TUGAS MAKALAH BCA

download TUGAS MAKALAH BCA

of 36

  • date post

    19-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    17.888
  • download

    9

Embed Size (px)

description

PT Bank Central Asia

Transcript of TUGAS MAKALAH BCA

TUGAS MAKALAH AKHIR MASA BAKTI BCA

By :

MUHAMMAD ARDIANSYAH LASTIANUR 80604674

PT Bank Central Asia Cabang Bandar Lampung 2009

KATA PENGANTAR Puji dan syukur selalu saya panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, My Lord, My Saviour, pencipta segala yang ada di dunia ini, pencipta segala kehidupan di alam semesta ini, dan penyelamat kita satu-satunya yang selalu memberikan berkah dalam segala hal. Terima kasih atas segala takdir yang telah Engkau berikan kepada setiap insan di dunia ini, terima kasih atas segala cerita yang telah Engkau gariskan kepada kami, kepada saya pada khususnya, atas kesediaanya menjadi tempat dari segala tempat bagi saya untuk bercerita, berkeluh kesah, berdoa, menangis, bahagia, dan semua perasaan yang pernah saya rasakan, dan atas rahmat, berkah, dan perlindungan yang selalu Engkau berikan kepada saya sehingga saya tetap bisa bertahan di dunia ini, dan belajar menjalani kehidupan. My Parents, kedua orang tua saya, Ayah dan Ibu, yang selalu memberikan kontribusinya kepada saya, memberikan perhatian, kasih sayang, dan pengertian atas segala keputusan yang telah saya ambil walau tanpa berdiskusi sebelumnya, terima kasih masih mau mengerti dan tetap mendukung saya, terima kasih atas dukungan yang selama ini selalu diberikan, atas support dan doa yang selama ini selalu dipanjatkan kepada saya. Thank you for being the reason for me to keep struggle and keeps getting better in this life. Terima kasih atas telah dan masih menjadi alasan bagi saya untuk terus berjuang untuk mengejar impian dan citacita saya, the one thats being the reason for me to always make u proud of me, yang membuat saya terus belajar, bekerja, dan berprestasi, karena hanya itulah yang dapat saya berikan sebagai rasa sayang saya terhadap kalian dan selalu memberikan kebanggaan dalam diri kalian, I Love U Mom, Dad ! Juga kepada keluarga saya, My Family, kakak-kakak saya yang selalu menjadi tempat dan selalu ada di dalam hidup saya. Terima kasih untuk semuanya. Rekan-rekan di PT. Bank Central Asia, yang telah memberikan kisah dan cerita baru dalam hidup saya. thanks for being something that I call memories in my whole life. Yang telah membuka lebih lebar pandangan dan wawasan saya as a person, as a human being. Yang telah mengajarkan saya banyak hal yang sebelumnya belum pernah saya dapatkan dalam hidup ini. Atas semua perhatian, kesempatan, dan penghargaan yang telah diberikan kepada saya, let it be the story, the nice story I mean, that Ive been through in the process of my life to be a grown up, and turn from a person, to be somebody.

Dan untuk semua orang yang pernah datang dan hadir dalam hidup saya, semua cerita dan kenangan yang pernah ada, terima kasih telah memberikan saya banyak kenangan dan pengalaman yang sangat berharga dalam proses saya menjalani kehidupan ini, dari mulai saya kecil, sampai sekarang, atas segala hal yang telah mengajarkan saya how to stand in own feet, but still all in the process of my life. Thanks for being the inspirator and motivator for me, so I still can feel the spirit in the tired of me...like what I implant in my heart, inspiration could make a change, and the change is what Ive been waiting now, and always I do to these life Bandar Lampung, May 18th 2009 Muhammad Ardiansyah Lastianur

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk A. Sejarah Bank Central Asia B. Pemegang Saham C. Dewan Komisaris dan Direksi BAB II PRODUK PRODUK BCA A. Tahapan BCA B. Tahapan Gold C. Tapres BCA D. BCA Dollar E. Giro F. Deposito Berjangka BCA BAB III M-BCA, KLIK BCA, KARTU FLAZZ : Masih Menjadi Pilihan A. m-BCA B. Klik BCA C. Kartu FLAZZ BAB IV PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk Krisis finansial multidimensi tahun 1997 di Indonesia bukan sekedar sebuah ancaman bagi kelangsungan hidup bisnis, melainkan juga peluang untuk terus tumbuh dan berkembang. Namun, salah satu perusahaan perbankan, Bank Central Asia (BCA), berhasil melalui krisis itu. Bahkan perusahaan itu pulih dari krisis dengan cepat, dan kemudian menjadikan krisis itu sebagai peluang untuk terus tumbuh dan berkembang. Bahkan, bila dalam periode 1997-1999 terdapat bank-bank yang memiliki peluang untuk tetap tumbuh dan berkembang, mereka ini adalah kelompok bank yang sebelum munculnya krisis bersikap pasif dalam aktivitas perbankan sehingga mereka tidak harus menghadapi beban non-performing loans atau negative spread yang besar. Ini berbeda dengan BCA yang relative tidak terbebanidengan nonperforming loans dan negative spread meski sebelum masa krisis bukan merupakan bank yang pasif dalam perbankan Indonesia. Kendati dikenal sebagai bank paling agresif dalam memperluas bisnisnya sebelum terjadinya krisis, BCA relative bebas dari beban non-performing loans. Karena focus ekspansi BCA sebelum masa krisis adalah mendapatkan jumlah nasabah sebanyak-banyaknya dengan biaya serendah mungkin dan bukan pada ekspansi kredit corporate banking sebagaimana umumnya dilakukan bank-bank nasional. Di samping itu, BCA juga bebas dri persoalan negative spread. Keberhasilannya menjadi bank yang memiliki jumlah penabung paling banyak, diraih dengan menawarkan bunga simpanan yang rendah, bahkan yang terendah di antara bank-bank nasional. Sukses yang kini diraih BCA itu dilandasi atas pemahaman yang kuat jauh-jauh hari sebelumnya akan peta pasar perbankan Indonesia, suatu sektor yang sangat kompotitif di masa mendatang. Situasi inilah yang mendorong BCA untuk memilih berkonsentrasi pada suatu sigmen pasar khusus dan kemudian membangun kompetensinya sedemikian rupa sehingga dapat mengambil tindakan-tindakan yang tepat menghadapi perkembangan prilaku target pasarnya.

A.

Sejarah Bank Central Asia Bank Central Asia (IDX: BBCA) adalah bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini

secara resmi didirikan pada 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV dan pernah merupakan bagian penting dari Grup Salim. Presiden Direktur saat ini (untuk masa jabatan 2006-2008) adalah Djohan Emir Setijoso. Banyak hal telah dilalui sejak saat berdirinya itu, dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis moneter yang terjadi di tahun 1997. Krisis ini membawa dampak yang luar biasa pada keseluruhan sistem perbankan di Indonesia. Namun, secara khusus, kondisi ini mempengaruhi aliran dana tunai di BCA dan bahkan sempat mengancam kelanjutannya. Banyak nasabah menjadi panik lalu beramai-ramai menarik dana mereka. Akibatnya, bank terpaksa meminta bantuan dari pemerintah Indonesia. Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) lalu mengambil alih BCA di tahun 1998. Berkat kebijaksanaan bisnis dan pengambilan keputusan yang arif, BCA berhasil pulih kembali dalam tahun yang sama. Di bulan Desember 1998, dana pihak ke tiga telah kembali ke tingkat sebelum krisis. Aset BCA mencapai Rp 67.93 triliun, padahal di bulan Desember 1997 hanya Rp 53.36 triliun. Kepercayaan masyarakat pada BCA telah sepenuhnya pulih, dan BCA diserahkan oleh BPPN ke Bank Indonesia di tahun 2000. Selanjutnya, BCA mengambil langkah besar dengan menjadi perusahaan publik. Penawaran Saham Perdana berlangsung di tahun 2000, dengan menjual saham sebesar 22,55% yang berasal dari divestasi BPPN. Setelah Penawaran Saham Perdana itu, BPPN masih menguasai 70,30% dari seluruh saham BCA. Penawaran saham ke dua dilaksanakan di bulan Juni dan Juli 2001, dengan BPPN mendivestasikan 10% lagi dari saham miliknya di BCA. Dalam tahun 2002, BPPN melepas 51% dari sahamnya di BCA melalui tender penempatan privat yang strategis. Farindo Investment, Ltd., yang berbasis di Mauritius, memenangkan tender tersebut. Saat ini, BCA terus memperkokoh tradisi tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan penuh pada regulasi, pengelolaan risiko secara baik dan komitmen pada nasabahnya baik sebagai bank transaksional maupun sebagai lembaga intermediasi financial.

B.

Pemegang Saham Komposisi pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut: FarIndo Investments (Mauritius) Ltd qualitate qua (qq) Farallon Capital Anthoni Salim - 1,77% Dewan direksi - 0,41% Pemegang saham lainnya / Publik - 46,64%

Management LLC (Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono) - 51,18%

C.

Dewan Komisaris dan Direksi Daftar Dewan Komisaris dan Direksi untuk masa jabatan mulai 26 Mei 2006 hingga 2008 Dewan Komisaris 1. Presiden Komisaris Eugene Keith Galbraith 2. Komisaris Tonny Kusnadi 3. Komisaris Cyrillus Harinowo* 4. Komisaris Renaldo Hector Barros* 5. Komisaris Raden Pardede* Dewan Direksi 1. Presiden Direktur Djohan Emir Setijoso 2. Wakil Presiden Direktur Aswin Wirjadi 3. Wakil Presiden Direktur Jahja Setiaatmadja 4. Direktur Dhalia Mansor Ariotedjo 5. Direktur Anthony Brent Elam 6. Direktur Suwignyo Budiman 7. Direktur Subur Tan

BAB II PRODUK PRODUK BCA A. Tahapan BCA Tabungan Hari Depan atau yang lebih dikenal dengan TAHAPAN BCA, adalah salah satu produk perbankan unggulan BCA. Didukung oleh jaringan ATM BCA, kantor cabang, KlikBCA, m-BCA yang terhubung secara real time online, layanan Tahapan BCA menjadi begitu mudah dan menyenangkan karena dapat diakses kapan saja dan dari mana saja. Per 31 Desember 2009, terdapat lebih dari 5.997 ATM BCA yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, akses terhadap layanan ATM BCA menjadi lebih luas lagi lewat jaringan ATM Prima. TAHAPAN adalah rekening tabungan yang menyediakan berbagai macam manfaat yang memudahkan nasabah dalam transaksi perbankandan juga menyediakan programprogram berhadiah yang sangat menarik. Banyak hadiahnya: Sebagai bentuk apresiasi terhadap kepercayaan nasabah kepada BCA, selama bertahuntahun Tahapan BCA memberikan berbagai macam hadiah menarik kepada para nasabah, melalui program-program Gebyar Tahapan. Tahapan BCA merupakan produk tabungan pertama yang memberikan hadiah pada pemilik rekening. Hanya dengan kelipatan saldo ratarata per bulan Rp 5.000.000 dari Tahapan BCA Anda, Anda akan mendapat kupon undi