3. rpp sejarah peminatan kls x ips

download 3. rpp sejarah peminatan kls x ips

of 13

  • date post

    25-May-2015
  • Category

    Documents

  • view

    29.251
  • download

    10

Embed Size (px)

Transcript of 3. rpp sejarah peminatan kls x ips

  • 1. PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTADINAS PENDIDIKANSMA NEGERI 94 JAKARTA Jl. Raya Semanan Kalideres Jakarta Barat Telepon : 5417052RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata pelajaran Kelas / Semester Materi Pokok Alokasi Waktu: : : : :SMA Negeri 94 Jakarta Sejarah Peminatan X / Ganjil Sejarah sebagai Ilmu : 2 Mg x 3 JP ( 2 x pertemuan )Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual,prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, dan menyajikan dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. B.Kompetensi Dasar dan Indikator 3.4. Menganalisis ilmu sejarah 3.4.1.Membedakan ilmu dengan pengetahuan. 3.4.2.Mendeskripsikan pengertian sejarah sebagai ilmu. 3.4.3.Mengemukakan ciri-ciri sejarah sebagai ilmu. 3.4.4.Membedakan sejarah sebagai fakta dengan sejarah sebagai peristiwa. 3.4.5.Membedakan sejarah sebagai kisah dengan sejarah sebagai seni. 3.4.6.Membedakan fiksi dan mitos dalam sejarah. 3.4.7.Mengungkapkan tema kajian ilmu sejarah. 4.4. Menyajikan hasil telaah ttg peristiwa sbg karya sejarah, mitos, dan fiksi dlm bentuk tulisan. 4.4.1.Membuat satu karya tulis tentang peristiwa sejarah yang ada dilingkungan sekitar baik yang berupa mitos atau fiksi.C. Tujuan Pembelajaran Melalui diskusi, mengamati dan membaca referensi siswa dapat memiliki : Sikap 1. Menerima adanya perbedaan antara ilmu dengan pengetahuan. 2. Menerima pengertian sejarah sebagai ilmu. 3. Teliti terhadap ciri-ciri sejarah sebagai ilmu. 4. Menerima adanya perbedaan antara sejarah sebagai fakta dengan sejarah sebagai peristiwa. 5. Menerima adanya perbedaan antara sejarah sebagai kisah dengan sejarah sebagai seni. 6. Menerima adanya perbedaan antara fiksi dan mitos dalam sejarah. 7. Teliti terhadap tema pengkajian ilmu sejarah. Pengetahuan 1. Membandingkan pengertian ilmu dengan pengetahuan. 2. Menjelaskan pengertian sejarah sebagai ilmu. 3. Menganalisis ciri-ciri sejarah sebagai ilmu. 4. Membandingkan sejarah sebagai fakta dengan sejarah sebagai peristiwa. 5. Membandingkan sejarah sebagai kisah dengan sejarah sebagai seni. 6. Membandingkan fiksi dengan mitos dalam sejarah. 7. Menganalisis tema kajian ilmu sejarah. 1

2. Ketrampilan 1. Membuat kolom perbandingan antara pengertian ilmu dengan pengetahuan. 2. Membuat kolom perbandingan antara sejarah sebagai fakta dengan sejarah sebagai peristiwa. 3. Membuat kolom perbandingan antara sejarah sebagai kisah dengan sejarah sebagai seni. 4. Membuat kolom perbandingan antara fiksi dengan mitos dalam sejarah. 5. Mengungkapkan tema kajian pada satu peristiwa sejarah. 6. Membuat satu karya tulis tentang peristiwa sejarah yang ada dilingkungan sekitar baik yang berupa mitos atau fiksi. D. Materi Pembelajaran 1) Perbedaan ilmu dengan pengetahuan. 2) Pengertian sejarah sebagai ilmu. 3) Ciri-ciri sejarah sebagai ilmu. 4) Perbedaan sejarah sebagai fakta dengan sejarah sebagai peristiwa. 5) Perbedaan sejarah sebagai kisah dengan sejarah sebagai seni. 6) Perbedaan fiksi dan mitos dalam sejarah. E. Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik Strategi : Numbered Heads Together. Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan F. Media, Alat, dan Sumber Belajar 1. Media : Internet Kartu pembelajaran Power point 2. Alat: White board/papan flanel LCD/Proyektor3. Sumber Belajar : Buku sumber Sejarah SMA X Djoened Poesponegoro, Marwati, dan Nugroho Notosusanto. 2009. Sejarah Nasional Indonesia I. Jakarta: Balai Pustaka. Soekmono, R. 1985. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 1. Yogyakarta: Kanisius. Yamin, Muhammad. 1966. Lukisan Sedjarah. Djakarta: Djambatan. G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran PERTEMUAN 1 KEGIATANDESKRIPSIAL. WAKTUPendahuluan Inti Siswa mendengarkan dan menyimak penjelasan guru tentang perbedaan 110 menit pengetahuan dengan ilmu. Siswa mendapat penjelasan tentang ciri-ciri sejarah sebagai ilmu. Siswa mendapat penjelasan tentang strategi pembelajaran Numbered Heads Together. Siswa diminta memperhatikan film tentang reformasi di Indonesia. Setiap siswa dibagi dalam enam kelompok, tiap kelompok diminta mendiskusikan generalisasi dari peristiwa reformasi yang ditayangkan15 menit Memberikan salam Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Menanyakan kehadiran siswa Mempersilakan salah satu siswa memimpin doa Menayangkan gambar buku dan koran untuk kemudian meminta siswa memberikan pendapat tentang perbedaan isi koran dengan isi buku yang ada dalam tayangan gambar tersebut. Siswa menberi pendapat mengenai perbedaan isi koran dengan buku. Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang perbedaan isi koran dengan isi buku. Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power point2 3. KEGIATANDESKRIPSI dalam film tersebut berdasarkan salah satu bidang, yaitu politik, ekonomi, sosial, pendidikan, keamanan lebih kurang 20 menit. Guru memanggil tiap-tiap kelompok untuk membacakan hasil diskusi yang telah dilakukan. Kelompok mempresentaskannya hasil diskusinya ke depan kelas lebih kurang 10 menit. Siswa dari kelompok yang lain menanggapi. Siswa mencatat hasil diskusi yang telah dipresentasikan dilakukan. Siswa dibantu guru menyimpulkan materi tentang Sejarah sebagai Ilmu Evaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran. Siswa melakukan refleksi tentang pelaksanaan pembelajaran. Siswa membuat catatan tentang Sejarah sebagai Ilmu. Mengucapkan salam PenutupAL. WAKTU10 menitPERTEMUAN 2 KEGIATANDESKRIPSIAL. WAKTUPendahuluan Inti Siswa diminta memperhatikan gambar teks proklamasi dan photo 110 menit dokumenter Tentara Keamanan Rakyat. Siswa diminta memberikan pendapat mengenai kedua gambar bersejarah tersebut. Siswa diberikan penjelasan melalui gambar-gambar dan contoh film tentang sejarah sebagai fakta, peristiwa, kisah, dan seni. Siswa diminta membuat deskripsi tentang sejarah sebagai fakta, peristiwa, kisah, dan seni serta apa perbedaan sejarah sebagai peristiwa dengan sejarah sebagai kisah. Siswa diberikan penjelasan melalui gambar-gambar tentang perbedaan fiksi dengan mitos dan tema kajian dalam ilmu sejarah. Setiap siswa dibagi dalam enam kelompok, setiap kelompok diminta memilih satu tema sejarah untuk dikaji melalui diskusi lebih kurang 20 menit. Guru memanggil tiap-tiap kelompok untuk membacakan hasil diskusi yang telah dilakukan. Kelompok mempresentaskannya hasil diskusinya ke depan kelas lebih kurang 10 menit. Siswa dari kelompok yang lain menanggapi. Siswa mencatat hasil diskusi yang telah dipresentasikan dilakukan.Penutup Siswa dibantu guru menyimpulkan materi tentang berbagai bentuk 10 menit sejarah, kedudukan fiksi dan mitos dalam sejarah serta tema kajian dalam ilmu sejarah. Evaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran. Siswa melakukan refleksi tentang pelaksanaan pembelajaran. Siswa membuat catatan tentang berbagai bentuk sejarah, kedudukan fiksi dan mitos dalam sejarah serta tema kajian dalam ilmu sejarah.15 menit Memberikan salam Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk belajar Menanyakan kehadiran siswa Mempersilakan salah satu siswa memimpin doa Menjelaskan kembali generalisasi dalam peristiwa sejarah. Siswa diminta menberikan pendapat mengenai pentingnya memahami generalisasi dalam peristiwa sejarah. Menyampaikan kembali tujuan pembelajaran yang akan dicapai.3 4. KEGIATANDESKRIPSIAL. WAKTU Guru memberikan tugas tentang sejarah sebagai kisah mengenai asal-usul nama daerah tempat tinggal, lalu mengucapkan salam.H. Penilaian Hasil Belajar a. Tes Uraian (terlampir) b. Non Tes 1. Lembar pengamatan keaktifan siswa dalam KBM (terlampir) 2. Buku catatan kumpulan pendapat tentang masalah-masalah yang diberikan guru (terlampir) 3. Membuat catatan kesimpulan tentang sejarah sebagai ilmu. (kriteria penilaian terlampir) I. Lampiran-Lampiran Lampiran 1 : Soal Tes Uraian 1. Jelaskan perbedaan ilmu dengan pengetahuan ! 2. Jelaskan mengapa sejarah diakui sebagai ilmu ! 3. Jelaskan tiga ciri-ciri sejarah sebagai ilmu ! 4. Jelaskan perbedaan sejarah sebagai peristiwa dengan sejarah sebagai kisah ! 5. Berikan mengapa fiksi dan mitos tidak termasuk dalam sejarah sebagai ilmu ! KUNCI JAWABAN NOKUNCI JAWABANSCOREI.Perbedaan ilmu dengan pengetahuan adalah ... a. ilmu apa yang kita ketahui, pengetahuan apa yang seseorang ketahui. b. ilmu hasil dari proses penelitian, pengetahuan belum melalui proses penelitian. c. ilmu kebenarannya diakui secara universal, pengetahuan diakui individual.32.Sejarah diakui sebagai ilmu karena ... Peristiwa-peristiwa yang diungkapkannya mempunyai fakta-fakta sebagai bukti yang diakui kebenarannya melalui sebuah proses penelitian.23.Tiga ciri-ciri sejarah sebagai ilmu adalah ... 1. Empiris : Bersandarkan pada pengalaman manusia yang sesungguhnya. Contoh : Revolusi Industri di Inggris Tahun 1750-1850.62. Memiliki obyek : Mempunyai sasaran dan tujuan > kehidupan manusia di masa lalu. Contoh : kehidupan masyarakat inggris setelah terjadinya revolusi industri. 3. Memiliki generalisasi : Mempunyai kesimpulan umum yang terungkap dari kejadian masa lalu kehidupan manusia. Contoh : Dalam bidang ekonomi : revolusi industri telah menciptakan kebutuhan manusia akan sumber-sumber bahan