My Biology

download My Biology

of 32

  • date post

    07-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    2.599
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of My Biology

MybiologyRabu, 2008 Juni 04SISTEM GERAKMEKANISME GERAK PADA VERTEBRATA Hewan mempunyai kemampuan gerak berpindah tempat yang disebut LOKOMOTIO Gerak pada hewan merupakan kerja sama dua sistem organ yaitu RANGKA dan OTOT Hewan-hewan Vertebrata memiliki rangka dalam yaitu yang disebut ENDOSKLETON TULANG TULANG PENYUSUN RANGKA A. SKLETON AKSIAL terdiri dari : - TULANG TENGKORAK terdiri dari : Bagian tempurung otak : tl kepala belakang, tl baji, tl tapis, tl pelipis, tl dahi, tl ubunubun Bagian wajah : tl rahang atas, rahang bawah, tl pipi, tl hidung, tl air mata - TULANG BELAKANG : 7 ruas tulang leher 12 ruas tulang punggung 5 ruas tulang pinggang 5 tulang kelangkang (bersatu) 4 tulang ekor

TULANG DADA dan TULANG RUSUK terdiri dari : 7 pasang tulang rusuk 3 pasang tulang palsu 2 pasang rusuk melayang B. SKLETON APENDIKULAR terdiri dari - GELANG BAHU tulang belikat dan tulang selangka - GELANG PANGGUL tulang usus , tulang duduk dan tulang kemaluan - LENGAN : Tulang lengan atas (HUMERUS), tulang pengumpil (RADIUS), tulang hasta (ULNA) 2 x 8 tulang pergelangan tangan (KARPAL) 2 x 5 tulang telapak tangan (METAKARPAL) , 2 x 14 tulang jari (PHALANGES) - KAKI : tulang paha (FEMUR), tulang tempurung (PATELLA), tulang betis (FIBULA), tulang kering (TIBIA) 2 x 7 tulang pergelangan kaki (TARSAL) 2 x 5 telapak kaki (METATARSAL) 2 x 14 tulang jari-jari kaki (PHALANGES) Macam-macam persendian

1. SINKONDROSIS persendian yang dihubungkan oleh tulang rawan contoh pada hubungan ruas antar tulang belakang 2. SINARTROSIS Sinfibrosis persendian yang dihubungkan oleh jaringan ikat serabut pada tulang tengkorak (SUTURA) 3. DIARTROSIS - ujung-ujung tulang dilindungi oleh tulang rawan, kedua tulang

dihubungkan oleh ligamen STRUKTUR PERSENDIAN DIARTROSIS - permukaan tulang dilindungi oleh membran sinovial yang menghasilkan minyak sinovial - tulang rawan MACAM - MACAM PERSENDIAN DIARTROSIS Sendi Peluru kedua ujung tulang berbentuk lekuk dan bongkol pada sendi pada gelang bahu dan gelang panggul Sendi Engsel - kedua ujung tulang berbentuk engsel pada siku, lutut, ruas antar jari Sendi Putar ujung tulang yang satu dapat mengitari ujung tulang yang lain antar tulang atlas dan tulang tengkorak , antar tulang hasta dan tulang pengumpil Sendi Pelana antar tulang telapak tangan dengan ibu jari Sendi Ovoid antar tulang pengumpil dengan pergelangan tangan Sendi Luncur (sendi geser) antar tulang pergelangan tangan Kelainan dan gangguan pada sistem alat gerak: A. Kelainan pada otot 1. Atrofi: pengecilan ukuran otot karena tidak dapat berkontraksi 2. Hipertropi: membesarnya otot karena dilatih terus 3. Stiff peradangan otot trapesius leher terasa kaku 4. Lelah otot (kram) 5. Tetanus yang disebabkan infeksi Clostridium tetani B. Kelainan pada tulang dan persendian 1. Kelainan tulang belakang

- Skoliosis : (tulang belakang seperti huruf S) - Lordosis (tulang belakang bagian leher dan panggul bengkok kedepan) - Kifosis = bongkok 2. Dislokasi : tulang keluar dari persendian 3. Artritis sika nyeri sendi akibat rongga sendi kekurangan minyak sinovial 4. Osteoartritis nyeri sendi karena menipisnya tulang rawan 5. Artritis gout : pembengkakan sendi karena menumpuknya asam urat 6. Artritis eksudatif : nyeri sendi akibat rongga terisi getah radang karena infeksi kuman 7. Layu semu yaitu : rusaknya cakra epifise tulang pipa pada anak dalam kandungan karena infeksi sifilis 8. Fisura = retak tulang pipa 9. Fraktura = patah tulang pipa 10. Nekrosa = lapisan periosteum tulang rusak 11. Ankilosis : sendi tidak dapat digerakkan

Diposkan oleh insanutami di 18:59 Label: Materi Kls XI 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lama Halaman Muka Langgan: Poskan Komentar (Atom)

Arsip Blog

2008 (2) o Juni (2) SISTEM GERAK JARINGAN HEWAN

Mengenai Sayainsanutami Lihat profil lengkapku

1. Tulang Manusia11.1Dari Crayonpedia(Dialihkan dari 1. Tulang 11.1) Langsung ke: navigasi, cari

Daftar isi[sembunyikan]

1 A. Tulang o 1.1 1. Jenis jenis tulang 1.1.1 a. Tulang rawan (kartilago) 1.1.1.1 1) Tulang Rawan Hialin 1.1.1.2 2) Tulang Rawan Elastik 1.1.1.3 3) Tulang Rawan Fibrosa (Fibrokartilago) / Serat 1.1.2 b. Tulang (osteon) o 1.2 2. Pembentukan Tulang 1.2.1 a) Tulang pipa (tulang panjang) 1.2.2 b) Tulang pipih 1.2.3 c) Tulang pendek 1.2.4 d) Tulang tak berbentuk o 1.3 3. Fungsi Tulang o 1.4 4. Hubungan Antar Tulang 1.4.1 a. Sinartrosis 1.4.2 b. Amfiartrosis 1.4.3 c. Diartosis 1.4.4 1) Sendi Peluru 1.4.5 2) Sendi Engsel 1.4.6 3) Sendi Putar 1.4.7 4) Sendi Ovoid 1.4.8 5) Sendi Pelana atau Sela 1.4.9 6) Sendi luncur o 1.5 5. Sistem Rangka 1.5.1 a. Rangka Aksial 1.5.1.1 1,) Tengkorak 1.5.1.2 2) Tulang Belakang

o

1.5.1.3 3) Hioid 1.5.1.4 4) Tulang dada dan tulang rusuk gambar:struktur tulang belakang manusia.jpg 1.5.2 b. Rangka Apendikuler 1.5.2.1 1) Tulang Selangka 1.5.2.2 2) Tulang Belikat 1.5.2.3 3) Tulang Pangkal Lengan, Pengumpil, Hasta 1.5.2.4 4) Tangan 1.5.2.5 5) Kaki 1.6 6. Kelainan dan Gangguan pada Tulang 1.6.1 a) Kekurangan Vitamin D 1.6.2 b) Kecelakaan 1.6.3 c) kebiasaan yang salah 1.6.4 d) Nekrosa 1.6.5 e) Gangguan persendian

1.6.6 f) Serangan Kuman pada Sendi

A. TulangTulang disebut alat gerak pasif karena digerakkan oleh otot. Akan tetapi tulang tetap mempunyai peranan penting karena gerak tidak akan terjadi tanpa tulang.

1. Jenis jenis tulanga. Tulang rawan (kartilago)

gambar:penampang melintang tulang rawan.jpg Bersifat bingkas dan lentur serta terdiri atas sel- sel rawan yang dapat menghasilkan matriks berupa kondrin. Pada anak anak jaringan tulang rawan banyak mengandung matriks. Pada orang dewasa tulang rawan hanya terdapat pada beberapa tempat , misalnya cuping hidung, cuping telinga, antara tulang rusuk dan tulang dada, sendi- sendi tulang, antar ruas tulang belakang, pada cakra epifis. Matriks tulang rawan merupakan campuran protein dengan polisakarida yang disebut kondrin. Tulang rawan ada tiga tipe yaitu: hialin, elastik dan serat. 1) Tulang Rawan Hialin Matriksnya memiiki serat kolagen yang tersebar dalam bentuk anyaman halus dan rapat. Terdapat pada saluran pernapasan dan ujung tulang rusuk. Tulang rawan hialin bening seperti kaca. 2) Tulang Rawan Elastik Susunan polikandrium, matriks , sel dan lacuna tulang rawan elastic sama dengan tulang rawan hialin. Akan tetapi serat kolagen tulang rawan elastic tidak tersebar dan

nyata seperti pada tulang rawan hialin. Bentuk serat serat elastic bergelombang . tulang rawan elastic terdapat pada epiglottis dan bagian luar telinga. 3) Tulang Rawan Fibrosa (Fibrokartilago) / Serat Matriksnya mengandung serabut kolagen kasar dan tidak teratur; terletak di perlekatan ligamen, sambungan tulang belakang, dan simfisis pubis. Sifat khas dari tulang rawan ini adalah lakuna lakunanya bulat atau bulat telur dan berisi sel sel (kondrosit).

b. Tulang (osteon)

gambar:Perkembangan sel - sel tulang.jpg

Bersifat keras dan berfungsi menyusun berbagai sistem rangka.tersusun dari bagian bagian sebagai berikut: a. Ostreoprogenator, merupakan sel khusus yaitu derivate mesenkima yang memiliki potensi mitosis yang mampu berdiferensiasi menjadi osteoblas terdapat dibagian luar membrane ( periosteum) b. Osteoblas merupakan sel tulang muda yang akan membentuk osteosit. c. Osteosit merupakan sel sel tulang dewasa. d. Osteoklas merupakan sel yang berkembang dari monosit dan terdapat disekitar permukaan tulang . fungsi osteoklas untuk perkembangan, pemeliharaan , perawatan dan perbaikan tulang.

2. Pembentukan Tulang

gambar:proses osifikasi.jpg

Pembentukan tulang terjadi segera setelah terbentuk tulang rawan (kartilago). Kartilago dihasilkan dari sel-sel mensenkima. Setelah kartilago terbentuk, bagian dalamnya akan berongga dan terisi osteoblas. Osteoblas juga menempati jaringan seluruhnya dan membentuk sel-sel tulang.

Sel-sel tulang dibentuk dari arah dalam ke luar atau proses pembentukannya konsentris. Setiap satuan sel tulang mengelilingi suatu pembuluh darah dan saraf membentuk suatu sistem yang disebut Sistem Havers. Berdasarkan matriksnya , jaringan tulang dibedakan sebagai berikut: 1. Tulang Kompak, merupakan tulang dengan matrik yang padat dan rapat, misalnya tulang pipa. 2. Tulang Spons merupakan tulang yang matriksnya berongga misalnya tulang tulang pipih dan tulang tulang pendek.

Berdasarkan bentuknya terdapat tiga macam bentuk tulang yang menyusun rangka tubuh, yaitu tulang pipa , tulang pipih, dan tulang pendek, selain itu ada pula tulang tak terbentuk. a) Tulang pipa (tulang panjang) Berbentuk tabung dan biasanya berongga. Diujung tulang terjadi perluasan yang berfungsi untuk berhubungan dengan tulang lain, contohnya adalah tulang betis, tulang kering, tulang hasta, dan tulang pengupil. Tulang pipa terbagi menjadi tiga bagian , yaitu bagian tengah disebut diafisis , kedua ujung disebut epifisis, dan antara epifisis dan diafisis disebut cakra epifisis. Pada anak anak cakra epifisis berupa karti;ago yang mengandung osteoblas, sedangkan pada orang dewasa yang sudah tidak bertambah lagi tingginya cakra epifisis sudah sudah menulang. Osteoblas menempati rongga yang disebut rongga sumsum tulang. b) Tulang pipih Tersusun atas dua lempengan tulang kompak dan tulang spons, didalamnya terdapat sumsum. Kebanyakan tulang pipih menyusun dinding rongga sehingga tulang pipih ini sering berfungsi sebagai pelindung atau untuk memperkuat , contohnya adalah tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak. c) Tulang pendek Tulang pendek berbentuk kubus dan hanya ditemukan pada pangkal kaki, pangkal lengan dan ruas ruas tulang belakang. d) Tulang tak berbentuk Memiliki bentuk yang tertentu . tulang ini terdapat diwajah dan tulang belakang.

3. Fungsi TulangTulang tulang pada manusia selain menyusun rangka, juga mempunyai fungsi lain, yaitu: a. Memberi bentuk tubuh b. Melindungi alat tubuh yang