PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KARIER JABATAN bkpp. PERKA BKN Nomor 1 TH 2009 tentang Pedoman...

download PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KARIER JABATAN bkpp. PERKA BKN Nomor 1 TH 2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan

of 71

  • date post

    02-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    218
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KARIER JABATAN bkpp. PERKA BKN Nomor 1 TH 2009 tentang Pedoman...

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KARIER

JABATAN FUNGSIONAL KEPEGAWAIAN

PUSAT PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL KEPEGAWAIAN

http://www.free-powerpoint-templates-design.com/

DASAR HUKUM1. UU Nomor 5 Th 2014 tentang Aparatur Sipil Negara2. PP 21 tahun 2014 tentang Batas Usia Pensiun Jabatan Fungsional3. PEPRES Nomor 17 TH 2013 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian4. PERMENPAN Nomor PER/36/M.PAN/11/2006 tentang Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian

dan Angka Kreditnya jo PERMENPAN Nomor PER/14/M.PAN/6/2008 5. PERKA BKN Nomor 67 TH 2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Analis Kepe

gawaian dan Angka Kreditnya jo PERKA BKN Nomor 33 TH 2007 6. PERKA BKN Nomor 1 TH 2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan & Pelatihan Anali

s Kepegawaian7. PERKA BKN Nomor 2 TH 2009 tentang Pedoman Penulisan Karya Tulis/ Karya Ilmiah Analis Ke

pegawaian8. PERKA BKN Nomor 3 TH 2009 ttg Pedoman Penyusunan Formasi Jabatan Analis Kepegawaian 9. PERKA BKN Nomor 26 TH 2011 dan PERKA BKN Nomor 11 TH 2012 tentang petunjuk Teknis Ja

batan Analis dan Angka Kreditnya.10. PERKA BKN Nomor 20 Tahun 2012 tentang Standar Kompetensi Kerja Analis Kepegawaian.

DASAR HUKUM11. Permenpan & RB Nomor 40 Tahun 2012 Ttg Jabatan Fungsional Auditor Kepegawaian dan

Angka Kreditnya12. PERKA BKN Nomor 4 Tahun 2013 Ttg Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Menpan & RB Nomor

40 Tahun 201213. PERKA BKN Nomor 18 Tahun 2015 Tentang Standar Audit Manajemen Pengawasan;14. PERKA BKN Nomor 42 Tahun 2015 Ttg Pedoman Penulisan Karya Tulis/Karya Ilmiah Jabatan

Fungsional Auditor Kepegawaian;

15. PERKA BKN Nomor 46 Tahun 2015 Ttg Pedoman Penyelenggaraan Diklat Auditor Kepegawai16. PERMENPAN & RB Nomor 41 Tahun 2012 ttg Jabatan Fungsional Assesor SDM Aparatur dan

Angka Kreditnya17. PERKA BKN Nomor 16 Tahun 2012 ttg Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Menpan RB Nomor

41 Tahun 2012 ttg Jabatan Fungsional Assessor SDM Aparatur dan Angka Kreditnya18. PERKA BKN Nomor 49 ttg Karya Tulis/Karya Tulis Ilmiah19. PERKA BKN Nomor 50 Ttg Pedoman Diklat

DASAR HUKUM1. Perka BKN 34 Tahun 2014 tentang Perubahan Kedua Atas Perka BKN No. 67 Tahun 2006 ten

tang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian dan Angka Kreditnya2. Perka BKN No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Perka BKN No. 1 Tahun 2009 tentang

Pedoman Penyelenggaraan Diklat Analis Kepegawaian 3. Perka BKN Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pedoman Penilaian Butir Kegiatan Jabatan Analis K

epegawaian dan Angka Kreditnya4. Perka BKN Nomor 16 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Sertifikasi Profesi Jabatan

Fungsional Analis Kepegawaian

Tujuan Manajemen ASN

Manajemen ASN diarahkan untuk menjamin penyelenggaraantugas pemerintahan dan pembangunan secara berdayagunadan berhasilguna.

Untuk mewujudkan penyelenggaraan tugas pemerintahan danpembangunan, diperlukan ASN yang profesional, bertanggungjawab, jujur, dan adil melalui pembinaan yang dilaksanakanberdasarkan sistim merit yaitu berdasarkan pada kualifikasi,kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpamembedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama,asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisikecacatan.

Kebijaksanaan Manajemen ASNberada pada Presiden selaku pemegang kekuasaan tertinggi Pembinaan ASN

Penyimpanan informasi Pegawai ASN yang telah dimutakhirkan oleh Instansi Pemerintah serta bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan Sistem Informasi ASN.

Pembinaan penyelenggaraan Manajemen ASN.

Penyelenggaraan Manajemen ASN dalam bidang pertimbanganteknis formasi, pengadaan, perpindahan antar instansi,persetujuan kenaikan pangkat, pensiun; dan

a

b

c

Badan Kepegawaian Negara yang selanjutnya disingkat BKN adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang diberikewenangan melakukan pembinaan dan menyelenggarakanManajemen ASN secara nasional.Badan Kepegawaian Negara memiliki fungsi :

Badan Kepegawaian Negara bertugas :

01 Mengendalikan seleksi calon Pegawai ASN

02Membina dan menyelenggarakan penilaian kompetensi serta mengevaluasi pelaksanaan kinerja Pegawai ASN oleh Instansi Pemerintah;

03 Membina Jabatan Fungsional di bidang kepegawaian;

04Mengelola dan mengembangkan sistem informasi kepegawaian ASN berbasis kompetensi didukung oleh sistem informasi kearsipan yang komprehensif;

05Menyusun norma, standar, dan prosedur teknis pelaksanaan kebijakan Manajemen PNS;

06 Menyelenggarakan administrasi kepegawaian ASN; dan.

07Mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan norma, standar, danprosedur manajemen kepegawaian ASN.

Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas,tanggung jawab, wewenang dan hak seorang PNS dalam suatu satuanorganisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahliandan/atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri

PENGUATAN JABATAN FUNGSIONAL

Identifikasi

Jabatan

Fungsional

Identifikasi

Output

Jabatan

Fungsional

Penyusunan

Standar

Kompetensi

Pengelola

Kinerja

Jabatan

Fungsional

Penyesuaian

Tunjangan

Jabatan

Fungsional

INSTANSI PEMBINA JABATAN FUNGSIONAL

Instansi yang memiliki tugas untuk mengelola jabatan fungsionaldalam rangka menjamin profesionalisme dan kontribusi jabatandalam pencapaian tujuan organisasi serta pengembangan karirpejabat yang menduduki jabatan fungsional

TUGAS INSTANSI PEMBINA JABATAN FUNGSIONAL

Menyusun

Menganalisis

Menyelenggarakan

Memfasilitasi

Melakukan

Mengembangkan

Ketentuan pelaksanaan dan ketentuan teknis Jabatan Fungsional

Standar kompetensi Jabatan Fungsional

Pedoman formasi Jabatan Fungsional Pedoman penulisan Karya Tulis/Karya Ilmiah/Larya Tulis Inovasi di bidang tugas Jabatan Fugsional Kepegawaian

Kurikulum Pendidikan dan Pelatihan (diklat) fungsional teknis jabatan fungsional

kebutuhan diklat fungsional/teknis dibidang tugas jabatan fungsional

Diklat fungsional/ teknisjabatan fungsional;

Uji kompetensi;

Pelaksanaan tugas pokokJabatan Fungsional;

Pembentukan OrganisasiProfesi Jabatan Fungsional;

Penyusunan dan penetapankode etik dan etika profesiJabatan Fungsional;

Melakukan sosialisasi JabatanFungsional, ketentuan pelaksanaan,dan ketentuan teknisnya;

Melakukan koordinasi denganinstansi pengguna dalam rangkapembinaan karier pejabat fungsional

Melakukan monitoring dan evaluasipelaksanaan Jabatan Fungsional

Sistem informasi Jabatan Fungsional

TUGAS INSTANSI PEMBINA JABATAN FUNGSIONAL

Instansi pembina dalam rangka melaksanakan tugas pembinaanwajib menyampaikan hasil pelaksanaan pembinaan JabatanFungsional yang dibinanya secara berkala sesuai denganperkembangan pelaksanaan pembinaan kepada MenPAN dengantembusan Kepala Badan Kepegawaian Negara.

Pengertian

Pembinaan Karier adalah suatu upaya untuk mengembangkan karier pegawai guna mencapai puncak karier berdasarkan pola karier yang ditetapkan.

Pola Karier adalah lintasan perkembangan dan kemajuan pegawai dengan pola gerakan posisi baik secara horisontal maupun vertikal yang selalu mengarah pada tingkat posisi yang lebih tinggi

Perspektif Pengembangan Jabatan Fungsional

Kedudukan dalam organisasi jelasTugas terstruktur dan berjenjangKemandirian dalam tugas diakuiPengembangan sistem kompensasi

Pembentukan nilai melalui etika profesiFilosofi ASN Penguatan jabatan fungsional menuju profesional

Kendala Pembinaan Jabatan Fungsional

Sulit merubah sikap dan perilaku pejabat fungsional dari pasifmenjadi aktif

Belum dipahaminya sistem ketentuan JF (tugas pokok) tunjangan jabatan fungsional dirasakan kurang memadai diban

ding dengan jabatan struktural; Kewenangan yang ada pada jabatan struktural dianggap cukup

besar dan memiliki prestise dibanding jabatan fungsional; Dinamika sekedar untuk memperpanjang BUP; Belum kuatnya komitmen pimpinan dalam mengembangkan jab

atan fungsional; Para pejabat fungsional kurang menyadari pentingnya peningk

atan profesi dirinya pada umumnya yang dikejar hanya kenaikan pangkat dan tunjangan.

Pengertian Jabatan Fungsional

Menurut UU No. 5 Tahun 2014

adalah sekelompok jabatanyang berisi fungsi dan tugasberkaitan dengan pelayananfungsional yang berdasarkanpada keahlian danketerampilan tertentu

Jabatan Fungsional

adalah Pegawai ASN yang menduduki JabatanFungsional pada instansipemerintah.

Pejabat Fungsional

DITETAPKAN JABATAN FUNGSIONAL KEPEGAWAIAN

dalam rangka meningkatkan mutu manajemen ASN diperlukan adanya pegawai ASN yang ditugaskan secara penuh untuk

melakukan kegiatan manajemen ASN dan sistem pengembangan manajemen ASN

Tugas, Peran dan Kedudukan

Jabatan Fungsional Kepegawaian

Melaksanakan tugaspelayanan berdasarkanprofesi jabatan fungsionalkeahlian dan/atauketerampilan tertentu

TUGAS

Sebagai pelaksana tugasdi bidang pelayanan danprofesi jabatan fungsionalyang berdasarkan padakeahlian dan/atauketerampilan tertentu

PERAN

Jabatan fungsionalberkedudukan dibawahdan bertanggung jawabsecara langsung padapejabat pimpinan tinggiatau pejabat administrasiyang memiliki keterkaitandengan pelaksanaantugas jabatan fungsionaltertentu

KEDUDUKAN

Jabatan Fungsional Kepegawaian

PNS yang diberi tugas, tanggung jawab,wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukanKegiatan manajemenASN dan pengembangansistem mana