Ekonomi Akuntasi Perusahaan Dagang

Click here to load reader

  • date post

    16-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    96
  • download

    4

Embed Size (px)

description

Handbook Akuntansi

Transcript of Ekonomi Akuntasi Perusahaan Dagang

  • Anda telah mempelajari materi siklus akuntansi perusahaan jasa di kelasXI. Pada bab ini, Anda akan diajak untuk memahami penyusunan siklusakuntansi perusahaan dagang. Bagaimanakah akuntansi perusahaan da-gang itu? Perhatikan peta konsep berikut ini!

    Gambar I.1 Akuntansi pada perusahaan dagang.

    Anda telah memperoleh gambaran mengenai sebagian tahapan siklusakuntansi perusahaan dagang berdasarkan bagan tersebut. Namun, untukmengetahui lebih jelas Anda perlu mempelajari materi dalam bab ini.

    - Akun Pembelian- Akun Beban Angkut Pembelian- Akun Potongan Pembelian- Akun Retur Pembelian

    - Akun Penjualan- Akun Retur Penjualan- Akun Potongan Penjualan- Akun Beban Angkut Penjualan

    - Akun Persediaan BarangDagangan

    PersediaanBarang Dagangan

    Pembelian

    PerusahaanDagang Penjualan

  • Ekonomi SMA/MA Kelas XII2

    Pada materi bab ini Anda akan mempelajari tentang cara memahami siklus akuntansiperusahaan dagang. Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu melakukanpencatatan transaksi/dokumen ke dalam jurnal khusus; melakukan posting dari jurnalkhusus ke buku besar; menghitung harga pokok penjualan; membuat ikhtisar siklusakuntansi perusahaan dagang; serta membuat jurnal penutupan.

    Dengan mempelajari materi dalam bab ini, Anda akan mampu memahami siklus akun-tansi pada perusahaan dagang sehingga Anda mempunyai bekal untuk memasukidunia kerja.

    Pernahkah Anda mengamati kegiatan perusahaan dagang? Samakahdengan kegiatan perusahaan jasa? Coba Anda lakukan pengamatan di ling-kungan sekitarmu, adakah kedua jenis perusahaan itu? Jika ada, tentu Andadapat menceritakan perbedaannya.

    Perusahaan memiliki perbedaandari segi kegiatan usahanya. Ber-dasarkan kegiatan usahanya, peru-sahaan dibedakan ke dalam peru-sahaan jasa, perusahaan dagang,dan perusahaan industri atau manu-faktur. Masing-masing perusahaanini mempunyai karakteristik yangberbeda. Ingatkah Anda karakteristik perusahaan jasa? Bukankah Andatelah mempelajarinya di kelas XI?

    Pencatatan pada perusahaan dagang pada prinsipnya tidak berbedadengan pencatatan pada perusahaan jasa. Tetapi karena perusahaan dagangmempunyai karakteristik yang berbeda dengan perusahaan jasa, maka dalampencatatannya mempunyai karakter yang khas. Bagaimanakah karakteristikperusahaan dagang? Agar lebih jelas, pelajari materi berikut ini!

    Jurnal, posting, harga pokok penjualan.

    !"

    Karakteristik perusahaan jasa dimulaidari tahap pencatatan, pengelompok-

    an, pengikhtisaran, dan pelaporanakuntansinya.

    #

  • 3Akuntansi Perusahaan Dagang

    $ "" %&&

    Perhatikan ilustrasi pertama berikut!Menjelang tahun ajaran baru, biasanya Anda mempersiapkan perleng-

    kapan sekolah yang serba baru. Misalnya, sepatu baru, seragam baru, tas baru,dan peralatan tulis yang baru pula. Di manakah Anda memperoleh barang itu?Siapakah yang menyediakan keperluan Anda tersebut? Tentu Anda akanpergi ke toko-toko yang menjual kebutuhan Anda tersebut. Dari manakahtoko-toko itu memperoleh barang yang siap dijual langsung kepada konsumen?Toko-toko biasa memperoleh barang dagangannya dari pemasok (supplier)untuk dijual kembali tanpa mengubah bentuknya.

    Jadi, perusahaan dagang adalahperusahaan yang kegiatan usahanyamelakukan transaksi pembelian ba-rang dagangan dari pemasok (supplier)dengan tujuan untuk dijual kembalikepada konsumen tanpa mengubahbentuk. Contoh: toko bangunan, tokosepatu, toko pakaian, dan toko sepeda.

    Gambar I.2 Persediaan barang dagangan merupakan ciri khasperusahaan dagang.

    Perhatikan ilustrasi kedua berikut!Jika Anda memutuskan untuk membeli semua kebutuhan sekolah di

    grand mall maka berbagai barang dapat Anda peroleh sekaligus di sana.Ketika Anda memutuskan untuk membeli sepatu berwarna hitam kemudianmemintanya kepada pramuniaga untuk mengambilkannya, apa jawabanpramuniaga? Stok atau persediaan sepatu warna hitam telah habis. Andadiminta untuk memilih warna sepatu yang lain.

    Gambar persediaan barang dagangan

    """

    Mengapa perusahaan jasa tidak memilikipersediaan barang dagangan?

    Sumber: Tempo, 9 Oktober 2005

  • Ekonomi SMA/MA Kelas XII4

    Berdasarkan ilustrasi pertama dan ilustrasi kedua tersebut di atas, apayang dapat Anda simpulkan mengenai karakteristik perusahaan dagangyang tidak dimiliki perusahaan jasa?

    Karakteristik perusahaan dagang yang tidak dimiliki oleh perusahaanjasa, adalah pembelian, penjualan, dan persediaan barang dagangan. Hasilutama yang diperoleh perusahaan dagang adalah keuntungan (laba) atau-pun kerugian yang merupakan selisih antara harga pembelian dengan hargapenjualan.

    Pembelian, penjualan, dan persediaan barang dagangan merupakanakun-akun baru dalam perusahaan dagang yang perlu mendapatkan per-hatian khusus dalam melakukan pencatatan atau pembukuan.

    Dengan demikian karakteristik macam perusahaan dapat digambarkansebagai berikut.

    Tabel I.1Karakteristik Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur

    Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa secara umum tahap-tahap kegiatan perusahaan dagang sebagai berikut:

    Gambar I.3 Tahap kegiatan perusahaan dagang.

    Penyimpananbarang

    Pembelianbarang

    Penjualanbarang

    PerusahaanDagang

    Perusahaan IndustriManufaktur

    Tidak berwujud(intangible), lazimdisebut jasa (service)

    Jasa dari pemilik

    Penjualan jasa mem-beli atau menyedia-kan fasilitas-fasilitas(faktor-faktor pro-duksi) pendukung

    Berwujud(tangible) lazimdisebut barangdagangan (goods)

    Pembelian daripihak lain untukdijual

    - Pembelianbarang

    - Penyimpananbarang

    - Penjualanbarang

    Berwujud (tangible)lazim disebut barangdagangan (goods)

    Pengolahan bahanbaku menjadi barangsiap jual

    - Pembelian bahan- Penyiapan bahan- Pengolahan bahan

    menjadi barangsiap jual

    - Penyimpananbarang jadi

    - Penjualan barangjadi

    Produk yangdijual

    Asal produk

    Aktivitaspokok

    Karakteristik Perusahaan Jasa

  • 5Akuntansi Perusahaan Dagang

    Dalam perdagangan barang harus ada perjanjian antara pembelidan penjual dalam hal pembayaran dan penyerahan barang, sehinggajelas hak dan kewajiban bagi kedua belah pihak. Syarat pembayarandan syarat penyerahan barang dagangan adalah sebagai berikut.

    '$ ((

    Syarat pembayaran adalah mekanisme atau tata cara pembayaranharga barang yang dibeli. Pembelian barang dapat dilakukan dengandua cara, yaitu pembelian tunai dan pembelian kredit. Di samping itu,dalam syarat pembayaran seringkali dicantumkan syarat-syarat khususyang disepakati kedua belah pihak.Contoh:a. n/30, artinya pembayaran seluruh harga barang dagangan dapat

    dilakukan selambat-lambatnya 30 hari sejak tanggal faktur (tanggaltransaksi).

    b. n/eom, (eom = end of month) artinya pembayaran seluruh hargabarang dagangan dapat dilakukan selambat-lambatnya sampaiakhir bulan yang bersangkutan. Misal, pembelian dilakukan tanggal5 Maret 2006 dengan syarat n/eom maka pembeli dapat melunasipembayaran selambat-lambatnya sampai dengan tanggal 31 Maret2006.

    c. 2/10, n/30; 2/10 artinya pembeli akan menerima potongan hargasebesar 2% apabila pembayaran dilakukan paling lambat 10 harisetelah tanggal transaksi; n/30 artinya jangka waktu pelunasanadalah 30 hari.

    Besarnya potongan jangka waktu kredit

    2/10 n/30

    Jangka waktu mendapat potongan

    Gambar I.4 Alur syarat pembayaran.

    )$ ((%

    Syarat penyerahan barang merupakan kesepakatan antara pembelidan penjual mengenai tempat serah terimanya barang yang diperjual-belikan. Dalam syarat penyerahan barang ditentukan pihak yang me-nanggung beban pengiriman barang dari gudang penjual sampai kegudang pembeli. Syarat-syarat pembayaran yang biasanya sering terjadidalam perdagangan adalah sebagai berikut:

  • Ekonomi SMA/MA Kelas XII6

    a. Franco Gudang Penjual (Free on Board Shipping Point/FOB Ship-ping point)

    Seringkali kita berhadapan dengan penjual yang tidak mau mengirimbarang yang kita beli sampai di rumah. Penjual hanya melayani sebatasdi tempatnya menjual saja. Pola penjualan seperti ini disebut sebagaifranco gudang penjual atau FOB shipping point.

    FOB shipping point, artinya penjual menyerahkan semua barang yangdijual kepada pembeli di gudang penjual. Pencatatan transaksi danpemindahan hak pemilikan barang dagangan diakui sejak berada digudang penjual. Jadi, pihak yang menanggung beban pengiriman barangadalah pembeli. Jika terjadi kehilangan atau kerusakan dalam perjalananmaka ditanggung oleh pembeli.

    Biaya pengangkutan barang dagangan tersebut akan menambahharga pokok barang yang dibeli. Contoh, perusahaan membeli sejumlahbarang dagangan seharga Rp10.000.000,00 dan biaya angkut/bebanpengiriman dari gudang penjual sebesar Rp800.000,00. Perusahaansebagai pihak pembeli akan mencatat harga pokok barang sebesarRp10.800.000,00

    b. Franco Gudang Pembeli (Free on Board Destination Point/FOBDestination Point)

    Sebagian besar penjual menggunakan sistem ini. Pembeli tidak perlumengeluarkan biaya transport untuk membawa pulang barang pem-beliannya.

    FOB Destination Point, artinya penjual menyerahkan barang yangdijual kepada pembeli di gudang pembeli. Pencatatan transaksi danpemindahan hak pemilikan ke tangan pembeli diakui setelah barangsampai di gudang pembeli. Segala kerugian yang terjadi saat pengirimanditanggung oleh penjual.

    c. Cost Insurance and Freight (CIF)

    Cost Insurance and Freight, artinya pihak penjual harus menanggungbeban pengiriman barang dan premi asuransi kerugian barang yangdijual. Syarat CIF biasanya dilakukan pada transaksi ekspor dan impor.

    Akun pembelian barang dagangan termasuk ke dalam beban se-hingga pada awal dan akhir periode tidak akan terdapat saldo, setiaptransaksi pembelian barang dagangan akan dicatat pada sisi debit akunpembelian, pada akhir periode,