Seting site Seting site dreamweaver Apa sih pentingnya site di dreamweaver ? Site pada dreamweaver...

Seting site Seting site dreamweaver Apa sih pentingnya site di dreamweaver ? Site pada dreamweaver berfungsi
Seting site Seting site dreamweaver Apa sih pentingnya site di dreamweaver ? Site pada dreamweaver berfungsi
Seting site Seting site dreamweaver Apa sih pentingnya site di dreamweaver ? Site pada dreamweaver berfungsi
Seting site Seting site dreamweaver Apa sih pentingnya site di dreamweaver ? Site pada dreamweaver berfungsi
download Seting site Seting site dreamweaver Apa sih pentingnya site di dreamweaver ? Site pada dreamweaver berfungsi

of 4

  • date post

    02-Mar-2020
  • Category

    Documents

  • view

    7
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Seting site Seting site dreamweaver Apa sih pentingnya site di dreamweaver ? Site pada dreamweaver...

  • Seting site dreamweaver

    Apa sih pentingnya site di dreamweaver ?

    Site pada dreamweaver berfungsi untuk menghubungkan dreamweaver dengan file-file web,

    Server Web dan Server Database sehingga dreamweaver dapat menjalankan fungsi generate

    kode saat programer mamasukkan obyek yang berkaitan dengan Server Web dan Server

    Database pada laman web.

    Langkah-langkah untuk membuat site :

    1. Buat file PHP baru dengan cara : klik pada icon PHP pada jendela starup Macromedia

    Dreamweaver.

    2. Klik menu Site pada menu dreamweaver, klik Manage Site ...

    3. Setelah tampil jendela Manage Site, klik tombol New, klik Site untuk menampilkan

    jendela Site Definition

    4. Klik tab Advanced, kolom pertama menunjukkan daftar menu, kolom kedua

    menunjukkan property dari kolom pertama. Yang harus diperhatikan dalam

    pembuatan site ini adalah menu : Local Info, Remote Info, Testing Server.

    o Local Info : Menunjukkan drive penyimpanan lokal pada komputer kita yang

    berisikan file yang akan diedit kemudian disimpan kembali.

    o Remote Info : Menunjukkan drive penyimpanan pada root WEB Server, yang

    berisikan file yang akan diakses melalui web browser.

    o Testing Server : Sebagai kontrol file yang tersimpan dalam root WEB Server

    apakah sudah sesuai dengan bahasa pemrograman yang ditentukan.

    Contoh pengisian nilai properti pada kolom kedua Site Definition :

    Pada kolom pertama klik Local Info -> isi Site name dengan "Belajar Dreamweaver" ->

    pengisian local root folder dapat dilakukan dengan mengklik icon folder yang berada

  • disebelah kanan kotak input kemudian memilih folder yang digunakan untuk menyimpan

    file-file WEB atau dengan mengetikkan direktori forder tersebut secara langsung pada kotak

    input. Contoh isian properti dapat dilihat pada gambar berikut ini :

  • Untuk menyimpan hasil seting klik tombol OK.

    Klik tombol export untuk menyimpan seting site kedalam drive penyimpanan.

    Klik tombol Done pada jendela Manage Site untuk menerapkan hasil seting site kedalam

    dreamweaver.