Bangsa Petualang DewiKZ Manise Tmt

Click here to load reader

download Bangsa Petualang DewiKZ Manise Tmt

of 1006

  • date post

    30-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    309
  • download

    7

Embed Size (px)

Transcript of Bangsa Petualang DewiKZ Manise Tmt

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Judul aslinya "Thay Tong Yoe Hiap Toan" (Hokkian) "Da Tang You Xia Zhuan" (Mandarin) Karya : Liang Ie Sheng Saduran : OKT Sumber DJVU : Manise Dimhader & BBSC dimhader Ebook oleh : Dewi KZ http://kangzusi.com/ atau http://dewikz.byethost22.com/ http://kangzusi.info/ http://ebook-dewikz.com/

http://ebook-dewikz.com/

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Keterangan Dewi KZ : 1. Karangan Liang Ie Shen ini Judul aslinya "Thay Tong Yoe Hiap Toan" (Hokkian) atau "Da Tang You Xia Zhuan" (Mandarin). 2. Mulai dimuat sebagai cerita bersambung di koran Hongkong pada 1 Januari 1963, dan berakhir pada 14 Juni 1964. 3. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh OKT di tahun 1964, diterbitkan oleh penerbit Mekar Djaja, Jakarta, dalam 16 jilid. Kemudian oleh Penerbit Sejahtera Indah Tahun 1980. 4. Termasuk dalam seri karya Liang Ie Shen yang disebut sebagai "Serial Dinasti Tong", karena menceritakan kisah di jaman pemerintahan Kaisar Lie. 5. Tokoh-tokoh ceritanya a.l. Toan Kui Ciang, Tiat Mo Lek, Hee Leng Song, Khong-Khong Jie, dll. 6. Urutan Trilogi Dinasti Tong adalah : a. Pendekar Aneh [Nu Di Qi Ying Zhuan Lie Tee Kie Eng] disadur oleh Boe Beng Tjoe terdiri dari 12 jilid diterbitkan oleh Mekar Jaya. b. Kisah bangsa Petualang, Serial ini dilanjutkan dengan "Tusuk Konde Pusaka" atau "Liong Hong Po Tjhee Yan" (Hokkian) atau "Long Feng Bao Chai Yuan" (Mandarin), dengan tokoh-tokoh ceritanya a.l. Toan Kek Shia, Su Jiak Bwee, dll., di samping masih munculnya juga tokohtokoh dari "Kisah Bangsa Petualang". Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh S. D. Liong di tahun 1965, diterbitkan oleh penerbit Pantja Satya, Semarang, dalam 18 jilid. c. Serial ini diakhiri dengan cerita ke-3, berjudul "Jiwa Ksatria" atau "Hui Kiam Sim Mo' (Hokkian) atau "Hui Jian Xin Mo" (Mandarin), dengan tokoh-tokoh ceritanya a.l. http://ebook-dewikz.com/

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Can Pek Sin, Tiat Ceng, Tiat Leng, Thie Po Leng, Lauw Bong, Liong Seng Hong, dll., di samping masih munculnya juga tokoh-tokoh dari "Kisah Bangsa Petualang" dan "Tusuk Konde Pusaka". Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh O. P. A. di tahun 1967, diterbitkan oleh penerbit Marga Raya, Jakarta, dalam 16 jilid. ---ooo0dw0oo---

Dikarenakan djvu dari BBSC pada Jilid 5 isinya diputus ditengah-tengah oleh percetakan, maka kami lengkapi dengan djvu dari Manise, trims yeeee Jilid 1 Selamat Tahun Baru! Selamat Tahun baru ! Demikian ucapan kebahagian pada pagi hari tanggal satu bulan satu dari tahun Thian Po ke dari masa kerajaah Tong dan ucapan itu dihaturkan kepada seorang She Su bernama It Jie, yang tinggal di dusun Su Kee Cun dusun pegunungan terpisah enam puluh lie lebih di luar kota Tiang an. It Jie ini pada tahun Kay Goan ke 22 pernah lulus sebagai Cin Su, ujian tingkat tiga, oleh karena ia tidak suka memangku pangkat, belum sampai usia pertengahan, ia sudah pulang ke kampung halamannya, untuk hidup dalam ketenangannya si orang desa. Oleh karena ia memiliki gelarnya itu dan hidupnya damai, penduduk kampung menghormati nya dan biasanya mereka datang pagi-pagi menghaturkan selamat pertukaran tahun. http://ebook-dewikz.com/

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Hari itu, habis mengantar tetamunya pulang, It Jie menggeleng-geleng kepala dan sambil. menghela napas, ia berkata seorang diri : Selagi suasana begini rupa, apakah yang harus dibuat girang ? Justeru itu, dari dalam rumahnya ia mendengar suara eyah ! eyah dari bayi yang baru dilahirkan, di susul dengan letusannya petasan bambu yang berisik dan ramai ! Mendengar tangisan itu, Cin Su tersenyum dan berkata dalam hatinya : Kalau toh kegirangan maka itu mulainya saat hari ini ! Tambahnya satu anak akan membikin rumah tanggaku tambah gembira ! Seorang pembantu lalu daiang. akan memberitahukannya atas lahirnya seorang anak lalu ia berkata pada pembantunya: Kau sediakan empat macam barang antarkan untuk Toan Toaya, antarkan sekarang juga sekalian kau undang dia datang kemari untuk minum arak ! Sambil berkata demikian ia heran dan berpikir : Setiap tahun baru dia lah yang datang paling dulu memberi selamat padaku, kenapa hari ini dia tidak datang atau mungkin terlambat? Pembantu itu menerima baik perintah majikannya, akan tetapi belum ia pergi, ia sudah tertawa dan berkata : Loo ya, tak usah Toan Toaya di undang! lihat, bukankah ia sedang berjalan kemari? Pembantu itu menoleh sambil menunjuk keluar dan dari luar terlihat seseorang sedang menuju rumahnya sambil mulutnya ber-senandung. Haha, saudara Toan ! tertawa tuan rumah. Kenapa kau baru datang ? aku telah menyediakan arak untukmu! Toan Toaya itu namanya, Kui Ciang, berumur empat puluh lebih sedikit, tubuhnya kekar seperti orang yang mengerti ilmu silat, sebaliknya Su It Jie seorang sastrawan, maka http://ebook-dewikz.com/

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

persababatan mereka agak ganjil. Tapi kenyataannya tidak demikian. Disamping ilmu silat, Kui Ciang paham ilmu surat. Tapi ia bukan penduduk asli Su Kee Cun. la datang baru sepuluh tabun lebih. Sebab ia jujur dan Bun Bu Coan Cay mengerti silat dan surat berbareng, maka It Jie suka bergaul dengannya, bahkan keduanya menjadi sahabat yang kekal Atas sambutan tuan rumah itu, Kui Ciang tertawa. Ada sebabnya kenapa aku terlambat, saudara Su ! katanya. Apakah itu ?, Istriku baru melahirkan seorang bayi ! ,.Oh! selamat, selamat! seru It Jie. Sungguh kebetulan ! apakah anakmu itu pria, atau wanita ? Pria! sahut Kui Ciang. Eh, kau berkata begitu apakah enso pun melahirkan. It Jie tertawa. Ya. sahutnya. Aku hanya memperoleh anak perempuan. Kalau begitu aku mesti menambah pemberian selamatku ! It Jie heran. Kui Ciang tertawa Saudara tahukah kejadian-kejadian belakangan in? . Raja sudah merampas Yo Tay Cin Kui Hui. Yo Tay Cin itu isterinya pangeran Siu Ong Lie Mo Itulah ke jadian selama tahun Thian Po ke empit. Yo Khui Hui bukan main disayang Raja. Belum tiga tahun, ketiga kakaknya telah di angkat menjadi Tay Jin. Bahkan menurut kabar bulan yang lalu. kakak sepupunya, Yo Kok Tiong telah diang kat menjadi perdana mentri, hingga kedudukannya jadi sangat tinggi dan mulia. Inilah yang mengubah suasana, hingga kalau ada orang yang mendapat anak perempuan, sanak dan sahabat-sahabatnya http://ebook-dewikz.com/

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pada berduyun-duyun datang memberi selamat. Katanya jaman sekarang mengutamakan anak perempuan bukan jaman menghargai anak lelaki, Kau telah mendapat anak perempuan, saudaraku, bukankah kau pantas diberi selamat dua kali lipat? Tapi It Jie tidak senang : Jika aku meng hargai pangkat, pada sepuluh tahun yang lalu tidak nantinya aku pulang ke kampungku untuk hidup sebagai orang desa seperti sekarang ini ! katanya. Tidak puas aku menyaksikan segala manusia hina main gila. memenuhkan istana ! mana dapat aku menelad contoh Yo Kok Cong?, Kui Ciang tertawa. Jangan gusar saudara Su!. Mustahil aku tidak kenal sifatmu? aku hanya bergurau! ia lantas menthela napas dan menambahkan lesu: keadaan sekarang menyedihkan hingga harus ditangiskan makin lama pemerintahan makin buruk, hingga entah bagaimana jadinya . ... Sudahlah buat apa kita perbatikan urusan itu ! kata It Jie. Mari kita minum sampai mabuk lalu keduanya minum sampai mabuk!. Lalu keduanya itu minum arak mereka masing-masing It Jie berjanji sambil mengetuk-ngetuk meja. Ia menyanyikan syairnya Lie Tay Pek tetapi ia mengagumi Touw Hoe. Katanya Touw Hoe ada di Tiang an, diharuskan Raja berdiam didalam Istana, kalau tidak. Pasti suka aku pergi menemuinya,. .. Disebutnya nama Touw Hu membuat Kui Ciang ingat syairnya penyair itu. Ia tertawa dan katanya : Saudara Su, di antara syairnya Touw Hu ada kata kata mengenai terlahirrya anak anak laki dan perempuan, bahwa anak perempuan baik sekali, maka itu pantas kau diberi selamat berlipat kali, sekarang jaman kacau perang meminta korban kalau diingat memang lebih baik mendapat anak perempuan ! http://ebook-dewikz.com/

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

It Jie mengeringi tawanya. Masa bodoh syairnya Touw Hu itu ! katanya. Tetapi sekarang aku ingat suatu Tentang anak-anak kita, bukankah mereka terlahir bersamaan dalam satu malam? Bagaimana jika kita berbesan ? Kui Ciang diam sejenak lantas ia menjadi girang sekali. Sebenarnya, katanya, begitu aku mendengar kau memperoleh anak perempuan, telah ada dalam pikiranku itu banya aku tidak berani buka mulut, sekarang saudara yang mengajukannya, bagus sekali kebetulan aku mempunyai sepasang tusuk kondai kemala, baiklah itu dijadikan tanda mata. Ini dia ! Orang she Toan ini merogo sakunya dan mengeluarkan perhiasan rambut itu. Melihat tusuk Kondai itu It Jie melengak. Kemala itu licin dan bersinar, indah mirip kemala Kothein, pula di kepalanya ada bertaburan mutiara, yang terang bercahaya. Bagaimana dia mempunyai kemala mustika ini ? pikirannya heran. Semenjak pindah ke Su Kee Cun, hidup-nya Toan Kui Ciang sempit sekali. Dia cuma mengandalkan beberapa murid, yang belajar silat padanya. Ada kalanya dia ditolong sahabatnya she Su. Sekarang dia mempunyai pesalin kemala berharga itu aneh, bukan? Meski demikian, ia percaya kejujuran orang ia tidak menyangka jelek. Kui Ciang dapat menerka hati sahabatnya, tanpa bertanya, ia memberikan penjelasannya. Selama tahun Ceng Koan kakekku tutut Jenderal Lie, Ceng berperang dengan bangsa Turki, di sana di Kotheun ia mendapatkan sepasang tusuk kundai kemala. Pulang perang, Baginda Thay Coang menghadiahkan sepasang mutiara asal Lam Hay. Kakekku memanggil tukang yang pandai, mutiara itu ditaburkan pada tusuk kundai itu. Selanjutnya barang perhiasan itu disimpan sebagai pusaka http://ebook-dewikz.com/

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

keluarga Toan-Inilah sebabnya, meski aku hidup melarat, tak mau aku jual kemala ini. Pantas saudara gagah, tak tahunya kau-lah turunan Jenderal ! kata It Jie. Di mulut ia berkata demikian, dihati ia heran, kenapa tak