BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT....

14
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Sejarah Perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk didirikan di republik Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1990 dengan nama PT Pangan Jaya Intikusuma, berdasarkan akta notaris Benni kristianto, SH. No 228. Akta pendirian ini disahkan oleh mentri kehakiman dalam suran keputusan no C2 2915.HT.0101,tahun 1991, tanggal 12 Juli 1991 dan diumumkan dalam berita Negara republik Indonesia no 12 tambahan no 61 tanggal 11 Februari 1992. Kegiatan usaha Indofood dibagi menjadi empat kelompok usaha strategis yaitu : produk konsumen bermerek Bogasari, minyak goreng dan lemak nabati, serta distribusi kelompok produk konsumen bermerek terdiri dari divisi mie instan, divisi makanan ringan, divisi nutrisi dan makanan khusus, divisi bumbu penyedap makanan, serta divisi kemasan, adapun kelompok minyak goreng dan lemak nabati terdiri dari divisi perkebunan, divisi minyak goreng dan margarin serta divisi komuditas. Kantor pusat perusahaan berlokasi di gedung Indofood tower lantai 27 jalan Jendral Sudirman kavling 70 sampai 76, Jakarta Selatan, Indonesia. Sedangkan pabriknya berlokasi diberbagai tempat dipulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi. Perusahaan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 1990, tahun 1994 perusahaan mengganti nama dari PT Pangan Jaya Intikusuma Tbk menjadi PT Indofood Sukses Makmur Tbk dengan langsung terdaftar di bursa efek Jakarta dan bursa efek Surabaya. perusahaan melakukan penawaran umum 21,0 juta saham baru kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp 6.200 per saham.

Transcript of BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT....

Page 1: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

1.1.1 Sejarah Perusahaan

PT. Indofood Sukses Makmur Tbk didirikan di republik Indonesia pada

tanggal 14 Agustus 1990 dengan nama PT Pangan Jaya Intikusuma, berdasarkan akta

notaris Benni kristianto, SH. No 228. Akta pendirian ini disahkan oleh mentri

kehakiman dalam suran keputusan no C2 – 2915.HT.0101,tahun 1991, tanggal 12 Juli

1991 dan diumumkan dalam berita Negara republik Indonesia no 12 tambahan no 61

tanggal 11 Februari 1992.

Kegiatan usaha Indofood dibagi menjadi empat kelompok usaha strategis

yaitu : produk konsumen bermerek Bogasari, minyak goreng dan lemak nabati, serta

distribusi kelompok produk konsumen bermerek terdiri dari divisi mie instan, divisi

makanan ringan, divisi nutrisi dan makanan khusus, divisi bumbu penyedap

makanan, serta divisi kemasan, adapun kelompok minyak goreng dan lemak nabati

terdiri dari divisi perkebunan, divisi minyak goreng dan margarin serta divisi

komuditas.

Kantor pusat perusahaan berlokasi di gedung Indofood tower lantai 27 jalan

Jendral Sudirman kavling 70 sampai 76, Jakarta Selatan, Indonesia. Sedangkan

pabriknya berlokasi diberbagai tempat dipulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi.

Perusahaan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 1990, tahun 1994

perusahaan mengganti nama dari PT Pangan Jaya Intikusuma Tbk menjadi PT

Indofood Sukses Makmur Tbk dengan langsung terdaftar di bursa efek Jakarta dan

bursa efek Surabaya. perusahaan melakukan penawaran umum 21,0 juta saham baru

kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp 6.200 per saham.

Page 2: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

Tahun 1995 perusahaan mngakuisisi perusahaan Bogasari, kemudian tahun

1996 pemegang saham menyetujui pemecahan nilai nominal saham perusahaan (stock

split) dari Rp 1.000 per saham menjadi Rp 500 per saham, sehubungan dengan hal

itu, jumlah modal dasar perusahaan meningkat dari 1,0 milliar saham menjadi 2.0

milliar saham, sedangkan jumlah saham yang diterbitkan meningkat dari 763,0 juta

menjadi 1526,0 juta saham pada tanggal 31 Desember 1996.

Tahun 1997 jumlah modal dasar perusahaan meningkat dari 2,0 milliar saham

menjadi 6,0 milliar saham, perusahaan juga melaksanakn penawaran umum terbatas

1, dimana setiap pemegang saham berhak untuk memesan satu saham baru atas setiap

5 saham yang dimiliki dengan harga penawaran sebesar Rp 330 per saham, jumlah

saham baru diterbitkan sehubungan dengan penawaran umum terbatas tersebut adalah

Rp 305,2 juta saham hal ini menyebabkan jumlah keselurahan saham yang diterbitkan

menjadi 1.831,2 juta saham pada tanggal 31 Desember 1997, tahun 1997 ini juga

perusahaan mengakuisisi 80% saham diperusahaan perkebunan, minyak goreng dan

nabati serta distribusi.

Bulan Juli 2000 perusahaan menawarkan kepada masyarakat obligasi tanpa

hak konversi dengan tingkat bunga tetap dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp

1.000.000, pada bulan ini juga para pemegang saham menyetujui pemecahan nominal

saham (stock split) dari Rp 500 per saham menjadi Rp 100 persaham, oleh karena itu

jumlah modal dasar perusahaan meningkat dari 6 milliar saham menjadi 30,0 milliar

saham, sedangkan jumlah saham yang diterbitkan perusahaan meningkat dari 1.831,2

juta saham menjadi 9.156,0 juta saham.

Sehubungan dengan pelaksanaan program kepemilikan saham karyawan

perusahaan (ESOP) tahap I,II, dan III yang telah disetujui oleh pemegang saham

perusahaan dalam rapat umum pemegang saham perusahaan luar biasa (RUPSLB)

yang diadakan pada tanggal 16 Mei 2001 yang telah diaktakan dengan akta notaries

Benni Kristianto, SH. No 30. Pada tanggal yang sama perusahaan menerbitkan saham

baru masing – masing sejumlah 288.900.000 saham pada tahun 2003 dan 919.500

saham pada tahun 2004 untuk karyawan perusahan, anak perusahaan dan asosiasi

Page 3: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

yang memenuhi persyaratan. Hal ini menyebabkan jumlah saham keseluruhan yang

diterbitkan menjadi 9.444.189.000 saham.

Pada bulan Juni 2003 perusahaan menawarkan pada masyarakat obligasi tanpa

hak konversi dengan tingkat suku bunga tetap dengan nilai nominal keseluruhan

sebesar Rp 1.500.000. kemudian pada bulan Juli 2004 perusahaan kembali

menawarkan kepada masyarakat obligasi tanpa hak konversi dengan tingkat suku

bunga tetap dengan nilai nominal Rp 1.000.000 saham perusahaan terdaftar pada

Bursa Efek Jakarta, sedangkan obligasi dalam perusahaan terdapat pada Bursa Efek

Surabaya.

Pada tahun 2005 Indofood Membentuk perusahaan patungan dengan

Nestlé.Mengakuisisi perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat. Mengakuisisi

Convertible Bonds yang diterbitkan oleh perusahaan perkapalan, setara dengan 90,9%

kepemilikan saham. Dan pada tahun 2006 Melakukan pelunasan Eurobonds sebesar

US$143,7 juta. Mengakuisisi 55,0% saham perusahaan perkapalan Pacsari Pte. Ltd.

Mengakuisisi beberapa perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat.

Pada tahun 2007 Indofood Mencatatkan saham Grup Agribisnis di Bursa Efek

Singapura dan menempatkan saham baru. Menerbitkan Obligasi Seri IV sebesar Rp2

triliun. Mengakuisisi 60% kepemilikan saham di perusahaan perkebunan Rascal

Holding Limited. Partisipasi dalam pengeluaran saham baru PT Mitra Inti Sejati

Plantation dan memiliki sebesar 70% kepemilikan. Mengakuisisi 64,41%

kepemilikan saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. Dan pada tahun 2008

Partisipasi dalam pengeluaran saham baru PT Lajuperdana Indah dan memiliki

sebesar 60% kepemilikan. Menjual kembali 251.837.500 lembar treasury stock dan

menarik kembali 663.762.500 lembar treasury stock. Mengakuisisi 100% saham

Drayton Pte. Ltd. yang memiliki secara efektif 68,57% saham di PT Indolakto,

sebuah perusahaan dairy terkemuka. Mengakuisisi 100% saham di beberapa

perusahaan perkebunan yang memiliki fasilitas bulking.

Pada tahun 2009 Indofood Menerbitkan Obligasi Seri V sebesar Rp1,6 triliun.

Pemekaran kegiatan usaha mi instan dan bumbu menjadi PT Indofood CBP Sukses

Makmur (ICBP). Grup Agribisnis menerbitkan Obligasi Rupiah Seri I sebesar Rp452

Page 4: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

miliar dan Sukuk Ijarah I sebesar Rp278 miliar. Melakukan penggabungan usaha

seluruh anak perusahaan di Grup Produk Konsumen Bermerek (CBP) yaitu PT

Gizindo Prima Nusantara (Nutrisi & Makanan Khusus), PT Indosentra Pelangi

(Penyedap Makanan), PT Cipta Kemas Abadi (Kemasan Fleksibel) dan PT

Indobiskuit Mandiri Makmur (Biskuit) ke dalam ICBP. Dan pada tahun 2010

Menyelesaikan restrukturisasi internal Grup CBP melalui pengalihan kepemilikan

saham anak perusahaan di Grup CBP, dengan jumlah kepemilikan kurang dari 100%

yaitu PT Surya Rengo Containers (Kemasan Karton), PT Nestlé Indofood Citarasa

Indonesia (Memasarkan Produk Kuliner), Indofood (M) Food Industries Sdn Bhd

(Kegiatan Usaha Mi Instan di Malaysia), PT Indofood Fritolay Makmur (Makanan

Ringan) dan Drayton Pte. Ltd. (Dairy), ke dalam ICBP.

1.1.2 Visi dan Misi Perusahaan

PT Indofood Sukses Makmur Tbk mempunyai visi dan misi sebagai landasan

atau pedoman perusahaan dibawah landasan ini dan pedoman yang dipegang oleh PT

Indofood Sukses Makmur Tbk dalam usahanya yaitu :

1. Visi Perusahaan :

Menjadi perusahaan total food company

2. Misi Perusahaan :

a. Meningkatkan kompetensi karyawan kami, proses produksi kami dan

teknologi kami

b. Menyediakan produk yang berkualitas tinggi, inovatif dangan harga

terjangkau yang merupakan pilihan pelanggan.

c. Memastikan ketersediaan produk bagi pelanggan domestic maupun

pelanggan Internasional

d. Memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas hidup bangsa

Indonesia khususnya dalam bidang nutrisi

e. Meningkatkan stakeholders value secara berkesinambungan

Page 5: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

1.1.3 Logo dan Arti Logo Perusahaan

GAMBAR 1.1

Logo PT. Indofood

Sumber : www.indofood.com/indofood_logo_jpeg

PT. Indofood memiliki tujuan dan maksud dari membuat logo seperti pada

gambar 1.1. Arti dari logo tersebut menurut perusahaan itu sendiri yaitu; “kekuatan

logo perusahaan makanan kemasan ini terkenal di seluruh Indonesia. Ketika sebuah

logo dimunculkan maka hampir semua orang mampu menyebutkan produk-produk

makanan kemasan yang dihasilkan Indofood. Makna logo perusahaan Indofood yang

hebat ini. Selain sebagai pengingat untuk staf karyawan untuk selalu membuat

produk makanan kemasan Indofood”.

1.1.4 Produk Indofood

Dalam beberapa produk makanan dalam kemasan PT Indofood memproduksi

beberapa merek mie instan seperti Indomie, Sarimi, Supermi, Pop Mie, Sakura, Pop

Bihun, Mi Telur 3 ayam

Sama seperti iklan produk penelitian ini, PT. Indofood memiliki produk

unggulan yang sudah banyak di ketahui oleh hampir seluruh masyarakat di Indonesia

yaitu Indomie.

Indomie sendiri memiliki memiliki berbagai macam varian rasa yaitu di antara

lain; Indomie Goreng, Indomie Kuah, Indomie Selera Nusantara, Indomie Jumbo,

Indomie Kriting, dan Indomie Taste of Asia.

Page 6: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

GAMBAR 1.2

Logo Produk Indomie

Sumber : www.indofood.com/indomie_product6790

1.1.5 Struktur Organisasi

GAMBAR 1.3

Struktur organisasi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Divisi Noodles

Sumber : http://herliati-azizah.blogspot.com

1.2 Latar Belakang

Era globalisasi sekarang ini memberikan pengaruh yang besar terhadap

perkembangan dunia industri di Indonesia, termasuk pada industri mie instan.

Perkembangan industri mie instan di Indonesia sangatlah pesat seperti yang di kutip

pada tribunjogja.com (11/2017).

Page 7: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

Berdasarkan data yang dihimpun World Instant Noodles Association (WINA),

total konsumsi mi instan di Indonesia diperkirakan mencapai 14,8 miliar bungkus

pada 2016. Angka ini meningkat dari konsumsi tahun sebelumnya, yakni 13,2 miliar

bungkus. Selain itu, pada 2017 diproyeksikan akan kembali mengalami peningkatan

hingga 16 miliar bungkus.

Tabel 1.1

Data Konsumsi Mi Instan di Indonesia 2010 – 2017

Tahun Banyak Konsumsi (Miliar

Bungkus)

2010 14,8

2011 14,5

2012 14,8

2013 14,9

2014 13,4

2015 13,2

2016 14,8

2017 16

Sumber : https://databoks.katadata.co.id

yang di olah penulis, 2018

Seperti yang tertera pada Tabel 1.1, tingginya permintaan konsumen atas mie

instan di dorong oleh kebutuhan masyarakat yang naik secara signifikan setiap

tahunya, meskipun sempat mengalami penurunan yang dratis pada di tahun 2014 –

2015 namun kembali melonjak naik pada tahun 2016 – 2017. Dengan angka sebesar

ini, penjualan mie instan di Indonesia dapat di bilang akan semakin meningkat setiap

tahunya.

Kondisi ini pula membuat persaingan antara produsen mie instan di Indonesia

semakin ketat. Ketatnya persaingan pada industri ini dapat dilihat pada tabel 1.2.

Page 8: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

Tabel 1.2

Perusahaan Pangsa Pasar

(%)

Indofood 70,7

Wings 17,2

Jakarta Tama 2,8

ABC President 1,8

Lainya 7,5

Sumber : https://databoks.katadata.co.id/

yang diolah penulis, 2018

Dari tabel 1.2 diatas menunjukan bahwa adanya persaingan yang ketat antara

produsen mie instan. Menurut data diatas, PT. Indofood memenangkan pangsa pasar

di Indonesia (berdasarkan data tahun 2017), yaitu dengan presentase sebesar 70,7%

yang dimana PT. Indofood dapat menandingi perusahaan lain seperti Wingsfood

(17,2%), Jakarta Tama (2,8%), ABC President (1,8%) dan produsen lainnya.

PT. Indofood merupakan salah satu perusahaan ternama yang memproduksi

produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam

jenis produk mie instan yang menjadi salah satu pilihan utama para penikmat mie

instan di Indonesia. Indikatornya adalah penjualan produk dan market share / pangsa

pasar seperti yang telah di jelaskan pada penjelasan dan tabel di atas. Penjualan

produk PT. Indofood di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Peningkatan tersebut dapat di lihat pada tabel 1.3.

Page 9: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

Tabel 1.3

Tahun Penjualan Produk

(Miliyar Bungkus/Unit)

2013 1,98

2014 1,75

2015 2,03

2016 2,17

2017 2,33

Sumber : http://www.industry.co.id

yang diolah penulis, 2018

Dari tabel 1.3 di atas, dapat dilihat bahwa produk mie instan PT. Indofood

menunjukan perkembangan yang signifikan meskipun sempat ada penurunan pada

tahun 2013 – 2014. Peningkatan jumlah penjualan ini menunjukan adanya

peningkatan pada keputusan pembelian produk mie instan, dan PT. Indofood mampu

bersaing dengan unggul dengan pangsa pasar perusahaan lain.

Keberhasilan PT. Indofood dalam meningkatkan penjualan dan market share

ini tidak terlepas dari strategi pemasaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

Dalam memasarkan produknya, PT. Indofood telah melakukan banyak aktivitas

pemasaran agar mampu mencapai keunggulan kompetitif sehingga memenangkan

persaingan. Berbagai aktivitas pemasaran yang dilakukan oleh PT. Indofood antara

lain :

1. Menyelenggarakan berbagai program, seperti Rumah Indofood Jelajah

Kuliner di Jakarta Fair Kemayoran Datang Lagi, Indofood Footbal Stars

Meet-up, dsb.

2. Mensponsori berbagai macam kegiatan, menjadi official partner PS

Sleman, PSIS Semarang, PERSIB, dsb.

3. Rajin beriklan di media televisi, majalah, dan koran.

Page 10: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

Seperti yang tertera di atas, dapat dijelaskan ragam aktivitas pemasaran

tersebut dilakukan PT. Indofood sebagai bentuk tanggapan atas semakin ketatnya

persaingan antara produsen mie instan sekarang ini. Salah satu kegiatan promosi yang

gencar dilakukan oleh PT. Indofood yaitu advertising.

Advertising atau periklanan merupakan salah satu bentuk promosi yang paling

sering digunakan perusahaan dalam mempromosikan produknya. Kotler (2014:106)

menyatakan bahwa “Advertising adalah semua bentuk terbayar dari presentasi

nonprobadi dan promosi ide, barang atau saja oleh sponsor tertentu”.

Keseriusan PT. Indofood dalam menyusun kegiatan advertising sebagai upaya

untuk meningkatkan angka penjualan produknya, dapat dilihat dari besarnya tingkat

anggaran belanja iklan PT. Indofood yang tercatat sebagai salah satu dari 10

perusahaan yang mengeluarkan anggaran belanja iklan terbesar sepanjang tahun 2017

(dilangsir dari databoks.katadata.co.id tanggal 2 Januari 2018).

GAMBAR 1.4

Daftar 10 Merk dengan belanja iklan terbesar 2017

Sumber : https://databoks.katadata.co.id

Pada Gambar 1.4 diatas bisa dilihat bahwa besarnya anggaran belanja PT.

Indofood atas produknya yaitu Indomie menjadi merk produk dengan anggaran

belanja iklan terbesar ketiga dari seluruh merk media konvensional di Indonesia

dengan total sebesar 981,5 Miliar Rupiah.

Page 11: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

Kegiatan advertising yang dilakukan PT. Indofood menggunakan media

seperti televisi, majalah, koran serta media luar ruangan. Gambar 1.5 berikut ini

adalah salah satu contoh kegiatan advertising / periklanan yang telah dilakukan oleh

PT. Indofood pada platform televisi.

GAMBAR 1.5

Contoh Iklan Indomie di Televisi

Sumber :https://www.youtube.com/

Dokumentasi pribadi penulis,

Kegiatan advertising yang sering dilakukan oleh PT. Indofood ini sudah

sangat melekat di hampir seluruh hati masyarakat Indonesia. Berbeda dengan

kegiatan advertising perusahaan lain yang megunakanya sebagai pemilihan target

pasar, PT. Indofood memiliki target pasar yang sangat luas dan fleksibel yaitu

mentargetkan produknya kepada seluruh warga Indonesia.

Tetapi perlu diketahui bahwa masyarakat Indonesia yang dimana

penduduknya mayoritas menganut agama Islam dengan total masyarakatnya 302 juta

jiwa dikutip dari Kompas.com, YOGYAKARTA edisi Agustus 2018. Hal ini juga

menjadi pertimbangan bagi PT. Indofood dalam melakukan kegiatan advertising

terutama pada saat bulan Ramadhan.

Page 12: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

Dari uraian di atas penulis tertarik untuk mengetahui seberapa efektif

kegiatan advertisingatau periklanandi media televisi edisi ramadhanyang di lakukan

oleh PT. Indofood. Sehingga penulis tertarik untuk membuat penelitian dengan judul

“EFEKTIVITAS IKLAN INDOMIE VERSI RAMADHAN DI MEDIA

TELEVISI MENGGUNAKAN METODE EPIC (Empathy, Persuasion, Impact,

Communication) di KOTA BANDUNG TAHUN 2018”.

1.3 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka penulis ingin mengidentifikasi

masalah pokok dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut:

1. Bagaimana Efektivitas iklan Indomie versi Ramadhan melalui media TV

pada dimensi Empathy ?

2. Bagaimana Efektivitas iklan Indomie versi Ramadhan melalui media TV

pada dimensi Persuasion ?

3. Bagaimana Efektivitas iklan Indomie versi Ramadhan melalui media TV

pada dimensi Impact ?

4. Bagaimana Efektivitas iklan Indomie versi Ramadhan melalui media TV

pada dimensi Communication ?

5. Bagaimana Efektivitas iklan Indomie versi Ramadhan melalui media TV

dengan menggunakan metode EPIC (Empathy, Persuasion, Impact, dan

Communication) ?

1.4 Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah yang telah dipaparkan,

maka tujuan disusunya penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas iklan Indomie versi

Ramadhan melalui media TV pada dimensi Empathy.

2. Untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas iklan Indomie versi

Ramadhan melalui media TV pada dimensi Persuasion.

Page 13: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

3. Untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas iklan Indomie versi

Ramadhan melalui media TV pada dimensi Impact.

4. Untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas iklan Indomie versi

Ramadhan melalui media TV pada dimensi Communication.

5. Untuk mengetahui dan menganalisis dalam mengukur tingkat Efektivitas iklan

Indomie versi Ramadhan melalui media TV dengan metode EPIC (Empathy,

Persuasion, Impact, dan Communication).

1.5 Kegunaan Penelitian

1.5.1 Kegunaan Akademis

Adapun kegunaan penelitian ini dilihat dari aspek akademis, yaitu sebagai

berikut:

1. Bagi Penulis

Untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapat selama perkuliahan

serta menambah wawasan penulis mengenai Efektivitas iklan yang dilakukan

PT. Indofood melalui media TV menggunakan metode EPIC (Empathy,

Perusasion, Impact, dan Communication).

1.5.2 Kegunaan Praktis

Adapun kegunaan penelitian ini dilihat dari aspek praktis adalah sebagai

berikut:

1. Bagi PT. Indofood

Penelitian ini diharapkan dapat digunakan perusahaan sebagai bahan

informasi yang dapat digunakan oleh pihak PT. Indofood di masa yang akan

datang mengenai efektivitas iklan Indomie edisi Ramadhan pada media

televisi melalui metode EPIC (Empathy, Perusasion, Impact, dan

Communication).

2. Bagi Pembaca

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi secara tertulis

maupun sebagai referensi untuk bahan pertimbangan penelitian yang

berkaitan dengan penelitian ini.

Page 14: BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian … · produk mie instan di Indonesia. PT. Indofood sendiri telah menghasilkan beragam jenis produk mie instan yang menjadi salah

1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan ini disusun untuk memberikan gambaran umum yang

berisi informasi mengenai materi dan hal apa yang akan di bahas dalam tiap-tiap bab.

Adapun sistematika penulisan penelitian sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Pada bab ini berisi tentang uraian mengenai gambaran umum objek penelitian,

latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, dan kegunaan

penelitian.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Pada bab ini berisi mengenai landasan teori yang mendasari penelitian, kajian

pustaka dan uraian umum tentang teori-teori yang digunakan, kerangka

pemikiran juga hipotesis penelitian dan ruang lingkup penelitian.

BAB III METODE PENELITIAN

Pada bab ini dijelaskan mengenai jenis penelitian, metode penelitian yang

digunakan, operasional variabel, populasi dan penentuan sampel, metode

pengumpulan data, serta analisis data.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini dijelaskan mengenai hasil penelitian dan pembahasannya sesuai

dengan perumusan masalah yang berisi data-data yang telah dikumpulkan dan

diolah untuk mendapatkan solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab ini berisi kesimpulan akhir dari analisis dan pembahasan pada bab

sebelumnya serta saran-saran yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa

maupun instansi berkaitan dengan pembahasan ”Efektivitas Iklan Indomie

versi Ramadhan pada media Televisi menggunakan metode EPIC (Empathy,

Perusasion, Impact, dan Communication).