Selayang Pandang Tahun 2013

of 94 /94

Embed Size (px)

description

Buku ini, pada intinya memuat visi dan misi Pemerintah Kota Palangka Raya sebagaimana yang terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Palangka Raya 2008-2013, pengertian Lambang Daerah Kota Palangka Raya, sekilas sejarah terbentuknya Kota Palangka Raya, serta berbagai kondisi dan potensi yang ada di Kota Palangka Raya. Selain berisi narasi singkat buku ini juga dilengkapi dengan berbagai foto dan gambar baik berupa grafik dan peta.

Transcript of Selayang Pandang Tahun 2013

Page 1: Selayang Pandang Tahun 2013
Page 2: Selayang Pandang Tahun 2013

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kota Palangka Raya

Jl. Tjilik Riwut No. 98 Palangka Raya

Telp. 0536-3231542, Fax. 0536-3231539

Email: [email protected]

Website: http://bappeda.palangkaraya.go.id

Page 3: Selayang Pandang Tahun 2013

P uji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,

karena atas anugerah dan rahmat-Nya sehingga

penyusunan buku “Selayang Pandang Kota Palangka Raya

Tahun 2013” ini dapat terlaksana dengan baik.

Adapun maksud dari penyusunan buku ini adalah selain

dalam rangka menyambut Hari Jadi Pemerintah Kota

Palangka Raya yang ke-48 pada tanggal 17 Juni Tahun

2013 dan Hari Ulang Tahun Kota Palangka Raya ke-56

pada tanggal 17 Juli 2013, juga dimaksudkan untuk

memperkenalkan/memberikan gambaran secara singkat

mengenai Kota Palangka Raya.

Buku ini, pada intinya memuat visi dan misi Pemerintah

Kota Palangka Raya sebagaimana yang terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka

Menengah (RPJM) Kota Palangka Raya 2008-2013, pengertian Lambang Daerah Kota

Palangka Raya, sekilas sejarah terbentuknya Kota Palangka Raya, serta berbagai

kondisi dan potensi yang ada di Kota Palangka Raya. Selain berisi narasi singkat buku

ini juga dilengkapi dengan berbagai foto dan gambar baik berupa grafik dan peta.

Buku ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran perbaikan sangat kami

harapkan. Atas dukungan dari Bapak Walikota Palangka Raya, Wakil Walikota Palangka

Raya dan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, serta semua pihak yang telah membantu

penyusunan buku ini, kami mengucapkan terima kasih.

Semoga buku ini bermanfaat bagi kita sekalian.

SAMBUTAN

Palangka Raya, Juni 2013 KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

KOTA PALANGKA RAYA,

H. RAHMADI HN Pembina Tingkat I

NIP. 19590815 198603 1 013

ii

Page 4: Selayang Pandang Tahun 2013

A ssalamu’alaikumwarohmatullahiwabarokatuh;

Salam Sejahtera; Om Swatyastu; Tabe Salamat Lingu

Nalatai, Sembah Sujud Karendem Malempang; Adil

Ka’Talino, Bacuramin Ka’Saruga, Basengat Ka’Jubata.

Dengan mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan

Yang Maha Esa, Saya menyampaikan ucapan terima kasih

atas penerbitan buku Selayang Pandang ini yang disusun

oleh Bappeda Kota Palangka Raya, dalam rangka Hari Jadi

Pemerintah Kota Palangka Raya yang ke-48 pada tanggal

17 Juni Tahun 2013 dan Hari Ulang Tahun Kota Palangka

Raya ke-56 pada tanggal 17 Juli 2013.

Pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah

Kota Palangka Raya selama ini akan terus berlanjut dan akan semakin digalakkan, sebab

masih banyak potensi dari berbagai sumber daya yang belum termanfaatkan secara

optimal. Untuk itu, pada kesempatan ini Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Buku

Selayang Pandang ini, mencoba untuk memperkenalkan dan menyajikan berbagai

potensi yang dimiliki, dengan harapan dapat memberikan informasi awal dan daya tarik

bagi berbagai kalangan, khususnya wisatawan maupun kalangan investor.

Untuk mencapai cita-cita dimaksud, maka harapan kami adalah adanya kerjasama,

dukungan dan kesadaran dari masyarakat sehingga motto Kota “CANTIK” dapat

dinikmati, dan dengan semangat “Isen Mulang“ Pantang Mundur, Maju Terus dan Tidak

Mengenal Menyerah, Kota “CANTIK“ Palangka Raya mari kita tata, kita bangun dan kita

jaga Palangka Raya menuju “JAYA”. Semoga Tuhan selalu menyertai usaha kita semua.

Wassalamu’alaikumwarohamatullahiwabarokatuh.

SAMBUTAN

iii

Palangka Raya, Juni 2013

WALIKOTA PALANGKA RAYA,

H.M. RIBAN SATIA

Page 5: Selayang Pandang Tahun 2013

D engan ucapan syukur kami dapat mendampingi

Pemerintah Kota Palangka Raya dalam

melaksanakan pembangunan, dengan tujuan utama

adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat Kota Palang-

ka Raya sebagai amanat cita-cita bangsa Indonesia. Kami

menyambut baik prakarsa Walikota Palangka Raya mem-

perkenalkan aspek-aspek pembangunan dan pening-

katan ekonomi rakyat dengan harapan peningkatan

pendapatan asli daerah dan sumber daya manusia.

Pada kesempatan ini, kami atas nama Dewan Perwakilan

Rakyat Daerah Kota Palangka Raya dan seluruh

masyarakat Kota Palangka Raya mengucapkan selamat

Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya yang ke-48

pada tanggal 17 Juni Tahun 2013 dan Hari Ulang Tahun

Kota Palangka Raya ke-56 pada tanggal 17 Juli 2013.

Semoga segala usaha dan kerja keras dari Pemerintah Kota Palangka Raya sebagai Ibu-

kota Provinsi Kalimantan Tengah dapat memberikan citra dan mitra pembangunan di

Kalimantan Tengah sesuai dengan Visi dan Misi yang diemban oleh Pemerintah Kota

Palangka Raya.

SAMBUTAN

iv

Palangka Raya, Juni 2013

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

KOTA PALANGKA RAYA

KETUA,

SIGIT KARYAWAN YUNIANTO, S.H.

Page 6: Selayang Pandang Tahun 2013

DAFTAR ISI

v

Halaman Judul …………………………………………………………………………. i

Kata Sambutan Kepala Bappeda Kota Palangka Raya ………………………………… ii

Kata Sambutan Walikota Palangka Raya ……………………………………………… iIi

Kata Sambutan Ketua DPRD Kota Palangka Raya ….…………………………………. iv

Daftar Isi ……………………………………………………………………………….. v

Visi dan Misi ……………………………………………………………………………. 1

Lambang Kota Palangka Raya …………………………………………………………. 2

Sejarah Singkat Kota Palangka Raya ………………………………………………….. 4

Sejarah Singkat Pemerintah Kota Palangka Raya ….…………………………………. 5

Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya (1965-2009) ……………………………. 7

Gambaran Umum ……………………………………………………………………… 8

Kondisi Geografis .……………………………………………………………………… 9

Pemerintahan ………………………………………………………………………..… 12

Penataan Ruang ……………………………………………………………………..… 18

Penduduk dan Tenaga Kerja …………………………………………………………... 20

Pendidikan …………………………………………………………………………….. 21

Kesehatan ……………………………………………………………………………… 25

Perekonomian …………………………………………………………………………. 29

Perhubungan ………………………………………………………………………….. 32

Utilitas …………………………………………………………………………………. 36

Potensi dan Peluang Investasi ………………………………………………………… 37

1. Pertambangan .……………………………………………………………………… 38

2. Kehutanan …....…………………………………………………………………….. 40

3. Perkebunan …………………………………………………………………………. 41

4. Pertanian Tanaman Pangan ...………………………………………………………. 42

5. Peternakan …………………………………………………………………………. 45

6. Perikanan …………………………………………………………………………… 46

7. Industri ……………………………………………………………………………... 49

8. Industri Kecil dan Menengah ………………………………………………………. 50

9. Pariwisata ………………. …………………………………………………………. 51

Seni dan Budaya ………………………………………………………………………. 68

Page 7: Selayang Pandang Tahun 2013

DAFTAR ISI

vi

Kuliner …………………………………………………………………………………. 74

Handycraft …………………………………………………………………………….. 75

Daftar Hotel ……………………………………………………………………………. 76

Penutup ……………………………………………………………………………….. 85

Galeri Foto …………………………………………………………………………….. 86

Page 8: Selayang Pandang Tahun 2013

1

VISI DAN MISI

V I S I :

“Terwujudnya Kota Palangka Raya sebagai Kota

Pendidikan, Jasa, dan Wisata Berkualitas, Tertata dan

Berwawasan Lingkungan, Menuju Masyarakat Sejahtera

sesuai Falsafah Budaya Betang”

M I S I :

1. Mewujudkan Kota Palangka Raya sebagai kota pendidikan yang

berkualias dengan orientasi nasional dan global, sumber daya

manusia yang berilmu, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan

Yang Maha Esa.

2. Mewujudkan Pemerintah Kota Palangka Raya sebagai pelayanan

jasa terhadap masyarakat.

3. Mewujudkan Kota Palangka Raya sebagai kota wisata yang

terencana, tertata, berwawasan dan ramah lingkungan.

4. Mewujudkan Kota Palangka Raya menuju masyarakat sejahtera.

5. Mewujudkan Pemerintahan yang baik dan bersih dengan

kedisiplinan tinggi, sikap profesional, beribawa dan

bertanggungjawab untuk memberikan pelayanan prima kepada

masyarakat.

6. Mewujudkan masyarakat yang memiliki kesadaran politik, hukum,

tertib dan demokratis.

Kesemuanya dengan MOTTO “CANTIK”

(Terencana, Aman, Nyaman, Tertib,

Indah dan Keterbukaan)

Page 9: Selayang Pandang Tahun 2013

2

LAMBANG DAERAH

LAMBANG KOTA PALANGKA RAYA Perda Kodya Dati II Palangka Raya Nomor: 1/DPRD.GR/1970

RINCIAN:

1. Bentuk: Badge Berbentuk Persegi

2. Tata Warna: Hitam, Hijau, Kuning dan Putih

3. Tulisan: Kata-kata “Palangka Raya“ Putih di atas dasar hitam dan Isen

Mulang

4. Lukisan:

- Bundaran Hijau

- Setangkai Padi berdaun enam helai dan tujuh belas biji yang sudah Mekar.

- Mandau dan Sumpit.

- Bunga Melati di dalam bundaran, berbintikan bundaran kecil yang

dihubungkan dengan jalur-jalur jalan.

5. Susunan:

- Di bagian atas melintang bidang lengkung berwarna hitam bertahtakan

aksara dengan huruf-huruf balok putih “ PALANGKA RAYA “.

- Di tengah-tengah dilukiskan sebuah bundaran, jalur-jalur jalan dan

bundaran kecil sebagian di dalamnya.

- Mandau dan Sumpitan menyilang di belakang bundaran, setangkai Padi

dan Kapas.

- Di bagian bawah sehelai pita putih dengan tulisan huruf balok warna hitam

“ISEN MULANG“.

- Warna dasar ialah hijau dan kuning di tengah-tengahnya.

- Warna garis tepi lambang ialah hitam.

Page 10: Selayang Pandang Tahun 2013

3

LAMBANG DAERAH

ARTI LAMBANG KOTA PALANGKA RAYA

A. UMUM

1. Perisai adalah alat penangkis, merupakan salah satu alat untuk mempertahankan diri,

walaupun pemilik/pemegangnya nampak bersahaja, namun pada hakekatnya selalu

ingin selaras dan sesuai dengan perkembangan jaman, terus maju berjuang melawan

kemelaratan untuk menegakkan kebenaran yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan

berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.

2. Bidang lengkung hitam bertahtakan aksara “Palangka Raya“ melambangkan

kehidupan suci, bersih, teguh, dan kokoh, oleh karena sifatnya kekal.

3. Bunga dan melati berdaun lima di tengah, melambangkan kepamongprajaan yang

menghiasi petugas-petugas/pejabat pamong praja di Indonesia.

4. Bundaran di dalam melambangkan kesejahteraan asal mula terjadinya sebuah kota

(merupakan lapangan alun-alun atau kegiatan penduduk), kemudian dihubungkan di

jalur jalan ke segala jurusan sebagai syarat pengembangan kota.

B. KHUSUS

1. Palangka Raya terdiri dari kata “Palangka dan Raya“. Palangka Raya Bulau berasal dari

suatu wadah Palangka (bagian muka dan belakang, melukiskan bentuk gambar Burung

Elang) yang menurut kepercayaan leluhur/nenek moyang suku dayak, dipakai oleh

Mahatala Langit (Tuhan Yang Maha Esa) untuk menurunkan manusia pertama ke atas

dunia.

2. Setangkai padi berdaun enam helai dan tujuh belas butir buahnya, setangkai kapas

berdaun lima helai dan enam buahnya yang sudah mekar dan putih, melambangkan

saat peresmian Pemerintah Kota Palangka Raya mulai berotonomi penuh pada tanggal

17 Juni 1965.

3. Warna dasar hijau, menyatakan secara geografis wilayah Kota Palangka Raya 75%

terdiri hutan dan danau, berartikan kesuburan. Warna dasar kuning lambang kejayaan,

cerah, terbuka dan berkembang.

C. ARTI KESELURUHAN LAMBANG

1. Keberanian/kemauan membangun Kota Palangka Raya dari suatu daerah hutan,

menjadi kota bersemboyan “ISEN MULANG“, dengan modal alam dan tenaga demi

kejayaan Negara pada umumnya dan rakyat Kalimantan pada khususnya.

2. Dilengkapi dengan amal, kegiatan, cita-cita dan tekad kepamong prajaan bersemboyan

“TUT WURI HANDAYANI“ untuk membina/membimbing masyarakat ke arah

kesejahteraan rohaniah dan jasmaniah berpedoman falsafah Negara Pancasila.

Page 11: Selayang Pandang Tahun 2013

4

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA

T erbentuknya Provinsi Kalimantan Tengah melalui proses yang cukup panjang

sehingga mencapai puncaknya pada tanggal 23 Mei 1957 dan dikuatkan

dengan Undang-Undang Darurat Nomor 10 tahun 1957, yaitu tentang

Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Tengah. Sejak saat itu

Provinsi Kalimantan Tengah resmi sebagai daerah otonom, sekaligus sebagai hari

jadi Provinsi Kalimantan Tengah.

Sedangkan tiang pertama Pembangunan Kota Palangka Raya dilakukan oleh

Presiden Republik Indonesia SOEKARNO pada tanggal 17 Juli 1957 dengan ditandai

peresmian Monumen/Tugu Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah di Pahandut

yang mempunyai makna:

1. Angka 17 melambangkan hikmah Proklamasi Kemerdekaan Republik

Indonesia.

2. Tugu Api berarti api tak kunjung padam, semangat kemerdekaan dan

membangun.

3. Pilar yang berjumlah 17 berarti senjata untuk berperang.

4. Segi Lima Bentuk Tugu melambangkan Pancasila mengandung makna

Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemudian berdasarkan Undang-Undang

Nomor 21 Tahun 1958 Ibu Kota Provinsi yang dulunya Pahandut berganti

nama dengan Palangka Raya.

Page 12: Selayang Pandang Tahun 2013

5

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA SEJARAH SINGKAT PEMERINTAH KOTA PALANGKA RAYA

S ejarah pembentukan Pemerintahan Kota Palangka Raya merupakan bagian integral dari pembentukan Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan Undang-Undang Darurat

Nomor 10 Tahun 1957, lembaran Negara Nomor 53 berikut penjelasannya (Tambahan Lembaran Negara Nomor 1284) berlaku mulai tanggal 23 Mei 1957, yang selanjutnya dise-but Undang-Undang Pembentukan Daerah Swatantra Provinsi Kalimantan Tengah. Ber-dasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1958, Parlemen Republik Indonesia tanggal 11 Mei 1959 mengesahkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959, yang menetapkan pembagian Provinsi Kalimantan Tengah da-lam 5 (lima) Kabupaten dan Palangka Raya sebagai Ibukotanya. Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959 dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tanggal 22 Desember 1959 Nomor : Des. 52/12/2-206, maka ditetapkanlah pemindahan tempat dan kedudukan Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah dari Banjarmasin ke Palangka Raya terhitung tanggal 20 Desember 1959. Selanjutnya, Kecamatan Kahayan Tengah yang berkedudukan di Pahandut secara ber-tahap mengalami perubahan dengan mendapat tambahan tu-gas dan fungsinya, antara lain mempersiapkan Kotapraja Palangka Raya. Kahayan Tengah ini dipimpin oleh Asisten Wedana, yang pada waktu itu dijabat oleh J. M. NAHAN.

Peningkatan secara bertahap Keca-matan Kahayan Tengah tersebut, lebih nyata lagi setelah dilantiknya Bapak TJILIK RIWUT sebagai Gu-bernur Kepala Daerah Tingkat I Kali-mantan Tengah pada tanggal 23 Desember 1959 oleh Menteri Dalam Negeri, dan Kecamatan Kahayan Ten-gah di Pahandut dipindahkan ke Bukit Rawi. Pada tanggal 11 Mei 1960, dibentuk pula Kecamatan Palangka Khusus Persiapan Kotapraja Palang-ka Raya, yang dipimpin oleh J.M. NA-

HAN. Selanjutnya sejak tanggal 20 Juni 1962 Kecamatan Palangka Khusus Persiapan Ko-tapraja Palangka Raya dipimpin oleh W. COENRAD dengan sebutan Kepala Pemerintahan Kotapraja Administratif Palangka Raya.

Perubahan, peningkatan dan pembentukan yang dilaksanakan untuk kelengkapan Kotapraja Administratif Palangka Raya dengan membentuk 3 (tiga) Kecamatan, yaitu:

1. Kecamatan Palangka di Pahandut.

2. Kecamatan Bukit Batu di Tangkiling.

3. Kecamatan Petuk Katimpun di Marang Ngandurung Langit.

Kemudian pada awal tahun 1964, Kecamatan Palangka di Pahandut dipecah menjadi 2 (dua) kecamatan, yaitu:

1. Kecamatan Pahandut di Pahandut.

2. Kecamatan Palangka di Palangka Raya

Page 13: Selayang Pandang Tahun 2013

6

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA SEJARAH SINGKAT PEMERINTAH KOTA PALANGKA RAYA

Sehingga Kotapraja Administratif Palangka Raya telah mempunyai 4 (empat) kecamatan dan 17 (tujuh belas) kampung, yang berarti ketentuan-ketentuan dan persyaratan-persyaratan untuk menjadi satu Kotapraja yang otonom sudah dapat dipenuhi serta dengan disyahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1965, Lembaran Negara Nomor 48 tahun 1965 tanggal 12 Juni 1965 yang menetapkan Kotapraja Administratif Palangka Raya, maka terbentuklah Kotapraja Palangka Raya yang Otonom.

Peresmian Kotapraja Palangka Raya menjadi Kotapraja yang Otonom dihadiri oleh Ketua Komisi B DPRGR, Bapak L.S. HANDOKO WIDJOYO, para anggota DPRGR, Pejabat-pejabat Depertemen Dalam Negeri, Deputy Antar Daerah Kalimantan Brigadir Jendral TNI M. PANGGABEAN, Deyahdak II Kalimantan, Utusan-utusan Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan dan beberapa pejabat tinggi Kalimantan Lainnya.

Upacara peresmian berlangsung di Lapangan Bukit Ngalangkang halaman Balai Kota dan sebagai catatan sejarah yang tidak dapat dilupakan sebelum upacara peresmian dilangsungkan pada pukul 08.00 pagi, diadakan demonstrasi penerjunan payung dengan membawa lambang Kotapraja Palangka Raya.

Demonstrasi penerjunan payung ini, dipelopori oleh Wing Pendidikan II Pangkalan Udara Republik Indonesia Margahayu Bandung yang berjumlah 14 (empat belas) orang, di

bawah pimpinan Ketua Tim Letnan Udara II M. DAHLAN, mantan paratrop AURI yang terjun di Kalimantan pada tanggal 17 Oktober 1947. Demonstrasi penerjunan payung dilakukan dengan mem-pergunakan pesawat T-568 Garuda Oil, di bawah pimpinan Kapten Pilot Arifin, Copi-lot Rusli dengan 4 (empat) awak pesawat, yang diikuti oleh seorang undangan khu-sus Kapten Udara F.M. Soejoto (juga man-tan Paratrop 17 Oktober 1947) yang diikuti oleh 10 orang sukarelawan dari Brigade Bantuan Tempur Jakarta. Selanjutnya, lam-

bang Kotapraja Palangka Raya dibawa dengan parade jalan kaki oleh para penerjun payung ke lapangan upacara. Pada hari itu, dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah Bapak TJILIK RIWUT ditunjuk selaku penguasa Kotapraja Palangka Raya dan oleh Menteri Da-lam Negeri diserahkan lambang Kotapraja Palangka Raya.

Pada upacara peresmian Kotapraja Otonom Palangka Raya tanggal 17 Juni 1965 itu, Penguasa Kotapraja Palangka Raya, Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah, menyerahkan Anak Kunci Emas (seberat 170 gram) melalui Menteri Dalam Negeri kepada Presiden Republik Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan selubung papan nama Kantor Walikota Kepala Daerah Kotapraja Palangka Raya.

Page 14: Selayang Pandang Tahun 2013

7

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA PALANGKA RAYA (1965 s/d 2012)

Wakil Walikota Pertama :

H.M. Saily Mochtar

Masa Bhakti :

22 September 2003 s/d 22 September 2008

Wakil Walikota Kedua :

Maryono

Masa Bhakti :

22 September 2008 s/d Sekarang

Walikota Kesepuluh :

Tuah Pahoe

Masa Bhakti :

22 September 2003 s/d 22 September 2008

Walikota Kesebelas :

H.M. Riban Satia

Masa Bhakti :

22 September 2008 s/d Sekarang

Walikota Kesembilan :

Kol.Inf. Salundik Gohong

Masa Bhakti :

12 September 1998 s/d 12 September 2003

Walikota Kedelapan :

Drs. Nahson Taway

Masa Bhakti :

16 September 1993 s/d 16 September 1998

Walikota Ketiga :

Let.Kol. Infantri W. Sandi

Masa Bhakti :

13 Agustus 1967 s/d 6 September 1975

Walikota Kelima :

Let.Kol. Kadiyoto

Masa Bhakti :

27 Januari 1978 s/d 16 September 1983

Walikota Keempat :

Let.Kol. Cin Madnoch

Masa Bhakti :

6 September 1975 s/d 27 Januari 1978

Walikota Keenam :

Drs. Lukas Tingkes

Masa Bhakti :

16 September 1983 s/d 16 September 1988

Walikota Ketujuh :

Drs. D.N. Singaraca

Masa Bhakti :

16 September 1988 s/d 16 September 1993

Walikota Kedua : Agoes Ibrahim Masa Bhakti : 19 Oktober 1965 s/d 31 Agustus 1967

Walikota Pertama :

Yanti Saconk

Masa Bhakti :

18 September 1965 s/d 18 Oktober 1965

Page 15: Selayang Pandang Tahun 2013

8

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA GAMBARAN UMUM

Secara umum Kota Palangka Raya dapat dilihat sebagai sebuah Kota yang memiliki 3 (tiga) wajah yaitu wajah perkotaan, wajah pedesaan dan wajah hutan. Kondisi ini, mem-berikan tantangan tersendiri bagi pemerintah Kota Palangka Raya dalam membangun Kota Palangka Raya. Kondisi ini semakin menantang lagi bila mengingat luas Kota Palangka Raya yang berada pada urutan ke-3 di Indonesia yaitu 2,687 Km2.

Wajah Perkotaan

Wajah Hutan

Wajah Pedesaan

8

Page 16: Selayang Pandang Tahun 2013

9

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA KONDISI GEOGRAFIS

Peta Provinsi Kalimantan Tengah

Kota Palangka Raya

Page 17: Selayang Pandang Tahun 2013

10

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA KONDISI GEOGRAFIS

K ota Palangka Raya secara geografis terletak pada 113˚30`—114˚07` Bujur Timur dan 1˚35`—2˚24` Lintang Selatan, dengan luas wilayah 2.678,51 Km2 (267.851 Ha) dengan

topografi terdiri dari tanah datar dan berbukit dengan kemiringan kurang dari 40%. Secara administratif Kota Palangka Raya berbatasan dengan: Sebelah Utara : Dengan Kabupaten Gunung Mas Sebelah Timur : Dengan Kabupaten Pulang Pisau Sebelah Selatan : Dengan Kabupaten Pulang Pisau Sebelah Barat : Dengan Kabupaten Katingan Kota Palangka Raya mempunyai luas wilayah 2.678,51 Km2 dibagi ke dalam 5 (lima) keca-matan yaitu Kecamatan Pahandut (117,25 Km2), Kecamatan Sebangau (583,50 Km2), Keca-matan Jekan Raya (352,62 Km2), Kecamatan Bukit Batu (572,00 Km2)dan Kecamatan Ra-kumpit 1.053,14 (Km2). Geologi Formasi geologi yang ada di wilayah Kota Palangka Raya tersusun atas formasi Aluvium (Qa) (tersusun dari bahan-bahan liat kaolinit dan debu bersisipan pasir, gambut, kerakal dan bongkahan lepas, merupakan endapan sungai dan rawa) dan formasi Batuan Api (Trv) (tersusun dari batuan breksi gunung api berwarna kelabu kehijauan dengan komponennya terdiri dari andesit, basalt dan rijang. Selain kedua formasi tersebut, wilayah Kota Palang-ka Raya juga termasuk ke dalam formasi Dahor (TQd) (tersusun atas sebagian besar pasir kuarsa dengan dasar lempung, pada beberapa tempat terdapat sisipan konglomerat yang komponennya berupa batuan malihan, granit dan lempung). Iklim Curah hujan tahunan di wilayah Kota Palangka Raya selama 10 tahun terakhir (1997-2006) berkisar dari 1.840—3.117 mm dengan rata-rata sebesar 2.490 mm. Kelembaban udara berkisar antara 75—89% dengan kelembaban rata-rata tahunan sebesar 83,08%. Tempera-tur rata-rata adalah 26,880 C, minimum 22,930 C dan maksimum 32,520 C. Tanah Tanah—tanah yang terdapat di wilayah Kota Palangka Raya dibedakan atas tanah mineral dan tanah gambut (Histosols). Berdasarkan taksonomi tanah (soil survey staff, 1998) tanah–tanah tersebut dibedakan menjadi 5 (lima) ordo yaitu histosol, inceptosol, entisol, spodo-sol dan ultisol.

Luas Wilayah Menurut Penggunaannya

Kawasan Hutan Tanah Pertanian Perkampungan Perkebunan Sungai dan Danau Lain-lain

: : : : : :

2.485,75 Km2 12,65 Km2 45,54 Km2 22,30 Km2 42,86 Km2 69,41 Km2

Page 18: Selayang Pandang Tahun 2013

11

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA KONDISI GEOGRAFIS

PETA LANDFORM WILAYAH KOTA PALANGKA RAYA

Kubah Gambut

Gambut dilapisi

Daerah Berbukit

Genangan Rawa

dalam Teras

Sabuk Meander pada

Aliran Sungai

Teras Berpasir dan

Daerah Tergenang

Teras Berpasir

Page 19: Selayang Pandang Tahun 2013

12

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PEMERINTAHAN

K ota Palangka Raya terdiri dari 5 (lima) kecamatan dan 30 Kelurahan dengan perincian masing-masing sebagai berikut:

1. Kecamatan Pahandut

Terdiri dari 6 (enam) Kelurahan, yaitu Kelurahan Pahandut, Kelurahan Panarung, Kelurahan Langkai, Kelurahan Tumbang Rungan, Kelurahan Tanjung Pinang dan Kelurahan Pahandut Seberang.

2. Kecamatan Jekan Raya

Terdiri dari 4 (empat) Kelurahan, yaitu Kelurahan Menteng, Kelurahan Palangka, Kelurahan Bukit Tunggal dan Kelurahan Petuk Katimpun.

3. Kecamatan Sabangau

Terdiri dari 6 (enam) Kelurahan, yaitu Kelurahan Kereng Bangkirai, Kelurahan Sabaru, Kelurahan Kalampangan, Kelurahan Kameloh Baru, Kelurahan Danau Tundai dan Kelurahan Bereng Bengkel.

4. Kecamatan Bukit Batu

Terdiri dari 7 (tujuh) Kelurahan, yaitu Kelurahan Marang, Kelurahan Tumbang Tahai, Kelurahan Banturung, Kelurahan Tangkiling, Kelurahan Sei Gohong, Kelurahan Kanarakan dan Kelurahan Habaring Hurung.

5. Kecamatan Rakumpit

Terdiri dari 7 (tujuh) Kelurahan, yaitu Kelurahan Petuk Bukit, Kelurahan Pager, Kelurahan Panjehang, Kelurahan Gaung Baru, Kelurahan Petuk Barunai, Kelurahan Mungku Baru dan Kelurahan Bukit Sua.

Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Calon PNS di Kota Palangka Raya pada tahun 2011 ada-lah sebanyak 6.711 orang, terdiri dari 2.526 laki-laki dan 4.185 Perempuan. Sedangkan bila dilihat dari tingkat pendidikannya jumlah PNS terbanyak adalah Diploma IV/Sarjana (S1) 3.039 orang (45,29%), diikuti oleh lulusan setingkat SMU 1.650 orang (24,59%), Diploma II 925 orang (13,78%), Diploma III 647 orang (9,64%), Pasca Sarjana (S2) 186 orang (2,77%) dan Diploma I 113 orang (1,68%). Jumlah pegawai menurut eselon, eselon IIa 1 orang, eselon IIb 34 orang, eselon IIIa 49 orang, eselon IIIb 100 orang, eselon Iva 444 orang, eselon IVb 156 orang.

Page 20: Selayang Pandang Tahun 2013

13

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PEMERINTAHAN

B erdasarkan hasil pemilu tahun 2009 di Kota Palangka Raya, jumlah suara untuk Anggota DPRD Kota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperoleh

suara terbesar pertama kemudian di urutan kedua Partai Demokrat (PD), dan yang ketiga adalah Partai Golongan Karya (Golkar). Sedangkan untuk partai-partai lainnya jumlah suara yang dikumpulkan tidak lebih dari 7 ribu suara.

Sedangkan untuk Anggota DPRD Kota, dari 25 kursi yang tersedia, komposisinya 16% (4 orang) diisi oleh PDI Perjuangan, 12% (3 orang) PD dan Golkar, 8% (2 orang) oleh Gerindra, PAN dan PKS, sisanya diperebutkan oleh Hanura, PKPI, PKB, PDP, PPP, PDS, PBB, PBR dan Partai Buruh masing-masing 4% (1 orang).

Page 21: Selayang Pandang Tahun 2013

14

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PEMERINTAHAN

Guna lebih meningkatkan sistem pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya di bi-dang perizinan/non perizinan dan penanaman modal, Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini telah memiliki sistem pelayanan satu atap yang bernaung di bawah Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal. Keberadaan Badan ini diharapkan akan dapat memangkas birokrasi pelayanan yang cukup panjang, sehingga mampu mengurangi ekonomi biaya tinggi.

Saat ini terdapat 24 jenis perizinan/non perizinan yang sudah dilayani oleh Badan Pela-yanan Perizinan Terpadu dan Pena-naman Modal, meliputi:

1. Ijin Usaha Industri (IDI) dan Tanda Daftar Industri (TDI).

2. Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

3. Ijin Reklame (Billboard, Baliho, Spanduk, Umbul-umbul, Banner, Shop Sign dan lain- lain).

4. Ijin Pengusahaan Pertambangan (IUP) Bahan Galian Golongan C.

5. Ijin Gangguan (HO).

6. Ijin Pangkalan Minyak (BMM).

7. Ijin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol.

8. Ijin Usaha Kepariwisataan, meliputi:

a. Perijinan Usaha Hotel dan Restoran.

b. Perijinan Usaha Restoran, Rumah Makan, Tempat Makan dan Jasa Boga.

c. Ijin Tempat Billyard.

d. Ijin Permainan Elektronik termasuk Bingo sejenisnya.

9. Ijin Bioskop (Tontonan).

10. Surat Ijin Tempat Usaha (SITA).

11. Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP).

12. Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

13. Ijin Perubahan Fungsi Rumah dijadikan Tempat Usaha.

14. Ijin Trayek Angkutan Kota, Bandara, Pedesaan dan Ijin Usaha Angkutan.

15. Ijin Pengumpulan Uang atau Barang untuk Kesejahteraan Sosial.

16. Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK).

17. Akta Pengesahan Koperasi.

18. Ijin Penyelenggaraan Program Latihan Swasta.

19. Ijin Penyimpangan Waktu Kerja dan Waktu Istirahat.

Page 22: Selayang Pandang Tahun 2013

15

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PEMERINTAHAN

B erdasarkan hasil Rakernas APEKSI ke-8 di Kota Manado pada Tahun 2012, maka Kota Palangka Raya dipercayakan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakernas APEKSI

ke-9 Tahun 2013. Rakernas APEKSI ke-9 Tahun 2013 dilaksanakan mulai tanggal 6 - 11 Mei 2013. Bebera-pa kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Rakernas APEKSI ke - 9 yaitu: 1. Welcome dinner pada tanggal 6 Mei 2013 2. Rakernas APEKSI ke - 9 tanggal 7 - 8 Mei 2013 3. Pawai Budaya tanggl 7 Mei 2013 4. Indonesia City Expo 2013 (tanggal 7 - 11 Mei 2013) 5. Ladies Program tanggal 7 Mei 2013 6. City Tour (Susur Sungai) tanggal 8 Mei 2013 7. Penanaman pohon khas daerah

Page 23: Selayang Pandang Tahun 2013

16

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PEMERINTAHAN

S esuai hasil Rakernas APEKSI ke - 9 maka tuan rumah pelaksanaan Rakernas APEKSI

ke - 10 Tahun 2013 adalah Kota Dumai, Provinsi Riau.

Page 24: Selayang Pandang Tahun 2013

17

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PEMERINTAHAN

K egiatan Walikota Palangka Raya

Page 25: Selayang Pandang Tahun 2013

18

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PENATAAN RUANG

P ola Pemanfaatan Ruang Wilayah Kota Palangka Raya itu dilakukan melalui proses delineasi (batas-batas) kawasan kegiatan sosial, ekonomi, budaya dan kawasan-

kawasan lainnya di dalam kawasan budidaya dan delineasi kawasan lindung. Selain itu da-lam prosesnya juga memperhatikan berbagai aspek yang dinilai memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk dan menciptakan struktur dan pola tata ruang wilayah Kota yang terpadu, yaitu:

Mempertimbangkan kecenderungan perkembangan pembangunan dan pengem-bangan Kota Palangka Raya saat ini.

Memperhatikan wilayah administratif Kota Palangka Raya yang terdiri dari lima keca-matan dengan batas-batasnya serta cakupan luas wilayah dari masing-masing keca-matan tersebut.

Memperhitungkan keberadaan sistem-sistem pelayanan dan fungsi-fungsi kawasan yang ada di Kota Palangka Raya.

Mempertimbangkan kondisi karakteristik alam dan geografis yang dimiliki serta aspek kependudukan.

Memperhatikan proyeksi pertumbuhan penduduk sampai dengan tahun 2029.

Memperhatikan kecenderungan investasi di bidang pertambangan dan pertanian di wilayah Kota Palangka Raya.

Memperhatikan posisi dan peranan Kota Palangka Raya sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai Pusat Perkotaan Nasional, dan Pusat Simpul Trans-portasi Udara Nasional.

Page 26: Selayang Pandang Tahun 2013

19

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PENDUDUK DAN TENAGA KERJA

J umlah penduduk Kota Palangka Raya per 31 Desember 2011 sebanyak 224.663 orang,

terdiri dari 114.898 (51,14%) laki-laki dan 109.765 (48,86%) perempuan. Tingkat

kepadatan penduduk rata-rata 84 orang tiap Km², dengan sebaran penduduk tidak merata,

sebagian besar terkonsentrasi di Kecamatan Pahandut dan Kecamatan Jekan Raya

(86,79%) dan sisanya (13,21%) tersebar di Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Sabangau dan

Kecamatan Rakumpit.

Page 27: Selayang Pandang Tahun 2013

20

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PENDUDUK DAN TENAGA KERJA

D ari keseluruhan penduduk Palangka Raya, 47,22 % berumur 15 tahun ke atas yang

merupakan penduduk usia produktif secara ekonomis. Sebagian besar penduduk

(28,98 %) berumur 15 tahun ke atas bekerja di sektor perdagangan, sedangkan sektor

terkecil penyerapannya adalah sektor listrik, gas dan air yakni 0,72 %.

Relatif masih rendahnya tingkat pendidikan SDM yang bekerja, terlihat dari tingkat pen-

didikan penduduk yang bekerja itu sendiri. Berdasarkan jumlah pencari kerja yang ter-

daftar tercermin tidak seimbangnya antara pencari kerja dan kesempatan kerja yang terse-

dia. Rata-rata setiap tahunnya tidak lebih dari 22,16 % dari seluruh jumlah pencari kerja ter-

daftar yang mendapat pekerjaan, dan sisanya sekitar 77,84 % masih belum mendapatkan

kesempatan.

Penduduk 15 tahun keatas yang bekerja menurut lapangan usaha tahun 2011

Lapangan Pekerjaan Laki-Laki Perempuan Jumlah %

1. Pertanian 8.506 2.774 11.280 10,63

2. Pertambangan dan Penggalian 2.623 60 2.683 2,53

3. Industri 3.576 2.006 5.582 5,26

4. Listrik, gas dan air 543 226 769 0,72

5. Konstruksi 12.800 226 13.026 12,28

6. Perdagangan 14.055 16.699 30.754 28,98

7. Transportasi dan komunikasi 7.111 166 7.277 6,86

8. Keuangan 3.721 2.587 6.308 5,94

9. Jasa 14.070 14.358 28.428 26,79

Jumlah 67.005 39.102 106.107 100,00

Page 28: Selayang Pandang Tahun 2013

21

SEJARAH SINGKAT KOTA PALANGKA RAYA PENDIDIKAN

P embangunan di bidang Pendidikan di Kota Palangka Raya cukup menggembirakan, dimulai dari pembangunan USB, RKB dan rehab gedung ruang kelas SD/MI, SMP/MTs

dan SMA/MA/SMK, adanya peningkatan sarana prasarana pendidikan serta peningkatan sumber daya manusia (SDM). Keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan di Kota Palangka Raya tercermin dari beberapa indikator antara lain:

APK & APM Tahun Pelajaran 2011/2012: 1. SD (usia 7-12 tahun) = 22.194 siswa APK = 125,83% APM = 96,47% 2. SLTP (usia 13-15 tahun) = 10.619 siswa APK = 107,50% APM = 98,41% 3. SLTA (usia 16-18 tahun) = 10.885 siswa APK = 102,34% APM = 86,21% Angka kelulusan tahun 2010/2011: 1. SD / MI : 100 % 2. SMP / MTs : 99,49 % 3. SMA / MA : 93,18 % 4. SMK : 96,51 Pada tahun 2008, program wajib bela-jar 9 tahun sudah dapat dituntaskan dan di tahun 2009 Pemerintah Kota telah mencanangkan wajib belajar 12 tahun dan telah dicanangkan oleh Bapak Dirjen Manajemen Dikdasen pada awal tahun 2009 diharapkan da-lam waktu 5 (lima) tahun ke depan masyarakat Kota Palangka Raya usia 16—18 tahun semua dapat mengenyam pendidikan minimal setingkat SMA.

Page 29: Selayang Pandang Tahun 2013

PENDIDIKAN

22

S ejak tahun 2009 dengan adanya Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari dana APBN dan pembiayaan bagi penyelenggaraan pendidikan (rutin sekolah) dari dana APBD

Pemerintah Kota Palangka Raya maka peserta didik SD dan SMP Negeri dibebaskan dari biaya operasional sekolah kecuali RSBI dan SBI dan peserta didik miskin dari SD dan SMP swasta juga dibebaskan dari segala jenis pemungutan.

Saat ini di Kota Palangka Raya terdapat 368 sekolah negeri/swasta dan 19 PTN/PTS, dengan jumlah Guru PNS 3.298 orang, Guru Non PNS 1.400 orang. Jumlah Guru yang sudah kualifikasi (S-1/D-4) 1.256 orang dan yang sudah sertifikasi 1.328 orang. Program pemerintah Kota Palangka Raya ke depan pada tahun 2014/2015 seluruh guru yang belum bersertifikasi dan guru yang belum S1/D4 diharapkan dapat dituntaskan se-hingga visi Kota Palangka Raya kota pendidikan dapat tercapai. Guna mendukung hal tersebut, pada tahun 2009 yang lalu Pemerintah Kota Palangka Raya telah melakukan MoU dengan beberapa perguruan tinggi negeri ternama yang ada di In-donesia seperti Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah Mada, dan Universitas Palangka Raya mengenai pelaksanaan program pendidikan S1 dan S2 bagi guru—guru yang ada di Kota Palangka Raya. Sekolah bersertifikasi ISO 9001-2000: 1. SMK Negeri 2 Palangka Raya 2. SMK Negeri 3 Palangka Raya

Page 30: Selayang Pandang Tahun 2013

PENDIDIKAN

23

Pada tahun 2010 yang lalu, sudah terpasang school-net pada 111 sekolah tingkat SD, SMP dan SMA

negeri/swasta, sehingga anak didik dapat dengan mudah mengakses berbagai hal terkait dunia

pendidikan melalui internet.

Selain itu, pada tahun 2009/2010 Kementerian Negara Pemuda dan Olah Raga menetapkan Kota

Palangka Raya sebagai tuan rumah penerima peserta Indonesia—Canada Youth Exchange Pro-

gram (Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada). Kegiatan ini dilaksanakan mulai 28 Desem-

ber 2009 sampai dengan 15 Maret 2010 di Kelurahan Sei Gohong yang diikuti oleh 19 orang

pemuda/pemudi yang berasal dari Indonesia dan Kanada. Program ini terus berlanjut sampai

dengan tahun 2011.

Guna meningkatkan mutu pendidikan di Kota Palangka Raya, melalui MoU yang telah ditandatan-

gani pada tanggal 23 Nopember 2009 di Jakarta, Pemerintah Kota Palangka Raya menerima bantu-

an dana hibah dari Bank Dunia melalui Program BEC-TF sebesar 2,5 milyar rupiah, yang akan

dibayarkan bertahap selama 3 (tiga) tahun berturut-turut mulai tahun 2010.

Page 31: Selayang Pandang Tahun 2013

PENDIDIKAN

24

Sejak tahun ajaran 2011/2012 yang lalu, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dalam rangka transparansi dan guna lebih memudahkan orang tua dan peser-ta didik baru telah selangkah lebih maju khususnya dalam hal pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yaitu dengan menggunakan sistem online—real time. Layanan yang diseleng-garakan oleh TELKOM SOLUTION ini, walaupun masih belum diikuti oleh semua sekolah yang ada dan baru pertama kali dilakukan di Kota Palangka Raya, namun dalam pelaksanaannya cukup ber-hasil dan hampir tidak ada mengalami kendala yang berarti. Berikut daftar sekolah yang telah ikut dalam PPDB sistem online tersebut:

SDN Percobaan

SMPN-1 Palangka Raya, SMPN-3 Palangka Raya, SMPN-8 Palangka Raya, dan SMP Mu-hammadyah Palangka Raya.

SMAN-1 Palangka Raya, SMAN-2 Palangka Raya, SMAN-3 Palangka Raya, SMAN-5 Pal-angka Raya, dan SMA Muhammadyah Palangka Raya.

SMKN-1 Palangka Raya, SMKN-2 Palangka Raya, dan SMK Karsa Mulia Palangka Raya.

Diharapkan sistem PPDB online ini dapat terus berlanjut di masa mendatang dan bisa diikuti oleh semua sekolah yang ada di Kota Palangka Raya.

Page 32: Selayang Pandang Tahun 2013

KESEHATAN

25

S alah satu prioritas pembangunan Kota Palangka Raya adalah “Peningkatan Mutu Pela-yanan Kesehatan.” Guna mewujudkan hal tersebut pemerintah Kota Palangka Raya

telah menetapkan 5 (lima) poin utama peningkatan mutu pelayanan kesehatan, yaitu: a) implementasi pelayanan prima di puskesmas; b) pemenuhan sarana dan prasarana puskesmas; c) peningkatan kapasitas SDM kesehatan; d) peningkatan jangkauan pela-yanan kesehatan; dan e) peningkatan layanan kegawatdaruratan, Perencanaan dan pengelolaan SDM yang baik dengan dasar yang sederhana tetapi ber-basis pada kebutuhan nyata telah mendukung perbaikan kualitas pelayanan kesehatan bahkan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dasar pengelolaan SDM kesehatan di Kota Palangka Raya: konsep sederhana, optimalisasi-revitalisasi, efisiensi, strategis dan intuitif, kebersamaan, pemenuhan regulasi, berbasis kebutuhan nyata, modernisasi, rewards (and punishment), dan upaya-upaya inovatif. Beberapa tindakan nyata yang telah dilakukan berkaitan dengan pengelolaan SDM kesehatan di Kota Palangka Raya adalah: 1. Melakukan efisiensi rekrutmen SDM yaitu dengan rekrutmen tenaga profesi kesehatan yang jarang tersedia tapi berdampak maksimal, seperti Teknisi Elektromedik. 2. Pembinaan pegawai baru (CPNS). Dalam 4 (empat) tahun terakhir ini para CPNS baru menjalani masa perkenalan selama

2 (dua) minggu antara lain: Belajar program nasional tentang kesehatan, Belajar tupo-ksi ke semua bidang di Dinkes, Kunjungan ke puskesmas best practice, dan Seminar perkenalan.

Page 33: Selayang Pandang Tahun 2013

KESEHATAN

26

3. Pemerintah Kota Palangka Raya menjamin resertifikasi profesi seluruh tenaga kesehatannya. Seluruh dokter PNS di Kota Palangkaraya dijamin akan tersertifikasi ulang pada saat STR-nya habis masa berlakunya.

4. Penghargaan untuk para tenaga kesehatan teladan. 5. Memberikan rewards untuk 12 orang Nakes Teladan Tingkat Kota Palangkaraya setiap

tahun, berupa: Lencana Keteladanan Bakti Husada (juara 1) Percepatan Kenaikan Pangkat Istimewa Dukungan kendaraan dinas roda dua Undangan Kehormatan pada Upacara dan Resepsi HUT Kota Palangkaraya. Mengikuti Kunjungan Belajar ke Jakarta (Kantor Kemenkes, Puskesmas di Jakarta,

tour, shopping, dll). Kesempatan melanjutkan pendidikan.

Saat ini Pemerintah Kota Palangkaraya memiliki 62 orang. Nakes Teladan hasil pembinaan (13% dari populasi PNS bidang kesehatan).

Page 34: Selayang Pandang Tahun 2013

KESEHATAN

27

M ulai Tahun 2013, ada 3 (tiga) Puskesmas yang ditetapkan sebagai pilot project pen-gadua masyarakat tentang pelayanan public. Ketiga Puskesmas itu adalah :

Puskesmas Menteng, Puskesmas Panarung dan Puskesmas Pahandut. Melalui Keputusan Walikota Palangka Raya Nomor 144 Tahun 2013 telah ditetapkan 4 Puskesmas sebagai Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergenci Dasar) yaitu Puskesmas Pahandut, Puskesmas Kalampangan, Puskesmas Tangkiling dan Puskesmas Kereng Bangkirai. Di Tahun 2013 ini Kota Palangka Raya telah menetapkan kawasan tanpa rokok ber-dasarkan Peraturan Walikota Palangka Raya Nomor 9 Tahun 2013. Adapun kawasan tanpa rokok yaitu: 1. Fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas, Pustu, dan se-

bagainya. 2. Tempat proses belajar mengajar seperti sekolah TK, SD, SMP, SMA. 3. Tempat anak bermain misalnya playgroup. 4. Tempat ibadah. 5. Fasilitas olahraga. 6. Angkutan umum 7. Tempat kerja (pemerintah dan swasta) 8. Tempat umum seperti hotel, restoran, supermarket, dan lain-lain. Kota Palangka Raya khususnya Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menjadi obyek/tempat kunjungan pembelajaran baik dari pihak pemerintah/legislatif dari daerah lain.

Sarana Pelayanan Kesehatan

No Sarana Kesehatan Jumlah

1 Rumah Sakit Umum (Pemerintah) 3

2 Rumah Sakit Umum (Swasta) 1

3 Puskesmas 10

4 Puskesmas Pembantu 45

5 Puskesmas Keliling 20

6 Posyandu 128

7 Polindes 5

8 Poskedes 4

9 RB/RSB 4

10 Balai Pengobatan/Klinik 6

11 Apotik 75

12 Praktek Dokter Perorangan 42

13 Optik 8

14 Laboratorium Medis 7

15 Toko obat 31

Page 35: Selayang Pandang Tahun 2013

KESEHATAN

28

B eberapa penghargaan dan pengakuan terkait bidang kesehatan yang diperoleh pemerintah Kota Palangka Raya:

1. Penghargaan PPMI dari Menko Kesra Tahun 2007 2. Piala Citra Pelayanan Prima Tahun 2006 dari MenPAN 3. Piala Citra Pelayanan Prima Tahun 2010 dari MenPAN 4. Piagam Penghargaan Innovative Government Award dari Mendagri Tahun 2010 5. Manggala Karya Bakti Husada dari Menteri Kesehatan Tahun 2010.

Page 36: Selayang Pandang Tahun 2013

PEREKONOMIAN

29

P erekonomian Kota Palangka Raya tahun 2011 menunjukkan pertumbuhan positif, lebih tinggi dari pertumbuhan sebelumnya. Pertumbuhan pada tahun 2011 adalah sebesar

6,99 persen sedangkan pada tahun sebelumnya sebesar 6,95 persen. Hal ini seiring dengan membaiknya perekonomian nasional pasca krisis ekonomi global akhir tahun 2008. Pendapatan regional perkapita Kota Palangka Raya tahun 2011 yang naik sebesar 5,18 per-sen dari tahun sebelumnya, yakni dari 12,74 juta rupiah menjadi 14,41 juta rupiah. Laju inflasi tahunan Kota Palangka Raya tahun 2011 menunjukkan kecenderungan menurun. Dari 9,49% pada tahun 2010 menjadi 5,28% pada tahun 2011.

Jumlah bank di Kota Palangka Raya tercatat 11 unit kantor bank yang terpusat di dalam Ko-ta Palangka Raya. Adapun nama bank yang beroperasi diantaranya adalah Bank Pem-bangunan Kalimantan Tengah, Bank Nasional Indonesia, Bank Central Asia, Bank Dana-mon, Bank Tabungan Negara, Bank Mega, Bank Mandiri, Bank Muamalat, Bank BTPN dan Bank Rakyat Indonesia. Dana perbankan (tabungan) yang tersedia di Kota Palangka Raya pada tahun 2011 sejumlah Rp. 4.105 milyar yang tersedia pada bank swasta nasional dan bank pemerintah.

Page 37: Selayang Pandang Tahun 2013

PEREKONOMIAN

30

S truktur perekonomian Kota Palangka Raya selama tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 didominasi oleh 3 (tiga) sektor yaitu Jasa-jasa, Pengangkutan & komunikasi serta

Perdagangan, Hotel & Restoran. Kontribusi sektor pertanian tahun 2010 sebesar 6,17 persen turun menjadi 5,73 persen pa-da tahun 2011. Pada tahun 2011 sektor Jasa-Jasa masih menunjukkan komposisi angka tertinggi dalam memberikan kontribusi pembentukan PDRB di Kota Palangka Raya dengan andil 35,56 persen. Dua sektor lainnya yang cukup menyangga struktur perekonomian Ko-ta Palangka Raya sama seperti tahun sebelumnya yaitu sektor Pengangkutan & Komu-nikasi dan sektor Perdagangan, Hotel & Restoran.

Perkembangan pertumbuhan PDRB menurut kelompok sektor, pertumbuhan tertinggi dari ketiga kelompok sektor pada tahun 2011 adalah kelompok sektor tersier, dengan per-tumbuhan 8,09 %. Sektor sekunder tumbuh lebih rendah sebesar 5,05 %, sedangkan sektor primer tumbuh negatif yaitu sebesar –0,42 % sebagai pengaruh pertumbuhan sektor per-tanian yang bernilai negatif. Hal ini menunjukkan bahwa struktur perekonomian Kota Palangka Raya pada tahun 2010 mengalami pertumbuhan yang didominasi oleh kelompok sektor tersier yang secara khusus kontribusinya berasal dari sektor Keuangan, Persewaan & Jasa Perusahaan .

Page 38: Selayang Pandang Tahun 2013

PEREKONOMIAN

31

Page 39: Selayang Pandang Tahun 2013

PERHUBUNGAN

32

P rasarana jalan hingga tahun 2012 tercatat sepanjang 905,16 km, dengan jenis per-mukaan aspal sepanjang 484,62 km, tanah 406,24 km, dan tidak dirinci (agregat) 14,83

km.

Bila dilihat dari kondisinya, jalan dengan kondisi baik sepanjang 346,00 km, sedang 175,77 km, rusak 172,23 km dan rusak berat 211,69 km.

32

Page 40: Selayang Pandang Tahun 2013

PERHUBUNGAN

33

S aat ini, Pemerintah Kota Palangka Raya sedang membangun terminal induk Tipe A yang terletak di Jalan Mahir Mahar (Outer Ring Road). Pembangunan terminal yang

diberi nama Terminal AKAP W.A. GARA ini dilaksanakan dalam beberapa tahap dan di-rencanakan akan selesai dan sudah bisa operasional penuh pada tahun 2012 ini. Dengan adanya terminal ini, diharapkan akan dapat lebih memperlancar arus barang dan penumpang baik yang akan masuk maupun keluar dari Kota Palangka Raya, serta berdam-pak pada peningkatan laju perkembangan perekonomian di Kota Palangka Raya.

Page 41: Selayang Pandang Tahun 2013

PERHUBUNGAN

34

P ada moda transportasi udara, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan berbagai sarana, fasilitas, dan pelayanan yang ada di Bandar Udara Tjilik Riwut, di antaranya yai-

tu dengan memperbaiki fasilitas ruang tunggu (Penambahan Ruang Tunggu VIP) dan penambahan panjang landasan pacu yang ada. Saat ini, ada 3 (tiga) maskapai penerbangan nasonal (Garuda, Lion Air dan Sriwijaya) yang melayani rute Palangka Raya—Jakarta dan Palangka Raya—Surabaya setiap hari, serta 1 (satu) maskapai penerbangan Avia Star yang melayani penerbangan perintis dari Palangka Raya ke ibukota kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah.

Page 42: Selayang Pandang Tahun 2013

PERHUBUNGAN

35

S istem transportasi sungai merupakan salah satu moda transportasi yang sudah di-manfaatkan oleh penduduk Kota Palangka Raya sejak dahulu, hal ini didukung oleh

kondisi geografis wilayah Kalimantan Tengah yang banyak dilalui sungai-sungai. Desa-desa yang menjadi bagian wilayah Kota Palangka Raya sebagian berada di tepi sungai sehingga bila transportasi darat mengalami gangguan akibat kondisi jalan yang kurang baik di saat musim hujan, maka transportasi sungai menjadi pilihan oleh sebagian penduduk menjalan-kan aktifitas perekonomian. Sistem transportasi sungai tersebut, didukung dengan adanya beberapa pelabuhan sungai antara lain Pelabuhan Sabangau di Kelurahan Tanjung Pinang dan Pelabuhan Rambang di urban area Kota Palangka Raya, dengan pelayanan regional di Kalimantan. Selain itu, ter-dapat pelabuhan sungai Gunung Mas di Kecamatan Pahandut dan Pelabuhan Kereng di Kecamatan Sabangau, serta Pelabuhan Tangkiling di Kecamatan Bukit Batu.

Page 43: Selayang Pandang Tahun 2013

UTILITIES

36

Listrik Produksi energi listrik di Kota Palangka Raya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, yaitu 161.270.909 kwh pada tahun 2008, naik menjadi 180.929.771 kwh pada tahun 2009. Kemudian, pada tahun 2010 produksi energi listrik di Kota Palangka Raya meningkat men-jadi 471 879 804 kwh. Telepon Sarana telekomunikasi saat ini sangat penting guna menunjang hampir seluruh aspek ke-hidupan, terutama untuk menunjang kegiatan ekonomi. Kapasitas sambungan telepon di Kota Palangka Raya sampai dengan tahun 2009 adalah sebanyak 16.695 satuan sambungan dengan kapasitas sentral sebesar 22.250 satuan sambungan. Air Bersih Pada saat ini PDAM Kota Palangka Raya mempunyai kapasitas terpasang 255 L/det, dit-ambah dengan PDAM Unit Tangkiling dengan kapasitas 17,5 L/det. Namun dari masing-masing kapasitas tersebut baru termanfaatkan untuk Kota Palangka Raya 190 L/det, sedangkan PDAM Unit Tangkiling 10 L/det. Sumber Air Baku untuk PDAM Kota Palangka Raya berasal dari air permukaan yaitu sungai Kahayan dan untuk Unit Tangkiling dari sungai Rungan. Jumlah pelanggan PDAM dari kalangan rumah tangga sampai dengan pada tahun 2010 adalah sebanyak 16.347, dengan besar kubikasi yang disalurkan 5.156.660 m3 dengan nilai Rp. 15.669.917.650,-

Page 44: Selayang Pandang Tahun 2013

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

37

1. Pertambangan Potensi dan peluang investasi di Kota Palangka Raya, cukup menjanjikan diantaranya per-tambangan, perkebunan dan pertanian yang tersebar di Kecamatan Rakumpit, Kecama-tan Bukit Batu dan Kecamatan Sabangau. Sampai dengan Mei 2011 ini, terdapat 13 Kuasa Pertambangan (KP) yang terdiri dari 1 (satu) buah KP Batu Bara (Eksplorasi) dan selebi-hnya Zirkon dengan status produksi—IUP (2 KP), eksploitasi (5 KP) dan 5 KP sisanya masih eksplorasi. Potensi pertambangan lainnya adalah usaha pertambangan bahan galian C (berupa galian pasir) yang lokasinya tersebar di Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Sabangau, dan Keca-matan Jekan Raya.

Program pembinaan usaha pertambangan bertujuan untuk mencapai optimalisasi pemanfaatan sumber daya mineral dan air tanah melalui usaha pertambangan dengan prinsip good mining practice dan mempunyai sasaran yang akan dicapai dalam perencanaan jangka waktu periode 2009-2013 adalah Pemanfaatan pertambangan yang berorientasi pada kelestarian alam diarahkan untuk meningkatkan eksploitasi dengan sela-lu memperhatikan kerusakan hutan, keanekaragaman hayati dan pencemaran lingkungan, meningkatkan peluang usaha pertambangan skala kecil di wilayah terpencil, meningkatkan manfaat pertambangan dan nilai tambah dan menerapkan good mining practice di lokasi tambang yang sudah ada. Eksploitasi mineral golongan C di dalam memenuhi permintaan pasar, terutama kebu-tuhan material bangunan untuk pelaksanaan pembangunan di wilayah Kota Palangka Raya dan daerah sekitarnya. Selain potensi bahan galian mineral golongan C seperti dise-butkan di atas, terdapat juga jenis mineral lainnya, yaitu: Pasir Kuarsa, Kaolin, Emas dan Batu Bara.

Page 45: Selayang Pandang Tahun 2013

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

38

Potensi Sumber Daya Mineral di Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya

Kelurahan

Batu Pasir Kuarsa Kaolin

Cadangan

Tereka ( M³ )

Cadangan Hipotik Cadangan

Tereka (M³)

Cadangan Hipotik

M³ Ton M³ Ton

Mungku Baru 82.826.000 49.695.600 131.693.340 73.058.500 43.835.100 114.847.962

Bukit Sua 88.860.500 53.316.300 141.288.195 33.794.500 20.276.700 53.124.954

Petuk Barunai 40.644.500 24.386.700 64.624.755 16.421.500 9.852.900 25.814.598

Panjehang 17.292.000 10.375.200 27.494.280 - - -

Gaung Baru 17.402.000 10.441.200 27.669.180 - - -

Pager 110.564.000 66.338.400 175.796.760 108.962.000 65.337.200 171.288.264

Petuk Bukit 525 151.227.000 400.751.550 5.235.500 3.141.300 8.230.206

Jumlah 882.045.000 365.780 969.318.550 237.472.000 142.443.200 373.305.984

Pasir Kuarsa Lokasi : 03-RK-23a (E-2 ) Komposisi: SiO2 (96,37%), AI2O2 (2.73%), Fe2O3(0,04%), MgO (0,05%), CaO (0,14% )Dll. seperti Na2O, K2O, H2O Cadangan: 882,05 juta ton (Tereka) Dapat dimanfaatkan untuk bahan baku: industri semen, pengecoran dan bata tahan api (refraktori), pembuatan kaca, industri keramik, dll.

Kaolin Lokasi: 03-RK-10B (A-2) Komposisi: SiO2 (55,23%), AI2O3 (28,71%), Fe 2O3 (0,60 %), MgO(0,40%), Dll. Dibawah 1% CaO, Na2O, K2O Cadangan: 237,47 Juta ton (Tereka). Dapat direkomposisi pada standar tertentu untuk bahan baku: - Industri keramik - Industri kertas - Industri farmasi - Industri karet, cat dan kosmetik,

dll.

Page 46: Selayang Pandang Tahun 2013

39

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

Potensi Batubara di Kecamatan Rakumpit Endapan batubara yang terdapat di Kecamatan Rakumpit tersebar di Kelurahan Mungkubaru, Kelurahan Gaung Baru dan Kelurahan Sei Raung. Di Kelurahan Mungkubaru terdapat 2 (dua) lapisan batubara dengan ketebalan 0,5 m dan sekitar 1,5 m, sedangkan di Kelurahan Gaung Baru dan Sei Raung tebal batubara yang teramati di pinggir sungai Rungan sekitar 0,5 m, dan singkapan lainnya tidak diketahui ketebalannya karena terdapat di dasar anak cabang sungai dengan kemiringan lapisan yang relatif datar hingga sekitar 40 miring ke arah Timur. Jenis batubara tersebut berwarna hitam hingga kecoklatan, dan setempat masih terlihat adanya struktur sisa tanaman berupa ranting atau kayu.

Batu Bara Lokasi : 03-RK-37a Nilai kalori : 5190 – 5540 cal/gr Total carbon : 39,15 % Belerang : 0,27 % Cadangan: Tereka 137 juta m ton

Page 47: Selayang Pandang Tahun 2013

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

40

2. Kehutanan Salah satu upaya untuk mengembalikan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup perkotaan yang nyaman, segar, bersih, sehat, dan indah sekaligus mampu memperbaiki keseimbangan ekosistem kota ditetapkan suatu kawasan seluas ±1.635 ha yang terletak di belakang pusat pemerintahan Kota Palangka Raya telah ditetapkan oleh Walikota melalui Keputusan Walikota Palangka Raya Nomor 98 Tahun 2010 tanggal 17 April 2010 sebagai Kawasan Hutan Taman Kota yang terbesar di dunia. Untuk memperlihatkan ciri khas kawasan secara nyata, maka kawasan akan terbagi dalam wilayah pengembangan berdasarkan zonasi—zonasi berdasarkan jenis tumbuhan dan vegetasi antara lain: Zonasi Vegetasi Alami merupakan kawasan yang tetap dipertahankan menjadi lokasi

dengan vegetasi/tumbuhan alami dan khas rawa gambut. Zonasi Vegetasi Non Alami (perkayaan) dengan jenis Anggrek lokal Kalimantan Tengah

dan tanaman adaptif lainnya. Zonasi ini akan ditempatkan pada kawasan yang kurang memiliki vegetasi alami.

Untuk memberikan manfaat secara maksimal, maka kawasan Hutan Kota akan dibangun dengan berbagai fasilitas pendukung antara lain halaman parker, bangunan pusat infor-masi kawasan, rest room, ruang pertemuan, bungalow, jalan titian, tapal batas, pelabuhan kecil, dan sebagainya. Selain itu pada kawasan ini akan dikembangkan sarana pengem-bangan perikanan air tawar yang sekaligus menjadi sarana rekreasi, akuarium air tawar yang berisi berbagai jenis ikan air tawar serta didukung dengan prasarana wisata air seper-ti perahu dan sarana permainan lainnya. Manfaat hutan kota “Himba Kahui” diantaranya adalah sebagai berikut: Identitas Kota, nilai estetika, Penyerap Karbondioksida (CO2), pelestarian air tanah, habitat hidupan liar, produksi terbatas atau manfaat ekonomi. Sesuai dengan fungsinya, Hutan Kota “Himba Kahui” dapat dimanfaatkan untuk penelitian dan pengembangan (kegiatan penelitian meliputi penelitian dasar dan penelitian untuk menunjang pengelolaan kawasan tersebut) ilmu pengetahuan, pendidikan, kegiatan penunjang budidaya, pariwisata alam dan rekreasi, dan pelestarian budaya.

Page 48: Selayang Pandang Tahun 2013

41

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

3. Perkebunan Untuk perkebunan terdapat 4 (empat) perusahaan perkebunan besar swasta kelapa sawit dengan luas lokasi secara keseluruhan berjumlah sekitar 55.800 Ha, dimana 2 (dua) perusahaan masih berstatus arahan lokasi, 1 (satu) perusahaan sedang dalam proses pengajuan permohonan arahan lokasi, dan 1 (satu) lagi dalam proses permohonan persetujuan prinsip perkebunan kelapa sawit.

Page 49: Selayang Pandang Tahun 2013

42

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

4. Pertanian Tanaman Pangan Tanaman utama yang banyak diusahakan adalah palawija, hortikultura (sayur-sayuran dan buah-buahan) dan sebagian tanaman padi gogo. Komoditi palawija yang banyak diusahakan adalah jagung, kacang tanah, kedelai dan ubi kayu, sayur-sayuran lainnya seperti kacang panjang, mentimun, terong, lombok, tomat, pare, bayam, sawi dan kangkung darat. Untuk tanaman buah-buahan meliputi rambutan, cempedak, nangka, jeruk, durian, mangga dan pepaya.

Page 50: Selayang Pandang Tahun 2013

43

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

Page 51: Selayang Pandang Tahun 2013

44

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

Page 52: Selayang Pandang Tahun 2013

45

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

5. Peternakan Dalam upaya pembangunan sub sektor peternakan yang dilaksanakan, merupakan upaya mewujudkan peternakan yang tangguh dan profesional, diarahkan pada usaha pening-katan populasi dan produksi ternak, serta hasil ikutannya yang merupakan sumber protein hewani, sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dipinggiran Kota dikembangkan ternak berupa babi, ayam buras dan bebek sedangkan di Kelurahan di luar Kota Palangka Raya dikembangkan ternak sapi potong, kambing dan ayam buras.

Page 53: Selayang Pandang Tahun 2013

46

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

6. Perikanan Potensi perikanan di perairan umum Kota Palangka Raya sangat banyak sekali jenisnya seper-ti Betok, Biawan, Belida, Baung, Sepat. Budidaya ikan dalam karamba dilakukan di sungai, danau, dan kolam dimana perkembangannya cukup menggembirakan. Budidaya keramba merupakan usaha perikanan/nelayan yang cocok untuk dikembangkan dan secara alami mu-dah disesuaikan dengan perairan dan musim. Beberapa pendukung usaha perikanan yang dapat dimanfaatkan antara lain: Sungai dan danau sebagai tempat budidaya pembesaran Balai Benih Ikan ( BBI ) Pasar Benih Ikan ( PBI )

Page 54: Selayang Pandang Tahun 2013

47

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

Produksi Perikanan (Ton Basah) Tahun 2011

Page 55: Selayang Pandang Tahun 2013

48

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

D i Kota Palangka Raya terdapat lebih kurang 104 buah danau, dengan total luas sekitar 636,10 Ha. Danau–danau ini tersebar di berbagai wilayah Kota Palangka Raya. Pada

Kecamatan Bukit Batu terdapat 45 buah danau (281,5 Ha), Kecamatan Rakumpit 42 buah (167,6 Ha), Kecamatan Sabangau 10 buah (62 Ha), Kecamatan Pahandut 4 buah (90 Ha), dan Kecamatan Jekan Raya 3 buah (35 Ha). Masing-masing danau ini memiliki keunikan dan karakteristik sendiri. Namun secara umum, danau-danau yang ada di Kota Palangka Raya merupakan danau oxbow, dimana secara hidrologis sumber airnya atau suplai airnya berasal dari limpasan sungai utama (Sungai Kahayan dan Sungai Rungan). Kondisi perairan pada danau-danau tersebut, secara umum relatif masih baik (hasil pen-gujian pada beberapa paramameter fisik dan kimia. Adapun jenis ikan yang umumnya ter-dapat/hidup dalam danau-danau tersebut adalah seperti Baung, Kapar, Gabus, Karan-dang, Tahuman, Peang, Papuyu, Biawan, Lais, dll. Oleh karenanya, danau—danau tersebut cukup berpotensi untuk dikembangkan sebagai lokasi pengem-bangan perikanan air ta-war dengan jenis-jenis ikan lokal.

Page 56: Selayang Pandang Tahun 2013

49

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

7. Industri Besar

Perkembangan industri di Kota Palangka Raya saat ini sudah mulai memasuki industri skala

besar, hal ini ditandai dengan mulai beroperasinya industri pabrik karet yang berlokasi di

jalan Tjilik Riwut Km. 47 pada bulan Oktober 2009 yang lalu. Pabrik karet yang berada di

bawah naungan PT. Borneo Makmur Lestari ini, saat ini mampu memproduksi Karet SIR

20/Crumb Rubber kurang lebih 600-800 ton per bulan (Kapasitas produksi rencana 1.500-

2.000 ton per bulan). Semua hasil produksinya di ekspor ke negeri China.

Perusahaan yang menempati lahan seluas kurang lebih 20 Ha ini, mendapat suplai bahan

baku selain dari wilayah Kalimantan Tengah juga berasal dari wilayah Kalimantan Selatan.

Page 57: Selayang Pandang Tahun 2013

50

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

8. Industri Kecil Dan Menengah Selain itu, Pemerintah Kota Palangka Raya juga telah berusaha memajukan industri kecil/kerajinan rakyat dengan menerapkan program—program pengembangan usaha industri kecil. Program—program pengembangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewir-aswastaan, proses produksi barang, kualitas, desain produk serta ketrampilan pemasaran. Usaha-usaha yang telah dilakukan oleh Pemerintah yang tidak henti-hentinya ini telah memberikan hasil. Banyak sudah corak jenis-jenis hasil produksi industri kecil dari Palangka Raya yang asli maupun motif baru yang telah dapat dikenal di dunia.

Page 58: Selayang Pandang Tahun 2013

51

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

9. Pariwisata a. Jembatan Kahayan Jembatan yang membelah Sungai Kahayan ini, memiliki panjang 640 meter dan lebar 9 meter. Jembatan ini pertama kali dibangun pada tahun 1995 dan selesai dibangun pada tahun 2001, diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada tanggal 13 Januari 2002. Selain berfungsi sebagai penghubung daerah di kedua sisi sungai Kahayan, ke-hadiran Jembatan Kahayan juga semakin menambah keindahan Kota Palangka Raya, dan saat ini dapat dikatakan telah menjadi Landmark Kota Palangka Raya. Ke depan diharap-kan di kedua sisi sekitar jembatan dapat ditata dengan lebih baik, sehingga tersedia tem-pat yang lebih nyaman bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan panorama sungai Kahayan dari sekitar jembatan tersebut.

2. Kum-Kum Lokasi wisata ini berada tidak terlalu jauh dari pusat Kota Palangka Raya, dengan menggunakan kendaraan roda 2 (dua) atau 4 (empat) hanya ditempuh dalam waktu ku-rang dari 10 (lima) menit sudah sampai di lokasi wisata tersebut. Lokasi wisata ini cocok sekali bagi mereka yang sudah berkeluarga karena disediakan pondok-pondok peristira-hatan yang dapat disewa sambil menikmati suasana alam di tepian Sungai Kahayan. Di lokasi kum-kum ini, selain terdapat beberapa jenis binatang seperti buaya, beruang, monyet dan beberapa jenis burung, juga disediakan beberapa permainan untuk anak-anak, dan pada hari-hari libur ditambah dengan suguhan pertunjukan hiburan musik oleh artis-artis lokal Kota Palangka Raya.

Page 59: Selayang Pandang Tahun 2013

52

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

c. Monumen Tugu Soekarno Monumen ini, merupakan lokasi pemancangan tiang pertama Pembangunan Kota Palang-ka Raya yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia SOEKARNO pada tanggal 17 Juli 1957. Monumen yang terletak di jantung Kota Palangka Raya ini tepatnya di Jalan S. Par-man, menempati areal seluas 2,5 ha, dibuka bagi semua pengunjung setiap hari. Lokasi monumen ini sangat mudah dijangkau karena dilintasi jalur angkutan kota, semua jenis kendaraan dapat mencapai lokasi tersebut juga bagi para pejalan kaki.

d. Sandung Ngabe Sukah Sandung Ngabe Sukah terletak di Kecamatan Pahandut berupa sebuah makam pendiri Kota Palangka Raya dengan makamnya yang berbentuk rumah kecil (sandung). Sandung merupakan sebuah bangunan kecil persegi panjang beratap, bertiang terbuat dari kayu ulin/ beton, tempat menyimpan tulang belulang orang yang telah meninggal (setelah diti-wahkan). Sandung didirikan di Bukit Pahandut, di belakang rumah Ngabe Sukah (seorang tokoh yang disegani di Desa Pahandut, dan sebagai kepala desa yang pertama, di bawah Kade-mangan Sawang, sekitar tahun 1928). Terletak di jalan Dr. Murjani membelakangi jalan Dar-mosugondo (arah pelabuhan Rambang). Pada tahun 1988 (15 November 1988) sandung ini mengalami musibah kebakaran. Saat ini sandung tersebut telah mengalami pemugaran kembali yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kota Palangka Raya.

Page 60: Selayang Pandang Tahun 2013

53

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

e. Rumah Betang (Long House) Rumah Betang (rumah panjang, rumah besar) merupakan rumah adat Dayak. Sesuai dengan namanya rumah ini berukuran besar yang mampu menampung puluhan orang atau keluarga yang mempunyai ikatan keluarga. Rumah betang sudah jarang ditemui, na-mun di Kota Palangka Raya terdapat satu rumah betang yang sengaja dibangun sebagai percontohan di Jl. D.I Penjaitan Kota Palangka Raya. Pada momen-momen tertentu, di ru-mah betang ini sering dijadikan lokasi pertunjukan/festival budaya Dayak. Rumah betang ini juga sering dijadikan tempat/objek foto bagi sebagian masyarakat baik warga penda-tang maupun lokal. Walaupun rumah betang sudah semakin jarang dipergunakan oleh masyarakat Dayak, na-mun falsafah hidup rumah betang masih tertanam dan berkembang di dalam kehidupan masyarakat Dayak. Masyarakat Dayak misalnya, sangat menghargai perbedaan dan itu cermin dalam kehidupan rumah betang dimana di dalam satu keluarga biasa terdiri dari berbagai macam kepercayaan atau agama. Seperti Islam, Kristen dan Hindu Kaharingan. Mereka dapat hidup rukun dan saling menghargai walaupun berbeda-beda kepercayaan dan agama. Kekeluargaan, kegotong-royongan, persatuan dan kesatuan merupakan sikap dan prilaku kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak yang tercermin dalam falsafah hidup rumah betang.

Page 61: Selayang Pandang Tahun 2013

54

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

f. Museum Balanga Museum Balanga terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 2,5 dengan menempati areal seluas seki-tar 5 (lima) Ha. Museum ini masih berada di pusat Kota Palangka Raya dan sangat mudah untuk dijangkau baik meng-gunakan angkutan kota maupun dengan kendaraan pribadi. Museum ini dibuka setiap hari dari pukul 08.00—12.00 WIB, dan disediakan petugas pemandu bagi pengunjung museum. Museum ini berkiprah sebagai lembaga pelestarian, pendokumentasian, serta penyajian berbagai koleksi peninggalan budaya suku Dayak dan segala yang berkaitan dengan se-jarah kehidupan suku dayak, seperti ethnografika, barang-barang warisan leluhur dayak yang banyak memiliki kekuatan magis. Di museum ini tersimpan juga berbagai alat tradisional yang biasa dipakai oleh suku Dayak pada jaman dahulu seperti “Mihing“ (sebuah alat penangkap ikan tradisional), Baju Sakarut atau Baju Karungkong Sulau, atau juga Baju Basurat yang biasa dipakai pada upacara ritual, senjata—senjata su-ku Dayak seperti Mandau, Sumpit, Duhung, dan sebagainya.

Page 62: Selayang Pandang Tahun 2013

55

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

g. Kolam Renang Isen Mulang Kolam Renang ini terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 5 Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, dengan waktu kunjungan dapat dilakukan pada siang hari. Lokasi tersebut berada di lokasi yang mempunyai pemandangan cukup bagus. Kebutuhan sebagai tempat berenang telah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan seperti memiliki kapasitas yang memadai untuk segala umur, terdapat pula berbagai sarana dan prasarana penunjang lainnya seperti misalnya panggung terbuka, gazebo, shelter, cafe dan restau-rant, penyewaan alat, WC dan Kamar Mandi Umum, Kamar ganti, Kamar bilas dan ruang ganti pakaian yang telah disediakan untuk para pengunjung.

h. Lapangan Golf Isen Mulang Kawasan olah raga lapangan Golf ini terletak di Jalan Tjilik Riwut Km. 5 Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Dengan luas sekitar 10 Ha, kawasan rekreasi olah raga ini dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung untuk olah raga golf antara lain penyewaan peralatan olah raga golf, kantor administrasi, shelter, gazebo, kantin, serta fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.

Page 63: Selayang Pandang Tahun 2013

56

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

i. Kawasan Bundaran Besar Kawasan Bundaran Besar yang terletak di jantung Kota Palangka Raya ini merupakan pusat Kota Palangka Raya. Selain dipergunakan sebagai lokasi berolah raga ringan seperti jogging, jalan santai, dan bersepeda, kawasan bundaran ini juga dipergunakan sebagai lokasi hiburan bagi puncak perayaan hari-hari besar tertentu seperti HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, perayaan menyambut tahun baru, dsb.

Tidak jauh dari bundaran ini, pada ruas jalan Yos Sudarso, terdapat pedagang-pedagang makanan kaki lima/warung-warung tenda yang menggelar dagangannya pada lahan-lahan di kedua sisi badan jalan Yos Sudarso yang memang diperuntukkan bagi para pedagang makanan kaki lima yang bersifat temporer pada setiap sore hingga malam hari. Para pengunjung yang datang selain dapat menikmati beragam makanan yang tersedia di situ, sekaligus juga dapat menikmati suasana Kota Palangka Raya di waktu malam. Pada waktu-waktu tertentu, di ruas jalan tersebut juga sering diadakan panggung hiburan terbuka/rakyat baik berupa pagelaran seni tradisional maupun modern. Buat para pengunjung yang ingin menikmati suasana berbelanja modern di kawasan bundaran besar tersebut terdapat sebuah Mall kebanggaan masyarakat Kota Palangka Raya yaitu “Palma” yang selain sebagai tempat berbelanja juga dilengkapi dengan berbagai sarana hiburan menarik lainnya seperti Bioskop Studio 21, Game Zone, permainan Billyard, Food Court, dsb.

Page 64: Selayang Pandang Tahun 2013

57

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

j. Bumi Perkemahan Tuah Pahoe Bumi Perkemahan dengan nama Pa-langka Kambariat Tuah Pahoe ini berada di Kelurahan Sabaru, sekitar 13 Km dari pusat Kota Palangka Raya dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit perjalanan dari pusat kota. Bumi perkemahan ini berada satu jalur dengan Sirkuit Road Race Sabaru dan Sirkuit Grass Track Sabaru dan bisa ditempuh hanya dalam waktu 2 menit saja. Bumi Perkemahan Palangka Kambariat Tuah Pahoe ini dibangun di atas tanah seluas kurang lebih 6 Ha. Bumi perkemahan ini sendiri merupakan kebanggaan Kota Palangka Raya selain karena memiliki fasilitas yang cukup bagus, juga memiliki pemandangan yang cukup indah serta terletak tidak jauh dari tepi Sungai Sabangau.

k. Taman Nasional Sebangau Taman Nasional Sabangau yang terletak di antara Sungai Katingan dan Sungai Sebangau ini memiliki luas sekitar 568.700 Ha. Kawasan Taman Nasional ini mencakup 3 (tiga) wila-yah administrasi, yaitu Kabupaten Katingan, Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya. Ditunjuk melalui Keputusan Menteri Kehutanan No. 423/Menhut-II/2004 tanggal 19 Oktober 2004. Kawasan ini merupakan salah satu perwakilan ekosistem hutan rawa gam-but yang masih tersisa di Kalimantan Tengah setelah Proyek Pertanian Lahan Gambut Seju-ta Hektar yang telah gagal, daerah ini juga memiliki keanekaragaman hayati yang sangat bernilai bagi ilmu pengetahuan dan pendidikan. Menurut data CIMTROP, badan peneliti hutan rawa gambut dari Universitas Palangka Raya ada sekitar 166 jenis flora, 106 jenis bu-rung, 36 jenis ikan dan 35 jenis mamalia dengan spesies kunci orang utan yang di-perkirakan berjumlah 2.500–4.500 ekor.

Page 65: Selayang Pandang Tahun 2013

58

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

l. Batu Banama Obyek wisata ini terletak sekitar 35 Km dari pusat Kota Palangka Raya, dengan waktu tempuh sekitar 50 menit dengan meng-gunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Lokasi obyek wisata ini terletak di Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu. Jalan menuju obyek wisata Batu Banama ini semua sudah diaspal sehingga mudah dicapai baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Obyek wisata Batu Banama ini selain menawarkan panorama alam yang indah juga dikate-gorikan sebagai wisata budaya, karena pada areal lokasi ini terdapat situs Kaharingan, Pu-ra Agung Sali Paseban/Satya Dharma. Disamping itu, legenda mengenai cerita terjadinya Batu Banama itu sendiri yang bila dilihat dari samping bentuknya mirip sebuah bahtera yang terdampar. Di sekitar Cagar Budaya Alam Batu Banama ini terdapat Huma Patah (rumah Patahu) dan

Page 66: Selayang Pandang Tahun 2013

59

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

m. Arboretum Nyaru Menteng Arboretum Nyaru Menteng terletak di jalan Tjilik Riwut Km 28, dapat di tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Palangka Raya. Dibangun pada tahun 1988 merupakan eks areal HPH yang telah dieksploitasi pada tahun 1974 dengan luas 65,2 Ha yang merupakan kawa-san pelestarian plasma nuftah ekosistem hutan rawa, termasuk ke tipe hutan tropika da-taran rendah, dengan kondisi tanah berawa dan bergambut. Jenis tanah terdiri dari alluvi-al, organosol, pasir kuarsa dengan drainase tergenang. Melainkan sebuah hutan yang berisikan berbagai jenis pohon, sering dijadikan obyek penelitian dan menjadi tempat berkumpulnya berbagai jenis burung dan satwa lainnya. Kawasan Nyaru Menteng ini, oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah telah diusulkan kepada Menteri Kehutanan untuk dijadikan Taman Hutan Raya (Tahura) Seluas 150 Ha. Di lokasi Arboretum ini juga terdapat Klinik Orang Utan milik yayasan BOS yang walaupun tidak dibuka untuk umum, namun untuk pengunjung telah disediakan tempat khusus (Pusat Informasi Orang Utan) untuk melihat Orang Utan yang relatif sudah sehat. Adapun sarana prasarana yang tersedia di lokasi ini adalah jalan trail, pendopo, shelter, Wisma Cin-ta Alam dan WC umum.

Page 67: Selayang Pandang Tahun 2013

60

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

n. Danau Tahai Obyek wisata Danau Tahai terletak di Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, berjarak sekitar 29 Km dari Pusat Kota Palangka Raya. Untuk mencapai ke lokasi ini sangat mudah, yaitu hanya dengan memakan waktu 45 menit baik dengan menggunakan ken-daraan roda dua maupun roda empat, dengan kondisi jalan aspal yang cukup bagus. Selain memiliki panorama yang indah, obyek wisata Danau Tahai juga dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjangnya, seperti Sepeda air angsa, shelter, Gazebo, perahu dayung/bermotor yang dapat disewa, jembatan/titian penghubung, tempat karaoke, rumah makan, WC Umum dan areal parkir yang cukup luas dilengkapi dengan Pos Keamanan di pintu masuknya. Selain itu pada obyek wisata Danau Tahai ini juga terdapat rumah penginapan/Villa yang cukup bagus dan relatif murah.

Page 68: Selayang Pandang Tahun 2013

61

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

o. Rungan Sari Resort Kawasan Rungan Sari/Subud terletak pada tanah seluas 137 Ha, di jalan Tjilik Riwut Km. 36 Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu. Kawasan Permukiman ini dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana antara lain Muhammad Subuh Centre, Kalimantan Meeting Centre, Sport Centre, Eco-village, Sekolah, dan sebagainya. Hanya 65 menit dari pusat Kota Palangka Raya, Kalimantan Meeting Centre (KMC) meru-pakan tempat ideal untuk rapat, perayaan-perayaan, liburan, ruang rapat dengan fasilitas lengkap, kamar tidur nyaman dengan kamar mandi modern (terdapat 24 kamar per kamar terdapat dua tempat tidur), AC, Telepon, mini Bar, TV dengan Parabola.

Page 69: Selayang Pandang Tahun 2013

62

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

p. Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling Obyek wisata ini berjarak sekitar ± 34 Km dari pusat Kota Palangka Raya, dengan waktu tempuh kira-kira 45 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan melewati jalan aspal dan untuk mencapai ke puncak bukit diteruskan dengan me-lalui jalan setapak. Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling yang terletak di Kelurahan Banturung Kecamatan Bukit Batu ini merupakan daerah tujuan wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi, sam-bil berekreasi di alam terbuka menikmati pemandangan alam dan melihat satwa liar yang dilindungi seperti buaya dan rusa. Luas keseluruhan kawasan wisata ini adalah 2.594 Ha dengan rincian Cagar Alam seluas 2.061 Ha dan Taman Wisata Alam seluas 533 Ha.

Page 70: Selayang Pandang Tahun 2013

63

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

q. Fantasy Beach/Taman Gaul Obyek wisata ini berjarak sekitar ± 21 Km dari Pusat Kota Palangka Raya, dengan waktu tempuh kira-kira 20 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda em-pat. Lokasi obyek wisata yang dikelola oleh pihak swasta ini, menawarkan berbagai hi-buran/permainan seperti, memancing, flying fox, sepeda air, Outbond, Kolam Renang Anak, Perahu Wisata, dan pada event tertentu juga terkadang menghadirkan panggung hiburan berupa pertunjukan musik. Di masa mendatang pengelola tempat wisata ini ber-encana akan menambahkan beberapa fasilitas hiburan/permainan lainnya guna lebih menarik minat pengunjung ke lokasi wisata ini.

Page 71: Selayang Pandang Tahun 2013

64

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

r. Anak Himba Outbond Anak Himba Outbound ini terletak tidak seberapa jauh dari Taman Alam Bukit Tangkiling, berjarak kurang lebih 31 km dari pusat Kota Palangka Raya. Untuk menuju ke lokai obyek wisata ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan darat baik roda dua maupun roda empat dalam waktu sekitar 30 menit. Anak Himba outbond yang dikelola oleh swasta ini, cukup menarik dengan menawarkan wahana wisata petualangan keluarga, maupun petualangan bagi para karyawan, atau pun komunitas-komunitas lain yang ingin berlibur sambil menikmati petualangan di alam bebas, seperti permainan flying fox, offroad dan bersepeda.

Page 72: Selayang Pandang Tahun 2013

66

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

s. Kawasan Hutan Ulin Hutan ulin ini berada di Kecamatan Rakumpit. Kawasan hutan ulin ini secara resmi me-mang belum ditetapkan sebagai salah satu daerah kawasan wisata, namun kawasan ini sangat potensial untuk dijadikan sebagai salah satu daerah kawasan wisata di Kota Palang-ka Raya. Selain menawarkan pemandangan alam yang menarik, di kawasan ini tumbuh pohon kayu ulin yang sudah sangat sulit untuk dapat kita temukan di wilayah Kota Palang-ka Raya.

t. Perahu Wisata Susur Sungai Perahu wisata yang diberi nama Rahai’i Pangun ini, merupakan perahu wisata yang dibuat dengan konsep tradisionil-modern (hasil rancangan pembuat perahu lokal dan arsitek ka-pal dari perancis). Perahu wisata ini memiliki 5 (lima) dobel kabin yang terletak di bawah dek dengan 3 (tiga) kamar mandi (western style) yang sangat nyaman. Dek tengah di bagi-an belakang dengan dapur, ruang makan, dan tempat duduk yang dilengkapi dengan per-pustakaan dan snack-bar. Dek atas dengan atap terpaulin, kursi lipat dan sofa rotan untuk bersantai dan melihat keunikan sungai di Kalimantan Tengah. Kapal wisata ini melayani berbagai paket wisata seperti, paket liburan keluarga, jamuan makan siang, pesta ulang tahun, pertemuan/rapat, dll. Terdapat 4 (empat) rute wisata susur sungai yang ditawarkan, yaitu: Rute Pemancingan (lokasi Danau Tundai, Sungai Rungan dan sekitarnya) Rute Wisata, atraksi burung elang (lokasi Sungai Kahayan) Rute Wisata Orang Utan (lokasi Pulau Kaja Tangkiling) Rute Wisata Pilihan (lokasi Bukit Rawi-Sandung Tmg. Surapati; lokasi pulau monyet,

dll.)

Page 73: Selayang Pandang Tahun 2013

67

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

u. Kalawa Waterpark Obyek wisata water boom ini dapat ditempuh melalui jalan darat, berlokasi di jl. Tjilik Riwut Km. 7. Fasilitas berupa: permainan air, kolam renang dan panggung hiburan.

v. Wisata Rohani Bukit Doa Karmel Tangkiling Bukit Doa Karmel Tangkiling dibangun dan ditata pada Bulan Oktober 1998. Letak Bukit Doa ini di Jalan Bukit Karmel Banturung, Palangka Raya dapat ditempuh dengan jalan darat kurang lebih 30 menit dari Kota Palangka Raya. Para pengunjung dapat melihat kar-ya seni patung- patung yang melukiskan jalan salib dan panorama Bukit tangkiling yang indah.

Page 74: Selayang Pandang Tahun 2013

67

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI

Peta Lokasi Wisata di Kota Palangka Raya

Sandung Ngabe Sukah

Museum Balanga

Batu Banama

Danau Tahai

Arboretum Fantasi Beach

Taman Alam Bukit Tangkiling

Bumi Perkemahan

Perahu Wisata

Kum-Kum

Page 75: Selayang Pandang Tahun 2013

68

SENI DAN BUDAYA

Tiwah

Upacara adat keagamaan ini merupakan bagian dari kepercayaan umat Hindu Kaharingan, yaitu agama tertua di Kalimantan. Ritual ini adalah prosesi menghantarkan roh leluhur atau sanak keluarga yang telah meninggal dunia menuju alam baka, dengan cara menyucikan dan memindahkan sisa-sisa jasad yang berupa tulang belulang dari liang kubur ke tempat yang dinamakan Sandung. Ritual ini juga dilengkapi persembahan hewan yang biasanya berupa kerbau, oleh sebab itu biaya yang dikeluarkan untuk melakukan ritual ini cukup mahal.

Festival Budaya Isen Mulang

Festival seni dan budaya tahunan yang dilaksanakan sebagai wujud apresiasi pemerintah dan masyarakat Kota Palangka raya atas pe-ninggalan adat istiadat leluhur ini diadakan setiap bulan April. Dalam festival ini ditampilkan berbagai perlombaan tradisional seperti tari tradi-sional, Karungut, Malamang, Mangenta, masakan tradisional, melukis ornament Dayak, seni bela diri Lawang Sakepeng serta pemilihan Putra Putri Pariwisata.

Page 76: Selayang Pandang Tahun 2013

69

SENI DAN BUDAYA

Kontes Putra Putri Pariwisata Kontes pemilihan Putra Putri perwakilan dari seluruh wilayah di Kota Palangka Raya yang memiliki kemampuan lebih di bidang Pariwisata, yang mencakup pengetahuan tentang Pariwisata di daerahnya, Bahasa Inggris, public speaking dan kepribadian. Kontestan yang terpilih nantinya akan ikut berperan aktif mempromosikan pariwisata Kota Palangka Raya ke daerah lain atau bahkan keluar negeri.

Page 77: Selayang Pandang Tahun 2013

70

SENI DAN BUDAYA

Seni Suara 1.Nyanyian Kandan Berasal dari suku Dayak Siang atau Murung. Boleh dilakukan oleh pria dan wanita secara bergantian dan saling bersahutan dalam suatu pesta atau per-temuan yang diadakan untuk menghormati seorang pejabat/pimpinan pemerintah dan lagu-lagu pujian serta doa rakyat kepada pemimpinnya. Biasanya acara disertai jamuan makan. 2.Nyanyian Salengot Biasanya dinyanyikan oleh pria dalam suatu pesta perkawinan tapi dilarang ditampilkan saat upacara kematian. 3.Nyanyian Dadeo dan Ngaloak Ditemukan oleh suku Dayak Dusun Tengah dan dil-akukan pada saat perkawinan ataupun pesta lain yang dihadiri oleh masyarakat dan pejabat kam-pong. 4.Nyanyian Setangis Dilakukan oleh pria dan wanita pada suatu upacara kematian. Tema lagu menceritakan riwayat hidup orang yang meninggal 5.Nyanyian Riwut Andau Berasal dari Kuala Kapuas (Kota Bataguh). Tema nyanyian memperingati rapat besar berdirinya kota Bataguh. 6.Manawur Ada unsur religious dimana seorang pemuka agama menaburkan beras sambil membacakan mantra-mantra. 7.Mansana Kayau Menceritakan sesuatu dalam bentuk nyanyian yang bersahutan. 8.Mansana Kayau Pulang Nyanyian buaian sebelum tidur di malam hari. Dianyanyikan orang tua yang ditujukan kepada anak-anaknya dengan maksud mengobarkan semangat mereka untuk membalas dendam leluhur yang telah dibunuh oleh Tambun Baputi. 9.Ngendau Nyanyian yang bersifat senda gurau diantara muda mudi dan dinyanyikan secara bersahutan. 10.Kelalai-lalai Menari sambil bernyanyi dalam upacara menyambut tamu. Terdapat di daerah Kotawaringin pada suku Dayak Mama (darat) 11.Mohing Asang Nyanyian perang yang merupakan komando dari panglima perang dengan membunyikan serentak 7 kali dan terdengar Mohing Asang, yang artinya siap maju bertempur.

12.Natum Nyanyian mengenai sejarah masa lalu (tetek tatum). 13.Natum Pangpanggal Ratap tangis kesedihan karena kematian anggota keluarga. 14.Dongdong Nyanyian pada saat manugal padi (menanam padi). 15.Dodot Nyanyian pada saat berkayuh di perahu/rakit. 16.Marung Nyanyian pada saat diadakan pesta besar. 17.Ngandan Timangan orang tua kepada anak-anaknya. 18.Mansana Bandar Menceritakan seorang pahlawan putri jaman dulu. 19.Karunya Diadakan pada saat menyambut tamu yang sangat dihormati atau pada saat penobatan seorang pimpi-nan. Nyanyian ini diiringi oleh bunyi-bunyian dan dibawakan oleh 2 – 7 orang. Tema nyanyian memuji dan menyembah Tuhan Yang Maha Esa.

20.Balian Dinyanyikan pada saat upacara tiwah / upacara ke-matian. 21.Jaya Dinyanyikan oleh dukun pada saat mengobati orang sakit. 22.Baratabe Nyanyian yang tujuannya untuk menyambut ked-atangan tamu.

Page 78: Selayang Pandang Tahun 2013

71

SENI DAN BUDAYA

Seni Ukir Seni ukir juga menjadi kegiatan keseharian yang dil-akukan sebagai tradisi suku Dayak. Ukiran dengan motif khas dibuat pada hulu Mandau, Sepundu, sar-ung Mandau, sumpitan dan lainnya.

Seni Lukis Lukisan khas suku Dayak dapat terlihat pada tutang/cacah/tato. Selain itu ditemukan pada peti mati yang dinamakan runi, kakurung, dan sandung.

Seni Tari Hampir semua suku Dayak gemar menari. Tari-tarian Dayak beragam jenisnya antara lain:

1.TARI NASAI Tarian ini untuk menyambut kedatangan tamu atau menyambut pahlawan yang menang perang. 2.TARI NGINYAH/KINYAH/KENYAH Tari yang terkenal dengan nama tari perang untuk membela diri dalam peperangan yang dilakukan oleh pria dan wanita. Tarian ini diiringi oleh alunan suara kecapi dan menggunakan sejata seperti Man-dau, sumpitan dan perisai (talewang). 3.TARI BUKAS Ditarian oleh pemuda pemudi yang berjumlah 1-7 orang dengan menggunakan bambu dan tombak. Tarian ini biasanya dilakukan untuk menyambut kedatangan para panglima yang kembali dari pepe-rangan oleh suku Dayak Ma’anyan dan Dusun. 4.TARI BANTING RAUN Tarian yang dibawakan oleh gadis-gadis suku Dayak Ma’anyan.

5.TARI NGAJAN Dibawakan oleh pria dan wanita pada saat upacara adat tiwah (mengantarkan arwah nenek moyang ke surge). Menari sambil mengelilingi binatang korban (kerbau/sapi/babi) yang diikat ke sebuah tiang. Tari-an ini dilakukan oleh suku Dayak Klementen, Kat-ingan dan Kahayan. 6.TARI GIRING-GIRING Tarian yang dilakukan oleh pria dan wanita dengan menggunakan 2 alat buluh kering sepanjang 1 – 2 meter yang dalamnya telah diisi batu kerikil, sehing-ga bila buluh tersebut digerakkan akan mengeluar-kan bunyi. 7.TARI DEDER (KARANG DEDER) Tarian yang dilakukan oleh pria dan wanita dan menggunakan selendang yang dikalungkan di leher dan kedua ujung jari menjepit ujung selendang sam-bil menari menekuk lutut dan badan sesuai irama syair yang dikreasikan sendiri. 8.TARI DEDEO (KARANG DEDEO) Tarian yang lakukan oleh pria dan wanita yang berpasangan dan menari bergantian menggunakan selendang. Biasanya tarian ini dibawakan pada saat pernikahan dan ditandai dengan mendirikan tihang potong atau lengan bulau (Bahasa Dayak Dusun Tengah, Barito Tengah dan Barito Hilir). Kemudian para penari mengelilingi tihang potong atau lengan bulau tersebut sambil menari dan menyanyikan lagu Karang Dedeo yang syairnya dikarang sendiri oleh penari, bersahut-sahutan. Pada saat upacara kematian tarian ini dilarang untuk ditampilkan kare-na menunjukan kegembiraan. 9.TARI BALIAN Tarian ini khusus dilakukan pada upacara mengobati orang sakit oleh suku Dayak Ma’anyan. Alat yang dipergunakan antara lain: sepasang gelang terbuat dari logam yang menimbulkan suara gemerincing serta ketambung.

Page 79: Selayang Pandang Tahun 2013

72

SENI DAN BUDAYA

10.TARI KERANGKAU / GUMBEUK Tarian ini khusus diadakan pada upacara kematian/Ijambe/Menyalimbat oleh seluruh orang yang hadir sebagai bentuk penghorma-tan terhadap orang yang telah meninggal ter-sebut. 11.TARI HALU / ANTAN / KANJAU HALU Tarian ini juga diadakan pada upacara kematian oleh pria dan wanita. Alat yang digunakan yaitu 4 buah Halu/Alu dan menempatkannya dengan posisi melintang dan para penari melompat-lompat di atasnya. Untuk itu diperlukan keahl-ian dan kellincahan bergerak menghindari kaki penari terjepit alu. 12.TARI KAMBANG PANDAN Tarian ini dilakukan secara berpasangan pria dan wanita bergandengan tangan. 13.TARI DANDANG TINGANA Tarian ini dilakukan oleh wanita dan merupakan tarian gembira yang berasal dari Kabupaten Kapuas. Diadakan pada saat mendirikan tiang ulin untuk benteng pertahanan. 14.TARI NYANDUN NYAMBAH Tarian yang intinya memberikan pujian bagi panglima perang. Tarian ini berasal dari Kabupa-ten Kapuas, Kahayan Hulu. 15.TARI HATUAH BUAH Tarian gembira pada saat musim buah raya, berasal dari Kabupaten Kapuas. 16.TARI MANGKULES Tarian yang berasal dari Kabupaten Barito ini merupakan tarian yang diadakan pada upacara tradisional yang berhubungan dengan upacara kematian. 17.TARI MANGETAM Tarian yang berasal dari Kabupaten Kapuas yang diadakan pada saat memotong padi. 18.TARI KINJAK KARING Tarian yang berasal dari Kabupaten Kapuas/ Kahayan Hulu yang dilakukan oleh wanita sebagai persembahan bagi pahlawan yang sedang berperang. 19.TARI KANJAN PAHI Tarian sakral yang dilakukan pada saat upacara tiwah. 20.TARI TUGAL Tarian yang dilakukan pada saat menugal padi.

21.TARI GALANG BAWO Inspirasi cerita berasal dari cerita rakyat Dayak Ma’anyan yaitu di kampung Tengong Ranayah di daerah Tanah Tinggi Bawo. Datuk Too Pem-bakal Tenong Ranayah memiliki seorang putra bernama Lala yang sangat gemar berburu. Lala sangat dikagumi dan selalu menjadi buah bibir masyarakat sekitar karena kesaktiannya. Suatu hari Lala mendemonstrasikan keahliannya da-lam hal berburu dalam bentuk tarian sejak awal sampai akhir perburuan. 22.TARI GANGGERENG Adanya tarian ini bertepatan dengan adanya tarian galang bawo yang berasal dari kampung Sarumai. Suatu hari kampung tersebut diserang hingga porak poranda. Akibatnya rakyat di daerah tersebut bersatu untuk bersama melawan ke wilayah musuh. Sepulang dari pertempuran mereka menari-nari sebagai lua-pan perasaan gembira karena dapat men-galahkan musuh dan membawa kemenangan yang gemilang. 23.TARI GALANG DADAS / BALIAN DADAS Adanya tarian ini beberapa saat setelah muncul-nya tarian Galang Bawo dan tarian Ganggerang yaitu sekitar tahun 1540. Waktu itu seorang wanita bernama Ine Payung Gunting yang berniat menandingi kesaktian Lala. Dia bertapa di bukit Beratus (Gunung Meratus) yang ditemukan di daerah Kalimantan Selatan. Da-lam pertapaannya ia bertemu dengan seekor ular tedung (tadung/muhe) dan macan. Akhir cerita, kedua binatang yang ditemukan dalam masa pertapaannya tersebut memberikan pe-tunjuk kepada Ine dalam mengabulkan permo-honan menjadi sakti dan pintar menari seperti Lala. Ine pun menjadi sangat pandai menari me-liuk-liuk indah bagaikan ular tadung serta mela-yang bagaikan burung elang (antang) yang terbang di langit.

Page 80: Selayang Pandang Tahun 2013

73

SENI DAN BUDAYA

24.TARI BAWI KAMELOH Legenda Bawi Kameloh menceritakan seorang wanita cantik jelita dan berpenampilan menarik bernama Bawi Kameloh Putak Bulau Janjulen karangan Limut Batu Kamasan Tambun yang merupakan salah satu penguasa Tanah Dayak. Bawi Kameloh memiliki kekuatan gaib dapat berubah wujud menjadi manusia dan atau tanpa wujud. Pada suatu hari Bawi Kameloh menampakan wujudnya menjadi manusia/wanita cantik dan duduk sendirian. Tak jauh darinya, ada bebera-pa gadis yang sedang bermain dan bersenda gurau, gadis-gadis tersebut heran karena melihat Bawi Kameloh seorang diri sehingga mereka mengajaknya bermain. Karena asiknya bermain tak sengaja mereka melihat selendang yang terikat di pinggang Bawi Kameloh. Sehing-ga timbullah niat bercanda untuk menarik selendang tersebut. Tanpa mereka duga Bawi Kameloh melakukan perlawanan. Akhirnya selendang tersebut terlepas dari pinggang Bawi Kameloh dan ia pun berubah wujud menjadi wanita yang menakutkan. 25.TARI RANTAK KIPAS GEMPITA Rantak Kipas Gempita merupakan sebuah tari yang menggambarkan pergaulan remaja putrid dalam membangun bumi tambun bungai dengan membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan, sehingga terbentuk rasa keber-samaan yang bulat dan kokoh. Gerak lincah dan enerjik dalam memainkan kipas menunjukan kegembiraan generasi muda untuk terus memupuk rasa solidaritas terhadap kema-jemukan sosial budaya yang ada di Kota Palang-ka Raya, sehingga tetap terwujud persatuan dan kesatuan.

Page 81: Selayang Pandang Tahun 2013

74

KULINER

KULINER KHAS PALANGKA RAYA Kuliner yang ada di kota Palangka Raya sangat dipengaruhi oleh keadaan alamnya yang berupa sungai dan hutan. Bahan makanan pokok masyarakat di Kota Palang-ka Raya pun terlihat begitu alamiah dan

masakan yang disajikan kebanyakan adalah Ikan air tawar/ikan sungai. Masakan yang terkenal seperti Tanak Lauk, Juhu Singkah, Panggang Lauk dan lain-lain. Makanan khas Kota Palangka Raya ini begitu lezat dan memberikan kesan yang baik bagi wisatawan yang mencobanya. Oleh-oleh makanan/cemilan khas yang terkenal dari Kota Palangka Raya berupa Amplang Ikan Pipih, Abon Ikan, Lempok Dahuyan, Salu-ang Goreng dan lain-lain.

Page 82: Selayang Pandang Tahun 2013

75

HANDYCRAFT

K erajinan khas suku Dayak memiliki rupa dan ragam yang unik terbuat dari ba-

han alam seperti rotan, getah nyatu, kayu, batu purun, dan lain-lain. Hasil kerajinan ter-sebut berupa tas, topi, tikar, souvenir getah nyatu, replika Mandau, gelang, cincin, dan kalung dari batu kecubung, selain dari ukiran-ukiran khas Dayak lainnya. Pemerintah Kota Palangka Raya juga telah menyelenggarakan Lomba Souvenir dan Cinderamata Khas untuk memeriahkan HUT Kota Palangka Raya.

Page 83: Selayang Pandang Tahun 2013

76

DAFTAR HOTEL

Swill Belhotel Danum Guna mendukung pengembangan pari-wisata maupun bisnis, serta membuka pelu-ang/iklim investasi, saat ini di Kota Palangka Raya sudah tersedia sarana akomodasi yang layak dan memadai dengan kelas hotel berbintang. Salah satu hotel megah terbaru (Grand Opening 16 Mei 2012) dengan kelas bintang empat ada-lah Swiss-Belhotel Danum. Hotel megah yang dikelola oleh Group Swiss-Belhotel International ini terletak di Jalan Tjilik Riwut, dekat dengan lapangan golf dan sta-dion Tuah Pahoe. Hotel bintang 4 dengan standar internasional ini berdiri di atas la-han seluas 18 ribu meter persegi dengan 150 kamar, terdiri dari Deluxe, Deluxe Pool Access , Grand Deluxe, Grand Deluxe Pool Access, Suite , Suite Pool Access dan Presi-dential Suite .

Hotel Address : Jl. Tjilik Riwut Km.5 No.9 Palangkaraya 73112 Tel : (62 0536) 323 2777; Fax : (62 0536) 324 1999 Email: [email protected]

Page 84: Selayang Pandang Tahun 2013

77

DAFTAR HOTEL

Aquarius Boutique Hotel Hotel berbintang lain yang ada di Kota Palangka Raya adalah Hotel Aquarius (Bintang 3) (beroperasi sejak pertengahan tahun 2009 yang lalu) . Hotel Aquarius yang

terletak di Jalan Imam Bonjol ini, memiliki 110 kamar, terdiri dari 1 President Suite Room, 2 Suite Rooms, 18 Executive Rooms, 50 Deluxe Rooms, dan 39 Superior Rooms. Selain itu, juga terdapat Palace Ballroom (kapasitas 1.000 orang), Meeting Rooms, Cafee, Luna Karaoke, Vino Club—live music and disco, Blue Music Hall, Health Club, ko-lam renang, dll.

HUBUNGI +62-536-3242121 Untuk Reservasi http://aquariusboutiquehotel.com/id/

Page 85: Selayang Pandang Tahun 2013

78

DAFTAR HOTEL

Hotel Luwansa Hotel megah lain yang telah beroperasi se-jak bulan Mei 2010 di Kota Palangka Raya adalah Hotel Luwansa (Bintang 3) yang ter-letak di Jalan G. Obos. Hotel yang berdiri di bawah naungan bendera Santini Group, milik pengusaha Sofyan Wanandi ini, mem-iliki 96 Kamar (92 superior, 4 suite rooms) diharapkan dapat menjadi alternatif lain bagi tamu yang ingin menginap di Kota Pal-angka Raya. Hotel Luwansa memiliki fasili-tas seperti pendingin udara, kamar mandi dengan pancuran air panas dan dingin, bar mini, televisi satelit, pijat dan refleksi, bi-natu, dll.

Information and Reservation: 0536—3242828

Information and Reservation: 0536—3242828

Page 86: Selayang Pandang Tahun 2013

79

DAFTAR HOTEL

Hotel Amaris Hotel lain dengan pelayanan kelas inter-nasional adalah Hotel Amaris yang ber-naung dalam group Santika Indonesia Ho-tels and Resort ini terletak di Jalan S. Par-man No. 60.A Palangka Raya, memiliki 63 smart rooms, modern business centre, @Xpres, Wi-Fi internet acces, LCD TV, Safe Deposit Box in every room, parking area, dsb.

Page 87: Selayang Pandang Tahun 2013

80

DAFTAR HOTEL

Hotel Barito Sinta Hotel cukup megah lainnya yang juga baru selesai dibangun dan sudah beroperasi sejak tahun 2010 yang lalu diantaranya adalah Hotel Barito Sinta. Hotel milik pengusaha asli pribumi Kalimantan Tengah ini terletak di Jalan RTA Milono Km 4,5 Palangka Raya.

Nama Hotel : Hotel Barito Sweet Shinta

Alamat : Jl. RTA. Milono Km 4,5

Telepon : 08115208801 / 081952011011 / 08195363333878 /

Kamar 40 Rooms

Fasilitas Lainnya : Restaurant, meeting room

Page 88: Selayang Pandang Tahun 2013

81

DAFTAR HOTEL

Hotel Dandang Tingang

Kamar Junior Suite : 2 Buah Kamar Superior : 37 Buah Kamar Standard : 15 Buah Fasilitas : Restaurant, café, meeting room, aula, laundry, taxi service Alamat : Jl. Yos Sudarso No. 13 Telp : 0536–3221805, 3222571, 3222156/ Fax : 0536 - 3221254 3222304

Kamar VIP : 15 Buah Kamar Standar : 14 Buah Kamar Ekonomi : - Fasilitas : Ruang Rapat dan Restoran Alamat : Jl. Irian No. 2 Telp : 0536-3220003

Hotel Lampang

Kamar VIP : 4 Buah Kamar Standar : 18 Buah Kamar Ekonomi : 2 Buah Fasilitas : Ruang Rapat dan Restoran Alamat : Jl. A. Yani No. 90 Telp : 0536-3225321, 3221770, 3221771

Hotel Adidas

Kamar VIP : 14 Buah Kamar Standar : 16 Buah Kamar Ekonomi : - Fasilitas : - Alamat : Jl. K.S. Tubun No. 28A Telp : 0536-3222753, 3222754

Hotel Foni

Kamar VIP : 6 Buah Kamar Standar : 19 Buah Kamar Ekonomi : - Fasilitas : Ruang Rapat dan Restoran Alamat : Jl. A. Yani No. 87 Telp : 0536-3221680, 3222355, 3226769

Hotel Sakura

Page 89: Selayang Pandang Tahun 2013

82

DAFTAR HOTEL

Kamar VIP : 20 Buah Kamar Standar : 20 Buah Kamar Ekonomi : - Fasilitas : Ruang Rapat dan Restoran Alamat : Jl. Tjilik Riwut Km. 4,5 Telp : 0536-3222835

Hotel Hawai

Kamar VIP : - Kamar Standar : 5 Buah Kamar Ekonomi : 25 Buah Fasilitas : Ruang Rapat dan Restoran Alamat : Jl. Sumbawa No. 78 Telp : 0536-3221804, 3221053

Kamar VIP : - Kamar Standar : 18 Buah Kamar Ekonomi : 18 Buah Fasilitas : Ruang Rapat dan Restoran Alamat : Jl. Nias No. 17 Telp : 0536-3222182

Hotel Sampaga

Hotel Mina

Kamar VIP : 6 Buah Kamar Standar : 20 Buah Kamar Ekonomi : 11 Buah Fasilitas : - Alamat : Jl. Nias No. 5 Telp : 0536-3222649, 3221672

Hotel Mahkota

Kamar VIP : 12 Buah Kamar Standar : 10 Buah Kamar Ekonomi : 3 Buah Fasilitas : - Alamat : Jl. A. Yani N0. 57 Telp : 0536-3222438

Hotel Banama Tingang

Page 90: Selayang Pandang Tahun 2013

83

DAFTAR HOTEL

Kamar VIP : 2 Buah Kamar Standar : 5 Buah Kamar Ekonomi : 5 Buah Fasilitas : - Alamat : Jl. A. Yani 82-A Telp : 0536-3221634, 3228056

Hotel Yanti

Kamar VIP : - Kamar Standar : 6 Buah Kamar Ekonomi : 6 Buah Fasilitas : - Alamat : Jl. Dr. Murjani N0. 9 Telp : 0536-3221428

Hotel Rachman

Hotel Dian Wisata

Kamar VIP : 12 Buah Kamar Standar : - Kamar Ekonomi : 7 Buah Fasilitas : - Alamat : Jl. A Yani Telp : 0536-3221634

Kamar VIP : 15 Buah Kamar Standar : 35 Buah Kamar Ekonomi : - Fasilitas : Restaurant, meeting room, swimming pool Alamat : Jl. Raden Saleh No. 1 Telp : 0536-3226535, 3226536, Fax. 32234154

Hotel Batu suli Internasional

Hotel Sahid Raya

Kamar VIP : 13 Buah Kamar Standar : 15 Buah Kamar Ekonomi : 15 Buah Fasilitas : - Alamat : Jl. Bali No. 59 Telp : 0536-3222124, 3235477

Page 91: Selayang Pandang Tahun 2013

84

DAFTAR HOTEL

Kamar VIP : 4 Buah Kamar Standar : 11 Buah Kamar Ekonomi : 26 Buah Fasilitas : Ruang Rapat dan Restoran Alamat : Jl. RTA Milono Km. 3,5 No. 109 Telp : 0536-3235501

Hotel Sahid Tamara

Kamar VIP : 7 Buah Kamar Standar Plus : 9 Buah Kamar Stan dar A : 2 Buah Kamar Stan dar B : 4 Buah Fasilitas : Meeting Room, Restoran, WiFi, Laundry Alamat : Jl. Damang Leman No. 09 Telp /Fax. : 0536-3222174/Hp. 0815 7518 0555 Email : [email protected]

Hotel Fairuz

Suite Room : Deuxe Room : Superior Room : Fasilitas : Lobby Lounge, Cafe & Resto, Laundry, Wifi, Reflexy Alamat : Jl. Tijllik Riwut Km. 1 No. 10-12 Telp /Fax. : 0536-3222888 Email : [email protected]

Hotel Global

Suite Room : Deuxe Room : Superior Room : Fasilitas : - Alamat : Jl. Merak No. 1 Telp /Fax. : - Email : -

Hotel Avicenna

Suite Room : Deuxe Room : Superior Room : Fasilitas : - Alamat : Jl. Tijllik Riwut Km. 5 Telp /Fax. : 0536-3231427 Email : -

Hotel Duta Nan Sarunai

Page 92: Selayang Pandang Tahun 2013

85

PENUTUP

B uku Selayang Pandang Kota Palangka Raya ini, kami sajikan dalam rangka Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya yang ke—48 pada tanggal 17 Juni 2013 dan Hari Ulang

Tahun Kota Palangka Raya yang ke—56 pada tanggal 17 Juli 2013, sebagai kado ulang ta-hun. Dirgahayu Pemerintah dan Kota Palangka Raya. Semoga Tuhan Yang maha Esa mem-berikan berkat dan karunia-Nya serta melindungi kita sekalian. Dengan semangat “Isen Mulang” Pantang Mundur, Maju Terus dan Tidak Mengenal Menyerah, Kota Cantik Palangka Raya, mari kita tata, kita bangun dan kita jaga Palangka Raya menuju jaya. Sekian dan terima kasih

DIRGAHAYU KOTA PALANGKA RAYA

Page 93: Selayang Pandang Tahun 2013

86

GALERI FOTO

Page 94: Selayang Pandang Tahun 2013