Proposal Magang PT. Telen Orbit Prima Coal Mining

download Proposal Magang PT. Telen Orbit Prima Coal Mining

of 28

  • date post

    19-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    64
  • download

    5

Embed Size (px)

description

Proposal Magang

Transcript of Proposal Magang PT. Telen Orbit Prima Coal Mining

  • 1

    PROPOSAL KEGIATAN

    MAGANG KERJA

    Peningkatan Kualitas Lahan Melalui Reklamasi Lahan Bekas Tambang

    Batubara

    Diajukan Kepada :

    PT. TELEN ORBIT PRIMA COAL MINING

    Disusun oleh:

    Anita Nur Khoiriyah 115040201111218

    Sariningsih 115040201111158

    Anastasia Fara Aireza 115040201111272

    M. Imam Mashudi 115040200111001

    Anam Prasetyo 115040201111224

    PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI

    MINAT SUMBER DAYA LAHAN

    FAKULTAS PERTANIAN

    UNIVERSITAS BRAWIJAYA

    MALANG

    2014

  • 1

  • 1

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas

    segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis mampu menyelesaikan proposal

    Magang Kerja dengan Topik Peningkatan Kualitas Lahan Melalui Reklamasi

    Lahan Bekas Tambang Batubara. Proposal ini merupakan syarat sebelum

    pelaksanaan magang kerja dimulai.

    Pada kesempatan kali ini, penulis menyampaikan terima kasih kepada :

    1. Bapak Ir. Widianto, M.Sc., selaku dosen pembimbing yang telah memberikan

    bimbingan dan masukan dalam penyusunan proposal.

    2. Bapak Dr.Ir. Sudarto selaku dosen koordinator pembimbing yang telah

    memberikan bimbingan dan masukan dalam penyusunan proposal.

    3. Bapak Prof.Dr.Ir. Zaenal Kusuma, MS., selaku Ketua Jurusan Ilmu Tanah

    Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

    Penulis menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari kesempurnaan,

    sehingga masukan dan kritik sangat dibutuhkan oleh penulis. Semoga proposal ini

    dapat memberikan manfaat baik bagi rekan-rekan mahasiswa, instansi pemerintah,

    pihak-pihak di lokasi penulis melaksanakan magang kerja, masyarakat umum, dan

    berbagai pihak yang lainnya sekedar sebagai bahan ilmu pengetahuan serta

    bermanfaat bagi penulis khususnya.

    Malang, 29 April 2014

    Penulis

    ii

  • 1

    DAFTAR ISI Halaman

    LEMBAR PENGESAHAN...... i

    KATA PENGANTAR...... ii

    DAFTAR ISI iii

    I. PENDAHULUAN...... 1

    1.1 Latar Belakang.. 1

    1.2 Tujuan Magang..... 3

    1.2.1 Tujuan Umum Magang...... 3

    1.2.2 Tujuan Khusus Magang........ 3

    1.3 Manfaat Magang....... 3

    II. TINJAUAN PUSTAKA..... 5

    2.1 Reklamasi Lahan Bekas Tambang........ 5

    2.2 Revegtasi Lahan Bekas Tambang................................. 6

    2.5 Tataguna Lahan Pasca Tambang............................... 7

    III. METODE PELAKSANAAN.. 8

    3.1 Nama Kegiatan............. 8

    3.2 Waktu dan Tempat....... 8

    3.3 Prosedur Pelaksanaan....... 8

    3.4 Pelaksana Magang............................ 9

    IV. JADWAL PELAKSANAAN MAGANG...... 11

    V. PENUTUP...................... 12

    DAFTAR PUSTAKA.......................... 13

    LAMPIRAN........................................................................ 14

    iii

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Di Indonesia terdapat banyak sekali potensi sumber daya alam yang

    melimpah, baik itu sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non-

    hayati. Sumber daya mineral merupakan salah satu jenis sumber daya non-hayati.

    Sumber daya mineral tersebut antara lain : minyak bumi, batu bara, batu bara,

    perak, timah, dan lain-lain. Salah satu kegiatan dalam memanfaatkan sumber daya

    alam adalah kegiatan penambangan bahan galian, tetapi kegiatan kegiatan

    penambangan selain menimbulkan dampak positif juga dapat menimbulkan

    dampak negatif terhadap lingkungan hidup terutama perusahaannya, bentang

    alam, berubahnya estetika lingkungan, habitat flora dan fauna menjadi rusak,

    penurunan kualitas tanah, penurunan kualitas air atau penurunan permukaan air

    tanah, timbulnya debu dan kebisingan.

    Sumber daya mineral yang berupa endapan bahan galian memiliki sifat

    wasting assets atau diusahakan ditambang, maka bahan galian tersebut tidak akan

    tumbuh atau tidak dapat diperbaharui kembali. Dengan demikian dalam

    mengelola sumberdaya mineral diperlukan penerapan sistem penambangan yang

    sesuai dan tepat, baik ditinjau dari segi teknik maupun ekonomis, agar

    perolehannya dapat optimal (Prodjosoemanto, 2006 dalam Ahyani, M.2011).

    Kegiatan pertambangan merupakan suatu kegiatan yang meliputi:

    Eksplorasi, eksploitasi, pengolahan pemurnian, pengangkutan mineral/bahan

    tambang. Industri pertambangan selain mendatangkan devisa dan menyedot

    lapangan kerja juga rawan terhadap pengrusakan lingkungan. Banyak kegiatan

    penambangan yang mengundang sorotan masyarakat sekitarnya karena

    pengrusakan lingkungan (Yudhistira, 2008).

    Kegiatan pertambangan bahan galian berharga dari lapisan bumi telah

    berlangsung sejak lama. Mekanisasi peralatan pertambangan telah menyebabkan

    skala pertambangan semakin membesar. Perkembangan teknologi pengolahan

    menyebabkan ekstraksi bijih kadar rendah menjadi lebih ekonomis, sehingga

    1

  • 1

    semakin luas dan semakin dalam mencapai lapisan bumi jauh di bawah

    permukaan. Hal ini menyebabkan kegiatan tambang menimbulkan dampak

    lingkungan yang sangat besar dan bersifat penting (Arif, 2007).

    Untuk masyarakat menambang secara sederhana dengan menggunakan

    dulang, dikenal juga sebagai artisanal. Seperti juga perusahaan pertambangan

    raksasa, masyarakat yang menambang ini juga dituding sebagai sumber terjadinya

    degradasi lingkungan. Mulai dari rusaknya bentang alam, lenyapnya vegetasi

    permukaan, meningkatnya erosi, bahkan peristiwa banjir dan kekeringan, dan

    sejumlah kerusakan lingkungan lainnya (Farrell, L. et. al., 2004 dalam Ahyani,

    M.2011 ).

    Meskipun dianggap termasuk sebagai pemicu peristiwa degradasi

    lingkungan, ancaman yang paling serius dari mereka ternyata adalah adanya

    pencemaran merkuri. Pencemaran ini terjadi sebagai akibat para penambang

    (dalam hal ini adalah penambang batu bara primer) tersebut menggunakan

    merkuri dalam usaha memisahkan batu bara dari material pembawanya.

    Selanjutnya merkuri yang tercampur dengan dengan air buangan kemudian

    mencemari air tanah dan sungai. Bahkan pada tahun 2008 penambang artisanal

    dianggap sebagai salah satu dari sepuluh penyebab terjadinya pencemaran

    terparah terbesar di dunia (Ericson, B., et. al., 2008 dalam Ahyani, M.2011).

    Oleh karena itu diperlukan upaya reklamasi lahan. Reklamasi lahan bekas

    tambang selain merupakan upaya untuk memperbaiki kondisi lingkungan pasca

    tambang, agar menghasilkan lingkungan ekosistem yang lebih baik dibandingkan

    rona awalnya. Sehingga dengan adanya reklamasi tersebut diharapkan mampu

    meningkatkan kualitas lahan bekas tambang tersebut. Dan diharapkan, kegiatan

    ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan berkaitan

    dengan pengembangan sikap dan dapat melatih kepekaan mahasiswa dalam

    mengidentifikasi permasalahan serta mencari alternatif solusi melalui pendekatan

    lintas disiplin ilmu.

    2

  • 1

    1.2 Tujuan Kegiatan

    1.2.1 Tujuan Umum Magang

    Tujuan umum pelaksanaan magang di PT. Telen Orbit Prima Coal Mining

    adalah sebagai berikut :

    a. Mengembangkan wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam melakukan

    pekerjaan yang sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

    b. Agar mahasiswa memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja praktis

    sehinggasecara langsung dapat memecahkan permasalahan yang ada dalam

    kegiatan di bidang pengolahan hasil pertanian.

    c. Agar mahasiswa dapat melakukan dan membandingkan penerapan teori yang

    diterima di jenjang akademik dengan praktek yang dilakukan di lapangan.

    d. Meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai hubungan antara teori dan

    penerapannya sehingga dapat memberikan bekal bagi mahasiswa untuk

    terjun ke masyarakat.

    e. Meningkatkan hubungan kerja sama yang baik antara perguruan tinggi,

    pemerintah, dan perusahaan.

    1.2.2 Tujuan Khusus Magang

    Tujuan khusus Magang pelaksanaan magang di PT. Telen Orbit

    Prima Coal Mining adalah sebagai berikut :

    a. Meningkatkan pemahaman antara teori dan aplikasi lapangan mengenai

    peningkatan kualitas lahan bekas tambang batubara di PT. Telen Orbit

    Prima Coal Mining.

    b. Mengetahui dan mempraktekkan teknik teknik konservasi lahan.

    c. Memperoleh ketrampilan dan pengalaman kerja dalam merumuskan dan

    memecahkan permasalahan yang ada pada konservasi lahan.

    d. Mempraktekkan langkah-langkah kimia dalam perbaikan kesuburan tanah

    bekas tambang batubara PT. Telen Orbit Prima Coal Mining.

    1.3 Manfaat Magang

    Manfaat pelaksanaan magang di PT. Telen Orbit Prima Coal Mining

    adalah sebagai berikut :

    3

  • 1

    a. Memperoleh gambaran tentang perusahaan dari segi proses produksi,

    manajemen, pemasaran, sanitasi, dan penanganan limbah.

    b. Memperoleh pengalaman kerja secara langsung sehingga dapat digunakan

    sebagai bekal bagi mahasiswa ketika terjun di dunia kerja.

    4

  • 1

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    2.1 Reklamasi Lahan Bekas Tambang

    Pada lahan pasca tambang, reklamasi lahan adalah upaya menciptakan agar

    permukaan tanah dapat stabil, dapat menopang sendiri secara keberlanjutan (self-

    sustaining) dan dapat digunakan untuk berproduksi, dimulai dari hubungan antara

    tanah dan vegetasi, sebagai titik awal membangun ekosistem baru (Hermawan,

    2002). Reklamasi lahan pasca tambang pada d