Ringkasan Hukum Pasar Modal by Prima Annisa Widiastuti

download Ringkasan Hukum Pasar Modal by Prima Annisa Widiastuti

of 39

  • date post

    08-Apr-2016
  • Category

    Documents

  • view

    13
  • download

    2

Embed Size (px)

description

Hukum Pasar Modal

Transcript of Ringkasan Hukum Pasar Modal by Prima Annisa Widiastuti

Hukum Pasar ModalTinjauan Umum dan Sejarah Pasar Modal

Pengertian pasar modal, sebagaimana pasar konvensional pada umumnya, adalah merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Pasar (market) merupakan sarana yang mempertemukan aktivitas pembeli dan penjual untuk suatu komoditas atau jasa. Pengertian modal (capital) dapat dibedakan:1. Barang modal (capital goods) seperti tanah, bangunan, gedung, mesin. 2. Modal uang (fund) yang berupa financial assetsPasar modal (capital market) mempertemukan pemilik dana (supplier of fund) dengan pengguna dana (user of fund) untuk tujuan investasi jangka menengah (middle-term investment) dan panjang (long-term investment). Unsur-Unsur Pasar Modal yaitu : Mempertemukan pemilik dana dan pengguna dana untuk tujuan investasi jangka menengah dan jangka panjang

Kedua pihak melakukan jual beli modal yang berwujud efek

Pemilik dana menyerahkan sejumlah dana

Penerima modal (perusahaan terbuka) menyerahkan surat bukti kepemilikan berupa efek

UU No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal pasal 1 angka 13 mendefinisikan pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan Perdagangan Efek Perusahaan Publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Posisi pasar modal dalam struktur pasar keuangan (financial market). Pasar keuangan ini meliputi kegiatan: 1. pasar uang (money market), 2. pasar modal (capital market) dan3. lembaga pembiayaan lainnya seperti sewa beli (leasing), anjak piutang (factoring), modal ventura (venture capital), kartu kredit.

KriteriaPasar ModalPasar UangPasar Komoditi

Lembaga pengawasnyaOJKBIKemenkeu

InstrumenSaham

Obligasi

Instrumen Derivatif

Intrumen LainSertifikat Deposito

Tabungan

SBI

Commercial Paper

Jangka waktuPanjangPendek

Return dan resikoRisiko tinggi dan return tinggiReturn rendah, risisko rendah

Tolak ukur Pasar Modal yang sehat adalah :

1. Efisien :Kemampuan utk mengakomodasi transaksi sebanyak mungkin, dalam waktu singkat.

2. Fairness :Transaksi berlangsung tanpa pemihakan (netral) dan atas dasar penyebaran informasi yg merata

3. Likuid :Kemampuan pasar utk menampung semua kebutuhan penjual dan pembeli setiap saat transaksi (transaksi berlipat-lipat).

4. Transparan :Mampu menyediakan setiap informasi seketika (realtime) kpd semua pelaku pasar modal, kapan saja.

Faktor-Faktor yang menguatkan dan melemahkan pasar modal

Faktor positif yang menguatkan pasarFaktor negatif yang melemahkan pasar

Jumlah uang melimpah: lebih banyak uang yg tersedia utk investasiUang ketat : Dana yang tersedia hanya sedikit

Pajak dipangkas: Perusahaan bisa memperoleh laba lebih banyakPajak naik: Keuntungan perusahaan berkurang

Bunga bank turun : Pilihan investasi bergeser dari bank ke pasmodBunga bank tinggi: Pilihan investasi mengalir ke bank

Stabilitas politik : Memperkecil RisikoKetidakpastian politik: Memperbesar risiko

Analogi Bursa Efek dengan Pasar Lainnya

BURSA EFEKPASAR

PT BEI (dulu PT.BEJ & PT. BES)Mandor Pasar

Pialang/WPPEPedagang di pasar

Saham, Obligasi, Bukti Right, Waran, dllBarang dagangan, seperti: sepatu, sandal, kaos, dll

EmitenPemasok atau produsen barang-barang dagangan

OJKPengawas Mandor, Pengawas Pedagang Pasar dan Peng. Produsen

Pasar Modal tidak termasuk judi, hal ini karena pihak-pihak yang terlibat didalam Pasar Modal, sebelum mengambil sebuah keputusan biasanya didasarkan pada Data Historis, yang mana data historis ini dapat mempengaruhi harga selanjutnya. Tentu hal ini berbeda dengan judi yang sepenuhnya mengandalkan untung-untungan. Namun meski demikian, didalam Pasar Modal ini tetap terdapat Risk (Resiko), karena pada hakekatnya seluruh bisnis pastilah mengandung resiko. Selain itu, Pasar Modal dapat juga masuk dalam kategori gharam (ragu-ragu), terutama dalam bisnis margin trading.Tugas Bursa Efek sebagai Fasilitator Menyediakan sarana perdagangan efek.

Mengupayakan likuiditas instrumen yaitu mengalirnya dana secara cepat pada efek-efek yg di jual.

Menyebarluaskan informasi bursa ke seluruh lapisan masyarakat.

Memasyarakatkan pasar modal, untuk menarik calon investor dan perusahaan yang go public

Menciptakan instrumen dan jasa baru.

Tugas Bursa Efek sebagai Self Regulatory Organization (SRO)SRO adalah lembaga yg berhak mengeluarkan peraturan yg mengatur pelaku yg terlibat didalamnya. Membuat peraturan yang berkaitan dengan kegiatan Bursa.

Mencegah praktik transaksi yang dilarang melalui fungsi pengawasan.

Ketentuan Bursa Efek mempunyai kekuatan hukum yang mengikat bagi pelaku pasar modal

SRO di Indonesia terdiri dari :

PT. BEI (Bursa Efek Indonesia)

PT. KPEI ( Kliring Penjamin Efek Indonesia)

PT. KSEI (Kustodian Efek Indonesia)

Sejarah Pasar Modal Dunia

1. Amerika Serikat, kegiatan pasar modal sudah dilakukan di New York secara informal sejak tahun 1700. Lokasinya di tepi jalan yang memiliki dinding tinggi untuk penghalang kalau ada serbuan kaum Indian. Nama jalan itu sekarang terkenal di seluruh dunia dengan nama Wall Street. Pada tahun 1792, secara resmi dibentuk lembaga bursa di New York oleh 24 pialang yang menjadi cikal bakal New York Stock Exchange (NYSE). 2. Inggris memulai pengaturan di bidang pasar modal pada abad 13 yang mengharuskan para pialang saham di kota London mempunyai izin. Peraturan ini bisa dikatakan sebagai upaya untuk menciptakan ketertiban kegiatan perdagangan saham dan perlindungan bagi investor agar tidak menjadi korban pialang-pialang tidak resmi.

3. Kanada, kegiatan pasasr modal bermula pada tahun 1817 ketika Bank of Montreal melakukan go public, tetapi Montreal Stock Exchange baru resmi berdiri pada tahun 1874. Di Toronto para pialang bertemu beberapa jam sehari sejak 1852 untuk mengatur mekanisme transaksi saham dan baru pada tahun 1878 mendirikan Toronto Stock Exchange (TSE) melalui Undang-Undang negara bagian Ontario.

4. Jepang, bursa pertamanya baru dibuka pada tahun 1878, tapi dalam tempo 109 tahun, yaitu tepatnya pada tahun 1987 Bursa Tokyo berhasil menjadi bursa yang disegani di dunia sejajar dengan bursa-bursa lain di dunia. Bahkan, dengan nilai dan value tradednya lebih besar dari GNP negara itu. Raksasa Jepang ini menguasai hampir 40% dari nilai total bursa global. Amerika Serikat hanya memegang hampir 29%. Yang berarti sisanya 31% dikuasai oleh 51 negara lain yang dipantau oleh International Finance Corporation (IFC).Sejarah Pasar Modal Indonesia

1. Periode Permulaan

(1878-1912)kegiatan jual beli saham dan obligasi dimulai pada abad-19. Menurut bukuEffectengidsyang dikeluarkan olehVerreniging voor den Effectenhandelpada tahun 1939, jual beli efek telah berlangsung sejak 1880.

Pada tanggal 14 Desember 1912,Amserdamse Effectenbueursmendirikan cabang bursa efek di Batavia. Di tingkat Asia, bursa Batavia tersebut merupakan yang tertua ke-empat setelah Bombay, Hongkong, dan Tokyo.

2. Periode Pembentukan Bursa(1912-1925)Sekitar awal abad ke-19 pemerintah kolonial Belanda mulai membangun perkebunan secara besar-besaran di Indonesia.

Atas dasar itulah maka pemerintahan kolonial waktu itu mendirikan pasar modal. Setelah mengadakan persiapan, maka akhirnya berdiri secara resmi pasar modal di Indonesia yang terletak di Batavia (Jakarta) pada tanggal 14 Desember 1912 dan bernamaVereniging voor de Effectenhandel(bursa efek) dan langsung memulai perdagangan.

Sedangkan Efek yang diperjual-belikan adalah saham dan obligasi perusahaan/perkebunan Belanda yang beroperasi di Indonesia, obligasi yang diterbitkan Pemerintah (propinsi dan kotapraja), sertifikat saham perusahaan-perusahaan Amerika yang diterbitkan oleh kantor administrasi di negeri Belanda serta efek perusahaan Belanda lainnya.

Perkembangan pasar modal di Batavia tersebut begitu pesat sehingga menarik masyarakat kota lainnya. Untuk menampung minat tersebut, pada tanggal 11 Januari 1925 di kota Surabaya dan 1 Agustus 1925 di Semarang resmi didirikan bursa.

Perkembangan pasar modal waktu itu cukup menggembirakan yang terlihat dari nilai efek yang tercatat yang mencapai NIF 1,4 milyar (jika di indeks dengan harga beras yang disubsidi pada tahun 1982, nilainya adalah+Rp. 7 triliun) yang berasal dari 250 macam efek.

3. Periode Awal Kemerdekaan(1925-1952)Pada permulaan tahun 1939 keadaan suhu politik di Eropa menghangat dengan memuncaknya kekuasaan Adolf Hitler. Melihat keadaan ini, pemerintah Hindia Belanda mengambil kebijaksanaan untuk memusatkan perdagangan Efek-nya di Batavia serta menutup bursa efek di Surabaya dan di Semarang.

Namun pada tanggal 17 Mei 1940 secara keseluruhan kegiatan perdagangan efek ditutup dan dikeluarkan peraturan yang menyatakan bahwa semua efek-efek harus disimpan dalam bank yang ditunjuk oleh Pemerintah Hindia Belanda. Penutupan ketiga bursa efek tersebut sangat mengganggu likuiditas efek, menyulitkan para pemilik efek, dan berakibat pula pada penutupan kantor-kantor pialang serta pemutusan hubungan kerja. Selain itu juga mengakibatkan banyak perusahaan dan perseorangan enggan menanam modal di Indonesia.

Dengan demikian, dapat dikatakan, pecahnya Perang Dunia II menandai berakhirnya aktivitas pasar modal pada zaman penjajahan Belanda.

Setahun setelah pemerintahan Belanda mengakui kedaulatan RI, tepatnya pada tahun 1950, obligasi Republik Indonesia dikeluarkan oleh pemerintah. Peristiwa ini menandai mulai aktifnya kembali Pasar Modal Indonesia.

Didahului dengan diterbitkannya Undang-undang Darurat No. 13 tanggal 1 September 1951, yang kelak ditetapkankan sebagai Undang-undang No. 15 tahun 1952 tentang Bursa, pemerintah RI membuk