 1 ikatan kovalen polar bisa polar/nonpolarbergantung pada susunan ikatan-ikatannya dalam ruangContoh : CO2 O C Omolekul nonpolar linearmolekul polar yang bengkokTeori VSEPR(valence shell electron-pair repulsion = tolakan pasangan-elektron kulit valensi)Pasangan elektron ikatan maupun nonikatan cenderung tolak-menolak menempatkan diri sejauh-jauhnya untuk meminimumkan tolakan.

  • SN = ( atom yang terikat pada atom pusat) +SN = 5: bipiramida trigonal180o

    SN = 2: linear

    90o120o

    SN = 3: planar trigonal

    120o109,5o

    SN = 4: tetrahedral

    90o

    90oSN = 6: oktahedralGeometri pasangan elektron bilangan sterik atom pusat( pasangan elektron nonikatan pada atom pusat)(Atom pusat = atom yang mengikat dua atau lebih atom lain)

  • BrO4- Atom pusat Br-: 8 e- val.Atom ujung O : 6 e- val. menggunakan bersama

    2 e- dari Br- agar oktetMaka: 8 e- Br- ikatan dengan 4 atom OTidak ada pasangan menyendiriSN = 4 + 0 = 4 (geometri pasangan e-: TETRAHEDRAL)Ikatan rangkap/rangkap-tiga dianggap sama dengan ikatan(geometri pasangan e-: LINEAR)tunggal CO2 ( O C O) SN = 2 + 0 = 2

  • Geometri molekul geometri pasangan elektron(bergantung pada pasangan menyendiri)1. Tanpa pasangan nonikatan:geometri molekul = geometri pasangan elektron

    Contoh: BeCl2 : SN = 2 + 0 = 2 (linear)BF3SF6: SN = 3 + 0 = 3 (planar trigonal): SN = 6 + 0 = 6 (oktahedral)2. Ada pasangan nonikatan:Pasangan e- nonikatan dipegang lebih dekat ke atom pusatMenempati lebih banyak ruang daripada pasangan e- ikatan

  • Sudut antarpasangan e- ikatan < antara pasangan e- ikatan

    dan pasangan e- nonikatan < antarpasangan e- nonikatanCH4 : SN = 4 + 0 = 4NH3 : SN = 3 + 1 = 4H2O : SN = 2 + 2 = 4Geometri pasangan e- = tetrahedralAmonia (NH3)

    Sudut ikatan107,3o

  • H HCH4 : tidak ada pasangan e- nonikatan(geometri molekul = geometri pasangan e-= tetrahedral) Sudut ikatan H-C-H: 109,5oNH3 : 1 pasang e- nonikatan Sudut ikatan H-N-H: 107,3oH2O : 2 pasang e- nonikatan](geometri molekul = bentuk V:tetrahedral yang dihilangkan 2 buah ikatannya) Sudut ikatan H-O-H: 104,5oH

    C109,5

    HOH

    107,3N H (geometri molekul = piramida trigonal:O H tetrahedral yang dihilangkan 1 buah ikatannya)O HH 104,5O

  • Molekul dengan bilangan sterik 5: PF5, SF4, ClF3, danXeF2 dengan jumlah pasangan nonikatan berturut-turut 0, 1, 2, dan 3.

  • Tata nama ion:1. Kation monoatomik (1 ion stabil):Golongan I dan II + 3 unsur pertama dari Golongan IIINama = unsur induknyaContoh: Na+: ion natrium Ca2+: ion kalsiumGol. I, II kation monoatomik +1, +22. Kation monoatomik (beberapa ion stabil):Unsur transisi + Golongan III, IV, dan VContoh: Cu+: ion tembaga(I) atau ion kuproCu2+: ion tembaga(II) atau ion kupri3.8 TATA NAMA ANORGANIK &BILANGAN OKSIDASI

  • 3. Kation poliatomikContoh: NH4+: ion amoniumH3O+: ion hidroniumHg22+: ion merkuro(I)[bedakan dengan Hg2+:ion merkuri(II)]4. Anion monoatomik:Bagian pertama nama unsur + akhiran idaContoh: Cl-: ion klorida (diturunkan dari klorin)O2-: ion oksida (diturunkan dari oksigen)Gol. V, VI, VII anion monoatomik 3, 2, 1(a) Angka Romawi dalam kurung muatan.(b) Akhiran o ion yang muatannya lebih rendah;Akhiran i yang lebih tinggi (sudah ditinggalkan).

  • 5. Anion poliatomikContoh: SiO43-: ion silikatNO2-: ion nitrit NO3-: ion nitratClO-: ion hipoklorit ClO3-: ion klo