Flashing nokia dengan box ufs2

of 60 /60
FLASHING PONSEL NOKIA DENGAN BOX UFS micro

Transcript of Flashing nokia dengan box ufs2

Page 1: Flashing nokia dengan box ufs2

FLASHING PONSEL NOKIA DENGAN BOX UFS micro

Page 2: Flashing nokia dengan box ufs2

1. Pasang Box UFS ke Computer dengan

koneksi kabel USB

2. Klik icon DCTxBB5, untuk membuka

program flashing ponsel Nokia dengan

box UFS

Page 3: Flashing nokia dengan box ufs2

3. Klik Connect untuk menghubungkan box UFS dengan program DCTxBB5

Page 4: Flashing nokia dengan box ufs2

Serial number box UFS

Jumlah proses flashing

Box status

Pemilihan generasi ponsel nokia

Update firmware box

Mencari firmware ponsel lewat internet

Box siap digunakan

Unlock jaringan lewat kode

Page 5: Flashing nokia dengan box ufs2

Flashing DCT-3

1. Klik DCT-3 dan pilih product ponsel yang

akan di flash (NHM-5 Nokia 3310)

• klik DCT3

• Klik product

• Klik NHM-5

Kode product NHM-5 bisa dilihat di label

IMEI back cassing ponsel

Page 6: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 7: Flashing nokia dengan box ufs2

2. Hubungkan ponsel Nokia 3310 dengan

box dan klik check.

Hasil check harus 1st boot Ok -->

komponen vital ponsel bagus (IC

CCONT, IC CPU, IC Flash, IC RAM, IC

Hagar).

Harus dipastikan koneksi pin kabel dengan PCB harus bagus

Page 8: Flashing nokia dengan box ufs2

IC Flash Versi software terakhir

Page 9: Flashing nokia dengan box ufs2

IC COBBA rusak

IC HAGAR rusak

IC Flash/ RAM rusak

Page 10: Flashing nokia dengan box ufs2

3. Isi MCU (Micro Control Unit)

merupakan pusat kontrol dari sistem

ponsel

Ciri file MCU:

file diakhiri dengan 0 (nol)

ukuran lebih besar dari file PPM

Page 11: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 12: Flashing nokia dengan box ufs2

4. Isi PPM (Post Programmable Memory)

merupakan sub program bahasa ponsel

Ciri file PPM :

• file diakhiri dengan abjad (a,b,c,d,e,f,…)

• ukuran lebih kecil dari file MCU

Page 13: Flashing nokia dengan box ufs2

Disesuaikan dengan paket bahasaF untuk indonesia

Page 14: Flashing nokia dengan box ufs2

5. MCU: NHM5NY06.390

PPM : NHM5NY06.39F

Klik Flash untuk memulai proses flashing

Page 15: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 16: Flashing nokia dengan box ufs2

6. Proses flashing diawali dengan erasing

Page 17: Flashing nokia dengan box ufs2

7. Proses flashing telah selesai:-Flash ID Ok -Box status Idle

Page 18: Flashing nokia dengan box ufs2

8. Pengaturan pengguna (User Interface)

- cheklist: UI defaults, Full Factory Defaults,

Init Simlock

- Klik UI Settings

Page 19: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 20: Flashing nokia dengan box ufs2

-UI Defaults: mereset data-data pengguna

-Full Factory Defaults: mengembalikan ke

setingan pabrik

-Init Simlock: membuka kunci jaringan

operator

-Set FaID: set identitas ponsel

-Reset user lock: reset kode kunci ke standar

-Reboot in normal mode: menghidupkan

ponsel

Page 21: Flashing nokia dengan box ufs2

9. Klik Info, mengetahui informasi ponsel

MCU Sw: versi MCUPPM Sw: versi PPMPPM Lp: paket bahasa PPM FCOBBA: serial number IC COBBAIMEI NET: IMEI yang dikirim ke

jaringanIMEI OSN: IMEI ponselSecurity Code: kode kunci ponselMaster Code: master kode kunci

ponselLocks: Open (terbuka untuk semua jaringan operator

Page 22: Flashing nokia dengan box ufs2

ERASE FLASH

Digunakan untuk mengosongkan isi IC FLASH

(MCU, PPM, PMM/ EEPROM). Penggunaan

fasilitas ini menyebabkan IMEI terhapus.

Biasa digunakan jika setelah flashing standar

ponsel masih bermasalah (PMM korup)

- klik erase flash

- klik yes

Page 23: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 24: Flashing nokia dengan box ufs2

- Alamat awal dibiarkan standar 00200000

Page 25: Flashing nokia dengan box ufs2

-Alamat akhir diisi 003FFFFFSetelah erase flash dilanjutkan flashing

Page 26: Flashing nokia dengan box ufs2

Setelah proses flash selesai, jika cek info

akan terlihat kerusakan IMEI dan ponsel

menjadi Contact Service. Kerusakan IMEI

diperbaiki dengan Rebuild IMEI

Page 27: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 28: Flashing nokia dengan box ufs2

-Ketik nomor IMEI sesuai di back cassing-Klik OK

Page 29: Flashing nokia dengan box ufs2

-Klik info cek nomor IMEI-Klik init simlock

Page 30: Flashing nokia dengan box ufs2

Connect/ Disconnect: menghubungkan Box UFSCheck: cek koneksi ponsel dengan programFlash: memulai flashingUi Settings: pengaturan penggunaRestart: restart ponselRebuild IMEI: perbaikan IMEIRead Flash: memback up IC FlashConvert Files: mengubah file bin menjadi NMPErase Flash: menghapus isi IC FlashCreate ini: menyimpan setingan program

Fungsi tombol

Page 31: Flashing nokia dengan box ufs2

12

3

4

5

6

Page 32: Flashing nokia dengan box ufs2

Flashing DCT-4

1. Klik DCT-4 dan pilih product ponsel yang

akan di flash (RH-64 Nokia 1600)

Page 33: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 34: Flashing nokia dengan box ufs2

2. Klik check 1st boot OK

3. Isi MCU: rh64_03060

(file diakhiri dengan 0/nol)

PPM: rh64_0306me

(file diakhiri dengan abjad sesuai paket

bahasa)

CNT: rh640_nai3.06me

(file terdapat ucp/ nai/ image/ cnt dan

diakhiri abjad sesuai PPM)

Page 35: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 36: Flashing nokia dengan box ufs2

4. Klik Flash

5. Cheklist UI options, klik UI Settings

Page 37: Flashing nokia dengan box ufs2

-Full UI Defaults dan UI Factory Defaults: mereset data” pengguna-Full Factory Defaults: mereset ke setingan pabrik-Software Ugr. Defaults: untuk upgrade versi-Reset user lock: mereset kode kunci ponsel ke 12345-Init Simlocks: membuka kunci jaringan-Reboot in Normal Mode: menghidupkan ponsel

Page 38: Flashing nokia dengan box ufs2

Fungsi tombol1.Connect/ Disconnect: menghubungkan box dengan program2.Check: cek koneksi ponsel dengan program3.Flash: memulai flashing4.UI settings: pengaturan pengguna sesuai cheklist di UI Options5.Self Test: cek hardware dari ponsel6.?, Local Mode, Test Mode, Normal Mode: merubah kondisi ponsel. Local Mode atau Test Mode untuk UI Settings dan Info, Normal Mode untuk menghidupkan ponsel

Page 39: Flashing nokia dengan box ufs2

7.Patch: merubah nomor IMEI agar seolah-olah sesuai back cassing. Dibutuhkan file patch. Tidak bisa dilakukan jika IMEI ???????????????

8.Rd UEM: mem-back up data UEM yakni file IMEI (RPL) atau membuat file ASK untuk mendapatkan file RPL jika RPL UEM rusak/ korup

9.Wr UEM: memasukkan file IMEI (RPL) di dalam UEM baru

10.Rd PM: mem back up data Permanent Memory ponsel. Sebaiknya dilakukan dulu sebelum melakukan Wr PM

Page 40: Flashing nokia dengan box ufs2

11.Wr PM: mengisi file PM ke ponsel, biasanya jika no sinyal atau not charging karena kerusakan software atau setelah erase flash.

12.Rp BT: perbaikan Bluetooth secara software13.PM Edit: edit data Permanent Memory, bisa melihat

kode kunci ponsel14.Rd PP: mem back up Product Profile15.Wr PP: mengisi Product Profile setelah erase flash16.Rd MEM: back up memory17.Erase Flash: menghapus isi IC flash, hati-hati karena bisa

menyebabkan IMEI hilang18.Create ini file: menyimpan setingan program

Page 41: Flashing nokia dengan box ufs2

FLASHING WD-2

Page 42: Flashing nokia dengan box ufs2

1. Pilih products sesuai ponsel yang dihubungkan

Page 43: Flashing nokia dengan box ufs2

2. Klik check, tertampil UPP dan 3 IC Flash ponsel dengan merk AMD

Page 44: Flashing nokia dengan box ufs2

3. Isi MCU: NHL83041.7C1

file MCU diakhiri dengan C1

PPM: NHL83041.732

file PPM diakiri dengan angka, contoh 32

4. klik Flash

5. lakukan UI Settings ( Full Factory Defaults dan

Init Simlocks)

Page 45: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 46: Flashing nokia dengan box ufs2

6. Klik info, tampilan info wd-2, pastikan

-Prd Code tidak kosong

-IMEI normal (tidak ????? )

-SL Conf 001-01

Page 47: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 48: Flashing nokia dengan box ufs2

Back up IMEI

Berjaga-jaga jika IMEI ponsel rusak atau terhapus

1.Klik Rd UEM dan file rpl (file IMEI) otomatis

tersimpan

2.Klik save

Page 49: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 50: Flashing nokia dengan box ufs2

Bikin file ASK untuk mendapatkan file RPL

digunakan jika dalam Rd UEM didapatkan

file RPL ????????

Untuk mendapat file IMEI harus mempunyai

file ASK yang kita kirimkan ke server

penyedia RPL

1. klik Rd UEM dan ikuti prosesnya sampai

didapatkan file ASK

Page 51: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 52: Flashing nokia dengan box ufs2

Ada beberapa penyedia layanan ASK to RPL1.GT Server, box yang digunakan untuk Read ASK

adalah MT Box, Griffin Box atau box lain yang mempunyai fitur read ASK dengan format GT Server

2.Universal Box, box yang digunakan tentu saja Universal Box dan dengan box ini data-data ponsel akan di baca dan akan terhubung dengan server Universal Box

3.MX Logger, box yang digunakan bisa UFS dan JAF tetapi harus menggunakan dongle MX key

Page 53: Flashing nokia dengan box ufs2

4. Fufenu, program ASK to RPL secara Universal sehingga dalam write RPL dapat beberapa macam box

5. RPL 24, BB5 Fast RPL

DCT-4IMEI IC UEM dan IC Flash harus sama, jika tidak sama timbul IMEI ????????IMEI UEM bersifat OTP (One Time Programable) atau sekali programIMEI Flash bisa diganti-ganti sesuai IMEI UEM

BB-5IMEI ada di RAPGSM/RAP3G dan NOR Flash

Page 54: Flashing nokia dengan box ufs2

Flashing BB-5Nokia 6300

1.Pilih product, contoh RM-217 Nokia 6300

2.Klik check

Page 55: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 56: Flashing nokia dengan box ufs2

3. Isi MCU: rm217__07.00.mcusw

PPM : rm217__07.00.ppm_x

CNT : rm217__07.00.image_x

4. Klik Flash

5. klik2 x full factory defaults

Page 57: Flashing nokia dengan box ufs2

N70

MCU: RM84_50737301.C0

PPM : RM84_50737301.V12

UDA : RM84_50737301.UDA

6120c

MCU: rm243_06.01_prd_core.fpsx

PPM:rm243_06.01_prd_vB14_01_apac1.fpsx

UDA:m243_06.01_prd_UDA_Classic_Blue.fpsx

Page 58: Flashing nokia dengan box ufs2
Page 59: Flashing nokia dengan box ufs2

5. Klik info,

Page 60: Flashing nokia dengan box ufs2

Cek koneksi ponsel dengan programCek informasi ponsel

Verifikasi file flash Flashing ponsel

Test hardware software ponselPengaturan pengguna

Merestart ponselFormat file system, untuk ponsel blink dan restartBack up certificate

Isi certificateIsi file PMEdit file PM

Isi Produk profil

Back up file PMBack up file PM 308Back up Produk profil

Parameter kunci jaringan