Tugas Makalah Sistem Disrtibusi Tenaga Listrik-feri

download Tugas Makalah Sistem Disrtibusi Tenaga Listrik-feri

of 16

  • date post

    01-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    187
  • download

    16

Embed Size (px)

Transcript of Tugas Makalah Sistem Disrtibusi Tenaga Listrik-feri

TUGAS MAKALAH SISTEM DISRTIBUSI TENAGA LISTRIK

DISUSUNOLEH :

NAMA : FERI HATOROPAN PASARIBUNIM :201131104PRODI : TEKNIK LISTRIK

POLITEKNIK SANTHO THOMAS MEDAN2012/2013

Sistem Tiga Phasa Tiga Kawat dan tiga phasa empat kawat3 Phase dengan 4 kawat ataupun sistem 3 Phase dengan 3 kawat. Jika listrik 3 Phase dengan 4 kawat yang di hasilkan oleh generator maka generator tersebut umumnya kumparan stator dihubungkan secara bintang, sedangkan jika sistem kelistrikan 3 phase dengan 3 kawat maka generator tersebut umumnya kumparan stator dihubungkan secara delta. Sistem 4 kawat yang dimaksud adalah untuk menciptkan 3 buah Phase dengan 1 titik netral, jika tegangan antar Phase yang di hasilkan oleh generator sebesar 380 Volt maka secara otomatis tegangan Phase ke netral sebesar 220 Volt. Berikut ini gambaran dari output sebuah generator listrik 3 phase :Dari dua gambar diatas menjelaskan dua buah hubungan kumparan stator yang dihubungkan secara delta maupun dengan hubungan star. Untuk output generator listrik dengan hubungan delta seperti gambar diatas biasanya dengan daya yang besar sehingga perlu menggunakan trafomator step-up dengan hasil akhir menggunakan trafo distribusi dengan menghasilkan titik Netral sehingga bisa disalurkan pada konsumen dengan kebutuhan tegangan standard Indonesia. Untuk output generator listrik 3 Phase dengan hubungan star seperti gambar diatas merupakan Output yang bisa langsung di gunakan oleh konsumen sebab output sudah sesuai standard tegangan yang ada di indonesia dan sudah menghasilkan titik Netral.

Sistem Jaringan Distribusi Radial.Bentuk jaringan ini merupakan bentuk yang paling sederhana, banyak digunakan dan murah. Dinamakan radial karena saluran ini ditarik secara radial dari suatu titik yang merupakan sumberdari jaringan itu dan dicabang cabangkan ke titik titik beban yang dilayani, seperti terlihat pada gambar 2.2.Gambar 2.2 Jaringan Distribusi Radial

Catu daya berasal dari satu titik sumber dan karena adanya pencabangan pencabangan tersebut, maka arus beban yang mengalir disepanjang saluran menjadi tidak sama sehingga luas penampang konduktor pada jaringan bentuk radial ini ukurannya tidak sama sehingga luas penampamg konduktor pada jaringan bentuk radial ini ukurannya tidak sama karena arus yang paling besar mengalir pada jaringan yang paling dekat dengan gardu induk. Sehingga saluran yang paling dekat dengan gardu induk ini ukuran penampangnya relatif besar dan saluran cabang cabangnya makin ke ujung dengan arus beban yang lebih kecil mempunyai ukuran konduktornya lebih kecil pula. Spesifikasi dari jaringan bentuk radial ini adalah :1. Bentuknya sederhana.1. Biaya inverstasinya murah.1. Kualitas pelayanan dayanya relatif jelek, karena rugi tegangan dan rugi daya yang terjadi pada saluran relatif besar.1. Kontinuitas pelayanan daya kurang terjamin sebab antara titik sumber dan titik beban hanya ada satu alternatif saluran sehingga bila saluran tersebut mengalami pemadaman total, yaitu daerah saluran sesudah atau dibelakang titik gangguan selama gangguan belum teratasi.

Untuk melokalisisr gangguan pada bentuk radial ini biasanya dilengkapi dengan peralatan pengaman, fungsinya untuk membatasi daerah yang mengalami pemadaman total, yaitu daerah saluran sesudah atau dibelakang titik gangguan selama gangguan belum teratasi.

Klasifikasi PelangganA.Pengertian pelangganPerusahaan sering melakukan kegiatan analisis pelanggan, sehingga akan menentukan peluang baru yang terbuka dan perlu ditindak lanjuti. Peluang baru dapat mendorong dalam meningkatkan omzet penjualan.Untuk itu ketika menjalin hubungan baik dengan para pelanggan, alangkah baiknya jika perusahaan dan para penjual telah mempersiapkan diri dengan catatan, sehingga dapat mengumpulkan informasi tetang peluang-peluang baru yang sangat penting.Bagi perusahaan yang memproduksi barang dan jasa, keberadaan pelanggan adalah mahapenting. Sehingga pelanggan merupakan asset perusahaan.Sebelum melakukan analisis pelanggan, kita perlu tahu terlebih dahulu apa pelanggan itu? Pelanggan adalah rekan atau mitra yang telah sekian lama menjalin kerja sama dalam melakukan usaha.

Secara umum pelanggan dibedakan menjadi dua yaitu:1. Pelanggan internal adalah pelanggan yang berasal dari dalam perusahaan. Contoh bagian akuntansi melayani jasa penyusunan laporan keuangan bagi bagian pemasaran.2. Pelanggan eksternal adalah pelanggan yang berasal dari luar perusahaan, atau pelanggan yang terakhir. Contoh masyarakat membeli produk

B. Klasifikasi pelanggan1. Pelanggan dari segi banyaknya terdiri dari pelanggan individu dan pelanggan family2. Pelanggan dari segi usia3. Pelanggan dari segi jenis kelamin4. Pelanggan dari segi tingkat penghasilan5. Pelanggan dari segi pendidikan6. Pelanggan dari segi waktu pembelian7. Pelanggan dari segi geografis8. Pelanggan dari segi agama

Fluktuasi PermintaanDefinisi fluktuasi atau pengertian fluktuasi adalah lonjakan atau ketidaktetapan segala sesuatu yang bisa digambarkan dalam sebuah grafik. Contohnya seperti fluktuasi harga barang, guncangan atau fluktuasi dalam pengukuran gelombang listrik, dll.Beberapa penyebab tegangan listrik naik turun.1. Bersumber dari PLNnya sendiri2. Jarak Gardu Travo ke rumah jauh3. Beban yang disuplay travo lebih besar dari kemampuan travo gardunya.4. DllGambar grafik tegangan yang tidak stabil.

Pengertian, devenisi dan besaran dari ; SAIFI, SAIDI, CAIFI, CAIDI, dan ASAI.SAIDIdidefinisikan dengan System Average Interruption Duration Index. Dijelaskan lebih lanjut SAIDI adalah :Total duration of sustained interruption in a year. Kalimat tersebut di atas, mungkin kita bisa terjemahkan secara bebas dengan Index lama pemutusan (pemdaman) rata-rata dari sistem atau dalam bahasa Indonesia dapat disebut sebagai Frekuensi Padam Rata-rata Konsumen dinyatakan dengan:

Mungkin Istilah ini masih sulit dimengerti oleh orang awam. Untuk lebih sederhananya simak contoh sebagai berikut :Sebuah Cabang PLN mempunyai jumlah Pelanggan/Konsumen 100.000. Suatu saat pada suatu bulan (katakan bulan Januari 2013) sebuah Gardu terganggu sehingga terjadi pemadaman sebanyak 100 pelanggan yang dipasok dari Gardu tersebut. Karena harus mengganti Trafo, maka diperlukan waktu penggantian selama 2 jam atau 2 kali 60 menit atau 120 menit. Ini berarti Lama (Duration) pemadaman adalah 120 menit. Untuk mengetahui SAIDI bulan Januari 2013, dipakai Rumus :

Artinya secara rata-rata (average) setiap pelanggan pada Cabang tersebut mengalami pemadaman selama 0,12 menit.Contoh lain : Pada tahun 2015,PLN Cabang Antahberantah yang mempunyai pelanggan sebanyak 150.000, mengalami pemadaman sebagai berikut :1. Bulan Januari 2015,sebuah Gardu meledak mengakibatkan pemadaman konsumen 200 pelanggan dengan waktu pemulihan 156 menit.2. Bulan Juni 2015, terjadi Underfrequency sehingga sebuah penyulang dilepas. Jumlah konsumen padam 1000 pelanggan selama 15 menit.3. Bulan Desember 2015 terjadi angin kencang sehingga sebuah sirkit JTM putus, jumlah peklanggan pada 500 pelanggan. Waktu pemulihan 200 menit.Mari kita coba hitungSAIDI PLN Cabang Antahberantah tahun 2015. (semoga saja hitungnya benar)

SAIFIdidefinisikan dengan System Average Interruption Frequency Index. Dijelaskan lebih lanjut SAIFI adalah(Total number of sustained in interruption a year) / (Total number of consumer) atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Frekuensi Padam Rata-rata, dinyatakan melalui persamaan berikut:

Kita langsung saja menghitung SAIFI dari 2 contoh di atas. Dalam hal contoh pertama, pemadaman terjadi hanya SATU kali saja, berarti Frekuensi (kita tulis saja dalam bahasa Indonesia) untuk semua konsumen yang 100.000 itu adalah :

Akan halnya pada Contoh Nomor 2, adalah :

Itulah tadi penjelasan mengenaiApa itu SAIDI dan SAIFI? Pengertian & Penjelasan SAIDI dan SAIFI. Selain istilah SAIDI dan SAIFI, masih ada lagi istilah-istilah serupa yang memiliki arti berbeda. Berikut penjelasan singkat beberapa istilah yang dimaksud :CAIFI(Customer Average Interruption Frequency Index)CAIFI atau yang dalam bahasa Indonesia dapat disebut sebagai Frekuensi Padam Rata-rata Konsumen dinyatakan melalui formula:

CAIDIThe Customer Average Interruption Duration Index (CAIDI) is a reliability index commonly used by electric powerutilities. It is related to SAIDI and SAIFI, and is calculated as

where is the failure rate, is the number of customers, and is the annual outage time for location . In other words,

CAIDI gives the average outage duration that any given customer would experience. CAIDI can also be viewed as the average restoration time.CAIDI is measured in units of time, often minutes or hours. It is usually measured over the course of a year, and according to IEEE Standard 1366-1998 the median value for North American utilities is approximately 1.36 hours.The Average Service Availability Index (ASAI)[1][2] is a reliability index commonly used by electric powerutilities. ASAI is calculated as

where is the number of customers and is the annual outage time (in hours) for location . ASAI can be represented in relation to SAIDI (when the annual SAIDI is given in hours)

CTAIDI(Costumer TotalAverage Interruption Duration Index)CTAIDI yang dalam bahasa Indonesia adalah Total Lama Padam Rata-rata Konsumen dirumuskan sebagai:

MAIFI(Momentery Average Interruption Frequency Index)MAIFI atau Frekuensi Padam Rata-rata Sesaat Konsumen dinyatakan sebagai:

CALCI(Costumer Average Load Curtailment Index)CALCI atau Pembatasan Beban Rata-rata Konsumen dinyatakan dengan:

Dimana Jumlah seluruh pelanggan yang dibatasi adalahLamanya padam dikali dengan kVA yang tak terlayaniContoh SoalKita masuk ke contoh soalnya:Suatu sistem distribusi dipasok oleh 3 buah gardu distribusi dengan kondisi jumlah konsumen dan kejadian terjadinya padam untuk kurun waktu 1 bulan adalah sebagai berik