Hasil Survei Perkerasan Kaku

of 40 /40
HASIL SURVEI PERKERASAN KAKU (JALAN RAYA SOLO-SRAGEN, PALUR, KABUPATEN KARANGANYAR) Dikerjakan oleh: ANDYAS NUR WICAKSONO (I0112009) LAZUARDI FIRMANSYAH PUTRA (I0112088) LUQMAN TRY WIBOWO (I0112090) PONCO SETIAWAN RAHARJO (I0112113)

Transcript of Hasil Survei Perkerasan Kaku

Page 1: Hasil Survei Perkerasan Kaku

HASIL SURVEI PERKERASAN KAKU

(JALAN RAYA SOLO-SRAGEN, PALUR, KABUPATEN KARANGANYAR)

Dikerjakan oleh:ANDYAS NUR WICAKSONO (I0112009)

LAZUARDI FIRMANSYAH PUTRA (I0112088)LUQMAN TRY WIBOWO (I0112090)

PONCO SETIAWAN RAHARJO (I0112113)

Page 2: Hasil Survei Perkerasan Kaku

DATA SURVEI

• Lokasi : Jalan Raya Palur• Jenis Jalan: Perkerasan Kaku• Kelas Jalan : Arteri III A• Lebar Jalan : 2 x 3,5m• Panjang Jalan: 800 m• Metode Survei: PCI Survey• Objek Survei : Kerusakan jalan

Page 3: Hasil Survei Perkerasan Kaku

Hasil Survei

• Terjadi kerusakan di beberapa titik sepanjang jalan 800m di Jalan Raya Solo-Sragen• Adapun jenis kerusakannya, antara lain:1. Lane / Shoulder2. Joint Seal3. Scaling4. Corner Break5. Polished Agregate6. Shrinkage

Page 4: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 0-100

• KERUSAKAN LANE / SHOULDERTERJADI PADA SLABS STA 10-20TINGKAT KERUSAKAN MEDIUM ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Tinggikan bahu jalan agar memiliki elevasi permukaan yang sama dengan jalan raya

Page 5: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 0-100

• KERUSAKAN JOINT SEALTERJADI PADA SLABS STA 20-30TINGKAT KERUSAKAN LOW ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Melakukan tindakan preventif berupa penggantian bahan penutup sambungan

Page 6: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 0-100

• KERUSAKAN SCALINGTERJADI PADA SLABS STA 50-60TINGKAT KERUSAKAN MEDIUM ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Dilakukan penambalan dengan campuran beton

Page 7: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 0-100

JENIS KERUSAKAN TINGKAT KERUSAKAN

JUMLAH SLABS YANG RUSAK DENSITY (%) DEDUCT VALUE

LANE / SHOULDER M 2 10 5

JOINT SEAL L 1 5 2

SCALING M 1 5 4

Tabel Perhitungan Deduct Value

Page 8: Hasil Survei Perkerasan Kaku

PERHITUNGAN

KERUSAKAN LANE / SHOULDER• MENCARI NILAI DENSITYDENSITY =

= = 10 %

Page 9: Hasil Survei Perkerasan Kaku

PERHITUNGAN

•MENCARI NILAI DEDUCT VALUE

Maka didapat deduct value : 5

Page 10: Hasil Survei Perkerasan Kaku

PERHITUNGAN

KERUSAKAN JOINT SEAL• MENCARI NILAI DENSITYDENSITY =

= = 5 %

Page 11: Hasil Survei Perkerasan Kaku

PERHITUNGAN

•MENCARI NILAI DEDUCT VALUE

Maka didapat deduct value : 2

Page 12: Hasil Survei Perkerasan Kaku

PERHITUNGAN

KERUSAKAN SCALING• MENCARI NILAI DENSITYDENSITY =

= = 5 %

Page 13: Hasil Survei Perkerasan Kaku

PERHITUNGAN

•MENCARI NILAI DEDUCT VALUE

Maka didapat deduct value : 4

Page 14: Hasil Survei Perkerasan Kaku

PERHITUNGAN CORRECTION DEDUCT VALUE (CDV)

Tabel Perhitungan Correction Deduct Value

NO DEDUCT VALUE TOTAL JUMLAH CDV

1 5 4 2 11 3 8

2 5 4 2 11 2 8,5

3 5 2 2 9 1 9

Page 15: Hasil Survei Perkerasan Kaku

NILAI CDV

Page 16: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 100-200

• KERUSAKAN JOINT SEALTERJADI PADA SLABS STA 140-150TINGKAT KERUSAKAN MEDIUM ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Menambahkan bahan penutup sambungan

Page 17: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 100-200

• KERUSAKAN CORNER BREAKTERJADI PADA SLABS STA 120-130TINGKAT KERUSAKAN MEDIUM ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Penambalan retak dengan campuran beton

Page 18: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 100-200

JENIS KERUSAKAN TINGKAT KERUSAKAN

JUMLAH SLABS YANG RUSAK DENSITY (%) DEDUCT VALUE

JOINT SEAL M 1 5 4

CORNER BREAK M 1 5 9

NO DEDUCT VALUE TOTAL JUMLAH CDV

1 9 4 13 2 9

2 9 2 11 1 11

Tabel Perhitungan Deduct Value

Tabel Perhitungan Correction Deduct Value

Page 19: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 200-300

• TIDAK ADA KERUSAKAN

Page 20: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 300-400

• KERUSAKAN JOINT SEALTERJADI PADA SLABS STA 310-320TINGKAT KERUSAKAN MEDIUM ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Menambahkan bahan penutup sambungan

Page 21: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 300-400

• KERUSAKAN JOINT SEALTERJADI PADA SLABS STA 330-340TINGKAT KERUSAKAN LOW ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Melakukan tindakan preventif berupa penggantian bahan penutup sambungan

Page 22: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 300-400

JENIS KERUSAKAN TINGKAT KERUSAKAN

JUMLAH SLABS YANG RUSAK DENSITY (%) DEDUCT VALUE

JOINT SEAL M 1 5 4

JOINT SEAL L 1 5 2

NO DEDUCT VALUE TOTAL JUMLAH CDV

1 4 2 6 2 3

2 4 2 6 1 6

Tabel Perhitungan Deduct Value

Tabel Perhitungan Correction Deduct Value

Page 23: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 400-500

• KERUSAKAN LANE / SHOULDER

TERJADI PADA SLABS STA 460-470TINGKAT KERUSAKAN MEDIUM ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Meninggikan bahu jalan agar memiliki elevasi permukaan yang sama dengan jalan raya

Page 24: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 400-500

• KERUSAKAN LANE/SHOULDER

TERJADI PADA SLABS STA 440-450TINGKAT KERUSAKAN LOW ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Meninggikan bahu jalan agar memiliki elevasi permukaan yang sama dengan jalan raya

Page 25: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 400-500

JENIS KERUSAKAN TINGKAT KERUSAKAN

JUMLAH SLABS YANG RUSAK DENSITY (%) DEDUCT VALUE

LANE / SHOULDER M 1 5 3

LANE / SHOULDER L 1 5 1

NO DEDUCT VALUE TOTAL JUMLAH CDV

1 3 1 3 1 3

Tabel Perhitungan Deduct Value

Tabel Perhitungan Correction Deduct Value

Page 26: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 500-600

• KERUSAKAN POLISHED AGGREGATETERJADI PADA SLABS STA 570-580TINGKAT KERUSAKAN LOW ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Dilakukan pelapisan menggunakan aspal yang tahan aus, dibuat alur – alur kecil untuk mengkasarkan permukaan.

Page 27: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 500-600

• KERUSAKAN SHRINKAGETERJADI PADA SLABS STA 530-540TINGKAT KERUSAKAN LOW ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Belum perlu dilakukan tindakan perbaikan pada kerusakan ini

Page 28: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 500-600

• KERUSAKAN JOINT SEALTERJADI PADA SLABS STA 520-530TINGKAT KERUSAKAN HIGH ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Menambahkan bahan penutup sambungan

Page 29: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 500-600

JENIS KERUSAKAN TINGKAT KERUSAKAN

JUMLAH SLABS YANG RUSAK DENSITY (%) DEDUCT VALUE

POLISHED AGREGAT L 1 5 1

SHRINKAGE L 1 5 0

JOINT SEAL H 2 10 8

NO DEDUCT VALUE TOTAL JUMLAH CDV

1 8 1 8 1 8

Tabel Perhitungan Deduct Value

Tabel Perhitungan Correction Deduct Value

Page 30: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 600-700

• KERUSAKAN JOINT SEALTERJADI PADA SLABS STA 670-680TINGKAT KERUSAKAN LOW ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Melakukan tindakan preventif berupa penggantian bahan penutup sambungan

Page 31: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 600-700

• KERUSAKAN SHRINKAGETERJADI PADA SLABS STA 630-640TINGKAT KERUSAKAN LOW ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Belum perlu dilakukan tindakan perbaikan pada kerusakan ini

Page 32: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 600-700

JENIS KERUSAKAN TINGKAT KERUSAKAN

JUMLAH SLABS YANG RUSAK DENSITY (%) DEDUCT VALUE

JOINT SEAL L 1 5 2

SHRINKAGE L 2 10 0

NO DEDUCT VALUE TOTAL JUMLAH CDV

1 2 2 1 2

Tabel Perhitungan Deduct Value

Tabel Perhitungan Correction Deduct Value

Page 33: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 700-800

• KERUSAKAN LANE / SHOULDERTERJADI PADA SLABS STA 770-7800TINGKAT KERUSAKAN LOW ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Tinggikan bahu jalan agar memiliki elevasi permukaan yang sama dengan jalan raya

Page 34: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 700-800

• KERUSAKAN SCALINGTERJADI PADA SLABS STA 700-710TINGKAT KERUSAKAN HIGH ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Dilakukan pergantian pada slab yang rusak dengan slab yang baru

Page 35: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 700-800

• KERUSAKAN JOINT SEALTERJADI PADA SLABS STA 740-750TINGKAT KERUSAKAN HIGH ( MENURUT APPENDIX C)

CARA PERBAIKAN:Menambahkan bahan penutup sambungan

Page 36: Hasil Survei Perkerasan Kaku

STA 700-800

JENIS KERUSAKAN TINGKAT KERUSAKAN

JUMLAH SLABS YANG RUSAK DENSITY (%) DEDUCT VALUE

LANE / SHOULDER L 1 5 1

SCALING H 1 5 12

JOINT SEAL H 2 10 8

NO DEDUCT VALUE TOTAL JUMLAH CDV

1 12 8 1 20 2 16

2 12 2 14 1 14

Tabel Perhitungan Deduct Value

Tabel Perhitungan Correction Deduct Value

Page 37: Hasil Survei Perkerasan Kaku

KESIMPULAN

• JUMLAH CDV = JUMLAH CDV SEGMEN 1-8 = 9+11+0+6+3+8+2+16 = 55

• NILAI KERUSAKAN = = = 6,875%

• NILAI PCI = 100% – NILAI KERUSAKAN = 100% - 6,875% = 93,125%

Page 38: Hasil Survei Perkerasan Kaku

KESIMPULAN

NILAI PCI JALAN RAYA SOLO-SRAGEN ADALAH 93,125%. BERDASARKAN GRAFIK DIATAS, MAKA TERMASUK KATEGORI BAIK / MASIH BAGUS.

Page 39: Hasil Survei Perkerasan Kaku

SARAN

• DILAKUKAN PERBAIKAN KECIL YANG BERSIFAT MENCEGAH TERJADINYA KERUSAKAN JALAN YANG LEBIH BESAR.• CONTOH PERBAIKAN:1. MENGISI KEMBALI JOINT SEAL YANG TELAH HABIS2. MENINGGIKAN BAHU JALAN AGAR MEMPUNYAI ELEVASI YANG SAMA

DENGAN JALAN

Page 40: Hasil Survei Perkerasan Kaku

DAFTAR PUSTAKA

• Pavement ManagementFor Airports,Roads, and Parkinglots Second Edition, (M.Y. Shahin 2002)• Selecting Preventive Maintenance Treatments, (Seattle, Washington)