Text book resistor delphy.

of 20 /20
TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 1 Modeling physics With DELPHI 7 “ Menghitung Nilai Resistor Berdasar Gelang Warna” By : Sa’adatud Daroin-093224006 Surabaya State University Contact : [email protected] DELPHI SIMULATIONS FISIKA FMIPA-UNESA @ 2011

Transcript of Text book resistor delphy.

Page 1: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 1

Modeling physics

With DELPHI 7

“ Menghitung Nilai Resistor Berdasar Gelang Warna”

By : Sa’adatud Daroin-093224006 Surabaya State University Contact : [email protected]

DELPHI SIMULATIONS

FISIKA FMIPA-UNESA

@ 2011

Page 2: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 2

Modeling physics

With DELPHI 7

“ Menghitung Nilai Resistor Berdasar Gelang Warna”

By : Sa’adatud Daroin-093224006 Surabaya State University Contact : [email protected]

DELPHI SIMULATIONS

FISIKA FMIPA-UNESA

@ 2011

Page 3: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 3

A. APA ITU RESISTOR ?

Resistor adalah komponen elektronik dua saluran yang didesain untuk

menahan arus listrik dengan memproduksi penurunan tegangan listrik di antara

kedua salurannya sesuai dengan arus yang mengalirinya, berdasarkan hukum Ohm:

Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit

elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan.

Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat

resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).

Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang

dapat diboroskan. Karakteristik lain termasuk koefisien suhu, desah listrik, dan

induktansi.

Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan

resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar

untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu

kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau

hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.

Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat

untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan

pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan

digit ketiga. Aturannya adalah "badan, ujung, titik" memberikan urutan dua digit

resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan

toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%)

pada ujung lainnya.

Identifikasi resistor

Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering

digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor.

Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga

merupakan pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan

pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang pita kelima

menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna

sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.

Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%.

Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan

pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita

ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56,

Page 4: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 4

sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ± 2%,

memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ± 2%.

Daftar Kode warna resistor untuk 4 dan 5 gelang

Pemberian nilai untuk resistor karbon selalu dengan gelang kode warna, kecuali

untuk resistor chip sudah memakai angka. Untuk resistor berbahan wire wounded

selalu nilai ditulis langsung pada badan resistor.

Warna Gelang

1 Gelang 2 Gelang 3 Multiplier Toleransi

Hitam

0 0 1 Ohm

Coklat 1 1 1 10 Ohm ± 1 %

Merah 2 2 2 100 Ohm ± 2 %

Orange 3 3 3 1 K Ohm

Kuning 4 4 4 10 K Ohm

Hijau 5 5 5 100 K Ohm ± 0,5 %

Biru 6 6 6 1 M Ohm ± 0,25 %

Ungu 7 7 7 10 M Ohm ± 0,10 %

Abu-abu 8 8 8

± 0,05 %

Putih 9 9 9

Emas

0,1 Ohm ± 5 %

Perak

0,01 Ohm ± 10 %

Untuk memudahkan kita menghitung nilai resistor maka dibuatlah program

menghitung nilai resistor dengan menggunakan program delphi.

Page 5: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 5

B. PROGRAM DELPHI 7

Apa itu Delphi?

Delphi merupakan salah satu bahasa pemrograman yang bekerja di bawah

lingkup sistem operasi windows, di mana Delphi memberikan fasilitas-fasilitas

pembuatan aplikasi visual seperti Visual Basic. Dengan menggunakan Delphi dapat

membuat aplikasi berbasis Windows dengan beberapa keunggulan, yaitu pada

produktivitas, kualitas, pengembangan perangkat lunak, kecepatan kompiler, pola

desain yang menarik serta diperkuat dengan bahasa pemrograman yang terstruktur

dalam struktur bahasa pemrograman object Pascal.

Berbeda dengan pascal, pada Delphi kita akan mengenal OOP (Object

oriented programming), jadi bila pada pascal kita akan melihat tampilan

yang menjemukan, pada Delphi kita bisa mengatur tampilan kita semenarik

mungkin pada form yang kita gunakan. Caranya cukup mudah, kita hanya

menaruh komponen-komponen yang kita inginkan pada form tersebut, dan

memfungsikan masing-masing komponen sesuai dengan yang kita inginkan

IDE (Integrated Development Environtment) Delphi 7

Pada Dasarnya IDE milik delphi 7 dibagi menjadi tujuh bagian utama, yaitu :

Menu, Speed Bar, Component Pallete, Form Designer, Code Editor, Object Treeview,

dan Object Inspector.

1. Menu

Menu pada delphi memiliki kegunaan seperti menu pada aplikasi windows lainnya.

2. Speed Bar

Berisi kumpulan tombol yang sering digunakan.

3. Component Pallete

Berisi kumpulan ikon yang melambangkan komponen-komponen padaVCL (Visual

Component Library).

4. Form Designer

Merupakan tempat dimana anda dapat merancang jendela dari aplikasi Windows

Anda. Perancangan form dilakukan dengan meletakkan komponen-komponen yang

diambil dari Component Pallete.

5. Code Editor

Tempat dimana anda menuliskan program.

6. Object Inspector

Digunakan untuk mengubah property dari sebuah object komponen.

7. Object Treeview

Digunakan untuk menampilkan daftar object yang ada pada sebuah form

Page 6: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 6

Format File

Pada delphi terdapat beberapa file yang diciptakan, berikut ini 3 file utama

yang diciptakan :

namafile.dpr : berisi program utama aplikasi anda

namafile.pas : berisi unit kode pemrograman yang nantinya digunakan untuk

menangani kejadian pada form.

namafile.dfm : berisi daftar komponen yang anda letakkan pada form beserta

propertinya.

Tombol Shortcut penting

Shortcut Fungsi

F9 Menjalankan program

Ctrl + F8 Menjalankan program secara bertahap

Ctrl + F2 Memaksa program berhenti (kursor harus aktif di

Code Editor)

Ctrl + Space Mengeluarkan daftar fungsi dan procedure dari object

yang berhubungan (Auto Completion Code)

Ctrl + J Mengeluarkan kerangka pemrograman

Ctrl + F Menampilkan dialog Find Text

Ctrl + R Menampilkan dialog Replace Text

F12 Switch diantara Form Designer dengan Code Editor

Form Designer

Code Editor

Object Inspector

Object Treeview

Menu

Speed Bar

Component

Pallete

Page 7: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 7

F11 Menampilan property component

Pemrograman Beriorentasi Object ?

Pemrograman yang mengolah object dalam pengembangannya. Konsep

pemrograman berorientasi object sebenarnya meniru kehidupan nyata. Perhatikan

bahwa segala sesatu disekitar anda adalah object, yang mana semuanya diturunkan

dari kelas/penglompokkan tertentu. Contoh Kelas Manusia diturunkan menjadi kelas

melayu, negro dan sebagainya. Kelas juga dapat diturunkan menjadi object individu

terkecil contohnya kelas manusia diturunkan menjadi object si Ali, Si Anton dsb.

Lebih jauh lagi, object mempunyai elemen-elemen sbb:

a. property : menentukan karakteristik object

b. methode/event : aksi dari object

Contoh dalam delphi:

Komponen Tombol mempunyai

Property : width, height yang menentukan ukuran dari tombol

Metode (Event) : OnClick yaitu ketika tombol diklik dia akan melakukan sesuatu

aksi tertentu

Gambar properti dari komponen Tbutton Gambar Events dari komponen TButton

Object

Property

Metode/Event

Page 8: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 8

Tipe data dan operator

Operator yang digunakan pada program ini yaitu Array

Array adalah Kumpulan variable yang bertipe sama.

Contoh :

Var a : array[1..4] of integer;

Anda seolah-olah mempunyai empat variable yaitu a[1], a[2], a[3], a[4]

Aliran program dan subrutin

Pada Program ini kita menggunakan percabangan “ Case”

case cardinal of

1 : //pernyataan benar1;

2 : //pernyataan benar1;

else //pernyataan salah;

end;

dan pernyataan “if ... else”

procedure nama_procedure(parameter1, parameter2, ..);

begin

if kondisi then//pernyataan benar

end;

* Subrutin Procedure dan Fungsi

1. Procedure

Suatu subrutin yang berisi beberapa pernyataan yang melakukan tugas tertentu

tanpa mengembalikan nilai balik.

Contoh :

procedure nama_procedure(parameter1, parameter2, ..);

begin

//pernyataan-pernyataan

end;

2. Function

Suatu subrutin yang berisi beberapa pernyataan yang melakukan tugas tertentu

dengan mengembalikan nilai balik.

Contoh :

Function nama_function(param1, param2, ..):type_kembalian;

begin

//pernyataan-pernyataan

Result:=nilai_kembalian;

end;

Page 9: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 9

Program Menghitung Nilai Resistor

A. Procedure

1. Buka program Dephi 7 untuk membuat project

2. Buatlah form seperti dibawah ini pada form designer

Gambar 1. Design tampilan

Keterangan :

_ Guna Komponen

Frame1: Frame utama ;

Frame2 untuk Frame nilai;

Listbox untuk box pilihan warna ketika diklik;

BitBtn2 dan 3 untuk tombol “Ok” dan “Cancel”;

Frame3 untuk Frame toleransi;

Listbox untuk box pilihan warna ketika diklik;

BitBtn4 dan 5 untuk tombol “Ok” dan “Cancel”;

Panel1; Panel2; Panel3; Panel4 untuk border;

Panel5 untuk Dasar;

Shape1; Shape2; Shape3; Shape4; Shape5 untuk badan resistor;

Shape6 untuk gelang1;

Shape7 untuk gelang2;

Shape8 untuk gelang3;

Shape9 untuk gelang4;

Panel6 untuk Panel Nilai;

Panel7 untuk Panel Toleransi 1;

Gelang 1

Gelang 2 Gelang 3

Gelang 4

PNilai Ptol1 Ptol2

PNilaiNeg PNilaiPos

Page 10: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 10

Panel8 untuk Panel Toleransi 2;

Panel9 untuk Panel Nilai Negatif;

Panel10 untuk Panel Nilai Positif;

Label1 untuk Judul “Menghitung Nilai Resistor berdasar gelang warna”;

Label2 untuk Label Besaran “Ohm Toleransi”;

Label3 untuk Label toleransi “(dalam(x%))”;

Label4 untuk Label “Ohm –“;

Label5 untuk Label “Ohm”;

Label6 untuk Label “Nilai Resistor Berkisar antara”;

Label7 untuk “Tanggal” dengan Format Date Time (dd – MMMM – yyyy);

Label8 untuk “Waktu” dengan Format Date Time (hh : mm : ss);

Label9 untuk nama ;

Timer untuk animasi;

BitBtn1 untuk tombol “Close”;

_ Komponen yang perlu diberi nama untuk pemanggilan program

Beri nama pada komponen berikut :

Frame2: FrameNilai;

Frame3: FrameTol;

Shape6: gelang1;

Shape7: gelang2;

Shape8: gelang3;

Shape9: gelang4;

Panel6: PNilai;

Panel7: PTol1;

Panel8: PTol2;

Panel9: PNilaiNeg;

Panel10: PNilaiPos;

Label8:Ltime ;

Label9:Lname;

_ Komponen Pendukung

# Frame 1 (Frame Utama)

// Panel untuk border:

Panel1;

Bevelinner :bvNone;

BevelOuter :bvRaised; (agar terlihat timbul)

Berlaku untuk panel 1 – 5 digunakan sebagai border

Align : alTop;

Page 11: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 11

Panel2;

Align : albottom;

Panel3;

Align : alLeft;

Panel4;

Align : alRight;

Panel5;

Align : alclient;

// Shape untuk badan resistor : Pilih (Shape : stRectangle);

Shape1;

Brush.color : clBlack;

Brush.Style : bsSolid;

Shape2;

Brush.color : clCream;

Brush.Style : bsSolid;

Shape3;

Brush.color : clCream;

Brush.Style : bsSolid;

Shape4;

Brush.color : clCream;

Brush.Style : bsSolid;

Shape5;

Brush.color : clBlack;

Brush.Style : bsSolid;

// Shape untuk gelang warna:

Shape6; untuk gelang1;

Brush.color : clBlack; (sebagai warna awal)

Brush.Style : bsSolid;

Name : gelang1;

Events: OnMouseDown;

Shape7: untuk gelang2;

Brush.color : clBlack;

Brush.Style : bsSolid;

Name : gelang2;

Events: OnMouseDown;

Page 12: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 12

Shape8: untuk gelang3;

Brush.color : clBlack;

Brush.Style : bsSolid;

Name : gelang3;

Events: OnMouseDown;

Shape9: untuk gelang4;

Brush.color : clWindow; (sebagai warna awal)

Brush.Style : bsSolid;

Name : gelang4;

Events: OnMouseDown;

// Panel untuk hasil perhitungan:

Panel6: PNilai;

Bevelinner : bvNone;

BevelOuter : bvRaised; (agar terlihat timbul)

Name : PNilai ;

Caption : (kosong);

Panel7: PTol1;

Bevelinner : bvNone;

BevelOuter : bvRaised;

Name : PTol1 ;

Caption : (kosong);

Panel8: PTol2;

Bevelinner : bvNone;

BevelOuter : bvRaised;

Name : PTol2 ;

Caption : (kosong);

Panel9: PNilaiNeg;

Bevelinner : bvNone;

BevelOuter : bvRaised;

Name : PTol1 ;

Caption : (kosong);

Panel10: PNilaiPos;

Bevelinner : bvNone;

BevelOuter : bvRaised;

Name : PTol2 ;

Caption : (kosong);

Page 13: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 13

// Label untuk judul dan keterangan:

Label1:

Caption: Menghitung Nilai Resistor berdasar gelang warna;

Name:Lname;

Label2:

Caption: Ohm Toleransi;

Label3:

Caption: (dalam(x%));

Label4:

Caption: Ohm --;

Label5:

Caption: Ohm;

Label6:

Caption: “Nilai Resistor Berkisar antara”;

Label7:

Caption: (boleh dikosongi);

Label8:

Caption: (boleh dikosongi);

Name:Ltime;

BitBtn1: untuk tombol “Close”;

Event : OnClick;

Button1: untuk tombol “Clear”;

Event : OnClick;

Name: Clear;

# Frame 2 (Frame Nilai)

Listbox1 :

Name : Listbox1;

Items : Hitam, Coklat, Merah, Orange, Kuning, Hijau, Biru, Ungu, Abu-Abu,

Putih;

BitBtn2 :

Kind : bkOk;

BitBtn3 :

Kind : bkCancel;

# Frame 3 (Frame Toleransi)

Listbox1 :

Name : Listbox1;

Items : Emas, Perak, Tak berwarna;

Page 14: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 14

BitBtn4 :

Kind : bkOk;

BitBtn5 :

Kind : bkCancel;

3. Skrip Program

karena kita menggunakan beberapa frame , maka jangan lupa untuk mengeset

unit nya yaitu unit 2 dan unit 3 dengan cara klik file.use unit.

Sebelum menulis perintah program sebelum nya kita deklarasikan variabel

variabel yang akan digunakan yaitu dengan menggunakan perintah “var”.

Selanjutnya baru kita membuat skrip program untuk pilihan warna gelang

1, ,2, dan gelang 3 seperti berikut:

// Deklarasi Nilai Warna Resistor

var vclnilai : array[0..9] of TColor=

(clblack,$00004080,clred,$000064FF,clyellow,clgreen,clb

lue,clpurple,clgray,clwhite);

vnilai: double; //Deklarasi tipe

vnilai1: double;

vnilai2: double;

vnilai3: double;

// Deklarasi Nilai Toleransi Resistor

vcltoleransi : array[0..2] of TCOlor =

(clolive,clsilver,clWindow);

vtoleransi : double;

//Perintah Pilihan Warna gelang 1, 2, 3.

procedure TForm1.gelang1MouseDown(Sender: TObject;

Button: TMouseButton;

Shift: TShiftState; X, Y: Integer);

Begin

//akan diisi warnanya jika di OK

if FrameNilai.ShowModal=mrOK then

begin

//mewarnai gelang sesuai sender

Tshape(sender).Brush.Color:=vclnilai[FrameNilai.ListBox1.

ItemIndex];

Page 15: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 15

Setelah itu skrip pengambilan nilai pada warna gelang 1, ,2, dan gelang 3

dan menngabungkan nilai 3 gelang seperti berikut:

Pada proses ini sebelumnya kita mendeskripsikan procedur hitTol pada

private declaration

Selanjutnya baru kita membuat skrip program untuk pilihan warna

gelang 4 atau gelang Toleransi dan skrip pemunculan nilai toleransi

resistor seperti berikut:

//mengambil nilai gelang 1,2,dan 3

if Tshape(sender)=gelang1 then

vnilai1:=FrameNilai.ListBox1.ItemIndex*10 else

if Tshape(sender)=gelang2 then

vnilai2:=FrameNilai.ListBox1.ItemIndex else

if Tshape(sender)=gelang3 then

vnilai3:=power(10,FrameNilai.ListBox1.ItemIndex);

//menggabungkan nilai

vnilai:=(vnilai1+vnilai2)*vnilai3;

//Menampilkan Nilai pada Panel

PNilai.Caption:=FloatToStr(vnilai);

hitTol

end;

end;

//Perintah Pilihan Warna gelang 4 / Toleransi

procedure TForm1.gelang4MouseDown(Sender: TObject;

Button: TMouseButton;

Shift: TShiftState; X, Y: Integer);

begin

if FrameTol.ShowModal=mrOK then

begin

Tshape(sender).Brush.Color:=vcltoleransi[FrameTol.ListBox

1.ItemIndex];

Page 16: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 16

Keterangan:

Floattostr : Mengkonversi dari bilangan pecahan ke string

Setelah itu skrip Tombol “Clear” untuk me-reset program hitung nilai

resistor yaitu dengan event on click

procedure TForm1.ClearClick(Sender: TObject);

begin

//Reset Panel Nilai

vnilai:=0;

vnilai1:=0;

vnilai2:=0;

vnilai3:=0;

vtoleransi:=0.2;

//Menuliskan nilai pilihan toleransi pada Listbox1

case FrameTol.ListBox1.ItemIndex of

0 : vtoleransi:=0.05;

1 : vtoleransi:=0.1;

2 : vtoleransi:=0.2;

hitTol;

end;

end;

//Menghitung Nilai

Procedure Tform1.hitTol;

Begin

PTol1.Caption:=FloatToStr(vtoleransi);

PTol2.Caption:=Floattostr(vtoleransi*vnilai);

PNilaiPos.Caption:=FloatToStr(vnilai+vtoleransi*vnilai);

PNilaiNeg.Caption:=FloatToStr(vnilai-vtoleransi*vnilai);

end;

end;

Page 17: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 17

Untuk button Clear dibuat procedure sebelum masuk ke program untuk

mereset panel saat di clear. Letakkan sebelum procedure untuk memilih

gelang warna atu procedure “mousedown”

Lalu skrip Tombol “Close” untuk keluar dari program hitung nilai resistor

yaitu dengan event on click

Sampai Skrip ini program sudah jadi. Tapi Jika anda ingin menampilkan

animasi maka harus ditambahkan komponen timer.

procedure TForm1.BitBtn1Click(Sender: TObject);

begin

Close;

end;

end.

//Reset gelang

FrameNilai.ListBox1.ItemIndex:=0 ;

gelang1.brush.Color:=clblack;

gelang2.Brush.Color:=clblack;

gelang3.Brush.Color:=clblack;

FrameTol.ListBox1.ItemIndex:=0 ;

gelang4.Brush.Color:=clblack;

//Reset Panel Nilai

PNilai.Caption:='0';

PTol1.Caption:='0';

PTol2.Caption:='0';

PNilaiNeg.Caption:='0';

PNilaiPos.Caption:='0';

end;

//Perintah Clear.Click

procedure TForm1.FormShow(Sender: TObject);

begin

Clear.Click;

end;

Page 18: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 18

Komponen Timer Berada di tab sytem pada component palette, digunakan

untuk menggerakkan suatu event pada suatu saat atau secara berulang-

ulang, berdasarkan suatu nilai interval. Pada program ini membuat animasi

“Waktu” yang dibuat dari komponen Label dengan properties timer yang

intervalnya 500. Adapun skrip tambahan sebagai berikut:

Keterangan:

FormatDateTime : perintah pemesanan tempat untuk tanggal dan waktu

Visibel : Perintah untuk tampak tidak nya komponen yang kita inginkan.

Untuk membuat efek berjalan dan berubah warna menggunakan skrip

dibawah ini dan diletakkan pada procedure timer.

//Tambahan design

procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);

begin

LDate.Caption:=FormatDateTime('dd - MMMM - yyyy',now);

LTime.Caption:=FormatDateTime('hh : mm : ss',now);

//Animasi Waktu

if LTime.Visible then LTime.Visible:=False else

LTime.Visible:=True;

end;

end.

// Deklarasi Variable untuk animasi

var a,b,c : String;

begin

a := LName.Caption;

b := copy(a,1,1);

c := copy(a,2,length(a)); //kode agar teks berjalan

Panel1.Caption := c+b;

if LName.Font.Color = clblack then

begin

LName.Font.Color := clgreen;

end

else

if LName.Font.Color = clgreen then

Page 19: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 19

Akhirnya klik “Run”. Maka akan muncul tampilan seperti dibawah (atau menurut design

masing-masing)

Gambar 2. Program Before Running

LName.Font.Color := clgrey;

end

else

if LName.Font.Color = clgrey then

begin

LName.Font.Color := clred;

end

else

if LName.Font.Color = clred then

begin

LName.Font.Color := clblue;

end

else

begin

LName.Font.Color := clblack;

end;

Page 20: Text book resistor delphy.

TA Pemrogaman TerstrukturII| Sa’adatud Daroin - 093224006 20

Gambar 3. Program After Running

>>Akhirnya selesai deh program ini <<

selamat mencoba ^^

Referensi :

http://smknis.sch.id/resistor/jenisresistor.htm

http://smknis.sch.id/resistor/kodewarnagelang.htm

http://id.wikipedia.org/wiki/Resistor

http://yantikaboy.wordpress.com

http://bayuidham.blogspot.com

Programing-Delphy-By-Agus-Prihanto,ST-FMIPA-UNESA-2008.