Ips (kerjasama ekonomi antarnegara) (2)

of 37/37
Kerja Sama Ekonomi Internasional Afrialdy Asyura (02) Candrasa Diptya (09) Dhea Tamara (10) Kanindra Prahaspati (15) Kartika Adi M (16) Oleh:

Embed Size (px)

Transcript of Ips (kerjasama ekonomi antarnegara) (2)

4

Kerja Sama Ekonomi Internasional

Afrialdy Asyura (02)

Candrasa Diptya (09)

Dhea Tamara (10)

Kanindra Prahaspati (15)

Kartika Adi M (16)Oleh:

A.Kerja Sama Ekonomi Internasional1.PENGERTIANKerja sama ekonomi internasional adalah suatu kerja sama dalam bidang ekonomi yang terjadi antara 2 negara atau lebih.

2.Tujuan Kerja Sama Ekonomi InternasionalMencukupi kebutuhan dalam negeriMeningkatkan produktivitas dalam negeriMemperluas lapangan kerjaMeningkatkan pendapatan negara dengan mengeksporMemperkuat rasa persahabatan

3.Bentuk-bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional Menurut letak geografisnya, dibedakan menjadi 3 yakni:Internasional kerja sama ekonomi yang melibatkan banyak negara di duniaRegional kerja sama ekonomi yang berada di dalam kawasan tertentuAntar-regional kerja sama ekonomi yang dilakukan beberapa negara di kawasan tertentu dengan negara-negara yang berada di kawasan lain

Bentuk-bentuk Kerja Sama Internasional Menurut banyaknya peserta, dibedakanmenjadi 2:

4.Organisasi Kerja Sama Ekonomi Regional dan Internasional

Kerja sama regional, yaitu bentuk kerja sama yang dilakukan oleh beberapa negara dalam satu region (kawasan).

a. Association of South East Asian Nation (ASEAN)

ASEAN dibentuk pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand,dengan Deklarasi Bangkok.

merupakan sebuahorganisasigeo-politikdan ekonomi dari negara-negara di kawasanAsia Tenggara. Pendirinya terdiri dari 5 negara, yaitu:

ADAM MALIKNARCISCO RAMOSS.RAJAR-ATNAMTHANAT KHOTMANTUN ABDUL RAZAK

b.Uni Eropa

Adapun negara-negara yang menjadi anggota Uni Eropa adalah:1. Belanda 6. Jerman2. Belgia 7. Luxemburg3. Denmark 8. Prancis4. Inggris 9. Yunani5. Irlandia 10. Italia

c. Asean Free Trade Area (AFTA)

d. Asian Pasific Economic Cooperation (APEC)

APEC dibentuk di Canbera, Australia pada tahun 1989.

APEC merupakan kerja sama ekonomi negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

Tujuan APEC adalah membentuk kerja sama perdagangan, investasi, pariwisata, dan peningkatan sumber daya manusia yang saling menguntungkan. Dikawasan Asia Pasifik.

Saat ini jumlah anggota APEC sudah mencapai 21 negara yang di antaranya sebagai berikut:

4.Dari ASEAN adalah: Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina,Brunei Darussalam, dan Vietnam.

1. Dari Benua Amerika adalah: Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, dan Chili.

2. Dari Benua Asia adalah: China, Jepang, Korea Selatan, Hongkong,Taiwan, dan Rusia.

3. Dari Benua Australia adalah: Australia, Selandia Baru, dan Papua Nugini.

e. Organization Petrolium Exporting Countries (OPEC)

OPEC didirikan di Caracas, Venezuela oleh lima negara pengekspor minyak yaitu Saudi Arabia, Kuwait, Iran, Irak, danVenezuela tahun 1960. Saat ini OPEC beranggotakan 13 negara,yaitu 5 negara pendiri dan lainnya adalah: Libya, Indonesia,Nigeria, Aljazair, Gabon, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Ecuador.

OPEC mempunyai tujuan sebagai berikut:

f. NAFTA (North American Free Trade Area)

NAFTA merupakan blok perdagangan di kawasan Amerika Utara (USA, Kanada, dan Meksiko).NAFTA melakukan perdagangan bebas di kawasan Amerika Utara pada tahun 2010, dimana arus lalu lintas barang dagangan antaranggota bebas masuk tanpa hambatan/non tarif di kawasan NAFTA.

g. Colombo Plan

Colombo Plan merupakan rencana kerja sama untuk mengembangkan ekonomi di Asia Selatan dan di Asia Tenggara.

Colombo Plan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di Asia Selatan dan di Asia Tenggara melalui penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja sama internasional.

Adapun bentuk-bentuk bantuan Colombo Plan adalah:1) pinjaman dan sumbangan untuk proyek nasional2) bahan makanan, pupuk, dan barang konsumsi3) alat perlengkapan (mesin, alat transportasi, dan alat laboratorium)4) jasa tenaga ahli5) pendidikan dan latihan keterampilan.

h.EFTA ( European Free Trade Area)

Negara anggota EFTA terdiri atas Austria, Swiss, Denmark, Norwegia, Swedia, dan Portugal.lembaga kerja sama ekonomi antara negara-negara Eropa yang tidak termasuk MEEEFTA didirikan pada tahun 1959

Merupakan kerja sama ekonomi antarnegara dalam suatu lembaga, baik lembaga internasional dibawah PBB maupun lembaga internasional di luar PBB.

Kerja sama Internasional

Organisasi kerja sama ekonomiinternasional ini adalah menyelesaikan masalah-masalah internasional, khususnya dibidang ekonomi, dan menentukan langkah yang saling menguntungkan. Contohnya,penetapan tarif bea masuk, harga, dan jumlah produksi.

Berikut ini beberapa contoh kerja sama ekonomi internasional di bawah naunganPBB.

a. International Monetary Fund (IMF) Lembaga Moneter Internasional. IMF berdiri tanggal 27 September 1945, dan tujuan utamanya membantu negara-negara yang mengalami defisit neraca pembayaran. Secara lebih luas, tujuan IMF sebagai berikut:1) Memperluas perdagangan internasional kesempatan kerja serta meningkatkan pendapatan riil negara-negara anggota.2) Memperluas kerja sama di bidang moneter anggotanya.3) Mewujudkan stabilitas kurs valuta asing negara anggota.4) Mewujudkan sistem pembayaran internasional yangmudah.

b. Food Agriculture Organization (FAO)

atau Organisasi Pangan dan Pertanian.Didirikan pada tanggal (16 Oktober 1945) dan berkedudukan di Roma, Italia. FAO mempunyai tujuan ingin meningkatkan kuantitas dan kualitas persediaan pangan dunia.

c. International Labor Organization (ILO)

D. International Bank for Reconstruction and Development(IBRD)

IBRD atau sering disebut Bank Dunia berdiri tanggal 27 Desember 1945 di Washington DC. Indonesia ikut menjadi anggota Bank Dunia pada tahun 1954.

Bank Dunia dibentuk untuk memberikan kredit jangka panjang kepada negara yang sedang berkembang.

E.United Nations_Industrial_Development_Organization] (UNIDO)Organisasi pembangunan industri PBB. UNIDOdidirikan pada tanggal 24 Juli 1967.

berkedudukan di Wina, Austria. UNIDO bertujuan untuk memajukan industri di negara berkembang.

F.General Agreement on Tariffs and Trade (GATT)

GATT didirikan pada tahun1948 di Jeneva. GATT merupakan perjanjian umum tentang tarif dan perdagangan. GATT bertujuan menghilangkan hambatan di bidangperdagangan, dan menghendaki terwujudnya perdagangan bebas di seluruh dunia.GATT diubah menjadi WTO (World Trade Organization). Tugas dan fungsi WTO adalah menyelenggarakan dan mengawasi pelaksanaan perdagangan bebas dunia yang akan mulai diberlakukan di seluruh dunia tahun 2020.

5.Dampak Kerja Sama Ekonomi Internasional Bagi Indonesia

e. Jika Indonesia dapat memproduksi barang-barang yang semula di impor (karenaada kerja sama ekonomi dengan negara maju), Indonesia dapat menghematdevisa.d. Dengan masuknya teknologi modern dari luar, Indonesia dapat meningkatkanefisiensi dalam melakukan produksi suatu barang sehingga harga tersebut bisamenjadi murah.c. Indonesia bisa memperoleh transfer teknologi dari negara yang menanamkanmodalnya di Indonesia.b. Negara mendapatkan pajak dari perusahaan asing yang menanamkan modalnyadi Indonesia. a. Lapangan pekerjaan menjadi semakin luas. Ini terjadi karena dengan adanyakerja sama ekonomi internasional dapat membuka proyek-proyek baru.

B.Peran Indonesia dalam Kerja Sama Ekonomi Internasional

1. Indonesia Ikut Sebagai Pendiri

a.Indonesia ikut mendirikan Association of South East Asian Nations (ASEAN). Tokohnya yaitu : Adam Malik.

2. Indonesia Berperan Sebagai Anggota

a.Indonesia sebagai anggota Asia Pacific Economic Cooperation (APEC).

b.Indonesia sebagai anggota Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC).

c.Indonesia menjadi anggota PBB.

3. Indonesia Sebagai Penerima Bantuan

1.Consultative Group On Indonesia (CGI)Bantuan tersebut diberikan kepada pemerintah maupun swasta untukmemantapkan dan memajukan ekonomi Indonesia.

2.Asian Development Bank (ADB)ADB bertujuan untuk memberikan pinjaman dana dan memberikan bantuan teknik kepada negara-negara yang sedang membangun termasuk Indonesia.

3.International Monetary Fund (IMF)Indonesia menerima bantuan dana dari IMF karena terjadi krisis ekonomi tahun 1997.

C. Globalisasi EkonomiGlobalisasi ekonomi terjadi pada era perdagangan bebas, yaitu suatu perdagangan yang dilakukan antara suatu negara dengan negara yang lain tanpa ada hambatan. Hambatan yang berupa bea masuk, bea impor, kuota, larangan impor, dan subsidi terhadap industri dalam negeri dihilangkan.

Ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya globalisasi ekonomi dunia. Yaitu:

1. Adanya perkembangan politik dunia yang semakin menyadari pentingnyamelakukan hubungan ekonomi dengan negara lain untuk meningkatkankesejahteraan bersama.2. Adanya kemajuan teknologi informasi dan transportasi yang menyebabkancepatnya proses keluar masuk uang dan barang dari suatu negara ke negaralain.3. Adanya perusahaan raksasa atau Perusahaan multi Nasional (Multi NationalCorporation) yang wilayah usahanya merambah di seluruh dunia.4. Adanya kemajuan ilmu dan pengetahuan sehingga menyadarkan manusia untukbekerja sama dengan orang lain secara luas.

DAMPAK POSITIF dan NEGATIF dari GLOBALISASI EKONOMI:Dampak positifnya:1.Adanya persaingan akan mendorong pengusaha lebih maju2.Mempercepat alih teknologi3.Memperluas penciptaan lapangan kerja4.Penggunaaan sumber daya yg efisien & efektif5.barang-barang yg beredar akan semakin bermutu6.Terbukanya pasar yg lebih luas7.Mendorong peningkatan investasi, kerjasama dgn usaha patungan8.Meningkatkan devisa negara melalui perdagangan internasional.Dampak negatifnya:1.Persaingan yg tidak seimbang antarnegara maju dengan negara berkembang dimana industri yg baru tumbuh akan kalah bersaing2.Negara yg kurang effisien akan kalah dalam persaingan3.Masuknya teknologi canggih yg semakin gencar yg sebetulnya belum dibutuhkan sekali oleh negara2 yg sedang berkembang.