Rangkuman Astri Hestiningtyas 2007310515

download Rangkuman Astri Hestiningtyas 2007310515

of 21

  • date post

    24-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    52
  • download

    10

Embed Size (px)

Transcript of Rangkuman Astri Hestiningtyas 2007310515

ANALISIS AKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEBELUM DAN SESUDAH BERSERTIFIKASI ISO 9001:2000 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI

RANGKUMAN SKRIPSI

Oleh :

ASTRI HESTININGTYAS NIM : 2007310515

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PERBANAS SURABAYA 2011

PENGESAHAN RANGKUMAN SKRIPSI

Nama Tempat, Tanggal Lahir N.I.M Jurusan Program Pendidikan Konsentrasi Judul

: : : : : : :

Astri Hestiningtyas Surabaya, 21 Juni 1988 2007 310 515 Akuntansi Strata 1 Akuntansi Keuangan Analisis Aktivitas Dan Profitabilitas Sebelum Dan Sesudah Bersertifikasi ISO 9001:2000 Pada Perusahaan Manufaktur Di BEI

Disetujui dan diterima baik oleh :

Dosen Pembimbing, Tanggal : ..................

Dra. Gunasti Hudiwinarsih, Ak., M.Si.

Ketua Jurusan Akuntansi Tanggal : .........................

Supriyati, SE., Ak, M.Si.

RANGKUMAN SKRIPSI

1.

Latar Belakang Masalah Tujuan utama dari kegiatan operasional perusahaan adalah menghasilkan

keuntungan atau laba yang dapat dicapai yang bersumber dari pendapatan yang diterima dari berbagai transaksi penjualan produk dan jasa. Bersamaan dengan itu, tingkat persaingan global semakin kompetitif dan permasalahan manajemen yang kompleks menjadi suatu tantangan dan kendala bagi perusahaan. Akibatnya, persaingan dunia usaha semakin meningkat. Persaingan tersebut tidak hanya mengenai tingkat produktifitas dan tingkat harga produk atau jasa yang diberikan oleh perusahaan. Cara lain untuk menghadapi persaingan adalah menjalin hubungan yang baik dengan konsumen. Loyalitas konsumen sangat berperan agar perusahaan tetap dapat bertahan hidup. Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk memperoleh suatu jaminan kualitas yang menandakan perusahaan memenuhi standar kualitas yang baik agar dapat membuat konsumen tetap loyal pada produk atau jasa yang diberikan oleh perusahaan. Salah satu standar kualitas yang paling ideal dan diakui oleh dunia usaha adalah ISO 9001:2000. Standar ini merupakan standar internasional untuk sistem manajemen kualitas. Manajemen kualitas (Quality Management) atau Manajemen Kualitas Terpadu (Total Quality Management = TQM) didefinisikan sebagai satu cara meningkatkan kinerja secara terus menerus (continuously performance improvement) pada setiap level operasi atau proses, dalam setiap area fungsional

1

2

dari suatu organisasi, dengan menggunakan semua sumber daya manusia dan modal yang tersedia. (Vincent Gaspersz, 2008:2). Perusahaan yang telah bersertifikasi ISO 9001:2000 dan menerapkan TQM diharapkan mampu mencapai efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan. Sistem manajemen yang baik dapat meningkatkan produktifitas barang atau jasa sesuai dengan keinginan konsumen. Perusahaan manufaktur telah mengalami kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam berproduksi, perusahaan dituntut untuk menghasilkan produk yang sempurna untuk memenuhi kepuasan konsumen. Dalam praktiknya, aktivitas perusahaan yang efektif dan efisien dapat meningkatkan produktifitas perusahaan. Pemenuhan kepuasan konsumen atas produk yang diberikan oleh perusahaan akan berdampak positif pada loyalitas konsumen dan meningkatkan penjualan perusahaan yang akhirnya juga akan meningkatkan laba (profit) perusahaan. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai kinerja keuangan perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia sebelum dan sesudah bersertifikasi ISO 9001:2000. Teknik analisis laporan keuangan yang lazim digunakan adalah rasio keuangan. Rasio keuangan ini digunakan untuk menilai kinerja manajemen dalam suatu periode untuk memberdayakan sumber daya perusahaan secara efektif. (Kasmir, 2008:104) Jenis rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini antara lain Rasio Aktivitas dan Rasio Profitabilitas. Rasio Aktivitas merupakan rasio yang berfungsi untuk mengukur tingkat efisiensi dan efektivitas dalam pemanfaatan

3

sumber daya perusahaan. Jenis rasio aktivitas yang ditinjau dalam penelitian ini antara lain Receivable Turn Over, Inventory Turn Over, Fixed Aset Turn Over dan Total Aset Turn Over. Rasio Profitabilitas merupakan rasio yang berfungsi untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan atau laba dalam suatu periode tertentu. Jenis rasio profitabilitas yang ditinjau dalam penelitian ini antara lain Return On Investment, Gross Profit Margin, Net Profit Margin dan Rentabilitas. (Kasmir, 2008:196) Dengan demikian perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia yang memperoleh Sertifikasi ISO 9001:2000 diharapkan mempunyai tingkat aktivitas dan profitabilitas yang baik. Karena perusahaan memiliki banyak keuntungan, seperti sistem manajemen yang baik dan citra perusahaan yang mampu berdaya saing global. 2. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, permasalahan yang hendak dikaji dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Apakah terdapat perbedaan Receivable Turn Over sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia? 2. Apakah terdapat perbedaan Inventory Turn Over sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia?

4

3.

Apakah terdapat perbedaan Fixed Aset Turn Over sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia?

4.

Apakah terdapat perbedaan Total Aset Turn Over sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia?

5.

Apakah terdapat perbedaan Return On Investment (ROI) sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia?

6.

Apakah terdapat perbedaan Gross Profit Margin (GPM) sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia?

7.

Apakah terdapat perbedaan Net Profit Margin (NPM) sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia?

8.

Apakah terdapat perbedaan Rentabilitas sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia?

3.

Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:

1.

Untuk mengetahui perbedaan Receivable Turn Over sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

5

2.

Untuk mengetahui perbedaan Inventory Turn Over sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

3.

Untuk mengetahui perbedaan Fixed Aset Turn Over sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

4.

Untuk mengetahui perbedaan Total Aset Turn Over sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

5.

Untuk mengetahui perbedaan Return On Investment (ROI) sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

6.

Untuk mengetahui perbedaan Gross Profit Margin (GPM) sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

7.

Untuk mengetahui perbedaan Net Profit Margin (NPM) sebelum dan sesudah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

8.

Untuk

mengetahui

perbedaan

Rentabilitas

sebelum

dan

sesudah

memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia.

6

4.

Manfaat Penelitian Melalui penelitian ini, peneliti mengharapkan agar hasilnya dapat

bermanfaat bagi banyak pihak antara lain : 1. Bagi peneliti dan akademisi a) Dapat menambah wawasan pengetahuan dalam menganalisis pengaruh perolehan Sertifikasi ISO 9001:2000 terhadap tingkat aktivitas dan profitabilitas perusahaan manufaktur di BEI. b) Penelitian ini juga bermanfaat untuk pengimplementasian teori-teori yang telah dipelajari oleh peneliti selama perkuliahan. 2. Bagi perusahaan a) Penelitian ini bermanfaat bagi perusahaan dalam meningkatkan sistem manajemen kualitas yang baik dan meningkatkan aktivitas dan profitabilitas perusahaan dengan memperoleh Sertifikasi ISO 9001:2000. 3. Bagi pembaca a) Dapat menambah referensi ilmu ekonomi dalam analisa laporan keuangan dan sistem manajemen yang baik yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan. 5. a) Metode Penelitian Identifikasi Variabel Variabel-variabel yang dibandingkan dalam penelitian ini adalah Receivable Turn Over, Inventory Turn Over, Fixed Aset Turn Over, Total Aset Turn Over, Return On Investment (ROI), Gross Profit Margin (GPM), Net Profit

7

Margin (NPM) dan Rentabilitas dengan indikasi perbedaaan sesudah sertifikasi ISO 9001:2000 lebih tinggi dibandingkan sebelum sertifkasi ISO 9001:2000 b) b.1 Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel Populasi Penelitian Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2000 pada tahun 2000-2006. b.2 Sampel Penelitian Metode sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria antara lain : 1) Perusahaan yang diteliti adalah perusahaan manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000 pada periode 2000-2006 agar dapat diperoleh uji selama satu tahun sebelum dan sesudah tiga tahun. 2) Perusahaan yang diteliti adalah perusahaan manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengupgrade ISO 9001:1994 menjadi ISO 9001:2000