Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

of 21 /21
MANAJEMEN KURIKULUM PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM M A K A L A H Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah " MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM " Dosen Pengampu : Afiful Ikhwan, M.Pd.I Oleh : IFA DEWI MASYTA (2013471925) PAI – SMT 6/Sawo Unit Campurdarat SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MUHAMMADIYAH (STAIM) TULUNGAGUNG Maret 2016

Transcript of Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

Page 1: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

MANAJEMEN KURIKULUM PADA LEMBAGA

PENDIDIKAN ISLAM

M A K A L A H

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

" MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM "

Dosen Pengampu :

Afiful Ikhwan, M.Pd.I

Oleh :

IFA DEWI MASYTA

(2013471925)

PAI – SMT 6/Sawo

Unit Campurdarat

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MUHAMMADIYAH

(STAIM) TULUNGAGUNG

Maret 2016

Page 2: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah saya ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah

melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan

makalah ini.

Shalawat dan salam kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW

beserta keluarga dan sahabat-sahabatnya yang telah memperjuangkan Agama

Islam.

Kemudian dari pada itu, saya sadar bahwa dalam menyusun makalah ini

banyak yang membantu terhadap usaha saya, mengingat hal itu dengan segala

hormat saya sampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada :

1. Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM)

TulungagungBpk. Nurul amin, M.Ag

2. Dosen pengampu yang telah memberikan bimbingan dalam

penyusunan makalah ini Bpk. Afiful Ikhwan, M.Pd.I

3. Teman – teman, dan seluruh pihak yang ikut berpartisipasi dalam

penyelesaian makalah.

Atas bimbingan, petunjuk dan dorongan tersebut saya hanya dapat berdo' a

dan memohon kepada Allah SWT semoga amal dan jerih payah mereka menjadi

amal soleh di mata Allah SWT. Amin.

Dan dalam penyusunan makalah ini saya sadar bahwa masih banyak

kekurangan dan kekeliruan, maka dari itu saya mengharapkan keritikan positif,

sehingga bisa diperbaiki seperlunya.

Akhirnya saya tetap berharap semoga makalah ini menjadi butir-butir

amalan saya dan bermanfaat khususnya bagi saya dan umumnya bagi seluruh

pembaca. Amin Yaa Robbal 'Alamin.

(PENYUSUN)

ii

Page 3: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

DAFTAR ISI

Halaman Judul ……………………………………………….…..… i

Kata Pengantar …………………………………………………..…. ii

Daftar Isi …………………………………………………..…. iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah ……………………………... 1

B. Rumusan Masalah …………………………………….. 2

C. Tujuan Masalah ……………………………………… 2

BAB II PEMBAHASAN MANAJEMEN KURIKULUM PADA

LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

A. Pengertian Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam ............. 6

B. Konsep Kurikulum Lembaga Pendidikan Islam ..................... 7

C. Dasar-Dasar Kurikulum Pendidikan Islam ............................. 9

D. Materi Pokok dalam Kurikulum Pendidikan Islam ................ 11

BAB III PENUTUP

Kesimpulan ……………………………………………........... 13

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………..… 14

iii

Page 4: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Salah satu aspek yang berpengaruh terhadap keberhasilan suatu pendidikan adalah

aspek kurikulum. Karena kurikulum merupakan salah satu komponen dalam sistem

pendidikan untuk mencapai tujuan institusional pada lembaga pendidikan. Oleh karena

itu kurikulum memegang peranan yang sangat penting dalam mewujudkan sekolah yang

bermutu.

Pendidikan Islam sebagai sebuah konsep, rumusan atau produk pikiran manusia

dalam rangka pelaksanaan pembinaan dan pengembangan potensi peserta didik tidak

bersifat baku dan mutlak, tetapi bersifat relative sesuai dengan keterbatasan kemampuan

pikir dan daya nalar manusia mengkaji kandungan, nilai dan makna wahyu Allah.

Konsep pendidikan Islam yang membahas tetang strategi, metode, media, sumber,

lingkungan bahkan materi sekalipun memang harus bersifat elastis dalam arti sesuai

tuntutan kebutuhan manusia yang selalu tumbuh dan berkembang.  Al-Qur’an dan Al-

Hadits sebagai rujukan telaah, kajian dan sumber teliti filsafat pendidikan islam

merupakan kebenaran mutlak yang tidak mungkin dan tidak akan terjadi perubahan. Oleh

karena itu, kedua bentuk wahyu Allah (Al-Qur’an dan Hadist) menjadi dasar filsafat

pendidikan sekaligus dasar pendidikan islam.

1

Page 5: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

2

B. Rumusan Masalah

1. Pengertian Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam

2. Konsep Kurikulum Lembaga Pendidikan Islam

3. Dasar-Dasar Kurikulum Pendidikan Islam

4. Materi Pokok dalam Kurikulum Pendidikan Islam

C. Tujuan Masalah

1. Untuk Mengetahui Pengertian Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam

2. Untuk Mengetahui Konsep Kurikulum Lembaga Pendidikan Islam

3. Untuk Mengetahui Dasar-Dasar Kurikulum Pendidikan Islam

4. Untuk Mengetahui Materi Pokok dalam Kurikulum Pendidikan Islam

Page 6: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam

Manajemen adalah proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk

mencapai sasaran; pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan

dan organisasi.1Sedangkan menurut Made Pidarta manajemen adalah aktivitas yang saling menunjang dan sebagian besar berlangsung dalam waktu yang bersamaan.

George R Terry mendefinisikan manajemen adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan, perecanaan, pengorganisasian, penggiatan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditetepkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.

Dan Luther Gulick mengatakan bahwa manajemen adalah sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerjasama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama untuk mencapai tujuan dan membuat ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan2

Istilah kurikulum memiliki berbagai tafsiran yang dirumuskan oleh para

pakar dalam bidang pengembangan kurikulum sejak dahulu sampai sekarang.

Istilah kurikulum berasal dari Bahasa latin, yakni curir yang artinya pelari; dan

curere yang artinya tempat terpacu. Jadi Curriculum dapat diartikan jarak yang

harus ditempuh oleh pelari. Dari makna yang berdasarkan rumusan tersebut,

1Kamisa, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (Kartika: Surabaya, 1997), hal. 358.2moh ismail, Manajemen Kurikulum,

http://makalahpendidikanislamismail.blogspot.co.id/2015/07/manajemen-kurikulum.html di unggah pada hari kamis, 2 juli 2015

3

Page 7: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

4

Kurikulum dalam pendidikan diartikan sebagai sejumlah mata pelajaran yang

harus ditempuh dan diselesaikan anak didik untuk memperoleh ijazah.3

Pendidikan islam adalah pendidikan yang didasarkan pada nilai-nilai ajaran

islam sebgaimana yang tercantm dalam Al-Qur’an dan Al-Hadis serta dalam

pemikiran para ulama dalam praktik sejarah umat islam.4

Jika diaplikasikan dalam kurikulum lembaga pendidikan Islam, maka

kurikulum berfungsi sebagai pedoman yang digunakan oleh pendidik untuk

membimbing peserta didiknya ke arah tujuan tertinggi pendidikan Islam, melalui

akumulasi sejumlah pengetahuan, keterampilan dan sikap. Dalam hal ini proses

pendidikan Islam bukanlah suatu proses yang dapat dilakukan secara

serampangan, tetapi hendaknya mengacu kepada konseptualisasi manusia

paripurna (insan kamil) yang strateginya telah tersusun secara sistematis dalam

kurikulum pendidikan Islam.5

B. Konsep Kurikulum Lembaga Pendidikan Islam

Dalam prakteknya, selama ini kurikulum dianggap sebagai penentu

keberhasilan pendidikan, termasuk Pendidikan Islam. Karena itu, perhatian para

guru, dosen, kepala sekolah atau madrasah, ketua, rektor, maupun praktisi

pendidikan terkonsentrasi pada kurikulum. Padahal, kurikulum bukanlah penentu

utama.masalah kesadaranlah yang menjadi problem yang paling besar. Yaitu

lemahnya kesadaran untuk berprestasi, kesadaran untuk menghilangkan

kebodohan, maupun kesadaran untuk berbuat yang terbaik.

Dari segi pelakunya, kesadaran yang lemah itu terjadi pada semua pihak

secara merata baik pada pemerintah, kepala madrasah atau sekolah, guru, siswa,

maupun masyarakat. Pemerintah kurang menghargai guru, dan dosen, terutama

bagi yang berstatus tidak tetap, padahal mereka merupakan ujung tombak

pendidikan. Kepala sekolah/madrasah lebih memerhatikan urusan fisik sekolah

3Oemar Hamalik. Kurikulum dan Pembelajaran. (Jakarta: Bumi Aksara, 2008), hal. 16.4Abuddin Nata, Manajemen Pendidikan Islam: Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di

Indonesia (Jakarta: Kencana Prenda Media Group, 2012), hal. 1795H. Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Kalam Mulia, 2006), Cet. Ke-5, hal. 152

Page 8: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

5

atau madrasah daripada kualitas pembelajaran. Para guru hanya mengerjakan

rutinitas mengajar dan hamper tida pernah melakukan inovasi-inovasi. Sementara

itu, masyarakat juga bersikap pragmatis dengan cenderung mengejar pendidikan

yang cepat selesai, tugas ringan, dan cepat kerja tanpa mempertimbangkan efek

negatifnya.

Kurikulum pendidikan Islam memiliki ciri-ciri tertentu. Ciri-cirinya sebagai

berikut:

1. Menonjolkan tujuan agama dan akhlak pada berbagai tujuan, kandungan,

metode, alat, dan tekniknya.

2. Memiliki keseimbangan antara kandungan kurikulum dari segi ilmu dan

seni, kemestian, pengalaman, dan kegiatan pengajaran yang beragam.

3. Memiliki perhatian yang luas dan kandungan yang menyeluruh.

Maksudnya ialah aspek pribadi siswa tepat pada sasaran terutama aspek

pribadi siswa yaitu jasmani, akal, dan rohani.

4. Berkecenderungan pada seni halus, aktivitas pendidikan jasmani, latihan

militer, pengetahuan teknik, latihan kejuruan, dan bahasa asing untuk

perorangan maupun bagi mereka yang memiliki kesediaan, bakat, dan

keinginan.

Keterkaitan kurikulum dengan kesediaan, minat, kemampuan, kebutuhan,

dan perbedaan perorangan di antara mereka.6Ciri-ciri ini menggambarkan adanya

berbagai tuntutan yang harus ada dalam kurikulum pendidikan Islam. Tuntutan ini

terus berkembang sesuai dengan tantangan zaman yang sedang dihadapi. Tuntutan

zaman Islam sekarang lebih kompleks.

Di samping ciri-ciri kurikulum pendidikan Islam, juga terdapat prinsip-

prinsip umum yang menjadi dasar kurikulum pendidikan Islam, yaitu sebagai

berikut.

6Mujamil Qomar, Manajemen Pendidikan Islam (Strategi Baru Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam), (Malang: Erlangga, 2007), hal. 151

Page 9: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

6

1. Pertautan yang sempurna dengan agama, termasuk ajaran-ajaran dan nilai-

nilainya.

2. Prinsip menyeluruh (universal) pada tujuan-tujuan dan kandungan-

kandungan kurikulum.

3. Keseimbangan yang relatif antara tujuan-tujuan dan kandungan-

kandungan kurikulum.

4. Ada pertautan antara bakat, minat, kemampuan, dan kebutuhan pelajar.

5. Pemeliharaan perbedaan individual di antara pelajar dalam bakat, minat,

kemampuan, kebutuhan, dan masalahnya serta memelihara perbedaan di

antara alam sekitar dan masyarakat.

6. Prinsip perkembangan dan perubahan.Prinsip pertautan antarmata

pelajaran, pengalaman, dan aktivitas yang terkandung dalam kurikulum.7

Oleh karena itu dapat dikatakan, bahwa sebagai inti dari ciri-ciri dan prinsip

kurikulum pendidikan Islam adalah kurikulum yang dapat memotivasi siswa

untuk berakhlak atau berbudi pekerti luhur, baik terhadap Tuhan, terhadap diri

dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ketetapan Al qur’an, As sunnah serta

ijtihad para ulama’.

C. Dasar-Dasar Kurikulum Pendidikan Islam

Dasar-dasar kurikulum pendidikan Islam antara lain adalah :

1. Dasar Agama

Kurikulum diharapkan dapat menolong siswa dalam membina keimanan yang

lebih kuat, teguh terhadap ajaran agama, beraklak mulia dan melengkapinya

dengan ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat.

2. Dasar Falsafah

Pendidikan Islam harus berdasarkan wahyu Allah SWT dan tuntunan Nabi SAW

serta warisan para ulama.7 Mujamil Qomar, Manajemen Pendidikan Islam (Strategi Baru Pengelolaan Lembaga

Pendidikan Islam)....hal. 152

Page 10: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

7

3. Dasar Psikologis

Kurikulum tersebut harus sejalan dengan ciri perkembangan siswa, tahap

kematangan dan semua segi perkembangannya.

4. Dasar Sosial

Kurikulum diharapkan turut serta dalam proses kemasyarakatan terhadap siswa,

penyesuaian mereka dengan lingkungannya, pengetahuan dan kemahiran mereka

dalam membina umat dan bangsanya.8

Prinsip Dasar Penyusunan Kurikulum Pendidikan Islam

Tentang prinsip-prinsip umum yang menjadi dasar penyusunan kurikulum

pendidikan Islam, diantaranya:

a) Prinsip relevansi adalah adanya kesesuaian pendidikan dengan lingkungan

hidup murid, relevansi dengan kehidupan masa sekarang dan akan datang,

dan relevansi dengan tuntutan pekerjaan.

b) Prinsip efektifitas adalah agar kurikulum dapat menunjang efektifitas guru

yang mengajar dan peserta didik yang belajar.

c) Prinsip efisiensi adalah agar kurikulum dapat mendayagunakan waktu,

tenaga, dana, dan sumber lain secara cermat, tepat, memadai dan dapat

memenuhi harapan.

d) Prinsip kesinambungan adalah saling hubungan dan jalin menjalin antara

berbagai tingkat dan jenis program pendidikan.

e) Prinsip fleksibilitas artinya ada semacam ruang gerak yang memberikan

sedikit kebebasan di dalam bertindak yang meliputi fleksibilitas dalam

memilih program pendidikan, mengembangkan program pengajaran, serta

tahap-tahap pengembangan kurikulum.

f) Prinsip integritas antara mata pelajaran, pengalaman-pengalaman, dan

aktivitas yang terkandung di dalam kurikulum, begitu pula dengan

8Armai Arief, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, (Jakarta: Ciputat Pers, 2002), Cet I, hal. 34-35

Page 11: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

8

pertautan antara kandungan kurikulum dengan kebutuhan murid dan

masyarakat.9

D. Materi Pokok dalam Kurikulum Pendidikan Islam.

Kurikulum pendidikan islam meliputi tiga perkara yaitu:

1. Masalah keimanan (aqidah)

Bagian aqidah menyentuh hal-hal yang bersifat I’tiqak (kepercayaan).

Termasuk mengenai iman setiap manusia dengan Allah, Malaikat, kitab-

kitab, Rasul-rasul, Hari Qiamat dan Qada dan Qadar allah swt.

2. Masalah ke islaman (syari’ah)

Bagian syari’ah meliputi segala hal yang berkaitan dengan amal perbuatan

manusia dalam kehidupan sahari-hari yang berpandukan kepada peraturan

hukum allah dalam mengatur hubungan manusia dengan allah dan antar

sesama manusia.

3. Masalah ihsan (akhlak)

Bagian akhlak merupakan suatu amalan yang bersifat melengkapan kedua

perkara di atas dan mengajar serta mendidik manusia mengenai cara

pergaulan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketiga ajaran pokok tersebut, akhirnya di bentuk menjadi Rukun

Iman, Rukun Islam, dan Akhlak. Dari ketiga bentuk ini pula lahirlah

beberapa rukun agama, berupa ilmu tauhid, ilmu fiqh dan ilmu akhlak.

Selanjutnya ketiga kelompok ilmu agama ini kemudian dilengkapi dengan

pembahasan dasar hukum Islam, ia itu Al-qur’an, Hadist serta ditambah lagi

dengan sejarah Islam.

Sementara itu perkara yang perlu didahulukan dalam kurikulum

pendidikan islam ialah al-qur’an, hadist dan juga bahasa Arab. Kedua ialah

bidang ilmu ynag meliputi kajian tentang manusia sebagai individu dan juga

sebagai anggota masyarakat. Menurut istilah moderen hari ini, bidang ini di

9Igiet poetra, makalah kurikulum lembaga pendidikan islam, dalam http://igietpoetra.blogspot.co.id/2014/12/makalah-kurikulum-lembaga-pendidikan.html. Di unggah pada pukul 06.28 minggu, 28 desember 2014

Page 12: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

9

kenal sebagai kemanusian (al-ulum al-insaniyyah). Bidang-bidangnya

termasuklah psikologi, sosiologi, sejarah, ekonomi dan lain-lain. Ketiga

menengenal alam tabie atau sains natural ( al-ulum al-kauniyyah), yang

meliputi bidang-bidang seperti astronomi, biologi dan lain-lain.

Ruang lingkup materi pendidikan islam sebenarnya ada terkandung di

dalam al-qur’an seperti yang pernah di contohkan oleh Luqman ketika

mendidik anaknya. Bagi Negara Brunei Darussalam keluasan ruang lingkup

pendidikan islam tertakluk kepada pihak kementerian pendidikan,

kementerian Hal Ehwal ugama, jabatan perkembangan kurikulum, tingkat

kelas, tujuan dan tingkat kemampuan belajar. Bagi sekolah Arab dan agama

khas tentunya mempunya pembahasan yang lebih luas dan lebih terperinci

berbanding sekolah umum. Begitu juga terdapat perbedaan yang jelas di

antara peringkat rendah dan peringkat tinggi dan universiti. Sedangkan

mengenai system pengajaran dan teknik penyampaian adalah terserah

kepada kebijakan guru melalui pengalaman dengan cara memperhatikan

bahan yang tersedia, waktu serta jadwal yang sudah ditetapkan oleh pihak

tertentu.10

10harto rajih, manajemen kurikulum pendidikan islam, dalamhttp://hartorajih.blogspot.co.id/2014/05/manajemen-kurikulum-pendidikan-islam.html. Di unggah pada 28 Mei 2014

Page 13: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Setelah diuraikan panjang lebar mengenai manjemen kurikulum pendidikan islam

pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

a. Kurikulum adalah Rancangan pelajaran yang memuat guru, siswa, sekolah

dan keterlibatan stacholder tertentu secara sistematis dalam

penyusuanannya dan aplikatif dalam penggunaannya.

b. Konsep serta Prinsip dalam manajemen kurikulum adalah Pertautan yang

sempurna dengan agama, termasuk ajaran-ajaran dan nilai-nilainya; Prinsip

menyeluruh (universal) pada tujuan-tujuan dan kandungan-kandungan

kurikulum; Keseimbangan yang relatif antara tujuan-tujuan dan

kandungan-kandungan kurikulum; Ada pertautan antara bakat, minat,

kemampuan, dan kebutuhan pelajar.

c. Yang mendasari terbentuknya kurikulum pendidikan islam adalah:

1. Dasar agama

2. Dasar falsafah

3. Dasar psikologis

4. Dasar sosial

d. Kurikulum pendidikan islam meliputi tiga perkara yaitu:

1. Masalah keimanan (aqidah)

2. Masalah ke islaman (syari’ah)

3. Masalah ihsan (akhlak)

10

Page 14: Makalah manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan islam ifa

DAFTAR PUSTAKA

Kamisa, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (Kartika: Surabaya, 1997), 358.

moh ismail, Manajemen Kurikulum, http://makalahpendidikanislamismail.blogspot.co.id/2015/07/manajemen-kurikulum.html di unggah pada hari kamis, 2 juli 2015

Hamalik, Oemar. Kurikulum dan Pembelajaran. (Jakarta: Bumi Aksara, 2008)

Nata, Abuddin, Manajemen Pendidikan Islam: Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia (Jakarta: Kencana Prenda Media Group, 2012)

H. Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Kalam Mulia, 2006), Cet. Ke-5

Qomar, Mujamil, Manajemen Pendidikan Islam (Strategi Baru Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam), (Malang: Erlangga, 2007)

Armai Arief, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, (Jakarta: Ciputat Pers, 2002), Cet I

Igiet poetra, makalah kurikulum lembaga pendidikan islam, dalam http://igietpoetra.blogspot.co.id/2014/12/makalah-kurikulum-lembaga-pendidikan.html .Di unggah pada pukul 06.28 minggu, 28 desember 2014

harto rajih, manajemen kurikulum pendidikan islam, dalamhttp://hartorajih.blogspot.co.id/2014/05/manajemen-kurikulum-pendidikan-islam.html. Di unggah pada 28 Mei 2014

11