Proposal TEA

Click here to load reader

  • date post

    13-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    512
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Proposal TEA

1 PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN THINK-EXPLAIN-APPLY (TEA) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS PADA KONSEP HIDROLISIS GARAM (Penelitian kelas pada siswa kelas XI IPA 2 di MAN 2 Kota Bandung) I.LATAR BELAKANG Ilmukimiaadalahsalahsatucabangdariilmupengetahuanalam(IPA)yang memilikikonsep-konsepyangbersifatkompleksdanabstraksertaberlandaskan eksperimen(Yunita,2009:7).SebagaimanadikemukaanolehKementrianPendidikan KerajaanInggris,bahwapembelajarankimiaharusdisertaipraktikum,namunyang dilakukanadalahdemostrasieksperimen(Yunita,2009:17).Eksperimenmerupakan rangkaian kegiatan yang melibatkan keterampilan-keterampilan proses IPA (Yunita, 2009: 3). Beberapa penelitimengindikasikan bahwa kimia dianggap sebagai subjek abstrak dansulituntukdipelajariolehbanyaksiswa(Nieswandt, etal.dalamOnder&Geban, 2006:166).Penemuanalasansulitnyakonsepkimiaadalahkurangnyapemahaman konsep kimia secara utuh. Padahal tujuan dari pangajaran kimia adalah membantu siswa mengembangkanpemahamankonsep-konsep.Makadariitu,pentingnyamenemukan pembelajarankimiayangdapatmendukungbelajarbermakna(Onder&Geban, 2006:166). Belajarkimiamenurutparagdimabaru adalahmemberikan sejumlahpengalaman kepadasiswauntukmenguasaikimiadanmembimbingmerekauntukmenggunakan pengetahuankimiatersebut.Agarsiswadapatmenggunakanpengetahuankimianya merekaperlubelajarberpikirkimia.Dengandemikiantujuanutamabelajarkimia adalah agar siswa memiliki kemampuan berpikir dan bertindak berdasarkan kemampuan kimiayangdimilikinya,ataulebihdikenalsebagaiketerampilangenerikkimia (Liliasari, dkk. 2007). MenurutBrotosiswoyo(dalamSunyono,2009:8),Keterampilangeneriksains adalahketerampilanyangdapatdigunakanuntukmempelajariberbagaikonsepdan menyelesaikanberbagimasalahsains.Keterampilangeneriksainsdalampembelajaran IPAdapatdikategorikanmenjadisembilanindikator,yaitu:(1)pengamatanlangsung, (2) pengamatan tak langsung, (3) kesadaran tentang skala besaran, (4) bahasa simbolik, 1 2 (5)kerangkalogikataatasas,(6)inferensilogika,(7)hukumsebabakibat,(8) pemodelan matematika, dan (9) membangun konsep. MenurutJohnstone(dalamJazilah,2010)salahsatutopikyangdianggapsulit bagisiswadalampembelajarankimiaadalahhidrolisisgaram.Hidrolisisgaram merupakankonsepyangberdasarkanprinsipsehinggamemerlukanpenjelasanyang khususdalampenyampaiannyakepada siswa.Banyaksiswa yangmengalamikesulitan dalammempelajarikonseptersebut,bahkanbanyaksiswayangmengalamikesalahan dalammemahamikonsepini,karenasiswajugaharusmemilikipengetahuanprasyarat yangbanyaksebelummempelajarikonseptersebutdiantaranyaadalahkonseplarutan, kesetimbangankimia,kimialarutandanpersamaanreaksikimia.Untukmengatasi kesulitandankesalahankonseptersebutguruharusmampumenyampaikankonsep dengan baik melalui pendekatan pembelajaran yang dapat memacu motivasi siswa.Berdasarkanstudipendahuluan,siswakelasXIIPAMAN2KotaBandung mengalamikesulitandalammemahamikonsephidrolisisgaram.Kesulitantersebut diakibatkanolehkurangnyapengetahuanprasyaratdarikonsephidrolisisgaram.. Dengan demikian, diperlukanpendekatan pembelajaran yang dapatmengatasikesulitan dan kesalahan tersebut. Salahsatupendekatanpembelajaranyangdapatmengatasikesulitandan kesalahandalamkonsephidrolisisgaramadalahdenganmenerapkanpendekatan pembelajaranThink-Explain-Apply(TEA).PendekatanpembelajaranTEAiniadalah sebuahpendekatanpembelajarandalamkegiatanpraktikumdilaboratoriumyang menekankanpadaprosesThink(berpikir),Explain(menjelaskan)danApply (pengaplikasian) (ztrk at.al., 2008:132). Berdasarkanpadalatarbelakangdiatas,makapenulismemberikanjudul penelitianPenerapanPendekatanPembelajaranThink-Explain-Apply(TEA)Untuk Meningkatkan Keterampilan Generik Sains Pada Konsep Hidrolisis Garam. II.RUMUSAN MASALAH Berdasarkanlatarbelakangyangtelahdikemukakandiatas,makarumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Berdasarkan latar belakang yang telahdikemukakan diatas,maka rumusan dalam penelitian inis adalah : 3 1.BagaimanapenerapanpendekatanpembelajaranThink-Explain-Apply(TEA) untukmeningkatkanketerampilangenerik sains siswakelasXIIPApadakonsep hidrolisis garam di MAN 2 Kota Bandung ? 2.BagaimanapeningkatanketerampilangeneriksainssiswakelasXIIPAmelalui pendekatanpembelajaranThink-Explain-Apply(TEA)padakonsephidrolisis garam di MAN 2 Kota Bandung ? 3.Bagaimanatanggapansiswaterhadappeningkatanketerampilangeneriksains siswakelasXIIPAmelaluipenerapanpendekatanpembelajaranThink-Explain-Apply (TEA) pada konsep hidrolisim garam di MAN 2 Kota Bandung ? III.TUJUAN PENELITIAN Berdasakanrumusanmasalahyangtelahdiuraikandiatas,makapenelitianini bertujuan untuk : 1.MemperolehinformasitentangpenerapanpendekatanpembelajaranThink-Explain-Apply (TEA) untuk meningkatkan keterampilan generik sains siswa kelas XI IPA pada konsep hidrolisis garam di MAN 2 Kota Bandung. 2.MengetahuipeningkatanketerampilangeneriksainssiswakelasXIIPAmelalui pendekatanpembelajaranThink-Explain-Apply(TEA)padakonsephidrolisis garam di MAN 2 Kota Bandung. 3.Mengetahuitanggapansiswaterhadappeningkatanketerampilangeneriksains siswakelasXIIPAmelaluipenerapanpendekatanpembelajaranThink-Explain-Apply (TEA) pada konsep hidrolisim garam di MAN 2 Kota Bandung IV.MANFAAT PENELITIAN Setiap penelitianmemiliki kesamaan tujuan yang besar yaitu peningkatanpotensi setiapindividuyangterkaitdalampembelajaran.Adapunmanfaatpenelitianini diantaranya adalah : 1.Bagi Siswa a.Meningkatkanmotivasisiswauntukmempelajarikimiayangdipandangsulit dan membosankan. 4 b.PenerapanpendekatanpembelajaranThink-Explain-Apply(TEA)dapat meningkatkanketerampilangeneriksainsterutamapadakonsephidrolisis garam. 2.Bagi Guru a.Memberikaninformasimengenaipeningkatanketerampilangeneriksains dengan menerapkan pendekatan pembelajaran Think-Expalin-Apply (TEA). b.Hasilanalisisketerampilangeneriksainspadakonsephidrolisisgaramdapat memberikangambaranmengenaipendekatanpembelajaranyangsesuai sehinggahalinidapatdijadikansebagaialternatifinovasipendekatan pembelajaran di sekolah. 3.Bagi Peneliti a.Dapatmenyelidikicarapeningkatanketerampilangeneriksainsmelalui pendekatanpembelajaranThink-Explain-Apply(TEA)yangdapatditerapkan pada konsep hidrolisis garam. b.PenerapanpendekatanpembelajaranThink-Explain-Apply(TEA)merupakan pengalamanberharga,diharapkanpembelajaraninidapatdikembangkandi masa datang pada pokok bahasan kimia dan mata pelajaran yang lain. 5 V.KERANGKA PEMIKIRAN Kerangka penelitian tersebut dapat dilihat pada bagan atau skema berikut ini! Bagan 1.1. kerangka pemikiran Analisis kurikulum KTSP dan silabus Konsep hidrolisis garam Sosialisasi pendekatan pembelajaran Think-Explain-Apply (TEA) 1.Sifat larutan garam 2.Konsep hidrolisis 3.Menghitung pH larutan garam Proses pembelaran dengan pendekatan Think-Explain-Apply (TEA) Pre tes 1.Think (berpikir) 2.Explain (menjelaskan) 3.Apply (mengaplikasikan) Keterampilangenerik sains: 1.Membangun konsep 2.Pengamatantak langsung. 3.Pengamatan langsung. 4.Pemodelan matematika. 5.Bahasa simbolik. 6.Sebab akibat. Post tes 6 VI. TINJAUAN PUSTAKA 1.Keterampilan Generik Sains a.Keterampilan generik Keterampilangenerikadalahsuatuketerampilanyangberkaitandengan sikapilmiah.Keterampilangenerikmerupakanketerampilanyangdapat digunakanuntukmempelajariberbagaikonsepdanmenyelesaikanberbagai masalah IPA. Dalam suatu kegiatan ilmiah, misalnya kegiatan memahami konsep, terdiridaribeberapaketerampilangenerik.Kegiatankegiatanilmiahyang berbedadapatmengandungketerampilan-keterampilangenerikyangsama. Sebagaimanadefinisiketerampilangeneriksainsdiungkapkanpaquette,2007 (dalam Pertiwi, sinta dewi, 2009 : 18) bahwa: Agenericskillisaprocessthatcanbeappliedtoknowledgeinmore thanoneapplicationdomain,forexampletoperceive,memorize, assimilate, analyze, synthesize, or evaluate knowledge item. A generic skill is described by an action verb, sometimes with performance indicator such asinnewsituationorwithouthelpthatservetomistaketheskill morespesific,whileremainingindependentfromanyapplication domain. Daridefinisidiatasdapatdiambilkesimpulanbahwa:keterampilan generikmerupakansuatukompetensiilmiahyangdidalamnyaterdapatberbagai keterampilansainssepertikemampuanlogikadankemampuanmenganalissuatu alasanyangdapatditerapkandalamberbagaidomain(dalamPertiwi,sintadewi, 2009 : 18). b.Indikator-Indikator Keterampilan Generik Sains MenurutBrotosiswoyo(dalam Sunyono,2009:8) keterampilan generik sainsadalahketerampilanyangdapatdigunakanuntukmempelajariberbagai konsepdanmenyelesaikanberbagaimasalahsains.Ciridaripembelajaransains melaluiketerampilangeneriksainsadalahmembekalkanketerampilangenerik sainskepadasiswasebagaipengembanganketerampilanberpikirtingkattinggi.KemampuangeneriksainsdalampembelajaranIPAdapatdikategorikanmenjadi 9indikatoryaitu:(1)pengamatanlangsung;(2)pengamatantaklangsung;(3) kesadarantentangskalabesaran;(4)bahasasimbolik;(5)kerangkalogikataat-asas; (6) inferensi logika; (7) hukum sebab akibat; (8) pemodelan matematika; (9) 7 membangunkonsep.Berikutpenjelsanmengenaimasing-masingindikator keterampilan generik sains : 1) Pengamatan Langsung Pengamatanlangsungadalahmengamatiobjeksecaralangsungdengan menggunakanalatindera.Sebagaicontoh,inderapenglihatanketikakita menimbanggulapasirpadatimbangan.Contohlain,inderaperaba,saatkita mencelupkantangankedalamairyangdinginkemudianmasukkankembali tangandalamair lainyanglebihhangat,makaterasa perbedaan antarakeduanya. Contohinderapendengaran,misalnyaketikamendengarsirinemobilyang mendekat terdengar suara sirine akan semakin kuat. Contoh indera pengecap, saat kitamembedakan rasagulayangmanisdan rasagaram yang asin. Contohindera penciuman,misalnyasaatkitanaikgunungberapiyangmasihaktif,didekat kawahnyaakanterciumbaubelerangyangsangatkuat.Aspekpendidikanyang dapatmunculdaripengamatanadalahkesadaranakanbatas-batasketelitianyang dapatdiwujudkandansikapjujurterhadaphasilpengamatan.Baikinderakita maupunalatbantuyangkitagunakandalampengamatanmengandung keterbatasan,danitulahsebabnyakitamengenalteoriketidakpastiandalam pengukuran (dalam Taufiq, 2009 : 25) 2) Pengamatan Tak Langsung Pengamatantaklangsungadalahpengamatanyangmeng