Materi Diagnosa WAN Kelompok 7 Kelas XII TKJ A

download Materi Diagnosa WAN Kelompok 7 Kelas XII TKJ A

of 39

  • date post

    02-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    159
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Kumpulan Materi Diagnosa WAN 1 Tahun meliputi:1. Terminologi WAN2. Perangkat Pembentuk WAN3. Autonomous System4. VLAN, VTP, STP5. dll.

Transcript of Materi Diagnosa WAN Kelompok 7 Kelas XII TKJ A

  • Diagnosa WAN Resume Materi Pra-KBM

    Semester 5

    A. Terminologi WAN

    1. DEFINISI WAN

    Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai

    contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah kota bahkan negara. Di definisikan juga sebagai

    jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

    WAN juga dibahas lebih lanjut dalam RFC1918.

    Kelebihan dari WAN :

    Bisa diakses dengan jangkauan area grografis yang luas sehingga berbisnis dengan jarak

    jauh dapat terhubung dengan jaringan ini

    Dapat berbagi (share) software dan resources dengan koneksi workstations.

    Pesan dapat dikirim dengan sangat cepat kepada orang lain pada jaringan ini (bisa berupa

    gambar, suara, atau data yang disertakan dengan suatu lampiran).

    Hal-hal yang mahal (seperti printer atau saluran telepon ke internet) dapat dibagi oleh semua

    komputer pada jaringan ini tanpa harus membeli perangkat yang berbeda untuk setiap

    komputernya.

    Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama. hal ini untuk

    menghindari masalah dimana beberapa pengguna mungkin memiliki informasi lebih tua

    daripada yang lain.

    Berbagi informasi/file (share) melalui area yang lebih besar

    Besar jaringan penutup.

    Kekurangan WAN :

    Biaya operasional mahal dan umumnya lambat

    Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat

    mengganggu jaringan ini

    Menyiapkan jaringan bisa menjadi pengalaman yang sangat mahal dan rumit. Semakin besar

    jaringan semakin mahal harganya.

    Keamanan merupakan masalah yang paling nyata ketika orang yang berbeda memiliki

    kemampuan untuk menggunakan informasi dari komputer lain. Perlindungan terhadap hacker

    dan virus menambah kompleksitas lebih dan membutuhkan biaya.

    Setelah diatur, memelihara jaringan adalah pekerjaan penuh waktu (full time) yang

    membutuhkan jaringan pengawas dan teknisi untuk dipekerjakan.

    Informasi tidak dapat memenuhi kebutuhan lokal atau kepentingan.

    Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.

  • 2. HIERARKI WAN

    CORE LAYER

    Core layer memberikan struktur transportasi

    yang optimal dan dapat diandalkan dalam

    meneruskan traffic pada kecepatan yang sangat

    tinggi. Dengan kata lain, core layer menswitch

    paket data dengan secepat mungkin. Peralatan

    pada core layer jangan diberi beban dalam

    bentuk proses apapun yang dapat menganggu

    kecepatan switch paket data dalam kecepatan

    tinggi, seperti access-list checking, data

    encryption, address transation. Core layer

    dikenal sebagai backbone antar jaringan yang

    saling terkoneksi.

    Tugas core layer :

    1. Melakukan design jaringan dengan keandalan yang tinggi

    2. Melakukan desain untuk kecepatan dan latency yang rendah

    Fungsi dari layer ini adalah :

    1. Mengatur traffic [ traffic switching ] ,

    2. Mengatur kapasitas traffic dan mengirim traffic dengan cepat dan handal.

    Device yang digunakan pada layer ini adalah :

    1. Mesin core.vad.id,BSD Minded dipadukan dengan cisco catalyst L3.

    2. Router

    3. Multiplexer

    4. PBX

    Biasanya perangkat pada layer ini menangani jalur backbone utama ke ISP dan jalur internet.

  • DISTRIBUTION LAYER

    Distribution layer terletak diantara access layer dan core layer dan membantu membedakan core

    jaringan inti dengan jaringan-jaringan yang lain. Tujuannya untuk memberikan batasan definisi dalam

    daftar akses dan filter lainnya untuk menuju ke jaringan inti. Maka dari itu, layer ini mendefinisikan

    aturan-aturan untuk jaringan, seperti routing updates, route summaries, VLAN traffic, dan address

    aggregation.

    Fungsi dari distribution layer yaitu :

    1. Routing (dalam satu autonomous system)

    2. Filtering (dalam satu autonomous system)

    3. Service handling

    4. Mengendalikan konektivitas /policy

    5. QOS

    Tugas dari distribution layer yaitu routing antar layer atau antar subnet VLAN di Access Layer.

    Perangkat distribution layer :

    1. Cisco Catalyst 6509

    2. Nexus 7000

    3. ASA 5500

    4. Switch layer 3

    5. Firewall

    6. Router LAN

    7. Bridge

    8. Brouter

    9. VPN Access Router

    10. Cisco Catalyst 6009 Layer 2 Core.

    ACCESS LAYER

    Access layer menyuplai trafik ke jaringan dan melakukan network entry control. Para pengguna

    mengakses jaringan melalui access layer. Access layer berlaku layaknya pintu masuk menuju

    sebuah jaringan. Access layer juga dapat melakukan daftar akses yang didesain untuk mencegah

    pengguna tak sah untuk dapat masuk. Access layer juga dapat memberi akses situs jarak jauh

    kepada jaringan melalui teknologi wide-area, seperti frame relay, ISDN, atau leased lines. Layer ini

    juga mengendalikan akses pengguna dengan workgroup ke sumber daya Internetwork.Fungsi layer

    ini melakukan share bandwith,switched bandwith , MAC Layer Filtering , dan Micro segmentation

    [NAT/subneting]. Device yang digunakan adalah

  • 1. Cisco 1900 series integrated services router

    2. Cisco 2900 series integrated services router

    3. Cisco 3900 series integrated services router

    4. Cisco 800 series routers

    Hierarki WAN

    a. Access Layer ( berhubungan langsung dengan end device, layer paling bawah)

    b. Distribution Layer (menjembatani/menghubungkan antara access layer dengan core layer,

    biasanya berupa sekumpulan switch/hub menggunakan model VLAN, layer ada di tengah)

    c. Core Layer (layer backbone berkecepatan tinggi, merupakan layer yang mampu

    menyebarkan jaringan internetwork menjadi bagian yang lebih kecil, layer tertinggi)

    3. PERANGKAT WAN

    Berikut ini adalah perangkat-perangkat dari WAN :

    CO [ Central Office ]

    CO (Control Operator/Office) bagiann pusat yang mengendalikan/mengatur perangkat perangkat agar

    bekerja, bagian yang menjadi pusat Penyedia Layanan.CO berfungsi mengendalikan sebuah

    jaringan atau membagi layanan layanan ketika layanan terjadi.

    CPE [ Costumer Promises Equipment ]

    Perangkat yang berhubungan dengan aplikasi dan user dan tidak terjadi proses signaling.

    DTE [ Data termination Equipment ]

    Perangkat yang melewatkan data dari CPE menuju DCE untuk dikonversikan/coding.Berfungsi

    mengkonversi sinyal yang diterima agar sampai pada user. DTE merupaka sebuah peralatan atau

    subsistem yang saling berhubungan dengan beberapa peralatan yang melakukan fungsi yang

    diperlukan untuk memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi. Biasanya, perangkat DTE adalah

    terminal (atau komputer meniru terminal), dan DCE adalah sebuah modem atau perangkat lain milik

    operator.

    DCE [ Data Communication Equipment ]

    Data Circuit Equipment (DCE) adalah perangkat yang terletak antara Data Terminal Equipment dan

    Data Circuit Transmisi . Hal ini juga disebut peralatan komunikasi data dan operator peralatan

    data. DCE melakukan fungsi seperti sinyal konversi, coding , dan garis clocking dan dapat menjadi

    bagian dari peralatan DTE.

    Contoh perangkat perangkat yang terdapat pada CO,CPE,DTE,DCE :

    DTE Device : Terminal ( PC, Laptop, Client PC, dll )

    DCE Device : Hub, Switch, Modem, dll

    CPE Device : Telepon, ADSL Modem

    CO Device : -- ISP

  • B. Perangkat Pembentuk WAN

    A. Router Core Layer

    Cisco Router 10000 series

    Gambar1. Cisco Router 10000 series

    B. Switch Distribution Layer

    Cisco Nexus 5010 Switch

    a. The Cisco Nexus 5010 Switch foundation is built upon:

    1. High-performance 10 Gigabit Ethernet

    2. IEEE Data Center Bridging (DCB) for lossless Ethernet

    3. Fibre Channel over Ethernet (FCoE)

    4. Virtual-machine-optimized networking

  • b. The switch delivers more than 500 Gbps of switching capacity with 20 fixed wire-speed 10

    Gigabit Ethernet ports that support data center bridging and FCoE. In addition, one

    expansion port supports one of the following modules:

    1. 8-port 1/2/4 Gigabit Fibre Channel

    2. 6-port 1/2/4/8 Gigabit Fibre Channel

    3. 4-port 10 Gigabit Ethernet (DCB and FCoE) and 4-port 1/2/4 Gigabit Fibre Channel

    4. 6-port 10 Gigabit Ethernet (DCB and FCoE)

    Gambar2. Cisco Nexus 5010 Switch

    C. Switch Access Layer

    Cisco Catalyst 3750-X Series

    1. 24 and 48 10/100/1000 PoE+ and non-PoE models

    2. Optional four Gigabit Ethernet (GbE) SFP or two 10GbE SFP+ uplink network modules

    3. Industry first PoE+ with 30W power on all ports in 1 rack unit (RU) form factor

    4. Dual redundant, modular power supplies and fans

    5. Media Access Control Security (MACsec) hardware-based encryption

    6. IPv4 and IPv6 routing, Multicast routing, advanced quality of service (QoS), and security

    features in hardware

    7. Enhanced limited lifetime warranty (LLW) with next business day (NBD) advance

    hardware replacement and 90 day access to Cisco Technical Assistance Center (TAC)

    support

    8. Enhanced Cisco EnergyWise for operational cost optimization by measuring actual

    power consumption of the PoE devices, reporting, and reducing energy consumption

    across the network

    9. USB Type-A and Type-B ports for storage and console respectively and an out-of-band

    Ethernet management port.

    Gambar3. Cisco Catalyst 3750-X Series

  • C. Autonomous System

    What Is an Autonomou