BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf ·...

34
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembelajaran CNC bagi siswa teknik pemesinan selama ini dilakukan dengan pembelajaran langsung dan secara manual. Sehingga sulit bagi mahasiswa untuk memahami inti dari pembelajaran CNC. Suatu hal yang biasa bagi jurusan teknik mesin Politeknik Negeri Sriwijaya dalam pembelajaran CNC melibatkan suatu Sofware Simulator. Sehingga perlu bagi dosen pengajar teknik Pemesinan pada umumnya untuk terlebih dahulu mendapatkan pengetahuan menggunakan Simulasi CNC tersebut, sebelum di tranferkan ke anak didik. Dewasa ini perkembangan dunia manufactur semakin berkembang,salah satunya adalah penggunaan teknologi komputer ke dalam proses manufactur di dunia industri saat ini. Penggunaan teknologi komputer yang mengalami kemajuan pesat diantaranya adalah penggunaan mesin CNC (Computer Numerically Controlled), yang mana cara pengoperasiannya menggunakan program yang dikontrol langsung oleh komputer dan dengan bantuan operator. Awal lahirnya mesin CNC (Computer Numerical Controlled) bermula dari 1952 yang di kembangkan oleh John Pearseon dari Institut Teknologi Massachusetts, atas nama Angkatan Udara Amerika Serikat. Semula proyek tersebut di peruntukan untuk membuat benda kerja khusus yang rumit. Semula perangkat CNC memerlukan biaya yang tinggi dan volume unit pengendali yang besar.Pada tahun 1973, mesin CNC masih sangat mahal sehingga masih sedikit perusahaan yang mempunyai keberanian dalam memplopori investasi dalam teknologi ini.Dari tahun 1975, produksi mesin CNC mulai berkembang pesat. Perkembangan ini di pacu oleh Microprocessor, sehingga volume unit pengendali dapat lebih ringkas. Dewasa ini penggunaan mesin CNC hampir terdapat di segala bidang Dari bidang pendidikan dan riset yang mempergunakan alat-alat demikian dihasilkan berbagai hasil penelitian yang bermanfaat yang tidak terasa sudah banyak di gunakan dalam kehidupan sehari– hari di kalangan masyarakat banyak. Dalam rangka menerapkan ilmu yang telah diperoleh dari mata kuliah Mesin Perkakas CNC, bagaimana cara menggunakan mesin bubut TU-2A. Untuk lebih memahami mengenai mesin bubut CNC maka mahasiswa perlu mengikuti praktikum CNC yang lebih mendalam. Untuk dapat 1

Transcript of BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf ·...

Page 1: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangPembelajaran CNC bagi siswa teknik pemesinan selama ini dilakukan dengan pembelajaran

langsung dan secara manual. Sehingga sulit bagi mahasiswa untuk memahami inti dari pembelajaran

CNC.

Suatu hal yang biasa bagi jurusan teknik mesin Politeknik Negeri Sriwijaya dalam pembelajaran

CNC melibatkan suatu Sofware Simulator. Sehingga perlu bagi dosen pengajar teknik Pemesinan pada

umumnya untuk terlebih dahulu mendapatkan pengetahuan menggunakan Simulasi CNC tersebut,

sebelum di tranferkan ke anak didik. Dewasa ini perkembangan dunia manufactur semakin

berkembang,salah satunya adalah penggunaan teknologi komputer ke dalam proses manufactur di

dunia industri saat ini. Penggunaan teknologi komputer yang mengalami kemajuan pesat diantaranya

adalah penggunaan mesin CNC (Computer Numerically Controlled), yang mana cara pengoperasiannya

menggunakan program yang dikontrol langsung oleh komputer dan dengan bantuan operator.

Awal lahirnya mesin CNC (Computer Numerical Controlled) bermula dari 1952 yang di

kembangkan oleh John Pearseon dari Institut Teknologi Massachusetts, atas nama Angkatan Udara

Amerika Serikat. Semula proyek tersebut di peruntukan untuk membuat benda kerja khusus yang

rumit. Semula perangkat CNC memerlukan biaya yang tinggi dan volume unit pengendali yang

besar.Pada tahun 1973, mesin CNC masih sangat mahal sehingga masih sedikit perusahaan yang

mempunyai keberanian dalam memplopori investasi dalam teknologi ini.Dari tahun 1975, produksi

mesin CNC mulai berkembang pesat. Perkembangan ini di pacu oleh Microprocessor,sehingga volume

unit pengendali dapat lebih ringkas. Dewasa ini penggunaan mesin CNC hampir terdapat di segala

bidang Dari bidang pendidikan dan riset yang mempergunakan alat-alat demikian dihasilkan berbagai

hasil penelitian yang bermanfaat yang tidak terasa sudah banyak di gunakan dalam kehidupan sehari–

hari di kalangan masyarakat banyak.

Dalam rangka menerapkan ilmu yang telah diperoleh dari mata kuliah Mesin Perkakas CNC,

bagaimana cara menggunakan mesin bubut TU-2A. Untuk lebih memahami mengenai mesin bubut

CNC maka mahasiswa perlu mengikuti praktikum CNC yang lebih mendalam. Untuk dapat

1

Page 2: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

mengetahui bagian-bagian dari mesin bubut TU-2A, proses yang dapat dilakukan oleh mesin bubut

TU-2A, dan cara pengoperasiannya merupakan bagian dari proses pembelajaran praktikum CNC.

1.2 Tujuan

Tujuan dari praktikum SIMULASI CNC/ CAM disini antara lain adalah sebagai berikut :

Memberikan informasi dan pengetahuan dalam memahami prinsip kerja dan pengoperasian mesin

bubut CNC secara umum Mampu mendesain suatu benda kerja dengan bantuan software TOP-Cam Memahami cara kerja mesin CNC Mampu mengoprasikan mesin CNC Meningkatkan daya kreatifitas Mahasiswa Mehami tahapan proses pemesinan menggunakan mesin CNC Memahami cara-cara pemesinan yang baik

1.3 Rumusan MasalahAdapun batasan masalah yang akan di bahas pada laporan ini :

Pengertian Mesin CNC G-Code & M-Code pada CNC turning Siemen. Bagaiamana cara menggunakan Top Cam Laporan Pembuatan program mesin CNC milling.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

.1 Pengertian Mesin CNC

CNC singkatan dari (Computer Numerically Controlled ) bermuladari 1952 yang

dikembangkan oleh John Angkatan Udara Amerika Serikat.

CNC merupakan mesin perkakas yang dilengkapi dengan sistem mekanik dan kontrol berbasis

komputer yang mampu membaca instruksi kode N, G, F, T, dan lain-lain, dimana kode-kode tersebut

akan menginstruksikan ke mesin CNC agar bekerja sesuai dengan program benda kerja yang akan

dibuat. Secara umum cara kerja mesin perkakas CNC tidak berbeda dengan mesin perkakas

2

Page 3: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

konvensional. Fungsi CNC dalam hal ini lebih banyak menggantikan pekerjaan operator dalam mesin

perkakas konvensional. Misalnya pekerjaan setting tool atau mengatur gerakan pahat sampai pada

posisi siap memotong, gerakan pemotongan dan gerakan kembali keposisi awal, dan lain-lain.

Demikian pula dengan pengaturan kondisi pemotongan (kecepatan potong, kecepatan makan dan

kedalaman pemotongan) serta fungsi pengaturan yang lain seperti penggantian pahat, pengubahan

transmisi daya (jumlah putaran poros utama), dan arah putaran poros utama, pengekleman, pengaturan

cairan pendingin dan sebagainya.

Mesin perkakas CNC dilengkapi dengan berbagai alat potong yang dapat membuat benda kerja

secara presisi dan dapat melakukan interpolasi yang diarahkan secara numerik (berdasarkan angka).

Parameter sistem operasi CNC dapat diubah melalui program perangkat lunak (software load program)

yang sesuai.Tingkat ketelitian

Mesin CNC adalah suatu mesin yang dikontrol oleh komputer dengan menggunakan bahasa

numerik (data perintah dengan kode angka, huruf dan simbol) sesuai standart ISO.Sistem kerja

teknologi CNC ini akan lebih sinkron antara komputer dan mekanik, sehingga bila

dibandingkan dengan mesin perkakas yang sejenis, maka mesin perkakas CNC lebih teliti, lebih tepat,

lebih fleksibel dan cocok untuk produksi masal.Dengan dirancangnya mesin perkakas CNC dapat

menunjang produksi yang membutuhkan tingkat kerumitan yang tinggi dan dapat mengurangi campur

tangan operator selama mesin beroperasi.

Numeric Control (NC) adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital, ini

diperkenalkan di area pabrikasi. NC adalah bermanfaat untuk produksi rendah dan medium yang

memvariasikan produksi item, di mana bentuk, dimensi, rute proses, dan pengerjaan dengan mesin

bervariasi. Mesin perkakas NC meliputi mesin dengan operasi tujuan tunggal, yang memberikan

informasi kuantitatif seperti pengerjaan dengan mesin operasi yang disajikan oleh suatu komputer

kendali dengan program database yang menyimpan instruksi secara langsung

untuk mengendalikan alat – alat bermesin CNC (Computer Numerical Control).

Kode data diubah untuk satu rangkaian perintah, yang mana servo mekanisme, seperti suatu pijakan

motor yang berputar sesuai jumlah yang telah ditetapkan, memperbaiki dengan masing-masing

mengemudi dari suatu meja pekerjaan dan suatu alat untuk melaksanakan suatu pengerjaan dengan

mesin dan gerakan yang ditetapkan oleh suatu sistem pengulangan tertutup atau terbuka. CNC yang

3

Page 4: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

dikendalikan dapat melakukan pekerjaan berbentuk linier, lingkar, atau sisipan berbentuk parabola,

yang mana buatan perangkat lunak, dan manapun sisipan kaleng rutin terpilih dengan mudah.

.2 Jenis Mesin CNC

Di industri menengah dan besar, akan banyak dijumpai penggunaan mesin CNC dalam

mendukung proses produksi. Secara garis besar, mesin CNC dibagi dalam 2 (dua) macam, yaitu :

a. Mesin bubut CNC

Gambar 2.1. Mesin Bubut CNC

b. Mesin frais CNC

4

Page 5: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Gambar 2.2. Mesin Frais CNC

.3 Cara Mengoperasikan Mesin CNC

Secara umum, cara mengoperasikan mesin CNC dengan cara memasukkan perintah numeric

melalaui tombol-tombol yang tersedia pada panel instrument di tiap- tiap mesin. Setiap jenis mesin

CNC mempunyai karakteristik tersendiri sesuai dengan pabrik yang membuat mesin tersebut. Namun

demikian secara garis besar dari karakteristik cara mengoperasikan mesin CNC dapat dilakukan dengan

dua macam cara, yaitu :

a) Sistem Absolut

Pada sistem ini titik awal penempatan alat potong yang digunakan sebagai acuan adalah

menetapkan titik referensi yang berlaku tetap selama proses operasi mesin berlangsung. Untuk mesin

bubut, titik referensinya diletakkan pada sumbu (pusat) benda kerja yang akan dikerjakan pada bagian

ujung. Sedangkan pada mesin frais, titik referensinya diletakkan pada pertemuan antara dua sisi pada

benda kerja yang akan dikerjakan.

5

Page 6: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Gambar 2.3. Referensi Absolut

b) Sistem Incremental

Pada system ini titik awal penempatan yang digunakan sebagai acuan adalah selalu berpindah

sesuai dengan titik actual yang dinyatakan terakhir. Untuk mesin bubut maupun mesin frais

diberlakukan cara yang sama. Setiap kali suatu gerakan pada proses pengerjaan benda kerja berakhir,

maka titik akhir dari gerakan alat potong itu dianggap sebagai titik awal gerakan alat potong pada tahap

berikutnya.

Gambar 2.4. Referensi Inkremental

Sejalan dengan berkembangnya kebutuhan akan berbagai produk industri yang beragam dengan tingkat

kesulitan yang bervariasi, maka telah dikembangkan berbagai variasi dari mesin CNC. Hal ini

dimaksud untuk memenuhi kebutuhan jenis pekerjaan dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Berikut ini

diperlihatkan berbagai variasi mesin CNC.

6

Page 7: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Gambar 2.5. Mesin Bubut CNC Modern

Gambar 2.6. Mesin Frais CNC Modern

.4 PC untuk Mesin CNC

PC (Personal Computer) sebagai perangkat input bagi mesin CNC sangat penting peranannya

untuk memperoleh kinerja mesin CNC. Oleh karena itu setiap pabrik yang memproduksi mesin CNC

juga memproduksi atau merekomendasi spesifikasi PC yang digunakan sebagai input bagi mesin CNC

produksinya. Pada mesin CNC untuk keperluan unit latih (Training Unit) atau dengan operasi

sederhana, baik tampilan pada monitor maupun eksekusi program, maka PC yang dipergunakan

sebagaimana pada mesin CNC jenis LOLA 200 MINI CNC, LEMU IITM, EMCO TU, maupun yang

sejenis.

7

Page 8: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Gambar 2.7. Tampilan Monitor 1

Tampilan pada gambar di atas dihasilkan oleh PC dengan spesifikasi minimum : System Unit:

IBM PC or compatible (80286 and up) Operating System: MS-DOS or PC-DOS version 3.0 or later Main Memory: 640KB RAM minimum Hard Disk Space: 2MB Display: Standard VGA Input Device: Mouse

Perkembangan jenis pekerjaan yang menggunakan peranan mesin CNC sejalan dengan

kebutuhan teknologi manufaktur semakin meningkat. Oleh karena itu dikembangkan pula perangkat PC

yang dapat melayani mesin CNC dengan kinerja yang mampu mengatasi beberapa faktor kesulitan

yang dijumpai pada proses manufaktur. Gambar 8 memperlihatkan tampilan monitor mesin CNC jenis

E·IPC700-ECKELMANN, DNC NT-2000, WinPromateII - Baronics, Mirac PC, CamSoft,

ProMotion® iCNC, maupun yang sejenis.

8

Page 9: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Gambar 2.8. Tampilan Monitor 2

Tampilan pada gambar di atas dihasilkan oleh PC dengan spesifikasi minimum : Processing :

Pentium III 1 GHz and 133 MHz Processor Bus Main : 256 MB RAM (expandable to 512 MB RAM) Single DIMM Slot Memory Video : 4 MB Retentive Variable Storage : 32K NVRAM (onboard) for PC Control Diagnostics Functions : Watchdog Timer, Temperature and Fan Status Monitoring Front LED Indicators (5) : Function (Text mode), Shift/ CAPS Lock, HDD/Error, Power, Compact

Flash Ready Storage Device : Removable 2.5" Hard Disk Drive, 20GB Compact Flash : (1) Port - Front Access – Not Supported in Windows NT USB (Rev 1.0) : (1) Port - Side Access – Not Supported in Windows NT (2) Ports - Front Access –

Not Supported in Windows NT Serial Port : (2) RS232 serial ports Parallel Parallel Port : ECP+EPP parallel port Ethernet : 10/100 Base T Ethernet PS/2 : PS/2 keyboard and PS/2 mouse ports Expansion Slots : One PCI Slot, One PCI/ISA SlotExpansion Display : 15" Active Matrix LCD (1024x 768 resolution) Touch Screen Control : Standard unit does not include touch screen control. Touch screen control

is a factory-installed option. Vertical Side Keys : 8 keys along each side of display for PC Control. Optionally, these keys may

be factory configured as direct inputs to a GE Fanuc CNC via I/O Link. Numeric/Control Keys : Full numberic keypad and Keyboard functions (Arrow keys, Tab, esc,

space, alt, delete, ctrl, etc.) Horizontal Keys : 28 keys located below display. Text mode key (locking) for alpha characters. CAPS Lock key for alpha characters caps switch. Floppy Disk Drive : External FDD Connector for operator panel mounting Compact Disk Rom Drive : External IDE Connector for operator panel mounting Power Supply :

Removable 120/240 Power Supply, Auto Sensing Operating System : Windows NT, Windows 2000 Outline Specification : 18.85in (W) x 13.86in (H) x 7.16in (D) 478.8mm (W) x 352.0mm (H) x

181.9mm (D) Environmental Protection : IP65 when panel mounted

Standards and Certification : CE and UL Hazardous (Class1, Division 2).

9

Page 10: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

2.5 Kode Standar Mesin CNC

Mesin CNC hanya dapat membaca kode standar yang telah disepakati oleh industri yang

membuat mesin CNC. Dengan kode standar tersebut, pabrik mesin CNC dapat menggunakan PC

sebagai input yang diproduksi sendiri atau yang direkomendasikan. Kode standar pada mesin CNC

yaitu :

a. Mesin Bubut 1) Fungsi G

G00 : Gerakan cepat G01 : Interpolasi linear

G02/G03 : Interpolari melingkar

G04 : Waktu tinggal diam.

G21 : Blok kosong

G24 : Penetapan radius pada pemrograman harga absolut

G25/M17 : Teknik sub program \

G27 : Perintah melompat

2) Pemotongan ulir G33 Pemotongan ulir dengan kisar tetap sama G64 Motor asutan tak berarus G65 Pelayanan kaset G66 Pelayanan antar aparat RS 232 G73 Siklus pemboran dengan pemutusan tatal G78 Siklus penguliran G81 Siklus pemboranG82 Siklus pemboran dengan tinggal diam. G83 Siklus pemboran dengan penarikan G84 Siklus pembubutan memanjang G85 Siklus pereameran G86 Siklus pengaluran G88 Siklus pembubutan melintang G89 Siklus pereameran dengan tinggal diam. G90 Pemrograman harga absolut G91 Pemrcgraman harga inkremental G92 Pencatat penetapan G94 Penetapan kecepatan asutanG95 Penetapan ukuran asutan G110 Alur permukaanG111 Alur luar G112 Alur dalam G113 Ulir luar G114 Ulir dalam G115 Permukaan kasar

10

Page 11: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

G116 Putaran kasar 3) Fungsi M

M00 Berhenti terprogram M03 Sumbu utama searah jarum jam M05 Sumbu utama berhenti M06 Penghitungan panjang pahat, penggantian pahat M08 Titik tolak pengatur M09 Titik tolak pengatur Ml 7 Perintah melompat kembali M22 Titik tolak pengatur M23 Titik tolak pengatur

M26 Titik tolak pengatur

M30 Program berakhir

M99 Parameter lingkaran

M98 Kompensasi kelonggaran / kocak Otomatis

b. Mesin Frais 1) Fungsi G

G00 Gerakan cepat G01 Interpolasi lurus G02 Interpolasi melinqkar searah iarum Jam G03 Interpolasi melinqkar berlawanan arah jarum jam G04 Lamanya tingqal diam. G21 Blok kosonq G25 Memanqqil sub program G27 Instruksi melompat G40 Kompensasi radius pisau hapus G45 Penambahan radius pirau G46 Pengurangan radius pisau G47 Penambahan radius pisau 2 kali G48 Penguranqan radius pisau 2 kali G64 Motor asutan tanpa arus (Fungsi penyetelan) G65 Pelavanan pita magnet (Fungsi penyetetan) G66 Pelaksanaan antar aparat dengan RS 232 G72 Siklus pengefraisan kantong G73 Siklus

pemutusan fatal G74 Siklus penguliran (jalan kiri) G81 Siklus pemboran tetap G82 Siklus pemboran tetap dengan tinj diam G83 Siklus pemboran tetap dengan pembuangantatal G84 Siklus penquliran G85 Siklus mereamer tetap G89 Siklus mereamer tetap denqan tinqqal diam.

11

Page 12: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

G90 Pemroqraman nilai absolut G91 Pemroqraman nilai inkremental G92 Penqqeseran titik referensi

2) Fungsi M M00 Diam M03 Spindel frais hidup.searahjarumjam M05 Spindel frais mati M06 Penggeseran alat, radius pisau frais masuk M17 Kembali ke program pokok

M08

M09

M20

M21 Hubungan keluar

M22

M23

M26 Hubungan keluar- impuls

M30 Program berakhir

M98 Kompensasi kocak / kelonggaran otomatis

M99 Parameter dari interpolasi melingkar (dalam hubungan dengan G02/303)

c. Tanda Alarm A00 Salah kode G/M A01 Salah radius/M99 A02 Salah nilaiZ A03 Salah nilai F A04 Salah nilai Z A05 Tidak ada kode M30 A06 Tidak ada kode M03 A07 Tidak ada arti A08 Pita habis pada penyimpanan ke kaset A09 Program tidak ditemukan A10 Pita kaset dalam pengamanan A11 Salah pemuatan A12 Salah pengecekan A13 Penyetelan inchi/mm dengan memori program penuh A14 Salah posisi kepal frais/ penambahan jalan dengan LOAD ┴ /M atau ┤/ M A15 Salah nilai Y. A16 Tidak ada nilai radius pisau frais

12

Page 13: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

A17 Salah sub program A18 Jalannya kompensasi radius pisau frais lebih kecil dari nol

2.6 Mesin CNC Generasi Baru

Operator mesin CNC yang akan memasukkan program pada mesin sebelumnya harus sudah

memahami gambar kerja dari komponen yang akan dibuat pada mesin tersebut. Gambar kerja biasanya

dibuat dengan cara manual atau dengan computer menggunakan program CAD (Computer Aided

Design). Seiring dengan kemajuan teknologi di bidang computer, maka telah dikembangkan suatu

software yang berisi aplikasi gambar teknik dengan CAD yang sudah dapat diminta untuk

menampilkan program untuk dikerjakan dengan mesin CNC. Aplikasi program tersebut dikenal dengan

sebutan CAM (Computer Aided Manufacturing). Software CAM pada umumnya dibuat oleh pabrik

yang membuat mesin CNC dengan tujuan untuk mengoptimalkan kinerja mesin CNC yang

diproduksinya. Dengan menggunakan software CAM, seorang operator cukup membuat gambar kerja

dari benda yang akan dibuat dengan mesin CNC pada PC. Hasil gambar kerja dapat dieksekusi secara

simulasi untuk melihat pelaksanaan pengerjaan benda kerja di mesin CNC melalui layer monitor.

Apabila terdapat kekurangan atau kekeliruan, maka dapat diperbaiki tanpa harus kehilangan bahan. Jika

hasil eksekusi simulasi sudah sesuai dengan yang diharapkan, maka program dilanjutkan dengan

eksekusi program mesin. Program mesin yang sudah jadi dapat langsung dikirim ke mesin CNC

melalui jaringan atau kabel atau ditransfer melalui media rekam.

2.7 Belajar CNC dengan Simulator

Belajar pengoperasian CNC dengan menggunakan Simulator memungkinkan untuk mengurangi

resiko yang terjadi akan datang pada mesin sebenarnya. Oleh sebab itu, sebelum praktik pada mesin

sebenarnya mahasiswa setelah memahami dan melakukan pendalaman materi seharus terlebih dahulu

melakukan uji coba dengan simulator tujuanya agar tidak terjadi kegagalan dalam praktik langsung di

mesin sebenarnya. Beberapa keuntungan yang lain dengan menggunakan simulasi adalah: Dengan

adanya simulasi sebelum menggunakan mesin yang sebenarnya akan mengurangi resiko yang ada.

Adapun keuntungan dengan menggunakan simulasi adalah sebagai berikut:

a. Operator yang sedang belajar akan aman dan tidak merusak mesin.b. Operator yang melakukan trial error pada saat membuat produk tidak khawatir untuk merusak mesin

atau benda kerja yang ada.c. Mesin yang digunakan akan aman dari operator yang salah dalam melakukan

pemrograman

13

Page 14: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

d. Dapat melihat simulasi hasil produk dari program yang dibuat.

e. Dapat mengetahui kesalahan-kesalahan yang ada dalam program yang dibuat sebelum dikerjakan

f. Menghemat beaya proses dan perawatan.

g. Surface roughness merupakan salah satu aspek tujuan dari pembubutan.Sebelum memprogram

CNC, operator akan mempertimbangkan dimensi,bentuk, dan kekasaran permukaan yang dihasilkan

nantinya. Tingkat kehalus yang diinginkan sangat dipengaruhi oleh feeding dan putaran yang

digunakan. Dengan mengetahui simulasi hasil Surface roughness yang dihasilkan maka akan

memudahkan dalam perencanaannya.

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Langkah Menjalankan Program CNC Simulator

Pada simulator yang akan digunakan pilihlah cara yang diinginkan untuk membuat latihan

praktek pada sesi simulasi turning ini. Jika menggunakan mitsubishi maka machine type yang dipilih

adalah post axial, jika sinumerik maka machine type yang di pilih pre axial, bahasan terserbut akan

dibahas pada program latihan 1 dan 2. etelah itu start turning lalu pilih setup dialog dan simpan

program. Lalu atur setup dialognya, contoh setup dialog seperti pada gambar

14

Page 15: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Setelah program cnc simulator dibuka atur setup dialog.

Atur workpiece, ketik diameter benda kerja danpanjang benda kerja yang diinginkan pilihlah bahan

yang digunakan.

15

Page 16: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Atur pencekam bubuk yang sesuai dengan workpiece benda kerja tersebut

16

Page 17: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Pencekam yang dipilih sesuai dengan workpiece

Lalu Atur titik nol benda kerja

Lalu gunakan pahat yang sesuai dengan job sheet yang akan dibuat untuk benda terserbut.

3.2 program latihan 1 (Pawn)

17

Page 18: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Membuat program dengan mitsubishi, pada gambar diatas menunjukkan mesin apa yang akan di pakai

yaiitu mitsubishi lalu atur administration, pilih start configuration. Pengaturan ini berguna untuk

mengganti posisi pahat dengan Mesin mitsubishi

18

Page 19: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Lalu ganti turret position dengan post axial

untuk mitsubishi. Lalu accept dan start turning

setelah itu atur setup dialog dan buat program

WOP, dan jalankan program

Pada mesin CNC simulator itu atur setup dialognya seperti yang telah dijelaskan tadi. Setelah itu buat

program gambar job sheet menggunakan WOP sehingga menghsilkan program yang akan dijalankan

pada simulator.

Pahat yang digunakan Tool 1 ,

19

Page 20: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Pahat bergerak mendekati benda

kerja

Proses finishing pemakanan pada benda kerja

20

Page 21: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Hasil benda kerja yang disimulasikan dengan program

Kode Program

N10 G90 G54 T16

N15 G94

N18 G92 S1000 kepala Program

N20 G96 S100 M4

N22 G00 X43 Z1

N25 G71 U0.5 R1

N26 G71 P29 Q115 U0.3 W1 F100

N29 G1 X0 Z0

N35 G1 X0 Z0 sub program WOP N29 sampai N115

N40 G3 X8 Z-4 I0 K-4

N45 G1 X8 Z-4

N50 G1 X6 Z-8

N55 G1 X10 Z-8

N60 G1 X6 Z-12

N65 G1 X16 Z-30

N70 G1 X16 Z-30

N75 G3 X20 Z-32 I0 K-2

N80 G1 X20 Z-32

N85 G1 X20 Z-35

N90 G1 X20 Z-35

N95 G2 X24 Z-37 I2 K0

N100 G1 X24 Z-37

21

Page 22: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

N105 G1 X24 Z-40

N110 G1 X30 Z-40

N115 G1 X30 Z-50

N120 G70 P29 Q115

N125 M05 Akhir Program

N130 M30

Program simulator

( Setup sheet

( Machine: "MTS M-LC R3 T16 VDI30"

( Control: "MITSUBISHI M70V Turning"

(

( General Information

( Creation time: "16.07.2010 19:02"

( Workpiece

( Cylinder: L100 DA43

( Material: "N\Aluminium\AlMg1"

(

( Workpiece clamping

( Clamping device: "DIN55028 A8\Lathe Chuck\KSF160-3AsB"

( Clamping device attachment: "AsB30V1.5x60\Step jaw\HB3-B30xL38_20_10xH56_28_14"

( Type of chuck: External chuck outside step jaw

( Chucking depth: ET15

(

( Tailstock

( Tailstock center: "MK4\Tailstock Center\KSMK4-60-30-25_44"

( Tailstock position: ZR1100 M10

(

( Tool system

( Tool set: empty

( Tool list

22

Page 23: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

( T16: "VDI30A\Corner Tool Left\DCMT 11T308_SDJCL 2020 H 11_B1-30

2022"

( Active tool: T01

(

( Tool offset list

( T01 TC1: KZ+047.000 KX+067.000 Q3 QZ-000.800 QX-000.800 R000.800 Ap032.000

Kr+003.000 DB000.000 SL010.785

( T16 TC1: KZ+047.000 KX+067.000 Q3 QZ-000.800 QX-000.800 R000.800 Ap032.000

Kr+003.000 DB000.000 SL010.785

(

( Zero register

( Zero point G54: Z231 X0 NT13

( Right side of the workpiece: Z231

(

( Setup sheet end

N10 G90 G54 T16

N15 G94

N15 G92 S1000

N20 G96 S100 M4

N22 G00 X43 Z1

N25 G71 U0.5 R1

N26 G71 P29 Q115 U0.3 W1 F100

N29 G1 X0 Z0

N35 G1 X0 Z0

N40 G3 X8 Z-4 I0 K-4

N45 G1 X8 Z-4

N50 G1 X6 Z-8

N55 G1 X10 Z-8

N60 G1 X6 Z-12

N65 G1 X16 Z-30

N70 G1 X16 Z-30

23

Page 24: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

N75 G3 X20 Z-32 I0 K-2

N80 G1 X20 Z-32

N85 G1 X20 Z-35

N90 G1 X20 Z-35

N95 G2 X24 Z-37 I2 K0

N100 G1 X24 Z-37

N105 G1 X24 Z-40

N110 G1 X30 Z-40

N115 G1 X30 Z-50

N120 G70 P29 Q115

N125 M05

N130 M30

3.3 Program Latihan 2 (Poros Celah)

24

Page 25: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

3.3 program latihan 24

Membuat program dengan msinumerik, pada gambar diatas menunjukkan mesin apa yang akan di

pakai yaiitu mitsubishi lalu atur administration, pilih start configuration. Pengaturan ini berguna untuk

mengganti posisi pahat dengan mesin sinumerik. Pada mesin sinumerik dimana program ini dibuat sub

program contohnya L1994.

Lalu ganti turret position dengan pre axial

untuk mitsubishi. Lalu accept dan start turning

setelah itu atur setup dialog dan buat program

WOP, dan jalankan program

Pada mesin CNC simulator itu atur setup

25

Page 26: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

dialognya seperti yang telah dijelaskan

tadi. Setelah itu buat program gambar job

sheet menggunakan WOP sehingga

menghsilkan program yang akan dijalankan

pada simulator.

Pahat mendekati benda kerja. Pahat yang

Digunakan pahat nomor 1.

Sub Program WOP L1994 berjalan dan

Pahat 1 mulai melakukan pemakanan.

Hasil program yang menggunakan WOP

L1994

Setelah pahat nomor 1 berganti

Menjadi pahat nomor 2, pahat

Mulai melakukan pemakanan

26

Page 27: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Dengan membuat celah, program

Ini menggunakan parameter

yang didapat dari LCYC 93

Program LCYC 93 berakhir dan

Pahat mulai berganti dengan boring

Pahat mulai berganti dengan pahat

Nomor 3,pengboran mulai

dilakukan dengan

Pengeboran selesai.

27

Page 28: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

Hasil benda kerja yang dibuat dengan sinumerik

Kode Program

N10 G90 G54

N12 M3 S1000 F0.5

N14 X26 Z1 kepala program

N16 G1 X26 Z1

N18 _CNAME="L1994"

N20 R105=9 R106=0.5 R108=1 R109=0

N22 R110=1 R111=0.8 R112=0.3

N24 LCYC95

N26 G00 X27

N28 Z 20

N30 T2 D2

N32 G0 Z1

N30 R115=2 R100=12 R101=-12 R114=4

N32 R105=5 R106=0.3 R107=1.1 R108=1

N34 R116=0 R117=0 R118=0 R119=1

N36 LCYC93

N38G00 X27

N40 Z 20 membuat celah

N42 T2 D2

N46 G0 Z1

N48 R115=2 R100=12 R101=-18 R114=4

N50 R105=5 R106=0.3 R107=1.1 R108=1

28

Page 29: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

N52 R116=0 R117=0 R118=0 R119=2

N54 LCYC93

N56 G0 X20

N58 Z 0

N60 R115=3 R100=20 R101=-33 R114=19

N62 R105=5 R106=0.3 R107=1.1 R108=1

N64 R116=0 R117=1 R118=0 R119=2

N66 LCYC93

N68 X30 Z2

N72 T4

N74 M3 S1500

N75 G17

N76 G0 X0 Z3

N77 G4 F3

N79 G1 F0.02 X0 Z-3

N81 G4 F3

N83 T3

N78 R127=1 R101=9.0 R102=0.0 R103=9.0

N80 R104=-25.0 R105=1.0 R109=2.0 R110=4.0

N82 R111=0.01 R107=0.2 R108=0.5

N84 LCYC83

N85 M30 pengeboran

Sub program “L1994”

N10 G1 X0 Z0

N12 G1 X6 Z0

N14 G1 X6 Z-10

N16 G1 X12 Z-10

N18 G1 X12 Z-25

N20 G1 X14 Z-25

N22 G1 X14 Z-25

29

Page 30: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

N24 G3 X20 Z-28 I0 K-3

N26 G1 X20 Z-60

N28 G1 X26 Z-65

RET

Program simulator

(

( Setup sheet end

N10 G90 G54

N12 M3 S1000 F0.5

N14 X26 Z1

N16 G1 X26 Z1

N18 _CNAME="L1994"

N20 R105=9 R106=0.5 R108=1 R109=0

N22 R110=1 R111=0.8 R112=0.3

N24 LCYC95

N26 G00 X27

N28 Z 20

N30 T2 D2

N32 G0 Z1

N30 R115=2 R100=12 R101=-12 R114=4

N32 R105=5 R106=0.3 R107=1.1 R108=1

N34 R116=0 R117=0 R118=0 R119=1

N36 LCYC93

N38G00 X27

N40 Z 20

N42 T2 D2

N46 G0 Z1

N48 R115=2 R100=12 R101=-18 R114=4

N50 R105=5 R106=0.3 R107=1.1 R108=1

N52 R116=0 R117=0 R118=0 R119=2

30

Page 31: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

N54 LCYC93

N56 G0 X20

N58 Z 0

N60 R115=3 R100=20 R101=-33 R114=19

N62 R105=5 R106=0.3 R107=1.1 R108=1

N64 R116=0 R117=1 R118=0 R119=2

N66 LCYC93

N68 X30 Z2

N72 T4

N74 M3 S1500

N75 G17

N76 G0 X0 Z3

N77 G4 F3

N79 G1 F0.02 X0 Z-3

N81 G4 F3

N83 T3

N78 R127=1 R101=9.0 R102=0.0 R103=9.0

N80 R104=-25.0 R105=1.0 R109=2.0 R110=4.0

N82 R111=0.01 R107=0.2 R108=0.5

N84 LCYC83

N85 M30

3.4 Program tambahan menggunakan Mitsubishi

31

Page 32: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

N10 G90 G54 T101

N15 G92 S1000

N20 96 S100 M4

N25 G00 X43 Z1

N30 G71 U0.5 R1

N32 G71 P35 Q120 U0.3 W1 F300

N35 G1 X0 Z0

N40 G1 X0 Z0

N45 G3 X8 Z-4 I0 K-4

N50 G1 X8 Z-4

N55 G1 X6 Z-8

N60 G1 X10 Z-8

N65 G1 X6 Z-15

N70 G1 X6 Z-19

N75 G1 X10 Z-19

N80 G1 X10 Z-25

N85 G1 X18 Z-25

N90 G1 X18 Z-30

N95 G1 X22 Z-30

32

Page 33: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

N100 G1 X18 Z-35

N105 G1 X24 Z-40

N110 G1 X24 Z-40

N115 G3 X30 Z-43 I0 K-3

N120 G1 X30 Z-50

N125 G70 P35 Q120

N127 G0 X35 Z20

N130 M05

N135 M35

BAB IV

Penutup

4.1 Kesimpulan

Belajar pengoperasian CNC dengan menggunakan Simulator memungkinkan untuk mengurangi

resiko yang terjadi akan datang pada mesin sebenarnya. Oleh sebab itu, sebelum praktik pada mesin

sebenarnya mahasiswa setelah memahami dan melakukan pendalaman materi seharus terlebih dahulu

melakukan uji coba dengan simulator tujuanya agar tidak terjadi kegagalan dalam praktik langsung di

mesin sebenarnya. Beberapa keuntungan yang lain dengan menggunakan simulasi adalah Dengan

adanya simulasi sebelum menggunakan mesin yang sebenarnya akan mengurangi resiko yang ada.

4.2 Saran

Setelah mendapatkan sesi simulasi CNC Turning ini dapat menyimpulkan beberapa saran pada

saat meggunakan mesin cnc simulator ini :

1. Pada saat menggunakan mesin cnc simulator ini memang dapat mengurangi resiko yang ada

tetapi menggunakan mesin ini harus teliti agar program dapat berjalan.2. Pada saat menggunakan mesin cnc turning, utamakan keselamatan kerja saat menggunakan

mesin dan jangan bermain-main dalam bekerja

33

Page 34: BAB I PENDAHULUAN - docshare04.docshare.tipsdocshare04.docshare.tips/files/29502/295028760.pdf · besar.Pada tahun 1973, ... adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital,

34