METODE PENELITIAN KUALITATIF - Welcome to ?· Web viewKredibilitas dari analisa kualitatif telah...

download METODE PENELITIAN KUALITATIF - Welcome to ?· Web viewKredibilitas dari analisa kualitatif telah ditanyakan…

of 36

  • date post

    02-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    216
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of METODE PENELITIAN KUALITATIF - Welcome to ?· Web viewKredibilitas dari analisa kualitatif telah...

METODE PENELITIAN KUALITATIF

TUGAS RISET KEPERAWATAN

METODE PENELITIAN KUALITATIF

OLEH :

KELOMPOK 8

ARYA RAMADIA 04121008

WITA NOVIANTI 04121022

FARIDA KURNIATI 05921011

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS ANDALAS

PADANG, JANUARI 2008

METODE PENELITIAN KUALITATIF

Analisa data kualitatif muncul secara simultan dengan pengumpulan data. Secara bertahap sebagai kebenaran pada penelitian kuantitatif. Oleh karena itu, peneliti berusaha secara simultanuntuk mengumpulkan data, mengatur sebuah pertumbuhan besardari pengumpulan data dan mengartikan maksud data. Teknik analisa kualitatif lebih menggunakan kata daripada nomor sebagai dasar analisa. Bagaimanapun, persamaan skil dalam memberikan alasan analitik dibutuhkan oleh peneliti kualitatif yang dibutuhkan oleh analisa kualitatif pada analisa kualitatif, arus, pemikiran dan berpindah dari kekonkritan untuk meningkatkan abstrak. Proses pemikiran ini menuntun organisasi, pengurangan dan kelompok penemuan dan memimpin pada pengembangan penjelasan teoritis. Meskipun ada banyak kebiasaan dalam pendekatan untuk analisa kualitatif, beberapa strategi khusus digunakan untuk fakta-fakta pendekatan kualitatif. Karena penelitian kualitatif adalah secara relatif baru, strategi analisa baru berlanjut pada kemunculan.

Bab ini menjelaskan beberapa metode yang sering digunakan untuk mengumpulkan data dan menganalisa data kualitatif. Metode spesifik untuk 6 pendekatan kualitatif dihadirkan pada bab 4 yang akan dijelaskan rincian contoh [enelitian yang diterbitkan disediakan intuk menfasilitasi pengertian dari teknik. Informasi pada teknik pengumpulan observasi dan wawancara data pada bab 14 mungkin bisa membantu informasi pada bab ini cukup untuk membawa kamu mengerti proses dan untuk memimpikan pengalaman apa yang kamu suka. Jika kamu memutuskan untuk memimpin tipe penelitian ini. Bagaimanapun jika kamu memilih untuk memimpin penelitian kualitatif kita menyarankan bahwa kamu mencari tambahan penelitian dari petunjuk untuk proses pengumpulan data dari analisa data kualitatif.

Penasehat dengan seseorang yang berpengalaman dalam tipe analisa kualitatif kamu nberharap untuk menyelenggarakan penelitian yang masih digunakan untuk mengerti kemampuan itu.

Persoalan Analisa Data

Peneliti berhadapan dengan beberapa keputusan mengenai pendekatan analisa \data kualitatif yang akan digunakan untuk fakta-fakta penelitian. Akankah analisa dihadirkan secara manualatau akankah digunakan komputer ? akankah pendokumentasian merekam yang berhubungan dengan proses analisa data ? akankah peneliti mengikuti metodologi dari fakta-fakta pendekatan penelitian kualitatif / mencampur metodologi dari beberapa pendekatan? Sesi dibawah akan menjelaskan persoalan tersebut.

Pengunaan komputer untuk analisa kualitatif

Secara tradisional pengumpulan data kualitatif dan analisa telah dihadirkan secara manual. Peneliti merekam data pada kertas kecilatau catatan kartu dimana lebih dikode secara hati-hati, diorganisasikan dan diisi pada akhir dari hari pengumpulan data. Analisa perlu pemeriksaan silang setiap kepingan data dengan semua kepingan data pada potongan-potongan kecil dari sebuah kertas. Itu sangat mudah untuk kehilangan data pada banyak kertas. Menjaga jalan hubungan antara bermacam-macam kepingan dari data memerlukan penjagaan perekaman yang sangat teliti.

Penggunaan komputer bisa membuat analisa data kualitatif menjadi lebih cepat dan mudah tanpa peneliti menghilangkan sentuhan dari data. Komputer memberikan pertolongan dalam aktifitas seperti memproses, menyimpan, mendapatkan kembali, mendaftarkan dan penyortiran dan menyerahkan analisa aktifitas pada peneliti. Anderson (1987b) menunjukkan bahwa komputer tidak menampilkan pemikiran, pengulangan, penjelasan dan fungsi analitik bahwa peneliti harus melakukannya untuk dirinya sendiri. Agaknya komputer membuat peneliti lebih efisien dan efektif dalam tugas tingkat tinggi tersebut dan memudahkan beberapa kebosanan hilangnya pikiran tugas bahwa sebaliknya mengkonsumsi banyak waktu dan energi.

Langkah pertama yaitu memasukkan data tektual kedalam komputer menggunakan sebuah kata pengolahanprogram.penggunaan sebuah laptop komputer, observasi data atau catatan dari pengulangan penulisan materi dapat dimasukkan secara lansungkedalam komputer, juga data dari sebuah tape audio. Pengkodean dapat dimasukkan kedalam teks atau ditempatkan dalam garis tepi.

Komputer punya beberapa keuntungan dari beberapa metode tradisional dari perekaman dan pengolahan data. Perbanyakan kopian bisa dibuat dengan mudah. File bisa dikopi dalam disk dan diolah sisi lain tanpa perlu tempat penyimpanan yang luas. Blok data bisa bergerak disekitar file atau dikopi ke file lain ketika data sedang diolah oleh kategori. Blok yang sama dari data bisa dimasukkan dalam beberapa kategori. Jika data didinginkan pada waktu yang sama, wawancara atau deskripsi dan observasi bisa dijaga untuk referensi yang dibutuhkan. Tambahan, banyak program pemprosesan data seperti Word star dan Word perfect bisa melibatkan operasi pendek dan dapat mencari seluruh file teks untuk pemilihan kata atau deretan kata. File dalam program pemprosesan kata bisa dikirim ke data base spread sheetseperti dbase atau lotus 1-2-3 untuk mengorganisasi data kedalam matrik.

Jumlah program komputer talah berkembang secara spesifik untuk menampilkan analisa kualitatif. Satu dari percobaan tercepat telah dideskripsikan oleh Podalefsky dan McCarty (1983). Program ini Computer Assisted Topical Sorting (CATS) mengizinkan pemasukan kode menunjukan sebuah jumlah kedalam sebuah file. Sebuah kerangka utama editor teks digunakan untuk menyediakan kapasitas untuk mencari deretan karakter seperti kata atau frase.Anderson (1987b) menjelaskan guna notebook disediakan oleh pro/Tem Inc, dalam sebuah penelitian kualitatif. Notebook dihubungkan dengamn paket pemprosesan data seperti Wordstar ke format perekaman. Penggunaan notebook, mendefinisilan lahan untuk 5 tipe perekaman :

1. lahan pencatatan umum

2. pencatatan interview

3. pencatatan informan

4. pencatatan observasi

5. pencatatan interaksi

Lahan dalam notebook dimasukkan jumlah rekaman, data dan waktu, lokasi, partisipasi dan daftar kategori-kategori diisi dalam pemasukan data. Tiap rekaman diakhiri dengan lahan komentar .

Program analisa kualitatif lain termasuk Etnografi, Superfile, kerangka kerja, textan, LipsQual, dan FYI 5000. morse dan morse menjelaskan sebuah program kerangka utama untuk analisa data kualitatif (QUAL) bahwa dapat diatasi jumlah besar perolehan data dalam penelitian kualitatif yang luas. Berdasarkan Morse dan Morse (1989) data mudah untuk dikodekan dan mungkin didapatkan kembali oleh interview, subjek, pertanyaan atau pengkodean. Kode (sebagai nomor) bisa dimasukkan dalam teks. Program akan melihatkan isi analisa.

Percobaan Keputusan (Decision trials)

Kredibilitas dari analisa kualitatif telah ditanyakan secara serius dalam beberapa kasus dalam komunitas ilmiah yang luas. Perhatian diekspresikan berhubungan dengan ketidakmampuan untuk meniru hasil dari penelitian, kejadian ketika menggunakan kumpulan data yang sama.

Untuk merespon kekhawatiran, beberapa peneliti kualitatif punya usaha untuk mengembangkan strategi dengan peneliti yang lain, menggunakan data yang sama, dapat mengikuti logis penelitian original dan sampai pada kesimpulan yang sama. Miles dan Huberman (1984 ) menunjuk strategi ini sebagai Decision Trail. Guba dan Lincoln ( 1982 ) menunjuk ini sebagai auditability.

Pengembangan sebuah Decision Trail perlu tata cara peneliti membuat keputusan untuk kategori data, sampai pada penilaian atau membuat keputusan,sebuah peraturan keputusan mingkin berkata. Sebagai contoh, bahwa sebuah data akan ditempatkan pada kategori spesifik,jika menemukan kriteria spesifik. Peraturan keputusan lain mungkin berkata sebuah pengamatan interaksi akan mempertimbangkan sebuah contoh dari sebuah kemunculan penjelasan teoritis jika menemukan kriteria spesifik. Perekaman dijaga untuk semua peraturan keputusan dalam analisa data. Semua data mental diolah agar mereka ada untuk pengulangan jika diminta. Sebagai peningkatan analisa, peneliti mendokumantasikan data dan peraturan keputusan pada tiap keputusan dasar dan pemikiran yang dimasukkan dalam tiap keputusan. Kemudian bukti bukti ditahan untuk mendukung keputusan dan memunculkan teoti dan dibuat ada pada permintaan ( Burns,1989 ). Marshall ( 1984, 1985 ). Bagaimanapun, perhatian melawan kerusakan kekuatan penelitian kualitatif oleh analisa data diakhir mekanistik.

Marshall dan Rossman ( 1989 ) mengekspresikan kekhawatiran bahwa upaya untuk meningkatkan validitas akan penyaringan luar biasa, kesanggupan untuk menemukan_puzzle yaang jika dirawat atau dikejar akan menyediakan sebuah penyusunan kembali seluruh usaha keras.

METHOD MIXING ( Metode Campuran )

Beberapa penelitian muncul dalam literatur dimana peneliti punya kombinasi porsi dari bermacam metodologi kualitatif nyata dari dasar filosofi untuk metodologi yang berkembang. Morse ( 1989 ) mengekspresikan kekhawatiran tentang kebenaran strategi ini, perumusan seperti campuran, yang pasti mampu dilakukan, melanggar asumsi teknik dan metode pengumpulan analisa penggunaan seluruh metode. Metode ini tidak bagustidak bagus dalam science. Bagaimanapun, penelitian kualitatif filosofi menggaris bawahi penelitian sama pentingnya dengan kerangka kerja dalam penelitian kuantitatif dan langsung menjelaskan hasil. Oleh karena itu, ini adalah sifatdasar bahwa peneliti membuat filosofi dasar dari ketegasan penelitian dan metodologi itu menggunakan kecocokan dengan filosofi.

Metodologi Pengumpulan Data

Karena pengumpulan data muncul secara simultan dengan anal