Penyuntingan Feri Febrian

download Penyuntingan Feri Febrian

of 26

  • date post

    08-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    92
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Penyuntingan Feri Febrian

LAPORAN HASIL PENGEDITAN BUKU

TITIAN KEMAHIRAN BERBAHASABambang Kaswanti Purwo dan Boen S.Oemarjati

DISUSUN OLEH

ANITA SELVIANIM: 0805075009

PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA INDONESIA DAN DAERAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA

2 0 11Judul Buku Pengarang Penerbit Ukuran Buku Tahun Terbit Jumlah Halaman : Sopan Santun Berbicara dan Menyimak : Atar Semi : Titian Ilmu Bandung : 20,5 cm x 14,5 cm : 1996 : 79

A. POLICY EDIT Policy edit adalah pengeditan melalui kebijakan terhadap buku. 1. Problems With Required Reports Elements (Unsur-unsur apa saja yang perlu dilaporkan dalam isi atau substansi buku) Unsur-unsur yang diperlukan dalam buku tersebut berkaitan dengan definisi puisi, dan hal-hal yang bersinggungan secara langsung maupun tidak langsung dengan unsur-unsur pembangun puisi. Setelah dilakukan pengamatan, buku karya Atar Semi ini telah menggunakan konsep yang sesuai dengan definisi atau pengertian secara umum, hal ini padat dilihat dari definisi sopan santun, berbicara dan menyimak. Contoh kutipan kalimat ada pada halaman 1, adalah sebagai berikut. Ada beberapa kata yang sama untuk menyebut kata sopan santun, yakni budi pekerti, etiket dan akhlak. Kelima perkataan itu sama arinya, sama maknanya. Pengertiannya ialah berperilaku baik dan terpuji, mengindahkan atau tidak menyakitkan perasaan orang lain. Jika dicermati, ada suatu kesalahan dari penulisan Nama Penulis pada Cover Buku tersebut, yaitu nama penulis ditulis beserta gelar yang dimilikinya. Berdasarkan kaidah yang berlaku, seharusnya gelar penulis

2

tidak perlu dicantumkan, cukuplah nama pengarang / penulisnya saja tanpa disertai gelar.

Bentuk Aslinya Prof. Drs M. Atar Semi Bentuk Seharusnya Atar Semi 2. Uncomplete / Unclear References (Kejelasan rujukan atau acuan yang digunakan dalam penulisan buku) Rujukan yang digunakan oleh penulis sebagai dasar penulisan buku ini sudah jelas. Dalam pembahasannya, materi menggunakan dasar rujukan disiplin ilmu yang jelas. Hal ini dapat diamati dari daftar rujukan yang dicatat di halaman belakang dalam buku ini. Ada beberapa pernyataan dalam bentuk paragraf dan kalimat yang menggunakan keterangan refererensi atau kejelasan sumber data. Adapun kutipan rujukan adalah sebagai berikut. Darmi, 1978. Pelajaran Berpikir, Berbicara, Berpidato, Berdebat, Semarang: Astana Buku ABEBE. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1979. Asas-asas Komunikasi Antar Manusia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Hussein, Bahreijs. 1981. Ajaran-ajaran Akhlak Imam ghazali. Surabaya: Al Ikhlas. Martodipuro, Soemantri. 1979. Teknik Berbicara yang Meyakinkan dan Efektif. Jakarta: Gunung Jati. Moero, Allan H. 1959. Principles and Types of Speech. Purdue University. Mulyani, Yani. 1981. Tanya Jawab Dasar Retorika. Bandung. Amrico.

3

Ria Pembangunan. 1987. Aturan Sopan Santun dalam pergaulan. Jakarta: Mutiara Sumber Widya. Rousydiy. TA. Latif. 1989. Dasar-dasar Retorika Komunikasi dan Informasi. Bandung. Amrico. 3. System Of Measurement (Sistem pengukuran yang digunakan) Jika ditinjau dari sistem pengukurannya, penulis tidak menggunakan data akurat dalam menggagas suatu pernyataan atau data-data yang berkaitan dengan suatu ide yang dikemukakan, sehingga pembaca bisa buku tersebut. Adapun contoh kalimat yang berupa data adalah kutipan pada halaman 1 sebagai berikut. Kata etiket merupakan kata lain dari sopan santun. Kata itu berasal dari bahasa Prancis Etiquette. yang melahirkan kata etiket itu merupakan sebuah nagara yang terkenal dengan peradaban, pergaulan, dan kebudayaannya yang sangat tertata rapih . Argumentasi Dari contoh kutipan tersebut, terlihat bahwa penulis tidak mencantumkan sumber data yang valid berkaitan dengan pernyataan yang disampaikan. Sebagai saran, sebaiknya pada setiap penulisan suatu pernyataan, harus disertai dengan rujukan atau keterangan referensi dari sumber yang terpercaya, agar pembaca semakin yakin dengan data-data yang didapatkannya dari buku yang dibaca. B. INTEGRITY EDIT Integrity edit adalah pengeditan yang mengacu pada keutuhan teks dan fokus penyuntingannya adalah sebagai berikut. ragu terhadap data-data yang dikemukakan oleh Mursal Esten selaku penulis

4

1. Text Does Not Refer Clearly / Accurately To Ilustration (Adakah teks yang tidak mengacu pada kecermatan ilustrasi) Dalam buku yang diterbitkan oleh Titian Ilmu Bandung ini dilengkapi oleh gambar atau ilustrasi. Ilustrasi tersebut hampir ada dalam setiap pembahasan bab buku, gambar sengaja dicantumkan dalam rangka memperjelas maksud penulis kepada pembaca. Keseluruhan teks telah mengacu pada kecermatan ilustrasi. 2. Problems With Letter And Number Sequences (Kaitan item-item dan urutan penomoran) Pada Buku Sopan Santun berbicara dan Menyimak yang ditulis oleh Atar Semi, sudah menggunakan penomoran yang sesuai dengan kaidah. Hanya ada satu kesalahan dalam penomoran, yaitu pada penulisan BAB pada daftar isi, adapun kutipannya adalah sebagai berikut. Bentuk Aslinya

DAFTAR ISIHalaman Kata Pengantar .................................................................. 1. PENTINGNYA BERSOPAN SANTUN ................................. Dasar Sopan Santun ...................................................... Untuk Dipahami dan dilaksanakan ................................ Wajar dan Tulus............................................................. Meyakinkan diri sendiri ................................................. 2. BERBICARA DAN MENYIMAK DALAM KEHIDUPAN KITA Kemampuan berbicara dan menyimak itu penting .... Kegiatan yang dilakukan dalam berbicara................... iii 1 4 7 8 9 11 12 17

5

3. KESOPANAN DI DALAM PERCAKAPAN Percakapan yang sopan ............................................. Percakapan yang tidak sopan .................................... 23 23

Bentuk Seharusnya

DAFTAR ISIHalaman Kata Pengantar .................................................................. BAB I PENTINGNYA BERSOPAN SANTUN .......................... A. Dasar Sopan Santun ........................................ B. Untuk Dipahami dan dilaksanakan ................... C. Wajar dan Tulus................................................ D. Meyakinkan diri sendiri .................................... iii 1 4 7 8 9

BAB II BERBICARA DAN MENYIMAK DALAM KEHIDUPAN KITA . . 11 A. Kemampuan berbicara dan menyimak itu penting . 12 B. Kegiatan yang dilakukan dalam berbicara...... BAB III KESOPANAN DI DALAM PERCAKAPAN A. Percakapan yang sopan ................................. B. Percakapan yang tidak sopan ........................ 23 23 17

Argumentasinya

6

Penomoran pada daftar isi harus dicantumkan judul bab dengan jelas. Pada penulisan bab baru harus dituliskan babnya terlebih dahulu baru diikuti dengan judul bab atau pokok bahasan. Saran dari penyunting, sebaiknya dalam penulisan daftar isi, harus memperhatikan isi dari buku agar ada sinergi antara isi dan daftar isi.

3. Contains Duplicate Caption / Title Tables (Keterhubungan antara judul tabel dengan isinya) Dalam buku yang diterbitkan oleh Titian Ilmu ini tidak dilengkapi oleh tabel. Memang seharusnya tabel tersebut ada dalam setiap buku agar mampu melakukan perbandingan terhadap suatu permasalahan dan menjelaskan suatu konsep tertentu, dan lain sebagainya. Tetapi berdasarkan pengamatan, untuk buku yang berjudul Sopan Santun Berbicara dan Menyimak ini tidak perlu lagi menggunakan tabel. Karena dari materi yang ada dalam buku ini sudah dapat menjelaskan dan menggambarkan maksud dan tujuan penulis dalam memberikan penjelasan berkaitan dengan judul buku yang dibahas. 4. Text Refer To Illustration Page, Chapter, Paragraphs That Do Not Exist (Apakah teks mengacu pada ilustrasi, halaman, bab, paragraf) Yang menjadi titik sorot penyunting adalah berkaitan dengan penulisan dan posisi halaman. Berikut ini kutipan pada halaman 11 buku karya Atar Semi.2 BERBICARA DAN MENYIMAK DALAM KEHIDUPAN KITA _____________________________ _____________________________ _____________________________ _____________________________ _____________________________ __________________________ _____________________________ _____________________________ ____________________ _____________________________ 7 _____________________________ _____________________________ _____________________________ _____________________________ _____________________________ _____________________________ _____________________________ _____________________________ __________________________ _____________________________ _____________________________ ____________________ _____________________________ _____________________________ _____________________________ _____________________________ _______ _____________________________ _____________________________ ______________________ _____________________________

1

2

Argumentasi Penulisan posisi dan penulisan halaman di atas sudah benar. Sesuai dengan sistem atau aturan penomoran yang ada pada halaman, jika ada judul bab maka halaman harus berada di tengah bawah. Namun jika tidak ada judul di atas maka penulisan halaman judul berada di sebelah kanan. Kutipan dalam buku Sopan Santun Berbicara dan menyimak, pada halaman 59. 5 KESOPANAN DALAM MEYIMAK________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ______________________________________________

59 Argumentasi Sesuai dengan aturan penomoran yang ada pada halaman, jika ada judul Bab maka halaman harus berada di tengah bawah. Namun, jika tidak ada judul di atas, maka penulisan halaman judul berada di sebelah kanan bawah. Mengenai paragraf, sudah sesuai dengan aturan penulisan

8

paragraph, terutama teknik penulisan awal paragraf sudah memenuhi persyaratan paragraf yang baik.