KAMPANYE NASIONAL 3M

of 30 /30
NASIONAL 3M DALAM PENCEGAHAN COVID-19 KAMPANYE MEMAKAI MASKER, MENJAGA JARAK dan MENCUCI TANGAN PAKAI SABUN

Transcript of KAMPANYE NASIONAL 3M

Page 1: KAMPANYE NASIONAL 3M

NASIONAL 3M

DALAM PENCEGAHAN

COVID-19

KAMPANYE

MEMAKAI MASKER, MENJAGA JARAK dan MENCUCI TANGAN PAKAI SABUN

Page 2: KAMPANYE NASIONAL 3M

Panduan Kampanye Perubahan Perilaku

Page 3: KAMPANYE NASIONAL 3M

PENCEGAHAN

Page 4: KAMPANYE NASIONAL 3M

MENGAPA HARUS MEMAKAI MASKER?1 MELINDUNGI DIRI SENDIRI. Masker

mencegah masuknya droplet yang

keluar saat kita batuk/bersin/berbicara

sehingga kita tidak tertular.

2 MELINDUNGI ORANG LAIN. Masker

menahan droplet yang keluar saat kita batuk/bersin/berbicara

sehingga tidak menu larkan virus kepada orang lain.

MEMAKAI MASKER

MENANG MELAWAN COVID-19

Sumber: Intermountain Healthcare

N95

Masker

Medis/

Bedah

Masker

Kain SNI

JENIS MASKER YANG DAPAT DIGUNAKAN*

Masker

Kain

*) sesuai rekomendasi WHO8

MENGAPA HARUS MEMAKAI MASKER?1 MELINDUNGI DIRI SENDIRI. Masker

mencegah masuknya droplet yang

keluar saat kita batuk/bersin/berbicara

sehingga kita tidak tertular.

2 MELINDUNGI ORANG LAIN. Masker

menahan droplet yang keluar saat kita batuk/bersin/berbicara

sehingga tidak menu larkan virus kepada orang lain.

MEMAKAI MASKER

MENANG MELAWAN COVID-19

Sumber: Intermountain Healthcare

N95

Masker

Medis/

Bedah

Masker

Kain SNI

JENIS MASKER YANG DAPAT DIGUNAKAN*

Masker

Kain

*) sesuai rekomendasi WHO8

1

Page 5: KAMPANYE NASIONAL 3M

CARA MEMBUANG MASKER SEKALI PAKAI DENGAN BENAR

Bersihkan tangan pakai sabun atau

hand sanitizer

Lepaskan masker dari belakang

Jangan memegang

bagian depan masker

Gunting dan buang masker

sekali pakai setelah digunakan

Cuci masker menggunakan detergen dan

air panas

Bilas dengan air bersih, lalu keringkan di bawah sinar

matahari

Setrika dengan suhu sesuai bahan

dasar kain

Masker kain siap kembali digunakan

CARA MENCUCI MASKER KAIN DENGAN BENAR

Bersihkan tangan

pakai sabun atau

hand sanitizer

1 2 3 4

CARA MEMAKAI MASKER SEKALI PAKAI DENGAN BENAR

9

CARA MEMBUANG MASKER SEKALI PAKAI DENGAN BENAR

Bersihkan tangan pakai sabun atau

hand sanitizer

Lepaskan masker dari belakang

Jangan memegang

bagian depan masker

Gunting dan buang masker

sekali pakai setelah digunakan

Cuci masker menggunakan detergen dan

air panas

Bilas dengan air bersih, lalu keringkan di bawah sinar

matahari

Setrika dengan suhu sesuai bahan

dasar kain

Masker kain siap kembali digunakan

CARA MENCUCI MASKER KAIN DENGAN BENAR

Bersihkan tangan

pakai sabun atau

hand sanitizer

1 2 3 4

CARA MEMAKAI MASKER SEKALI PAKAI DENGAN BENAR

9

Page 6: KAMPANYE NASIONAL 3M

Droplet yang keluar saat kita batuk, jika

tanpa masker bisa meluncur sampai

2 meter. Saat berbicara tanpa masker,

aerosol (uap air) bisa meluncur sejauh 2

meter. Saat bersin tanpa masker, droplet

bisa meluncur sejauh 6 meter.

Dengan menjaga jarak, kita bisa

mengurangi risiko tertular/menulari.

MENJAGA JARAK &MENGHINDARI KERUMUNAN

MENGAPA MENJAGA JARAK PENTING?

MENANG MELAWAN COVID-19

10

2Hal penting yang dapat

dilakukan dalam usaha

untuk menjaga jarak

sebagai berikut:

MENGHINDARI KERUMUNAN

1

MENGHINDARI PENGGUNAAN TRANSPORTASI YANG TIDAK MEMENUHI STANDAR PROTOKOL KESEHATAN

2

MENGURANGI AKTIVITAS DALAM RUANGAN BER-AC YANG TERTUTUP DAN BANYAK ORANG DALAM WAKTU LEBIH DARI 2 JAM

3

Faktor-faktor

yang harus

dipertimbangkan

ketika terpaksa harus

keluar rumah adalah

sebagai berikut:

Siapa? Makin banyak

bertemu orang, makin

berisiko tertular, apalagi

bertemu dengan mereka

yang tidak mematuhi

protokol kesehatan

Covid-19.

Di mana? Di tempat

umum, tempat privat,

tempat terbuka, tempat

tertutup. Tempat umum

yang tertutup paling

berisiko sebagai tempat

penularan.

Bagaimana? Mencari

ruang untuk menjaga

jarak. Makin kecil ruang

untuk menjaga jarak,

makin berisiko sebagai

tempat penularan.

Berapa lama? Makin

lama, makin berisiko,

terlebih apabila kita

berbicara dalam waktu

yang lama.

11

Page 7: KAMPANYE NASIONAL 3M

APA SAJA BENTUK MENJAGA JARAK?

DILAKUKAN INDIVIDU

TIDAK BERJABAT TANGAN,

BERGANDENGAN TANGAN, ATAU BERPELUKAN

HINDARI BERDEKATAN

DENGAN SIAPA PUN DAN DIMANA

PUN

MENJAUHI KERAMAIAN ATAU

KERUMUNAN MASSAL

MENJAGA JARAK DENGAN ORANG LAIN 2 METER

MENJAGA JARAK &MENGHINDARI KERUMUNAN

MENANG MELAWAN COVID-19

mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, di antaranya:

12

APA SAJA BENTUK MENJAGA JARAK?

DILAKUKAN INDIVIDU

TIDAK BERJABAT TANGAN,

BERGANDENGAN TANGAN, ATAU BERPELUKAN

HINDARI BERDEKATAN

DENGAN SIAPA PUN DAN DIMANA

PUN

MENJAUHI KERAMAIAN ATAU

KERUMUNAN MASSAL

MENJAGA JARAK DENGAN ORANG LAIN 2 METER

MENJAGA JARAK &MENGHINDARI KERUMUNAN

MENANG MELAWAN COVID-19

mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, di antaranya:

12

Page 8: KAMPANYE NASIONAL 3M

3

Page 9: KAMPANYE NASIONAL 3M

TAHAP 3TAHAP 1

“Selalu Pakai Masker”

Kampanye NasionalDilaksanakan Secara Bertahap

• Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan

Covid-19 melalui Pakai Masker, Jaga Jarak dan Cuci Tangan

• Masyarakat di seluruh tatanan tetap Pakai Masker, Jaga Jarak dan Sering Cuci Tangan Pakai Sabun

Tujuan

a. Jangan Kendor!, Ayo Disiplin Pakai Masker

b. Jangan Kendor!, Ayo Sering Cuci Tangan Pakai Sabun

c. Jangan Kendor!, Ayo Tetap jaga jarak

Pesan Kunci:

Konsep Kampanye Nasional 3 M

10 Agustus – 6 September 2020

Tema:

“Sering Cuci Tangan”7 September – 6 Oktober 2020

“Tetap Jaga Jarak”7 Oktober – 6 Nopember 2020

Merdeka dari Pandemi Covid-19

TAHAP 2

Page 10: KAMPANYE NASIONAL 3M

Nopember s.d Desember 2020

TAHAP 4

“Pakai Masker, Jaga Jarak dan Sering Cuci Tangan”

7 Nopember – 31 Desember 2020

Page 11: KAMPANYE NASIONAL 3M

Panduan Kampanye Memakai Masker

*Mendorong Capaian Indikator Germas

Page 12: KAMPANYE NASIONAL 3M

Strategi Kampanye

Advokasi Kebijakan dan Dukungan: Kepala Negara, Regulasi, PernyataanPolitik, Lintas sektor, Swasta, ormas, Akademisi, dan Masyarakat

Penguatan DukunganKebijakan Gerakan melibatkan massa selektif di

semua tatanan: Tempat umum, Pendidikan, Keluarga, Tempat Kerja, Faasyankes

Gerakan di Tatanan

Elektronik, cetak, digital, media sosial, Media luar ruang, dll

Pembentukn Opini melaluiMedia Video Conference, Internet,

Webinar, talkshow online, podcast, media online, dsb

Literasi Digital

01 03

02 04

NasionalKampanye 3M

Jangan Kendor!, Ayo Pakai Masker, Ayo Jaga Jarak, Ayo

Sering Cuci Tangan Pakai Sabun

Pesan Kunci:

Page 13: KAMPANYE NASIONAL 3M

Sasaran KampanyeDi Semua Tatanan

PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Perguruan

Tinggi

PENDIDIKAN

Ayah, Ibu, anak, kakek, nenek, dll

KELUARGARS, Puskesmas, Balai,

Klinik, dll

FASYANKESPerkantoran

Pemerintah, Swasta, dsb

TEMPAT KERJA

Tempat Ibadah, Pasar, Bus, Kereta Api,

Minibus, Kapal Laut, Pesawat Udara, Jalan

Raya, dll

TEMPAT UMUM

Page 14: KAMPANYE NASIONAL 3M

Gerakan Pakai Masker

• Anak sekolah/mahasiswa/santri• Padagang dan pengunjung pasar• Pengunjung terminal• Pengunjung mall• Pengunjung stasiun• Pengunjung tempat rekreasi• Pengunjung tempat2 umum lainnya potensial kerumunan• Pengunjun Fasyankes• Jamaah tempat ibadah• Penghuni panti (panti asuhan, panti jompo, panti werda, dll)• Tempat Pendidikan• Masyarakat umum• Karyawan pemerintah/swasta• dll

Sasaran:

Kebijakan:• SK Gerakan pakai masker dari Kepala Dinas Kesehatan provinsi/Kab/Kota• Penunjukan Pengelola Masker

• Sweeping• Edukasi• Publikasi• Melibatkan lintas sektor• Kerjasama dengan mitra

Metode :

Page 15: KAMPANYE NASIONAL 3M

Gerakan Pakai Masker

• Media: Cetak, media luar ruang, TV, Radio, Media Sosial, teknologi Informasi dll.• Mengundang wartawan untuk meliput Gerakan di tatanan• Menulis berita di media• Menulis artikel tentang Masker dan lainnya melalui media• Penyebaran melalui ILM atau video pendek tentang pakai masker melalui media• Web Inar tentang masker• Sosialisasi masker secara online• Talkshow virtual

Pembentukan Opini dan Literasi Gigital:

Efektifitas Pembagian masker kepada masyarakat dan atau kelompok masyarakat, hendaknyadibarengi/didukung dengan kampanye melalui berbagai media.

Daerah dapat menghadirkan tokoh lokal untuk membuat statement untuk Gerakan memakai masker secaraserentak (Gubernur/Bupati/Walikota/tokoh agama/tokoh masyarakat)

Page 16: KAMPANYE NASIONAL 3M

Gerakan Pakai Masker

• Pendidikan:• SD, SMP, SMA• Perguruan Tinggi• Pesantren

• Fasyankes:• Puskesmas• Rumah Sakit• Balai/klinik

• Keluarga :• Kepala keluarga• Istri• Anak• Anggota keluarga lainnya

Gerakat di Tatanan: • Tempat-tempat Umum:• Tempat ibadah• Terminal• Stasiun• Mall• Area wisata• Jalan2 raya• Panti

• Tempat Kerja:• Karyawan kantor pemerintah• Karyawan kantor swasta• Karyawan kantor ormas/Yayasan/LSM• dll

Gerakan di Tatanan:

Diupayakan semua tatanan yang ada diwilayahPuskesmas dapat dikunjungi untuk aksi sebar masker

Page 17: KAMPANYE NASIONAL 3M

Jenis Masker

• Masker Provinsi:• Warna merah putih sablom “Jangan Kendor Disiplin Pakai Masker”

• Masker Kab/Kota:• Warna merah putih sablom “Jangan Kendor Disiplin Pakai Masker”

• Masker Puskesmas:• Warna Polos atau motive tanpa sablon

Page 18: KAMPANYE NASIONAL 3M

Contoh Perhitungan Masker Puskesmas

Nama Kabupaten : BaruberdiriJumlah penduduk 2.500 orangJumlah Puskesmas 7 unitJumlah Alokasi Masker di Kab/Kota 3.700 pcs

Kemasan: 2 pcs per bungkus

No Nama Puskesmas Jml penduduk ProporsiAlokasi Masker

(proporsi x jml masker) Bungkus

1 Puskesmas Nila 400 orang 0,16 592 296

2 Puskesmas Tawes 500 orang 0,20 740 370

3 Puskesmas Gabus 270 orang 0,11 400 2004 Puskesmas Cumi 621 orang 0,25 919 460

5 Puskesmas Belut 277 orang 0,11 410 205

6 Puskesamas Wader 190 orang 0,08 281 141

7 Puskesamas Lele 242 orang 0,10 358 179

Jumlah 2.500 3.700 1850

Page 19: KAMPANYE NASIONAL 3M

Tugas Pengelola Masker

• Menerima dan menanda tangani BAST masker dari Pusat

• Mendistribusikan masker untuk kegiatan• Membuat BAST masker untuk kampanye kepada tim pelaksana tk

Prov/Kab/Kota/Puskesmas

• Koordinasi pelaksanaan kempanye masker; dan dapat mengusulkantim kampanye masker

• Melaporkan distribusi masker

• Dokumentasi hasil kegiatan kampanye masker

Page 20: KAMPANYE NASIONAL 3M

Rencana Distribusi Masker

NO PROVINSI JUMLAH PENDUDUK PEMBOBOTANJUMLAH MASKER

SELURUHNYA

TOTAL JUMLAH MASKER PER KEMASAN

(1 Kemasan 2 Psc)

PRIORITAS 161.495.900 1 13.636.364 6.818.182

1 DKI Jakarta 10.374.200 0,06 875.975 437.987

2 Jawa Timur 39.293.000 0,24 3.317.816 1.658.908

3 Jawa Tengah 34.257.900 0,21 2.892.663 1.446.331

4 Sulawesi Selatan 8.690.300 0,05 733.790 366.895

5 Jawa Barat 48.037.600 0,30 4.056.191 2.028.095

6 Kalimantan Selatan 4.119.800 0,03 347.867 173.933

7 Sumatera Utara 14.262.100 0,09 1.204.261 602.130

8 Sulawesi Utara 2.461.000 0,02 207.802 103.901

NON PRIORITAS 100.395.000 1 13.636.364 6.818.182

1 Banten 12.448.200 0,12 1.380.823 690.411

2 Lampung 8.289.600 0,08 919.528 459.764

3 Sumatera Selatan 8.267.000 0,08 917.021 458.510

4 Riau 6.657.900 0,07 738.531 369.265

5 Sumatera Barat 5.321.500 0,05 590.290 295.145

6 Nusa Tenggara Timur 5.287.300 0,05 586.496 293.248

7 Aceh 5.189.500 0,05 575.648 287.824

8 Nusa Tenggara Barat 4.955.600 0,05 549.702 274.851

9 Kalimantan Barat 4.932.500 0,05 547.140 273.570

10 Bali 4.246.500 0,04 471.045 235.523

11 DI Yogyakarta 3.762.200 0,04 417.324 208.662

12 Kalimantan Timur 3.575.400 0,04 396.603 198.301

13 Jambi 3.515.000 0,04 389.903 194.952

14 Papua 3.265.200 0,03 362.194 181.097

15 Sulawesi Tengah 2.966.300 0,03 329.038 164.519 16 Kalimantan Tengah 2.605.300 0,03 288.994 144.497 17 Sulawesi Tenggara 2.602.400 0,03 288.672 144.336 18 Kep. Riau 2.082.700 0,02 231.024 115.512

19 Bengkulu 1.934.300 0,02 214.563 107.282

20 Maluku 1.744.700 0,02 193.532 96.766

21 Kep. Bangka Belitung 1.430.900 0,01 158.723 79.362

22 Sulawesi Barat 1.331.000 0,01 147.642 73.821

23 Maluku Utara 1.209.300 0,01 134.142 67.071

24 Gorontalo 1.168.200 0,01 129.583 64.792

25 Papua Barat 915.400 0,01 101.541 50.771

26 Kalimatan Utara 691.100 0,01 76.661 38.330

27 Pusat 2.500.000 1.250.000

JUMLAH 261.890.900 1 27.272.727 13.636.364

Total Maker:

27.272.727 pcs

13.636.364 bks (@ 2 pcs)

Provinsi:

247.727 pcs

123.864 bks (@ 2 pcs)

Kab/Kota:

2.229.545 pcs

1.114.773 bks (@ 2 pcs)

Puskesmas:

22.295.454 pcs

11.147.727 bks (@ 2 pcs)

Page 21: KAMPANYE NASIONAL 3M

Rincian Distribusi Masker

NO PROVINSIJUMLAH MASKER

SELURUHNYA

TOTAL JUMLAH MASKER PER KEMASAN (1

Kemasan 2 Psc)

PROVINSI KAB/KOTA PUSKESMAS

JUMLAH MASKER DI PROVINSI

JUMLAH MASKER PER KEMASAN DI PROVINSI (1

Kemasan 2 Psc)

JUMLAH MASKER DI KAB/KOTA

JUMLAH MASKER PER KEMASAN DI KAB/KOTA (1

Kemasan 2 Psc)

JUMLAH KAB/KOTA

DISTRIBUSI MASKER PER

KAB/KOTA

DISTRIBUSI MASKER PER KEMASAN DI KAB/KOTA (1

Kemasan 2 Psc)

JUMLAH MASKER DI PUSKESMAS

JUMLAH MASKER PER KEMASAN DI

PUSKESMAS (1 Kemasan 2 Psc)

JUMLAH PUSKESMAS

DISTRIBUSI MASKER PER PUSKESMAS

DISTRIBUSI MASKER PER KEMASAN DI

PUSKESMAS (1 Kemasan 2 Psc)

PRIORITAS 13.636.364 6.818.182 136.364 68.182 1.227.273 613.636 191 12.272.727 6.136.364 4703 17534,05291 8767,0264541 DKI Jakarta 875.975 437.987 8.760 4.380 78.838 39.419 6 13.140 6.570 788.377 394.189 321 2.456 1.228 2 Jawa Timur 3.317.816 1.658.908 33.178 16.589 298.603 149.302 38 7.858 3.929 2.986.034 1.493.017 967 3.088 1.544 3 Jawa Tengah 2.892.663 1.446.331 28.927 14.463 260.340 130.170 35 7.438 3.719 2.603.396 1.301.698 881 2.955 1.478 4 Sulawesi Selatan 733.790 366.895 7.338 3.669 66.041 33.021 24 2.752 1.376 660.411 330.206 458 1.442 721 5 Jawa Barat 4.056.191 2.028.095 40.562 20.281 365.057 182.529 27 13.521 6.760 3.650.572 1.825.286 1069 3.415 1.707 6 Kalimantan Selatan 347.867 173.933 3.479 1.739 31.308 15.654 13 2.408 1.204 313.080 156.540 233 1.344 672 7 Sumatera Utara 1.204.261 602.130 12.043 6.021 108.383 54.192 33 3.284 1.642 1.083.835 541.917 581 1.865 933 8 Sulawesi Utara 207.802 103.901 2.078 1.039 18.702 9.351 15 1.247 623 187.021 93.511 193 969 485

NON PRIORITAS 13.636.364 6.818.182 111.364 55.682 1.002.273 501.136 323 10.022.727 5.011.364 5290 50133,13177 25066,565881 Banten 1.380.823 690.411 13.489 6.745 124.274 62.137 8 15.534 7.767 1.242.740 621.370 242 5.135 2.568 2 Lampung 919.528 459.764 9.195 4.598 82.758 41.379 15 5.517 2.759 827.575 413.788 302 2.740 1.370 3 Sumatera Selatan 917.021 458.510 9.170 4.585 82.532 41.266 17 4.855 2.427 825.319 412.659 332 2.486 1.243 4 Riau 738.531 369.265 7.385 3.693 66.468 33.234 12 5.539 2.769 664.678 332.339 216 3.077 1.539 5 Sumatera Barat 590.290 295.145 5.903 2.951 53.126 26.563 19 2.796 1.398 531.261 265.630 275 1.932 966

6 Nusa Tenggara Timur 586.496 293.248 5.865 2.932 52.785 26.392 22 2.399 1.200 527.847 263.923 381 1.385 693

7 Aceh 575.648 287.824 5.756 2.878 51.808 25.904 23 2.253 1.126 518.083 259.041 348 1.489 744 8 Nusa Tenggara Barat 549.702 274.851 5.497 2.749 49.473 24.737 10 4.947 2.474 494.732 247.366 166 2.980 1.490 9 Kalimantan Barat 547.140 273.570 5.471 2.736 49.243 24.621 14 3.517 1.759 492.426 246.213 244 2.018 1.009

10 Bali 471.045 235.523 4.710 2.355 42.394 21.197 9 4.710 2.355 423.941 211.970 120 3.533 1.766 11 DI Yogyakarta 417.324 208.662 4.173 2.087 37.559 18.780 5 7.512 3.756 375.591 187.796 121 3.104 1.552 12 Kalimantan Timur 396.603 198.301 3.966 1.983 35.694 17.847 10 3.569 1.785 356.943 178.471 183 1.951 975 13 Jambi 389.903 194.952 3.899 1.950 35.091 17.546 11 3.190 1.595 350.913 175.456 195 1.800 900 14 Papua 362.194 181.097 3.622 1.811 32.597 16.299 29 1.124 562 325.974 162.987 408 799 399 15 Sulawesi Tengah 329.038 164.519 3.290 1.645 29.613 14.807 13 2.278 1.139 296.134 148.067 202 1.466 733 16 Kalimantan Tengah 288.994 144.497 2.890 1.445 26.009 13.005 14 1.858 929 260.095 130.047 200 1.300 650 17 Sulawesi Tenggara 288.672 144.336 2.887 1.443 25.981 12.990 17 1.528 764 259.805 129.903 284 915 457 18 Kep. Riau 231.024 115.512 2.310 1.155 20.792 10.396 7 2.970 1.485 207.922 103.961 83 2.505 1.253 19 Bengkulu 214.563 107.282 2.146 1.073 19.311 9.655 10 1.931 966 193.107 96.553 180 1.073 536 20 Maluku 193.532 96.766 1.935 968 17.418 8.709 11 1.583 792 174.179 87.089 208 837 419 21 Kep. Bangka Belitung 158.723 79.362 1.587 794 14.285 7.143 7 2.041 1.020 142.851 71.425 64 2.232 1.116 22 Sulawesi Barat 147.642 73.821 1.476 738 13.288 6.644 6 2.215 1.107 132.878 66.439 94 1.414 707 23 Maluku Utara 134.142 67.071 1.341 671 12.073 6.036 10 1.207 604 120.728 60.364 134 901 450 24 Gorontalo 129.583 64.792 1.296 648 11.662 5.831 6 1.944 972 116.625 58.312 93 1.254 627 25 Papua Barat 101.541 50.771 1.015 508 9.139 4.569 13 703 351 91.387 45.694 159 575 287 26 Kalimatan Utara 76.661 38.330 1.086 543 6.899 3.450 5 1.380 690 68.995 34.497 56 1.232 616 27 Pusat 2.500.000 1.250.000

JUMLAH 27.272.727 13.636.364 247.727 123.864 2.229.545 1.114.773 514 22.295.454 11.147.727 9993 67667,18468 33833,59234

Page 22: KAMPANYE NASIONAL 3M

Pelaporan• Kampanye Masker Provinsi:

• BAST penerimaan masker dari pengelolakepada tim pelaksana

• Kampanye masker di semua tatanan Tk Provinsi

• Dokumentasi pelaksanaan kegiatan (photo dan video kegiatan disertai penjelasan)

• Tidak perlu tanda terima per orang

• Kampanye Masker Kab/Kota:• BAST penerimaan masker dari pengelola

kepada tim pelaksana• Kampanye masker di semua tatanan Tk

Kab/Kota• Dokumentasi pelaksanaan kegiatan (photo

dan video kegiatan disertai penjelasan)• Tidak perlu tanda terima per orang

• Kampanye Masker Puskesmas:• BAST penerimaan masker dari

pengelola kepada tim pelaksana

• Kampanye masker di semua tatananTk Puskesmas dan Desa

• Dokumentasi pelaksanaan kegiatan(photo dan video kegiatan disertaipenjelasan)

• Tidak perlu tanda terima per orang

Page 23: KAMPANYE NASIONAL 3M

Indikator Germas

Page 24: KAMPANYE NASIONAL 3M

31

Sampai dengan saat ini, PEMERINTAH DAERAH YANG SUDAH

MENERBITKAN KEBIJAKAN GERMAS 367KEBIJAKAN

Data per tanggal 24 November 2019

248Provinsi Jml

Bali 15

Babel 9

Banten 4

Bengkulu 24

Yogyakarta 6

DKI 5

Gorontalo 9

Provinsi Jml

Jambi 10

Jabar 19

Jateng 61

Jatim 40

Kalbar 5

Kalsel 16

Kalteng 4

Provinsi Jml

Kaltim 12

Kaltara 2

Kepri 7

Lampung 9

Maluku 5

Malut 6

Aceh 2

Provinsi Jml

NTB 5

NTT 12

Riau 5

Sulbar 3

Sulsel 14

Suteng 9

Sultra 10

Provinsi Jml

Sulut 2

Sumbar 9

Sumsel 17

Sumut 12

Papua 0

Papbar 0

TOTAL 367

PROVINSIKAB/KOTA

Mohon Up Date Data

Kebijakan Baru

Page 25: KAMPANYE NASIONAL 3M

1. PERSENTASE KABUPATEN/KOTA YANG MENERAPKAN KEBIJAKAN GERMAS

Page 26: KAMPANYE NASIONAL 3M

Indikator 2020 2021 2022 2023 2024 KET

Kabupaten/ Kota

yang

Menerapkan

Kebijakan

Germas

30%(155 Kab/

Kota)

35%(178 Kab/

Kota)

40%(206 Kab/

Kota)

45%(232 Kab/

Kota)

50%(257 Kab/

Kota)

Target RPJMN

30%(155 Kab/

Kota)

48%(245 Kab/

Kota)

65%(335 Kab/

Kota)

83%(425 Kab/

Kota)

100%(514 Kab/

Kota)

Target Kemenkes

(Penyesuaian)

Tersusunnya

pedoman/

regulasi/

rekomendasi

Germas

Kementerian

Lembaga

(Pusat)

3 Dok 6 Dok 9 Dok 12 Dok 15 Dok Target Prioritas

Bidang

TARGET DAN INDIKATOR GERMASTAHUN 2020 - 2024

Page 27: KAMPANYE NASIONAL 3M

TARGET INDIKATOR KETERANGAN

Agenda RPJMN Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing

100% kab/kota di Indonesia

mengimplementasikan

gerakan masyarakat hidup

sehat

Jumlah Kabupaten/kota yang

menerapkan kebijakan

gerakan masyarakat hidup

sehat

Indikator RPJMN

15 Kementerian/Lembaga

memiliki pedoman/regulasi/

rekomendasi pelaksanaan

germas sesuai bidangnya

Tersusunnya

pedoman/regulasi/

rekomendasi Germas

Kementerian Lembaga

(Pusat)

Indikator Prioritas Bidang

TARGET DAN INDIKATOR GERMASTAHUN 2020 - 2024

Page 28: KAMPANYE NASIONAL 3M

Memiliki kebijakan gerakan masyarakat hidup sehat dan atau

kebijakan berwawasan kesehatan

adalah Kab/Kota telah memiliki/menerbitkan kebijakan Germas dan atau kebijakan

berwawasan kesehatan. Kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup ditetapkan oleh

Pemda (bupati/walikota) mencakup 5 klaster germas yaitu :

• Klaster Peningkatan Aktivitas Fisik

• Klaster Peningkatan Edukasi dan Perilaku Hidup Sehat

• Klaster Penyediaan Pangan Sehat dan Percepatan Perbaikan Gizi

• Klaster Peningkatan deteksi dini dan Pencegahan Penyakit

• Klaster Peningkatan Kualitas Lingkungan

Dan atau Kebijakan berwawasan kesehatan ditetapkan oleh Bupati/ Walikota/Kepala

OPD berupa Peraturan/Surat Keputusan/ Instruksi/Surat Edaran yang mendukung

salah satu klaster germas.

OUTPUT :

Dokumen kebijakan baik berupa softcopy maupun hardcopy yang telah

ditanda tangani oleh kepala daerah untuk kebijakan Germas dan atau

Bupati/Walikota/Kepala OPD untuk Kebijakan Berwawasan Kesehatan

1. Jumlah Kabupaten/kota yang menerapkan kebijakan

gerakan masyarakat hidup sehat

DEFINISI INDIKATOR RPJMN 2020-2024

KRITERIA 1 KRITERIA 2

Melaksanakan Penggerakan Masyarakat dlm mendukung Germas,

minimal 3 kali setahun dgn melibatkan lintas sektor, pendidikan

(sekolah), Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)

dan atau Mitra Potensial

adalah kegiatan yang mengajak masyarakat untuk melakukan 5 (lima) Klaster

Germas dan melibatkan unsur lintas sektor (OPD), pendidikan (sekolah),

UKBM (Posyandu, Posbindu PTM, PosUKK, Pos Lansia, dll) dan atau

mitra potensial (dunia usaha, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan,

organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, dll) dan

dilakukan minimal 3 (tiga) kali setahun.

OUTPUT :

Laporan Kegiatan Penggerakan Masyarakat, Dokumentasi (Foto dan Publikasi

melalui Media Massa), SK Gerakan yang ditetapkan Kepala Satker

Page 29: KAMPANYE NASIONAL 3M

Memiliki kebijakan gerakan masyarakat hidup sehat dan atau

kebijakan berwawasan kesehatan

adalah Kab/Kota telah memiliki/menerbitkan kebijakan Germas dan atau kebijakan

berwawasan kesehatan. Kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup ditetapkan oleh

Pemda (bupati/walikota) mencakup 5 klaster germas yaitu :

• Klaster Peningkatan Aktivitas Fisik

• Klaster Peningkatan Edukasi dan Perilaku Hidup Sehat

• Klaster Penyediaan Pangan Sehat dan Percepatan Perbaikan Gizi

• Klaster Peningkatan deteksi dini dan Pencegahan Penyakit

• Klaster Peningkatan Kualitas Lingkungan

Dan atau Kebijakan berwawasan kesehatan ditetapkan oleh Bupati/ Walikota/Kepala

OPD berupa Peraturan/Surat Keputusan/ Instruksi/Surat Edaran yang mendukung

salah satu klaster germas.

OUTPUT :

Dokumen kebijakan baik berupa softcopy maupun hardcopy yang telah

ditanda tangani oleh kepala daerah untuk kebijakan Germas dan atau

Bupati/Walikota/Kepala OPD untuk Kebijakan Berwawasan Kesehatan

1. Jumlah Kabupaten/kota yang menerapkan kebijakan

gerakan masyarakat hidup sehat

RE-DEFINISI INDIKATOR RPJMN 2020-2024

KRITERIA 1 KRITERIA 2

Melaksanakan Penggerakan Masyarakat dlm mendukung Germas,

minimal 3 kali setahun dgn melibatkan lintas sektor, pendidikan

(sekolah), Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)

dan atau Mitra Potensial

Kegiatan penggerakan masyarakat dapat dilakukan secara daring (online) maupun konvensional(offline), dengan menyampaikan minimal 2 (dua) pesan Germas yang dilakukan minimal 3 kali setahun dengan melibatkan lintas sektor/swasta/dunia usaha/ormas/UKBM/mitra potensial.Kegiatan dapat berupa : Kampanye, Penyebarluasan informasi melalui Media Luar Ruang, dan ataumelalui Webinar.Pelibatan lintas sektor/swasta/dunia usaha/ormas/UKBM/mitra potensial dll, adalah adanyaketerlibatan aktif dari lintas sektor /swasta/dunia usaha/ormas/UKBM/mitra potensial dll, sebagaipenyelenggara dalam melakukan upaya penggerakan masyarakat.

OUTPUT :

Laporan Kegiatan Penggerakan Masyarakat, Dokumentasi (Foto dan Publikasi

melalui Media Massa), SK Gerakan yang ditetapkan Kepala Satker

Page 30: KAMPANYE NASIONAL 3M

TERIMAKASIH