Master Rpjmdes

download Master Rpjmdes

of 34

  • date post

    08-Jul-2016
  • Category

    Documents

  • view

    226
  • download

    8

Embed Size (px)

description

contoh pembuatan RPJM Desa

Transcript of Master Rpjmdes

Kata PengantarAlhamdulillahi Rabbil Aalamin, puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan segala nikmat sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Rembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa ) Labissa Tahun 2010 2016

Melalui proses yang cukup memerlukan konsentrasi, energi dan pikiran, kami Pemerintahan Desa Labissa bersama lembaga yang ada didesa dan masyarakat telah melaksanakan tahapan proses yang menjadi sebuah agenda kegiatan terpenting dalam kegiatan pembangunan di desa yaitu menyusun dan menetapkan RPJM Desa yang selanjutnya dituangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes).

Pada kesempatan yang baik ini, perkenankan kami sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu termasuk masyarakat Desa Labissa secara umum yang telah mengikuti proses dari awal yaitu mulai dari tahapan sosialisasi, penggalian gagasan di tingkat dusun, dan seterusnya sampai terlaksananya Musrenbangdes Tahun 2015 ini. Alhamdulillah, dengan hasil tahapan proses yang telah dilaksanakan tersebut kami telah dapat menuyusun sebuah dokumen penting dengan harapan mudah-mudahan dapat dijadikan acuan bagi pemangku kebijakan khususnya yang ada di desa (Pemerintah Desa) dan pemerintah pada umumnya terutama bagi SKPD yang ada di lingkup Kabupaten Bone dalam rangka perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan program yang orientasinya pada pembangunan perdesaan di Desa Labissa Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone.

Sebagaimana kita ketahui bahwa dengan terjadinya perubahan regulasi pengaturan penyelenggaraan pemerintahan desa dewasa ini, telah merubah tatanan sistem birokrasi pemerintahan desa, dengan memberikan kewenangan yang lebih besar kepada desa untuk mengatur rumah tangganya sendiri melalui arah kebijakan yang menjadi wewenang dan fungsi pemerintah desa sehingga segala perencanaan pembangunan harus bersifat aspiratif dalam arti prinsip perecancanaan pembangunan kita harus mengakomodir segala kepentingan dan aspirasi masyarakat arus bawah dengan pola perencanaan button up atau dari bawah ke atas.

Dengan segala keterbatasan kami, sangat kami sadari bahwa tidak semua kepentingan dan aspirasi masyarakat dapat terakomodir dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM Desa) ini. Untuk itu pula dalam kesempatan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya serta senantiasa memohon bantuan dan masukan yang positif untuk perbaikan dan penyempurnaan RPJM Desa ini.

Semoga dokumen yang sederhana ini dapat menjadi perhatian semua pihak yang berkompeten dan dapat membantu kami dalam merealisasikan program-program yang telah direncanakan sehingaa dapat bermanfaat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Desa Labissa.

Labissa, 2015

Kepala Desa,

Drs. T. AMBANG SANTOSO

DAFTAR ISIHalaman

SAMPUL DEPAN

PERATURAN DESA LABISSA

KATA PENGANTAR ................

DAFTAR ISI ..............................

BAB I PENDAHULUAN 1

Latar Belakang ..............................

Landasan Hukum

Maksud dan Tujuan ....................................

Sistematika Penyusunan RPJM Desa

BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DESA/PROFIL DESA

Kondisi Umum Desa

Sejarah Desa

Kondisi Geografis

Kondisi Demografis

Kondisi Ekonomi

Kondisi Sosial

Kondisi Pemerintahan Desa

Pembagian Wilayah Desa

Struktur Organisasi Pemerintahan Desa

Kelembagaan Desa

BAB III VISI, MISI DAN STRATEGI PEMBANGUNAN DESA

Visi dan Misi

Visi

Misi

Strategi Pembangunan Desa

Potensi dan Masalah

Strategi Pencapaian

Arah Kebijakan Pembangunan Desa

Bidang Pemerintahan

Bidang Pembangunan

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan

Bidang Pemberdayaan Masyarakat

BAB IV ARAH KEBIJAKAN KEUANGAN DESA

Kebijakan Pengelolaan Pendapatan Desa

Kebijakan Pengelolaan Belanja Desa

BAB V RUMUSAN PROGRAM PEMBANGUNAN DESA

Bidang Pemerintahan

Bidang Pembangunan

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan

Bidang Pemberdayaan Masyarakat

BAB VI PENUTUP

LAMPIRAN

Peta Sosial Desa

Tabel Data Potensi, Masalah dan Tindakan Pemecahan Masalah

Tabel Rencana Pembangunan Desa

BAB IPENDAHULUANLatar BelakangEksistensi kehadiran pemerintah adalah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagai pemenuhan fungsi negara sebagai welfare state. Untuk mengakselerasi pencapaian tujuan tersebut diperlukan sebuah upaya komprehensif dan terfokus dengan melibatkan semua stakeholder pembangunan. Pemerintah daerah dalam perannya sebagai pengambil kebijakan dan menjalankan fungsi pemerintahan, pelayanan dan pemberdayaan, memiliki keniscayaan dalam menginisiasi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara komprehensif dan terfokus.

Dalam rangka penyelenggaraan pembangunan yang meliputi segenap aspek kehidupan masyarakat, diperlukan pendekatan perencanaan pembangunan yang sistematis, terstruktur, tepat dan akurat sebagai pedoman, arah dan tujuan yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, pemerintah telah menetapkan sistem perencanaan nasional sebagai pedoman dan rujukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) serta penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sistem dan proses tersebut secara berjenjang dilakukan oleh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemerintah Desa sebagai bagian dari pemerintahan Negara Republik Indonesia, juga tidak terlepas dari sistem, mekanisme dan proses perencanaan yang ada. Olehnya itu, dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan desa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa, maka pemerintah desa juga harus menyusun dokumen perencanaan berupa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa), Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa). Salah satu keberdayaan yang diharapkan adalah mandirinya suatu desa untuk merencanakan, melaksanakan dan mengawasi sendiri pembangunannya sesuai potensi dan akar masalah yang ada di dalam desa tersebut.

Sehubungan dengan itu, dengan melihat realita yang terjadi dalam masyarakat, maka kami mencoba menyatukan potensi desa dalam satu visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka menengah Desa (RPJM Desa) sebagai refleksi dari pengembangan tugas mulia Pemerintah Desa Labissa, yang bermaksud memberikan kontribusi bagi pengembangan masyarakat desa dengan flat form simbolis pembangunan otonomi desa, yang diharapkan akan terciptanya kesadaran kolektif masyarakat demi terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Labissa Tahun 2010 - 2106 adalah dokumen perencanaan desa untuk periode 6 (enam) tahun yang

memuat arah kebijakan pembangunan desa, arah kebijakan keuangan desa, kebijakan dan program bidang pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat serta program prioritas kegiatan dan pendanaan indikatif. Dengan dilaksanakannya penyususunan RPJMDes di Desa Labissa ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat dalam rangka akselerasi pembangunan desa.

Landasan HukumLandasan hukum yang digunakan dalam penyusunan RPJM Desa ini adalah sebagai berikut :

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Peratutran Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Peratutran Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2008 tentang Tata Cara Pengawasan atas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 8 Tahun 2013 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bone Tahun 2013-2018.Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 15 Tahun 2014 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2015. Maksud dan TujuanRPJM Desa Labissa disusun dengan maksud menyediakan sebuah pedoman perencanaan pembangunan komprehensif 6 (enam) tahunan yang akan digunakan sebagai pedoman, arah dan tujuan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan,

pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa dan sebagai acuan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Labissa untuk mendorong percepatan terwujudnya masyarakat Desa Labissa yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Tujuan RPJM Desa ini adalah :

Mewujudkan Perencanaan Pembangunan Desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang partisipatif, akuntabel, transparansi, demokratis sesuai situasi dan kondisi setempat.

Menciptakan rasa memiliki dan tanggung