SKP MAGANG 2

Post on 08-Dec-2015

32 views 2 download

description

AKREDITASI

Transcript of SKP MAGANG 2

SASARAN KESELAMATAN PASIEN( SKP )

TIM SKPJANUARI 2015

DEFINISI SKP

• Sasaran Keselamatan Pasien adalah :

Indikator yang ingin dicapai dalam upaya mencegah timbulnya kejadian-kejadian yang tidak diharapkan selama pasien dirawat di rumah sakit

SASARAN SKP

SASARAN 1 :KETEPATAN IDENTIFIKASI

SASARAN 1 :KETEPATAN IDENTIFIKASI

• DEFINISI IDENTIFIKASI• TUJUAN• SIAPA• KAPAN SAJA DILAKUKAN• CARA

DEFINISI IDENTIFIKASI

• SUATU CARA UNTUK MEMASTIKAN IDENTITAS SESEORANG AGAR TIDAK TERTUKAR DENGAN YANG LAIN

KOMPONENIDENTIFIKASI PASIEN

• Kebijakan dan/atau prosedur, tiga cara untuk mengidentifikasi pasien: Nama pasien dengan minimal 2

(dua) kata, jika nama pasien hanya satu suku kata maka ditambahkan “BIN” nama orang tua/ayah kandung/ Penanggung jwb

Tanggal lahir pasien (tanggal/bulan/tahun),jika pasien tidak ingat tanggal lahirnya tuliskan usia dalam tahun

Nomor Rekam medis pasien

TUJUAN

• Mengidentifikasi dengan benar

• Mencocokkan layanan dengan individu tersebut.

SIAPA SAJA ?

KAPAN SAJA ??

KAPAN SAJA DILAKUKAN ??

Identifikasi pasien dilakukan SEBELUMprosedur berikut :Pemberian obat-obatanProsedur pemeriksaan radiologi (RO,MRI,dsb) Intervensi pembedahan dan prosedur invasif

lainnyaPengambilan sampel

(mis:darah,urine,feses,dsb)Sebelum pemberian tranfusi darahTransfer/memindahkan pasien Mengantar bayi / menyusui bayiKonfirmasi KematianPembuatan dan penempelan barcode

KEPADA SIAPA SAJA KROSCEKNYA ?

CARA DI RWICARA DI RWI

identitas

resiko

JENIS – JENIS GELANGJENIS – JENIS GELANG

identitas

resiko• GELANG IDENTITASGELANG IDENTITAS PEREMPUAN : MERAH

MUDA LELAKI ; BIRU MUDA

• GELANG RESIKOGELANG RESIKO ALERGI : MERAH JATUH ; KUNING DNR : UNGU KEMOTERAPI : PUTIH

BARCODE

GELANG / SPESIMEN

TETAP

R W I

R W J

BAGAIMANA CARA KROSCEK DI RWI ?

Tanyakan nama pasien dan tanggal lahir pasien :

“ Selamat pagi ibu / nona / adik, agar saya tidak salah pasien, bisakah bapak/ibu/ nona menyebutkan nama panjang dan tanggal lahir ibu / nona ? ”

Saat pasien menyebutkan identitasnya, Buktikan dengan melihat gelang pasien pada saat yang bersamaan.

BAGAIMANA CARA KROSCEK DI RWI ?

Jika pasien kurang lengkap menjawab maka harus diminta mengulangi jawaban pertanyaan yang diminta petugas.

Jika pasien bisu & bisa menulis maka pasien diminta utk menuliskan nama & tgl lahirnya

KEGIATAN TERKAIT IDENTIFIKASI RWI

PEMASANGAN GELANG

• Jelaskan gelang apa yang akan dipasang

• Jelaskan tujuan pemasangan gelang• Jelaskan kapan & siapa yang akan

melepas gelang• Jelaskan untuk menegur petugas jika

tidak mengecek gelang identitas• DOKUMENTASIKAN !!!!

PELEPASAN GELANG

TIDAK BOLEH DILAKUKAN

• Petugas yang menyebutkan identitas jk pasien sadar / interaksi baik / di tunggu keluarganya

• Berdasarkan no. Kamar• Meminta/ Menerima / Menempelkan

barcode tidak lengkap menyebutkan / melihat NAMA PASIEN, TGL LAHIR, NO. CM

• Menginput data ke komputer tanpa melihat identitas pasien ( barcode pada resep, form lab, form radiologi, buku medik pasien dll )

Kondisi khusus• Jika pasien TIDAK INGAT TANGGAL lahirnya ;

Ditetapkan tgl : 17 agustus

• Jika pasien TIDAK INGAT TAHUN kelahiran : Jika usia hapal maka hitung mundur Jika tidak hapal usia : ditetapkan tahun 1945

• Jika tdk ingat SELURUH TANGGAL kelahiran : Ditetapkan 17 Agustus 1945

• Jika pasien TIDAK DIKENAL : Mr. / Mrs. / Nn. X/ An. X ( X1, X2, X3 dst )

Kondisi khusus

• Jika pasien tidak bisa dipasang gelang identitas di tangan ?– Pasang di ekstremitas lain (kaki)– Gunakan plastik transparan berbarcode

(alergi bahan gelang)– Gunakan foto wajah (mis : pasien gangguan

jiwa, tidak memiliki ekstremitas, luka bakar luas)

• Identifikasi pada jenasah menggunakan kartu jenasah

Kondisi khusus• Jika dalam satu instalasi terdapat lebih

dari 1 NAMA YANG SAMA :– Nama pasien & penanggung jwbnya dtulis dgn

menggunakan spidol merah pd papan daftar pasien di NS

– Beri tanda pada nama yang sama di papan dan semua berkas pasien

– PN harus berbeda– Kamar upayakan terpisah– Overkan serta Laporkan berjenjang

KEGIATAN TERKAIT IDENTIFIKASI RWJ

BAGAIMANA CARA KROSCEK DI RWJ ?

Tanyakan nama pasien dan pasien :

“ Selamat pagi bapak/ibu/ adik, agar saya tidak salah pasien, bisakah bapak/ibu/ adik menyebutkan nama panjang bapak/ibu/adik, dan ingin ke dokter siapa ? ”

BAGAIMANA CARA KROSCEK DI RWJ ?

Saat pasien menyebutkan identitasnya, pada saat yang bersamaan Buktikan dengan melihat NO. TUNGGU / BUKU pasien (jk ada) Apakah sudah sesuai dengan slip pendaftaran atau barcode RJ pada status atau formulir yang ada.

SASARAN 2 :KOMUNIKASI EFEKTIF

• DEFINISI • TUJUAN• SIAPA• KAPAN SAJA DILAKUKAN• CARA

DEFINISIDEFINISI

adalah suatu penyampaian pesan / berita dari pemberi pesan yang harus diketahui dan dimengerti sehingga tidak disalah artikan / salah persepsikan oleh si penerima pesan.

RUANG LINGKUP

1. Antar dokter – pasien2. Antar perawat – pasien3. Antar pemberi pelayanan

( instalasi )4. Saat memberikan asuhan

& edukasi

KAPAN DILAKUKAN ?KAPAN DILAKUKAN ?

• Saat melapor via telepon / sms

• Saat menerima instruksi langsung secara lisan

• Saat menemani dokter visite

• Saat mencatat pesan / berita

KEMUNGKINAN KESALAHAN

Terjadi pada saat:

Perintah diberikan secara lisan

Perintah diberikan melalui telepon

Saat pelaporan kembali hasil pemeriksaan kritis / nilai kritis.

METODEMETODE

• Melakukan eja alfabeth ( kebijakan ttg kode alfabeth internasional)

• Tidak menggunakan singkatan sendiri ( Diatur dlm kebijakan ttg daftar singkatan yg dperbolehkan dan yg tdk boleh dipakai di Hermina)

• Tehnik CABAK (SPO yanmed : komunikasi efektif : catat, baca dan konfirmasi pesan )

• Metode SBAR

HURUF KODE ALFABET

A ALPHA

B BRAVO

C CHARLIE

D DELTA

E ECHO

F FOXTROT

G GOLF

H HOTEL

I INDIA

J JULIETE

K KILO

L LIMA

M MIKE

N NOVEMBER

O OSCAR

P PAPA

Q QUEBEC

R ROMEO

S SIERRA

T TANGO

U UNIFORM

V VICTOR

W WHISKEY

X X-RAY

Y YANKEE

Z ZULU

DAFTAR SINGKATAN KEPERAWATAN

NO SINGKATAN ARTI SINGKATAN

1 Askep Asuhan Keperawatan

2 Asnet Asal netes

3 BB Berat Badan

4 Dbn Dalam batas normal

5 DO Data Obyektif

6 DS Data Subyektif

7 GV Ganti verban

8 KD Kultur Darah

9 Kon-ut Kontraksi Uterus

10 KU Kondisi Umum

11 LK Lingkar Kepala

12 LP Lingkar Perut

13 LD Lingkar Dada

14 Mika Miring Kanan

15 Miki Miring Kiri

16 N Normal

17 NCH Nafas cuping hidung

18 PPV Perdarahan Pervaginam

19 TB Tinggi Badan

20 TFU Tinggi fundus uteri

21 Th/ Therapi

22 Tts Tetes

23 TTV Tanda-tanda Vital

24 TB Tinggi Badan

PERINTAH LISAN / VIA TELEPON

•Write back (Catat)•Read Back/spelling (Baca)•Reconfirm / (Konfirmasi)

TEHNIK MELAPOR & MENERIMA INSTRUKSI DOKTER ( WR2CT )

 

     

               

TELEPHONTELEPHONSMS / BBM SMS / BBM VISITE VISITE

WRITE BACK ( TULIS ULANG ) WRITE BACK ( TULIS ULANG ) PADA : BUKU SAKU, ASKEP, PADA : BUKU SAKU, ASKEP,

FLOWSHEET, &FLOWSHEET, & CATATAN MEDIK OLEH (KAINST / DR. CATATAN MEDIK OLEH (KAINST / DR.

JAGA)JAGA)

READ BACK / BACA KEMBALIREAD BACK / BACA KEMBALI( CATATAN MEDIK, RESEP, FORM PENUNJANG, ( CATATAN MEDIK, RESEP, FORM PENUNJANG, BUKU VISITE, FLOWSHEET LEMBAR ASKEP BUKU VISITE, FLOWSHEET LEMBAR ASKEP

ATAU BUKU SAKU )ATAU BUKU SAKU )

REPEAT BACK / ULANGI KEMBALIREPEAT BACK / ULANGI KEMBALIINSTRUKSI YANG TERCATAT / INSTRUKSI YANG TERCATAT /

DILAPORKANDILAPORKAN

CHECK BACK / PERIKSA = KROSCEK CHECK BACK / PERIKSA = KROSCEK KEMBALIKEMBALI

INSTRUKSI YANG TERCATAT / INSTRUKSI YANG TERCATAT / DILAPORKANDILAPORKAN

TEACH BACK / AJARKAN KEMBALITEACH BACK / AJARKAN KEMBALIATAU OVERKAN KEMBALI PADA ATAU OVERKAN KEMBALI PADA

TIM KERJATIM KERJA

KERJAKAN INSTRUKSI :-SEGERA-JANGAN DITUNDA-PENKES PD PASIEN

INSTRUKSI INSTRUKSI

TEHNIK S B A R

 

     

               

SITUATIONSITUATION- SALAM- IDENTITAS PELAPOR ( NAMA, INSTALASI, R.S, NAMA DPJP ) - IDENTITAS PASIEN ( NAMA, USIA, DIAGNOSA, HARI RAWAT KE ...PANAS/SAKIT HARI KE...)

SITUATIONSITUATION- SALAM- IDENTITAS PELAPOR ( NAMA, INSTALASI, R.S, NAMA DPJP ) - IDENTITAS PASIEN ( NAMA, USIA, DIAGNOSA, HARI RAWAT KE ...PANAS/SAKIT HARI KE...)

BACKGROUNDBACKGROUND - RIWAYAT PASIEN, ALERGI OBAT- ALAT INVASIF YANG TERPASANG ( KATETER, INFUS, DRAIN, NGT, VENTILATOR DLL ....)- THERAPI YANG TELAH DIBERIKAN- PEMERIKSAAN YANG TELAH DILAKUKAN- MASALAH KEPERAWATAN

BACKGROUNDBACKGROUND - RIWAYAT PASIEN, ALERGI OBAT- ALAT INVASIF YANG TERPASANG ( KATETER, INFUS, DRAIN, NGT, VENTILATOR DLL ....)- THERAPI YANG TELAH DIBERIKAN- PEMERIKSAAN YANG TELAH DILAKUKAN- MASALAH KEPERAWATAN

ASSESMENTASSESMENT- TERBARU / TERKINI DARI HASIL PENGKAJIAN ( TTV, KLINIS ABNORMAL )- BANDINGKAN HASIL PENUNJANG SEBELUMNYA DENGAN YANG TERBARU JIKA ADA- ATAU LAPORKAN HASIL PENUNJANG YANG ABNORMAL- TINDAKAN YANG SUDAH DAN BELUM DILAKUKAN

ASSESMENTASSESMENT- TERBARU / TERKINI DARI HASIL PENGKAJIAN ( TTV, KLINIS ABNORMAL )- BANDINGKAN HASIL PENUNJANG SEBELUMNYA DENGAN YANG TERBARU JIKA ADA- ATAU LAPORKAN HASIL PENUNJANG YANG ABNORMAL- TINDAKAN YANG SUDAH DAN BELUM DILAKUKAN

RECOMENDATIONRECOMENDATION- USULKAN DOKTER UNTUK VISITE- PASTIKAN JAM KEDATANGAN / VISITE- TANYAKAN USULAN THERAPI - TANYAKAN USULAN PEMERIKSAAN PENUNJANG- TANYAKAN USULAN PROGRAM PERAWATAN

RECOMENDATIONRECOMENDATION- USULKAN DOKTER UNTUK VISITE- PASTIKAN JAM KEDATANGAN / VISITE- TANYAKAN USULAN THERAPI - TANYAKAN USULAN PEMERIKSAAN PENUNJANG- TANYAKAN USULAN PROGRAM PERAWATAN

Dokter Jaga Ruangan menghubungi Dokter Spesialis untuk menayakan mengenai terapi tambahan untuk pasien Rawat Inap :

•“Selamat malam dokter, saya Ani, dokter ruangan RSIA HERMINA PASTEUR, melaporkan pasien perawatan Lt.4 atas nama Tn. Eddy, 45 tahun dengan stroke non haemorragic, pasien baru semalam saat ini mengeluh cegukan sehingga sulit tidur, tanda vital stabil, kejang tidak ada, Mau diberikan obat apa dok?”•“Kemudian Dokter menjawab :”beri Chlorpromazine, Charlie – Hotel – Lima – Oscar – Romeo – Papa – Romeo – Oscar – Mike – Alpha – Zulu – India – November – Echo. 50mg per oral 1x saja.”•“Dokter Jaga Ruangan mendokumentasikan nama obat di status pasien dan Read Back /Baca Kembali instruksi dokter sebagai berikut :•“Nama obatnya saya bacakan ulang ya dok? “Chlorpromazine, Charlie – Hotel – Lima – Oscar – Romeo – Papa – Romeo – Oscar – Mike – Alpha – Zulu – India – November – Echo. 50mg per oral 1x saja.”•“Dokter Spesialis melakukan verifikasi dengan menjawab : “Ya.”•“Dokter Jaga Ruangan mengucapkan “Terimakasih dokter, selamat malam.”

CONTOH

NORUM ATAU LASA. ELEKTROLIT PEKAT TROMBOLITIK AGEN INSULIN ORAL INSULIN

PARENTERAL

NARKOTIKA ANTI KONVULSAN OBAT ANESTESI OBAT KEMOTERAPI OKSITOSIN

SASARAN 3 ;PENGAWASAN OBAT

Untuk memperbaiki & meningkatkan keamanan obat-obatan yang perlu di waspadai (OBAT HIGH ALERT) :

KALIUM KLORIDA / KCL ( > 2 mEq/ml) BICNAT / MEYLON ( > 3 mEq/ml) Nacl 3 % Mg Sulfat 50 % (D Hermina tdk ada)

ELEKTROLIT PEKAT

SASARAN 3 ;PENGAWASAN OBAT

TUJUAN

NO LABEL UKURAN KEGUNAAN

1 1,1 cm x 2,5 cm

Digunakan untuk memberi label obat-obat yang perlu diwaspadai

2 1,1 cm x 2,5 cm  

Digunakan untuk memberi label obat-obat yang memiliki kemiripan ucapan dan rupa

STIKER OBAT

NO

LABEL UKURAN KEGUNAAN

3 1,1 cm x 2,5 cm

Digunakan untuk memberi label obat-obat yang termasuk golongan obat kanker

4 1,1 cm x 2,5 cm

Digunakan untuk memberi label obat-obat yang dalam 6 bulan sudah mendekati masa kadaluarsa

STIKER OBAT

SASARAN 4 :KEPASTIAN TEPAT

OPERASIRumah sakit mengembangkan suatu pendekatan dalam upayamemastikan tepat ;- PASIEN- LOKASI- PROSEDUR

Mencegah :• Salah-lokasi• Salah-prosedur• Salah Pasien Pada

Operasi

TUJUAN

1. Komunikasi Yang Tidak Efektif/Tidak Adekuat Antara Anggota Tim Bedah

2. Kurang/Tidak Melibatkan Pasien Di Dalam Penandaan Lokasi (Site Marking)

3. Tidak Ada Prosedur Untuk Verifikasi Lokasi Operasi

4. Asesmen Pasien Yang Tidak Adekuat5. Penelaahan Ulang Catatan Medis Tidak Adekuat 6. Budaya Yang Tidak Mendukung Komunikasi

Terbuka Antar Anggota Tim Bedah 7. Resep Yang Tidak Terbaca (Illegible

Handwriting) 8. Pemakaian Singkatan

PENYEBAB

1. Penandaan dilakukan pada semua kasus termasuk sisi (laterality), multipel struktur (jari tangan, jari kaki, lesi), atau multipel level (tulang belakang)

2. Perlu melibatkan pasien3. Tak mudah luntur terkena air.4. Mudah dikenali 5. Dibuat oleh operator /orang yang akan melakukan

tindakan,6. Dilaksanakan saat pasien terjaga dan sadar jika

memungkinkan, dan harus terlihat sampai saat akan disayat

PENANDAAN LOKASI OPERASI

SASARAN 5 :PENCEGAHAN INFEKSI

• MENCEGAH INFEKSI SILANG

• 5 MOMEN CUCI TANGAN

• PROSEDUR CUCI TANGAN

5 MOMEN CUCI TANGAN

SASARAN 6 :PENCEGAHAN RESIKO

JATUH

Assesmen Penilaian :

• Skoring Geriatri • Skoring Morse • Skoring Humpty

Dumpty

RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HERMINA PASTEURJL. DR. DJUNDJUNAN NO.107, BANDUNG 40173

TELP. (022) 6072525 FAX. (022) 6037815

TGL TGL TGL TGL TGL TGL TGL

P S M P S M P S M P S M P S M P S M P S M

…. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. ….

1 Gangguan gaya berjalan ( diseret, menghentak, diayun ) 4

2 Pusing / pingsan pada posisi tegak 3

3 Kebingungan setiap saat 3

4 Nokturia / Inkontinen 3

5 Kebingungan Intermiten 2

6 Kelamahan Umum 2

7

Obat - obat beresiko tinggi ( diuretic, narkotik, sedative,

anti psikotik, laksatif, vasodilator, antiaritmia,

antihypertensi, obat insulin, anti depresan, neuroleptik,

NSAID )

2

8 Riwayat jatuh dalam waktu 12 bulan sebelumnya 2

9 Osteoporosis 1

10 Gangguan pendengaran dan atau penglihatan 1

11 Usia 70 tahun keatas 1

Tingkat Risiko SKOR

Risiko Rendah 1-3

Risiko Tinggi >4

Tindakan

Lakukan intervensi jatuh risiko tinggi

Lakukan intervensi jatuh standar

MONITORING RISIKO JATUH PASIEN GERIATRI

NO RISIKO SKOR

Total

Nama

LABEL BARCODE

RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HERMINA PASTEURJL. DR. DJUNDJUNAN NO.107, BANDUNG 40173

TELP. (022) 6072525 FAX. (022) 6037815

TGL TGL TGL TGL TGL TGL TGL

P S M P S M P S M P S M P S M P S M P S M

YA TDK …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. ….

1 Jatuh Riwayat jatuh yang baru atau dalam 3 bulan terakhir 25 0

2 Diagnosa Diagnosa medis > 1 15 0

a. Bed rest / di bantu perawat 0

b Penopang, tongkat/ walker 15

c. Furnitur 30

Penggunaan

Alat bantu

invasif

Mobilisasi a. Normal/ bed rest/ Imobilisasi 0

cara berjalan/ b. Lemah 15

berpindah c. Terganggu 30

a. Orientasi sesuai kemampuan diri 0

b. Lupa keterbatasan diri 15

Tingkat Risiko

Risiko Rendah Untuk Jatuh

Risiko Tinggi Untuk Jatuh

MONITORING RISIKO JATUH PASIEN DEWASA ( MORSE FALL SCALE )

TOTAL

NAMA

Tindakan

Lakukan intervensi jatuh standar

Lakukan intervensi jatuh risiko tinggi

SKOR

25- 50

≥ 51

5

6Status mental

SKOR

Memakai terapi heparin clock/ iv 25 0

3 Alat bantu

4

NO PARAMETER KRITERIA

LABEL BARCODE

RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HERMINA PASTEURJL. DR. DJUNDJUNAN NO.107, BANDUNG 40173

TELP. (022) 6072525 FAX. (022) 6037815

TGL TGL TGL TGL TGL TGL TGL

P S M P S M P S M P S M P S M P S M P S M

…. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. ….

Dibawah 3 tahun

3 - < 7 tahun

7 - < 13 tahun

≥ 13 tahun

Laki - laki

Perempuan

Diagnosa/ Kelainan Neurologis

Kelainan psikis / perilaku

Diagnosis lain

Gangguan Tidak sadar terhadap keterbatasan

Kognitif Lupa keterbatasan

Mengetahui kemampuan diri

- Riwayat jatuh dari TT

-Bayi (≤ 1 bulan ) atau Batita (≤ 3 tahun) yang menggunakan tempat tidur besar

Faktor - Pasien menggunakan alat bantu

Lingkungan -Bayi (≤ 1 bulan ) atau Batita (≤ 3 tahun) yang menggunakan box

- Furnitur atau pencahayaan yang kuran baik

Pasien berada di tempat tidur

Pasien diluar ruang rawat

Dalam 24 jam

Dalam 48 jam

> 48 jam

RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HERMINA PASTEURJL. DR. DJUNDJUNAN NO.107, BANDUNG 40173

TELP. (022) 6072525 FAX. (022) 6037815

TGL TGL TGL TGL TGL TGL TGL

P S M P S M P S M P S M P S M P S M P S M

…. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. ….

Bermacam - macam obat yang digunakan :

-

- Hipnotik

Penggunaan - Barbiturate

Obat - Fenotiazin

- Antidepresan

- Laksans/diuretika

- Narkotik

Tingkat Risiko

Risiko Rendah Untuk Jatuh

Risiko Tinggi Untuk Jatuh

MONITORING RISIKO JATUH PASIEN ANAK (HUMPTY DUMPTY)

NO

Umur

Jenis Kelamin

PARAMETER KRITERIA

Perubahan dalam oksigenasi (masalah saluran nafas,dehidrasi, anemia, anoreksia, sinkop/sakit

kepala, dll)

Respon terhadap

operasi/obat

penenang/efek

anestesi

Diagnosa3

1

4

3

2

2

1

2

4

5

6

SKOR

4

3

2

1

2

1

3

2

1

4

3

1

3

2

1

LABEL BARCODE

LABEL BARCODE

RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HERMINA PASTEURJL. DR. DJUNDJUNAN NO.107, BANDUNG 40173

TELP. (022) 6072525 FAX. (022) 6037815

TGL TGL TGL TGL TGL TGL TGL

P S M P S M P S M P S M P S M P S M P S M

…. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. ….

Dibawah 3 tahun

3 - < 7 tahun

7 - < 13 tahun

Laki - laki

Perempuan

Diagnosa/ Kelainan Neurologis

Kelainan psikis / perilaku

Diagnosis lain

Mengetahui kemampuan diri

- Riwayat jatuh dari TT

-

Faktor - Pasien menggunakan alat bantu

Lingkungan -

- Furnitur atau pencahayaan yang kuran baik

Pasien berada di tempat tidur

Pasien diluar ruang rawat

Dalam 24 jam

Dalam 48 jam

> 48 jam

RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HERMINA PASTEURJL. DR. DJUNDJUNAN NO.107, BANDUNG 40173

TELP. (022) 6072525 FAX. (022) 6037815

TGL TGL TGL TGL TGL TGL TGL

P S M P S M P S M P S M P S M P S M P S M

…. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. ….

Bermacam - macam obat yang digunakan :

-Obat sedative (kecuali pasien ICU yang menggunakan sedasi dan paralisis)

- Hipnotik

Penggunaan - Barbiturate

Obat - Fenotiazin

- Antidepresan

- Laksans/diuretika

- Narkotik

Tingkat Risiko

Risiko Rendah Untuk Jatuh

Risiko Tinggi Untuk Jatuh

Total

Nama

7

Pengobatan lain

MONITORING RISIKO JATUH PASIEN ANAK (HUMPTY DUMPTY)

NO PARAMETER KRITERIA

Lakukan intervensi jatuh risiko tinggi

Lakukan intervensi jatuh standar

Tindakan

Salah satu dari pengobatan diatas

SKOR

3

≥ 12

2

1

SKOR

7 - 11

LABEL BARCODE

LABEL BARCODE