Perkembangan Budaya Dan Migrasi

download Perkembangan Budaya Dan Migrasi

of 29

  • date post

    10-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    36
  • download

    0

Embed Size (px)

description

salah satu materi kuliah ISD yg bertema tentang Perkembangan Budaya Dan Migrasi

Transcript of Perkembangan Budaya Dan Migrasi

PERKEMBANGAN BUDAYA DAN MIGRASI,SERTA PERTUMBUHAN PENDUDUK

OLEH KELOMPOK I KELAS AMukhammad Alfian_10650023Catur Priyo Wibowo_10650021

TEKNIK INFORMATIKA 2010FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGIUNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM

BAB I PENDAHULUAN1.1LATAR BELAKANGSetiap masyarakat manusia selama hidupnya pasti mengalami perubahan-perubahan terutama budaya.Ilustrasi perubahan: orang-orang desa sudah mengenal sistem perdagangan, alat transportasi, media, memungkinkan percepatan perubaha pola,dan gaya hidup mereka, yang membuat kelestarian budaya asli ditukarkan dengan budaya baru.1.2 PERUMUSAN MASALAH Pengertian dari perkembangan budaya,migrasi dan pertumbuhan penduduk. Faktor-faktor yang memepengaruhi perkembangan budaya,migrasi dan pertumbuhan penduduk. Bentuk dari perubahan sosial itu sendiri. 1.3 TUJUAN PENULISAN Agar kita dapat mengetahui,serta mengkaji kembali beberapa aspek,pengertian dasarnya,problem yang terjadi selama ini dari perkembangan budaya,migrasi dan pertumbuhan penduduk.Sehingga kita dapat mendeskripsikan gambaran sementara tentang keadaan selama ini yang terjadi,juga mengambil kesimpulan dengan mencari solusi supaya 1.4 METODE PENULISAN Dalam pembahasan penyampain tentang Perkembangan Budaya dan Migrasi,serta Pertumbuhan Penduduk. Akan dibahas dalam bentuk sub bab,sehingga lebih mudah dalam pengklasifikasianya.

1.5 SISTEMATIS PENULISAN Bab I pendahuluan Bab II pembahasanMengemukakan pembahasan masalah bersumber pada datayangdiperoleh dibandingkan dengan teori yang terdapat pada berbagai sumber. Bab III penutupmemuat simpulan dan saran.

BAB II PEMBAHASAN

2.1 PERKEMBANGAN SOSIAL BUDAYA PengertianAda beberapa pandangan apa arti dasar dari perkembangan sosial budaya,diantaranya; Gilin-Gilin: variasi cara hidup yang diterima karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi maupun adanya inovasi atau penemuan baru dalam masyarakat. Selo Sumarjan: perubahan pada lembaga kemasyarakatan yang mempengaruhi sistem sosial termasuk nilai, sikap, pola perilaku diantara kelompok dalam masyarakat. Ogburn: kondisi sosial primer yang menyebabkan perubahan, misalnya kondisi ekonomi, teknologi, geografi dan biologis Pengertian cipta, karsa, dan rasa> Hakekat Kebudayaan>

Setiap kehidupan di dunia ini tergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap lingkungannya dalam arti luas. Akan tetapi berbeda dengan kehidupan lainnya, manusia membina hubungan dengan lingkungannya secara aktif. Manusia tidak sekedar mengandalkan hidup mereka pada kemurahan lingkungan hidupnya seperti ketika Adam dan Hawa hidup di Taman Firdaus. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mengelola lingkungan dan mengolah sumberdaya secara aktif sesuai dengan seleranya. Karena itulah manusia mengembangkan kebiasaan yang melembaga dalam struktur sosial dan kebudayaan mereka. Karena kemampuannya beradaptasi secara aktif itu pula, manusia berhasil menempatkan diri sebagai makhluk yang tertinggi derajatnya di muka bumi dan paling luas persebarannya memenuhi dunia. Di lain pihak, kemampuan manusia membina hubungan dengan lingkungannya secara aktif itu telah membuka peluang bagi pengembangan berbagai bentuk organisasi dan kebudayaan menuju peradaban. Dinamika sosial itu telah mewujudkan aneka ragam masyarakat dan kebudayaan dunia, baik sebagai perwujudan adaptasi kelompok sosial terhadap lingkungan setempat maupun karena kecepatan perkembangannya.

MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN INDONESIADinamika sosial dan kebudayaan itu, tidak terkecuali melanda masyarakat Indonesia, walaupun luas spektrum dan kecepatannya berbeda-beda. Demikian pula masyarakat dan kebudayaan Indonesia pernah berkembang dengan pesatnya di masa lampau, walaupun perkembangannya dewasa ini agak tertinggal apabila dibandingkan dengan perkembangan di negeri maju lainnya. Betapapun, masyarakat dan kebudayaan Indonesia yang beranekaragam itu tidak pernah mengalami kemandegan sebagai perwujudan tanggapan aktif masyarakat terhadap tantangan yang timbul akibat perubahan lingkungan dalam arti luas maupun pergantian generasi. Seperti yang kita ketahui, perkembangan budaya indonesia salalu saja naik dan turun. Pada awalnya, indonesia sangat banyak mempunyai peninggalan budaya dari nenek moyang kita terdahulu, hal seperti itulah yang harus dibanggakan oleh penduduk indonesia sendiri, tetapi sekarang-sekarang ini budaya indonesia agak menurun dari sosialisasi penduduk kini telah banyak yang melupakan apa itu budaya Indonesia. Semakin majunya arus globalisasi rasa cinta terhadap budaya semakin berkurang, dan ini sangat berdampak tidak baik bagi masyarakat asli Indonesia. Terlalu banyaknya kehidupan asing yang masuk ke Indonesia, masyarakat kini telah berkembang menjadi masyarakat modern.. namun akhir-akhir ini indonesia semakin gencar membudidayakan sebagian budaya indonesia, buktinya, masyarakat luar lebih mengenal budaya indonesia dibandingkan masyarakat indonesia.Sebagai contoh adalah batik hasil dari budaya indonesia, batik tersebut belakangan ini termasuk bahan-bahan yang diminati oleh masyarakat luar. Muncul trend ini dikarenakan batik telah diresmikan bahwa batik tersebut telah ditetapkan oleh UNESCO pada hari jumat tanggal 02 oktober 2009 sebagai warisan budaya indonesia, dan hari itulah ditetapkannya sebagai hari batik nasional.Ada sejumlah kekuatan yang mendorong terjadinya perkembangan sosial budaya masyarakat Indonesia. Secara kategorikal ada 2 kekuatan yang memicu perubahan sosial, Petama, adalah kekuatan dari dalam masyarakat sendiri (internal factor), seperti pergantian generasi dan berbagai penemuan dan rekayasa setempat. Kedua, adalah kekuatan dari luar masyarakat (external factor), seperti pengaruh kontak-kontak antar budaya (culture contact) secara langsung maupunpersebaran (unsur) kebudayaan serta perubahan lingkungan hidup yang pada gilirannya dapat memacu perkembangan sosial dan kebudayaan masyarakat yang harus menata kembali kehidupan mereka . Betapapun cepat atau lambatnya perkembangan sosial budaya yang melanda, dan factor apapun penyebabnya, setiap perubahan yang terjadi akan menimbulkan reaksi pro dan kontra terhadap masyarakat atau bangsa yang bersangkutan. Besar kecilnya reaksi pro dan kontra itu dapat mengancam kemapanan dan bahkan dapat pula menimbulkan disintegrasi sosial terutama dalam masyarakat majemuk dengan multi kultur seperti Indonesia. Masyarakat Indonesia dewasa ini sedang mengalami masa pancaroba yang amat dahsyat sebagai akibat tuntutan reformasi secara menyeluruh. Sedang tuntutan reformasi itu berpangkal pada kegiatan pembangunan nasional yang menerapkan teknologi maju untuk mempercepat pelaksanaannya. Di lain pihak, tanpa disadari, penerapan teknologi maju itu menuntut acuan nilai-nilai budaya, norma-norma sosial dan orientasi baru. Tidaklah mengherankan apabila masyarakat Indonesia yang majemuk dengan multi kulturalnya itu seolah-olah mengalami kelimbungan dalam menata kembali tatanan sosial, politik dan kebudayaan dewasa ini. Masyarakat statis: sedikit mengalami perubahan dan perubahan umumnya berjalan lambat Masyarakat dinamis: mengalami berbagai perubahan dan umumnya terjadi dengan cepat Perubahan dalam masyarakat bukan semata-mata berarti suatu kemajuan (progress) namun dapat pula berarti kemunduran.

Bentuk Perubahan Budaya Bentuk perubahan: lambat (evolusi) dan cepat (revolusi) Evolusi: perubahan perlu waktu lama dgn rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat. Manusia dan masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu, contoh: masyarakat sederhana menjadi komplek. Revolusi: perubahan sosial yang berlangsung cepat dan menyangkut dasar-dasar sendi pokok kehidupan masyarakat.

2.3 MIGRASI Pengertian Migrasi Tahukah kamu apa artinya migrasi? Adalah perpindahan satu atau sekelompok penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian yang lebih baikMengapa orang melakukan migrasi? Bagaimana dampak dari migrasi itu sendiri? Mobilitas penduduk dapat diartikan sebagai perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Lengkapnya, migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain di lokasi geografis yang berbeda dengan tujuan menetap. Setiap terjadi migrasi mengakibatkan terjadinya perubahan tempat tinggal dari suatu lokasi geografis tertentu ke lokasi geografis lainnya.Migrasi tidak hanya bermakna perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain, tetapi perpindahan dalam suatu negara pun dimaknai migrasi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan penjelasan berikut ini yang akan menguraikan tentang jenis-jenis migrasi. Berdasarkan ruang gerak atau jangkauannya, migrasi dapat dibagi atas dua jenis, yaitu sebagai berikut. Faktor-faktor terjadinya perpindahan (MIGRASI)Adapun tentang alasan seseorang melakukan migrasi tentunya beragam dan dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Secara umum, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya migrasi sebagai berikut.a) Faktor ekonomi yaitu ingin memperoleh kesejahteraan yang lebih baik di tempat yang baru.b) Faktor pendidikan yaitu migrasi yang terjadi karena ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Lokasi perguruan tinggi biasanya terpusat di suatu wilayah tertentu, khususnya perkotaan.c) Faktor pekerjaan yaitu migrasi yang terjadi karena penugasan yang diberikan oleh pemimpin tempatnya bekerja.d) Faktor keselamatan yaitu daerah yang sering dilanda bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan bencana-bencana alam lainnya. Hal itu menyebabkan banyak penduduk di tempat tersebut yang bermigrasi ke tempat lain yang bebas dari gangguan bencana alam.e) Faktor keamanan yaitu migrasi yang terjadi akibat adanya gangguan keamanan di tempat mereka sebelumnya.f) Faktor politik yaitu migrasi yang terjadi karena adanya perbedaan politik di antara warga masyarakat.g) Faktor agama yaitu migrasi yang terjadi karena perbedaan agama sehingga sebagian penduduk merasa kurang bebas menjalankan ajaran agamanya.h) Faktor sosial, yaitu migrasi yang terjadi karena adanya tekanan-tekanan sosial dari masyarakat terhadap seseorang sehingga ia berimigrasi.i) Faktor kepentingan pembangunan yaitu migrasi yang terjadi karena suatu daerah permukiman penduduk terkena proyek pembangunan seperti pembuatan jalan tol Cipularang. Jenis-jenis Migrasia)Migrasi internasionalperpindahan penduduk antara satu negara dan negara lainnya. Migrasi internasional dapat dibedakan atas tiga macam yaitu sebagai berikut.b)Migrasi Nasional perpindahan penduduk di dalam satu negara. c) Migrasi musiman perpindahan penduduk yang terjadi pada musim-musim tertentu. Contohnya, pada musim panen di suatu daerah, banyak penduduk daerah lain yang datang untuk membantu dalam proses panen tersebut.d) Migrasi sirkuler perpindahan penduduk sementara karena mendekati tempat pekerjaan. Contohnya, seorang penduduk Cianjur yang bekerja di Bandung dan tinggal sementara di Bandung. Akan tetapi, pada waktu-waktu tertentu secara teratur pulang ke tempat tinggalnya di Cianjur karena semua keluarganya tinggal di Cianjur. Dampak dari terjadinya MigrasiMelalui pembahasan sebelumnya, sudah di ketahui bahwa migrasi terdiri atas migrasi internasional dan migrasi nasional. Masing-masing migrasi ini memiliki dampak yang berbeda sehingga pembahasan tentang dampak migrasi akan diuraikan berdasarkan dua jenis migrasi tersebut.

Dampak positif migrasi internasional1) Dampak positif imigrasi adalah sebagai berikut.a) Migrasi mendorong terjadinya proses alih teknologi dari tenaga asing kepada tenaga kerja Indonesia.b) Kedatangan orang-orang asing ke Indonesia mempercepat proses pembangunan, dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar.c) Imigrasi dari negara-negara asing, terutama dari negara maju yang bertujuan untuk bekerja di Indonesia. Biasanya, tenaga ahli yang mempunyai keterampilan (skill) yang baik. Hal ini dapat membantu kekurangan tenaga ahli di Indonesia.d) Dapat menambah rasa persahabatan dan kebersamaan antarbangsa. Adanya orang-orang asing yang tinggal di Indonesia akan memudahkan kita untuk bergaul dan mengenal mereka secara langsung sehingga timbul suatu rasa kebersamaan dengan mereka.2) Dampak positif emigrasi adalah sebagai berikut.a) Meningkatkan persediaan devisa negara berupa mata uang asing yang diperoleh dari orang Indonesia yang kerja di luar negeri (TKI).b) Mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap tenaga-tenaga ahli dari luar negeri. Dengan banyaknya orang Indonesia yang belajar di luar negeri menjadikan investasi sumber daya manusia yang bermutu di kemudian hari.c) Dapat menjadi duta bangsa untuk memperkenalkan Indonesia di negara lain. Dampak positif migrasi nasionalTerdapat beberapa dampak positif dari migrasi nasional, di antaranya sebagai berikut.1) Dampak positif transmigrasi adalah sebagai berikut.a) Lahan-lahan yang kosong dapat dimanfaatkan.b) Penduduk yang ditransmigrasikan kehidupannya dapat lebih baik secara ekonomi.c) Meningkatnya produksi, terutama di bidang pertanian.d) Dapat mempercepat pemerataan penduduk.e) Mengurangi jumlah pengangguran, terutama bagi mereka yang ditransmigrasikan.

2) Dampak positif urbanisasi adalah sebagai berikut.a) Dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kota.b) Banyak di antara penduduk desa yang telah berurbanisasi ke kota tergolongorang yang berhasil.c) Membawa dampak positif bagi pembangunan desa.d) Meningkatkan taraf hidup keluarga yang ditinggalkan di desa.e) Dinamika kehidupan kota bertambah ramai seperti kegiatan perdagangan.f) Kesempatan membuka usaha-usaha baru semakin luas.3) Dampak positif ruralisasi adalah sebagai berikut.a) Menjadi pendorong pembaruan di desa, terlebih jika yang pindah adalah penduduk yang berpendidikan.b) Membantu kekurangan tenaga terampil di desa.c) Mendorong kemajuan perekonomian di desa.c. Dampak negatif migrasi internasionalSelain memberikan banyak dampak positif bagi kehidupan masyarakat, migrasi juga dapat menimbulkan dampak negatif yang kurang baik. Dampak negatif yang ditimbulkan migrasi internasional berbeda dengan dampak negatif migrasi nasional.1) Dampak negatif imigrasi adalah sebagai berikut.a) Orang-orang yang melakukan imigrasi adakalanya di antara mereka terdapat orang-orang yang bertujuan tidak baik, seperti pengedar narkoba, bertujuan politik, memata-matai, dan sebagainya.b) Imigran asing yang datang untuk bekerja kadang-kadang dapat menimbulkan kecemburuan sosial antara tenaga kerja asing dan tenaga kerja dalam negeri.c) Berkembangnya budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa. Apabila filter dari masyarakat rendah, dapat merusak budaya kita.

2) Dampak negatif emigrasi adalah sebagai berikut.a) Tenaga-tenaga terampil dalam negeri lebih memilih tinggal di luar negeri, apabila kehidupan di luar negeri lebih baik.b) Jika emigran-emigran dari Indonesia ke luar negeri merupakan tenaga-tenaga ahli/terampil, akan mengurangi tenaga ahli yang ada di dalam negeri.c) Oknum emigran-emigran dari Indonesia yang melakukan tindakan-tindakan yang dilarang di negara lain, dapat memperburuk citra Indonesia di luar negeri.d. Dampak negatif migrasi nasionalMigrasi nasional yang banyak terjadi di Indonesia terutama transmigrasi dan urbanisasi.

1) Dampak negatif transmigrasi adalah sebagai berikut.a) Transmigrasi memerlukan dana yang cukup besar sehingga banyak menghabiskan keuangan negara.b) Terkadang mendorong kecemburuan sosial antara masyarakat setempat dan para transmigran.c) Adanya transmigran yang kurang sungguh-sungguh dapat menyebabkan kegagalan dalam pelaksanaan transmigrasi sehingga dana yang dikeluarkan menjadi sia-sia. d) Beberapa orang dari transmigran tidak betah di tempat tinggal yang baru dan kembali lagi ke tempat asalnya. Hal ini menyebabkan citra transmigrasi menjadi kurang baik. Dalam mengatasi dampak negatif dari transmigrasi, dapat dilakukan beberapa upaya, di antaranya sebagai berikut.a) Dalam rangka mengurangi biaya yang dikeluarkan pemerintah, jenis proyek transmigrasi dapat lebih diutamakan transmigrasi spontan atau swakarsa.b) Dilakukan proses seleksi yang lebih baik kepada calon-calon transmigran sehingga orang-orang yang ditransmigrasikan benar-benar telah siap mental maupun fisik.c) Menyiapkan lahan yang baik dan siap untuk ditempati.d) Dilakukan kerja sama dengan masyarakat setempat di daerah dekat transmigrasi, seperti diadakan pelatihan bersama dan bantuan berupa fasilitas yang hampir sama dengan yang diberikan kepada para transmigran.

2.3 PERTUMBUHAN PENDUDUKPada umumnya di Negara yang sedang berkembang perkembangan penduduk sangat tinggi tingkat kecepatan perkembangannya dan besar jumlahnya.Yang dimaksud dengan masalah penduduk adalah :Masalah perkembangan penduduk sangat besar si nagara berkembangPertambangan penduduk menimbulkan : Jumlah pengangguran tinggi Jumlah tenaga kerja bertambah Perpindahan penduduk dari desa ke kota Pengangguran dikota besar bertambah Tingkat kemiskinan meningkat

Dinegara berkembang laju pertambahan penduduk merupakan masalah pembangunan yang utama dan sukar diatasi, para ahli menyarankan masalah pertambahan penduduk dinegara berkembang harus segera diatasi untuk dapat mempercepat laju perkembangan ekonomi, yaitu dengan program menekan laju pertambahan penduduk. Tetapi usaha menekan laju pertambahan penduduk menghadapai beberapa masalah, seperti : Ekonomi Sosial budaya Keagamaan Politik dan PsikologiMasalah tersebut yang menghambat usaha menekan pertambahan penduduk dalam waktu yang singkat.

Faktor Yang Mempercepat Perkembangan PendudukPerkembangan penduduk di dunia yang jumlahnya besar dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :1. Jumlah penduduk yang sudah terlalu banyak pada masa sekarangDalam satu abad jumlah penduduk dunia berkembang dari 1,6 miliar menjadi 6 miliar.Perkiraan tahun 2005 mencapai 6.420 juta2. Tingakat pertambahan penduduk yang relatif sangat pesat dewasa iniDari penelitian B. Berelson tahun 1650 -1750 laju pertambahan penduduk dunia 0,3 %, tahan 1960-an laju rata-rata 2 %. Faktor Yang Menimbulkan Tingkat perkembangan Penduduk Tingkat perkembangan penduduk lambat Bertambah laju penduduk. Kematian (Mortalitas) Kelahiran (Natalitas)

Dari tahapan tersebut dapat disimpulkan :Bahwa perkembangan penduduk sangat pesat dinegara berkembang disebabkan noleh penurunan tingkat kematian dengan tidak diikuti oleh penurunan angka kelahiran dan kematian, dan perpindahan penduduk dari negara lain secara alamiah.a. Keadaan kasus (a)Tingkat kematian tidak mengalami penurunan dan tingkat kelahiran juga tidak mengalam perubahan, jadi laju penduduk tidak berubah.b. Keadaan kasus (b)Tingkat kematian mengalami penurunan dan kelahiran juga menurun, tetapi lebih tinggi dari penurunan tingkat kematian, jadi tingkat pertambahan penduduk mengalami proses penurunan.Pada dasawarsa dewasa ini perkembangan penduduk yang cepat dan jumlahnya yang sangat besar, telah membawa damapak terhadap :1. Struktur penduduk yang berat sebelah2. Pengangguran yang semakin serius3. Arus urbanisasi yang tinggi

Struktur pendudukPerkembangan penduduk yang semakin cepat menyebabkan :a. Proporsi penduduk belum dewasa bertambah tinggib. Jumlah anggotan keluraga bertambah besar

KondisiNegara MajuNegara BerkembangBawah 15 Th25 30 %40 45 %Produktif55 60 %50 55 %Jumlah anggota1 x1,5 x Masalah PengangguranTaksiran dari Boiroch, jumlah tenaga kerja di Negara berkembang dari 0, 8 % pada tahun 1950 naik manjadi 1,7 % pada tahun 1970, di Negara maju berkisar 0,7 %.Perkiraan tingkat pertambahan tenaga kerja pada periode tahun 2000, Negara maju 0,9 % dan Negara berkembang 2,6 2,8 %.

Secara umum di Negara berkembang :1. Laju perekonomian masih rendah2. Tidak mencukupi lapangan kerja3. Bersifat pada sektor pertanian4. Terdapat pengangguran terbuka dan terselubung.

Arus urbanisasiPembangunan ekonomi yang belum merata disetiap wilayah dan pertambahan penduduk yang tinggi, ini menyebabkan timbul masalah lain, yaitu migrasi penduduk desa ke kota.Migrasi menimbulkan beberapa masalah, seperti1. Tingkat pengangguran penuh dan terselebung meningkat2. Masalah kongesti kesesakan3. Penyerobotan tanah4. Pembangunan rumah liar5. Perumahan yang kurang memadai slumps6. Kriminalitas, dll

Urbanisasi di negara majuMigrasi penduduk di negara maju memunculkan pertumbuhan ekonomi yang harmonis atau saling menguntungkan ;Kegiatan ekonomi dikota umumnya :a. Kegiatan bidang industrib. Pemerintahanc. Pengangkutand. Badan keuangane. Perdagangan.Kegiatan tersebut membutuhkan tenaga kerja. Di negara maju jumlah perpindahan tenaga kerja dari sektor pertaniann ke sektor industri, jumlhanya sam besar dengan kebutuhan tenaga kerja yang diperlukan oleh perkembangan kegiatan ekonomi di kota. Urbanisasi di negara berkembangPada umumnya migrasi yang terjadi berlebihan, jadi pertumbuhan penduduk di kota sangat cepat, di kota-kota negara berkembang mencapai antar 4 7 %, tidak diimbangi dengan perkembangak kegiatan ekonomi di kota.Untuk tahun 2000 tingkat urbanisasi di negara berkembang mencapai 42,6 %. Urbanisasi menimbulkan :1. pengangguran terbuka2. Pengangguran terselubungDua hal ini yang mempertparah tingkat pengangguran dalam suatu negara berkembang.Jadi masalah pengangguran di kota kota besar di negara berkembang merupakan masalah yang harus diatasi agar laju perkembangan ekonomi dapat dipercepat.

Pertumbuhan Penduduk dan Dinamika Kependudukanpertumbuhan penduduk akan selalu dikaitkan dengan tingkat kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk atau migrasi baik perpindahan ke luar maupun ke luar. Pertumbuhan penduduk adalah peningkatan atau penurunan jumlah penduduk suatu daerah dari waktu ke waktu. Pertumbuhan penduduk yang minus berarti jumlah penduduk yang ada pada suatu daerah mengalami penurunan yang bisa disebabkan oleh banyak hal. Pertumbuhan penduduk meningkat jika jumlah kelahiran dan perpindahan penduduk dari luar ke dalam lebih besar dari jumlah kematian dan perpindahan penduduk dari dalam ke luar. Dinamika kependudukan adalah perubahan kependudukan untuk suatu daerah tertentu dari waktu ke waktu.Rumus menghitung pertumbuhan penduduk :p = (I - m) + (i - e)Keterangan lengkap :- p = pertumbuhan penduduk- l = total kelahiran- m = total kematian- e = total emigran atau pendatang dari luar daerah - i = total imigran atau penduduk yang pergi

Cara Untuk mengatasi / Mengurangi Ledakan Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk - Ilmu Kependudukan BiologiMenurut Thomas Robert Malthus pertambahan jumlah penduduk adalah seperti deret ukur (1, 2, 4, 8, 16, ...), sedangkan pertambahan jumlah produksi makanan adalah bagaikan deret hitung (1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, ...). Hal ini tentu saja akan sangat mengkhawatirkan di masa depan di mana kita akan kerurangan stok bahan makanan.- Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menekan pesatnya pertumbuhan penduduk :1. Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga akan mengurangi jumlah angka kelahiran.2. Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.- Cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengimbangi pertambahan jumlah penduduk :

1. Penambahan dan penciptaan lapangan kerjaDengan meningkatnya taraf hidup masyarakat maka diharapkan hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di samping itu pula diharapkan akan meningkatkan tingkat pendidikan yang akan merubah pola pikir dalam bidang kependudukan.2. Meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukanDengan semakin sadar akan dampak dan efek dari laju pertumbuhan yang tidak terkontrol, maka diharapkan masyarakat umum secara sukarela turut mensukseskan gerakan keluarga berencana.3. Mengurangi kepadatan penduduk dengan program transmigrasiDengan menyebar penduduk pada daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu menekan laju pengangguran akibat tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.4. Meningkatkan produksi dan pencarian sumber makananHal ini untuk mengimbangi jangan sampai persediaan bahan pangan tidak diikuti dengan laju pertumbuhan. Setiap daerah diharapkan mengusahakan swasembada pangan agar tidak ketergantungan dengan daerah lainnya.

BAB III PENUTUP3.1 KesimpulanDalam 3 pokok masalah(perkembangan budaya,pertumbuhan penduduk,dan migrasi)memiliki keterkaitan yang sangat komplek,satu sama lain saling memiliki bagian berkesinambungan. Itu terjadi karena semua manusia pada dasarnya memiliki kesamaan dalam hidup sosialnya,dari setiap manusia pastinya mereka mempunyai suatu kebudayaan sebagai ciri khas mereka,karena budaya adalah totalitas dari beberapa masyarakat yang memiliki kesepakatan yang sama.namun budaya itu sendiri tidak akan stabil akan tetapi labil,dan selalu berevolusi.Semua itu terlaksana karena dari pola kehidupan manusia itu juga, terkait dari macam-macam faktor.Salah satunya adalah faktor pertumbuhuhan penduduk, yang mana pertumbuhan penduduk adalah suatu hal yang mutlak yang pasti dan tidak dapat di hindari.Kita hanya bisa mengontror tingkat laju pertumbuhan penduduk se bagus dan optimal mungkin, apalagi manusia cenderung suka perpindah-pindah(migrasi).Karena migrasi juga turut andil dalam terjadinya perkembangan budaya.

DAFTAR PUSTAKAFirmansyah, Herlan dan Ramdani, Dani, 2009, Ilmu Pengetahuan Sosial 2 : untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII /Semester 1 dan 2, Jakarta : Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, h. 36 41Wahyu Ms,Drs., 1986, Wawasan Ilmu Sosial Dasar, (Surabaya : Usaha Nasional)http://www.bse.org/http://www.wikipedia.org/

29