Sidescan Sonar

of 14

  • date post

    16-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    321
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Sidescan Sonar

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOMATIKA Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

DETEKSI DAN INTERPRETASI SEDIMEN DI DASAR LAUT MENGGUNAKAN INSTRUMEN SIDE SCAN SONARPROPOSAL KERJA PRAKTEK DI PT. MAHAKARYA GEO SURVEY Jl. Tebet Timur Dalam VI No. 7 Jakarta Selatan, 12820 Abstrak

Side scan sonar dalam pencitraan benda-benda di dasar laut dapat menghasilkan berbagai variasi gambar yang digunakan untuk pencitraan objek-objek dasar laut, selain itu dapat mendeteksi dan men-interpretasikan sedimen dasar laut secara kualitatif sehingga dapat diketahui keadaan dasar laut. PT. MAHAKARYA GEO SURVEY merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa khususnya jasa survey kelautan, positioning dan servis bawah laut yang mendukung industri konstruksi minyak dan gas lepas pantai. Lingkup pekerjaan dalam kerja praktik ini diantaranya adalah sebagai berikut ; mendeteksi dan intepretasi sedimen yang berada pada dasar laut, memahami dan mempraktekan langsung kerja dari side scan sonar, Semua lingkup pekerjaan ini dilaksanakan di PT. MAHAKARYA GEO SURVEY.

Kata Kunci : Sedimentasi; Instrumen Side Scan Sonar

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sungai yang mengalir dengan membawa berbagai jenis batuan akhirnya bermuara di laut, sehingga di laut terjadi proses pengendapan batuan yang paling besar. Hasil pengendapan di laut ini disebut sedimen marin Jika dilihat, Lithougenus Sedimen adalah hasil dari erosi pantai dan hasil erosi daerah upland. Salah satu dampak dari sedimentasi adalah erosi pantai, Sedimen yangProposal Kerja Praktik 1

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOMATIKA Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

dihasilkan oleh proses erosi akan terbawa oleh proses aliran dan diendapkan pada suatu tempat yang kecepatannya terhambat dan lama kelamaan akan terhenti. Sedimen hasil erosi terjadi sebagai akibat proses pengelolaan tanah yang tidak memenuhi kaidahkaidah konservasi pada darerah tangkapan air bagian hulu. Lalu sedimen laut menurut asalnya ditentukan. Karakteristik dari sedimen itu sendiri akan mempengaruhi morfologi, fungsional serta tingkah laku dan nutrient hewan laut. Seperti yang diketahui bahwa limbah industry masuk ke dalam ekosistem perairan, maka akan terjadi proses pengendapan pada sedimen. Hal ini mengakibatkan meningkatnya konsentrasi bahan pencemar pada sedimen. Dengan adanya kondisi seperti itu, maka kami bekerjasama dengan PT. MAHAKARYA GEO SURVEY (MGS) dalam mengkaji permasalahan tersebut

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

1.2 Tujuan Tujuan dari kerja praktik di PT. Mahakarya Geo Survey ini antara lain adalah : 1. Dapat mendeteksi dan interpretasi sedimen dasar laut menggunakan side scan sonar 2. Menambah wawasan dan pengetahuan tambahan bagi mahasiswa yang akan terjun di dunia kerja 3. Menjadikan kerjasama dan memahami dunia kerja di PT. Mahakarya Geo Survey

1.3 Manfaat Manfaat yang didapatkan dari kerja praktik di PT. Mahakarya Geo Survey ini antara lain adalah : 1. Bagi mahasiswa a. Sebagai persiapan diri untuk memahami dunia kerja. b. Dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapat di bangku kuliah ke dalam dunia kerja terutama di bidang hidrografi. c. Sebagai bekal dan pengalaman bagi mahasiswa dimana kerja tim sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi dalam bidang tersebut.Proposal Kerja Praktik 2

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOMATIKA Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

2. Bagi instansi dimana mahasiswa melakukan kerja praktik a. Sebagai wujud peran serta PT. Mahakarya Geo Survey untuk ikut memajukan pendidikan nasional. b. Dapat terjalinnya kerjasama yang baik antara instansi dan perguruan tinggi negeri. c. Dapat saling tukar-menukar informasi di bidang teknologi antara lembaga sebagai pengguna teknologi dengan perkembangan pengetahuan yang terjadi di lembaga perguruan tinggi. d. Peserta kerja praktik dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan pekerjaanpekerjaan rutin maupun proyek. II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sedimen Dasar Laut Sedimen adalah kerak bumi (regolith) yang ditransportasikan melalui proses hidrologi dari suatu tempat ke tempat yang lain, baik secara vertical maupun secara horizontal. Seluruh permukaan dasar lautan ditutupi oleh partikel-partikel sedimen yang diendapkan secara perlahan-lahan dalam jangka waktu berjuta-juta tahun (Garrison, 2005). Sedimen terutama terdiri dari partikel-partikel yang berasal dari hasil

pembongkaran batu-batuan dan potongan-potongan kulit (shell) serta sisa rangka-rangka dari organisme laut. Ukuran-ukuran partikel sedimen sangat ditentukan oleh sifat-sifat fisik mereka dan akibatnya sedimen yang terdapat di berbagai tempat di dunia mempunyai sifat-sifat yang sangat berbeda satu sama lainnya. Ukuran-ukuran partikel sedimen merupakan salah satu cara yang mudah untuk menetukan klasifikasi sedimen. Klasifikasi berdasarkan ukuran partikelnya menurut Wentworth (1922) dalam Dale dan William (1989) dapat dilihat pada Tabel 1.

Proposal Kerja Praktik

3

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOMATIKA Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Tabel 1. Klasifikasi sedimen berdasarkan ukuran Jenis Partikel Diameter Partikel (mm) Boulder Cobble Pebble Granule Sand Silt Clay Sumber : Dale dan William (1989) Jenis Partikel Diameter Partikel (mm) > 256 64 256 4 64 24 0,062 2 (62 2,000 m) 0,004 0,062 (4 62 m) < 0,004 (< 4 m)

Menurut asalnya Garrison (2006) menggolongkan sedimen ke dalam 4 bagian yaitu: 1. Sedimen Terrigenous Jenis sedimen ini berasal dari erosi yang berasal dari benua atau pulau,letusan gunung berapi dan segumpalan debu. 2. Sedimen Lithogenous Sedimen ini berasal dari sisa pengikisan batu-batuan di darat. Ini diakibatkan karena adanya suatu kondisi fisik yang ekstrim, seperti adanya pemanasan dan pendinginan terhadap batu-batuan yang terjadi secara terus-menerus. 3. Sedimen Biogenous Sedimen ini berasal dari sisa-sisa rangka dari organisme hidup. 4. Sedimen Hydrogenous Sedimen hydrogenous terdiri dari mineral yang mempercepat proses presipitasi dari laut. Jenis partikel ini dibentuk sebagai hasil reaksi kimia dalam air laut. 5. Sedimen Cosmogenous Sedimen ini bersumber dari wilayah ekstraterrestrial dan merupakan sedimen yang paling sedikit kelimpahannya dilaut.Proposal Kerja Praktik 4

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOMATIKA Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

2.2 Side Scan Sonar 2.2.1 Prinsip Kerja Side Scan Sonar Side scan sonar merupakan salah satu teknik dari kategori sistem sonar yang digunakan untuk melakukan perekaman yang meghasilkan rekaman (image) dari wilayah yang luas di dasar laut (Hagemann, 1958 in Wikipedia.org, 2010). Pada umunya side scan sonar menggunakan transduser dengan beam tunggal (single conical beam). Pemakaian transducer diletakan disamping kiri dan kanan kapal, sehingga pada setiap perekaman sedikitnya membutuhkan dua transduser. Hasil perekaman transduser tersebut yaitu berupa sonogram atau yang disebut sonar image. Untuk mendeteksi dasar perairan yang dalam maka dibutuhkan alat tembahan yaitu berupa towfish dan towcable agar transduser dapat lebih mendekati dasar perairan (Hagemann, 1958 in Wikipedia.org, 2010). Gelombang suara yang digunakan dalam teknologi side scan sonar biasanya mempunyai frekuensi antara 100 dan 500 KHz. Pulsa gelombang dipancarkan dalam pola sudut yang lebar mengarah ke dasar laut, dan gemanya diterima kembali oleh receiver dalam hitungan detik. Untuk mencari suatu lokasi tertentu, perekaman perlu mengikuti pola lintasan survey tertentu dengan menggunakan peralatan penentu posisi GPS dan video plotter.Survei side scan sonar ini akan menghasilkan peta yang berisi gambaran atau citra dasar laut yang akan menampilkan obyek-obyek dasar laut yang berhasil dideteksi. Objek-objek tersebut berupa benda-benda yang terdapat dipermukaan dasar laut, seperti pipa, batu-batu karang, kapal karam, bekas garukan jarring nelayan, dll.

Proposal Kerja Praktik

5

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOMATIKA Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Gambar. Ilustrasi Survei Side Scan Sonar 2.2.2 Ketelitian Gambar dasar perairan tampak seolah-olah air telah dihapus. Side scan sonar mampu membuat liputan perekaman dasar laut dari kedua sisi lintasan survey. Dalam kondisi laut yang tenang dan haluan kapal yang lurus, sonogram dapat memberikan gambar atau image yang sangat tajam dan rinci seperti layaknya sebuah foto.

2.2.3 Kelemahan Penggunaan atau survey dengan side scan Sonar hanya dapat dilakukan diperairan kategori dangkal. Tiap pancaran pulsa, satu lajur kecil (sekitar 100 sampai 200 m ke tiap sisi). Dibandingkan alat lain yang memakai prinsip akustik seperti echosounder, Sub Bottom Profilier jangkauan pemerumannya SSS lebih kecil. 2.2.4 Prinsip InterpretasiPengolahan data SSS terdiri dari dua tahapan, yakni real time processing dan post processing. Tujuan real time processing adalah untuk memberikan koreksi selama pencitraan berlangsung sedangkan tujuan post processing adalah meningkatkan pemahaman akan suatu objek melalui interprestasi (Mahyuddin, 2008 dalam Edi, 2009). Interpretasi pada post processing dapat dilakukan secara kulaitatif maupun kuantitatif. Interprestai secara kualitatif dilakukan untuk mendapatkan sifat fisik material dan bentuk objek, baik dengan mengetahui derajat kehitaman (hue saturation), bentuk (shape) maupun ukuran (size) dari objek atau target.Secara umum, berdasarkan bentuk eksternalnya, target dapat dibedakan menjadi buatan manusia (man made targets) atau objek alam (natural targets). Pada umunya, objek buatan manusia memiliki bentuk yang tidak beraturan (Klien Associates Inc, 1985). Interprestasi secara kuantitatif bertujuan untuk mendefinisikan hubungan antara posisi kapal, posisi towfish dan posisi objek sehingga diperol