Evaluasi Program Komunikasi Pemasaran Terpadu Laras Asri ...

of 28 /28
71 BAB V PEMBAHASAN 5.1. Evaluasi Program Komunikasi Pemasaran Terpadu Laras Asri Resort & Spa Periode 2010-2012 Laras Asri Resort & Spa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produk jasa mempunyai program komunikasi pemasaran terpadu yang digunakan untuk mengkomunikasikan produk jasa yang dimilikinya terhadap konsumen dan calon konsumen. Selain itu, program-program komunikasi pemasaran terpadu ini menjadi strategi komunikasi pemasaran Laras Asri Resort & Spa untuk membangkitkan keinginan konsumen atau calon konsumen untuk mengkonsumsi suatu produk jasa yang dimiliki oleh Laras Asri Resort &Spa, menciptakan brand awareness, mempengaruhi niat untuk melakukan proses pembelian dan memfasilitasi pembelian bagi konsumen atau calon konsumen. untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, diperlukan suatu pemahaman yang mendalam untuk dapat meraih pasar. Oleh karena itu diperlukan suatu rancangan program komunikasi pemasaran terpadu untuk dapat mencapai target dan tujuan yang sudah ditetapkan. Program komunikasi pemasaran terpadu yang dimiliki oleh Laras Asri Resort & Spa dirancang setiap satu tahun sekali, dimana program ini mencakup bentuk komunikasi pemasaran berupa direct marketing, sales promotion, public relation, personal seling, advertising, event/ sponsorship dan interactive marketing. Dengan adanya beberapa program komunikasi pemasaran terpadu tersebut, dinilai oleh Laras Asri Resort & Spa cukup untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai oleh pihak hotel, yaitu mengintegrasikan kesemua program tersebut menjadi satu suara yaitu untuk memasarkan kamar atau room only yang menjadi produk inti dari Laras Asri Resort & Spa, sehingga hotel tersebut dapat menjadi hotel mewah yang terkemuka dan paling nyaman di Jawa Tengah. Akan tetapi, dalam penelitian evaluasi ini, peneliti tidak mengevaluasi ketujuh bentuk komunikasi pemasaran yang dijalankan oleh Laras Asri

Embed Size (px)

Transcript of Evaluasi Program Komunikasi Pemasaran Terpadu Laras Asri ...

Evaluasi Program Komunikasi Pemasaran Terpadu Laras Asri Resort & Spa Periode 2010 – 2012Spa Periode 2010-2012
Laras Asri Resort & Spa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang
produk jasa mempunyai program komunikasi pemasaran terpadu yang
digunakan untuk mengkomunikasikan produk jasa yang dimilikinya terhadap
konsumen dan calon konsumen. Selain itu, program-program komunikasi
pemasaran terpadu ini menjadi strategi komunikasi pemasaran Laras Asri
Resort & Spa untuk membangkitkan keinginan konsumen atau calon
konsumen untuk mengkonsumsi suatu produk jasa yang dimiliki oleh Laras
Asri Resort &Spa, menciptakan brand awareness, mempengaruhi niat untuk
melakukan proses pembelian dan memfasilitasi pembelian bagi konsumen
atau calon konsumen. untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, diperlukan
suatu pemahaman yang mendalam untuk dapat meraih pasar. Oleh karena itu
diperlukan suatu rancangan program komunikasi pemasaran terpadu untuk
dapat mencapai target dan tujuan yang sudah ditetapkan.
Program komunikasi pemasaran terpadu yang dimiliki oleh Laras Asri
Resort & Spa dirancang setiap satu tahun sekali, dimana program ini
mencakup bentuk komunikasi pemasaran berupa direct marketing, sales
promotion, public relation, personal seling, advertising, event/ sponsorship
dan interactive marketing. Dengan adanya beberapa program komunikasi
pemasaran terpadu tersebut, dinilai oleh Laras Asri Resort & Spa cukup untuk
mencapai tujuan yang ingin dicapai oleh pihak hotel, yaitu mengintegrasikan
kesemua program tersebut menjadi satu suara yaitu untuk memasarkan kamar
atau room only yang menjadi produk inti dari Laras Asri Resort & Spa,
sehingga hotel tersebut dapat menjadi hotel mewah yang terkemuka dan
paling nyaman di Jawa Tengah.
Akan tetapi, dalam penelitian evaluasi ini, peneliti tidak mengevaluasi
ketujuh bentuk komunikasi pemasaran yang dijalankan oleh Laras Asri
72
dilaksanakan pada periode 2010-2012.
digunakan oleh Laras Asri Resort & Spa dalam setiap periode program
komunikasi pemasaran terpadu, peneliti mengambil ketiga bentuk tersebut
karena ketiganya merupakan 3 bentuk komunikasi pemasaran terdepan dan
saling berkaitan satu sama lain yang dilakukan oleh Laras Asri Resort & Spa
dalam mengkomunikasikan dirinya terhadap konsumen, selain itu ketiga
program tersebut membawa dampak terbesar bagi pendapatan hotel selama
ini, jika dibandingkan dengan 4 program lainnya 1 . Sehingga peneliti
memutuskan untuk mengevaluasi ketiga program tersebut. Evaluasi program
merupakan suatu proses untuk mendeskripsikan dan menilai suatu program
dengan menggunakan kriteria tertentu dengan tujuan untuk membantu
merumuskan keputusan dan kebijakan yang lebih baik. Selain itu evaluasi
juga memudahkan peneliti untuk mendeskripsikan dan menilai komponen-
komponen yang dinilai, apakah sudah sesuai dengan ketentuan atau belum
dan lain sebagainya. Evaluasi ini berfungsi untuk melihat sejauh mana
program tersebut sudah terlaksana, apa yang terjadi dalam proses
pelaksanaannya, hingga melihat bagaimana hasil akhir dari program tersebut.
Evaluasi program ini sangatlah penting dan bermanfaat, terutama
untuk proses pengambilan keputusan yang akan menentukan tindak lanjut
dari program yang sedang atau telah dilaksanakan. Evaluasi tersebut perlu
dilakukan untuk bahan pertimbangan dalam perencanaan program
komunikasi pemasaran terpadu yang baru. Apalagi dengan adanya program
komunikasi pemasaran terpadu yang dilakukan oleh Laras Asri Resort & Spa
yang selalu berganti dalam satu tahun sekali dan kemudian di bagi lagi
kedalam 3 (tiga) bulan periode pelaksanaan program per tahunnya. Tidak
1 Berdasarkan wawancara dengan Desta Venando, selaku Marketing Communication Laras Asri
Resort & Spa, pada Jumat, 11 Januari 2013, pukul 09.25 WIB.
73
waktu panjang juga turut menjadi indikator yang peneliti perhatikan.
Dalam penelitian evaluasi program komunikasi pemasaran terpadu
Laras Asri Resort & Spa ini peneliti menggunakan metode evaluasi dari
Stufflebeam yaitu evaluasi program model CIPP. Model evaluasi ini melihat
terhadap 4 unsur Context, Input, Process dan Product. Berikut adalah hasil
evaluasi CIPP terhadap ketiga bentuk komunikasi pemasaran yang mewakili
program komunikasi pemasaran terpadu yang dilaksanakan oleh Laras Asri
Resort & Spa, yaitu Direct marketing, Personal seling dan Advertising :
5.1.1 Direct Marketing
metode CIPP untuk menganalisa data-data yang sudah dijelaskan
sebelumnya pada pemaparan program komunikasi pemasaran
terpadu. Direct marketing ini merupakan sistem pemasaran interaktif
yang memanfaatkan satu atau beberapa media untuk menimbulkan
respon yang terukur serta dapat melakukan proses transaksi
dimanapun.
dapat menjangkau konsumen dengan menggunakan media E-mail,
SMS Blass, Broadcast message melalui Blackberry messenger,
Facebook, Pengiriman Newsletter, Telepon dan melalui Fax.
Evaluasi dari bentuk Direct marketing Laras Asri Resort & Spa ini
akan menggunakan metode CIPP yang akan dijelaskan dalam analisa
sebagai berikut:
mempengaruhi jenis-jenis tujuan dan strategi program yang akan
ataupun telah dijalankan. Seperti kebijakan departemen atau unit
kerja yang bersangkutan, sasaran yang ingin dicapai oleh unit kerja
dalam kurun waktu tertentu, masalah ketenagaan yang dialami oleh
unit kerja tersebut dan lain sebagainya.
74
lingkungan yang mendukung baik apa yang menjadi kekuatan atau
kelemahan untuk membantu pembuat keputusan menetapkan tujuan
dan prioritas serta membantu pemegang saham menilai tujuan,
prioritas serta hasil. Menurut McCann dalam Arikunto (2012)
evaluasi context meliputi penggambaran latar belakang program
yang dievaluasi, memberikan tujuan program dan analisis
lingkungan dari suatu sistem, menentukan sasaran program dan
menentukan sejauh mana tawaran ini cukup responsif terhadap
kebutuhan yang sudah diidentifikasi.
produk jasa, diantaranya kamar atau tingkat hunian yang terbagi
atas Super Telaga Asri, Deluxe Papan Asri, Executive Taman
Asri dan Laras Asri Suite yang di tetapkan sebagai produk inti
dari Laras Asri Resort & Spa. Selain itu terdapat pula
serangkaian elemen lainnya yang dihasilkan oleh beberapa
departemen seperti departemen food and beverage, juga health
and recreation sebagai elemen pelengkap untuk mendukung
proses konsumsi pada produk inti, sehingga Laras Asri Resort &
Spa dapat menjadi sasaran destinasi akomodasi yang mewah dan
nyaman di Jawa Tengah.
dengan positioning hotel mewah berbintang 4 di Salatiga,
tentunya Laras Asri Resort & Spa harus mempunyai cara ampuh
yang dapat menyentuh konsumen maupun calon konsumennya
secara langsung, dengan mengacu kepada program komunikasi
pemasaran terpadu yang merupakan strategi komunikasi hotel
terhadap target audiensnya yang tersebar disekitar wilayah
75
waktu dan dapat ditanggapi secara langsung.
Oleh karena itu pihak Laras Asri Resort & Spa
menggunakan program direct marketing sebagai salah satu
program komunikasi pemasaran terpadu yang paling banyak
digunakan dan selalu ada dalam setiap rancangan komunikasi
pemasaran terpadu.
pemaparan program komunikasi pemasaran terpadu mengenai
program direct marketing, tujuan yang ingin dicapai melalui
program direct marketing ini adalah :
- Pesan-pesan yang disampaikan oleh Laras Asri Resort &
Spa mengenai produk-produk yang mereka miliki, dapat
ditanggapi oleh konsumen, maupun calon konsumen secara
langsung.
konsumen dengan waktu promosi yang relatif cepat dan
efisien.
strategi yang dilakukan oleh pihak hotel adalah melakukan
kegiatan komunikasi pemasaran dengan memanfaatkan berbagai
media, selain itu pihak hotel pun merancang pesan sekreatif
mungkin dengan masih mematuhi batasan-batasan yang ada.
Sasaran dari bentukdirect marketing ini tidak hanya
konsumen yang berada di Salatiga, akan tetapi untuk Kota
lainnya yang berada diluar Salatiga. Laras Asri Resort & Spa
menyadari betul bahwa dengan letak lokasi hotel yang berada di
kota kecil dengan positioning di benak masyarakat sebagai hotel
mewah berbintang 4 menjadi suatu tantangan tersendiri untuk
dapat memperoleh perhatian dari konsumen. Makadari itu
76
terpadu yaitu direct marketing ini banyak konsumen yang dapat
merespon secara langsung dan kemudian tertarik untuk
menggunakan jasa yang ada pada hotel tersebut.
Analisa yang dapat dilakukan terhadap 2 tujuan dari
penggunaan program direct marketing yaitu:
- Pesan-pesan yang disampaikan oleh Laras Asri Resort &
Spa mengenai produk-produk yang mereka miliki, dapat
ditanggapi oleh konsumen, maupun calon konsumen secara
langsung.
bahwa Laras Asri Resort & Spa memiliki produk-produk
yang ingin mereka informasikan secara persuasif terhadap
konsumen maupun calon konsumen. selain itu, tujuan ini
dapat dicapai karena pihak hotel memiliki sumber daya
yang dapat digunakannya untuk mencapai tujuan ini, yaitu
adanya 3 orang sales executive di bantu dengan seorang
marketing communication dan seorang sales marketing
sekretaris dibawah pengawasan langsung dari sales and
marketing manajer, yang diharapkan dengan ini membantu
dalam proses pelaksanaan direct marketing secara
komprehensif.
konsumen.
elemen tambahan, selain itu, pihak hotel juga belum
menetapkan kenaikan berapa persen yang ingin mereka
capai.
menunjukkan kespesifikannya secara keseluruhan, terutama
77
kurang spesifik ketika tidak tersebutkan angka persenan yang
ingin dicapai, dan produk apa yang ingin diinformasikan melalui
direct marketing.
melaluidirect marketing ini juga dipengaruhi oleh keadaan
lingkungan dari Laras Asri Resort & Spa dan keadaan eksternal
hotel. Situasi ini dapat dilihat dalam analisis SWOT yang
dilakukan peneliti terhadap Laras Asri Resort & Spa.
Strenght Weakness
Kelengkapan informasi
oleh Laras Asri Resort & Spa untuk dapat memperoleh respon
langsung, meningkatkan brand awareness, hunian dan jumlah
konsumen kurang dapat terpenuhi sesuai dengan tujuan yang
ingin dicapai.
Evaluasi ini melihat kepada sumber daya yang dimiliki dan tersedia
pada Laras Asri Resort & Spa yang dapat digunakan untuk mencapai
tujuan yang telah ditentukan. Selain itu evaluasi input ini digunakan
untuk memberikan informasi tentang apakah perlu mencari bantuan
dari pihak lain atau tidak. Metode input ini juga membantu
menentukan prosedur dan bagaimana disain untuk
mengimplementasikan program tersebut.
sumber-sumber yang ada, alternatif apa yang diambil, apa rencana
dan strategi untuk mencapai kebutuhan dan bagaimana prosedur
untuk memperolehnya.
terpadu ini mengatakan bahwa sumber daya yang dimiliki oleh Laras
Asri Resort & Spa untuk melaksanakan program direct marketing
memang sumberdaya yang telah berpengalaman di bidangnya, selain
itu mereka biasanya melakukan briefing terlebih dahulu sebelum
memulai rutinitas kerja 2 .
c. Evaluasi Process
2 Berdasarkan wawancara dengan Tulus, Sales Executive Laras Asri Resort & Spa, pada Jumat, 11
Januari 2013, pukul 10.40 WIB.
79
yang dilaksanakan apakah sudah sesuai dengan rencana dan tujuan
semula ataukah belum.
Broadcast messages, dan direct mail ini, dilihat dengan keadaan atau
situasi ketika program ini dijalankan pada awal periode hingga
terselesaikan ketika akhir periode, apakah mencapai tujuan yang
telah ditetapkan atau tidak, ternyata setelah akhir periode dilihat
bahwa ada kenaikan jumlah konsumen dari kedua produk yang
dimiliki oleh Laras Asri Resort & Spa.
Hal ini mengacu juga kepada materi yang terkandung dalam
pesan yang disampaikan oleh pihak hotel terhadap konsumen
maupun calon konsumen. ketika peneliti melihat kepada data direct
marketing, kebanyakan informasi yang disebar kepada konsumen
maupun calon konsumen merupakan event-event atau kegiatan yang
didominasi oleh food and beverage departemen, dimana selain
kegiatan promo harian, produk MICE atau lebih dikenal dengan
Banquet (keperluan meeting, arisan, seminar dan sejenisnya) yang
lebih mendominasi pesan yang digunakan dalam pesan direct
marketing ini.
kepada pengawasan yang dilakukan oleh sales marketing manager,
karena informasi yang keluar dan masuk untuk bentuk direct
marketing ini harus sepersetujuan dan sepengetahuan sales
marketing manager tersebut.
d. Evaluasi Product
direct mail, SMS Blass, Broadcast messages, Pengiriman newsletter,
melakukan komunikasi melalui telepon dan fax.
Beberapa bentuk produk dari direct marketing tersebut
merupakan strategi Laras Asri Resort & Spa yang ditujukan kepada
konsumen maupun calon konsumen dengan cakupan segmentasi
yang sesuai dengan yang miliki oleh pihak hotel.
Informasi atau materi yang disampaikan dalam produk-produk
dari program direct marketing inipun mengandung beberapa
informasi penting menyangkut event yang diadakan, pemberitahuan
potongan harga yang berlaku, dan juga keterangan kontak dengan
pihak Laras Asri Resort & Spa.
5.1.2 Personal Seling
pemasaran yang paling sering digunakan dalam program komunikasi
pemasaran terpadu yang dilaksanakan oleh Laras Asri Resort & Spa.
Personal seling ini merupakan suatu bentuk bauran
komunikasi yang sangat penting, karena dalam perusahaan jasa,
kontak terhadap konsumen yang paling dekat untuk melakukan
proses transaksi adalah melaluipersonal seling. Personal seling
merupakan bentuk yang paling efektif dalam program komunikasi
pemasaran terpadu karena program ini mempengaruhi tahapan lanjut
proses pembelian, khususnya untuk membangun keyakinan,
preferensi dan mendorong aksi konsumen dengan proses komunikasi
secara langsung yang dilakukan oleh staff hotel.
Dengan adanya pemaparan dari bentukpersonal seling pada
pembahasan sebelumnya, maka bentuk ini akan dianalisa dengan
menggunakan metode CIPP untuk melihat bagaimana program ini
81
Resort & Spa.
mempengaruhi jenis-jenis tujuan dan strategi program yang akan
ataupun telah dijalankan. Seperti kebijakan departemen atau unit
kerja yang bersangkutan, sasaran yang ingin dicapai oleh unit kerja
dalam kurun waktu tertentu, masalah ketenagaan yang dialami oleh
unit kerja tersebut dan lain sebagainya.
Evaluasi ini menilai tujuan dari program tersebut, situasi
lingkungan yang mendukung baik apa yang menjadi kekuatan atau
kelemahan untuk membantu pembuat keputusan menetapkan tujuan
dan prioritas serta membantu pemegang saham menilai tujuan,
prioritas serta hasil. Menurut McCann dalam Arikunto (2012)
evaluasi context meliputi penggambaran latar belakang program
yang dievaluasi, memberikan tujuan program dan analisis
lingkungan dari suatu sistem, menentukan sasaran program dan
menentukan sejauh mana tawaran ini cukup responsif terhadap
kebutuhan yang sudah diidentifikasi.
diantaranya kamar atau tingkat hunian yang terbagi atas Super
Telaga Asri, Deluxe Papan Asri, Executive Taman Asri dan
Laras Asri Suite yang di tetapkan sebagai produk inti dari Laras
Asri Resort & Spa. Selain itu terdapat pula beberapa produk
lainnya yang dihasilkan oleh beberapa departemen seperti
departemen food and beverage, yang mencakup promo makanan
dan minuman, keberadaan restauran dan lobby lounge, juga
produk health and recreation, yang disini berupa fasilitas
fitness, kolam renang, serta spa treatment.
82
Asri Resort & Spa, terutama untuk produk Room only atau
hunian, dengan menunjukan bukti fisik melalui pelayanan yang
prima dan berkualitas yang dimiliki oleh staff front liner dari
Laras Asri Resort & Spa yaitu Staff dari departemen yang
membawahi berbagai jenis produk tersebut. Disinilah peran
personal seling karena pihak hotel melihat keuntungan dari
adanya interaksi antara pihak hotel dan konsumen atau calon
konsumen yang terjadi ketika program ini dilaksanakan, selain
itu, penjualan personal mampu untuk mengembangkan suatu
hubungan yang baik antara pihak hotel dengan konsumen atau
calon konsumen sehingga terjadi keterikatan secara psikologis.
a.2 Analisa Tujuan
pemaparan program komunikasi pemasaran terpadu mengenai
bentuk personal seling, tujuan yang ingin dicapai melalui
program ini adalah :
- Memaintenance konsumen secara langsung.
Resort & Spa melakukan beberapa strategi, yaitu diantaranya
melakukan training terhadap staff terutama staff yang
berhadapan langsung dengan konsumen, melatih standarisasi
pelayanan dan juga berkoordinasi dengan antar departemen.
Analisa yang dapat dilakukan terhadap 2 (dua) tujuan dari
penggunaan program personal seling yaitu:
- Melakukan tindakan persuasi secara langsung.
83
pihak staff hotel menjelaskan mengenai informasi-informasi
akan suatu produk, intekasi yang terjadipun dapat diset oleh
staff hotel untuk menciptakan suasana yang nyaman pada
pihak konsumen atau calon konsumen sehingga dapat
terjalin suatu komunikasi yang efektif untuk menunjang
proses transaksi.
karena proses maintenance yang dilakukan pihak hotel
terhadap konsumen disini dilakukan secara langsung, jadi
staff dari sales marketing departemen mendatangi
konsumen ataupun calon konsumen dengan melakukan
kunjungan-kunjungan terjadwal dengan membawa media-
media informasi yang memuat apa saja informasi mengenai
promo, event dan kegiatan lainnya yang berhubungan
dengan Laras Asri Resort & Spa.
a.3 Analisa Lingkungan
dalam personal seling ini juga dipengaruhi oleh keadaan
lingkungan dari Laras Asri Resort & Spa dan keadaan eksternal
hotel. Situasi ini dapat dilihat dalam analisis SWOT yang
dilakukan peneliti terhadap keadaan hotel.
Strenght Weakness
Mampu berkomunikasi
yang dilakukan oleh staff dari Laras Asri Resort & Spa, mampu
meningkatkan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan
dengan adanya konsumen yang melakukan tindakan pembelian
ulang.
85
Evaluasi ini melihat kepada sumber daya yang dimiliki dan tersedia
pada Laras Asri Resort & Spa yang dapat digunakan untuk mencapai
tujuan yang telah ditentukan. Selain itu evaluasi input ini digunakan
untuk memberikan informasi tentang apakah perlu mencari bantuan
dari pihak lain atau tidak.
Metode input ini juga membantu menentukan prosedur dan
bagaimana disain untuk mengimplementasikan program tersebut.
Evaluasi ini menolong mengatur keputusan, menetukan
sumber-sumber yang ada, alternatif apa yang diambil, apa rencana
dan strategi untuk mencapai kebutuhan dan bagaimana prosedur
untuk memperolehnya.
melakukan proses penelitian, setiap departemen yang dimiliki oleh
Laras Asri Resort & Spa memiliki kiat yang serupa, yaitu
mengadakan briefing bersama sebelum memulai kegiatan, sehingga
informasi apapun itu dapat terserap dengan baik dengan kondisi staff
yang prima, selain itu penerapan papanjali atau standarisasi
pelayanan dengan tampilan luar staff yang sangat diperhatikan oleh
departemen sumber daya manusia mampu memperlihatkan
positioning yang baik terhadap konsumen, selain mengacu kepada
bukti fisik lainnya yaitu fasilitas berwujud yang dimiliki hotel
(kamar, restauran, kolam renang dan lain sebagainya).
Adanya pelatihan-pelatihan baik yang dilakukan oleh General
Manajer hotel maupun menghadirkan trainer dari luar hotel terhadap
staff juga ditengarai menjadi suntikan motivasi yang baik terhadap
jajaran staff untuk kemudian dapat menjalankan tugas operasional
dengan baik.
yang dilaksanakan apakah sudah sesuai dengan rencana dan tujuan
semula ataukah belum. Oleh karena itu pada pelaksanaan personal
seling ini, kegiatan-kegiatan yang dilakukan, dilihat dari ketepatan
pelaksanaan program, kesanggupan staff yang melaksanakan
personal seling tersebut, sarana dan prasarana yang disediakan pihak
hotel untuk menujang pelaksanaan bentuk komunikasi pemasaran
tersebut berlangsung, dan hambatan yang berlangsung saat bentuk
tersebut dijalankan. Berikut pembahasan peneliti berdasar evaluasi
proses terhadap program personal seling.
- Ketepatan pelaksanaan program dinilai peneliti sudah tepat
guna, karena bentuk ini dilaksanakan sesuai dengan tujuannya,
selain itu selama dilaksanakan, bentuk komunikasi pemasaran
ini dapat memicu konsumen atau calon konsumen untuk
menggunakan produk yang dimiliki oleh Laras Asri Resort &
Spa, terutama ketika konsumen atau calon konsumen tersebut
datang ke hotel (on the spot). Disini peranan staff sangat kuat
untuk dapat mempengaruhi mind set konsumen atau calon
konsumen untuk melakukan tindakan konsumsi terhadap produk
yang dimiliki oleh Laras Asri Resort & Spa.
- Kesanggupan staff untuk melaksanakan program, hal ini dinilai
oleh peneliti cukup dipertimbangkan dengan matang oleh Laras
Asri Resort & Spa karena selain sebagian besar staff menguasai
informasi mengenai hotel, pihak Laras Asri Resort & Spa juga
telah mampu mempersiapkan staff nya untuk menghadapi
konsumen, selain dari sumber daya manusia yang telah dikelola
dengan baik oleh Laras Asri Resort & Spa, pihak hotel pun
menjamin kesejahteraan staf dengan adanya komunitas khusus
yang rutin mengadakan outing dan penunjang jaminan
87
untuk bekerja lebih baik lagi.
- Ketersediaan sarana dan prasarana yang disediakan oleh pihak
hotel. Ketersediaan sarana dan prasarana yang disediakan oleh
pihak hotel peneliti nilai dengan cukup baik, Laras Asri Resort
& Spa menyediakan fasilitas untuk menunjang penampilan
(seragam, kamar ganti, loker), tempat peribadatan, tempat
istirahat staff, mobil operasional untuk menunjang personal
seling melalui bentuk sales call dan lain sebagainya.
- Hambatan yang dijumpai selama proses pelaksanaan dirasakan
peneliti terlebih kepada sarana operasional untuk sales
marketing, dan jumlah sumber daya manusia yang cukup
berkompeten untuk masing-masing ranah kerjanya dinilai
peneliti masih kurang.
d. Evaluasi Product
servis jasa terhadap informasi yang diberikan kepada konsumen.
oleh karena itu untuk evaluasi produk ini peneliti membuat 2 (dua)
indikator yaitu ketercapaian tujuan dan kebutuhan konsumen atau
calon konsumen sudah dapat terpenuhi atau belum dalam
mempersuasi dan memaintenace baik konsumen.
Dengan bentukpersonal seling yang telah berjalan, peneliti
melihat bahwa bentuk ini berjalan dengan baik, hal ini dibuktikan
dengan terus meningkatnya jumlah konsumen secara vertikal dari
tahun ke tahun, selain itu konsumen pun merasa informasi yang
disampaikan oleh staff Laras Asri Resort & Spa mengenai apa-apa
yang ingin mereka ketahui dapat diperoleh dengan baik dan
memuaskan, sehingga konsumen dibantu utuk dapat melakukan
proses transaksi yang menguntungkan konsumen.
88
konsumen atau calon konsumen untuk membangun kesadaran akan jasa,
untuk menambah pengetahuan pelanggan akan jasa, untuk membujuk
supaya mengkonsumsi dan mendiferensiasikan produk jasa dan penawaran-
penawaran atau promosi lainnya dari Laras Asri Resort & Spa.
Dalam bentuk periklanan ini, Laras Asri Resort & Spa
menggunakan media cetak dan elektronik, diantaranya yaitu iklan televisi,
radio, majalah, koran, brosur, poster, spanduk dan baliho. Informasi yang
dimuat oleh berbagai media tersebut, memuat informasi-informasi tentang
Laras Asri Resort & Spa, seperti event-event juga promosi yang akan atau
tengah dilaksanakan.
mempengaruhi jenis-jenis tujuan dan strategi program yang akan
ataupun telah dijalankan. Seperti kebijakan departemen atau unit kerja
yang bersangkutan, sasaran yang ingin dicapai oleh unit kerja dalam
kurun waktu tertentu, masalah ketenagaan yang dialami oleh unit kerja
tersebut dan lain sebagainya.
terpadu khususnya advertising atau periklanan, dari mulai mengapa
menjadikan iklan sebagai 3 (tiga) pilar terdepan program komunikasi
pemasaran terpadu selain direct marketing dan personal seling.
a.1 Latar Belakang
secara bebas diluar lingkungan Laras Asri Resort & Spa, hal ini
dikarenakan salah satu sifat dari produk jasa yang tidak dapat
dipisahkan dari produsennya.
dikomunikasikan melalui program komunikasi pemasaran terpadu.
Tidak heran pihak hotel memilih advertising atau periklanan sebagai
salah satu program komunikasi pemasaran terpadu yang dapat bergerak
secara lesuasa diluar lingkungan hotel, sehingga informasi yang ingin
disampaikan kepada konsumen dapat diterima dengan baik dan dapat
menarik konsumen untuk mau datang ke Laras Asri Resort & Spa dan
mengkonsumsi produk apapun itu.
keuntungan, diantaranya public presentation yaitu dengan pesan yang
sama seakan akan iklan tersebut memberikan suatu legitimasi akan
standarisasi suatu produk. Kedua adalah pervasiveness yaitu pihak hotel
dapat menayangkan pesan yang sama secara berulang-ulang melalui
iklan, sehingga konsumen maupun calon konsumen dapat
membandingkan pesan dari berbagai perusahaan yang bersaing dan
iklan dengan skala besar secara tidak langsung menimbulkan kesan
positif mengenai ukuran, kekuatan, juga kesuksesan suatu perusahaan.
a.2 Analisa Tujuan
pemaparan program komunikasi pemasaran terpadu
mengenaiadvertising, tujuan yang ingin dicapai melalui program ini
adalah :
konsumen baik calon konsumen membeli atau mendiferensiasikan
penawaran-penawaran produk jasa yang dimiliki oleh Laras Asri Resort
& Spa terutama produk inti dari Laras Asri Resort & Spa.
Agar dapat mencapai tujuan tersebut, pihak Laras Asri Resort &
Spa mempunyai beberapa strategi, yaitu mempunyai staff
marketingcommunication yang mampu merancang serta mendisain
90
berbagai media elektronik dan memiliki spot-spot khusus di beberapa
tempat untuk pemasakan iklan cetak.
Analisa yang dapat dilakukan terhadap tujuan dari penggunaan
bentuk advertising atau periklanan yaitu tujuan ini tidak dapat diukur
secara spesifik terutama berdasarkan muatan atau materi yang
dicantumkan sebagai informasi dalam program periklanan tersebut,
akan tetapi disamping itu, program ini dapat berjalan dengan baik
dikarenakan Laras Asri Resort & Spa memiliki sumber daya yang dapat
dimanfaatkan dalam pelaksanaan program ini, dari mulai tahap
perancangan, pembuatan, sampai kepada penyebaran informasi melalui
periklanan.
advertising atau periklanan ini juga dipengaruhi oleh keadaan
lingkungan dari Laras Asri Resort & Spa. Situasi ini dapat dilihat dalam
analisis SWOT yang dilakukan peneliti terhadap keadaan Laras Asri
Resort & Spa.
Strenght Weakness
elektronik.
Resort & Spa kurang atraktif.
Sebagaian besar iklan yang
dikeluarkan oleh Laras Asri
bersinggungan dengan elemen
& Spa.
memakai berbagai macam
konsumen untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa dan bagaimana
Laras Asri Resort & Spa akan tetapi dari segi pesan belum optimal.
b. Evaluasi Input
Tahap kedua dari evaluasi CIPP adalah evaluasi input. Evaluasi
ini melihat kepada sumber daya yang dimiliki dan tersedia pada Laras
Asri Resort & Spa yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang
telah ditentukan. Selain itu evaluasi input ini digunakan untuk
memberikan informasi tentang apakah perlu mencari bantuan dari pihak
lain atau tidak.
bagaimana disain untuk mengimplementasikan program tersebut.
Evaluasi ini menolong mengatur keputusan, menetukan sumber-sumber
yang ada, alternatif apa yang diambil, apa rencana dan strategi untuk
mencapai kebutuhan dan bagaimana prosedur untuk memperolehnya.
92
segala materi mengenai periklanan, sehingga pihak hotel mengatakan
dengan apa yang dimiliki mereka optimis dapat mencapai tujuan dari
Laras Asri Resort & Spa.
yang dilaksanakan apakah sudah sesuai dengan rencana dan tujuan
semula ataukah belum. Oleh karena itu pada pelaksanaan program
periklanan ini peneliti melihat terhadap bagaimana iklan itu bisa keluar
dari Laras Asri Resort & Spa, mulai dari tahap perencanaan sampai
kepada eksekusi.
memiliki marketing communication yang dapat merancang dan
mendisain iklan tersebut secara mandiri dan terlibat langsung kedalam
proses perencanaan yang dibuat oleh tim dari departemen sales dan
marketing Laras Asri Resort & Spa. Selain itu, sebelum naskah atau
disain iklan itu naik cetak atau mengudara, sales marketingmanager
dari Laras Asri Resort & Spa turut memantau isi maupun muatan yang
terkandung dalam iklan tersebut.
dalam program komunikasi pemasaran terpadu ini menghasilakn
brosur, spanduk, baliho, advertorial, newsletter, iklan radio, iklan
televisi, dan masih banyak lagi.
Hal yang patut diperhatikan benar dari periklanan atau advertising
ini adalah konten isi / teks mengenai kelengkapan isi atau materi
mengenai informasi yang akan disampaikan, layout atau tampilan disain
dari iklan cetak tersebut apakah iklan itu mampu menarik perhatian
konsumen maupun calon konsumen, dan masih banyak lagi. Akan
tetapi pada evaluasi produk ini, berdasarkan dari tujuan yang ingin
93
dicapai oleh evaluasi produk ini di dalam bentuk ini belum mengalami
pencapaian yang maksimal.
dan memberikan informasi terhadap konsumen, akan tetapi belum
mencapai tujuan dari Laras Asri Resort & Spa yaitu mengutamakan
produk inti dari hotel tersebut yaitu kamar atau room only yang menjadi
produk primadona dari Laras Asri Resort & Spa. Hal ini dibuktikan
dengan data jumlah konsumen yang memperlihatkan kenaikan
signifikan secara vertikal dalam tahunnya, akan tetapi secara horizontal
produk inti dari Laras Asri Resort & Spa telah kalah dari elemen
tambahan yang ditujukan dihadirkan oleh Laras Asri Resort & Spa
sebagi produk pelengkap.
94
5.2. Matrik Evaluasi Program Komunikasi Pemasaran Terpadu Laras Asri Resort & Spa Periode 2010-2012
Tabel 5.1
Program
Komunikasi
bentuk komunikasi pemasaran
direct marketing mencapai
tujuan untuk menyampaikan
informasi dengan mempersuasi
konsumen dan dapat
meningkatkan brand awareness,
Indikator dalam evaluasi input
ini penulis melihat pada
sumber daya manusia, dimana
secara kualitas, mereka sudah
Asri Resort & Spa dalam
Spa, sehingga informasi yang
personal seling ini secara
context evaluation sudah efektif,
Dalam bentuk personal seling
memiliki strategi yaitu dengan
Resort & Spa yang berkualitas
dilakukan sebagai perwujudan
personal seling, sehingga
persuasi yang dilakukan
sesuai dengan tujuan
perancangan awal dari
produk inti maupun
ditambah untuk menunjang
produk yang dihasilkan oleh
dapat bergerak secara bebas
diluar lingkungan hotel, untuk
menggunakan bentuk
telah memiliki jejaring yang
baik dengan beberapa media
massa untuk menujang bentuk
Produk dari bentuk
Asri Resort & Spa.
tetap untuk menjalankan bentuk