KATA PENGANTAR - .Mahasiswa dilarang menggunakan sandal, sepatu terbuka, dan sepatu/sandal hak...

download KATA PENGANTAR - .Mahasiswa dilarang menggunakan sandal, sepatu terbuka, dan sepatu/sandal hak tinggi

of 30

  • date post

    02-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    217
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of KATA PENGANTAR - .Mahasiswa dilarang menggunakan sandal, sepatu terbuka, dan sepatu/sandal hak...

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena buku petunjuk Praktikum

mikrobiologi ini telah selesai disusun dan dapat digunakan untuk membantu mahasiswa

dalam melakukan praktikum Mikrobiologi. Maksud dan tujuan utama dari penulisan buku

petunjuk praktikum ini adalah sebagai buku pegangan para mahasiswa yang mengikuti

praktikum dan dengan adanya buku petunjuk ini maka praktikum dapat berlangsung dengan

lebih terarah, tertib dan mendekati tujuan praktikum itu sendiri..

Kami menyadari sepenuhnya bahwa penuntun ini masih memiliki kekurangan. Oleh

karena itu kami mengharapkan adanya masukan dan kritikan yang membangun demi

perbaikan pada masa-masa mendatang. Semoga buku ini bermanfaat

Selong, 1 september 2018

Penyusun

TATA TERTIB

1. Mahasiswa/pengguna laboratorium wajib mentaati semua tata tertib dan ketentuan yang ada di Laboratorium;

2. Berlaku sopan, santun dan menjunjung etika akademik; 3. Mahasiswa yang melakukan praktikum wajib membawa laporan sementara yang telah

disahkan pada saat pretes;

4. Mahasiswa yang akan melakukan praktikum wajib menggunakan jas laboratorium; 5. Mahasiswa yang akan melakukan praktikum wajib meletakkan barang di tempat yang

sudah ditentukan;

6. Mahasiswa dilarang membawa makanan dan minuman kedalam ruang laboratorium; 7. Mahasiswa dilarang menggunakan sandal, sepatu terbuka, dan sepatu/sandal hak

tinggi

8. Mahasiswa dilarang menggunakan perhiasan dan aksesoris; 9. Alumni dan/atau peneliti yang akan menggunakan Laboratorium Fakultas Kesehatan

prodi farmasi harus mendapatkan surat ijin terlebih dahulu dari kepala Laboratorium

atas persetujuan ketua program studi. Surat ijin harus masuk seminggu sebelum

penggunaan;

10. Persetujuan penggunaan fasilitas/peralatan ditanda tangani oleh kepala Laboratorium atas persetujuan ketua program studi;

11. Peminjaman alat harus terlebih dahulu mengisi form peminjaman alat dan diketahui pembimbing dan teknisi Laboratorium.;

12. Bagi mahasiswa yang terlambat 15 menit tidak diperkenankan untuk mengikuti praktikum;

13. Sebelum memulai praktikum: a. Mahasiswa wajib meminjam alat laboratorium pada laboran b. Mahasiswa wajib melakukan pengecekan alat dengan daftar yang sudah

disediakan, jika ada alat yang tidak sesuai harus segera dilaporkan kepada

laboran

c. Mahasiswa wajib meminta lembar laporan sementara pada laboran 14. Selama proses praktikum:

a. Mahasiswa harus memahami cara kerja materi praktikum b. Mahasiswa dilarang makan dan minum selama praktikum berlangsung c. Mahasiswa wajib menjaga kebersihan laboratorium d. Mahasiswa dilarang bermain-main pada saat praktikum e. Mahasiswa harus mengembalikan bahan-bahan praktikum yang telah

digunakan ketempat semula

15. Setelah selesai melakukan praktikum: a. Mahasiswa wajib membersihkan peralatan yang telah digunakan b. Mahasiswa wajib mengembalikan peralatan yang telah dipinjam kepada

laboran

c. Mahasiswa wajib membersihkan meja yang digunakan d. Sebelum meninggalkan laboratorium mahasiswa wajib mengisi absensi dan

meminta pengesahan pada lembar laporan sementara

16. Peserta praktikum yang telah tiga (3) kali tidak mengikuti acara praktikum dinyatakan Tidak Lulus dan harus mengulang pada semester berikutnya, kecuali ada keterangan

dari ketua jurusan/kepala laboratorium atau surat dari dokter.

17. Pengembalian peralatan/bahan kepada laboran dalam keadaan baik, sesuai dengan form peminjaman.

18. Kerusakan/kehilangan peralatan/bahan selama waktu peminjaman menjadi tanggung jawab peminjam, dan penggantian di sesuaikan dengan peralatan/bahan yang dipinjam

dalam waktu yang ditentukan oleh pihak laboratorium dan mahasiswa tersebut

diwajibkan ganti rugi sebesar 150% dari harga alat/bahan yang dirusak/dihilangkan;

19. Kegiatan penelitian/praktikum mahasiswa harus didampingi oleh pembimbing/asisten praktikum;

20. Penggunaan Laboratorium di luar jam kerja harus sepengetahuan pihak Laboratorium atas persetujuan ketua program studi;

21. Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib ini akan diatur kemudian.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................................... 2

TATA TERTIB ..................................................................................................................... 3

PRATIKUM I ....................................................................................................................... 6

PENGENALAN ALAT-ALAT LABORATORIUM ............................................................. 6

PRATIKUM II .................................................................................................................... 11

STERILISASI ..................................................................................................................... 11

PRATIKUM III................................................................................................................... 16

PEMBUATAN MEDIA ...................................................................................................... 16

PRAKTIKUM IV ................................................................................................................ 18

ISOLASI MIKROORGANISME ........................................................................................ 18

PRAKTIKUM V ................................................................................................................. 23

PERHITUNGAN MIKROBA ............................................................................................. 23

PRAKTIKUM VI ................................................................................................................ 26

SENSITIVITAS ANTI MIKROBA..................................................................................... 26

DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................................... 28

PRATIKUM I

PENGENALAN ALAT-ALAT LABORATORIUM

A. Tujuan

Tujuan dari pengenalan alat-alat laboratorium ini adalah untuk mengetahui nama alat-

alat yang digunakan di dalam laboratorium farmasi dan mengetahui fungsinya serta

mengetahui cara penggunaan beberapa alat-alat dalam laboratorium.

B. Teori

Pengenalan alat-alat yang akan dipergunakan dalam laboratorium sangat penting guna

kelancaran percobaan yang dilaksanakan diantaranya adalah menghindari kecelakaan kerja

dan gagalnya percobaan. Alat-alat laboratorium biasanya dapat rusak atau bahkan berbahaya

jika tidak sesuai dengan prosedur pemakaian. Oleh karena itu, pemahaman fungsi dan cara

kerja peralatan serta bahan harus mutlak dikuasai oleh praktikan sebelum melakukan

praktikum di laboratorium kimia.

Pada dasarnya setiap alat memiliki nama yang menunjukkan kegunaan alat tersebut,

prinsip kerja atau proses yang berlangsung ketika alat digunakan. Beberapa kegunaan alat

dapat dikenali berdasarkan namanya. Penamaan alat-alat yang berfungsi mengukur biasanya

diakhiri dengan kata meter seperti thermometer, hygrometer, spektrofotometer, dll. Alat-alat

pengukur yang disertai dengan informasi tertulis, biasanya diberi tambahan graph seperti

thermograph, barograph (Moningka, 2008).

Pengenalan alat-alat ini meliputi macam-macam alat, mengetahui nama-namanya, memahami

bentuk, fungsi, serta cara kerja alat-alat tersebut. Setiap alat dirancang atau dibuat dengan

bahan-bahan yang berbeda satu sama lain dan mempunyai fungsi yang sangat spesifik.

Kebanyakan peralatan untuk percobaanpercobaan di dalam laboraturium terbuat dari gelas.

Meskipun peralatan-peralatan tersebut telah siap dipakai, tetapi di dalam pemasangan alat

untuk suatu percobaan kadang kala diperlukan sambungan-sambungan dengan gelas atau

membuat peralatan khusus sesuai kebutuhan (Imamkhasani, 2000).

No. Nama Alat Gambar Fungsi

1. Gelas

Beacker

Sebagai tempat untuk menyimpan dan

meletakkan larutan. Gelas Piala memiliki takaran

namun jarang bahkan tidak diperbolehkan untuk

mengukur volume suatu zat cair.

2. Erlemeyer

Sebagai wadah unuk mereaksikan suatu zat kimia

dalam skala yang cukup besar dan sebagai wadah

dalam proses titrasi.

3. Labu Ukur

Untuk membuat,menyimpan dan mengencer-

kan larutan dengan ketelitian yang tinggi.

4. Petridish

sebuah wadah untuk membiakkan sel atau

mikroba.

5. Gelas Ukur

Untuk mengukur volume larutan..

6. Kaca Arloji

Sebagai wadah untuk menimbang bahan-bahan

kimia yang berupa padat,serbuk serta kristal

7. Tabung

Reaksi

Sebagai wadah satu atau dua jenis zat

8. Cawan

Penguap

Digunakan sebagai wadah untuk mengeringkan

suatu zat

9. Mortal

Menghaluskan zat yang masing bersifat

padat/kristal.

10. Krush

Sebagai wadah untuk menentukan kadar abu.

11. Pipet Tetes

Untuk meneteskan atau mengambil larutan

dengan jumlah kecil dari suatu tempat ke tempat

lain.

http://wanibesak.files.wordpress.com/2010/10/clip_image0062.jpghttp://wanibesak.files.wordpress.com/2010/10/clip_image0022.jpghttp://1.bp.blogspot.com/_uHRfE5hYhk