Warta Advent On-line (WAO) 29 Juli · PDF fileTuhan memiliki seribu jalan yang tak terduga....

of 20 /20
Warta Advent On-line (WAO) 29 Juli 2005 1

Embed Size (px)

Transcript of Warta Advent On-line (WAO) 29 Juli · PDF fileTuhan memiliki seribu jalan yang tak terduga....

  • Warta Advent On-line (WAO) 29 Juli 2005 1

  • PENTING!

    - Redaksi berhak menentukan tulisan dan/atau berita untuk dimuat atau tidak dengan/tanpa pemberitahuan kepada sumber/pengirim berita.

    - Redaksi berhak memeriksa keaslian dari tulisan/sumber tulisan/berita.

    - Redaksi berhak mengedit kata atau kalimat dalam berita untuk tujuan mempertegas makna, kesantunan bahasa dan tujuan positif lainnya.

    - Photo/gambar yang masuk menjadi hak WAO.

    Salam Sejahtera! Senang rasanya dapat hadir di tengah-tengah Anda sekalian melalui WAO edisi 29 Juli 2005 ini. Ada banyak peristiwa-peristiwa yang telah kita lalui selama seminggu yang lalu. Betapa pun mungkin sulitnya, kita patut bersyukur kepada Tuhan yang telah menghantarkan kita tiba pada hari ini. Editorial WAO yang selalu mengangkat issu-issu terkini dalam hubungannya dengan kerohanian kita, kali ini menyoroti beberapa peristiwa-peristiwa memprihatinkan yang seakan-akan berlomba-lomba menghampiri kita. Dengan gaya bahasa yang lugas, tegas namun santun, khas WAO, peristiwa-peristiwa itu dirangkum menjadi satu topik yang menarik untuk kita simak. Yesus mengatakan: Janganlah khawatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah khawatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Kita sering sekali ragu-ragu bahkan kurang percaya akan janji Tuhan. Melalui renungan ini Bpk. Bambang Purnomo mengajak kita untuk melihat apa yang terjadi dengan murid-murid Yesus manakala mereka mengalami ketakutan dan kekhawatiran yang luar biasa.

    Serial pendalaman Alkitab tulisan Pdt. E. Gultom memasuki topik terakhir.

    Namun jangan khawatir, kami akan menyajikan topik pendalaman Alkitab lainnya yang tidak kalah penting dan menarik bagi persiapan kerohanian kita dalam menantikan kedatangan Tuhan yang kedua kalinya. Setelah sempat tertunda beberapa edisi, Artikel Rohani bersambung tulisan Pdt. Alex Rantung kembali hadir pada edisi ini.

    Melengkapi tulisan-tulisan tersebut dan lanjutan tulisan Bpk. Ronald

    Pandjaitan tentang Musik, kami juga menyajikan berita-berita penting dan menarik di antaranya adalah kisah perjalanan Pdt. Dr. Jonathan Kuntaraf ke Ethiopia.

    Nantikan selalu WAO dan beritahukan kepada sahabat atau keluarga anda untuk berlangganan WAO secara rutin dengan mengirimkan email kosong ke: [email protected] maka setelah me-reply permintaan konfirmasi dari Yahoogroups secara otomatis alamat email mereka akan terdaftar sebagai pelanggan dan akan menerima WAO secara periodik selama e-mail mereka tidak bouncing. Masukan dapat dikirimkan kepada redaksi WAO dengan alamat [email protected] atau kunjungi website kami di http://www.wartaadvent.org dan mengisi buku tamu yang tersedia. Edisi-edisi sebelumnya (pertama hingga terakhir) dapat juga di-download dari situs kami tersebut dan tersedia dalam dua format file yaitu MS_Word dan Adobe_PDF. Di website ini pun dapat di-download file perhitungan waktu matahari terbenam dalam format Excel. Akhir kata kiranya WAO kali ini dapat menjadi bacaan yang menolong membawa kerohanian kita lebih dekat kepada Tuhan dan kiranya Tuhan senantiasa menolong kita dalam setiap tugas dan pelayanan dan tetap setia sampai Maranatha! Amin! Salam WAO!

    GAMBAR SAMPUL Illustrasi atas kejadian-kejadian di dunia ini di mana pengetahuan, kejahatan dan penyakit seolah berlomba adu cepat, yang disoroti oleh Editorial WAO kali ini.

    RENUNGAN 4 Insomnia EDITORIAL 6 Pengetahuan, Kejahatan dan

    Penyakit. Adu Cepat

    DARI REDAKSI 2 Pengantar Edisi ini

    KOLOM TETAP 5 Jadwal Buka/Tutup Sabat

    (Sunset) 15 SDA-RN/BC

    ARTIKEL MUSIK 7 Nasehat Roh Nubuat

    Seputar Isu Musik Dewasa Ini

    PENDALAMAN ALKITAB 10 Pekabaran Malaikat Kepada

    Jemaat Laodikea ARTIKEL ROHANI 13 Membangun Tabiat Yang

    Serupa Dengan Kristus

    KOLOM PEMBACA 3 Surat Pembaca BERITA ADVENT SEJAGAT 16 Kisah Perjalanan Ke Ethiopia 18 Berbagai Kegiatan dari SKU 19 Pernikahan Mona dan Didik

    Warta Advent On-line (WAO) 29 Juli 2005 2

  • :: Media Penyejuk & Penjernih ::

    Penasehat

    Pdt. Berlin Samosir

    Penanggung Jawab Philip C. Wattimena

    Pemimpin Redaksi

    Bonar Panjaitan

    Dewan Redaksi Pdt. Berlin Samosir Philip C. Wattimena

    Bonar Panjaitan Wilhon Silitonga

    Jeffrey E.R. Kiroyan Frederik J. Wantah

    Pdt. Richard A. Sabuin Samuel Pandiangan

    Dr. Samuel Simorangkir Yusran Tarihoran Albert Panjaitan Ramlan Sormin

    Pdt. Heince Rusli Pdt. Sweneys Tandidio

    Willy Wuisan

    Tata Letak: Wilhon Silitonga

    Samuel Pandiangan

    Webmasters: Yusran Tarihoran Albert Panjaitan Tapson Manik

    Kontributor Khusus:

    Dr. Albert Hutapea Dr. Ronny Kountur

    Dr. Jonathan Kuntaraf Dr. Kathleen Kuntaraf-Liwidjaja

    Max W. Langi Dr. Herbert A. Legoh

    Hans Mandalas Joice Manurung

    Dr. R.A. Nainggolan Edy Nurhan

    Pieter Ramschie Dr. Rudolf Sagala Dave Sampouw

    Dr. Praban Saputro Dr. H.S.P. Silitonga Andrey Sitanggang

    Dirjon Sitohang Dr. E.H. Tambunan

    Joppy Wauran Dr. Tommy Wuysang

    Kirim berita ke:

    [email protected]

    Website: http://www.wartaadvent.org

    Berlangganan gratis:

    [email protected]

    Selamat Sabat! Maju terus sebagai media Penyejuk & Penjernih terutama dalam pekerjaan evangelisasi. "Jikalau TUHAN yang memerintahkan dan memanggil maka DIA akan menyediakan kuasa dan kemampuan untuk melakukan tugas tersebut. Tuhan memanggil, Tuhan yang menyanggupkan." Adalah doa dan harapan kami selalu. Tuhan kiranya menyertai semua Tim Redaksi WAO dalam menjalankan tugas pekabaran-Nya. Terima kasih telah mengirimkan selalu Warta Advent kepada kami. WAO selalu menjadi berkat khusus bagi kami di hutan Sumbawa.

    Best regards, - ESTHER DAN BILLY LESNUSSA

    SUMBAWA, NTB Dear Esther dan Billy Lesnussa, Puji Tuhan atas besar kasih-Nya. Terima kasih atas doa dan perhatiannya kepada WAO. Semoga WAO dapat menjadi sarana yang dipakai Tuhan. Salam, Redaksi Saya sudah berlangganan WAO, tetapi sudah dua kali saya tidak dapat email WAO edisi 47 dan edisi 48. Kenapa ya? Apakah email address saya bounce? Tolong dong di-subscribe lagi. Thanks, yahhhh

    -DARMAWAN TRIOSA JL. BRAGA

    Dear Darmawan, Untuk sementara boleh download edisi-edisi WAO dari halaman web WAO. Kami akan check apakah pernah terjadi bounce dan akan kami subscribe lagi. Salam, Redaksi

    EDISI MINGGU LALU

    Warta Advent On-line (WAO) 29 Juli 2005 3

  • R E N U N G A N

    IInnssoommnniiaa

    Oleh Bambang Purnomo

    Apakah Saudara sulit tidur? Bila kita melihat anak- anak tidur, maka tidur mereka sangat pulas. Tapi

    semakin dewasa

    manusia makin berkurang

    tidurnya, dan tidak dapat

    nyenyak. Dewasa ini

    banyak orang menderita insomnia atau susah tidur. Banyak obat ditawarkan untuk mengobati penyakit ini. Mulai dari yang ringan sampai yang keras dan dapat menimbulkan ketergantungan. Sebab pada umumnya obat tersebut hanya memaksa otak untuk istirahat, tapi tidak menghilangkan penyebabnya. Kisah di bawah ini, semoga dapat menjadi obat manjur. Matahari mulai terbenam, semburan warna merah merona di cakrawala. Telah seharian Yesus mengajar dan menyembuhkan orang banyak, lalu berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya: Marilah kita berlayar ke seberang danau! Maka bergegas murid-murid-Nya mempersiapkan diri dan perahu mereka, lalu berangkatlah mereka berlayar menyeberang danau Galilea. Petang itu cuaca cukup baik, angin bertiup dengan tenang dan kapal pun berlayar dengan lancar. Tiba-tiba datanglah angin topan yang kencang, gelombang menjadi besar dan bergelora. Laut seolah-olah menjadi marah dan perahu itu dilemparkan ke sana kemari, terlebih lagi air mulai masuk. Petrus, Yohanes, Yakobus adalah nelayan berpengalaman yang sudah biasa menghadapi topan di tengah danau, tapi kali ini mereka merasa kewalahan. Meskipun mereka semua telah mengerahkan segenap kekuatan dan kemampuan tetapi air masuk semakin banyak dan merasa segera akan tenggelam. Dalam keadaan putus asa, mereka ingat akan Guru mereka. Ditengoknya ke kanan dan ke kiri, Gurunya tidak tampak. Semua murid sedang sibuk mengendalikan perahu dan membuang air keluar agar perahu tidak tenggelam. Kemudian mereka mencari Yesus dan didapati Yesus sedang tidur dengan sangat tenang dan pulas. Maka murid-murid-Nya membangunkan Yesus. Guru, Guru, cepat bangun! Perahu ini akan tenggelam! Tolong bantu kami! Kita semua akan binasa! Yesus bangun, kemudian Dia berdiri dan mengedangkan tangan-Nya sambil berseru, Ombak dan angin, Aku perintahkan kepadamu, tenanglah! Angin pun segera mereda dan ombak pun menjadi tenang. Murid-murid tercengang, gembira bercampur takut. Yesus menegur mereka dengan lembut, Mengapa kamu takut, di manakah percayamu? Lalu mereka berbisik-bisik, Siapakah orang ini, sehingga angin dan ombak menurut perintah-Nya?

    Telah berulang kali kisah ini diceritakan, biasanya menekankan tentang kuasa Yesus dan iman murid-murid-Nya. Tetapi ada hal lain yang menarik dalam kisah ini yang pernah saya baca dalam buku-buku literatur klasik Kristen, yaitu bagaimana Yesus dapat tidur dengan nyenyak dalam keadaan badai seperti itu. Pertama, Yesus terlalu lelah setelah seharian berkhotbah dan menyembuhkan orang-orang yang sakit. Dia membutuhkan istirahat agar tubuh-Nya disegarkan kembali. Kekuatan fisik ada batasnya, bila diperlakukan melewati batas maka dapat membuat kita jatuh sakit. Semakin majunya zaman semakin sibuk manusia bekerja. Penemuan teknologi yang mempermudah pekerjaan, misalnya komputer, tidak dapat mengurangi pekerjaan manusia, bahkan manu