Scope of Biology

of 15 /15
Standar Kompetensi Memahami hakikat Biologi sebagai ilmu Kompetensi Dasar o Mengidentifikasi ruang lingkup Biologi o Mendeskripsikan objek dan permasalahan biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan (molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, dan bioma)

Embed Size (px)

description

Ruang Lingkup Biologi

Transcript of Scope of Biology

  • Standar Kompetensi

    Memahami hakikat Biologi sebagai ilmuKompetensi Dasar Mengidentifikasi ruang lingkup BiologiMendeskripsikan objek dan permasalahan biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan (molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, dan bioma)

  • Ruang LIngkup BiologiBiologi mempelajari tentang makhluk hidup, bagaimana interaksinya satu sama lain, dan bagaimana interaksinya dengan lingkunganKarakteristik ilmu biologi ditentukan oleh objek yang dipelajari dan permasalahan yang dikajiObjek yang dipelajari dalam ilmu biologi adalah makhluk hidupMakhluk hidup memiliki karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan objek lain

  • Karakteristik Makhluk hidupMakhluk Hidup disusun oleh selSetiap makhluk hidup terdiri dari satu sel (uniseluler) atau banyak sel (multiseluler). Setiap sel dilindungi oleh membran yang memisahkannya dari lingkungan.

    Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembanganPertambahan tinggi ataupun pertambahan berat suatu organisme merupakan tolak ukur pertumbuhan yang teramati oleh kita. Sejalan dengan itu, sel-sel makhluk hidup akan mengalami perkembangan. Perkembangan itu meliputi perubahan sel menjadi bentuk yang berbeda dan menjalankan suatu fungsi tertentu.

  • Karakteristik Makhluk hidupMakhluk hidup melakukan proses metabolismeDi dalam tubuh makhluk hidup terjadi berbagai reaksi penyusunan dan penguraian senyawa-senyawa, yang disebut metabolisme. Metabolisme itu terjadi terus menerus, sehingga tubuh makhluk hidup selalu dalam keadaan homeostasis, yaitu keadaan lingkungan internal yang seimbang dan konstan.Makhluk hidup memberikan respons terhadap rangsanganSetiap makhluk hidup peka terhadap rangsangan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar tubuh.. Contohnya perubahan suhu, warna, arah, dan intensitas cahaya.

  • Karakteristik Makhluk hidupMakhluk hidup melakukan reproduksiMakhluk hidup dapat mempertahankan jenisnya karena kemampuannya untuk melakukan reproduksi. Saat reproduksi, materi herediter dari induk diwariskan kepada keturunannya.Makhluk hidup mampu beradaptasi dengan lingkunganSetiap makhluk hidup mampu beradaptasi sehingga dapat bertahan meskipun keadaan lingkungan senantiasa berubah.

  • Struktur Organisasi kehidupanTingkat MolekulSetiap inti sel makhluk hidup memiliki molekul organik yang berperan mengendalikan struktur dan fungsi setiap sel. Inti sel juga membawa informasigenetik yang diturunkan. Molekul organik tersebut adalah DNA (deoxyribonuclecic acid/asam deoksiribonukleat). Selain DNA, dalam inti sel juga terdapat RNA (ribonuclecic acid/asam ribonukleat) yang berperan dalam mengatur sintesis protein di dalam sel.

    Tingkat selSel merupakan unit kehidupan yang terkecil. Makhluk hidup uniseluler, seperti protozoa, bakteri, dan alga, melangsungkan metabolismenya di dalam sebuah sel. Makhluk hidup multiseluler seperti tumbuhan dan hewan, disusun oleh bermacam-macam sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda.

  • Organisasi KehidupanAtomMolekulSelJaringanOrganSistem organOrganisme/IndividuPopulasiKomunitasEkosistemBiomaBiosfer

  • Organisasi Kehidupan

  • Struktur Organisasi kehidupanTingkat JaringanJaringan merupakan kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Tubuh hewan terdiri dari bermacam-macam jaringan, misalnya jaringan otot, darah, atauepidermis. Porifera dan Coelenterata merupakan contoh makhluk hidup tingkat jaringan paling sederhana. Porifera dan Coelenterata memiliki dua lapisan sel pembentuk tubuh (diploblastik), yaitu lapisan terluar (elektoderm) dan lapisan terdalam (endoderm).

    Tingkat OrganMerupakan kumpulan jaringan dengan fungsi tertentu. contohnya organ jantung, paru-paru, lambung.

  • Struktur Organisasi kehidupanTingkat Sistem OrganSistem organ disusun oleh organ-organ yang saling berinteraksi dlam melaksanakan fungsi didalam tubuh. Contohnya, sistem peredaran darah manusia, yang terdiri dari jantung dan pembuluh darah, berfungsi untuk mengedarkan darah keseluruh tubuh.

    Tingkat IndividuDitingkat individu, berlangsung mekanisme kompleks yang terjadi karena koordinasi dan regulasi bermacam-macam sistem tubuh.

    Tingkat PopulasiPopulasi adalah kumpulan individu yang berada pada waktu dan tempat yang sama. contohnya, populasi rumput, populasi burung merpati, populasi cacing tanah, dan populasi pohon pisang.

  • Struktur Organisasi kehidupanTingkat KomunitasAdalah kumpulan populasi yang berada pada waktu dan tempat yang sama. Misalnya, komunitas padang rumput, yang terdiri dari populasi rumput, populasi belalang, populasi kupu-kupu, populasi cacing tanah, dan sebagainya.

    Tingkat EkosistemAdalah interaksi antara populasi-populasi penyusun komunitas dengan lingkungan abiotiknya. Misalnya sinar matahari, tanah, air, udara.

  • Struktur Organisasi kehidupanTingkat BiomaKumpulan ekosistem yang melingkupi wilayah yang luas akan membentuk bioma. contohnya, bioma gurun, bioma padang rumput, hutan gugur, dan sebagainya.Pemberian nama bioma tergantung dari tumbuhan yang dominan. Misalnya, bioma padang rumput karena tumbuhan yang dominan adalah rumput. Suatu bioma memiliki iklim tertentu sehingga terdapat tipe tumbuhan dan hewan khas yang mampu beradaptasi dilingkungan tersebut.

  • Keterkaitan ilmu Biologi dengan ilmu lainKeterkaitan Biologi dengan Matematika, misal: dalam kajian genetika (persilangan mendel, kemungkinan)Keterkaitan Biologi dengan Fisika, misal: penyerapan air dan unsur hara, difusi, osmosis, daya penglihatan mata.Keterkaitan Biologi dengan Kimia: unsur-unsur penyusun tubuh dan proses metabolism.Keterkaitan Biologi dengan Ekonomi, misal: di bidang pertanian (intensifikais pertanian, bibit unggul, irigasi, tumpang sari).

  • Peran ilmu Biologi dalam kehidupanBidang pertanian: rekayasa genetika untuk menghasilkan tanaman penghasil buah tanpa biji, bibit unggul, dan tahan hama.Peternakan: inseminasi buatan, fertilisasi in vitro.Kesehatan: transplantasi organ, vaksin, pengembangan obat.Industri: produksi nata de coco, yoghurt, tempe, makanan fermentasi, antibiotik.