Visi Bank Sulteng Report 2013.pdf · LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013 1 Visi Bank Sulteng...

Click here to load reader

  • date post

    08-May-2019
  • Category

    Documents

  • view

    226
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Visi Bank Sulteng Report 2013.pdf · LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013 1 Visi Bank Sulteng...

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

1

Visi Bank Sulteng

Menjadi bank daerah terpercaya di Indonesia, mengerti kebutuhan nasabah, memberikan solusi keuangan yang tepat, membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. Visi ini dipopulerkan dengan rumusan sebagai berikut :

Menjadi Bank Pembangunan Daerah terbesar ke 12 pada tahun 2017 di antara bank Pembangunan Daerah se Indonesia

dipopulerkan dengan V~2017

Misi Bank Sulteng

Untuk mencapai visi tersebut diatas, maka akan dilakukan upaya-upaya yang terencana, terpadu, yang dirumuskan sebagai berikut : 1. Total Asset Rp. 21.287 T (Ranking No. 9) BPD seluruh Indonesia 2. Dana Pihak Ketiga Rp.20.124 T (Ranking No.9), BPD seluruh Indonesia

Dengan komposisi sebagai berikut :

Giro = 40 %, atau Rp.8.050 T

Tabungan 30 %, atau Rp.6.037 T

Deposito 30 %, atau Rp.6.037 T 3. Kredit yang Diberikan Rp.16.569 T (Ranking No.10) BPD seluruh Indonesia

Dengan komposisi :

Usaha menengah keatas : 30 % atau Rp.4.971 T

Usaha mikro : 20 % atau Rp.3.314 T

Konsumsi/retail : 50 % atau Rp.8.284 T 4. Laba sebelum Pajak Rp.451 M (Ranking No. 11), BPD seluruh Indonesia

Statement Budaya Perusahaan

One Goal, One Team, One Spirit.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

2

Dewan Komisaris Board of Commisioners

Drs. H. Amiluddin Haluddin

Komisaris

Drs. H. Abd. Karim Hanggi

Komisaris Utama

Drs. H. Said Awad, MH

Komisaris Independen

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

3

Sambutan Dewan Komisaris Welcome Notes From the Board of Commisioners

Assalaamu Alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

Seluruh Pemegang Saham dan pemangku kepetingan PT. Bank Sulteng yang saya hormati.

Dengan Mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa, atas segala

berkah, rahmat dan perlindungannya kepada kita sekalian, perkenankanlah kami atas nama

Dewan Komisaris PT. Bank Sulteng menyampaikan sambutan dan sekaligus laporan

pengawasan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2013.

Dewan Komisaris adalah bagian dari Pengurus PT. Bank Sulteng yang berfungsi melakukan

pengawasan terhadap jalannya perusahaan dan memberi nasihat kepada pihak manajemen

agar perusahaan berjalan sesuai hasil RUPS dan perencanaan Visi dan Misi yang telah

ditetapkan.

Disamping itu Dewan Komisaris juga menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi satuan

kerja audit intern hasil audit akuntan publik, hasil pengawasan Bank Indonesia serta hasil

pemeriksaan ekternal seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pada dasarnya Dewan Komisaris telah melakukan berbagai fungsi pengawasan dan fungsi

lainnya selama tahun buku 2013, dengan kegiatan sebagai berikut :

Tugas Pengawasan yang telah dilakukan

Sesuai dengan ketentuan dan Perundang-undangan yang berlaku maka secara umum Dewan

Komisaris telah melakukan kegiatan pengawasan terhadap pengurusan dan kebijaksanaan

pengurusan perseroan secara umum dapat digambarkan sebagai berikut :

1. Memberikan masukan, persetujuan serta pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana

Bisnis Bank periode tahun 2013-2015. Dewan Komisaris mengadakan rapat koordinasi

bersama Direksi dan pejabat eksekutif bank sulteng setiap triwulan guna mendapatkan

penjelasan mengenai pencapaian indikator Rencana Bisnis sekaligus merumuskan

kebijakan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi.

2. Pengawasan terhadap faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan bank, serta faktor-

faktor yang mempengaruhi kinerja bank secara keseluruhan.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

4

Sambutan Dewan Komisaris Welcome Notes From the Board of Commisioners

Dalam pelaksanaan upaya pengawasan yang dilaksanakan Dewan Komisaris Bank Sulteng

antara lain :

A. Pengawasan Dalam Rangka Implementasi GCG dan Manajemen Risiko

Dalam implementasi Good Corporate Governance (GCG) dan manajemen risiko termasuk

pengendalian operasional Bank, secara umum dapat dilaporkan pelaksanaannya telah

berjalan baik dan penyempurnaannya terus diupayakan secara berkelanjutan.

Sehubungan dengan hal tersebut Dewan Komisaris telah mencatat beberapa hal dan hasil

implementasi antara lain :

Dewan Komisaris aktif memonitoring kepatuhan terhadap ketentuan prinsip kehati-hatian

yang ditetapkan oleh Bank Indonesia antara lain Batas Maksimum Pemberian Kredit

(BMPK) serta turut serta dalam rangka melakukan upaya perbaikan-perbaikan di bidang

pelayanan, pemenuhan asas prudential banking dan menciptakan budaya tata kelola

perusahaan yang lebih sehat.

B. Pengawasan terhadap Tindaklanjut Hasil Pemeriksaan

1. Dewan Komisaris melakukan pemantauan terhadap hasil tindak lanjut pemeriksaan

baik yang dilakukan oleh audit eksternal maupun internal serta memantau komitmen

dengan Bank Indonesia.

2. Dewan Komisaris melakukan pengusulan proses penunjukkan Akuntan Publik untuk

memintakan persetujuan kepada pemegang saham untuk melakukan Audit Laporan

Keuangan Bank Sulteng Tahun Buku 2013. Selanjutnya Dewan Komisaris juga

mengavaluasi atas penunjukkan Akuntan Publik yang berdasarkan peraturan

peundang-undangan yang berlaku.

3. Dalam rangka melaksanakan Sistem Pengendalian Intern Bank, Dewan Komisaris

melalui Komite dibawah Dewan Komisaris dalam hal ini Komite Audit dan Komite

Pemantau Risiko mengevaluasi hasil temuan-temuan audit melalui rapat intern Dewan

Komisaris yang mana untuk selanjutnya merekomendasikan kepada Direksi untuk

menyikapi, menindaklanjuti, dan memperbaiki sebagaimana masukan dan

rekomendasi dari pemeriksaan tersebut.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

5

Sambutan Dewan Komisaris Welcome Notes From the Board of Commisioners

C. Hal-hal Lain Yang Perlu Mendapat Perhatian

Berdasarkan pengawasan atas realisasi kinerja dan pelaksanaan program kerja PT. Bank

Sulteng dalam Tahun 2013 maka Dewan Komisaris menyampaikan beberapa hal yang

perlu mendapat perhatian manajemen, antara lain :

1. Agar manajemen terus berupaya dan mengoptimalkan peningkatan asset, dan

peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) secara intensif dengan memperluas dan

memperkuat Customer Base, agar share tabungan terhadap Dana Pihak Ketiga

semakin besar. Salah satu upaya menggenjot Dana Pihak Ketiga adalah menciptakan

produk-produk yang dapat menarik minat masyarakat/nasabah diiringi dengan

teknologi yang mendukung, mengingat banyaknya competitor dari Lembaga

Keuangan Bank dan Lembaga Keuangan Non Bank setiap tahunnya.

2. Melakukan upaya penambahan modal disetor yang berasal dari pemegang saham

baik melalui dana segar maupun melakukan konpensasi asset milik pemda yang

dijadikan kantor cabang.

3. Penyaluran kredit hendaknya dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip

prudential banking.

4. Optimalisasi fungsi dan peranan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) melalui :

1) Peningkatan fungsi SKAI sebagai konsultan internal Bank;

2) Peningkatan fungsi monitoring baik secara langsung maupun tidak langsung;

3) Mempedomani SPFAIB dalam membuat ikhtisar temuan dan rekomendasi hasil

audit oleh SKAI;

4) Mengevaluasi kembali Panduan Audit Intern yang disesuaikan dengan kondisi

Bank Sulteng saat ini yang berdasarkan pada SPFAIB.

5) Melakukan penilaian kinerja cabang yang dituangkan dalam Laporan Hasil

Pemeriksaan sebagai bahan penilaian Direksi.

6) Optimalisasi fungsi dan peranan Satuan Kerja Kepatuhan dengan cara

mengikutsertakan SDM berupa pelatihan, seminar/workshop secara berkala.

7) Melaksanakan evaluasi secara berkelanjutan terhadap pengamanan dalam system

dan prosedur kerja yang berkaitan dengan Teknologi Informasi untuk mencegah

terjadinya kejahatan melalui Teknologi Informasi yang dapat merugikan nasabah

maupun bank.

8) Agar dalam penempatan posisi Kepala Divisi dan Kepala Cabang perlu

memperhatikan unsur kompentensi, intergritas, dan kinerja personal serta kinerja

organisasi serta unsur dalam GCG.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

6

Sambutan Dewan Komisaris Welcome Notes From the Board of Commisioners

9) Membenahi secara terus menerus strategi, kebijakan, system dan standar

prosedur operasional bank dalam rangka optimalisasi system pengendalian intern

bank.

10) Mengupayakan pengembangan kompentensi, profesionalisme dan produktivitas

sumber daya manusia terus ditingkatkan dengan memberikan pendidikan dan

pelatihan, sehingga Bank mempunyai sumber daya sebagai penerus bank yang

capable dan qualified. Pendidikan dan pelatihan harus dilaksanakan secara

terintegrasi dan berkelanjutan berdasarkan mapping kondisi dan kualifikasi

pegawai yang mencerminkan kondisi faktual dan kebutuhan kedepan sumber daya

manusia dalam rangka mencapai rencana bisnis bank.

11) Agar manajemen berupaya untuk terus menerus meningkatkan dan

penyempurnaan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia, antara lain dalam

pengelolaan jalur karir.

Demikian apa yang dapat kami sampaikan yang merupakan laporan tugas dan fungsi Dewan

Komisaris dalam pelaksanaan pengawasan serta pemberian nasihat kepada Direksi atas

pelaksanaan operasional PT. Bank Sulteng Tahun 2013.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan/petunjuk dan RahmatNya bagi kita

semua. Amin.

Wasalamualaikum War.Wab.

Palu, 02 April 2014

Dewan Komisaris PT. Bank Sulteng

Drs. H. Abd. Karim Hanggi Komisaris Utama

Drs. H. Said Awad, MH Drs. H. Amiluddin Haludin

Komisaris Independen Komisaris

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

7

Dewan Direksi Board of Commisioners

Diana Liza Mustaqim

Direktur Pemasaran

Sitti Maryam Dalle

Direktur Operasional

Rahmat A. Haris

Direktur Utama

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

8

Sambutan Dewan Direksi Welcome Notes From the Board of Directors

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakattu

Salam Sejahtera Bagi Kita Sekalian,

Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, atas hidayah dan rahmat yang diberikan ke

pada PT.Bank Sulteng sehingga dapat melewati tahun 2013 dengan prestasi yang menggembirakan dan

sesuai target dan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang sudah ditetapkan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari semangat kerja keras semua pihak (staff, direksi dan komisaris), dirajut

pada suatu bingkai kesatuan synergy yang diimplementasi melalui slogan One Team, One Goal, One

Spirit.

Keberhasilan ini juga dapat diraih berkat input-input yang rajin diberikan oleh pengawas perbankan Bank

Indonesia (BI-Sulteng), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-Sulteng) dan bahkan diperoleh dari stake holder

lain yang selalu peduli untuk segera bangkit Bank Sulteng dapat maju sejajar dengan Bank

Pembangunan daerah lainnya di seluruh Indonesia.

Bank Sulteng dalam menjalankan kegiatan operasionalnya ditengah persaingan yang ketat, juga bertekad

meraih prestasi dan mensejajarkan diri dengan bank pesaing lainnya, khususnya yang beroperasi di

Sulawesi Tengah, kegiatan penting yang sudah dikerjakan pada tahun 2013 adalah antara lain sebagai

berikut :

1. Memperkuat kelembagaan, penambahan modal melalui setoran modal dari pemegang saham dan dari

partner stragis (sudah terwujud pada kwartal ke 2 tahun 2013).

2. Penerapan good corporate governance (GCG) senantiasa dijunjung tinggi melalui program

Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Integritas dan Fair (TARIF), selalu mengutamakan prinsif

ke hati-hatian (prudencial banking), mulai difocuskan pelaksanaannya sejak pengurus baru bekerja.

3. Re-branding, dalam rangka membangun image dan membangun kepercayaan nasabah kepada Bank

Sulteng (sudah dimulai sejak Juni 2013 yang lalu dan berlanjut hingga saat ini).

4. Service Excelent, perbaikan terus menerus guna meningkatkan mutu pelayanan kepada seluruh

nasabah (sudah mulai sejak Juni 2013 dan berlanjut hingga saat ini).

5. Terhitung mulai Juli 2013, di canangkan Visi Bank Sulteng yang baru yakni Menjadi Bank Daerah

Terperacaya di Indonesia, Mengerti kebutuhan nasabah, Memberikan solusi keuangan yang tepat,

Membangun kemitraan yang saling menguntungan dan berkelanjutan.

6. Bahkan lebih lanjut Bank Sulteng membuat obsesi besar yakni pada tahun 2017, ingin menjadi Bank

Daerah terbesar ke 12 dari 26 BPD se Indonesia (saat itu, ranking Bank Sulteng berada pada No.26).

7. Sesuai deklarasi Bank Regional Champion (BRC) yang menegaskan agar pada tahunn 2015, setiap

BPD dapat menjadi Bank Pelaku Utama diwilayah kerja masing-masing, sehingga mengharuskan

jumlah modal inti minimal sebesar Rp.1 Trilliun, amanat yang sudah menjadi komitment inilah yang

dapat kami anggap sebagai tantangan yang besar untuk diselesaikan sesuai jadwalnya.

8. Dapat juga kami sampaikan bahwa pada tahun 2013 yang lalu telah dilaksanakan Penambahan mesin

ATM 41 unit, penambahan kantor Kas 1 unit, sehingga jumlah titik layanan menjadi 83 titik (1 Kantor

Pusat + 13 Kantor Cabang + 12 Kantor Kas + 48 ATM + 1 Mobil Kas + 8 titik pelayanan Pajak), Insya

Allah pada bulan Mei 2014 meningkat menjadi 123 titik.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

9

Sambutan Dewan Direksi Welcome Notes From the Board of Directors

Salah satu tantangan Bank Sulteng yang sudah jelas di depan mata karena sudah dituangkan dalam

bentuk komitment pada dokumen Bank Reginonal Champion (BRC) adalah antara lain :

1. Struktur dana pihak ketiga meliputi 70 % sumber non Pemda dan 30 % dari Pemda.

2. Struktur Kredit meliputi 40 % disalurkan untuk keperlaun produktif dan 60 % untuk keperluan konsumtif

atau lainnya.

Bahwa tantangan pada komitment struktur DPK, hanya dapat dicapai dengan melakukan terobosan

antara lain sebagai berikut :

1. Penambahan jaringan / titik layanan, untuk menembus pasar potensial yang tersebar diseluruh

kecamatan dan desa (telah diadakan 13 unit kantor berjalan yang mulai dioperasikan pada bulan Mei

2014 ini, dan penambahan gerai 17 unit untuk pelayanan pajak/di Kantor Pelayanan Samsat dan

penambahan kantor Kas Plus 3 unit di Kecamatan.

2. Penambahan produk baru yang menjadi kebutuhan dasar disetiap rumah tangga yang mempunyai

anak (telah disediakan produk tabungan siswa/angsuran , yang ditujukan kepada 418 siswa se

Sulteng).

3. Pembuatan program Deposito Retail, yang akan ditujukan kepada 75.606 PNS, Pedagang Retail, Ibu

Rumah Tangga dari 2,6 juta penduduk, dll,

Disadari bahwa target dan struktur kredit harus ditinjau kembali, karena komposisi kredit konsumtif hingga

saat ini masih dominan.

Untuk mencapai target, maka diperlukan produk kredit baru yang berorientasi pada program khusus (kredit

mikro) yang ditujukan kepada pelaku retail di pasar-pasar daerah, kredit kepada petani khusus (misalnya

kakao, kluster kepada nelayan dll), direncanakan pada kwartal 4 tahun 2014 sudah dapat dimulai uji coba

kredit khusus mikro.

Sebagai gambaran singkat pencapaian DPK dan Kredit dan asset Desember 2013 sebagai berikut :

Total DPK posisi 31 Des13 = Rp. 910,746 jt, meningkat 29,54 % dari Desember 2012

Total Kredit posisi 31 Des13 = Rp.1.169,712 jt, meningkat 55,10 % dari Desember 2012

Total Asset posisi 31 Des13 = Rp.1.797,346 jt, meningkat 32,30 % dari Desember 2012.

Secara keseluruhan kondisi ratio keuangan Bank Sulteng posisi Desember 2013 :

CAR sebesar 22,60 % ROA sebesar 3,52 % ROE sebesar 22,91 % BOPO sebesar 64,67 % LDR sebesar 128,43 % NPL sebesar 1,95 % NIM sebesar 8,80 %

Dapat disimpulkan bahwa untuk bisa mencapai target-target financial sebagaiman disebutkan diatas,

diperlukan tenaga-tenaga ahli dibidangnya dan professional, untuk itu sejak kwarta (ke 4) tahun 2013

sudah mulai dirancang dan dilaksanakan program kepegawaian antara lain sebagai berikut :

1. Proses dan methodologi rekrutment karyawan baru dilaksanakan melalui vendor yang akhli

dibidangnya (physicolog).

2. Penerimaan tenaga khusus terbatas (special hire) pada bidang perkreditan dan IT.

3. Proses penilaian karyawan dilaksanakan berbasis kinerja (Key Perfoormance Indicator/KPI) dan akan

dikuatkan dalam pemberian reward dan punishment serta bonus prestasi.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

10

Sambutan Dewan Direksi Welcome Notes From the Board of Directors

4. Proses pemberian promosi dilakukan dengan asessment dari vendor /phsycolog, bahkan pengiriman

20 orang staf mengikuti program pendidikan khusus di lembaga pendidikan perbankan STIE perbanas

Surabaya dilakukan melalui special assesment dari vendor.

Jika pembinaan dan pendidikan karyawan sudah berjalan simultan seperti diatas, maka dapat disimpulkan

bahwa Management Bank Sulteng sudah melakukan program-program peningkatan kualitas karyawan

dengan sangat baik.

Hasilnya tentu tidak otomatis dapat terbukti pada saat yang bersamaan, namun lambat laun Bank Sulteng

sudah melangkah menuju pada tujuan yang ingin dicapai.

Dalam melaksanakan kegiatan operasional, Bank Sulteng berpedoman kepada ketentuan dan peraturan

yang berlaku, sebagaimana yang tertuang dalam SOP sebagai panduan dalam melaksanakan kegiatan

operasional, dengan senantiasa memegang pada prinsip prudential banking melalui penerapan manajemen

berbasis risiko yang telah diterapkan oleh Bank Sulteng.

Kami meyakini bahwa, prestasi yang dicapai Bank Sulteng pada periode tahun 2013 adalah hasil karya

dan kerja keras semua pihak (seluruh staff dan direksi), dan mendapat dukungan pengawasan melekat dari

Bapak-Bapak Dewan Komisaris.

Perjalanan Bank Sulteng akan terus berlanjut, diharapkan pada periode tahun 2014 ini dan seterusnya

juga senantiasa dibutuhkan kerja yang lebih smart, synergy antara satu dengan lainnya, jajaran

management yang harmony dan solid sehingga senantiasa dapat memberikan nilai pelayanan keuangan

kepada masyarakat Sulteng dan lebih khusus memberi nilai tambah kepada Pemegang Saham.

Atas nama Direksi dan Karyawan Bank Sulteng menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada

Masyarakat Sulteng yang telah menjadikan Bank Sulteng sebagai Bank pilihannya.

Juga terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada yang terhormat, Bapak-Bapak

Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Pimpinan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa keuangan Perwakilan

Provinsi Sulawesi Tengah, Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah dan kepada

seluruh stake holder, yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Bank Sulteng untuk

menjadi Bank Regional Champhion di Sulawesi Tengah.

Wabillahi taufiq walhidayah.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

11

Profil Perusahaan Compony Profile

Identitas Perusahaan

Nama Perusahaan : PT. Bank Pembangunan Daerah

Nama Penggilan : Bank Sulteng

Bidang Usaha : Bank Umum

Kantor Pusat : Jln. Sultan Hasanuddin No. 20 Palu

Telepon : (0451) 424537, 429509,

Fax : (0451) 452836

Website : www.banksulteng.co.id

Tanggal Pendirian : Tanggal, 1 April 1969

Perizinan :

- SIUP : No. 022/SIUP-B/X/2012 tgl.18.10.2012.

- TDP : No. 190518100193 tgl. 09.05.2005.

- SITU : No. 503/III/KLU/X/2012 tgl. 05.10.2012.

- NPWP : No. 1.142.881.8-831

Modal Dasar : Rp. 490.542.400.000,00.

Kepemilikan : 1. Pemda Provinsi Sulawesi Tengah

2. Pemda Kabupaten dan Kota

3. Mega Corpora

Jaringan Kantor : 1 Kantor Pusat

: 1 Kantor Cabang Utama

: 7 Kantor Cabang

: 5 Kantor Cabang Pembantu

: 12 Kantor Kas

: 32 ATM

: 1 Unit Kas Mobil.

: 8 Payment Point Pajak

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

12

Profil Perusahaan Compony Profile

Sejarah Singkat Bank Sulteng

PT. Bank Sulteng merupakan Bank Milik Pemerintah Daerah yang semula berbentuk

Perusahaan Daerah (PD), dengan nama PD. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah.

Didirikan pada tanggal 1 April 1969 dan memperoleh surat izin usaha dari Menteri Keuangan

Republik Indonesia No. D.15.6.1.17 tanggal 27 Januari 1970. Landasan hukum pendirian PD

Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah adalah Undang-undang No. 13 tahun 1962

tentang Ketentuan Pokok Bank Pembangunan Daerah, Undang-undang No. 14 tahun 1967

tentang Pokok-Pokok Perbankan, dan Perda Sulawesi Tengah No. 6 tahun 1966 tentang

Pendirian Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah.

Selanjutnya berdasarkan peraturan daerah tingkat I Sulawesi Tengah No. 2 tahun 1999

tanggal 30 Maret 1999 telah dilakukan perubahan bentuk hukum Bank Pembangunan Daerah

dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) Bank Pembangunan Daerah

Sulawesi Tengah yang disingkat menjadi PT. Bank Sulteng. Sebagai implementasi dari Perda No.

2 tahun 1999 diatas, manajemen Bank telah menindaklanjuti perubahan status tersebut dengan

pembuatan :

Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 23 tanggal 30 April 1999 yang dibuat oleh Notaris

Anand Umar Adnan, SH, berkedudukan di Palu, dengan nama PT. Bank Pembangunan

Daerah Sulawesi Tengah, disingkat menjadi PT. Bank Sulteng telah mendapat

pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C-12841 HT.01.01 TH 1999

tanggal 12 Juli 1999 ; dan diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik

Indonesia No. 69 tanggal 27 Agustus 1999, sedangkan persetujuan Bank Indonesia

diperoleh tanggal 10 Desember 1999 melalui Surat Gubernur Bank Indonesia No.

1/29/KEP.GBI/1999.

Seiring dengan berjalannya waktu, Anggaran Dasar Bank diubah untuk pertama kalinya

pada tanggal 7 April 2005 berdasarkan akta notaris Anand Umar Adnan No. 21 dan telah

disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-12397

HT.01.04.TH.2005 tanggal 7 April 2005. Dan diubah berdasarkan akta notaris Anand

Umar Adnan No. 36 tanggal 11 Juni 2009, dengan Berita Acara Rapat Umum Pemegang

Saham Luar Biasa (RUPS-LB) para pemegang saham perseroan terbatas PT. Bank

Sulteng dan telah memperoleh persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

Republik Indonesia No : AHU-32701.AH.01.02 Tahun 2009 tanggal 14 Juli 2009.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

13

Profil Perusahaan Compony Profile

Sejarah Singkat Bank Sulteng

Kemudian dilakukan perubahan Anggaran Dasar sesuai dengan Keputusan RUPS tanggal

21 Mei 2010 dan telah dibuatkan dalam akta notaris Idayanti Pandan, SH., M.Kn. Nomor

14 tanggal 31 Januari 2011 dan sudah mendapat pengesahan oleh Menteri Hukum dan

Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 21 Juni 2011.

Kemudian dilakukan perubahan Anggaran Dasar sesuai Keputusan RUPS tanggal 28 Mei

2012 yang telah dibuatkan dalam akta notaris Hasnah, SH.MKn. No. 09 tanggal 30 Mei

2012 dan sudah mendapat pengesahan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

Republik Indonesia No.AHU-AH.01.10-25126 tanggal 10 Juli 2012.

Serta yang terakhir perubahan Anggaran Dasar sesuai Keputusan tanggal 12 April 2013

yang telah dibuatkan dalam akta notaris Charles, SH.MKn. No. 69 tanggal 12 Juni 2013

dan sudah mendapat pengesahan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik

Indonesia No.AHU-AH.01.10.47234 tanggal 07 November 2013.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

14

Profil Perusahaan Compony Profile

Makna Logo Bank Sulteng

Bentuk :

Membentuk 2 elemen bentuk yang saling menunjang dan selalu ada timbalbalik yang

positip. Mencerminkan 2 pihak; Bank Sulteng dan Masyarakatnya; juga antara Bank dan

Nasabahnya.

Aplikasi kedua elemen tersebut diambil dari bentuk :

1. Pohon Kelapa : diimplementasikan dalam bentuk sederhana; daun kelapa.

2. Kapas : ringan, fleksibel dan sikap yang luwes, rama tamah, pelayanan dan

loyalitas.

Kedua elemen ini mencerminkan juga keBhinekaan dalam mewujudkan kebersamaan

dan kemintraan yang berkelanjutan. Serta mempresentasikan Budaya Etnis Sulawesi

Tengah.

Warna :

Merupakan Implementasi warna dari logo daerah Sulawesi Tengah.

Warna Biru :

Melambangkan kesetiaan (pada daerah; Sulterng, tanah air; Indonesia dan cita-cita).

Disini melambangkan cita-cita yang tinggi untuk memajukan daerahnya. Termasuk juga

cita-cita dalam memajukan dunia perbankan didaerahnya sendiri serta diharapkan

menjadi barometer perbankan BPD di Indonesia.

Warna Kuning :

Melambangkan kekayaan, keagunan dan keluhuran budi.

Warna Biru Tua ; pada Bank Sulteng :

Melambangkan kedewasaan dan kemandirian serta visi yang tegas.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

15

Profil Perusahaan Compony Profile

Ikhtisar Keuangan Financial Highlight

Dlm. Jutaan Rp

Keterangan Tahun

2009 2010 2011 2012 2013

A. DATA KEUANGAN

Total Asset 800,127 1,211,153 1,147,175 1,373,028 1.797.346

Total Pendapatan 122,453 159,415 142,938 182,599 189.988

Total Biaya 79,757 94,591 102,485 145,835 123.129

Laba Sebelum Pajak 42,696 64,824 40,453 36,764 66.859

Pajak 12,516 16,826 11,520 9,191 18.000

Laba Setelah Pajak 30,672 47,998 28,933 27,573 48.859

Aktiva Tetap & Inventaris 7,170 7,299 15,355 29,179 39.118

Modal :

-Modal (Tier 1) 159,908 196,907 197,369 226.528 363.332

-Modal Disetor 103,154 112,930 126.563 144.887 223.881

-Modal Sumbangan 275 275 275 275 275

B. PENGHIMPUNAN DANA

Dana Pihak Ketiga : 515,537 635,041 732,336 703,051 910.195

Giro 375,992 495,262 556,484 493,745 537.195

Tabungan 105,322 105,371 136,945 165,894 279.048

Deposito 34,223 34,408 38,907 43,412 94.503

Penempatan dari Bank Lain 92.011 305,000 170,000 365,010 445,010

Pinjaman Diterima 51,118 30,051 12,391 6,196 0

C. PENGGUNAAN DANA

Kredit yang diberikan 475,555 491,997 519,782 754,178 1.169.712

Penempatan pada bank lain 138,954 451,737 370,684 318.462 318.997

Pembelian Surat Berharga 0 0 0 0 0

Penyertaan 0 0 0 0 0

D. RASIO-2 KEUANGAN (%)

CAR 23,14% 28,95% 22,84% 25,11% 23,11

ROE 21,42% 24,37% 16,56% 13,82% 22,91

ROA 4,11% 5,35% 2,90% 2,15% 3,52

NIM 15,39% 13,16% 10,28% 7,07% 8,80

LDR 100,44% 85,45% 77,27% 107,27% 128,43

BOPO 64,93% 59,34% 73,10% 79,75% 64,67

NPL-Gross 8,81% 8,89% 7,44% 4,50% 2,92

NPL-Netto 1,70% 0,67% 0,33% 1,19% 1,95

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

16

Profil Perusahaan Compony Profile

Peristiwa 2013 21 Januari 2013 Pelaksanaan Coffee Morning yang diikuti oleh Gubernur dan seluruh Kepala Dinas Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan oleh Bank Sulteng bertempat di Gedung Bank Sulteng.

29 Mei 2013

Rapat Kordinasi (Rakor) antara Dewan Komisaris, Direksi, Investor Strategis (Mega Corporat) dengan Kepala Divisi dan Kepala Cabang pada Triwulan Pertama.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

17

Profil Perusahaan Compony Profile

Peristiwa 2013

04 September 2013

Rapat koordinasi antara Pemegang Saham (Mega Corpora) dengan pengurus beserta pejabat eksekutif Bank Sulteng, betempat di GTedung Kantor Bank Sulteng.

25 Juli 2013

Rapat Kordinasi (Rakor) antara Dewan Komisaris, Direksi, Investor Strategis (Mega Corporat) dengan Kepala Divisi dan Kepala Cabang pada Triwulan Kedua.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

18

Profil Perusahaan Compony Profile

Peristiwa 2013

26 Juli 2013

Penandatanganan kesepakatan kerjasama Pengadaan Sewa Mesin ATM Diebold Tipe Opteva 529 antara PT. Bank Sulteng dengan PT. Asia Sinergi, bertempat di Gedung Kantor Bank Sulteng.

13 Nopember 2013

Rapat Kordinasi antara Dewan Komisaris, Direksi, Investor Strategis (Mega Corporat) dengan Kepala Divisi dan Kepala Cabang pada Triwulan Ketiga.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

19

Profil Perusahaan Compony Profile

Peristiwa 2013

13 Nopember 2013

Pelaksanaan Lounching Staff Get Member (SGM) di halaman kantor Bank Sulteng.

11 11 Desember 2013

Peresmian Kantor Cabang Tolitoli, Jalan Jend. Sudirman No. 53 Tolitoli.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

20

Profil Perusahaan Compony Profile

Peristiwa 2013

11 Desember 2013

Penyerahan hadiah kepada Pemenang Undian Simpeda.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

21

Profil Perusahaan Compony Profile

Informasi Tentang Pemegang Saham

1. Propinsi Sulawesi Tengah

Wilayah Propinsi Sulawesi Tengah dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 1964 tentang Pembentukan Provinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah. Dengan mencakup 13 Kabupaten/Kota, terdiri dari 1 (satu) Kotamadya, yaitu : Kota Palu dan 12 (dua belas) Kabupaten, yaitu Kabupaten Poso, Kabupaten Donggala, Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Buol, Kabupaten Morowali, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Parigi-Moutong, dan Kabupaten Sigi.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Propinsi Sulawesi Tengah dipimpin oleh : Gubernur : Drs. H. Longki Djanggola, MSi. Wakil Gubernur : H. Sudarto, SH, M.Hum.

2. Kabupaten Poso

Wilayah Kabupaten Poso dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi. Kabupaten Poso terdiri dari 18 (delapan belas) cakupan wilayah kecamatan, yaitu : Kecamatan Pamona Selatan, Kecamatan Pamona Barat, Kecamatan Pamona Tenggara, Kecamatan Pamona Timur, Kecamatan Pamona Utara, Kecamatan Lore Selatan, Kecamatan Lore Barat, Kecamatan Lore Utara, Kecamatan Lore Tengah, Kecamatan Lore Timur, Kecamatan Lore Peore, Kecamatan Poso Pesisir, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kecamatan Poso Kota, Kecamatan Poso Kota Selatan, Kecamatan Poso Kota Utara, dan Kecamatan Lage.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Poso dipimpin oleh : Bupati : Drs. Piet Inkriwang, MM. Wakil Bupati : Ir. T. Syamsuri

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

22

Profil Perusahaan Compony Profile

Informasi Tentang Pemegang Saham 3. Kabupaten Donggala

Wilayah Kabupaten Donggala dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 29 tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi Tengah. Kabupaten Donggala terdiri dari 16 (enam belas) cakupan wilayah kecamatan, yaitu : Kecamatan Balaesang, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kecamatan Banawa, Kecamatan Banawa Selatan, Kecamatan Banawa Tengah, Kecamatan Damsol, Kecamatan Labuan, Kecamatan Pinembani, Kecamatan Rio Pakava, Kecamatan Sindue, Kecamatan Sindue Tobata, Kecamatan Sindue Tombusabora, Kecamatan Sirenja, Kecamatan Sojol, Kecamatan Sojol Utara,dan Kecamatan Tanantovea.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Donggala dipimpin oleh : Bupati : Drs. H. Habir Ponulele, MM. Wakil Bupati : Aly Lasamaulu, SE, M.Si.

4. Kabupaten Banggai

Wilayah Kabupaten Banggai dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi Kabupaten Banggai terdiri dari 23 (dua puluh tiga) cakupan wilayah kecamatan, yaitu : Kecamatan Toili, Kecamatan Toili Barat, Kecamatan Moilong, Kecamatan Batui, Kecamatan Batui Selatan, Kecamatan Bunta, Kecamatan Nuhon, Kecamatan Simpang Raya, Kecamatan Kintom, Kecamatan Luwuk, Kecamatan Luwuk Timur, Kecamatan Luwuk Utara, Kecamatan Luwuk Sealatan, Kecamatan Nambo, Kecamatan Pagimana, Kecamatan Bualemo, Kecamatan Lobu, Kecamatan Lamala, Kecamatan Masama, Kecamatan Mantoh, Kecamatan Balantak, Kecamatan Balantak Selatan, dan Kecamatan Balantak Utara.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Banggai dipimpin oleh : Bupati : H.M. Sophian Mile, SH, MH. Wakil Bupati : Ir. H. Herwin Yatim, MM.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

23

Profil Perusahaan Compony Profile

Informasi Tentang Pemegang Saham 5. Kota Palu

Wilayah Kota Palu dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 1978 tanggal 1 Juli 1978 tentang Pembentukan Kota Administratif Palu. Kota Palu terdiri dari 8 (delapan) cakupan wilayah kecamatan, yaitu : Kecamatan Palu Barat, Kecamatan Palu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kecamatan Palu Utara, Kecamatan Mantikulore, Kecamatan Ulujadi, Kecamatan Tatanga, dan Kecamatan Tawaeli.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kota Palu dipimpin oleh : Bupati : H. Rusdi Mastura. Wakil Bupati : H. Andi Mulhanan Tombolotutu, SH.

6. Kabupaten Tolitoli

Wilayah Kabupaten Tolitoli dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 59 Tahun 1960. Kabupaten Tolitoli terdiri dari 10 (sepuluh) cakupan wilayah kecamatan, yaitu : Kecamatan Baolan, Kecamatan Basidondo, Kecamatan Dako Pamean, Kecamatan Dampal Selatan, Kecamatan Dampal Utara, Kecamatan Dondo, Kecamatan Galang, Kecamatan Lampasio, Kecamatan Ogo Deide, dan Kecamatan Tolitoli Utara.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Tolitoli dipimpin oleh : Bupati : DR(hc). H. Moh. Saleh Bantilan, SH, MH. Wakil Bupati : Amran H. Yahya

7. Kabupaten Tojo Una-Una

Wilayah Kabupaten Tojo Una-Una dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Tojo Una-Una di Provinsi Sulawesi Tengah. Kabupaten Tojo Una-Una terdiri dari 9 (sembilan) cakupan wilayah kecamatan, yaitu : Kecamatan Tojo Barat, Kecamatan Tojo, Kecamatan Ulubongka, Kecamatan Ampana Kota, Kecamatan Ampana Tete, Kecamatan Walea Kepulauan, Kecamatan Walea Besar, Kecamatan Una-Una, dan Kecamatan Togean.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Tojo Una-Una dipimpin oleh : Bupati : Drs. Damsik Ladjalani Wakil Bupati : Jamal Juraejo, S.Sos, M.Si.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

24

Profil Perusahaan Compony Profile

Informasi Tentang Pemegang Saham 8. Kabupaten Buol

Wilayah Kabupaten Buol dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 51 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Buol, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Banggai Kepulauan. Kabupaten Buol terdiri dari 11 (sebelas) cakupan wilayah kecamatan, yaitu : Kecamatan Biau, Kecamatan Bokat, Kecamatan Bukal, Kecamatan Bunobogu, Kecamatan Gadung, Kecamatan Karamat, Kecamatan Lakea, Kecamatan Lipunoto, Kecamatan Momunu, Kecamatan Paleleh, Kecamatan Peleleh Barat, dan Kecamatan Tiloan.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Buol dipimpin oleh : Bupati : dr. H. Amirudin Rauf, Sp.OG, M.Si. Wakil Bupati : Dr. Syamsuddin Koloi.

9. Kabupaten Morowali

Wilayah Kabupaten Morowali dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 51 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Buol, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Banggai Kepulauan. Pada awalnya cakupan wilayah Kabupaten Morowali sebanyak 18 (delapan belas) kecamatan, karena adanya pemekaran Morowali Utara didasar pada Undang-Undang No. 12 Tahun 2013 tentang Pembentukan Kabupaten Morowali Utara di Provinsi Sulawesi Tengah dengan cakupan 9 (sembilan) kecamatan, sehingga wilayah Kabupaten Morowali menjadi 9 (sembilan) kecamatan yaitu : Kecamatan Bahodopi, Kecamatan Bumi Raya, Kecamatan Bungku Barat, Kecamatan Bungku Pesisir, Kecamatan Bungku Selatan, Kecamatan Bungku Tengah, Kecamatan Bungku Timur, Kecamatan Menui Kepulauan, dan Kecamatan Witaponda.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Morowali dipimpin oleh : Bupati : Drs. Anwar Hafid Wakil Bupati : Drs. S.U Marunduh, M.Hum.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

25

Profil Perusahaan Compony Profile

Informasi Tentang Pemegang Saham 10. Kabupaten Parigi-Moutong

Wilayah Kabupaten Parigi Moutong dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 10 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Parigi-Moutong di Provinsi Sulawesi Tengah. Kabupaten Parigi-Moutong terdiri dari 22 (dua puluh dua) cakupan wilayah kecamatan, yaitu : Kecamatan Sausu, Kecamatan Torue, Kecamatan Balinggi, Kecamatan Parigi, Kecamatan Parigi Selatan, Kecamatan Parigi Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kecamatan Parigi Tengah, Kecamatan Ampibabo, Kecamatan Kasimbar, Kecamatan Toribulu, Kecamatan Siniu, Kecamatan Tinombo, Kecamatan Tinombo Selatan, Kecamatan Tomini, Kecamatan Mepanga, Kecamatan Palasa, Kecamatan Moutong, Kecamatan Bolano Lambunu, Kecamatan Taopa, Kecamatan Bolano, dan Kecamatan Ongka Malino.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Parigi-Moutong dipimpin oleh : Bupati : H. Samsurizal Tombolotutu Wakil Bupati : Badrun Nggai, SE.

11. Kabupaten Sigi

Wilayah Kabupaten Sigi dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 27 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Sigi di Provinsi Sulawesi Tengah. Kabupaten Sigi terdiri dari 15 (lima belas) cakupan wilayah kecamatan, yaitu : Kecamatan Dolo, Kecamatan Dolo Barat, Kecamatan Dolo Selatan, Kecamatan Gumbasa, Kecamatan Kinovaro, Kecamatan Kulawi, Kecamatan Kulawi Selatan, Kecamatan Lindu, Kecamatan Marawola, Kecamatan Marawola Barat, Kecamatan Nokilalaki, Kecamatan Palolo, Kecamatan Pipikoro, Kecamatan Sigi Biromaru, dan Kecamatan Tanambulava.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Sigi dipimpin oleh : Bupati : Ir. H. Aswadin Randalembah, M.Si Wakil Bupati : Drs. Livingstone Sango

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

26

Profil Perusahaan Compony Profile

Informasi Tentang Pemegang Saham

12. Kabupaten Banggai Kepulauan

Wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 51 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Buol, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Banggai Kepulauan. Pada awalnya cakupan wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan sebanyak 19 (sembilan belas) kecamatan, karena adanya pemekaran Banggai Laut didasar pada Undang-Undang No. 5 Tahun 2013 tentang Pembentukan Kabupaten Banggai Laut di Provinsi Sulawesi Tengah dengan cakupan 7 (tujuh) kecamatan, sehingga wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi 12 (dua belas) kecamatan yaitu : Kecamatan Buko, Kecamatan Buko Selatan, Kecamatan Bulagi, Kecamatan Bulagi Selatan, Kecamatan Bulagi Utara, Kecamatan Liang, Kecamatan Peling Tengah, Kecamatan Tinangkung, Kecamatan Tinangkung Selatan, Kecamatan Tinangkung Utara, Kecamatan Totikum, dan Kecamatan Totikum Selatan.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 Kabupaten Banggai Kepulauan dipimpin oleh : Bupati : Drs. Lania Laosa Wakil Bupati : Drs. H. Zakaria Kumindang

13. Mega Corpora

Berdasarkan Akta No.53 tanggal 27 Oktober 1994, dibuat dihadapan Ny. Enirmaya Agoes Suwarko, SH., Notaris di Jakarta, dan disahkan oleh Meteri Kehakiman RI dengan Surat Keputusannya No.C2-18944.HT.01.01.TH.94 Tanggal 27 Desember 1994.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013, Komposisi Pengurus Perseroan : Direksi : Direktur Utama : Ali Gunawan. Direktur : Chairal Tanjung. Dewan Komisaris : Komisaris Utama : Chairul Tanjung. Komisaris : Zainal Rahman.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

27

Profil Manajemen Management Profile

Identitas Dewan Komisaris Drs. H. Abd. Karim Hanggi

Komisaris Utama

Lahir di Buol pada tanggal 27 April 1944, dan

menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Pasti dan

Pengetahuan Alam Jurusan Farmasi pada Universitas

Hasanuddin Makassar.

Awal karir sebagai Pegawai pada Kanwil Departemen

Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah di bidang

Perencanaan. pernah Memimpin proyek pembangunan

Rumah Sakit dan Kesehatan secara umum di Sulawesi

Tengah yang merupakan bantuan dunia. Menjadi Kepala

Balai Pengawasan Obat dan Makanan Sulawesi Tengah.

Sebagai Anggota DPR-RI/MPR-RI. Kemudian sebagai

Pjs. Bupati Buol serta Bupati Buol definitive.

Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti antara lain :

Penataran manajemen kesehatan

Penataran Staf Penyusunan Program dan Evaluasi Tingkat Pusat

Diklat Analisa Proyek Pembangunan

Pentaloka Pelatih Manajemen (TOT)

Hearlt Care in Developing Caurse Countries

Latihan Penyusunan Perencanaan Pengendalian Pembangunan didaerah dan Management proyek.

Penataran program penatar P4.

Pendidikan penyidik pegawai negeri sipil.

Sekolah pimpinan administrasi tingkat madya.

Kursus Dasar-dasar Analisis mengenai dampak lingkungan angkatan IV.

Pendidikan dan Pelatihan tenaga saksi ahli dibidang narkoba dan psikotropika.

Diklat manajemen strategis.

Decetralisation in TVET in mannhiein Federal Republic of Germany.

Lokakarya dan penyegaran wawasan kebangsaan dan kewaspadaan nasional.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

28

Profil Manajemen Management Profile

Identitas Dewan Komisaris

Drs. H. Said Awad, MH Komisaris Independen

Lahir di Poso pada tanggal 05 Februari 1947, dan menyelesaikan

studi di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar dan

Magister Hukum (Hukum Ekonomi) diUniversitas Muslim

Indonesia Makassar. Awal karir sebagai Pegawai Negeri Negeri

Sipil pada Kantor Gubernur Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi

Tengah. Dengan beberapa tugas yang diemban antara lain :

Kepala Biro Pembangunan. Kepala Biro Perekonomian. Kepala

Biro Lingkungan Hidup. Kepala Badan Pengendalian Dampak

Lingkungan. Pjs. Direktur Bank Pembangunan Daerah Sulawesi

Tengah. Komisaris Independen Bank Pembangunan Daerah

Sulawesi Tengah. Pjs. Komisaris Utama PT. Bank Sulteng.

Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti antara lain :

Program Perencanaan Nasional (Long Cource)

SESPANAS Promosi.

Manajemen Sektor Ekonomi Strategis.

Kursus Auditor Lingkungan.

Pelatihan Sistem Manajemen Pemerintahan Daerah oleh Lemhanas

Sertifikasi Manajemen Risiko Program Eksekutif bagi Komisaris

Pemantapan Peran Dewan Komisaris dalam Implementasi Manajemen Risiko.

Peran Komisaris dalam Pengurusan Bank oleh LPPI Jakarta.

Berbagai kursus dan seminar perbankan lainnya.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

29

Profil Manajemen Management Profile

Identitas Dewan Komisaris

Drs. H. Amiluddin Haludin Komisaris.

Lahir di Palu pada tanggal 07 Januari 1949, dan menyelesaikan

studi di Fakultas Administrasi Negara Universitas Tadulako Palu.

Awal karir sebagai Account Officer Dana BNI Palu. Pjs. Pimpinan

Seksi Umum BNI Palu. Team Screaning BNI Cabang Palu.

Marketing & Relationship Management BNI Cabang Palu.

Koordinator Administrasi Kredit BNI Cabang Palu. Koordinator

Pemasaran Kredit BNI Cabang Palu. Pemimpin BNI Universitas

Tadulako. Penyuluh Budaya Kerja Pada PT. Bank Negara

Indonesia Cabang Palu. Pemimpin BNI Jalan Imam Bonjol Palu.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palu.

Anggota DPRD Kota Palu. Pimpinan Komisi B membidangi

Ekonomi, Keuangan dan Perbankan.

Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti antara lain :

Penataran pengelola KIK/KMKP angkatan ke-II.

Pendidikan Pejabat Pemberian Kredit Angkatan ke-VII

Pelatihan Leadeship Skills.

Kursus Manajemen Perkreditan Cabang.

Kursus PC Based Accounting Sistem.

Pelatihan Gugus Kendali Mutu.

Pelatihan Pemimpin Cabang Angkatan ke-V

Pelatihan ATM.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

30

Profil Manajemen Management Profile

Identitas Direksi

Direktur Utama

Lahir di Majene pada tanggal, 14 Maret 1959 dan menyelesaikan studi di Fakultas Teknik Jurusan Sipil pada Universitas Hasanuddin Makassar.

Awal karir di Bank Niaga dengan beberapa

yang di emban al; Program Pendidikan Eksekutif (19851986), Penata Jasa (1986-1988), Internal Audit & Control Head Makassar (1988-1992), Recovery Asset & Litigation Head Makassar (1992-1994), Marketing Manager Makassar (1994-1995), Marketing Manager Malang (1995-1996), Branch Manager Surabaya Andayani (1996-1998), Branch Manager Surabaya Kota (1998-1999),

Branch Manager Cirebon (1998-1999), Special Asset Management Jawa Barat (1999-2000), sebagai salah satu penanggung jawab utama penyelesaian Non Performing Loan (Collecting, Restructuring, Litigation) diwilayah Jawa Barat dan Proses Asset Transfer Kit (ATK) ke BPPN (2000), Brancha Manager Makassar (2000-2004), Branch Manager pada Perusahaan Gajahmada Jakarta Cabang Utama (2004-2005), Kepala Wilayah Indonesia Timur (Cons. Banking) Bank Niaga (2005-2007), Kepala Wilayah Indonesia Timur (Business Banking) Bank Niaga (2007-2008), Kepala Wilayah Indonesia Timur Bank Niaga (2008-April 2013), dan sebagai Direktur Utama PT. Bank Sulteng sejak 12 April 2013 sekarang.

Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti antara lain :

Program Pendidikan Eksekutif Bank Niaga (1985), Complit Pelatihan Ekspor Impor (1989), Basic Credit Management (1993), Financing The Closely Held Business (1993), Credit Risk Management & seluruh jenjang training kredit (1994), The 7 Habits of Highly Effective People (1995), Inspector Improovement Program (1995), Advance Supervisory Development (1997), Haw To Manage The Problem Loan (1992), Breaking The Distribution Rule (2004), Retail Finance (2006), Leadership Exellence with DISC (2006), Value Internalization Program (2007), Indonesian Palm oil Conference (2007), Essential Leadership Skill Program (2007), BSMR Level 1 (2006), BSMR Level 2 (2007), BSMR Level 3 (2008), Leadership in Action (2008), BSMR Level 4 (2010), Managing Value Chain (2010), Refreshment Class for Risk Management (2012).

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

31

Profil Manajemen Management Profile

Identitas Direksi

Direktur Pemasaran

Lahir di Palu pada tanggal 19 Agustus 1968,

dan menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi

Universitas Tadulako Palu.

Awal karir di tahun 1993 sebagai Teller di

Bank Universal Tbk, yang kemudian merger

menjadi Bank Permata Tbk. Jabatan terakhir

sebagai Customer Relation Manager di Bank

Permata Tbk Jakarta pada tahun 2007, dan

sejak September 2008 dipercayakan sebagai

Direktur Kredit & Marketing PT. Bank Sulteng.

Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti antara lain :

Customer Service Representative Program (CSRTP-III). Crisis management Speec Power The Seven of Highly Effective People, Covey Foundation The Beaity of Selling Consumer Landing Know Your Customer (Anti Money Loundering) Customer Relation Manager Program The Principle of Proactive Leadership Effective Problem Solving and Decesion Making Permata Access Training-Teller Module The Service Star Training Permata Bank Syariah Office Chenelling 5 Cs-Sales Leader Lisensi Keagenan Asuransi Jiwa (Bancassurance) Keep The Service Alive Waper (Wakil agen penjual efek reksadana) Socialization of Compliance Culture & KYC Basic Agent Training Certification Unit Linked Training SmartHealth Maxi Violet (Workshop) Workshop Syariah General Insurance Product Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat I, II, III dan IV International Certificate In Banking Risk and Regulation Global Association Of Risk Profesionals

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

32

Profil Manajemen Management Profile

Identitas Direksi

Direktur Operasional

Lahir di Makassar pada tanggal 21

Desember 1954, dan menyelesaikan studi di

Fakultas Perbankan Akademi Bank

Indonesia (ABI) LPI Ujung Pandang.

Awal karir di Bank Pembangunan Daerah

Sulawesi Tengah Tahun 1980 sebagai Teller,

Tahun 1985 sebagai sebagai Kelompok

Pembinaan Nasabah, Tahun 1986 sebagai

Pelaksana Akuntansi, Tahun 1987 sebagai

Pelaksana Riset & Perencanaan, Tahun 1989

sebagai Kepala Bagian Perencanaan, Tahun

1995 Kepala Biro Riset & Perencanaan,

Tahun 2000 sebagai Kepala Biro Treasury,

Tahun 2003 sebagai Kepala Biro Verifikasi &

Kepatuhan, Tahun 2004 sebagai Kepala Biro

Riset & Perencanaan, 2006 sebagai Kepala

Biro Administrasi Keuangan & TSI.

Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti antara lain :

Implementasi supervisi kredit dan pembinaan nasabah. Pemimpin Cabang Angkatan III Manajemen Risiko Bank Pengetahuan dasar dibidang dana pensiun. Implemntasi action plan risk management, risk profile, camels, dan pengelolaan

SDM serta sistim pengendalian intern pada bank Pembangunan Daerah se Indonesia. Sertifikasi manajemen risiko tingkai 1 s.d. 4. Workshop manajemen investasi dan manajemen risiko dana pensiun. Seminar menyongsong tahun 2007 Investasi sebagai peluang yang disikapi oleh

peran risk manajemen yang optimal. Workshop Manajemen pengembangan & Pemeliharaan IT. Pelatihan teknis Vsat IP PT. Bank Sulteng.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

33

Profil Manajemen Management Profile

Kepala Divisi Perencanaan Ruslan Lapewa, SE Lahir di Sambo pada tanggal 14 Agustus 1961.

Alumnus Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Perusahaan

Universitas Muhammadiyah tahun 2004.

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal 13 Juni 1983.

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng pernah menduduki

jabatan, yaitu :

Kepala Bagian Kredit Umum Kantor Pusat,

Kepala Seksi Kredit Cabang Tolitoli,

Kepala Bagian Pengawasan Intern,

Kepala Biro Pengawasan Intern,

Kepala Divisi Kredit,

Kepala Divisi Pengawasan Intern,

Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 1,2,3,4.

Kepala Divisi SKMR Hj. Ramiyatie, SE Lahir di Kuala Kapuas pada tanggal 21 Agustus 1971.

Alumnus Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Perusahaan

Universitas Muhammadiyah Palu.

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal 01 Mei 1992.

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng pernah menduduki

jabatan, yaitu :

Kapala bagian Dana & Jasa,

Kepala Cabang Utama palu,

Kepala Divisi Penyelamatan Kredit.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 1,2,3.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

34

Profil Manajemen Management Profile

Kepala Divisi SKAI Anis Hasbullah Lahir di Palu pada tanggal 24 Maret 1966.

Pendidikan terakhir Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA).

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal 13 Maret 1993.

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng pernah menduduki

jabatan, yaitu :

Kepala Sub. Seksi Kredit Cabang Donggala,

Kepala Cabang Pembantu Donggala,

Kepala Bagian Kepatuhan Kantor Pusat,

Kepala Bagian Dana & Jasa Cabang Utama,

Kepala Divisi SKMR & Kepatuhan.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 1,2,3.

Kepala Divisi Sumber Daya Manusia

Ocvita Israwaty Pusadan, SH Lahir di Tolitoli pada tanggal 07 Oktober 1968.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Tadulako tahun 1992.

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal 02 Agustus 1993.

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng pernah menduduki pernah

jabatan, yaitu :

Kepala Bagian RT/Perlengkapan,

Kepala Bagian Riset/Perlengkapan,

Kepala Sub Divisi Riset & Perencanaan,

Pjs Kepala Divisi Manajemen Risiko,

Kepala Divisi SKAI.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Lever 1,2,3,4.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

35

Profil Manajemen Management Profile

Kepala Divisi Pemasaran

Mirna Riyanasari, SE Lahir di Donggala, tanggal 01 Mei 1970.

Alumnus Fakultas Manajemen Keuangan dan Perbankan

pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YPKP.

Bekerja pada di Sulteng sejak tanggal 01 Agustus 2002,

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng, pernah menduduki

jabatan yaitu :

Kepala Seksi Dana,

Kepala Bagian Dana & Jasa,

Kepala Divisi Treasuri.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 1,2,3.

Kepala Divisi Kepatuhan Dikson M. Gundo Lahir di Poso pada tanggal 17 Desember 1966.

Pendidikan terakhir Ahli Madya Akuntansi (D3).

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal 02 Agustus 1993.

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng pernah menduduki

jabatan, yaitu :

o Kepala Bagian Treasury Kantor Pusat,

o Kepala Bagian ATM Center Kantor Pusat,

o Kepala Cabang Poso.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 1,2,3.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

36

Profil Manajemen Management Profile

Kepala Divisi Task Force Dra. Morina Latjambo Lahir di Palu pada tanggal 28 Mei 1967.

Alumnus STIKI Makassar Jurusan Akuntansi.

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal 01 Oktober 1993.

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng pernah menduduki

jabatan, yaitu :

Kepala Bagian Akuntansi,

Kepala Biro Verifikasi & Kepatuhan,

Kepala Biro Umum/SDM,

Kepala Divisi Umum/SDM,

Kepala Divisi Penyelamatan Kredit.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 1,2.

Pjs. Kepala Divisi Kredit

1. Lukman B. Latjimu / 2. I Made Surata Lahir di Luwuk pada tanggal 06 April 1971.

Alumnus Fakultas Ekonomi Perbankan, Universitas

Gajayana Malang.

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal

01 Juni 2001. Selama berkarir di PT. Bank Sulteng

pernah menduduki pernah jabatan, yaitu :

Kepala Seksi Dana & Jasa Cabang Poso,

Kepala Bagian Program,

Kepala Bagian Kredit Review.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)

Level 1,2.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

37

Profil Manajemen Management Profile

Kepala Divisi Umum

Simon Lolok Lahir di Rantepao pada tanggal 18 Juli 1958.

Pendidikan terakhir Sekolah Menengah Tingkat Atas

(SMA).

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal 01 Nopember

1993.

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng pernah menduduki

jabatan, yaitu :

Kepala Bagian Akuntansi/Laporan Kantor Pusat,

Pjs. Kepala Seksi Dana & Jasa Cabang Tolitoli,

Kepala Cabang Pembantu Morowali,

Kepala Cabang Bungku,

Kepala Bagian Penyelesaian Kredit Bermasalah Kantor

Pusat.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 1,2.

Kepala Divisi Operasional

Diana, ST

Lahir di Palu pada tanggal 29 Oktober 1977.

Alumnus Fakultas Teknik Informatika STT Telkom Bandung.

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal 01 Juli 202.

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng pernah menduduki

pernah jabatan, yaitu :

o Kepala Bagian Akuntansi & Laporan.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)

Level 1,2,3.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

38

Profil Manajemen Management Profile

Kepala Divisi Informasi Teknologi Hasbi Andi Mide

Lahir di Donggala pada tanggal 25 Agustus 1959.

Pendidikan terakhir Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA).

Bekerja di PT. Bank Sulteng sejak tanggal 01 Agustus 1995.

Selama berkarir di PT. Bank Sulteng pernah menduduki

berbagai jabatan, yaitu :

o Kepala Sub Divisi Pengelolaan Data Elektronik,

o Pjs Kepala Sub Divisi Pengelolaan Data Elektronik,

o Kepala Bagian Teknologi Sistem Informasi.

Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 1,2,3,4.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

39

Profil Manajemen Management Profile

Kantor Cabang Utama Johanis Bando, BSc

Kantor Cabang Luwuk Ramli Martasi, SE

Kantor Cabang Tolitoli Salma Butudoka, SE

Kantor Cabang Poso Arief Muhammadong, SH

Kantor Cabang Parigi Firmansyah, SE

Kantor Cabang Buol Rizal Akase, SE

Kantor Cabang Bungku Sarifzen

Kantor Cabang Salakan R.A.Jusrani Asnawir, SE.

Kantor Cabang Pembantu Donggala Sadik Alatas, SE

Kantor Cabang Pembantu Ampana Arnan Maradjai, S.Sos

Kantor Cabang Pembantu Bangkep Djoni Marthen

Kantor Cabang Pembantu Morowali Risdiyanto, SE

Kantor Cabang Pembantu Paleleh Moh. Bakir

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

40

STRUKTUR ORGANISASI

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

41

Profil Manajemen Management Profile

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Drs. H. Abd. Karim Hanggi Komisaris Independen : Drs. H. Said Awad, MH. Komisaris : Drs. H. Amiluddin Haludin Direksi

Direktur Utama : Rahmat A. Haris Direktur Pemasaran : Diana Liza Mustaqim Direktur Operasional : Sitti Maryam Dalle Direktur Kepatuhan : Sitti Maryam Dalle (Pjs). Kepala Divisi

Divisi Perencanaan : Ruslan Lapewa, SE Divisi Satuan Kerja Manajemen Risiko : Hj. Ramiyati, SE Divisi Sumber Daya Manusia : Ocvita Pusadan, SH Divisi Kepatuhan : Dikson M. Gundo, SE Divisi Task Force : Dra. Morina Latjambo Divisi Satuan Kerja Audit Intern : Anis Hasbullah Divisi Informasi Teknologi : Hasbi Andi Mide Divisi Pemasaran : Mirna Riyanasari, SE Divisi Umum : Simon Lolok Divisi Kredit : Lukman Latjimu, SE dan I Made Surata (Pjs) Divisi Operasional : Diana ST. Pemimpin Kantor Cabang

Kantor Cabang Utama : Johanis Bando, BSc Kantor Cabang Luwuk : Ramli Martasi, SE Kantor Cabang Tolitoli : Salma Butudoka, SE Kantor Cabang Poso : Arief Muhammadong, SH Kantor Cabang Bungku : Sarifzen, SE Kantor Cabang Parigi : Firmansyah, SE Kantor Cabang Salakan : R.A. Jusrani Asnawir, SE Kantor Cabang Buol : Rizal Akase, SE

Pemimpin Kantor Cabang Pembantu

Kantor Cabang Pembantu Donggala : Sadik Alatas, SE

Kantor Cabang Pembantu Ampana : Arnan Maradjai, S.Sos

Kantor Cabang Pembantu Morowali : Risdiyanto

Kantor Cabang Pembantu Bangkep : Djoni Marthen

Kantor Cabang Paleleh : Moh. Bakir

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

42

Profil Manajemen Management Profile

Karyawan PT. Bank Sulteng

Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan

Jabatan Posisi

2009 2010 2011 2012 2013

Kepala Divisi/Kepala Biro 8 7 10 10 11

Kepala Cabang Utama 1 1 1 1 1

Kepala Cabang 7 7 7 7 7

Kepala Bagian 15 17 17 18 15

Kepala Cabang Pembantu 5 5 5 5 5

Kepala Seksi 44 45 45 51 26

Jumlah 80 82 85 92 65

Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Jabatan Posisi

2009 2010 2011 2012 2013

Pasca Sarjana S2) 2 2 2 4 4

Sarjana (S1) 163 161 183 210 233

Sarjana Muda 21 44 25 24 25

S L T A 125 137 160 186 198

SLTP/SD 3 4 3 1 1

Jumlah 314 348 373 425 461

Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian

Jabatan Posisi

2009 2010 2011 2012 2013

Tenaga Organik 269 292 325 339 379

Tenaga Honor/Magang 22 30 26 52 33

Tenaga Kontrak 23 26 22 34 49

Jumlah 314 348 373 425 461

Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin

Jabatan Posisi

2009 2010 2011 2012 2013

Laki-laki 230 248 268 306 327

Perempuan 84 100 105 119 134

Jumlah 314 348 373 425 461

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

43

Jaringan Pelayanan dan Alamat Kantor Cabang

Kantor Alamat

Kantor Pusat : Jln. Sultan Hasanuddin No. 20 Palu Telp.(0451) 429509-424537 Fax (0451) 452836

Kantor Cabang Utama : Jln. Sultan Hasanuddin No. 20 Palu Telp.(0451) 429509-424537 Fax (0451) 452836 Kantor Cabang Luwuk : Jln. Ahmad Yani No. 16 Luwuk Telp.(0461) 21600-21333 Fax (0461) 23231 Kantor Cabang Bungku : Jln. Trans Sulawesi No. Bungku Telp.(0411) 402199 Fax (0411) 402199 Kantor Cabang Parigi : Jln. Trans Sulawesi No. 50 Parigi Telp.(0450) 21699 Fax (0450) 21698

Kantor Cabang Salakan : Jln. KRI Tongkol No. 20 Salakan Telp.(0462) 21800 Fax (0462) 21782

Kantor Cabang Buol : Jln. Syarif Mansyur No. 64 Buol Telp.(0445) 211134 Fax (0445) 211222 Kantor Cabang Poso : Jln. Pulau Sumatera No. 21 Poso Telp.(0452) 21918 Fax (0452) 21820 Kantor Cabang Tolitoli : Jln. Jend. Panjaitan No. 35 Tolitoli Telp.(0453) 22530-22531 Fax (0453) 23033

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

44

Jaringan Pelayanan dan Alamat Kantor Cabang Pembantu

Kantor Alamat

Kantor Cabang Pembantu Donggala : Jln. Pettalolo No. 97 Donggala

Telp.(0457) 71920

Fax (0457) 72029

Kantor Cabang Pembantu Ampana : Jln. R.A. Kartini No. 14 Ampana

Telp.(0464) 21488

Fax (0464) 21444

Kantor Cabang Pembantu Morowali : Jln. Yos Sudarso No. 83 Kolonodale

Telp.(0465) 21518

Fax (0465) 21528

Kantor Cabang Pembantu Bangkep : Jln. S.A. Amir No. 02 Bangkep

Telp.(0462) 21103

Fax (0462) 21115

Kantor Cabang Pembantu Paleleh : Jln. Tadulako No. Paleleh

Telp.

Fax

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

45

Jaringan Pelayanan dan Alamat Kantor Kas

Kantor Alamat

1. Kantor Kas Kantor Gubernur : Jln. Sam Ratulangi No. 101 Palu Sulawesi Tengah

2. Kantor Kas Kantor Bupati Banggai : Bukit Halimum Banggai (Luwuk)

3. Kantor Kas Samsat Palu : Jln. R.A. Kartini Palu

4. Kantor Kas Kantor Bupati : Kompleks Kantor Bupati Parigi-Moutong Parigi-Moutong 5. Kantor Kas Rumah Sakit Umum : Jln. DR. Yos Sudarso Palu. Undata Palu 6. Kantor Kas Lambunu : Kota Nagaya Kec. Bolano-Lambunu.

7. Kantor Kas Kas Sigi : Jln. Lasoso Biromaru

8. Kantor Kas Kantor Walikota Palu : Jln. Balai Kota Selatan Palu

9. Kantor Kas Kantor Bupati : Jln. Merdeka No. 1 Ampana Tojo Una-Una 10. Kantor Kas Kantor Bupati Morowali : Kompleks Kantor Bupati Morowali.

11. Kantor Kas Batui : Jln. Trans Sulawesi Kec. Batui.

12. Kantor Kas Rumah Sakit Madani : Kompleks Rumah Sakit Madani Mamboro.

13. Kantor Kas Wakai : Kecamatan Wakai Tojo Una-Una.

14. Kantor Kas Sony : Kecamatan Dampal Selatan, Kab. Tolitoli.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

46

Jaringan Pelayanan dan Alamat ATM ATM Alamat Jumlah

1. Kantor Cabang Utama Palu Jln. Sultan Hasanuddin No. 20 Palu 2 unit

2. Kantor Gubernur Sulawesi Tengah Jln. Sam Ratulangi No. 101 Palu 1 unit

3. Mall Tatura Palu Jln. Emmy Saelan Palu 1 unit

4. Grand Hero Jln. Basuki Rahmat Palu 1 unit

5. RSU Anutapura Jln. Kangkung Palu 1 unit

6. Kantor Samsat Prop. Sulteng Jln. R.A. Kartini Palu 1 unit

7. Kantor Cabang Parigi Jln. Trans Sulawesi No. 50 Parigi 1 unit

8. Kantor Cabang Parigi Jln. Pulau Sumatera No. 21 Poso 1 unit

9. Kantor Cabang Luwuk Jln. Ahmad Yani No. 16 Lwuk 1 unit

10. Kantor Cabang Bungku Jln. Trans Sulawesi No. Bungku 1 unit

11. Kantor Cabang Tolitoli Jln. Panjaitan No. 35 Tolitoli 1 unit

12. Cabang Buol Jln. Syarif Mansyur No. 64 Buol 1 unit

13. Cabang Salakan Jln KRI Tongkol No. 21 Salakan 1 unit

14. Cabang Pembantu Ampana Jln. R.A. Kartini No. 14 Ampana 1 unit

15. Cabang Pembantu Morowali Jln. Yos Sudarso No. 83 Kolonodale 1 unit

16. Cabang Pembantu Donggala Jln. Pettalolo No.97 Donggala 1 unit

17. Cabang Pembantu Bangkep Jln. S.A. Amir No. 2 Bangkep 1 unit

18. Kantor Bupati Banggai Bukit Halimum Luwuk 1 unit

19. RSU Anutaloko Parigi Jln. Trans Sulawesi Parigi 1 unit

20. RSUD Undata Palu Jln. Trans Sulawesi Palu 1 unit

21. Kantor Bupati Donggala Jln. Jati Donggala 1 unit

22. Kantor Kas Sigi Jln. Lasoso Biromaru 1 unit

23. Kantor Bupati Morowali Jln. Trans Sulawesi 1 unit

24. Kantor Bupati Tojo Una-Una Jln. Merdeka No. 1 Ampana 1 unit

25. Kantor Bupati Tolitoli Jln. 1 unit

26. Kantor Walikota Jln. Balai Kota Selatan 1 unit

27. Kantor Bupati Bangkep Jln. 1 unit

28. RSU Madani Kompleks RSU Madani Mamboro 1 unit

29 Grand Mall Silae Jln. Diponegoro Palu 1 unit

30. SPBU Palupi Jln. Ngusti Ngurarai Palu 1 unit

31. SwissbelHotel Jln. Malonda Palu 1 unit Jumlah 32 unit

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

47

Pengembangan Jaringan Pelayanan

Perkembangan Jaringan Kantor dan Layanan Bank Sulteng Selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut :

Jaringan Kantor dan Layanan PT. Bank Sulteng

Kantor & Jaringan 31 Desember

2009 2010 2011 2012 2013

Kantor Pusat 1 1 1 1 1

Kantor Cabang Utama 1 1 1 1 1

Kantor Cabang 7 7 7 7 7

Kantor Cabang Pembantu 5 5 5 5 5

Kantor Kas 2 6 10 13 14

Payment Point 8 8 8 8 8

ATM 11 15 27 29 32

Jumlah 35 43 49 49 66

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

48

Produk & Jasa Products & Services

Produk 1. Penghimpunan dana yang berasal dari simpanan masyarakat dan Pemda berupa :

Giro

Deposito

Tabungan :

Tabungan Simpeda

Simpanan Anutapura

TabunganKu

Tabungan PensiunKu

Tabungan PNS

2. Penggunaan dana yang disalurkan dalam bentuk pemberian kredit kepada masyarakat berdasarkan

jenis dan sector ekonomi, yang terdiri dari :

Berdasarkan Jenis :

Kredit Modal Kerja

Kredit Investasi

Kredit Usaha Kecil (KUK)

Kredit Modal Kerja Konstruksi (KMKK)

Kredit Konsumtif

Kredit Program

Berdasarkan Sektor Ekonomi :

o Pertanian

o Pertambangan

o Perindustrian

o Perdagangan/Restoran & Hotel

o Listrik, gas & air

o Konstruksi

o Pengangkutan

o Jasa dunia usaha

o Jasa-jasa social masyarakat

o Lain-lain

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

49

Produk & Jasa Products & Services

Skin Kredit yang diberikan :

Kredit umum lainnya

Stanby loan

Kredit Konsumtif

Kredit Program

Kredit Investasi

Kredit Modal Kerja

3. Jenis layanan lainnya

Untuk memberikan jasa layanan yang optimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan nasabah

melalui upaya peningkatan teknologi, perluasan jaringan kantor dan kemitraan dengan

lembaga/badan usaha/instansi lainnya sehingga diharapkan akan memberikan kontribusi yang

semakin meningkat terhadap kinerja Bank Sulteng yang berkaitan dengan fee based income, Bank

Sulteng memiliki jasa perbankan lainnya, antara lain :

Kiriman uang

Inkaso

Transfer BI-RTGS

Garansi Bank

Referensi Bank

Penerimaan Pembayaran Pajak

Pembayaran gaji pegawai/pensiun

Eletronik banking :

o Atm Bersama

o Pembelian Pulsa Telkomsel

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

50

Laporan Kinerja Performance Report

Analisa Pembahasan Kinerja oleh Manajemen Menutup tahun buku 2013 Bank Sulteng sukses mencatat keberhasilan yang ditandai dengan semakin

meningkatnya kinerja keuangan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari upaya menggenjot kinerja usaha dan

profitabilitas dengan tidak melupakan efektifitas kerja serta meningkatkan efisiensi di seluruh tingkatan

organisasi, serta yang tidak kalah pentingnya upaya untuk meingkatkan layanan keseluruh lapisan

masyarakat dengan cara memperluas jaringan kantor Bank Bank Sulteng sehingga mampu meningkatkan

convetitive advantage .

A. ASSET

Kelolaan kekayaan (Total Asset) Bank Sulteng pada tahun 2013 tercatat meningkat sebesar

Rp.424.318 juta atau 30,90% dibanding dengan tahun 2012, dimana pada tahun 2012 total asset

sebesar Rp.1.373.028 juta dan pada tahun 2013 sebesar Rp. 1.797.346 juta.

Peningkatan tersebut sangat dipengaruhi oleh kenaikan dana pihak ketiga sebesar 29,54% dan

kenaikan penyaluran kredit sebesar 55,10% disamping komponen lainnya.

Tabel 1

Perkembangan Asset : Dalam Jutaan Rp

Uraian 2013 2012 Pertumbuhan (growth)

Rp. %

Tanah 1.829 1.829 - -

Bangunan kantor 23.768 1.898 21.870 1.152,27

Rumah dinas 383 299 84 28,09

Kendaraan bermotor 4.377 3.931 446 11,35

Mesin kantor 15.606 13.211 2.365 18,13

Perabot kantor 10.887 3.139 7.748 246,83

Perabot rumah dinas 298 286 12 4,20

Sub Total 57.148 24.593 32.555 132,38

Asset dalam penyelesaian 1.797 19.411 (17.614) (90,74)

Inventaris dalam penyelesaian - 4.380 - -

Total 58.945 48.384 10.561 21,83

Akumulasi Penyusutan 19.827 19.205 622 3,24

Total-bersih 39.118 29.179 9.939 34,06

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

51

Pemda Prop.

Sulteng, 34.14%

Pemda Kabupaten/Kota,

38.12%

Mega Corpora,

27.74%

PO

SIS

I MO

DA

L D

ISE

TO

R

Laporan Kinerja Performance Report

Pertumbuhan asset dalam 5 (lima) tahun terakhir dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

B. PERMODALAN

Saham PT. Bank Sultreng dimiliki oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota/Kabupaten se-

Provinsi Sulawesi Tengah, Mega Corpora. Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham

(RUPS) No. 05 tanggal, 27 April 2011 modal dasar Bank Sulteng ditetapkan sebesar Rp.490,5 milyar

dengan jumlah modal setor tahun 2013 sebesar Rp.223,8 milyar, dengan komposisi sebagai berikut:

Dlm Ribuan Rupiah

POSISI MODAL DISETOR JUMLAH LEMBAR SAHAM

KEPEMILIKAN NO PEMEGANG SAHAM Des' 2012

Setoran Modal Des' 2013

Des' 2013

1 Pemda Propinsi Sulteng 73,434,354 3,000,000 76,434,354 764,344 34.14%

2 Pemda Kabupaten/Kota 71,452,520 13,900,000 85,352,520 853,525 38.12%

3 Mega Corpora 0 62,094,200 62,094,200 620,942 27.74%

Jumlah 144,886,874 78,994,200 223,881,074 2,238,811 100.00%

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

52

Laporan Kinerja Performance Report

Adapun komposisi modal yang telah disetor oleh masing-masing pemegang saham sebagai berikut:

Tabel 2

Perkembangan Modal Disetor :

Dlm Ribuan Rupiah

POSISI MODAL DISETOR JUMLAH LEMBAR SAHAM

KEPE MILIKAN NO PEMEGANG SAHAM Des' 2012

Setoran Modal Des' 2013

Des' 2013

1 Pemda Propinsi Sulteng 73,434,354 3,000,000 76,434,354 764,344 34.14%

2 Pemda Kab. Donggala 10,308,492 1,000,000 11,308,492 113,085 5.05%

3 Pemda Kab. Poso 7,906,513 4,000,000 11,906,513 119,065 5.32%

4 Pemda Kab. Banggai 9,247,784 1,000,000 10,247,784 102,478 4.58%

5 Pemda Kab. Tolitoli 9,000,000 0 9,000,000 90,000 4.02%

6 Pemda Kab. Tojo Una-Una 8,245,686 0 8,245,686 82,457 3.68%

7 Pemda Kab. Morowali 6,528,190 0 6,528,190 65,282 2.92%

8 Pemda Kab. Buol 6,015,855 1,000,000 7,015,855 70,159 3.13%

9 Pemda Kab. Parigi-Moutong 5,900,000 0 5,900,000 59,000 2.64%

10 Pemda Kab. Bangkep 1,800,000 200,000 2,000,000 20,000 0.89%

11 Pemda Kodya Palu 5,000,000 5,000,000 10,000,000 100,000 4.47%

12 Pemda Kab. Sigi 1,500,000 1,700,000 3,200,000 32,000 1.43%

13 Mega Corpora 0 *62,094,200 *62,094,200 *620,942 27.74%

T O T A L 144,886,874 78,994,200 223,881,074 2.238.810 100.00%

Selama tahun 2013 terjadi penambahan modal setor sebesar Rp.78.994 juta, terdiri dari Pemda Propinsi

Sulawesi Tengah sebsar Rp.3.000 juta, Pemda Donggala sebesar Rp.1.000 juta, Pemda Poso sebesar

Rp.4.000 juta, Pemda Banggai Rp.1.000 juta, Pemda Buol sebesar Rp.1.000 juta, Pemda Bangkep sebesar

Rp.200 juta, Pemda Kota Palu sebesar Rp.5.000 juta dan Pemda Sigi sebesar Rp.1.700 juta serta masuknya

Investor Strategis (Mega Corpora) menjadi pemegang Saham dengan setoran awalnya sebesar Rp.62.094

juta. Sehingga pada akhir tahun 2013, komposisi modal yang telah disetor sebesar Rp.223.881 juta.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

53

Laporan Kinerja Performance Report

C. PENGHIMPUNAN DANA PIHAK KETIGA

Kegiatan operasional Bank Sulteng selain dibiayai dengan modal sendiri dan pemupukan laba, juga

diperoleh dari penghimpunan dana masyarakat melalui Giro, Tabungan , Deposito Berjangka, serta

sumber dana dari penempatan dana antar bank. Dalam perhimpunan dana masyarakat baik yang

berasal dari nasabah ritel maupun dari nasabah korporasi, Bank Sulteng selalu berupaya

meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah yang diarahkan kepada kecepatan, keamanan dan

kenyamanan nasabah dalam bertransaksi di Bank Sulteng.

Selain itu untuk memelihara dan mendapatkan nasabah, Bank Sulteng senantiasa juga memberikan

produk berkualitas yang mampu memberikan kepuasan bagi nasabah dengan melakukan

pengembangan produk inovatif sehingga bisa memberikan daya saing produk sejenis di dunia

perbankan.

Penghimpunan dana pihak ketiga dalam bentuk Giro Tabungan dan Deposito secara keseluruhan

hingga akhir tahun 2013 mengalami kenaikan sebesar Rp. 207.695 juta atau 29,55%, dari sebesar Rp.

703.051 juta, di tahun 2012 menjadi sebesar Rp. 910.746 juta, dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 3

Perkembangan Dana Pihak Ketiga :

Dalam Jutaan Rp

Dana Pihak Ketiga 2013 2012

Pertumbuhan (growth)

Rp. %

Giro 537.195 493.745 43.450 8,80 Tabungan 279.048 165.894 113.154 68,21

Deposito 94.503 43.412 51.091 117,69

Total 910.746 703.051 207.695 29,54

Giro

Kenaikan dana pihak ketiga tersebut berasal dari posisi giro mengalami kenaikan cukup signifikan

sebesar Rp. 43.450 juta atau sebesar 8,80% yaitu dari Rp. 493.745 juta ditahun 2012 menjadi

Rp. 537.195 juta pada tahun 2013. Kenaikan ini dikarenakan terpeliharanya hubungan baik dengan

Pemda baik selaku stakeholder maupun sebagai pemegang saham, begitu juga pihak swasta

untuk mempertahankan gironya di Bank Sulteng dengan mengendapkan dananya atas

pembayaran termyn proyek baik dana APBN maupun dana APBD.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

54

Laporan Kinerja Performance Report

Tabel 4

Perkembangan Giro :

Dalam Jutaan Rp

Giro 2013 2012 Pertumbuhan (growth)

Rp. %

Pihak Berelasi 546 46.903 (46.357) (98,84)

Pihak Ketiga 536.649 446.841 89.808 20,10

Total 537.195 493.745 43.450 8,80

Tabungan

Posisi tabungan mengalami peningkatan sebesar Rp. 113.154 juta atau 68,21%, yaitu dari tahun

2012 sebesar Rp.165.894 juta menjadi Rp. 279.048 juta pada tahun 2013.

Tabel 5 Perkembangan Tabungan :

Dalam Jutaan Rp.

Tabungan 2013 2012 Pertumbuhan (growth)

Rp. %

Pihak Berelasi

Simantap 142 252 (110) (43,65)

Simpeda 27 257 (230) (89,49)

Tabunganku - 3 - -

Tabungan Pensiunku 1 8 (7) (87,5)

Tabungan PNS - 2 - -

Pihak Ketiga

Simantap 41.514 25.174 16.340 64,91

Tabungan lokal 1 1 - -

Simpeda 108.516 107.860 656 0,61

Tabunganku 10.280 11.852 (1.572) (13,26)

Tabungan PNS 54.223 16.557 37.666 227,49

Tanbungan Pensiunku 62.904 1.139 61.765 5.422,74

TabunganKU Plus 1.440 2.789 (1.349) (48,37)

Total 279.048 165.894 113.154 68,21

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

55

Laporan Kinerja Performance Report

Deposito

Posisi Deposito mengalami peningkatan sebesar Rp. 51.091 juta atau 117,69%, yaitu dari tahun

2012 sebesar Rp. 43.412 juta menjadi Rp. 94.503 juta pada tahun 2013.

Tabel 6 Perkembangan Deposito :

Dalam Jutaan Rp

Deposito 2013 2012 Pertumbuhan (growth)

Rp. %

Deposito Berjangka

1 bulan 76.594 34.746 41.848 120,44

3 bulan 11.355 3.266 8.089 247,67

6 bulan 1.064 460 604 131,30

9 bulan 0 0 0 0

12 bulan 5.490 4.940 550 11,13

Total 94.503 43.412 51.091 117,69

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga dalam 5 (lima) tahun terakhir dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

D. PINJAMAN DITERIMA

Pinjaman yang diterima berupa pembiayaan bersama PT. Permodalan Nasional Madani. Pada tahun

2013 pinjaman yang diterima sebesar Rp. 0 juta, turun Rp. 0 juta atau 0% dari tahun 2012 sebesar

Rp.6.000 juta.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

56

Laporan Kinerja Performance Report

E. PENGGUNAAN DANA

1. Kredit yang Diberikan

Sesuai dengan fungsi bank sebagai lembaga intermediasi, penggunaan dana sebagian besar

adalah dalam bentuk penyaluran kredit, sementara sisa dana yang belum dipakai dioptimalkan

melalui penempatan dana antar bank. Pada akhir tahun 2013 penyaluran kredit Bank Sulteng

mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar Rp.1.169.712 juta atau naik sebesar

Rp.415.534 juta atau 55,10% bila dibandingkan pada tahun 2012 sebesar Rp.754.178 juta.

Pertumbuhan kredit ini diimbangi dengan pola pemberian kredit yang memegang prinsip kehati-

hatian, sehingga portofolio penyaluran kredit mempunyai tingkat keamanan yang tinggi seperti

tergambar dari rasio NPL sebesar 2.92% atau jauh dibawah dari ketentuan Bank Indonesia yaitu

sebesar 5%.

Sebagaimana tertuang dalam Rencana bisnis Bank Sulteng kedepan yaitu akan mencoba

memainkan peran sesuai misinya yaitu :

Untuk mencapai visi tersebut diatas, maka akan dilakukan upaya-upaya yang terencana,

terpadu, yang dirumuskan sebagai berikut :

Total Asset Ranking No. 9, BPD seluruh Indonesia,

Dana Pihak Ketiga Ranking No. 9, BPD seluruh Indonesia,

Kredit yang DiberikanRanking No.10 BPD seluruh Indonesia,

Laba sebelum Pajak Ranking No. 11, BPD seluruh Indonesia.

dengan menambah porsi penyaluran kredit produktif. Sehingga diharapkan sesuai dengan target

jangka panjang kredit produktif (usaha menengah keatas dan kredit mikro) akan disalurkan 50%

dari total pemberian kredit. Pada tahun 2013 Bank Sulteng telah menjadi salah satu Bank

penyalur Kredit Perumahan sehingga ekspansi kredit produktif akan semakin meningkat dan

mempengaruhi peningkatan perekonomian Propinsi Sulawesi Tengah disektor riil dan usaha

mikro, disamping juga akan merambah kalangan pengusaha terutama UMKM yang memegang

peran penting dalam menunjang perekonomian daerah.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

57

Laporan Kinerja Performance Report

Tabel 7

Pemberian Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi :

Dalam Jutaan Rp

Sektor Ekonomi 2013 2012

Pertumbuhan (growth)

Rp. %

Pertanian 6.375 7.188 (813) (11,31)

Pertambangan 78 46 32 69,57

Perindustrian 2.156 3.692 (1.536) (41,60)

Perdagangan/Restoran & Hotel 36.112 49.744 (13.632) (27,40)

Listrik, Gas & Air 0 20 20 100

Konstruksi 5.308 12.237 (6.929) (56,62)

Pengangkutan 988 1.053 (65) (6,17)

Jasa Dunia Usaha 10.932 10.254 (678) (6,61

Jasa-Jasa Sosial Masyarakat 0 0 0 0

Lain-lain 1.107.763 669.944 437.819 65,35

Total 1.169.712 754.178 415.534 55,10

Tabel 8

Pemberian Kredit Berdasarkan Kolektibilitas :

Dalam Jutaan Rp

Kolektibilitas 2013 2012

Pertumbuhan (growth)

Rp. %

Lancar 1.108.962 708.894 400.068 56,44

Perhatian Khusus 26.551 11.370 15.181 133,52

Kurang Lancar 1.003 885 118 13,33

Diragukan 1.057 923 134 14,52

Macet 32.139 32.106 33 0,10

Penyisihan Kerugian - - - -

Total 1.169.712 754.178 415.534 55,10

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

58

Laporan Kinerja Performance Report

Pertumbuhan pemberian kredit dalam 5 (lima) tahun terakhir dapat dilihat pada grafik dibawah

ini :

2. Giro pada Bank Indonesia

Giro pada Bank Indonesia tahun 2013 sebesar Rp.120.998 juta, naik sebesar Rp. 26.739 atau

28,37 % dari tahun 2012 sebesar Rp.94.259 juta.

3. Giro pada Bank Lain

Giro pada bank lain tahun 2013 sebesar Rp.17.430 juta, yang terdiri dari giro pada Bank

Pemerintah sebesar Rp. 10.046 juta, Giro pada Bank Pembangunan Daerah Rp.92 juta dan Giro

pada Bank Swasta sebesar Rp. 7.292 juta. Terjadi penurunan sebesar Rp. 1.936 juta

dibandingkan dari tahun 2012 sebesar Rp. 19.366 juta.

4. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Pada tahun 2013, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain mencapai Rp. 318.997 juta

atau mengalami peningkatan sebesar Rp.534 juta atau sebesar 0,17% dibandingkan dengan

tahun 2012 sebesar Rp.318.463 juta.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

59

Laporan Kinerja Performance Report

F. HASIL USAHA

1. Pendapatan

Total pendapatan Bank Sulteng pada tahun 2013 sebesar Rp. 189.988 juta dibanding pada tahun

2012 sebesar Rp. 147.105 juta berarti meningkat sebesar Rp.42.883 juta atau 29,15%.

Peningkatan ini diakibatkan naiknya pendapatan dari hasil bunga dan provisi yang berhubungan

dengan aktivitas perkreditan, penempatan pada bank lain serta pendapatan lainnya.

2. Biaya

Total biaya yang dikeluarkan oleh Bank Sulteng selama tahun 2013 sebesar Rp. 123.129 juta bila

dibanding pada tahun 2012 sebesar Rp. 118.820 juta terjadi peningkatan sebesar Rp. 4.309 juta

atau 3,63%. Peningkatan ini sangat dipengaruhi oleh biaya dana, biaya umum dan administrasi,

biaya tenaga kerja dan biaya lain.

3. Laba

Laba usaha atau laba sebelum pajak tahun 2013 sebesar Rp.66.859 juta, naik sebesar Rp. 38.574

juta atau 136,38% dibandingkan dengan tahun 2012 sebesar Rp.28.285 juta. Sedangkan laba

bersih atau laba setelah pajak tahun 2013 sebesar Rp. 48.859 naik sebesar Rp. 28.621 juta atau

141,42% dibandingkan tahun 2012 sebesar Rp. 20.238 juta.

Tabel 9

Perkembangan Pendapatan & Biaya : Dalam Jutaan Rp

Uraian 2013 2012 Pertumbuhan (growth)

Rp. %

Pendapatan Operasional 189.931 145.668 44.263 30,39

Pendapatan Non Operasional 57 1.437 (1.380) (96,03)

Total Pendapatan 189.988 147.105 42.883 29,15

Beban Operasional 122.822 118.427 4.395 3,71

Beban Non Operasional 307 393 (86) (21,88)

Jumlah Beban 123.129 118.820 4.309 3,63

Laba Sebelum Pajak 66.859 28.285 38.574 136,38

Pajak Penghasilan 18.000 8.047 9.953 123,69

Laba Setelah Pajak 48.859 20.238 28.621 141,42

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

60

Laporan Kinerja Performance Report

Pertumbuhan Pendapatan dan Biaya dalam 5 (lima) tahun terakhir dapat dilihat pada grafik dibawah

ini :

G. JARINGAN PELAYANAN

Dalam memberikan kemudahan pelayanan yang lebih optimal hingga keseluruh lapisan masyarakat,

Bank Sulteng terus giat memperluas jaringan kantor yang pada akhirnya nanti diharapkan akan

dibuka di seluruh tingkat kecamatan dalam Propinsi Sulawesi Tengah. Perluasan jaringan ini

dimaksudkan untuk mempermudah nasabah pada khsusnya dan masyarakat pada umumnya dalam

melakukan transaksi perbankan di Bank Sulteng, sehingga produk-produk Bank Sulteng akan lebih

dikenal dan dipakai oleh masyarakat di seluruh Sulawesi Tengah.

Selama tahun 2013 Bank Sulteng telah menambah jaringan kantor berupa pembukaan kantor kas 1

(satu) unit di Kecamatan Dampal Selatan dan penambahan ATM sebanyak 13 (tiga belas) unit,

sehingga dengan penambahan tersebut jumlah jaringan pelayanan secara keseluruhan menjadi 66

jaringan yang terdiri dari 1 (satu) kantor Pusat, 13 (tiga belas) kantor cabang, 12 (dua belas) kantor

kas, 32 (tiga puluh dua) ATM, dan 1 (satu) kas mobil serta 8 (delapan) payment point.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

61

Laporan Kinerja Performance Report

Tabel 10

Perkembangan Jaringan Pelayanan Bank Sulteng

Uraian 2013 2012 Pertumbuhan (growth)

Nominal %

Kantor Pusat 1 1 0 0

Kantor Cabang 13 13 0 0

Kantor Kas 12 11 1 9,09

ATM 32 29 3 10,35

Payment Point Kas Mobil Keliling

8 1

8 0

0 1

0 0

Jumlah 67 51 5 9,81

H. PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

Kunci keberhasilan sebuah perusahaan tidak terlepas dari peran sumber daya manusianya, bisnis

akan tumbuh bila sumber daya manusia ditumbuhkembangkan dan menjadi bagian dari keluarga

besar perusahaan yang profesional sehingga menghasilkan keuntungan optimal bagi perusahaan dan

memberikan kepuasan bagi stakeholders.

PT. Bank Sulteng menyadarai sepenuhnya bahwa sumber daya manusia merupakan asset tertinggi

nilainya dan faktor penentu keberhasilan suatu usaha atau kegiatan yang berkesinambungan, maka

dari itu pengelolaan sumber daya manusia dilakukan untuk menciptakan sistem manajemen yang

berkualitas sehingga akan tercipta pegawai dan pimpinan yang memiliki kompetensi dan dedikasi

tinggi untuk mencapai visi dan misi bank.

Sistem pengelolaan SDM di PT. Bank Sulteng dibuat secara terintegrasi dimulai dari proses rencana

kebutuhan pegawai, rekrutmen yang berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan jabatan yang

dilakukan dengan program pelatihan dan pengembangan pegawai uantuk mendapatkan pegawai

yang mempunyai kemampuan sesuai bidang yang dibutuhkan, setelah itu dilakukan penempatan

pegawai sesuai dengan bidang keahliannya the right man on the right place serta pengukuran

kinerja pegawai berdasarkan pencapaian target masing-masing individu (Key Perfomance

Indicator/KPI) dan terakhir pengelolaan remunerasi sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

LAPORAN TAHUNAN / ANNUAL REPORT 2013

62

Laporan Kinerja Performance Report

Berikut pengelolaan sistem SDM di Bank Sulteng :

Perencanaan SDM

Perekrutan dan seleksi pegawai

Pelatihan dan Pengembangan

Penempatan

Penilaian pegawai

Pengelolaan remunerasi

Tabel 11

Klasifikasi Pendidikan Pegawai :

Klasifikasi Pendidikan 2013 2012

Pertumbuhan (growth)

Nominal %

Strata Dua (S2) 4 4 0 0

Strata Satu (S1) 233 210 23 10,96

Sarjana Muda 25 24 1 4,17

SMU Sederajat 198 186 12 6,46

SMP 1 1 0 0

Total Pegawai 461 425 36 8,47

Untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas pegawai Bank Sulteng juga memperhatikan

kesejahteraan dan fasilitas yang diberikan kepada pegawai antara lain:

1. Program pensiun yang dikelola oleh Yayasan Dana pensiun dan Yayasan Dana kesejahteraan Bank

S