Rahasia Alam Malaikat.

download Rahasia Alam Malaikat.

of 105

  • date post

    23-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    82
  • download

    11

Embed Size (px)

description

A detail description about Angels and their functions in Islamic traditions (in Indonesian).

Transcript of Rahasia Alam Malaikat.

Kata Pengantar

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Alhamdulillah, kami bisa menyusun sebuah risalah yang kami beri nama dengan:

RAHASIA ALAM MALAIKAT

Susunan risalah ini kami mengambil bahan dari al-Quran dan Hadits Nabi s.a.w. yang sudah tersusun dalam beberapa kitab-kitab kuno yang berlaku di kalangan Ahlus-Sunnah wal-Jamaah.

Penyusunan risalah seperti ini, menurut kami amat penting sekali. Sebab isi yang terkandung di dalamnya adalah untuk menggerakkan ummat meningkatkan taqwa kepada Allah s.w.t.

Selanjutnya kami senantiasa berdoa kepada Allah, mudah-mudahan dengan terbitnya risalah ini, bersamaan pula dengan rida-Nya! Amin.

Akhirnya kami sebagai penyusun, menyampaikan terima kasih kepada CV. BINTANG PELAJAR yang telah berkenan menerbitkan risalah ini. Mudah-mudahan bermanfaat sepanjang masa.

Amin!

Kepanjen: 1-Maret 1987 M.1-Rajab 1407 H.

Pengertian Tentang Malaikat

Definisinya:

Malaikat ialah jisim-jisim halus yang dijadikan dari pada Nur, mereka tidak makan minum. Dan mereka adalah hamba Allah yang dimuliakan. Tidak pernah mendurhakai Allah dalam segala yang diperintahkan dan selalu melakukan yang diperintahkan pada mereka.

Nabi s.a.w. pernah bersabda:

.Artinya: Malaikat itu diciptakan dari Nur, dan Jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang disifatkan bagi kamu.

Firman Allah:

Artinya: (Para Malaikat itu) tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan mengerjakan apa yang diperintahkan. (at-Tahrim: 6)

Malaikat Jibril dan Tugas-tugasnya

Jibril a.s. adalah seorang malaikat yang ditugaskan oleh Allah untuk menyampaikan wahyu-Nya kepada para Nabi a.s.

Wahyu PertamaYang Diterima oleh Nabi s.a.w.

Pada suatu malam, waktu Nabi s.a.w. sedang berkhalwah (bersemedi) di gua Hira, datanglah kepadanya malaikat Jibril a.s. dan berkata:

Artinya: Bergembiralah hai Muhammad, saya adalah Jibril dan tuan adalah utusan Allah untuk ummat ini.

Setelah itu Jibril a.s. memerintahkan kepada beliau s.a.w. supaya membaca, tetapi oleh beliau s.a.w. dijawab: Saya tidak dapat membaca. Beliau lalu diselimuti dengan selimut yang biasa dipakai untuk tidurnya, sehingga terasa sesak sekali. Setelah itu dibuka lagi. Jibril a.s. menyuruhnya lagi agar beliau membaca, dan dijawab sebagaimana di atas. Dan diselimuti lagi yang kedua kali, lalu dibuka. Untuk ketiga kalinya Jibril a.s. menyuruh beliau membaca, dan dijawab tidak dapat. Dan diselimuti lagi yang ketiga kali, lalu dibuka. Kemudian Jibril a.s. membacakan Wahyu yang pertama, yaitu berbunyi:

Artinya: Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan (makhluk).Yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah.Bacalah Tuhanmu itu Maha Pemurah.Yang mengajarkan tulis menulis dengan pena.Mengajar manusia apa-apa yang belum diketahuinya.(al-Alaq: 1-5)

Itulah Wahyu pertama yang diterima oleh Nabi s.a.w. dari Allah s.w.t. dengan perantaraan malaikat Jibril a.s.

Jibril a.s. Menampakkan Diri Yang Kedua

Sesudah Wahyu yang pertama itu turun, maka agak lama Nabi s.a.w. tidak menerima wahyu lagi. Pada hal beliau amat rindunya. Maka dari itu setiap hari beliau s.a.w. berangkat ke tempat-tempat sunyi, di atas gunung dll. Pada suatu hari ketika Nabi s.a.w. berjalan-jalan sekonyong-konyong terdengar suara dari langit. Begitu beliau s.a.w. melihat ke atas, ternyata yang tampak adalah malaikat Jibril a.s. Jibril a.s. menampakkan diri yang kedua. Sambil duduk di antara langit dan bumi. Jadi buka main besarnya. Maka cepat-cepat beliau s.a.w. pulang ke rumah dan minta diselimuti. Kemudian Allah s.w.t. menurunkan wahyu yang kedua, yaitu:

Artinya: Hai orang yang berselimut!Bangunlah, lalu berilah peringatan!Agungkanlah Tuhanmu!Bersihkanlah pakaianmu!Tinggalkanlah perbuatan dosa!Janganlah memberi karena hendak balasan yang beroleh balasan yang lebih banyak!Dan bersabarlah terhadap segala tantangan, untuk memenuhi perintah Tuhanmu.(al-Muddatstsir: 1-7)

Setelah turunnya Wahyu yang kedua itu, lalu berlangsunglah sampai selama 22 tahun. Ada pun wahyu yang terakhir ialah:

Artinya: Pada hari ini Aku (Allah) telah menyempurnakan agama untukmu semua dan Aku telah mencukupkan kenikmatan-Ku padamu semua dan Aku telah rela/rida bahwa Islam itu sebagai agamamu semua.

Jibril a.s. Pernah Menampakkan Diri Kepada Para Sahabat Nabi.

Dari Umar r.a. ia berkata:

() () : (): : . : : : . : . : . : . : . : . : . : : . : .Artinya: Ketika kami duduk dekat Rasulullah s.a.w. pada suatu hari maka sekonyong-konyong nampaklah kepada kami seorang laki-laki yang memakai pakaian sangat putih dan berambut hitam, tak terlihat padanya bekas (tanda-tanda) perjalanan dan tak ada seorang pun di antara kami yang mengenalnya, sehingga ia duduk di hadapan Nabi s.a.w. lalu disandarkan lututnya pada lutut Nabi s.a.w. dan meletakkan tangannya di atas pangkuan Nabi s.a.w. kemudian berkata: Hai Muhammad, terangkanlah kepadaku tentang Islam! Maka jawab Nabi s.a.w.: Islam yaitu hendaklah engkau menyaksikan bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammad itu pesuruh Allah. Hendaklah engkau mendirikan shalat. Dan mengeluarkan zakat. Dan hendaknya engkau berpuasa dalam bulan Ramadhan dan hendaklah engkau mengerjakan Haji ke Baitullah (Mekkah) jika engkau sudah kuasa menjalankannya.

Berkatalah orang itu: Engkau benar. Maka kami heran, ia bertanya dan ia pula membenarkannya.

Maka orang itu bertanya lagi: Terangkanlah kepadaku tentang Iman!

Maka jawab Nabi s.a.w.: Hendaklah engkau beriman kepada Allah, kepada Malaikat-malaikatNya, kepada Kitab-kitabNya, kepada Utusan-utusanNya, kepada Hari Kiamat, dan beriman pula dengan takdir baik dan buruk. Orang itu berkata: Engkau benar, Maka ia berkata lagi: Terangkan padaku tentang Ihsan!Maka jawab Nabi s.a.w.: Hendaklah engkau beribadah (mengabdi) kepada Allah, seakan-akan engkau melihat kepada-Nya, sekali pun engkau tak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Ia melihat engkau.

Tanya orang itu lagi: Beritahukanlah aku tentang Hari Kiamat, jawab Nabi: Orang yang ditanya tentang itu tidak lebih mengetahui dari si penanya. Orang itu selanjutnya bertanya lagi: Terangkanlah kepadaku tentang tanda-tandanya. Jawab Nabi: Di antaranya, jika seorang hamba (budak) telah melahirkan tuannya (majikannya). Dan jika engkau melihat orang yang tadinya miskin papa, berbaju cumpang-camping, sebagai penggembala kambing, sudah berubah menjadi orang yang mampu hingga berlomba-lomba dalam kemegahan bangunan.Kemudian pergilah orang itu. Setelah aku diam sejenak, kemudian Nabi bersabda: Wahai Umar sejenak, kemudian Nabi bersabda: Wahai Umar, tahukah engkau siapa yang bertanya tadi? Jawabku: Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahuinya. Nabi s.a.w. bersabda: Dia itu adalah Jibril, dia datang untuk mengajarkan tentang agamamu.(H.R. Muslim).

Malaikat Mikail a.s.

Malaikat Mikail adalah salat satu di antara empat malaikat yang menjadi pembesar seluruh malaikat. Ia diciptakan oleh Allah sesudah malaikat Israfil dengan selisih kira-kira lima ratus tahun. Ia dijadikan dari Nur (cahaya). Mulai dari kepala hingga kedua telapak kakinya berbulu zafaran. Di atas setiap bulu-bulunya terdapat muka (wajah) sebanyak satu juta. Setiap wajah satu mempunyai satu juta mata.Pada hal tiap-tiap mata senantiasa menangis untuk memohon rahmat bagi orang-orang mumin yang berdosa. Selain itu tiap-tiap wajah mempunyai mulut sebanyak satu juta. Sedang tiap-tiap mulut mempunyai lidah sebanyak satu juta pula. Tiap-tiap satu lisan bisa mengucapkan satu juta macam bahasa. Pada hal tiap-tiap lisan membaca istigfar untuk orang-orang mumin yang berdosa. Kemudian tiap-tiap mata meneteskan air mata tujuh ribu tetesan. Lalu tiap-tiap tetesan air mata itu Allah menciptakan malaikat satu yang serupa dengan bentuk malaikat Mikail. Tugas mereka adalah membaca tasbih sampai hari kiamat. Mereka itu bernama Karuubiyyuun. Di samping bertasbih, mereka itu bertugas sebagai pembantu malaikat Israfil menjalankan tugas, yaitu membagi hujan, menjaga tumbuh-tumbuhan membagi rezeki, dan buah-buahan.

Dan disebutkan, bahwa tiap-tiap sesuatu yang berada di dalam laut, buah-buahan yang berada di pohon dan tumbuh-tumbuhan yang berada di atas bumi, diutus oleh Allah malaikat satu untuk menjaganya. Jadi tiap buah satu misalnya, itu ada malaikat satu yang ditugaskan untuk menjaganya.

Tugas-tugasnya Yang Lain

Di samping malaikat Mikail bertugas sebagai pembagi rezeki dan hujan, ia sering mendampingi malaikat Jibril dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Di antaranya: a. Waktu malaikat Jibril menjalankan tugas membelah dada Nabi Muhammad s.a.w. untuk dicuci hatinya, karena akan diisi dengan iman, Islam, yaqin dan sifat hilm. Ketika itu peranan malaikat Mikail tidak kalah pentingnya, ia datang pergi untuk mengambil air al-Kautsar/air zamzam untuk mencuci hati Nabi s.a.w.b. Waktu Nabi Muhammad s.a.w. Isra dan Miraj, malaikat Mikail bersama-sama Jibril ikut mendampingi beliau selama dalam perjalanannya.c. Disebutkan, bahwasanya malaikat Mikail juga sebagai pesuruh untuk menyampaikan lembaran kepada malaikat maut dari sisi Allah. Dalam lembaran itu tertulis nama orang yang diperintahkan untuk mencabut nyawanya, tempatnya dan sebab musabab pencabutan.

Malaikat Israfil a.s.

Di dalam kitab Daqaiq-ul-Akhbar, Syeikh Abdur-Rahman berkata: Ketahuilah bahwasanya Allah taala menciptakan malaikat-malaikat. Dan yang paling mulia di antara mereka itu ada empat: Israfil a.s., Mikail a.s., Jibril a.s., dan Israil a.s.

Tugas mereka ialah memegang segala urusan makhlu