15. rancangan penelitian : analisis covariansi (ANCOVA)

download

of 26

Embed Size (px)

description

rancangan penelitian : analisis covariansi (ANCOVA)

transcript

  • 1.ANALISIS COVARIANSI ( Analysis of Covariance )

2. 07/06/14 2 Telah diuraikan dalam Analisis Variansi bahwa usaha - usaha untuk mengontrol / mengen- dalikan galat percobaan, meliputi : 3. 07/06/14 3 a.pemilihan materi dan keadaan lingkungan yang homogen; 4. 07/06/14 4 b. pengelompokkan materi dan keadaan lingkungan (bila heterogen), menjadi kelompok - kelompok yang lebih homogen; 5. 07/06/14 5 c. Dilakukannya pengamatan atas variabel lain ( variabel bantu ) maka analisisnya menggunakan Analisis Covariansi. 6. 07/06/14 6 Pada prinsipnya Ancova me-rupakan kombinasi dari meto-de Regresi dan Anova. Ini mencakup dilakukannya pe- ngukuran variabel lain selain 7. 07/06/14 7 variabel dependen yang sebenarnya, dan ingin diamati pada materi percobaan itu. 8. 07/06/14 8 Variabel lain yang disebutkan tadi merupakan variabel bantu (variabel pengiring atau concomittant variable atau Covariate), 9. 07/06/14 9 yang mempunyai hubungan sangat erat dengan variabel dependen, bahkan ikut menentukannya. 10. 07/06/14 10 Diamatinya variabel bantu tadi dimaksudkan untuk membantu mengurangi galat percobaan melalui penyesuaian-penye-suaian (adjustment) yaitu dengan meniadakan pengaruh variasi yang 11. 07/06/14 11 Hasil pengamatan variabel dependen disesuaikan / dimur-nikan (adjusted) terhadap hasil pengamatan variabel bantu (yang mungkin bervariasi) sehingga diperoleh analisis dgn ketepatan yang lebih tinggi. 12. 07/06/14 12 Berikut ini diberikan beberapa contoh untuk memperjelas pengertiannya : a.Jika pengaruh ransum ingin diamati terhadap pertambahan berat badan ternak (variabel dependen = Y), 13. 07/06/14 13 sedangkan pertambahan berat badan itu dipengaruhi oleh berat awalnya, maka berat badan awal itu dapat dijadikan variabel bantu (X). dalam hal ini Y perlu dikoreksi karena berasal 14. 07/06/14 14 b. Jika kadar kolesterol ingin dibandingkan (Y), sedang- kan kadar kolesterol itu dipengaruhi juga oleh umur pasien, maka dalam hal ini umur pasien dapat dijadikan 15. 07/06/14 15 c. Jika frekuensi pernafasan sapi yang dikerjakan disawah selama 1 jam ingin diukur (Y), sedangkan frekuensi perna- fasan itu dipengaruhi pula oleh suhu udara, maka suhu udara dijadikan var bantu (X). 16. 07/06/14 16 d. Jika kadar lemak susu dari beberapa bangsa sapi ingin dibandingkan (Y), sedangkan kadar lemak susu dipengaruhi pula oleh jumlah serat kasar yang dimakan maka kon- sumsi rumput (hijauan) seba- gai variabel bantu (X). 17. 07/06/14 17 Dari beberapa contoh diatas jelaslah bahwa diukurnya variabel pengiring / bantu (X) akan ikut membantu dalam menginterpretasikan data Y, mengontrol galat dan mening- katkan ketepatan 18. 07/06/14 18 Penggunaan prosedur pengamatan variabel bantu ini umumnya dianggap lebih efektif dalam mengurangi galat percobaan diban- dingkan dengan cara penge- lompokkan, oleh 19. 07/06/14 19 sebagai pedoman bila variasi dalam percobaan tidak dapat dikontrol dengan cara stratifikasi maka buatlah pengukuran terhadap variabel bantunya dan gunakanlah prosedur Ancova. 20. 07/06/14 20 Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh variabel bantu ini ialah bahwa variabel tersebut harus independen terhadap perlakuan, 21. 07/06/14 21 artinya variabel bantu tidak boleh dipengaruhi oleh per-lakuan percobaan, karena variabel ini untuk mengukur pengaruh lingkungan (envi- 22. 07/06/14 22 Dalam teknik Ancova ini total jumlah hasil kali (JHK) dipecah ke dalam komponen-komponen ancovanya sebagaimana total JK dalam Anava, demikian pula penentuan derajat bebas serta kuadrat tengah hasil 23. 07/06/14 23 Hasil perhitungan Ancova dapat bernilai negatif, sedangkan hal ini tidak mungkin pada Anava. 24. 07/06/14 24 MODEL MATEMATIK RAL )X-X(Y ijijiij +++= 25. 07/06/14 25 RAK RBSL )X-X(Y ijijijij ++++= )X-X(Y ijij(t)(t)jiij(t) +++++= 26. 07/06/14 26 : Koefisien regresi untuk semua perlakuan _ (Xij - X) : Deviasi peragam X ke ij dari rata-rata peragam