BAB 2 LANDASAN TEORI - ¢  Diperlukan adanya suatu teori dan gagasan dalam penyelesaian...

download BAB 2 LANDASAN TEORI -  ¢  Diperlukan adanya suatu teori dan gagasan dalam penyelesaian suatu

of 31

  • date post

    08-Oct-2019
  • Category

    Documents

  • view

    0
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of BAB 2 LANDASAN TEORI - ¢  Diperlukan adanya suatu teori dan gagasan dalam penyelesaian...

  • 7

    BAB 2

    LANDASAN TEORI

    2.1. Teori Komunikasi

    2.1.1. Pengertian Teori

    Diperlukan adanya suatu teori dan gagasan dalam penyelesaian suatu

    permasalahan agar dapat diterima kebenarannya oleh masyarakat.Fungsi dari teori

    adalah sebagai lat untuk mencapai satuan pengetahuan yang sistematis dan untuk

    bimbingan penelitian.Untuk menjelaskan dan mengembangkan variable yang ada didlam

    suatu penelitian ini, maka peneliti menjabarkan beberapa teori yang dapat mendukung

    penelitian ini.

    Definisi teori adalah suatu perangkat pernyataan yang saling berkaitan, pada

    abstraksi dengan kadar yang tinggi dan daripadanya proposisi bias dihasilkan yang dapat

    diuji secara ilmiah, dan pada landasannya dapat dilakukan prediksi mengenai perilaku.

    (Effendi. 2003:241)

    2.1.2. Komunikasi

    Manusia selalu berusaha berkomunikasi antara satu dengan yang lain dan

    mereka berinteraksi dalam keperluan melengkapi dan menyempurnakan pengetahuan

    yang mereka miliki guna beradaptasi dengan lingkungan. Semakin sering

    berkomunikasi, maka semakin sering mereka mendapatkan sesuatu yang baru dalam

    membangkitan rasa keingintahuannya.Istilah komunikasi atau dalam bahasa Inggris

    communication, berasal dari kata latin communicatio yang bersumber dari kata

  • 8

    communis berarti sama. Sama disini maksudnya adalah sama makna. Jadi komunikasi

    terjadi apabila terdapat kesamaaan makna mengenai suatu pesan yang disampaikan oleh

    komunikator dan diterima oleh komunikan (Effendi, 2004:9).

    Komunikasi secara mudah diartikan sebagai proses transfer pesan melalui sarana

    atau media komunikasi kepada komunikan yang dituju. Menurut Hovland

    “Communication is the process to the modify the behavior of other individuals”

    Komunikasi adalah proses mengubah perilaku orang lain (Effendi, 2004:10).

    Everett M. Rogers seorang pakar Sosiologi yang telah banyak memberi perhatian

    pada riset komunikasi, khususnya dalam hal penyebaran inovasi membuat definisi

    bahwa: “Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada satu

    penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.” (Cangara,

    2008:20)

    Definisi tersebut kemudian dikembangkan lagi oleh Rogers bersama D.

    Lawrence Kincaid sehingga melahirkan suatu definisi baru yang menyatakan bahwa:

    “Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau

    melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan

    tiba pada saling pengertian yang mendalam.” (Cangara, 2008:20)

    Definisi-definisi yang dikemukakan diatas tentunya belum mewakili semua

    definisi komunikasi yang telah dibuat oleh banyak pakar, namun sedikit banyaknya kita

    telah dapat memperoleh gambaran seperti apa yang diungkapkan oleh Shanon dan

    Weaver bahwa komunikasi adalah bentuk interkasi manusia yang saling mempengaruhi

    satu sama lainnya, sengaja atau tidak sengaja. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi

    menggunakan bahsa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni dan

    teknologi.

  • 9

    Berdasarkan definisi tersebut, peneliti memahami bahwa berkomunikasi dapat

    mengubah sikap, pendapat dan perilaku seseorang. Komunikasi adalah proses

    penyampaian gagasan, harapan dan pesan yang disampaikan melalui lambang tertentu,

    mengandung arti dan dilakukan oleh penyampai pesan dan ditujukan pada penerima

    pesan. (Widjaja, 2002:13)

    Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada

    komunikan melalui media tertentu untuk menghasilkan efek/ tujuan dengan

    mengharapkan feedback atau umpan balik. Penyampaian pesan dapat berupa gagasan

    dan harapan yang disampaikan melalui simbol kepada khalayak.

    2.1.3. Komponen Komunikasi

    Seperti yang kita ketahui , komunikasi mempunyai beberapa komponen yang

    mendukung terjadinya sebuah proses komunikasi. Adapun komponen-komponen

    tersebut adalah :

    1) Komunikator/Penyampai pesan/Sumber/Source

    Semua proses komunikasi berasal dari sumber, yang dapat berupa

    perorangan (komunikasi individual atau antar perorangan) atau seorang

    dengan beberapa orang di suatu lembaga atau organisasi atau orang yang

    dilembagakan (komunikasi dengan media massa). Dalam penelitian ini,

    yang menjadi pihak pengirim pesan adalah acara ’Stand Up Comedy

    Show’ di Metro TV.

    2) Pesan/Message

    Unsur pesan meliputi semua materi atau isi yang dikomunikasikan antara

    pihak-pihak yang terlibat dalam proses komunikasi, baik yang

  • 10

    disampaikan secara verbal maupun non verbal baik secara langsung

    maupun tidak langsung (misalnya melalui media massa). Pesan dapat

    berupapesan verbal (bahasa/kata-kata lisan atau tertulis), pesan non

    verbal (isyarat, gambar, warna) dan pesan paralinguistik (kualitas

    suara,tekanan suara, kecepatan suara, vokalisasi). Humor atau lawakan

    menjadi pesan dalam acara ’Stand Up Comedy Show’ di Metro TV.

    3) Saluran/Media/Channel

    Unsur saluran merupakan sarana tempat pesan yang disampaikan

    sehingga bisa diterima dan dimaknai oleh komunikan. Misalnya: media

    massa (surat kabar, majalah, televisi, radio dll.) telepon ataupun surat.

    Melalui stasiun televisi Metro TV, acara ’Stand Up Comedy Show’

    ditampilkan kepada audiens.

    4) Komunikan/Penerima pesan/Receiver

    Unsur penerima merupakan sasaran dari komunikasi, bisa terdiri dari

    seseorang atau beberapa orang atau suatu lembaga/organisasi. Pada

    penelitian ini, pihak pengunjung Comedy Cafe Kemang yang menjadi

    komunikan atau penerima pesan tersebut.

    5) Tujuan/Destination/Efect

    Efek merupakan hasil dari suatu kegiatan komunikasi, merupakan tujuan

    dari peserta-peserta di dalam proses komunikasi. Tujuan dari iklan ini

    agar para remaja pria memahami pesan tersebut dan mempersepsikan

    yang sama dengan para pembuat iklan untuk kemudian berniat mencoba

    membeli ataupun tetap menggunakannya. Tujuan acara ’Stand Up

  • 11

    Comedy Show’ adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan

    hiburan.

    6) Umpan Balik/Feedback

    Feedback merupakan tanggapan atas pesan komunikan apabila

    tersampaikan atau disampaikan kepada komunikator. Umpan balik yang

    diberikan adalah dengan terus menyaksikan setiap episode ’Stand Up

    Comedy Show’ di Metro TV.

    7) Gangguan/Noise

    Gangguan tak terencana yang terjadi dalam proses komunikasi sebagai

    akibat pesan yang diterima komunikan berbeda dengan pesan yang

    disampaikan oleh komunikator kepada komunikan.

    2.1.4. Fungsi dan Tujuan Komunikasi

    Harold D.Laswell, salah seorang peletak dasar ilmu komunikasi, menyebutkan

    tiga fungsi dasar yang menjadi penyebab, mengapa manusia perlu berkomunikasi

    (Cangara, 2008:59):

    1. Dasar manusia untuk mengontrol lingkungannya. Melalui komunikasi manusia

    dapat mengetahui peluang-peluang yang ada untuk dimanfaatkan, dipelihara dan

    mneghindar pada hal-hal yang mengancam alam sekitarnya. Melalui komunikasi,

    manusia dapat mengetahui suatu kejadian atas peristiwa. Bahkan melalui

    komunikasi manusia dapat mengembangkan pengetahuannya, yakni elajar dari

    pengalamnnya maupun melalui informasi yang mereka terima dari lingkungan

    sekitarnya.

  • 12

    2. Upaya manusia untuk dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Proses

    kelanjutan suatu masayarakat sesunggguhanya tergantung bagaimana masyarakat

    itu bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Penyesuaian disini bukan saja

    terletak pada kemampuan manusia memberi tanggapan terhadap gejala alamyang

    dapat mempengaruhi perilaku manusia tetapi jugal ingkungan masyarakat tempat

    manusia hidup dalam tantangan. Dalam lingkungan seperti itu diperlukan

    penyesuaian, gar manusai dapat hidup dalam suasana yang harmonis.

    3. Upaya untuk melakukan transformasi warisan sosialisasi. Suatu masyarakat

    yang ingin memperthankan keberadaannya, maka anggota masyarakatnya

    dituntut untuk melakukan pertukaran nilai, perilaku dan peranan.

    Dari penjelasan diatas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa fungsi utama

    komunikasi adalah sebagai mediasi antara individu atau kelompok, dimana komunikator

    menyampaikan informasi kepada komunikan dan terdapat umpan balik dari komunikan

    terhadap komunikator.

    Komunikasi merupakan kebutuhan dasar bagi setiap masing-masing induvidu

    ataupun kelompok. Menurut peneliti, fungsi komunikasi adalah sebagai media

    penghubung, komunikasi merupakan media untuk saling memberikan informasi dalam

    rangka pemenuhan kebutuhan. Sifat komunikasi tersebut bisa secara langsung maupun

    tidak langsung.

    Komunikasi memiliki tujuan-tujuan, yaitu (Severin & Tankard, 2005:13) :

    - Mengubah sikap (to change the attitude)

    - Mengubah opini atau pendapat (to change the point)

    - Mengubah perilaku (to change the behaviour)

    - Mengubah masyarakat (to change the society)

  • 13

    2.1.5. Bentuk-bentuk Komunikasi

    Proses komunikasi dapat digolongkan dalam beberapa bentuk (Mulyana,

    2006:7