The Devil Wears of Prada

download The Devil Wears of Prada

of 21

  • date post

    02-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    400
  • download

    12

Embed Size (px)

Transcript of The Devil Wears of Prada

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Manusia adalah mahluk sosial yang cenderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatannya dalam mencapai sautu tujuan tetapi karena keterbatasan kemampuan menyebabkan mereka tidak mampu mewujudkan tujuan tanpa adanya kerjasama. Hal tersebut yang mendasari manusia untuk hidup dalam berorganisasi. Organisasi itu sendiri dapat kita lihat dari pendapat ahli tentang organisasi yang salah satunya diungkapkan Stephen P. Robbins yang mendefinisikan organisasi sebagai A consciously coordinated social entity, with a relatively identifiable boundary that function or relatively continous basis to achieve a common goal or set of goal. (Robbins, 1990: 4) Sedangkan Waren B. Brown dan Dennis J. Moberg mendefinisikan organisasi sebagai . A relatively permanent social entities characterized by goal oriented behavior, specialization and structure (Brown,etal,1980:6) Begitu juga pendapat dari Chester I. Bernard dari kutipan Etzioni dimana organisasi diartikan sebagai Cooperation of two or more persons, a system of conciously coordinated personell activities or forces(Etzioni, 1961:14.)

Sehingga organisasi diatas pada dasarnya apabila dilihat dari bentuknya, organisasi merupakan sebuah masukan (input) dan luaran (output) serta bisa juga dilihat sebagai living organism yang memiliki tubuh dan kepribadian, organisasi dianggap sebagai suatu output (luaran) memiliki sebuah struktur (aspek anatomic), pola kehidupan (aspek fisiologis) dan system budaya (aspek kultur) yang berlaku dan ditaati oleh anggotanya.

Dari pengertian Organisasi sebagai output (luaran) inilah melahirkan istilah budaya organisasi atau budaya kerja. Budaya organisasi merupakan suatu kepercayaan yang dianut oleh suatu organisasi dalam menjalankan perusahaan dan menentukan bagaimana karyawan harus berperilaku dan diperlakukan. Moeljono (2005) menjelaskan budaya perusahaan sebagai suatu karakteristik dalam suatu organisasi/perusahaan yang meliputi nilai, norma, peraturan, dan iklim perusahaan, serta kepemimpinan. Dengan menciptakan budaya perusahan yang nyaman dan kondusif, maka akan meningkatkan motivasi karyawan dalam bekerja, yang nantinya akan berpengaruh terhadap produktivitas karyawan dalam bekerja di dalam perusahaan/organisasi tersebut.

Budaya organisasi itu merupakan bentuk keyakinan, nilai, cara yang bisa dipelajari untuk mengatasi dan hidup dalam organisasi, budaya organisasi itu cenderung untuk diwujudkan oleh anggota organisasi (Brown, 1998: 34). Robbins, (2003: 525) menjelaskan bahwa budaya organisasi itu merupakan suatu system nilai yang dipegang dan dilakukan oleh anggota organisasi, sehingga hal yang sedemikian tersebut bisa membedakan organisasi tersebut dengan organisasi lainnya. System nilai tersebut dibangun oleh 7 karakteristik sebagai sari (essence) dari budaya organisasi, 7 karakteristik adalah:

1. Inovasi dan pengambilan risiko (Innovation and risk taking). Tingkatan dimana para karyawan terdorong untuk berinovasi dan mengambil risiko.

2. Perhatian yang rinci (Attention to detail). Suatu tingkatan dimana para karyawan diharapkan memperlihatkan kecermatan (precision), analisis dan perhatian kepada rincian.

3. Orientasi hasil (Outcome orientation). Tingkatan dimana manajemen memusatkan perhatian pada hasil bukannya pada teknik dan proses yang digunakan untuk mencapai hasil.

4. Orientasi pada manusia (People orientation). Suatu tingkatan dimana keputusan manajemen memperhitungkan efek hasil hasil pada orangorang anggota organisasi itu.

5. Orientasi tim (Team orientation). Suatu tingkatan dimana kegiatan kerja diorganisir di sekitar tim tim, bukannya individu individu.

6. Keagresifan (Aggressiveness). Suatu tingkatan dimana orang orang (anggota organisasi) itu memiliki sifat agresif dan kompetitif dan bukannya santai santai.

7. Stabilitas (Stability). Suatu tingkatan dimana kegiatan organisasi menekankan dipertahankannya status quo daripada pertumbuhan.

Budaya organisasi yang ditekankan orang Amerika terkait dengan inovasi, prestasi kerja, keberhasilan kerja dan produktivitas dimana masing-masing pihak berusaha memperoleh sebanyak-banyaknya dari pihak lain.. Jadi mereka menciptakan berbagai inovasi dalam meningkatkan kemajuan perusahaan mereka. Orang Amerika juga menganut budaya organisasi kapitalisme, yaitu memupuk kekayaan sendiri, serta menganut prinsip kepemimpinan dan budaya feodal yang mengutamakan perbedaan harkat dan martabat antar petinggi dan bahawan, atasan dan karyawan. Amerika adalah sebuah masyarakat yang heterogen dan majemuk. Kapitalisme berasal dari pemikiran bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk mencari kemakmuran. Kapitalisme ditandai dengan hubungan antara pekerja-pekerja bebas dan pemilik alat-alat produksi, dimana pekerja dijadikan modal sebagai alat eksploitasi kerja untuk menciptakan laba yang sebanyak-banyaknya.Sipnosis Film The Devil Wears of Prada

Pemeran utama pada film ini adalah Andy Sachs atau dipanggil dengan Andrea yang diperankan oleh Anne Hathway yaitu seorang jurnalis lulusan Northwestern University yang bercita-cita mendapat pekerjaan yang diimpikan oleh setiap para gadis dan melamar menjadi junior personal assistant dari Miranda Priestly (Maryl Streep) yaitu seorang pemimpin dari majalah fashion nomor satu di Amerika yaitu Runway. Jutaan gadis New York yang rela mati untuk mendapatkan pekerjaan tersebut karena dengan pekerjaan tersebut mereka dapat memakai pakaian yang mewah dan bermerek, bertemu dengan perancang busana ternama bahkan datang ke acara-acara ternama. Pada awalnya Andysendiri tidak tahu jika Runaway merupakan majalah Fashion yang paling diperhitungkan dan memiliki bos yang paling kejam yaitu Miranda Priestly yang selalu ingin menjadikan Runaway sebagai majalah panduan bagi seluruh pencinta dan pekerja fashion serta melahirkan artis-artis ternama. Bahkanpersetujuan dari Miranda adalah sesuatu yg mutlak diperlukan oleh para desainer untuk mengetahui sukses tidakknya koleksi mereka

Miranda pada awalnya tidak yakin denganAndyyang sangat tidak modis, sedikit gemuk, dan bahkan sama sekali tidak tahu tentang Runaway dan mengenai fashion. Ketika dia mewawancarainya,Andymengakui keadaan tersebut dan mencoba meyakinkan Miranda bahwa dia dapat mempelajari semuanya dengan cepat, hingga akhirnya Miranda menerimanya.Andy pun diterima bekerja pada majalah Runway dan pada awalnya dia mengalami tekanan karena tempat kerja barunya semua karyawannya modis dan trendy, sedangkan Andy berpenampilan sangat sederhana. Terlebih lagi Andytidak dapat melakukan pekerjaannya dengan baik dan di mata bos-nya yaitu Miranda, Andy selalu tidak dapat melakukan sesuatu dengan benar atau tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan.Dia mulai merasakan kekejaman demi kekejaman yang diberikan oleh Miranda, seperti ketika pekerjaannya selesai, Miranda tidak pernah mengucapkan terima kasih, ketika dia melakukan kesalahan, dengan santai dan kejamnya Miranda mencaci makinya dengan kata-kata yang lembut dan arogan.

Emily Charlton (Emily Blunt) yang merupakan personal assistant Miranda juga tetapi Emily lebih senior dan Emily adalah salah satu orang kepercayaan Miranda karena Emily selalu dengan cepat melakukan tugas yang Miranda perintahkan. Emily menjadi salah seorang pegawai special untuk Miranda, sedangkan Andy hanya dipandang sebelah mata sehingga pekerjaan yang diperintahkan kepada Andy lebih kepada urusan yang tidak penting seperti merapikan mantel Miranda, menyiapkan dan membelikan Miranda makanan atau minuman,mulai harus membeli kopi di Starbucks sampai harus mengambil baju dan rok milik Calvin Klein dengan waktu yang terbatas. Sedangkan Emily selalu mendapatkan pekerjaan utama seperti rencana Miranda untuk meminta Emily menemaninya ke fashion show di Paris. Tetapi, Emily selalu menyindir dengan sinis gaya berpakaian Andy yang dianggapnya kuno dan tidak sesuai dengan pekerjaan yang dia lakukan yaitu bekerja di majalah fashion yang tekenal, Andy dianggap tidak se-level dengan Emily dan Emily merasa bahwa Andy tidak akan bertahan lama bekerja di kantor majalah Runaway. Tetapi Andy mempunyai cara untuk dapat bertahan dalam pekerjaannya. Andy meminta bantuan kepada Nigel (Stanley Tucci) yaitu seorang art director Runaway untuk mengubah penampilannya. Andy mendapatkan banyak free designer clothing dan accessories dari Nigel dengan segala merek terkenal yang ia gunakan sehari-hari. Nigel benar-benar mengubah Andy yang kuno menjadi Andy yang berpenampilan gaya dan menarik.

Pagi harinya Miranda dan Emily melihat perubahaan Andy dari mulai gaya rambut, pakaian sampai cara Andy bekerja. Pacar dan teman-teman Andy pun sangat terkejut atas perubahan yang Andy lakukan. Orang-orang disekitar Andy mulai memuji perubahan yang dia lakukan dan hal itu membuat Andy semakin percaya diri. Pekerjaan yang dilakukan Andy semakin lama semakin baik, Andy sudah mulai cepat tanggap dengan segala perintah yang diberikan oleh Miranda. Miranda pun mulai menyukai Andy dan melupakan Emily. Puncaknya ketika pekerjaan yang biasanya dilakukan Andy (menyimpan tas dan mantel milik Miranda, membawakan Miranda kopi, dan mengambil barang-barang ini dan itu yang diminta Miranda) sekarang dilakukan oleh Emily. Semula yang akan diajak ke Paris oleh Miranda untuk menghadiri fall fashion shows adalah Emily berubah menjadi Andy. Posisi Andy dan Emily menjadi terbalik karena Andy selalu dapat mengerjakan sesuatu sesuai dengan keinginan Miranda dengan cepat walaupun harus mengorbankan waktu kehidupan pribadinya sendiri. Awalnya pada saat Andy diajak untuk pergi ke Paris menghadri acara Fashion show Andy ingin menolak karena dia tahu betul bahwa Emily sangat menginginkan pergi ke Paris bersama Miranda sejak berbulan-bulan lalu. Emily sampai diet ketat agar bisa memakai gaun-gaun mewah ke Paris. Belum sempat Andy memberi tahu tentang kabar itu, Emily mendapatkan musi