008 - Buletin Dakwah & Jihad Edisi Februari 2009

008 - Buletin Dakwah & Jihad Edisi Februari 2009
008 - Buletin Dakwah & Jihad Edisi Februari 2009
008 - Buletin Dakwah & Jihad Edisi Februari 2009
008 - Buletin Dakwah & Jihad Edisi Februari 2009
download 008 - Buletin Dakwah & Jihad Edisi Februari 2009

of 4

  • date post

    30-May-2018
  • Category

    Documents

  • view

    216
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of 008 - Buletin Dakwah & Jihad Edisi Februari 2009

  • 8/9/2019 008 - Buletin Dakwah & Jihad Edisi Februari 2009

    1/4

    DakwahPembimbing: Ustadz Abu Muhammad Jibriel Abdul Rahman

    Jihad&DakwahVOL 8/TH. II

    06 Shafar 1430 H/01 Februari 2009 MBu

    letin

    Jihad

    terutama kaum Muslimin Palestina. Jika bocah-bocah

    Palestina dengan lantang mengatakan : 'Beri aku

    senjata, maka demi Allah aku akan melawan mereka'.

    Maka bagaimanakah dengan kita ?

    Syekh Aiman Az Zawahiri, salah satu ulama masa

    kini yang menaruh perhatian sangat besar terhadap

    Palestina dengan mengeluarkan pesan dengan judul"Palestina merupakan urusan kita dan urusan setiap

    muslim". Beliau berpesan :

    Oleh karena ini saya ingatkan kepada setiap orang

    yang merdeka dan terhormat di Palestina agar tidak

    membantu menjual Palestina dan tidak membantu

    menyerahkannya kepada yahudi ataupun

    berkompromi dengan mereka, meskipun hanya

    sebutir pasir.

    Saya juga tujukan (peringatan saya) kepada setiap

    orang yang telah masuk

    dalam organisasi sekuler

    yang berpaling menjauh dari

    syariat dan menyerahkan

    sebagian besar Palestina,

    dan setuju dengan solusi

    setan barat dan timur.

    Saya tujukan kepada

    mereka dan saya katakan :

    Kembalilah kalian kepada

    kebenaran, kepada jalan

    Islam dan jihad, berdirilah

    kalian bersama umat muslim di bawah panji tauhid

    melawan invasi baru salibis-zionis. Jika kita tidak

    menyadari bahwa Palestina bukanlah pusat

    peperangan antara salibis melawan Islam, maka kita

    tidak akan menyadari sesuatupun. Yakinlah kalian

    dengan Rabb kalian Sang Pencipta, Pemberi Rizki,

    Maha Kuat dan Maha Perkasa. Dan ketahuilah bahwa

    organisasi-organisasi tersebut "tidak kuasa untuk

    (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan

    tidak (pula untuk mengambil) suatu kemanfaatanpun

    dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan

    dan tidak (pula) membangkitkan." (Al-Furqan: 3).

    Lalu bagaimana mungkin mereka dapat melakukan

    segala sesuatu untuk kalian?

    Jihad, Solusi Masalah Palestina

    Syekh Abu Mush'ab Az Zarqawi pernah

    mengatakan : "Sesungguhnya kami berjihad di

    Irak sementara mata kami tertuju ke Baitul

    Maqdis".

    Palestina telah menjadi masalah seluruh kaum

    Muslimin yang masih ada setitik iman dan ghiroh

    Islam dalam dadanya. Masalah ini tidak bisa

    dijadikan masalah lokal, hanya khusus rakyat

    Palestina saja, tetapi harus menjadi masalah

    global, seluruh ummat Islam sedunia. Kaum

    Muslimin wajib membebaskan tanah kaum

    Muslimin di Palestina.Syekh Usamah bin Ladin mengatakan :

    Kepada saudara kami di Palestina. Kami

    ucapkan, Sesungguhnya darah anak-anakmu

    adalah darah anak kami. Dan darah kalian adalah

    darah kami. Darah dibalas darah kehancuran

    dibalas kehancuran. Kami bersaksi atas nama

    Allah bahwa kami takkan membiarkan kalian

    sampai kita menangatau mati seperti Hamzah

    r.a.

    Syekh Usamah menepati janjinya. Serangan 11

    September 2001 dilancarakan dan merupakan

    jawaban langsung atas kebijakan politik Amerika

    membela agresor Israel yang membumi-

    hanguskan Palestina. Jadi, Amerika diserangbukan karena mereka adalah corong kebebasan,

    tetapi karena Amerika adalah pelindung utama

    kaum laknat yahudi yang menyiksa anak-anak

    kaum Muslimin.

    Al Haznawi, salah seorang pelaku aksi syahid

    11 September bersumpah berulang-ulang bahwa

    yang dilakukannya adalah karena dan untuk

    Palestina, untuk Palestina, dan Palestina. Begitu

    juga, Syekh Abdul Aziz Al Muqrin, Syekh Zarqawi,

    dan lainnya.

    Demikianlah perjuangan umat Islam dalam

    upayanya membebaskan Palestina. Dahulu, Nabi

    Muhammad memuliakan Masjidil Aqsha dan

    Palestina. Para sahabat kemudian

    membebaskannya dan menjadikannya sebagai

    wilayah Islam. Kini Palestina terjajah dan

    didzolimi. Percik darah masih tercecer di bumi

    Palestina. Apakah yang telah kita lakukan ?

    [International Jihad Analysis, Ar Rahmah Media

    Network] http://www.arrahmah.com

    r

    m asalah Palestina tidak akan pernah selesaiselama derita kaum Muslimin di negerisuci tersebut masih terjadi. Syekh Usamah bin

    Ladin pernah mengatakan, Amerika tidak akan

    pernah memimpikan keamanan hingga kami

    benar-benar merasakannya di Palestina.

    Nyatanya, percik darah masih tercecer diSerambi Al Quds. Ucapan dari mulut-mulut kecil

    dan tak berdosa, bocah-bocah malang Palestina

    menjadi saksi betapa kekejaman kaum yahudi

    laknatullah masih terjadi di bumi suci Palestina.

    Takkan mungkin air mata tidak menetes

    menyaksikan kekejaman tak berperi ini dari lubuk

    hati seseorang yang masih ada iman di dadanya.

    Anak-anak kecil Palestina menanggung beban

    orang-orang dewasa. Langkah kecil mereka

    terhadang para penjahat

    yang zolim dan laknat.

    Diusir dan diburu siang dan

    malam. Sedangkan kita

    khawatir dengan anak-anak kita sendiri, ketika

    tangannya kotor karena

    debu, sedangkan mereka

    anak-anak Palestina tangan

    mereka kotor kena peluru

    dan mesiu. Serta darah

    yang tertumpah. Mereka,

    anak-anak Palestina, tak

    pernah merasakan kenikmatan hidup sejak

    terlahir di dunia ini.

    Syekhul Jihad, Abdullah Azzam mengatakan

    bahwa kemuliaan Palestina tidak mungkin

    kembali hanya dengan ucapan-ucapan saja.

    Apakah mereka bisa mengembalikan sejengkal

    saja dari tanah Palestina?. Sesungguhnya dien

    Allah (Islam) tidak akan menang hanya dengan

    omong kosong belaka, dan negeri-negeri Islam

    juga tidak akan terjaga hanya dengan pantun,

    lagu dan syair serta lainnya.

    Sungguh, Percik Darah di Serambi Al Quds ini

    akan menaikkan tensi ghiroh kita kepada Islam,

    HARUSKAH MEREKA MATI ???

    Assalamualaikum

    Wr. Wb.

    Alhamdulillah,

    puji syukur

    kepada Allah,

    Rab semesta alam,penguasa atas segala

    sesuatunya.

    Ikhwan Fillah. Kepedih ini belum

    juga hilang, duka Gaza membuat

    semua hati bergetar menagis atas

    pendzoliman bangsa MONYET!.

    Haruskah Mereka Mati ???.

    Tajuk ini kami angkat sebagai

    Telaah khusus menjawab Solusi

    Masalah di Gaza, Palestina.

    Menuntaskan materi terdahulu,Mereka Merusak Pemikiran umat

    Islam! (bagian 2), kami sajikan di

    pembahasan selanjutnya pada

    rubrik Aqidah Islamiyah dengan

    pembahasan tentang Syiah dan

    Murjiah.

    Kemudian Rubrik Tarbiyah

    Jihadiyah, masih menuntaskan

    pembahasan terdahulu akan

    Keutamaan Jihad di Jalan Allah

    (bagian 4).

    Demikian Ikhwah Fil Llah. Kami

    selaku redaksi mengucapkan,

    selamat membaca, dan maaf atas

    segala kekurangan.

    kita

    panjatkan

    Dan pada rubrik Klik: Dunia

    Islam, kami hadirkan berita dari

    belahan bumi Jihad yang sampai

    saat ini belum padam api Jihad

    didalam hati para Mujahidin demi

    membela Agama Allah. Semoga

    Allah menolong para Mujahiden

    hingga mendapatkan kemenagan

    atau Syahid dijalanNya. Dan

    menghancurkan para Kuffar

    dengan sehancur-hancurnya,

    Wabadu...

    Walhamdulillah...

    amien.

    salamiftitah

  • 8/9/2019 008 - Buletin Dakwah & Jihad Edisi Februari 2009

    2/4

    PAGE 2 VOL 8, TH. II/FEBRUARI 2009BULETIN DAKWAH & JIHADPAG E 2

    B. SYI'AH

    DEFINISI

    Secara Etimologi :

    (Tahdzibul Lughah : 3/61)

    (Tafsir Al Qur'an Al 'Adzimu : 3/131)

    Berasal dari kata:

    Pengikut,

    Teman dekat

    Ad Dzahiri berkata:

    Az Zubaidi berkata:

    Mereka terdiri dari lima sekte:

    Kisaniyyah, Zaidiyyah, Imamiyah,

    Ghulaat dan Isma'iliyah. Diantara

    sebagian mereka ada yang cendrung

    :

    :

    :

    Penolong

    ,

    ,

    ,

    Syi'ah adalah penolong dan

    pengikut seseorang, dan setiap kaum

    yang berkumpul atas suatu urusan,

    maka mereka disebut Syi'ah.

    Setiap kaum yang berkumpul atas

    suatu urusan, maka mereka disebut

    Syi'ah, dan setiap kaum yang

    menolong manusia dan berkelompok

    kepadanya disebut Syi'ah baginya.

    Aslinya adalah dari kata

    berarti) ketundukan dan mengikuti.

    (yang

    kepada

    prinsip-

    prinsip

    Mu'tazilah,

    sabagian

    cendrungkepada

    Sunnah, dan

    sebagian

    lagi cendrung

    kepada Tasybih. Merekalah orang-

    orang yang menetapkan Ali secara

    khusus dengan mengatakan bahwa Ali

    adalah manusia yang paling afdhal

    setelah Rasulullah , dan orang yang

    paling berhak dalam kepemimpinan

    demikian juga anak-anak setelahnya.

    Mereka meyakini bahwa

    kekhalifahan dan keimamahan Ali dan

    cucu-cucunya merupakan nash dan

    wasiat, dan tidak akan keluar daricucu-cucu Ali . Jika keluar, tentu

    dengan cara yang dzalim pihak lain,

    atau dengan taqiyyah (pengakuan

    pura-pura) dari mereka. Mereka juga

    mengatakan bahwa imamah bukanlah

    perkara kemaslahatan yang

    dilaksanakan dengan cara pemilihan

    umum, kemudian imam baru sah

    denagn pengesahan mereka. Akan

    tetapi ia merupakan perkara ushul /

    pokok dan rukun dien.

    Mereka juga bersepakat atas

    wajibnya penentuan, pe-nash-an dan

    penetapan kemaksuman para Imam

    Ali dari dosa besar dan kecil, darimenyelisihi perkataan, dari berlepas

    diri dengan perkataan, perbuatan dan

    keyakinan, kecuali dalam keadaan

    taqiyyah. Dan mereka mencala para

    r

    t

    sahabat-sahabat Rasulullah , selain

    Ali bin Abi Thalib , demikian pula

    mencerca isteri Rasulu