Skizo Afektif Tipe Manik

of 50

  • date post

    10-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    27
  • download

    0

Embed Size (px)

description

buku

Transcript of Skizo Afektif Tipe Manik

  • Dr pembimbing:dr. Carlamia, Sp.KJdr. Adhi, SpKJdr. Imelda, Sp.KJPRESENTASI KASUS SKIZOAFEKTIF TIPE MANIK

  • I. IDENTITAS PASIENNama: Tn. STempat & tanggal lahir: Jambi, Kuala Tunggal,4 September 1982Jenis kelamin: Laki-lakiSuku bangsa: MelayuAgama: IslamPendidikan: SMAPekerjaan: Tidak bekerjaStatus Perkawinan: Belum MenikahAlamat : Jln. Kemayoran Barat, No 3,Kelurahan Kemayoran, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat.

  • II. RIWAYAT PSIKIATRIKData diperoleh dari :Autoanamnesis dengan pasien pada tanggal 28 Januari dan 1 dan 6 Februari di ruangan detoksifikasiRekam medis pasien

  • A. KELUHAN UTAMAPasien dibawa ke RSKO karena mengamuk.

  • B. RIWAYAT GANGGUAN SEKARANGPasien dibawa ke RSKO pada tanggal 12 Januari 2012 oleh petugas RSKO karena 1 minggu sebelum masuk rumah sakit adanya perubahan perilaku, pikiran dan emosi.Sering marah-marah, gelisah, sukar tidur dan mengamuk.Menurut pasien dia bertemu dengan orang nomor satu zaman dulu yaitu Bung Karno, Bung Karno menyimpan banyak harta.Mengatakan hanya orang orang yang terpilih secara langsung yang dapat melihat uang harta Bung Karno tersebut dan pasien merupakan salah satu orang yang dipilih tersebut.

  • B. RIWAYAT GANGGUAN SEKARANGPasien mengamuk karena dianggap gila oleh orang orang disekitarnya. Mengatakan menemukan 129 jenis mata uang yang nyata dari tiap zaman dan sekarang masih bisa digunakan pada zaman sekarang, mMemiliki benda peninggalan Adam dan Hawa yaitu berupa pasak bumi Pakubuwono dan tulang tulang rusuk Adam.Menceritakan bahwa ada satelit dan televisi mengikuti dia Bisa berkomunikasi dan memerintah orang orang yang terpilih dalam sistem tersebut walaupun tanpa alat komunikasi yaitu dengan hanya membaca Al-Fatihah.

  • B. RIWAYAT GANGGUAN SEKARANGPasien merasa curiga terhadap pewawancara karena dianggap pewawancara dapat merekam omongannya dan mengirimkan ke satelit.Saat pasien dibawa ke RSKO, pasien menyatakan dia masih kuliah tahun pertama di bagian sound engineering di Kampus Kelapa Gading Lembaga Pendidikan Defit Klaim.Melakukan penetilian tentang material serat nabati. Mengolah sekam padi menjadi alat peredam bunyi yang beramplitudo 4Hz setiap satunya dengan ketebalan 3cm.Menciptakan cara mempertahankan suhu ruangan yang ber-AC apabila listrik mati

  • C. RIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYARIWAYAT PSIKIATRIKPada tanggal 12 Juli 2010,pasien dibawa ke RSKO Jakarta atas permintaan ibunya karena suka berperilaku kasar terhadap ibunya, selalu membanting-banting barang.Pasien sulit tidur, sering marah-marah dan sangat emosional. Pernah mencoba bunuh diri dengan cara gantung diri karena lamarannya ditolak .Mendengar bisikan-bisikan yang membuatnya merasa tidak nyaman karena bisikan itu mengajak pasien untuk berkelahi.

  • C. RIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYABila pasien meminta uang dan tidak diberikan oleh orangtuanya, ia marah dan pernah juga memukul ibunya sendiri. Selama di RSKO pada tahun 2010, pasien masih mendengar suara-suara yang tidak dikenalinya, gelisah tidak menentu, mengacak-acak pakaian pasien lain, menyalakan keran air sehingga banjir, teriak-teriak, menangis, dan menggedor-gedor teralis.Tahun 2011, pasien dimasukkan lagi ke RSKO karena relaps adiksi terhadap NAPZAPada tahun 2012 pasien kembali dibawa ke RSKO karena masalah yang sama yaitu penyalahgunaan NAPZA.

  • C. RIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYARIWAYAT GANGGUAN MEDIKRiwayat asma dari kecil. Ayah dan kakaknya juga menderita penyakit asma. Pasien berobat ke Puskesmas.Riwayat pneumonia pada tahun 2010. Pasien menjalani pengobatan selama 2 bulan.Riwayat Hepatitis CRiwayat HIV pada tahun 2010, menjalani terapi ARV dan putus obat ARV pada tahun 2013 dan sekarang kembali menjalani terapi ARV sejak masuk RSKO 2013.Riwayat KP duplek aktif pada tahun 2013.

  • C. RIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYARIWAYAT PENGGUNAAN ZAT PSIKOAKTIFMulai minum alkohol dan merokok pada tahun 1996, sewaktu masih bersekolah di SMP. Merokok mulai dengan 1-3 batang perhari dan meningkat menjadi sebungkus sehari. Mengenal NAPZA dari teman-teman. Menggunakan ganja pada tahun 1996. Menggunakan ganja dengan cara dihisap/dirokok, sebanyak 1-3 linting per hari.Menggunakan putauw sejak tahun 1997. Mula-mula digunakan dengan cara inhalasi, kemudian secara suntik. Pertama kali pemakaian sebanyak seperempat gram, lalu meningkat sampai dengan setengah gram sekali.

  • C. RIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYATahun 1997, mulai mengenal dan menggunakan shabu tapi tidak lebih sering dari pemakaian putauw. Menggunakan bong plastik untuk mengkonsumsi shabu dengan cara menghisap asap yang keluar dari bong.Pasien pernah menggunakan ekstasi tapi jarang sekaliTahun 2006, pasien mulai minum metadon di bawah pengawasan dokter Puskesmas tempat ia berobat. Saat ini, pasien mengatakan sudah tidak mengkonsumsi obat metadon.

  • C. RIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYARIWAYAT GANGGUAN SEBELUMNYA

    Cobaan bunuh dirimanikhipomaniahipomaniamanik1996 1997 2006 2009 2010 2011 2012 2013

  • Keterangan:1996: Pasien pertama kali minum alkohol, merokok, dan menggunakan ganja sewaktu masih bersekolah di SMP.1997: Pasien pertama kali menggunakan putauw dan shabu.2006: Pasien mulai minum obat metadon di bawah pengawasan dokter Puskesmas.2010: Pasien kembali menggunakan NAPZA secara aktif karena mengalami depresi akibat masalah dengan keluarga pacarnya. Pasien diintervensi dan dibawa ke RSKO atas permintaan ibunya karena mengamuk di rumah, suka berperilaku kasar terhadap ibunya, membanting-banting peralatan kaca dan TV, suka berteriak, dan mengganggu warga. Pasien juga mendengar bisikan-bisikan yang menimbulkan rasa tidak nyaman bagi dirinya sehingga ia gelisah dan sangat emosional.2011: Pasien kembali menggunakan NAPZA setelah keluar dari RSKO. Masuk lagi ke RSKO karena relaps adiksi terhadap NAPZA. Pasien menolak pengobatan metadon dan tidak mau diobati.2012: Pasien dimasukkan lagi ke RSKO karena dilaporkan ada perubahan perilaku yaitu marah-marah,gelisah,sukar tidur dan mengamuk. Pasien pernah menjual barang rumah seperti AC untuk membeli NAPZA.2013: Pasien dimasukkan lagi ke RSKO karena dilaporkan ada perubahan perilaku yaitu marah-marah,gelisah,sukar tidur dan mengamuk.

  • D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADIRiwayat perkembangan fisik :Lahir cukup bulan di tolong bidan rumah sakit.Lahir sebagai bayi normal. Tidak pernah ada riwayat demam kuning, demam campak maupun kejang demam.

  • D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADI RIWAYAT PERKEMBANGAN KEPRIBADIANMasa kanak-kanak : Pasien dijaga oleh kakak-kakak, abang dan bibi kandungnya saat orang tua pasien sibuk bekerja. Pasien mengaku dia seorang anak yang hiperaktif, sangat suka bermain dengan banyak teman dan mengaku dia seorang anak yang nakal sehingga sukar dijaga oleh penjaganya. Pasien sangat berprestasi ketika usia kanak-kanaknya.

  • D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADIMasa remaja :Pasien tinggal bersama orang tua dan saudaranya. Ceria saat kanak-kanak dan berprestasi.Setelah tamat SMA, prestasi pasien mulai menurun karena sudah mulai coba-coba mendekati NAPZA. Mencoba NAPZA karena perasaan ingin tahunya yang tinggi dan kurangnya sosialisasi tentang bahaya NAPZA pada saat itu. Saat usianya 16 tahun, dia sudah mulai minum alkohol,dan usia 17 tahun pasien sudah mulai memakai NAPZA.Sejak usia pemakaian, pasien sudah 4 kali keluar masuk dari penjara

  • D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADIMasa dewasa :Pasien semakin ketergantungan terhadap NAPZA. Bekerja sebagai pelayan di Hotel Akasia.Pernah membuka sebuah studio musik, menjadi guru drummer dan mulai menyambung pelajaran di bidang sound engeneering di Kampus Kelapa Gading Lembaga Pendidikan Defit Klaimpada akhir tahun 2011. Banyak teman dan sering bertemu teman-teman lain untuk mendapatkan NAPZA.

  • D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADIRIWAYAT PENDIDIKANA)SD : bersekolah di SDN 094N, pasien mempunyai banyak teman dan tamatB)SMP : Bersekolah di SMPN 269, mempunyai banyak teman dan tamatC)SMA : Bersekolah di dua sekolah. Pertama di SMA Muhammadiyah 2 sampai kelas 2. Tidak sempat naik ke kelas 3 karena sudah tertangkap melakukan masalah kriminal dan pemakaian NAPZA. Kemudian, pasien dimasukkan ke SMA PGRI 19 sampai selesai sekolah. D)Universitas : Pasien sudah mendaftar sebagai mahasiswa Fakultas Engeneering di Kampus Kelapa Gading Lembaga Pendidikan Defit Klaim dalam bidang sound engeneering sejak akhir tahun 2011. Pasien masih belum tamat perkuliahan karena masalah NAPZA dan dirawat di RSKO.

  • D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADIRIWAYAT PEKERJAANPernah sempat menjadi seorang Bandar yaitu pengedar napza setelah tamat SMA. Napza di dapatkan dari warga Nigeria dan dipasarkan ke pasaran gelap. Sejak 1 tahun yang lalu,pasien bekerja sebagai seorang pelayan di Hotel Akasia sambil kuliah.Pasien berhenti kerja karena sulit untuk membagi waktu antara kuliah dan kerja.

  • D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADIKEHIDUPAN BERAGAMAPenganut agama Islam. Sejak dirawat mulai sedar dan belajar mengenai Islam, sholat, puasa dan lain-lain melalui pembacaan buku-buku agama.

  • D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADIKEHIDUPAN SOSIAL DAN PERNIKAHANPernah berpacaran kurang lebih sebanyak 5 kali, putus karena banyak sebab. Anggota keluarga mengetahui tentang hubungan mereka dan merestui hubungan tersebut. Pasien mengaku pernah berhubungan seks dengan pacarnya yang terakhir dan pacarnya dikatakan hamil 1 bulan.

  • E. RIWAYAT KELUARGAPasien adalah anak ke-4 dari empat saudara.Pohon keluarga:

    5 123 45

  • Keterangan: = Laki-laki = Perempuan = Pasien

  • Tn. M.S, ayah pasien, 60 tahun, lulusan Teknik Sipil, seorang guru pensiun, mempunyai riwayat asma.Ny.S, ibu pasien,63 tahun, seorang ibu rumah tangga.Ny.Sa, kakak pertama pa